-->

Kamis, 04 September 2025

Pemkab Klungkung Adakan Operasi Pasar Murah


Laporan Reporter : Tim Lpt 

Klungkung , Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan mengadakan Operasi Pasar Murah di wilayah Kecamatan Banjarangkan,  Rabu (3/9). Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan dari Menteri Dalam Negeri guna menstabilkan pasokan sembako dan gas LPG 3 KG sekaligus sebagai bentuk upaya pengendalian inflasi di daerah. 


Operasi Pasar Murah diadakan di sekitar Pasar Desa Tusan yang ditinjau langsung oleh Bupati Klungkung I Made Satria dengan didampingi Kepala Dinas Koperasi,Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, I Wayan Ardiasa. 


"Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah yang diadakan ini, Operasi pasar murah di Pasar Tusan Ini merupakan tindaklanjut arahan dari Menteri Dalam Negeri supaya menggelar pasar murah disetiap daerah. Tujuannnya supaya pasokan dan harga menjadi stabil. Tidak hanya di Banjarangkan namun akan diadakan di setiap kecamatan di Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini akan dilaksanakan terus menerus hingga pasokan stabil dan juga untuk menekan inflasi. " ujar Bupati Satria. 


Kegiatan Operasi Pasar ini merupakan kerjasama antara Pemkab Klungkung melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klungkung dengan Bulog dan agen GAS. Pasah murah  ini menyediakan Gas LPG 3KG seharga Rp 18.000, beras SPHP dengan harga Rp.58.000/5kg, beras Ramos 5KG seharga Rp 84.500, beras Dewi Sri 5KG seharga Rp 72.500. Minyak Goreng Kita 1 liter Rp 19.500, Minyak Kita (curah) Rp 15.000 serta gula pasir 1kg Rp 17.000.


Bupati Satria Berharap Sulinggih Dapat Menjalankan Swedharma Dengan Tulus Ikhlas


Laporan Reporter : Tim Lpt

Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri Rsi Yadnya Diksa Pariksa lan Padiksaan Ida Bagus Gede Adnyana lan Anak Agung Istri Iriani di Griya Apuan Jalan Cempaka No 10 Lingkungan Pekandelan, Semarapura Klod, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkunng, Selasa (2/9). 


“Selamat atas terlaksananya upacara diksa pariksa, kami berharap kedepannya beliau akan dapat menjalankan tugasnya dengan baik, bijak, menjadi tauladan serta dapat memberikan pecerahan dan sinar kesucian bagi umat se-dharma. Selain muput upacara yadnya, seorang sulinggih juga harus mengayomi masyarakat serta menjalankan swadarmanya dengan tulus iklas dan memberikan pencerahan bagi kita semua," harap Bupati Satria dilanjutkan dengan penyerahan punia.


Turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Ketut Suadnyana, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung, Dewa Made Tirta serta undangan terkait lainnya.

Entry Meeting Inspektorat Daerah Provinsi Bali


Laporan : Tim Lpt 

Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra mengikuti kegiatan Entry Meeting secara daring virtual dari ruang rapat Kantor Inspektorat Kabupaten Klungkung,  Selasa (2/9). Kegiatan ini sesuai dengan Surat Gubernur Bali Nomor B.09.000/4960/IR.I/ITPROV tanggal 27 Agustus 2025 perihal Pelaksanaan Pengawasan Umum dan Pengawasan Teknis Penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten/Kota pada Pemerintah Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan.


Kepala Inspektorat Provinsi Bali I Wayan Sugiada SH.,M.H mengatakan, pemeriksaan rencananya akan dilaksanakan mulai hari ini hingga 30 September mendatang. 


Kami Pemkab Klungkung akan menyamakan persepsi apa yang menjadi objek pemeriksaan. Pada intinya kami akan mendukung kegiatan ini dan kepada semua OPD saya intrusksikan untuk menyiapkan semua yang dibutuhkan.

Apa yang menjadi masukan saran tentunya akan bermanfaat sekali bagi jalannya pemerintahan Kabupaten Klungkung. " ujar Wabup Tjok Surya. 

Bangli Berupaya Mendongkrak Ekonomi, Lindungi Budaya dengan Inisiatif HKI Baru


Laporan Reporter : Tim Lpt 

Bangli, Bali Kini – Dalam langkah yang akan menyegarkan perekonomian lokal dan melindungi warisan budaya yang kaya, Kabupaten Bangli meluncurkan inisiatif komprehensif untuk memfasilitasi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Rancangan Peraturan Bupati (Perbub), yang saat ini sedang diharmonisasi, menjanjikan untuk menyediakan jalur yang efisien bagi bisnis dan pencipta untuk mengamankan kekayaan intelektual mereka, mendorong inovasi dan mencegah plagiarisme.


"Peraturan ini adalah gerbang bagi pengembangan HKI Bangli," kata Nengah Wikrama, Kepala BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Bangli). "Melalui program GERBANG HAKI Bisa, kami bertujuan untuk memberdayakan masyarakat kami untuk melindungi kreasi unik mereka, mulai dari seni tradisional hingga produk inovatif."


Inisiatif ini hadir pada saat yang krusial, karena industri kreatif Bali terus berkembang. Dengan memastikan bahwa seniman, pengrajin, dan pengusaha lokal dapat secara hukum melindungi karya mereka, Bangli memposisikan dirinya sebagai pusat inovasi dan kreativitas.


"Proses harmonisasi telah sangat teliti," kata Eka Agustina dari Kantor Wilayah Hukum Provinsi Bali. "Kami memastikan bahwa peraturan ini tidak hanya sesuai dengan undang-undang nasional tetapi juga memenuhi kebutuhan dan kondisi khusus Bangli."


Manfaat perlindungan HKI melampaui sektor kreatif. Dengan menjamin kualitas dan keaslian produk lokal, inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang pasar baru bagi bisnis Bangli.


"Ini tentang menciptakan ekonomi berkelanjutan untuk Bangli," jelas Dw Gd Suamba Adnyana, seorang perwakilan dari DPRD Kabupaten Bangli. "Dengan melindungi aset intelektual kami, kami dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan mata pencaharian masyarakat kami."


Pertemuan harmonisasi, yang diadakan pada Rabu, (3/9/25), juga mencakup harmonisasi tentang amandemen peraturan pajak daerah dan prosedur pengelolaan anggaran, yang menunjukkan komitmen Bangli terhadap pembangunan holistik dan berkelanjutan.


Dengan inisiatif HKI baru ini, Bangli mengambil langkah proaktif menuju masa depan di mana kreativitas dihargai, inovasi dihargai, dan ekonomi lokal berkembang.

Sekda Bangli Pimpin Sidak Dadakan: Disiplin ASN Jadi Sorotan!


Laporan Reporter : Tim Lpt 

Bangli , Bali Kini - Sebuah inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, menyasar sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Rabu (3/9/25). Aksi ini sontak membuat kaget para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas.


Sidak yang juga didampingi oleh Asisten 3 Setda Bangli, I Gede Eddy Hartawan, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Made Mahindra Putra beserta tim ini menyasar beberapa kantor penting seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperasi, serta Bagian Hukum, Bagian Ekonomi, dan Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Bangli.


"Tujuan dari sidak ini adalah untuk memastikan kedisiplinan dan kinerja ASN di masing-masing OPD," ujar I Dewa Bagus Riana Putra usai melakukan sidak. Ia menambahkan, Pemkab Bangli serius dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan salah satu caranya adalah dengan memastikan ASN bekerja secara optimal dan sesuai dengan aturan yang berlaku.


Dalam sidak tersebut, tim memeriksa kehadiran ASN, kerapian berpakaian, serta kelengkapan administrasi. Beberapa ASN yang kedapatan tidak disiplin langsung diberikan teguran. "Kami tidak akan menolerir ASN yang melanggar aturan. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Riana Putra. 


Sementara itu, Kepala BKPSDM Made Mahindra Putra mengatakan, hasil sidak ini akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja ASN di Kabupaten Bangli. "Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan ASN bekerja secara profesional dan bertanggung jawab," katanya.


Sidak ini menjadi bukti bahwa Pemkab Bangli serius dalam menegakkan disiplin ASN. Diharapkan, dengan adanya sidak ini, ASN di Kabupaten Bangli semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Beberapa ASN yang ditemui mengaku kaget dengan adanya sidak ini. "Awalnya kaget, tapi setelah dijelaskan tujuannya, kami jadi lebih termotivasi untuk bekerja lebih baik lagi," ujar salah seorang ASN yang enggan disebutkan namanya.


Sidak ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh ASN di Kabupaten Bangli untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Rabu, 03 September 2025

Sikapi Situasi Nasional, KMHDI Lakukan Doa Kebangsaan


Laporan Reporter : Krisna 

Jakarta Timur , Bali Kini -Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) menggelar doa kebangsaan di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025). Kegiatan doa yang diikuti ratusan mahasiswa Hindu se-Jabodetabe bertujuan untuk menyikapi dinamika kondisi dan situasi nasional. 


Doa kebangsaan tersebut dipimpin langsung oleh Jero Mangku Gede Pura Aditya Jaya. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan. 


“Jangan terprovokasi dengan pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa. Kita harus selalu mengedepankan dialog dan memperkuat persaudaraan,” katanya.


Ia juga mengingatkan kembali filosofi Hindu Vasudhaiva Kutumbakam atau Basudewa Kutumbakam yang berarti seluruh umat manusia adalah satu keluarga. Menurutnya, prinsip ini relevan untuk terus dijadikan pedoman dalam memperkuat rasa kebersamaan.


Ketua Umum PP KMHDI, Wayan Darmawan, menegaskan bahwa doa kebangsaan ini bukan sekadar ritual, melainkan momentum konsolidasi mahasiswa Hindu untuk tetap berada di barisan perjuangan rakyat. 


“Kami mengajak seluruh mahasiswa Hindu untuk terus berjuang mengawal tuntutan rakyat. Jangan sampai terpecah belah dan jangan terprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa,” ujarnya.


Darmawan juga menekankan pentingnya memperkuat persatuan di tengah situasi politik dan sosial yang dinamis. Menurutnya, mahasiswa Hindu harus menjadi motor persaudaraan, bukan justru terseret arus provokasi yang dapat merusak persatuan bangsa.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua PD KMHDI Jakarta, Marcelinus, mengingatkan mahasiswa Hindu di Ibu Kota agar bijak dalam menerima informasi. Ia menegaskan, berita bohong dan hoaks kerap dijadikan alat untuk memprovokasi massa. 


“Jangan sampai kita terbawa arus hoaks. Mari kita pastikan gerakan mahasiswa Hindu tetap damai dan tidak anarkis. Jangan merusak fasilitas publik,” tegasnya.


Marcelinus menambahkan, mahasiswa Hindu di Jakarta harus memberi contoh baik dalam menyampaikan aspirasi. Menurutnya, gerakan intelektual tidak boleh lepas dari nilai moral dan kearifan lokal Hindu yang selalu mengedepankan dharma.

Prodi Teknik Sipil Terakreditasi Unggul, FST UNR Kini Setara dengan Perguruan Tinggi Besar! Tak Pernah Cetak Pengangguran


 FOTO: Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Ngurah Rai (UNR) melepas sebayak 77 orang lulusan pada Yudisium Periode 2025, Sabtu (30/8/2025), bertempat di Auditorium UNR.


LAPORAN REPORTER : GEDE

DENPASAR- BALI KINI - Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Ngurah Rai (UNR) melepas sebayak 77 orang lulusan pada Yudisium Periode 2025, Sabtu (30/8/2025), bertempat di Auditorium UNR.

Lulusan berasal dari Prodi Teknik Sipil 43 orang (Jalur Reguler dan Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL), Arsitek 20 orang dan Profesi Insinyur 14 orang. Menariknya, seluruh lulusan atau 100 persen telah terserap dunia kerja.


Dekan FST UNR Dr. Ir. Putu Doddy Heka Ardana, ST., MT.,IPM., ASEAN. Eng., menyebut, dari tahun ke tahun, sarjana teknik FST UNR tidak pernah nganggur, bahkan tanpa masa tunggu, sebab semuanya telah bekerja sejak masih kuliah. 

Dekan berpandangan, selain kualitas pendidikan yang baik, ekosistem pasar juga sangat membutuhkan sarjana teknik sipil dan arsitektur seiring masifnya pembangunan, baik sekala kecil maupun infrastruktur monumental. 

"Kami sangat bersyukur tidak pernah nyetak pengangguran," jelas Doddy didampingi Wakil Dekan Dr. Ir. Ni Kadek Astariani, S.T., M.T., IPM., Kaprodi Teknik Sipil, Ir. Tri Hayatining Pamungkas, S.T., M.T., Kaprodi Arsitektur Made Ratna Witari, ST., M.Ars., dan Kaprodi Profesi Insinyur Ir. I Gusti Ngurah Eka Partama, ST., MSi.

Untuk menjadi sarjana teknik yang profesional, Dekan Doddy, mendorong lulusannya melanjutkan studi Profesi Insinyur, sesuai amanat Undang-Undang Keinsinyuran. Dengan kata lain, lulusannya diharapkan terus belajar, tidak jumawa terhadap capaiannya.

"Kami di FST UNR telah memiliki Program Profesi Insinyur. Jadi kami sangat terbuka bagi seluruh sarjana teknik yang ingin menempuh pendidikan profesi, terlebih alumni kami," jelasnya.

Dengan dilepasnya calon wisudawan ini, Doddy menegaskan, bukan berarti hubungan kampus dengan alumni berhenti. Malah, dia siap menerima alumni berkonsultasi jika menemui kendala dalam pekerjaannya. 

FST UNR, lanjut dia, memandang alumni sebagai aset berharga. "Misalnya ada kendala atau sesuatu yang belum dipahami di tempat kerja, silakan datang konsultasi dengan dosen. Kami siap," jelasnya.

Pada yudisium kali ini, lulusan Terbaik Prodi Teknik Sipil diraih I Ketut Kembarajaya, ST., IPK 3,82, dan Lulusan Terbaik Prodi Arsitektur : I Kadek Yogi Mahesa Putra, S.Ars., dengan IPK 3,97.

Sebelumnya, seluruh lulusan telah mengikuti tradisi sakral siraman air tiga warna. Prosesi ini umum berlaku di kalangan fakultas teknik sebagai simbol kesiapan lulusan menapaki dunia baru. 

Doddy mengumumkan bahwa Prodi Teknik Sipil FST UNR telah meraih akreditasi peringkat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM-Tek), berlaku sampai Agustus 2030 atau lima tahun. 

Sedangkan Prodi Arsitektur masih dalam progres menuju Unggu yang saat ini terakreditasi Baik Sekali. Capaian ini, menurut Doddy, membuat Prodi Teknik Sipil FST UNR sejajar dengan perguruan tinggi besar yang prodi teknik sipinya unggul. 

Akreditasi Unggul, baik dalam prodi dan tingkat institusi, masih kata Doddy, juga menghilangkan dikotomi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), sebab yang dilihat oleh calon mahasiswa/masyarakat adalah akreditasinya, bukan status (negeri/swasta).

Seiring akreditasi Unggul yang disandang Prodi Teknik Sipil, pihaknya segera melakukan evaluasi. Salah satunya mendorong mahasiswa lulus tepat waktu atau batas maksimal lima tahun. 

"Seperti umumnya kan mahasiswa teknik itu kuliah sambil kerja. Kadang dipakai alasan lulusnya molor. Ke depan kami tidak mau lagi ada yang lama-lama gitu. Makasimal lima tahun lah," tegas Doddy. 

Lulusan terbaik Prodi Teknik Sipil I Ketut Kembarajaya mengaku lebih percaya diri karena di ijazahnya terpampang kata lulus dari prodi "Unggul". Predikat ini, menurut dia, tentu memberi keuntungan tersendiri bagi lulusan.

"Sebenernya tanpa label Unggul pun, kami semua sudah diterima kerja. Tapi dengan unggul ini tentu menambah percaya diri. Bahwa kita bisa bersaing di mana saja," jelasnya.

Turut hadir Ketua PPI Bali (Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Bali), Dr. Ir. Ar. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, SDs, MA, MH, IPU, ASEAN Eng.. Acwin memberikan arahan terkait profesionalisme dan integritas insinyur. 

Sementara Rektor UNR diwakili Wakil Rektor Prof. Dr. Drs. I Made Sumada, M.M., M.Si. Yudisium juga memamerkan karya-karya tugas akhir mahasiswa Prodi Arsitektur. 

Untuk lulusan profesi insinyur, berasal dari berbagai profesi, mulai praktisi, aparatur sipil negara di Dinas PU, dan akademisi dari daerah Sumatera, Jawa dan Bali.

Selasa, 02 September 2025

Senin, 01 September 2025

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Pengolahan Kopi Ramah Lingkungan pada Kelompok Tani Jagra Wana dan Leket Sari Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng.


 Laporan Reporter : Ml /Tim lpt 

Buleleng , Bali Kini - Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, hari ini menjadi pusat kegiatan Pengabdian Masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal melalui skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan (PBK). Kegiatan ini, yang diberi judul "PM_UPUD Penanganan Pascapanen Kopi melalui Aplikasi Coating dengan Konsep Zero Waste untuk Menunjang Green Economy," diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk kopi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Tim Pengabdi merupakan kolaborasi antara Universitas Warmadewa dan Institut Teknologi Kesehatan Bali yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, MSi, dan anggotanya adalah Ir. I Nyoman Kaca, M.P., Ir. A A Ngurah Mayun Wirajaya, M.M., I Gusti Agung Yogi Rabani R S, STP, M.Si., dengan melibatkan 7 orang mahasiswa. 

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang dihasilkan oleh masyarakat Desa Wanagiri. Namun, banyak petani kopi yang menghadapi tantangan dalam pengolahan pascapanen, yang sering kali mengakibatkan kerugian. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian masyarakat berupaya memberikan solusi melalui aplikasi coating yang ramah lingkungan dan berorientasi pada konsep zero waste. Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama yaitu, untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual kopi pascapanen melalui teknik coating yang inovatif, untuk memberikan pelatihan kepada petani dan pelaku usaha kopi tentang cara mengolah kopi secara berkelanjutan, serta untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui penerapan praktik-praktik ramah lingkungan (zero waste).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa tahap. Diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penanganan pascapanen kopi yang baik. Dalam sosialisasi tersebut, tim pengabdian menjelaskan konsep zero waste dan bagaimana aplikasi coating dapat mengurangi limbah kopi yang dihasilkan. Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan praktis. Petani kopi diajari cara penggunaan aplikasi coating yang tidak hanya efektif, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan. Dalam pelatihan ini, peserta juga diajak untuk berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi serta solusi yang dapat diterapkan. Aplikasi coating yang diperkenalkan dalam kegiatan ini menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan di sekitar desa. Dengan menggunakan teknik coating, kualitas kopi dapat ditingkatkan, dan produk limbah yang biasanya dihasilkan selama proses pengolahan dapat diminimalkan. Hal ini sejalan dengan prinsip zero waste, yang bertujuan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan meningkatnya kualitas kopi, diharapkan harga jual kopi dari Desa Wanagiri juga meningkat. Ini akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, memberikan pendapatan yang lebih baik bagi petani, dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor pengolahan kopi. Selain itu, penerapan konsep green economy dengan memanfaatkan limbah kulit kopi menjadi pupuk organik dan pakan ternak diharapkan dapat juga memberikan nilai tambah pada penghasilan masyarakat.  Kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk memberdayakan masyarakat Desa Wanagiri. Tim pengabdian berharap agar petani kopi dan pelaku usaha lainnya dapat terus menerapkan pengetahuan yang telah didapat dan berinovasi dalam pengolahan kopi. Dengan demikian, Desa Wanagiri tidak hanya dikenal sebagai penghasil kopi, tetapi juga sebagai contoh keberhasilan dalam penerapan konsep berkelanjutan. Pada kesempatan ini juga dilakukan uji produk kopi arabika dan robusta milik mitra, uji komposisi pakan ternak serta pupuk organik dari kulit kopi, serta diserahkan sumbangan peralatan berupa alat mesin penggilingan kopi menjadi kopi bubuk, mesin penggilingan kulit kopi pakan ternak dan pupuk organik, sealer kemasan lengkap dengan design label dan pengurusan ijin produk agar dapat segera dikomersialisasi. 

Kegiatan PM_UPUD ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kewirausahaan yang berkelanjutan. Dengan mengedepankan konsep zero waste dan green economy, diharapkan Desa Wanagiri dapat menjadi pionir dalam pengolahan kopi yang ramah lingkungan. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahun kedua dari tiga tahun yang direncanakan dan didadai oleh Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Indonesia dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.


Bupati Sanjaya Kukuhkan dan Lantik 56 Pejabat di Lingkungan Pemkab Tabanan


Laporan Reporter : Dearna / Tim Lpt

Tabanan , Bali kini  – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memimpin langsung prosesi pengukuhan, pelantikan, dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, serta Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kegiatan berlangsung secara hybrid di Tabanan Command Center (TCC), disaksikan secara daring maupun luring oleh para pejabat daerah, Senin (1/9).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Tabanan, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, hingga seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan penuh atas proses penyegaran birokrasi yang dijalankan.

Pelaksanaan pelantikan ini berlandaskan beberapa regulasi penting, di antaranya Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, serta Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2022 tentang susunan perangkat daerah. Selain itu, Peraturan Bupati Nomor 104 Tahun 2022 juga menjadi dasar penyesuaian organisasi di lingkungan Pemkab Tabanan.

Adapun ruang lingkup pelaksanaan meliputi pengukuhan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II.a sebanyak 1 orang, pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II.b sebanyak 8 orang, pelantikan Jabatan Administrator Eselon III sebanyak 25 orang, serta pelantikan Jabatan Pengawas Eselon IV sebanyak 22 orang. Secara total, terdapat 56 pejabat yang dikukuhkan dan dilantik dalam kesempatan ini. Adapun pemberlakuan mutasi Jabatan dilaksanakan sesuai aturan PP 11 Tahun 2017 dengan minimal masa menjabat 2 tahun. 

Bupati Sanjaya menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan proses yang lumrah dalam dinamika pemerintahan. “Pelantikan adalah bagian dari dinamika dalam penyelenggaraan roda pemerintahan. Mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan merupakan hal yang wajar. Tidak ada kepentingan lain selain kebutuhan organisasi. Semua dilakukan demi penyegaran, optimalisasi kinerja, serta penyesuaian dengan tantangan dan pelayanan publik yang semakin kompleks,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya mengingatkan pentingnya fokus pada pencapaian visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. Ia menekankan bahwa sebagai kepala daerah yang kini memasuki periode kedua, dirinya membutuhkan dukungan penuh dari mesin birokrasi yang lebih dinamis, berkualitas, dan penuh semangat.

“Pejabat yang dilantik hari ini harus mampu menunjukkan performa lebih baik dibanding sebelumnya. Tidak ada alasan baru belajar untuk mengemban tanggung jawab. Ketika ditugaskan, harus cepat beradaptasi, berorientasi pada lingkungan, serta selalu inisiatif dan inovatif. Loyalitas terhadap pimpinan adalah faktor utama agar kita satu komando, satu hati, dan satu tujuan demi menjadikan Tabanan yang lebih unggul, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tegas Sanjaya.

Dalam arahannya, Sanjaya juga mengingatkan bahwa keberhasilan Pemkab Tabanan bukanlah hal yang datang begitu saja, melainkan hasil kerja keras seluruh aparatur. “Prestasi ini adalah milik kita bersama, hasil kerja bersama seluruh jajaran. Saya minta kepada semua pejabat, khususnya yang baru dilantik, untuk menjaga dan bahkan meningkatkan capaian ini. Tabanan harus tetap menjadi yang terbaik, tidak hanya di Bali, tetapi juga di tingkat nasional,” imbuhnya.

Momentum pelantikan ini juga menjadi pengingat bagi pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan untuk selalu menjaga integritas dan profesionalisme. Bupati menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar formalitas dalam birokrasi. Di akhir sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan harapan besar agar pejabat yang baru dilantik benar-benar mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat, bekerja secara lurus, dengan hati yang tulus dan penuh tanggung jawab.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved