-->

Jumat, 22 Agustus 2025

Ibu Putri Koster Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal di Lomba Cipta Menu Jembrana 2025


Laporan Reporter : Ajb / Tim Lpt 

JEMBRANA , BALI KINI – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber makanan sehat dan bergizi. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Lomba Cipta Menu Khas Jembrana Berbasis Pangan Lokal 2025 di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kamis (21/8).


Lomba yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI, HUT ke-67 Provinsi Bali, serta HUT ke-130 Kota Negara ini diikuti lima tim TP PKK dari masing-masing kecamatan di Jembrana. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), didampingi istrinya yang juga Sekretaris I TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Inda Swari Dewi Patriana Krisna.


Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya kompetisi, melainkan sarana mengangkat kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi pangan lokal yang beragam, bergizi, dan seimbang.


“Kita tidak harus bergantung pada beras. Dari pekarangan dan lingkungan sekitar, banyak tanaman yang bisa diolah menjadi menu sehat, bergizi, dan bervariasi,” ujarnya.


Ia mengajak kader PKK untuk terus menggerakkan partisipasi masyarakat, khususnya keluarga, dalam menyiapkan makanan sehat berbasis pangan lokal. Menurutnya, hasil lomba harus berlanjut dalam praktik sehari-hari, bukan sekadar seremonial.


Selain menyoroti pangan, Ny. Putri Koster yang juga Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Palemahan Kedas (PADAS) turut mensosialisasikan pengelolaan sampah. Ia menekankan pola lama membuang sampah ke TPA tidak lagi relevan karena menimbulkan masalah lingkungan.


“Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah, sekolah, desa, hingga tempat umum. Sampah organik bisa dikelola dengan komposter atau teba modern, sedangkan sampah anorganik ditangani desa melalui TPS3R atau TPST,” jelasnya.


Pada akhir acara, diumumkan para pemenang lomba. Juara 1 diraih TP PKK Kecamatan Negara, disusul Kecamatan Melaya (Juara 2), Pekutatan (Juara 3), Jembrana (Juara 4), dan Mendoyo (Juara 5).


Lomba ini diharapkan menjadi momentum membangkitkan kembali kuliner khas daerah, mengurangi ketergantungan pada pangan impor, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mandiri dan berkelanjutan dalam mengelola pangan serta lingkungan.

Kamis, 21 Agustus 2025

TPST Tahura Mangkrak, Akan Dicarikan Pengelola Baru


Lapiran Reporter : Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini - Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Tahura Ngurah Rai dekat TPA Suwung mangkrak. Itu setelah pengelola sebelumnya yakni PT Bali CMPP gagal memenuhi janjinya hingga berujung pemutusan kontrak. Rencananya TPST tersebut akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga atau patner baru. 

Dalam kerjasama tersebut Pemkot Denpasar tidak mengeluarkan biaya apapun. Selain itu, dalam sehari akan mengelola sebanyak 100 ton sampah. "Untuk TPST Tahura kami kerjasamakan dengan pihak ketiga, 100 ton tanpa keluarkan biaya apapun," papar Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, Kamis (21/08).

Lanjutnya, sampah tersebut nantinya akan diolah menjadi RDF, untuk diketahui di Denpasar ada tiga TPST yang mangkrak yakni TPST Kesiman Kertalangu, TPST Padangsambian Kaja, dan Tahura. Dari tiga tersebut, TPST Padangsambian Kaja sudah disulap jadi Pusat Daur Ulang (PDU).

Kepala DLHK Denpasar, IB Putra Wirabawa mengatakan, PDU Padangsambian Kaja telah melakukan pengolahan sampah organik maupun non organik. Sampah-sampah tersebut dilakukan pemilahan dan pengolahan langsung setelah diterima di PDU. 

Untuk sampah organik didaur ulang menjadi kompos hingga pelet. Namun untuk anorganik dijadikan plastik, paving dan residu. Menurutnya, sampai saat ini PDU tersebut sudah mampu mengelola 20 hingga 25 ton sampah per hari. 

"Tergantung sampah yang masuk. Dan sampah itu harus sudah terpilah.  Sedangkan TPST di Kesiman Kertalangu Denpasar juga akan dijadikan Pusat Daur Ulang (PDU)," tuturnya. 

Kepala DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa mengungkapkan, pengelolaan PDU tersebut sepenuhnya akan dilakukan DLHK Denpasar. "Akhir Agustus ini kami akan mulai persiapan. Dari pengadaan alat sampai pemasangan," kata pria yang akrab disapa Gustra itu.

Pihaknya menargetkan, akhir September PDU di Kesiman Kertalangu ini sudah bisa diujicobakan. Dan, pihaknya menargetkan bisa mengolah 50 sampai 100 ton sampah per hari.

Bawa Krim Wajah Berisi Kemasan Ganja, Bule ini Dihukum Hampir 6 Tahun


Laporan Reporter : Jero Ari

Denpasar , Bali kini  - Terdakwa asal Rusia bernama Andrei Zharin dihukum pidana penjara hampir 6 tahun atau lebih tepatnya 5 tahun 8 bulan. Itu setelah Pengadilan Negeri Denpasar memutuskan bersalah terkait tindak pidana narkotika jenis ganja dalam olahan pasta.

Gde Putra Astawa hakim yang memimpin jalannya persidangan memutuskan pria 40 tahun itu terbukti bersalah dengan sengaja melawan hukum membawa narkotika golongan 1 dalam bentuk ranaman yang telah dikemas dan disimpan ke wadah krim wajah. 

Perbuatan terdakwa sebagaimana tertuang dalam Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. "Menghukum terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 5 tahun 8 bulan dan pidana denda sebesar Rp1 miliar, subsider enam bulan kurungan," putus hakim.

Vonis ini lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Bali, I Made Lovi Pusnawan, yang sebelumnya menuntut terdakwa delapan tahun enam bulan penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan. Namun baik terdakwa maupun JPU menyatakan menerima putusan tersebut.

Kasus ini bermula saat Andrei tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Minggu (26/1) dini hari, setelah terbang dari Phuket, Thailand, menggunakan pesawat AirAsia QZ 247. Dalam koper yang dibawanya, petugas Bea dan Cukai menemukan satu kemasan krim wajah merk NIVEA yang berisi pasta berwarna kuning kecoklatan. 

Setelah diperiksa di laboratorium forensik, pasta tersebut terbukti mengandung Delta-9 Tetrahydrocannabinol (THC), narkotika golongan I (Senyawa psikoaktif utama yang ditemukan dalam tanaman ganja). 

Barang bukti yang disita dari tangan terdakwa antara lain satu kemasan krim berisi pasta THC dengan berat brutto 181,08 gram dan netto 179,52 gram. Selain itu, satu alat hisap, satu bundel stiker “My Bali Store”, sebuah iPhone ungu, serta boarding pass dan dokumen bea cukai atas nama Andrei Zharin.

Kirimkan 527 Kontingen, Tabanan Targetkan Raih Prestasi Pada Porprov Bali XVI/2025


Laporan : Tim Lpt Hms

Tabanan , Bali kini  – Sebanyak 409 Atlet dan 108 pelatih Kabupaten Tabanan akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI/2025 yang berlangsung di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar sebagai tuan rumah utama. Bupati Tabanan yang diwakili oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, secara resmi melepas Kontingen Kabupaten Tabanan, Kamis, (21/8) di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta Wakil Ketua dan anggota, jajaran Forkopimda Tabanan, Jajaran Perangkat Daerah terkait, KONI Tabanan, para official, pelatih, serta undangan terkait lainnya. 



Wabup Dirga, yang pada kesempatan itu membacakan sambutan Bupati Tabanan, menyampaikan keikutsertaan atlet Tabanan di Porprov Bali merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus diemban dengan sepenuh hati. “Hari ini kita melepas putra dan putri terbaik Tabanan yang telah berlatih penuh semangat, disiplin, dan dedikasi untuk mengikuti Porprov Bali XVI. Mereka tidak hanya mewakili cabang olahraga masing-masing, tetapi juga membawa nama baik daerah yang kita cintai ini dan wajib kita dukung bersama," ujarnya.



Lebih lanjut, sesuai arahan Bupati, Ia juga menekankan pentingnya untuk menjadikan momentum Porprov ini sebagai ajang pembuktian kemampuan, sportivitas, dan tekad pantang menyerah dalam meraih prestasi guna mengharumkan nama daerah. “Jadikan pengalaman ini sebagai ajang pembuktian kemampuan sportivitas dan dan tekad pantang menyerah untuk meraih prestasi. Bertandinglah dengan hati berjuang sepenuh jiwa dan tunjukkan pada semua orang, bahwa kita orang Tabanan adalah pejuang sejati di bidang olahraga,” tegas Dirga.



Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada KONI Tabanan beserta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen dengan baik, sehingga mampu berpartisipasi penuh dengan persiapan dalam ajang tahunan ini. “Saya sangat berbangga. Melalui kegiatan ini saya berharap kepada adik-adik, para atlet para official dan pelatih dapat memanfaatkan momen ini untuk menambah pengalaman dan menjadikannya sebagai wadah guna meningkatkan mental berkompetisi yang nantinya sangat bermanfaat bagi kemajuan prestasi olahraga di Kabupaten Tabanan," imbuh Dirga.



Pada kesempatan yang sama, Ketua Kontingen Kabupaten Tabanan, Mulyadi Djoyo alias Joyok, dalam laporannya menyampaikan bahwa KONI Tabanan sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah senantiasa berkomitmen membina atlet berprestasi sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tabanan. Disebutkannya, Porprov Bali XVI mempertandingkan 48 cabang olahraga dengan 620 nomor pertandingan, dan Tabanan turut serta dalam 35 cabang olahraga dengan mengirimkan total 527 orang, terdiri dari 409 atlet (161 tertanggung, 248 mandiri) dan 108 pelatih (51 tertanggung, 67 mandiri)

Wabup Ipat Resmikan SPPG ke 11, Dorong Peningkatan Gizi Masyarakat


Laporan : Ajb / Tim Lpt 

Jembrana , Bali Kini – Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, meresmikan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) untuk program Makanan Bergizi Gratis milik Yayasan Cahaya Bali Catering yang berlokasi di Desa Baluk, Kecamatan Negara, pada Kamis (21/8).


Peresmian SPPG ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung fasilitas dapur oleh Wabup Ipat didampingi Wakapolres Jembrana, Kasdim 1617/Jembrana, Ketua Yayasan dan Kepala SPPG.


SPPG ini menjadi yang ke 11 dari target 21 SPPG di kabupaten Jembrana. Kehadiran SPPG ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan.


Wabup Ipat menyampaikan apresiasi atas inisiatif yayasan dan sinergi yang terbangun dengan pemerintah daerah. Menurutnya, SPPG bukan hanya sekadar penyedia makanan, melainkan juga wujud nyata kepedulian sosial terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.


"Kami sangat menyambut baik adanya SPPG ini. Program ini sejalan dengan komitmen Pemkab Jembrana dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dimulai dari pemenuhan gizi sejak dini," ujarnya 


Sementara itu, Kepala SPPG Ni Made Nendra Rosiana mengatakan untuk saat ini baru melayani 1.872 anak dari  8 sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SMP.


"Kami masih melayani 1.872 anak dari SD 1 Manistutu, SD 2 Manistutu, SD 3 Manistutu, SD 5 Manistutu, TK Kumara Graha 2, PAUD Gemilang, SMP 2 Melaya  dan SMP 3 Melaya," jelasnya

Kenalkan Olahan Pangan Lokal, Pemkab Jembrana Gelar Lomba Cipta Menu B2SA


Laporan : Ajb / Tim Lpt 

Jembrana , Bali Kini  - Sebanyak 5 kecamatan di Kabupaten Jembrana turut berpartisipasi dalam Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), dengan Tema Kuliner Jembrana berbasis pangan lokal tahun 2025, yang diselenggarakan di Ballroom Gedung Kesenian Bung Karno, Kamis, (21/8)


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pentingnya konsumsi pangan beragam bergizi seimbang dan aman, mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat dalam pengembangan atau menciptakan menu beragam bergizi seimbang.


Acara dibuka oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, didampingi Sekretaris TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Inda Swari Patriana Krisna.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, Jajaran Porkopimda, para Asisten Sekda.


Dalam sambutannya, Wabup Ipat menjelaskan masalah gizi menjadi fokus perhatian pemerintah diantaranya stunting yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kurangnya asupan gizi yang kronis sehingga anak tumbuh terlalu pendek pada usianya. 


Konsumsi pangan yang berkualitas yang ditunjukan dengan keragaman jenis pangan dan keseimbangan gizi dalam pola konsumsi pangan sehari hari dibutuhkan tubuh agar dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan. 


Oleh karena itu secara masif dan kontinyuitas yang baik pemerintah melakukan upaya diversifikasi konsumsi pangan dimana upaya tersebut dilakukan tidak hanya untuk mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi masyarakat sehingga masyarakat mengkonsumsi lebih banyak jenis pangannya baik untuk jenis pangan sumber karbohidrat, sumber protein serta sumber vitamin dan mineral yang menjadikan kualitas gizi lebih baik.


"Dalam upaya mempercepat pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA), kami sangat mengapresiasi Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana dan stakeholder terkait yang menyelenggarakan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman Berbasis Sumber Daya Lokal, "ucapnya


Melalui lomba ini diharapkan masyarakat khususnya peserta dapat berkreasi menciptakan/ mengembangkan resep yang beragam, bergizi, seimbang dan aman dengan memanfaatkan bahan pangan lokal serta dapat diaplikasikan sebagai menu keluarga sehari - hari.


"Disamping itu dengan semakin meningkatnya penggunaan sumber daya lokal untuk konsumsi pangan kita sehari-hari akan semakin meningkatkan ketahanan pangan yang bermuara pada semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat untuk menuju Jembrana yang maju, harmoni dan bermartabat dengan membangun manusia alam dan budaya, "ujarnya


Adapun hasil lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) yang diselenggarakan adalah sebagai berikut : Juara 1 Kecamatan Negara, Juara 2 Kecamatan Melaya, Juara 3 Kecamatan Pekutatan, Juara 4 Kecamatan Jembrana, dan Juara 5 Kecamatan Mendoyo

800 Mahasiswa Berprestasi Terima Beasiswa, Nilainya Naik Jadi Rp 4,5 juta per orang

 


Laporan Reporter : Ajb / Tim Lpt 

Jembrana , Bali Kini  – Sebanyak 800 mahasiswa berprestasi asal Kabupaten Jembrana menerima bantuan beasiswa pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Jembrana. Bantuan ini diberikan sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan tinggi.


Setiap mahasiswa penerima beasiswa mendapatkan bantuan senilai Rp 4,5 juta per orang, jumlah ini mengalami kenaikkan dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 3 juta per orang. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna kepada dua perwakilan penerima di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Rabu (20/8).


Total anggaran yang digelontorkan Pemkab Jembrana untuk periode ini mencapai Rp 3,6 miliar. Program ini ditujukan untuk meringankan beban biaya kuliah sekaligus memotivasi para mahasiswa agar terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi daerahnya.


"Yang istimewa hari ini adalah ada peningkatan nilai beasiswa dari Rp 3 juta menjadi Rp 4,5 juta," ucap Wabup Patriana Krisna.


Lebih lanjut, kata Wabup yang akrab disapa Ipat, program beasiswa ini merupakan bentuk nyata perhatian terhadap generasi muda. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan angka generasi muda Jembrana yang mengenyam pendidikan di bangku kuliah.


"Harapan yang sangat besar bahwa ketika kita memberikan beasiswa yang lebih besar, tentunya semangat belajar mereka dan prestasi mereka lebih meningkat lagi," imbuhnya.


Wabup Ipat juga menegaskan bahwa kenaikan nilai beasiswa untuk mahasiswa berprestasi adalah realisasi dari salah satu program unggulan di masa kepemimpinan Bupati Kembang dan Wabup Ipat.


"Ini juga merupakan salah satu janji program-program unggulan yang bisa kami realisasikan pada tahun pertama kepemimpinan Bang-Ipat," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra menjelaskan jumlah pemohon penghargaan mahasiswa berprestasi secara on line sebanyak 1.113 orang, yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi sebanyak 1.068 orang dari kuota yang tersedia 800 orang.  


"Mahasiswa yang lolos dan dinyatakan berhak atas penghargaan terdiri dari fakultas kedokteran sebanyak 25 orang, fakultas teknik 46 orang, fakultas non teknik dan kedokteran sebanyak 729 orang," ucapnya.


Kadis Anom Saputra mengatakan di tahun ini pendaftar beasiswa untuk mahasiswa berprestasi memiliki IPK yang tinggi-tinggi. Menurutnya, ini mencerminkan kualitas pendidikan anak-anak muda sudah terus meningkatkan.


"Tahun ini nilai terendah yang lolos mendapatkan beasiswa adalah IPK 3,78. Luar biasa anak-anak kita sekarang memperoleh IPK yang besar-besar, mudah-mudahan ini menunjukan kualitas anak muda kita yang luar biasa," pungkasnya

Kabupaten Bangli Bertekad Meningkatkan Status Kabupaten Sehat


Laporan : Tim Lpt Bgl

Bangli , Bali Kini - Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar hadiri verifikasi lanjutan Kabupaten Kota Sehat (KKS) tingkat Nasional Tahun 2025. Acara yang dilaksanakan melalui daring tersebut di laksanakan di Ruang Rapat, Gedung BMB Kantor Bupati Bangli. 

Pada verifikasi lanjutan tersebut I Wayan Diar didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Tim pembina KKS Provinsi Bali dan Kabupaten Bangli, Tim Forum KKS Bangli, Ketua tim Forum Kecamatan serta Pokja Desa. 


Adapun tim yang memverifikasi tersebut adalah dari verifikator Kemenkes, verifikator Kemendagri, verifikator Kemenag, verifikator Kementerian Sekretaris Negara, Tim Verifikator Provinsi bali serta Forum KKS Provinsi Bali. 


Wakil Bupati Bangli, dalam sambutannya menyatakan tekad Kabupaten Bangli untuk meningkatkan status Kabupaten Sehatnya dari Swasti Saba Padapa menjadi Swasti Saba Wiwerda di tahun 2025. Wakil Bupati berharap semua pihak dapat bekerja sama dan berkolaborasi untuk mencapai target ini.


Dengan capaian desa ODF (Open Defecation Free) yang sudah mencapai 91,66%, Wayan Diar optimis bahwa Kabupaten Bangli dapat meningkatkan prestasinya di tahun 2025. Ia juga menekankan pentingnya proses yang berkelanjutan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bangli yang bersih dan sehat.


"Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat bukan hanya tentang hasil dan target indikator pencapaian, tetapi juga tentang proses yang dijalankan secara terus-menerus," ujar Wakil Bupati. 

Diar berharap bahwa verifikasi lanjutan ini dapat mendorong perilaku hidup masyarakat yang bersih dan sehat, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


Dengan tekad dan kerja sama yang kuat, Kabupaten Bangli siap meningkatkan status Kabupaten Sehatnya dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Ratusan Warga Denut dan Denbar Terima Paket Bantuan "Menyapa dan Berbagi" TP PKK Kota Denpasar


 Laporan Reporter : 

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar bersama Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menyerahkan setidaknya 267 paket bantuan kepada warga lansia, ibu hamil, balita, di dua kecamatan, yakni Denpasar Utara dan Denpasar Barat, Kamis (21/8). 

Kegiatan yang dikemas dalam "Menyapa dan Berbagi PMT" ini, merupakan salah satu upaya menekan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK) di Kota Denpasar.


Pada dua lokasi berbeda, yakni Kantor Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara dan Banjar Pekandelan, Pemecutan Kelod Denpasar Barat, paket bantuan yang berisi telur, susu, buah, daging ayam, dan biskuit tersebut diserahkan langsung Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa didampingi Ketua Pokja IV TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. 


Dalam arahannya, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, TP PKK Kota Denpasar kerap bermitra dengan Pemerintah Kota Denpasar untuk mengupayakan langkah antisipatif dalam menekan pergerakan angka stunting dan pencegahan kondisi KEK di Kota Denpasar. 



Ayu Kristi juga berharap bantuan dalam kegiatan Menyapa dan Berbagi yang diberikan ini akan dapat sedikit meringankan beban dan memberi manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Denpasar Utara dan Denpasar Barat.


"Bantuan PMT yang diberikan hari ini meliputi berbagai bahan pangan bergizi, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok penerima," kata Ayu Kristi.


Selanjutnya, selain melalui kegiatan menyapa dan berbagi, usaha lainnya yang dilakukan adalah dengan menggelar kegiatan Posyandu, sebagai layanan dasar kesehatan yang menyasar berbagai segmen usia. 


"Kami dari TP PKK Kota Denpasar mengajak kepada para warga agar terus dapat memanfaatkan layanan Posyandu, selain untuk mendeteksi awal kesehatan, juga dapat dijadikan sebagai upaya mencegah stunting," ujar Ayu Kristi.


Sementara itu, Camat Denpasar Utara, Wayan Yuswara, mengemukakan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan TP PKK Kota Denpasar atas segala bentuk kepedulian yang diberikan kepada para warga. 


 “Kami sangat berterima kasih kepada TP PKK Kota Denpasar yang telah berkali-kali hadir dan berbagi kepada masyarakat, terutama kelompok rentan. Kegiatan ini sangat membantu dalam meningkatkan gizi dan mencegah stunting,” ungkapnya.

Rabu, 20 Agustus 2025

Desa Marga Dauh Puri Launching Pengangkutan Sampah Residu ke TPA Pemkab Tabanan


Laporan Reporter : Tim Lpt Hms 

Tabanan, Bali kini  – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Bupati yang diwakili oleh Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menghadiri acara Launching Pengangkutan Sampah Residu dari Desa Marga Dauh Puri ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Pemerintah Kabupaten Tabanan. Acara ini berlangsung di Kantor Perbekel Marga Dauh Puri, Marga, Tabanan, Selasa (19/8).


Turut hadir saat itu, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Kepala Perangkat Daerah terkait, Bendesa Adat Banjar Kelaci dan Banjar Ole, Perbekel Desa Marga Dauh Puri, para tokoh masyarakat, perwakilan Sekolah Dasar beserta guru, serta Ketua Forum Prokel Marga. Kehadiran para undangan ini menambah semarak acara sekaligus menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, legislatif, desa adat, dan pemerintah desa dalam mendukung program pengelolaan sampah di Tabanan.


Dalam sambutannya, menyampaikan arahan Bupati Tabanan, Wabup Dirga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk dukungan dari Kejaksaan Negeri Tabanan selaku pembina Desa Marga Dauh Puri, serta para tokoh adat dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam penanganan sampah berbasis sumber, yang membutuhkan komitmen, kesadaran, dan sinergi dari semua pihak mulai dari pemerintah, desa, hingga masyarakat.


“Tri Hita Karana mengajarkan kita untuk menjaga keharmonisan hubungan, tidak hanya dengan Tuhan dan sesama manusia, tetapi juga dengan lingkungan. Karena itu, membiasakan hidup bersih harus ditanamkan sejak dini, termasuk kepada anak-anak di sekolah. Dengan begitu, mereka bisa membawa kebiasaan baik ini ke rumah dan mengajarkannya kepada orang tua,” ujar Wabup Dirga.


Lebih lanjut, Wabup Dirga menyampaikan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya dikerjakan di hilir (TPA), tetapi juga harus dimulai dari hulu melalui edukasi kepada masyarakat sebagai penghasil sampah. “Kalau hanya di hilir kita kerjakan, masalah akan semakin berat. Karena itu, kesadaran masyarakat menjadi kunci. Pemerintah pusat juga sudah menginstruksikan bahwa Indonesia dalam kondisi darurat sampah. Maka mari kita bersama-sama mencari solusi terbaik dan konsisten memantau perkembangannya,” imbuhnya.


Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan Tabanan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Wabup Dirga berharap seluruh desa di Tabanan dapat mencontoh langkah baik ini, sehingga persoalan sampah dapat ditangani dari hulunya. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam memilah sampah rumah tangga sejak dari sumber, dengan membedakan sampah organik, anorganik, dan residu. Dengan demikian, volume sampah yang dibuang ke TPA dapat berkurang signifikan, sementara sampah yang memiliki nilai ekonomi bisa dimanfaatkan kembali. 

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved