-->

Selasa, 17 Januari 2023

INTI Bali Gelar Festival Imlek Bersama di Jalan Gajah Mada Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Memeriahkan perayaan Imlek Tahun 2023,  Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali dan didukung Pemkot Denpasar akan menggelar Festival Imlek Bersama 2023 yang akan dilaksanakan pada tanggal 23,  28 dan 29 Januari 2023 mendatang. 

Hal ini terungkap saat konferensi pers pada selasa (17/1) di gedung Praja Utama Kantor Walikota Denpasar. Hadir mewakili Pemkot Denpasar, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Denpasar, Dewa Gede Rai bersama Ketua INTI Bali, Putu Agung Prianta, Ketua Pelaksana Festival Imlek Bersama 2023, Paulus Hery Arianto, Ketut Siandana bersama jajarannya. 

Ketua INTI Bali, Putu Agung Prianta menjelaskan, kegiatan festival ini dilakukan untuk memperkuat kebersamaan di Kota Denpasar. Sebenarnya, keinginan untuk membuat festival merayakan Imlek ini sudah direncanakan sejak 23 tahun lalu.

“Festival ini adalah keinginan kami dengan para pangelingsir dan tokoh masyarakat di Gajah Mada sejak 23 tahun lalu dan kali ini bisa terwujud,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival, Paulus Hery Arianto mengatakan Festival Imlek Bersama 2023 ini bertemakan Merajut Kebhinekaan Memperkuat Kerukunan. Sebelum dilakukan Festival tersebut juga sudah terpasang gapura khas China dan 1.200 lampion. Gapura dan lampion ini terpasang di sepanjang Jalan Gajah Mada Denpasar.

"Untuk acara parade Nusantara akan digelar pada Sabtu, 28 Januari pukul 16.00 – 18.00 Wita di kawasan Jalan Gajah Mada – Catur Muka hingga Lapangan Puputan Badung. Selanjutnya pukul 18.00 Wita dilanjutkan dengan panggung nusantara yang digelar 28 – 29 Januari ini akan dihadirkan 1.200 penampil. Penampilan ini meliputi 200 barongsai dari 9 paguyuban barongsai serta parade wushu sebanyak 200 peserta. Juga ada peserta dari banjar-banjar dengan penampilan barong, rangda khas Bali, serta Reog Ponorogo,” katanya.

Ditambahkannya, pihak panitia menyediakan sebanyak 100 stand UMKM kuliner  dimana 70 persennya adalah stand kuliner  khas Tionghoa. "Selama pelaksanaan festival ini kami menargetkan jumlah pengunjung yang hadir sebanyak 3.000 orang. Sebelum itu, pada 23 Januari 2023 juga digelar perayaan imlek toleransi dan persembahyangan bersama," ujarnya. 

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Denpasar, Dewa Gede Rai menyebut Pemerintah Kota Denpasar sangat fokus dalam merangkul keberagaman yang dapat memperkaya Kota Denpasar sebagai kota berbudaya dalam  spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau menyama braya (persaudaraan) dan meneguhkan Denpasar sebagai Kota Toleransi. "Berbagai kebudayaan dari etnis yang ada di kota Denpasar ini dapat semakin meningkatkan daya tarik pariwisata di Kota Denpasar sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi covid 19," ucap Dewa Rai. 

Pemkot Denpasar Adakan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemkot Denpasar melalui Kesbangpol Kota Denpasar bersinergi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Denpasar mengadakan Sosialisasi Pendidikan Politik Pemilih Tatap Muka Menyongsong Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 kepada Pemilih Pemula Teruna Teruni Se-Kota Denpasar. Kegiatan  ini diadakan pertama di Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (17/1) bertempat di Kantor Camat Denpasar Utara.

Kabid Poitik Dalam Negeri Kesbangol Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi menyampaikan, pelaksanaan tahapan pemilu serentak 2024, akan dilaksanakan pada hari Rabu Tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

Dimana dalam pemilu bulan Februari tahun 2024 mendatang akan memilih sebanyak 5 pemimpin.  "Untuk itu saya sangat berharap kepada pemilih pemula atau yang baru memiliki KTP atau baru pertama mengikuti pemilihan agar dapat menentukan hak pilihnya masing-masing sesuai hati nurani. Dan kami berharap dalam situasi pemilu mendatang agar tidak membuat atau menerima berita hoax serta mencari informasi yang memang jelas asal usulnya sehingga nantinya dapat menentukan hak pilih yang tepat," ujar Agus Jayadi.

Ditambahkannya sosialisasi ini akan dilaksankan di masing-masing kecamatan, dimana hari ini di Kecamatan Denpasar Utara, kemudian di Denpasar Timur pada tanggal 18 Januari, lanjut Denpasar Selatan pada 1 Februari dan terakhir di Denpasar Barat pada 2 Februari 2023 mendatang.

Sementara Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Denpasar, Sibro Mulissyi mengatakan, pemilu serentak tahun 2024 akan dilaksanakn pada tanggal 14 februari 2024.

“Pemilu tahun 2024 akan dilaksanakan pada tanggal 14 februari 2024 pada hari kasih sayang,” ucap Lissyi.

Untuk pemilih yang baru pertama kali  menggunakan hak pilihnya dalam pemilu yaitu warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat, seperti telah berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara atau yang belum berusia 17 tahun namun telah menikah maupun pernah menikah.

Sementara Anggota Bawaslu Kota Denpasar, I Wayan Sudarsana, menambahkan bahwa Pemilu bukan hanya milik penyelenggara saja. Namun, masyarakat yang bukan penyelenggara juga diberikan ruang untuk ikut berpartisipasi mengawasi jalannya Pemilu.

“Di sini lah pentingnya kita memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Pemilu ini bukan milik penyelenggara saja. Pemilu ini adalah hajatan seluruh Rakyat Indonesia.

Maka dari itu kami menggugah masyarakat, memberikan ruang, mari ikut mengawasi Pemilu supaya  Pemilu ini berintegritas, terutama pada generasi muda ini,” ungkap Wayan Sudarsana.

Lebih lanjut dikatakannya dalam pemilihan yang akan datang ini akan memilih 5 pemimpin yaitu Presiden serta Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota dan DPD. "Saya harap para pemilih pemula dapat memilih calon pemimpin baik  baik di eksekutif maupun legislatif yang sesuai dengan hati nuraninya," pungkasnya. 

Sekda Alit Wiradana Hadiri Pelantikan DPD PPI Bali


Jadi Wahana Silaturahmi Telorkan Pemikiran Kreatif Dukung Kemajuan Daerah

BALIKINI.NET | DENPASAR — Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Pensiunan Indonesia Provinsi Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Selasa (17/1). Pelaksanaan pelantikan organisasi yang mewadahi pensiunan dari berbagai unsur ini dilaksanakan Sekda Provinsi Bali, I Dewa Made Indra disaksikan Ketua Dewan Pembina Persatuan Pensiunan Indonesia, Dr. Drs. H.M Faisal Tamin. 

Adapun susunan Kepengurusan Persatuan Pensiunan Indonesia Provinsi Bali ini dinahkodai Mantan Asisten Pemprov Bali I Gusti Made Sunendra dengan Sekretaris, I Wayan Mardiana yang merupakan pensiunan Kadis Koperasi Provinsi Bali.

Dalam sambutanya, Sekda Provinsi Bali, I Dewa Made Indra memberikan apresiasi atas terbentuknya Dewan Pengurus Persatuan Pensiunan Indonesia Provinsi Bali. Tentunya kedepan organisasi ini dapat menjadi wahana dalam mewujudkan pensiunan yang aktif, sehat dan sejahtera. 

"Mewakili Gubernur Bali tentu kami sangat memberikan apresiasi atas terbentuknya Persatuan Pensiunan Indonesia Provinsi Bali, semoga dapat berkontribusi positif dalam mendukung kemajuan daerah," ujarnya

Ketua Dewan Pembina Persatuan Pensiuman Indonesia, Dr. Drs. H.M Faisal Tamin mengatakan, keberadaan Organisasi Persatuan Pensiunan Indonesia selain menjadi wadah silaturahmi para pensiunan, juga sebagai organisasi perjuangan. Hal ini utamanya dalam mendukung kemajuan negara lewat pengalaman yang dimiliki. 

"Kita masih berguna, pikiran dan ilmu yang dimiliki bisa disharing dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama anak dan cucu nanti, organisasi ini harus menunjukan kemanfaatanya," ujarnya

Sementara Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana menyambut baik atas terbentuknya Dewan Pengurus Persatuan Pensiunan Indonesia Provinsi Bali. Tentunya secara bertahap pembentukan di tingkat Kota Denpasar akan segara dilaksanakan. 

Alit Wiradana juga mengucapkan selamat atas dikukuhkannya kepengurusan Persatuan Pensiunan Indonesia Provinsi Bali. Tentunya, organisasi ini diharapkan mampu memberikan tuntunan serta menelorkan ide kreatif dalam mendukung kemajuan daerah. 

"Tentu harapan kami organisasi Persatuan Pensiunan Indonesia dapat menjadi wahana silaturahmi, perjuangan serta identifikasi pemikiran dan ide kreatif dalam menyikapi isu kekinian yang bertujuan untuk mendukung kemajuan daerah secara berkelanjutan," harapnya. 

Tingkat Pelayanan, Disdukcapil Kota Denpasar Gelar Rapat Forum Konsultasi Publik


BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk memperoleh pemahaman hingga solusi, antara penyelenggara pelayanan dan masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar menggelar Rapat Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula Madya Lantai II Gedung  Sewaka Dharma Lumintang Selasa (17/1).
 
Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar Dewa Gde Juli Artabrata, juga hadir Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara, Ketua  MDA Kota Denpasar AA Ketut Sudiana, Praktisi/Ahli Dr. Kadek Dwita Apriani S.Sos, M.LP, Forum Anak dan para Kelian Lingkungan. 
 
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar  Dewa Gde Juli Artabrata mengatakan, dalam rapat FKP ada pembahasan rancangan, penerapan, dampak, dan evaluasi kebijakan yang ditetapkan oleh penyelenggara pelayanan sehingga diperoleh kebijakan yang efektif dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya dalam meningkatkan jenis pelayanan telah dilakukan beberapa inovasi  diantaranya penempatan mesin ADM di 4 lokasi  yakni di Gedung Sewaka Dharma, Pasar Badung, Kantor Desa Padang Sambian Kelod dan Kantor Desa Tegal Harum. Dukcapil Kota Denpasar memiliki sejumlah inovasi seperti, Aplikasi Taring Dukcapil, Siak desa / kelurahan, Sapa Gojek / Grab. JB Pelangi, Si Candra, Kramatamiu. Samskara Grahasta, Identitas Kependudukan Digital (IKD), Pelayanan terintegrasi dengan pengadilan agama dan Pelayanan Terintegrasi Dengan Kantor Agama.
 
 “Dari sekian inovasi pelayanan yang diberikan, Pemerintah Kota Denpasar di tahun 2023 targetkan 25 % masyarakat wajib memiliki KTP Digital ,” ungkap Juli Artabrata.

Target tersebut ditentukan  sesuai dengan  kebijakan Pemerintah Pusat. Untuk mensukseskan target tersebut pihaknya telah mengajukan surat kepada Bapak Sekda supaya bisa informasikan kepada OPD di Pemerintah Kota Denpasar untuk segera download aplikasi. Setelah itu baru dilaksanakan pelayanan jemput bola di masing masing OPD.
 
Dari hasil rapat FKP ada identifikasi masalah diantaranya ada banyak tempat yang orangnya tidak ada tetapi statusnya masih ada di tempat tinggal tersebut. Perpindahan penduduk yang tidak lapor kepada Kepala Lingkungan. Dari permasalahan itu   pihaknya telah mengajukan legal linier ke pusat regulasi profesional. Karena Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar dalam bekerja selalu berdasarkan regulasi dan peraturan perundang undangan yang ada.

Balita Hingga Lansia Br. Kertha Bhuwana dan Br. Kreneng Kaja, Antusias Ikuti Posyandu


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dalam mendukung kegiatan Program Desa, Br. Kertha Bhuwana dan Br. Kreneng Kaja menyelenggarakan kegiatan Posyandu Balita, Lansia dan BKB ( Bina Keluarga Balita) pada hari Senin (16/1). 

Perbekel Dangin Puri Kangin Wayan Sulatra mengungkapkan, Desa Dangin Puri Kangin memiliki 8 posyandu yg ada di 7 banjar dan 1 Asrama Polisi Kreneng. 

“Kegiatan posyandu ini rutin kami laksanakan setiap bulannya, dengan tujuan untuk memantau perkembangan balita, menekan angka stunting dan mengecek kesehatan lansia,” ujarnya.

Layanan Posyandu  ini memfokuskan pada layanan kesehatan berbasis masyarakat bagi balita, ibu hamil serta lansia.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Pemerintah desa, Kader Posyandu, Lansia, BKB, KPM dan Puskesmas I Denpasar Utara bekerjasama dengan   Pemerintah Desa Dangin Puri Kangin.

“Kami selalu berharap agar kegiatan posyandu untuk balita, lansia dan BKB (Bina Keluarga Balita) bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya, sebagai deteksi awal kesehatan berbasis masyarakat serta pencegahan stunting bagi balita”, kata Wayan Sulatra. 

Adapun kegiatan posyandu untuk balita yaitu adanya pengukuran lingkar kepala, berat badan dan tinggi badan, sedangkan untuk posyandu lansia dilakukan pengukuran tensi, Giat BKB pengenalan APE ( Alat Peraga Edukasi).

“Antusius warga sangat mendukung dengan adanya kegiatan posyandu ini, semoga masyarakat mendapatkan gizi baik dan seimbang serta bebas dari stunting. Kedepannya, masyarakat harus tetap rajin datang ke posyandu, karena layanan kesehatan ini juga bisa memfasilitiasi untuk mengecek kesehatan,” tutupnya.

Antisipasi Demam Berdarah, Desa Padang Sambian Kaja Lakukan Abatesasi


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dalam rangka mengantisispasi penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemkot Denpasar melalui Tim Jumantik Desa Padangsambian Kaja bersama Jumantik Banjar Robokan melakukan Abatesasi dan Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilaksanakan di wilayah Jalan Gunung Catur, Desa Padang Sambian Kaja, pada Senin (16/1).

“Pelaksanaan Abatesasi dan  Penyelididkan Epidemiologi (PE) ini dilaksanakan mengingat saat ini telah merebaknya kasus demam berdarah serta adanya laporan terkait adanya warga di Jalan Gunung Catur yang terkena virus tersebut,” kata Kepala Puskesmas 1 Denpasar Barat dr. Lina Muji Rahayu saat dikonfirmasi pada Senin (16/1).

Lebih lanjut dikatakanya, pelaksanaan ini dilaksanakan hingga radius 100 meter dari rumah penderita yang merupakan positif jentik dan ada sebanyak dua orang dalam satu rumah yang terjangkit virus DBD, ujarnya.

“Kami berharap dengan pelaksanaan ini dapat menekan jumlah penyebaran virus DBD. Dan kami ingatkan juga kepada masyarakat agar lebih sadar akan kebersihan lingkungan dan tetap memperhatikan genangan air yang ada disekitar rumah untuk mencegah adanya jentik nyamuk,” kata  Lina Muji Rahayu.

Selebihnya, dia mengatakan dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan fogging fokus dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar di wilayah tersebut sehingga lebih mengoptimalkan pemberantasan  nyamuk dan jentik.

Senin, 16 Januari 2023

Ratusan Perempuan Pelaku UMKM dan Perempuan Kepala Keluarga, Berdialog Dua Arah dengan Ketua DPR RI


BALIKINI.NET | DENPASAR — Sebanyak 100 orang perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Perempuan Kepala Keluarga  dari empat kecamatan di Kota Denpasar, melakukan dialog dengan Ketua DPR RI, Puan Maharani pada Senin (16/1). Berlokasi di area Kantor Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, dialog dua arah tersebut banyak menyinggung soal peran dan sepak terjang para perempuan dalam upaya kebangkitan ekonomi, terutama pasca pandemi Covid 19. 

"Apa yang dilakukan para ibu ibu ini sudah bagus sekali, maka kita patut  apresiasi peran serta para perempuan sebagai penggerak ekonomi. Baik sebagai perempuan pelaku UMKM dan perempuan kepala keluarga," kata Puan Maharani di tengah tengah dialog berlangsung. 

Dia juga menyemangati ratusan perempuan tersebut untuk tetap dapat berkarya dan bersama sama membangkitkan ekonomi keluarga khususnya, dan ekonomi Bali pada umumnya. 

Acara dialog itu sendiri, turut dihadiri Staff Khusus Menteri Bidang Perempuan, Kementrian PPA RI, I Gusti Agung Putri Astrid Kartika, Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa dan juga Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta serta Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wiradana.

Selain itu tampak hadir pula serta Ketua Yayasan UID dan Presiden Komisaris Kura Kura Bali, Tantowi Yahya , Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara Ketua GOW Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. 

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara usai pelaksanaan dialog, mengatakan peran serta para perempuan dalam pemberdayaan ekonomi sangat diperlukan. 

"Sektor UMKM yang dijalankan oleh para perempuan telah membuktikan bahwa perempuan telah  mengambil peran penting dalam keluarga terutama dalam upaya menjalankan perekonomian. Pandemi Covid 19 telah banyak mengajarkan kita, tidak terkecuali para perempuan untuk berkarya dan berinovasi," terangnya. 

Di lain sisi, Ni Made Karni salah seorang perempuan kepala keluarga yang ikut dalam kegiatan itu menuturkan, dialog dua arah seperti ini sangat diperlukan guna tersampaikannya hal hal yang menjadi fokus para masyarakat. 

"Terima kasih melalui dialog ini setidaknya kami bisa menyampaikan langsung apa yang selama ini menjadi  kendala kami dalam menjalankan usaha ini. Mudah mudahan kedepannya, kebangkitan ekonomi khususnya di Bali akan terus meningkat," harap Made Karni. Usai berdialog ketua DPR RI Puan Maharani sempat meninjau pameran hasil pengrajin pelaku UMKM Denpasar di halaman Kantor Kelurahan Serangan.

Pimpin Apel, Sekda Alit Wiradana Minta ASN Setda Tingkatkan Disiplin


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Mengawali tahun 2023, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana pimpin gelaran apel disiplin Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Sekretariat Daerah Kota Denpasar yang digelar di Halaman Kantor Walikota Denpasar pada Senin (16/01/2023). Apel rutin ini digelar tidak lain adalah untuk meningkatkan disiplin serta motivasi para pegawai yang dilaksanakan secara rutin setiap Senin pagi di seluruh OPD yang ada di Kota Denpasar. Apel pagi ini juga diikuti  oleh seluruh pegawai ASN maupun Non ASN dari semua Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Denpasar.

Sekda Denpasar, IB. Alit Wiradana dalam arahanya, menyampaikan kepada seluruh pegawai untuk lebih meningkatkan disiplin serta pelayanan yang berdasarkan spirit Vasudhaiva Kutumbakam serta Motto Sewakadharma.

“ Mengawali tahun 2023 ini, marilah kita tingkatkan kinerja lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Jadikanlah awal tahun ini sebagai momentum untuk  memantik semangat bekerja keras, serta sesuai spirit Vasudhaiva Kutumbakam dengan semangat gotong royong, menyama braya dalam membangun Kota Denpasar yang kita cintai bersama. Serta tak lupa dengan motto Sewakadharma yang selalu kita dengungkan, yakni melayani adalah suatu kewajiban, dengan tidak memandang status dan membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Alit Wiradana

Lebih lanjut, Alit Wiradana menyampaikan kepada jajaran untuk segera melaksanakan realisasi serta kegiatan sesuai rencana yang ada. " Saya ingin mengingatkan, khususnya terkait progress baik kegiatan pembangunan baik fisik maupun keuangan untuk segera direalisasikan sesuai target yang telah ditetapkan,"  ujarnya.

Paripurna DPRD Jembrana Bahas Revisi Perda RTRW


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat) Hadiri Rapat Paripurna I DPRD Kabupaten Jembrana Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022/2023. Senin (16/1) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Kabupaten Jembrana.

Pada sidang tersebut Wabup Ipat mewakili Bupati Jembrana membacakan Penjelasan Bupati Jembrana terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jembrana Tahun 2022-2042.

Menurutnya pembahasan terhadap rancangan peraturan daerah itu . guna memenuhi kebutuhan atas keberadaan instrumen hukum dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah .

" Pembahasan ranperda sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta situasi dan dinamika yang terjadi di tengah masyarakat," ucapnya. 

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Ni Made Sri Sutharmi itu, pada penjelasan yang dibacakan Wabup Ipat , mengatakan agar memperhatikan urgensi serta kebutuhan saat ini, melalui Rapat Paripurna.

"Perkembangan pembangunan di Kabupaten Jembrana yang berkembang sangat pesat mengakibatkan terjadinya tekanan terhadap lingkungan fisik, sehingga diperlukan upaya untuk mencegah atau mengatasi tekanan/ancaman dari kegiatan tersebut agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kelestarian lingkungan fisik maupun lingkungan sosial budaya," ungkapnya.

Pihaknya menerangkan kegiatan penataan ruang di Kabupaten Jembrana saat ini berlandaskan pada Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 11 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jembrana Tahun 2012-2032 dapat ditinjau atau disempurnakan kembali sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan penataan ruang.

"Peninjauan atau penyempurnaan kembali sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling lama 5 (lima) tahun dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah," terangnya.

Bupati Tamba mengatakan berdasarkan hasil Peninjauan Kembali (PK) disimpulkan bahwa RTRW Kabupaten Jembrana 2012- 2032 menghasilkan rekomendasi revisi. Revisi tersebut diperlukan mengingat fungsi dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan kondisi saat ini sehingga perlu disesuaikan. 

"Hal ini sangat diperlukan guna mewujudkan ruang wilayah Kabupaten Jembrana yang berkulitas, aman, nyaman, produktif, berjati diri, berdaya saing, ramah lingkungan, berkelanjutan terintegrasi dengan kawasan strategis nasional sarbagita sebagai pusat pariwisata budaya yang didukung sektor pertanian, perdagangan, dan jasa berbasis budaya dijiwai oleh filosofi tri hita karana," ungkapnya. 

Lanjut ia menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Jembrana Tahun 2022-2042 memuat beberapa materi yang tertuang dalam 16 Bab dan 102 Pasal.

"Demi kesempurnaan peraturan daerah yang dihasilkan nantinya, kami senantiasa mengharapkan masukan dan pandangan dari segenap anggota DPRD Kabupaten Jembrana," pungkasnya. ( Gust)

Bupati Tamba Minta Jangan Ada Intervensi, Saat Hadiri Deklarasi Damai Pilkel Serentak


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Penyelenggaraan pilkel (pemilihan perbekel) serentak tahun 2023 di kabupaten Jembrana diawali dengan Deklarasi Damai dari masing - masing calon perbekel yang diikuti tiga desa. Deklarasi Damai sebagai wujud komitmen bersama untuk menyukseskan Pilkel serentak pada 22 Januari 2023.

Deklarasi Damai yang turut dihadiri Bupati Jembrana I Nengah Tamba, perwakilan Forkopimda, Camat serta panitia pemilihan pilkel di masing - masing desa dilaksanakan di Gedung Kesenian Ir Soekarno, Senin (16/1). Kegiatan ditandai dengan pengucapan deklarasi damai serta penandatanganan naskah deklarasi oleh seluruh calon perbekel.

Adapun calon perbekel dari 3 desa dari 2 kecamatan tersebut diikuti sebanyak 8 calon. Untuk kecamatan Pekutatan, Desa Pengeragoan 2 calon, Desa Manggissari 4 calon. Sementara kecamatan Mendoyo diikuti Desa Mendoyo Dauh Tukad sebanyak 2 calon.

Dihadapan para calon perbekel, Bupati Tamba minta dalam pelaksanaannya nanti tidak boleh ada intervensi dari pihak tertentu. "Saya ingin pemimpin yang terpilih nanti adalah murni pilihan dan keputusan dari masyarakat,"pintanya.

Bupati asal desa Kaliakah ini juga berpesan dalam setiap tahapan pilkel nanti agar tercipta suasana yang kondusif. Seluruh calon harus komitmen menjaga keamanan dan kondusifitas wilayahnya. "Jangan sampai nanti terjadi hal yang tidak diinginkan karena beda pilihan dan beda dukungan. Dalam pemilihan itu ada yang menang dan ada yang kalah, semuanya harus siap menang dan siap kalah agar pelaksanaan pilkel lancar, aman dan kondusif,"sambungnya.

Menurutnya siapapun yang terpilih nanti harus bisa merangkul yang kalah maupun yang menang untuk bersama - sama membangun desanya dan kabupaten Jembrana. "Siapapun pemenangnya nanti itulah pilihan terbaik masyarakat. Mari kita saling rangkul dalam membangun Jembrana yang lebih maju,"ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa I Made Yasa mengatakan deklarasi damai bersama bertujuan untuk membangun komitmen bersama guna menyukseskan pemilihan pilkel serentak yang aman damai dan kondusif sesuai peraturan perundang-undangan. "Tahapan pilkel dimulai dengan pelaksanaan kampanye (16-18 Januari), masa tenang (19-21 Januari) dan berakhir pemungutan suara (22 Januari),"pungkasnya.(yo)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved