-->

Senin, 10 Juli 2023

Sumardi Apresiasi Ngaben Massal Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan yang Sukses Dilaksanakan Dengan Sistem Subsidi Silang


Karangasem, Bali Kini - Wakil Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi hadiri pelaksanaan puncak acara Pitra Yadnya ini, Ngaben Massal Pasemetonan Sira Arya Kanuruhan, Minggu (9/7/2023). Dimana dalam pelaksanaan kali ini dihadiri oleh 12.000 orang yang berjalan kaki. Dari Desa Jungutan menuju Setra di Desa Sibetan untuk melaksanakan upacara pembakaran, menggunakan 4 Salu atau wadah diletakkannya Sekah.

Upacara ngaben yang diikuti oleh 282 Sawa berasal dari 72 dadia di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem, kecuali kecamatan Rendang. Serta ada pula dari kabupaten Buleleng.

Selaku lembaga dewan, pihaknya mengaku mengapresiasi acara ngaben tersebut yang sukses dilaksanakan dengan sistem gotong royong atau subsidi silang.

"Terima kasih atas fasilitas dan dukungan yang telah diberikan oleh pihak desa Jungutan dan juga Desa Sibetan. Ngaben kali ini merupakan puncak acaranya, saya sangat apresiasi Pasemetonan Arya Kanuruhan karena sukses melaksanakan ngaben kali ini yang sifatnya subsidi silang. Subsidi silang ini maksudnya ialah gotong royong. Ini yang sangat kami di lembaga apresiasi," katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta maaf kepada masyarakat lainnya, karena pelaksanaan ngaben mungkin mengganggu jalannya lalulintas.

Acara Ngaben Massal seperti ini akan terus dilaksanakan, guna menekan biaya dalam membuat acara Pitra Yadnya.

"Setiap 5 tahun kami tetap evaluasi, dari sisi tempat, upakara dan jalannya pelaksanaan ini sehingga mendekati kesempurnaan,yang penting dalam konteks kegiatan ini kami tetap melaksanakan dengan sifatnya gotong royong, tentu yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah kebersamaan dalam melaksanakan kegiatan secara lancar dan mudah-mudahan tidak ada hambatan dan halang melintang," tandasnya. (Ami)

Minggu, 09 Juli 2023

Bupati Suwirta Hadiri HUT Yowana Tunas Mekar Jaya


KLUNGKUNG -- Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Camat Klungkung I Putu Arnawa menghadiri HUT Yowana Tunas Mekar Jaya ke-38 di Banjar Pande Kota, Desa Adat Semarapura, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Sabtu( 8/7).

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta berharap semua Yowana yang ada di Kota harus aktif kembali, sebagai generasi muda untuk melestarikan seni budaya bali. “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. Sebuah kalimat legenda yang sempat dipekikkan oleh bapak bangsa, Bung Karno, Ucapan ini sangat dalam maknanya, kita sebagai Generasi Muda harus berani menghadapi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang berasal dari dalam maupun dari luar diri kita.

Bupati Juga meminta para Yowana sebagai warga negara harus tetap menjaga ketraman kerukunan. "Tolong siapkan diri dari sekarang. Siapkan diri sebaik baiknya jangan meboye, tetap konsiten, tetap menjadi orang panutan serta tetap menjaga kerukunan dan tetap berdamai," ujar Bupati Suwirta

Ketua Panitia HUT Yowana Tunas Mekar Jaya ke-38, I Komang Sedana dalam laporannya acara ulang tahun ini laksanakan atas dasar semangat yang bertujuan agar mempererat tali persaudaraan ataupun kekeluargaan antar anggota maupun seluruh lapisan masyarakat. "Sekaa Yowana ini adalah merupakan proses pendewasaan bagi kami untuk kedepannya dan menjaga kekompakan serta kerukunan antar sesama. Kemudian rencana kami kedepanya adalah tetap menjaga tali persaudaraan ini, tetap berinovasi serta bisa menjadi panutan bagi generasi penerus kami selanjutnya," jelas I Komang Sedana.

Wali Kota Denpasar Melaksanakan Persembahyangan di Pura Luhur Candi Narmada


Denpasar,  - Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, bersama dengan Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, melaksanakan persembahyangan  di Pura Luhur Candi Narmada Minggu (9/7). Upacara ini merupakan bagian dari upacara piodalan  yang dirayakan oleh masyarakat Hindu di kota Denpasar.

Puncak piodalan  tersebut telah berlangsung pada tanggal 3 Juli lalu, bertepatan dengan Purnama Kasa. Piodalan merupakan suatu bentuk perayaan keagamaan yang dilakukan setiap tahun sekali. 

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dan Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara memberikan ucapan syukur dan doa untuk kemajuan dan kesejahteraan Kota Denpasar serta seluruh warganya.

"Melalui persembahyangan ini, kita dapat memperoleh keberkahan dan keselamatan bagi kota ini serta masyarakatnya," kata IGN Jaya Negara.

Jaya Negara, juga menekankan pentingnya kegiatan persembahyangan dalam memupuk nilai-nilai keagamaan dan persatuan di tengah masyarakat Denpasar. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan semangat gotong royong dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. "Saya berharap melalui kegiatan pujawali   ini dapat menjadi momen introspeksi bagi kita semua untuk lebih meningkatkan keimanan dan menjaga persatuan serta kebersamaan dalam membangun Kota Denpasar yang lebih baik," ujarnya.

 Sementara itu Kelian Pengempon Dewa Mayadi mengatakan pelaksanaan piodalan berjalan dengan lancar dan berlangsung dengan khidmat. Ia menyampaikan bahwa para umat pemedek persembahyangan sangat antusias dalam melaksanakan ibadah dan memanjatkan doa-doa mereka.

"Acara persembahyangan di Pura Luhur Candi Narmada berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Umat Hindu dengan khusuk memanjatkan  doa doa kepada Sang Maha Pencipta" ujar Kelian Pengempon Dewa Mayadi.

Selain itu, Kelian Pengempon Dewa Mayadi juga mengumumkan bahwa upacara penyineban akan dilakukan pada tanggal 10 Juli mendatang. 

Mengingat Pura Luhur Candi Narmada sendiri merupakan salah satu pura yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan yang tinggi di kota Denpasar. Pura ini sering dijadikan tempat ibadah dan persembahyangan oleh masyarakat Hindu dalam rangka memohon berkah dan perlindungan dari Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Di Pura Luhur Candi Narmada ini juga menjadi salah satu contoh keberagaman budaya dan kegiatan keagamaan yang menjadi ciri khas Kota Denpasar sebagai destinasi wisata religi yang terkenal di Indonesia karena berdampingan dengan tempat persembahyangan umat lain. (Ayu*)

Jaya Negara Nyanggingin di Banjar Abiantimbul Desa Pemecutan Kelod


Denpasar, Bertepatan dengan rahina redite warigadean, Minggu (9/7) Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat menggelar upacara metatah massal untuk kedua kalinya di Bale Banjar Abiantimbul.

Terlihat sejak pagi ratusan warga sudah tampak memadati areal Bale Peyadnyan  untuk mengikuti prosesi upacara Mepandes Massal, yang mana dari prosesi upacara mepandes massal ini ada yang menarik perhatian masyarakat, yakni dari 6 Sangging yang akan bertugas Menatah (mengasah gigi para peserta) tampak diantaranya Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara yang berkesempatan menjadi Sangging

Disela-sela upacara tersebut Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan Upacara potong gigi di Bali merupakan bagian dari Manusa Yadnya. Ini merupakan konsep siklus hidup dari bayi di dalam kandungan, lahir, hingga perkawinan. Manusa Yadnya merupakan filosofi untuk memanusiakan manusia. Dimana Upacara potong gigi di Bali dilakukan bukan tanpa makna. Potong gigi ini bermakna menemukan hakikat manusia dan terlepas dari Sad Ripu. Sad Ripu adalah enam jenis musuh manusia yang timbul akibat perbuatan yang tidak baik. Dan Budaya potong gigi ini dilakukan sebagai doa dan ritual untuk membangkitkan kekuatan spiritual dalam melawan keenam musuh tersebut.

Sementara Prawartaka Karya, Nyoman Kenyem Subagia mengatakan, kegiatan metatah massal ini terlaksana sudah untuk kedua kalinya di adakan oleh Banjar Abiantimbul.  Yang pertama sudah di adakan pada tahun 2019 lalu.

“Untuk kali ini di ikuti  47 orang peserta dengan 6 sangging, dimana yang ikut adalah warga wed/asli desa setempat yang nantinya akan terus kami adakan secara rutin setiap 3 tahun sekali”, ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan ini merupakan sebuah program dari Desa Adat Pemecutan Kelod. Program ini bertujuan untuk membantu dan meringankan beban warga sehingga dapat menekan pengeluaran masyarakat dalam melaksanakan yadnya, dikarenakan semua rangakain kegiatan ini tidak dipungut biaya. (ays/dps).

Sekaa Gong Kebyar Lansia Sidhi Luwih Kelurahan Sumerta Tampil Energik


Denpasar - Tak kalah dibandingkan Sekaa Gong Anak-anak dan Dewasa, Sekaa Gong Kebyar Lansia Sidhi Luwih  Kelurahan Sumerta mampu tampil energik dan memukau di PKB ke 45 tahun 2023 di Gedung Ksiarnawa Art Center Denpasar, Minggu (9/7).

Sekaa Gong Kebyar Lansia Sidhi Luwih Kelurahan Sumerta menampilkan 3 materi yakni Tabuh Pisan Lelambatan Bangun Anyar, Tari Nelayan serta yang menjadi puncak penampilan yakni Sendratari berjudul Anoman Duta. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny.Putri Suastini Koster, Ketua PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Istri Wakil Walikota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, OPD terkait serta para penonton. 

Koordinator Sekaa Gong Kebyar Lansia Sidhi Luwih Kelurahan Sumerta, Made Mudra mengatakan adapun penari dan penabuh seluruhnya merupakan pria dan wanita lanjut usia (lansia) di lingkungan Kelurahan Sumerta.  

Ia juga menjelaskan bahwa seniman yang terlibat rata-rata berusia diatas 50 tahun, bahkan beberapa telah menginjak 70 tahun. 

 "Kesenian tidak mengenal usia. Itu menjadi pacuan dan semangat kami, apalagi dengan diberikan kepercayaan ditunjuk sebagai Duta Kota Denpasar di PKB tahun ini. Semangat itu jadi berlipat, untuk sesaat lupa dengan usia," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dirangkai dengan penampilan dari komunitas seni difabel duta kota denpasar yang mampu membius dan  menyentuh hati para penonton. (HumasDps)

Toko Kelengkapan Sekolah Dibanjiri Pelajar


Denpasar - Sejumlah toko yang menjual berbagai kelengkapan sekolah dibanjiri pembeli yang umumnya para pelajar. Dari pelajar dijenjang Sekolah Dasar hingga ke tingkat SMA/SMK.

Selain belanja sendiri memenuhi kebutuhan kelengkapan sekolah, ada juga yang diantar orang tua. Bisa dikatakan seluruh toko kelengkapan sekolah dibanjiri pembeli, terutama yang memasuki sekolah baru ke tingkat SMP dan SMA.

Salah seorang pelajar yang dipastikan Senin (10/07) akan menjalani ospek di tingkat SMA mengaku mencari kelengkapan yang ditugaskan.

"Iya ini kak, saya beli tali dan pita juga kertas untuk kelengkapan tugas besok ospek sekolah SMA," aku Gita yang mengaku diterima di SMAN 7 Denpasar. 

Pantau dibeberapa titik wilayah Denpasar, Minggu (09/07) seluruhnya nampak sesak pembeli dari mulai toko buka hingga sore hari. 

"Dari semenjak Jumat kemarin sudah ramai belanja keperluan sekolah. Terutama buku tulis," aku salah seorang pegawai di toko perlengkapan sekolah di Jalan WR Supratman, Denpasar.

Total Korban Meninggal Longsor di Tribuana Bertambah


Karangasem, Bali Kini - Peristiwa tanah longsor di Banjar Dinas Ngis Kaler, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Karangasem, kini ditetapkan memakan total 3 korban jiwa.

Hal tersebut dikarenakan 1 korban selamat, yakni Nenek Ni Nyoman Ririg (70) dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani operasi di RS Sanglah. Ia akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (9/7/2023), pagi.

Sebelumnya, Pada peristiwa longsor itu, Ni Nyoman Ririg ditemukan oleh warga dalam kondisi terjepit reruntuhan dengan mengalami cidera patah tulang kaki. Usai dievakuasi, korban sempat langsung dibawa ke RSUD Karangasem, hingga di rujuk ke RSUP Sanglah.

Sementara, kedua korban lain yakni suami dan cucu dari nenek Ririg meninggal dunia di tempat, dan keduanya telah berhasil dievakuasi.

Kepala Wilayah Banjar Dinas Ngis Kaler, I Ketut Suka mengatakan jika saat ini pihak keluarga sedang mempersiapkan upacara pemakaman untuk ketiga orang korban.

“Menurut informasi, nenek Ririg meninggal pagi ini sekitar pukul 05.00 WITA di RSUP Sanglah, saat ini sedang mempersiapkan upakara penguburan dan langsung diaben,”tandasnya. (Ami)

Bhakti Penganyar Pemkab Bangli di Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang

 

BANGLI -- Pemerintah Kabupaten Bangli dibawah Pimpinan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta melaksanakan sradha bhakti penganyar serangkaian upacara pujawali di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur.

Bhakti penganyar yang dilaksanakan pada Jumat (7/7/2023) tersebut juga dihadiri oleh Ketua BKOW Provinsi Bali Ny.Tjokorda Putri Hariyani Ardhana Sukawati,  Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Ketua TP.PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Ketua GOW Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar, Pimpinan OPD serta ASN dilingkungan Pemkab Bangli. 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bangli menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran Pemkab Bangli yang telah berpartisipasi dalam kegiatan persembahyangan bhakti penganyar tersebut, meski kondisi cuaca yang agak ekstrem khususnya saat penyebrangan laut, berkat doa dan keinginan yang kuat dari seluruh jajaran, perjalanan dapat dilaksanakan dengan baik dan selamat sampai di tujuan.

Bupati mengapresiasi semangat dari semua jajaran, "meski sempat diguyur hujan deras namun sedikitpun tak menyurutkan semangat para ASN dilingkungan Pemkab Bangli untuk melaksanakan persembahyangan". "Ujarnya".

"Semoga perjalanan ini menjadi momentum untuk meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, serta selalu diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas pengabdian pada Bangsa dan Negara khususnya dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli". tutup Bupati Bangli''.

Korban Longsor Desa Tribuana, Komang Aditya Akhirnya Ditemukan


Karangasem, Bali Kini - Korban terakhir tanah longsor di Banjar Dinas Ngis Kaler, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Karangasem, Sabtu (8/7/2023), akhirnya ditemukan.

Setelah berjibaku selama berjam-jam, menggali material longsor dengan alat seadanya akhirnya, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenasah I Komang Aditya (15). Usai menggali hingga dasar keramik rumah, Tim akhirnya berhasil menemukan jenazah korban sekitar pukul 14.30 Wita. Proses evakuasi hingga akhirnya jenazah korban dapat dikeluarkan berjalan selama 1 jam lamanya, yakni hingga pukul 15.30 Wita.

Jenazah ditemukan dengan posisi tertelungkup.

"Target berhasil ditemukan di bawah himpitan reruntuhan, ada pepohonan dan tertimbun akar, dari proses penemuan tersebut proses evakuasinya mengeluarkan untuk mengevakuasinya kurang lebih 1 jam," jelas Koordinator Pos SAR Karangasem (Basarnas Bali) Ngurah Eka Wiadnyana. 

Tak seperti pencarian hari pertama yang diserang hujan, pencarian di hari kedua ini untungnya cuaca bersahabat, sehingga tidak terlalu menghambat pencarian, meski proses evakuasi tetap sulit karena medan licin, terjal dan becek.

Operasi SAR sempat terkendala karena adanya material bebatuan besar, pohon yang terbawa longsoran, prosesnya pun hanya menggunakan alat seadanya, tidak memungkinkan untuk menggunakan alat berat.

Karena kerjasama tim antara unsur SAR terkait proses yang sulit tersebut telah selesai dan seluruh korban longsor sudah berhasil ditemukan. Unsur SAR terkait yang terlihat operasi SAR diantaranya Pos SAR Karangasem, Dit Samapta Polda Bali,Polsek Abang,Brimob Polda Bali, Koramil Abang, Babinsa Desa Tribuana, Polres Karangasem, Bhabinkamtibmas Desa Tribuana, BPBD Karangasem, BPBD Provinsi Bali, SAR Dog Bali, PMI Provinsi Bali dgn 3 Personel, PMI Karangasem, Tagana Dinsos Karangasem, Perangkat Desa Tribuana Abang dan masyarakat Banjar Dinas Ngis. 

Diberitakan bencana longsoran menimbun 1 rumah warga yang saat itu terdapat 3 orang korban. Satu orang berhasil diselamatkan, namun 1 orang lainnya ditemukan meninggal sore harinya kemudian 1 korban baru ditemukan hari ini. (Ami)

Sabtu, 08 Juli 2023

Tari Legong Bapang Durga Duta Kota Denpasar Pukau Penonton PKB XLV

 

Denpasar, Sekaa Semara Penggulingan Ganeswara, Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur menampilkan Tari Legong Bapang Durga dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 sukses memukau dan mengundang decak kagum penonton yang menyesaki Panggung Candra Metu, ISI Denpasar, Jumat malam (7/7).

Kali ini legong Duta Kota Denpasar bersanding dengan legong Duta Kabupaten Gianyar dengan saling menunjukkan kebolehanya.

Pementasan tarian itu disaksikan langsung Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, serta tim pembina Sekaa Semara Penggulingan Ganeswara. Selain tari legong Bapang Durga juga di tampilkan tabuh tegak cinglar, tabuh kreasi bhawaning jaladhi dan tari legong kreasi aras kembang windhu.

Walikota Jaya Negara mengaku bangga dengan ide dan konsep berkesenian seniman Denpasar. Hal tersebut dapat dilihat dari konsep, pola tabuh dan tari serta penggunaan properti yang disesuaikan dengan tema. Sehingga garapan yang dibawakan dapat dinikmati penonton dengan baik.

“Penampilan tarian dan tabuh oleh Sekaa Semara Pegulingan Ganeswara merupakan salah satu bukti eksisnya seni tradisi di Kota Denpasar yang hingga kini terus berkembang. “Semoga ke depannya seni budaya dan tradisi yang khas di Kota Denpasar tetap lestari, tentunya tanpa meninggalkan pakem yang sudah ada,” ujarnya.

Untuk diketahui Fragmen Tari Legong Bapang Durga menceritakan Sebuah Karya Anymous yang pernah melegenda di tahun 1933 ketika Ni Ketut Polok, yang adalah seorang penari legendaris Palegongan menyuguhkan tariannya dihadapan para tamu di Puri Denpasar. Tarian ini menggambarkan bagian dari karakter ketegasan, ketangkasan dari gerak legong yang tersirat dalam bentuk Bapang. Tarian ini kembali direvitalisasi oleh seorang maestro legong dari Denpasar yakni Ibu Ni Ketut Arini, dengan mempopulerkan dalam berbagai kesempatan, dan inilah warisan yang terus dilanjutkan oleh generasi muda Banjar Ujung dalam wadah Sekaa Gong Ganeswara sebagai pertunjukan tarian Legong Bapang Durga. (ays/dps).

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved