-->

Minggu, 02 November 2025

75 Kios dan Los Pasar Badung Dicabut Hak Sewanya

Laporan Reporter: Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini - Sebanyak 75 kios dan los lantai 3 dan 4 di Pasar Badung Kota Denpasar dicabut hak sewanya karena sejak lama dikosongkan akibat pedagang enggan kembali berjualan. Total tunggakan retribusi sewa mencapai hampir Rp4,5 miliar sejak masa pandemi Covid-19 hingga kini, Minggu (2/11).
Direktur Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, mengatakan kebijakan pencabutan kios dilakukan karena pedagang dinilai sudah tidak mau berjualan kembali dan melunasi kewajiban mereka membayar sewa.
"Kios dan los yang tidak bayar sewa kita cabut haknya, sudah lama tidak digunakan alasannya sepi. Padahal itu sudah dihitung pasca perbaikan kembali, kami berikan kesempatan kepada pedagang lain yang mau berjualan,” tegasnya.
Menurutnya, sebagian besar tunggakan berasal dari pedagang yang berada di lantai atas Pasar Badung. Sejak Pandemi, aktivitas perdagangan menurun tajam dan banyak kios tidak lagi difungsikan berjualan. 
"Pendapatan memang menurun waktu Covid-19, kondisi pasar sempat tutup dan banyak pedagang jarang naik ke lantai atas. Tapi setelah kondisi pulih, kewajiban mereka harus dijalankan,” kata Gus Kowi panggilan akrabnya.
Perumda telah berulang kali memberikan kelonggaran pembayaran, termasuk skema cicilan dan masa tenggang, namun sebagian pedagang tetap tidak mau berjualan lagi. "Kalau terus dibiarkan maka pendapatan daerah ikut tergerus. Sehingga kami harus bertindak tegas,” imbuh Gus Kowi.
Sebagai upaya penyehatan manajemen pasar, Perumda Pasar Sewakadarma kini membuka kesempatan baru bagi pedagang yang ingin mengisi kios kosong tersebut. Bahkan diberikan insentif berupa pembebasan sewa selama satu bulan pertama. 
Langkah tegas ini, diambil agar pengelolaan pasar kembali sehat dan tertib, pasar harus produktif bukan dibiarkan kosong tanpa aktivitas.

Sampah TPA Suwung Akan Dimanfaatkan Untuk PSEL

Laporan Reporter: Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini -  Untuk memenuhi pasokan sampah yang akan dimanfaatkan untuk Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), akan dilakukan pengambilan sampah lama di TPA Suwung, selain pasokan sampah yang diambil dari Denpasar dan Badung.
Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, Minggu, (2/11). Kata dia, bahwa setiap hari sebanyak 200 sampai 300 ton sampah dari TPA Suwung akan diambil untuk PSEL. 
Lanjut Jayanegara, dari informasi pihak konsultan, sampah lama memiliki kandungan gas metan lebih tinggi, sehingga akan mampu meningkatkan daya listrik lebih bagus.
"Semua sampah masuk termasuk sampah di TPA sekarang diambil rata-rata 200 sampai 300 ton per hari. Karena sampah lama gas metannya lebih tinggi dan akan mampu tingkatkan daya listrik, ungkap," Jaya Negara yang mendapat info dari konsultannya.
Terkait kesiapan sampah, Jaya Negara mengatakan jika Denpasar akan menyiapkan 700 ton sampah per hari dan sisanya disiapkan Kabupaten Badung. Sebenarnya untuk sampah kami maksimalkan agar bisa habis. 
"Di Denpasar kan sampahnya 1040 ton per hari. Dengan Badung, kami siapkan 700 ton. Kenapa 700 ton, karena kami hormati bank sampah yang sudah bisa memilah, jadi itu kami jaga-jaga," lanjutnya. 
Dipastikannya sistem PSEL ini kemungkinan tidak akan ada pemilahan lagi, termasuk anorganik dan organik juga bisa langsung diproses. 
"Selain itu, sampah yang dibutuhkan juga tidak harus kering, mesin yang digunakan sudah canggih dengan suhu mencapai lebih dari 1000 derajat," tutupnya.

Satgas TMMD ke-126 dan Warga Kampung Babak Lanjutkan Pengecoran Jalan di Tambrauw


Laporan Reporter: Pen Kodim 1810/Tambrauw
Tambrauw , Bali Kini - Satgas TMMD ke-126 Kodim 1810/Tambrauw bersama masyarakat Kampung Babak, Distrik Bamusbama, kembali melanjutkan pekerjaan pengecoran jalan pada Minggu (2/11/2025). Pengecoran jalan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-126 yang bertujuan membuka akses transportasi dan meningkatkan mobilitas warga di wilayah pedalaman Tambrauw.

Sejak pagi, tampak prajurit TNI dan masyarakat bekerja bergotong royong mengangkut material, meratakan adukan semen, dan memperkuat sisi jalan. Semangat kebersamaan terlihat jelas, di mana setiap warga turut mengambil peran dalam mendukung penyelesaian pembangunan infrastruktur tersebut. Cuaca yang cerah menambah semangat para pekerja dalam menyelesaikan tahapan pengecoran.

Menurut Dan SSK TMMD ke-126, kegiatan pengecoran jalan ini ditargetkan selesai sesuai jadwal agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari hasil fisik, tetapi juga dari partisipasi aktif warga yang turut menjaga semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.

Masyarakat Kampung Babak menyampaikan rasa terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah bekerja keras membantu memperbaiki akses jalan di wilayah mereka. Sebelumnya, jalan tersebut sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan. Dengan adanya jalan cor beton, aktivitas ekonomi dan sosial warga diharapkan semakin lancar dan berkembang.

Pelaksanaan TMMD ke-126 di Kabupaten Tambrauw menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di daerah terpencil. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam setiap kegiatan menjadi cerminan kekuatan kebersamaan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bagi masyarakat Papua Barat Daya. 

Sabtu, 01 November 2025

TMMD ke-126 Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di Desa Kembangan

Laporan Reporter: Tim Lpt 

Magetan , Bali Kini - Tim Wasev TMMD Kolonel (Mar) Djentaju Suprihandoko menyoroti dua sasaran yang dikerjakan pada pelaksanaan TMMD ke-126 Kodim 0804/Magetan. Disebutnya, keduanya sangat bermanfaat untuk mendorong kemajuan sektor pertanian.

"Adanya pengerasan atau pengecoran jalan usaha tani memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap peningkatan mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi hasil panen," kata Pamen TNI AL itu saat meninjau TMMD yang dilaksanakan di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Sabtu (1/11/2025).

"Selain itu, pembangunan sumur bor yang merupakan salah satu program unggulan bapak Kasad dan tadi sudah ditinjau, diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana penyediaan air bersih bagi masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan pengairan desa," lanjutnya.

Untuk satu titik sumur bor yang dibangun tersebut, ia memperkirakan akan mampu menjangkau area pertanian seluas 20 hektare, sehingga memberikan dampak nyata bagi sektor pertanian. 

Sedangkan dari keseluruhan tujuh titik sumur bor yang dibangun, diharapkan akan mampu meningkatkan Luas Tahan Tanam (LTT) sekitar 310 hektare.

Tak berhenti untuk pertanian, pembangunan sumur bor itu diakuinya juga menyasar pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga sehari-hari.

"Tadi disampaikan oleh Dansatgas (Letkol Inf Hasan Dasuki) bahwa satu titik sumur bor juga dapat melayani sekitar 500 Kepala Keluarga (KK). Jadi, jika ditotal, masyarakat yang menerima manfaat air bersih ini mencapai kurang lebih 3.500 KK," terangnya.

Sementara itu, Kasiter Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Subagya berharap, sisa waktu yang ada dapat dioptimalkan agar hasil yang dicapai semakin maksimal.

"Harapan kami, sisa waktu yang ada dapat dioptimalkan. Sehingga saat ditutup nantinya, seluruhnya dapat selesai dan langsung bisa dinikmati masyarakat," ujarnya.

Subagya pun berharap, berbagai hasil pembangunan yang dilakukan nantinya akan memberikan dampak luas dan positif bagi masyarakat.

"Sesuai tujuan dari adanya program TMMD, tentunya harapan kami tak lain dan tak bukan adalah dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat di Desa Kembangan khususnya," sebutnya.

Sebagai informasi, berbagai sasaran fisik yang dilakukan pada TMMD ke-126 di Desa Kembangan meliputi pengecoran jalan usaha tani, pembangunan talud di 3 titik berbeda sepanjang 217 meter, renovasi 1 unit masjid, dan pembangunan 2 unit Poskamling.

Selain itu juga menyasar program unggulan Kasad yang berupa pembangunan 7 unit sumur bor, renovasi 15 unit Rutilahu, serta penghijauan melalui penanaman 1.000 bibit pohon produktif.
[1/11 18.21] +62 811-4894-262: Jambo Aye VC Libas Pandawa VC di Putaran Pertama Semifinal Dandim 0103/Aceh Utara Cup

Panton Labu, 1 November 2025 – Pertandingan semifinal putaran pertama Turnamen Voli Dandim 0103/Aceh Utara Cup berlangsung sengit di Lapangan Voli Koramil 14/Tanah Jambo Aye, Jumat malam (31/10/2025). Dalam laga yang disaksikan ratusan penonton tersebut, Jambo Aye VC berhasil menundukkan Pandawa VC dengan skor telak 3-1.

Sejak awal pertandingan, tim Jambo Aye VC tampil percaya diri dengan serangan cepat dan pertahanan rapat. Dukungan penuh dari para suporter menambah semangat para pemain untuk menampilkan permainan terbaiknya. Meski Pandawa VC sempat memberikan perlawanan ketat pada set kedua, ketangguhan dan kekompakan tim Jambo Aye VC akhirnya memastikan kemenangan mereka tanpa kehilangan satu set pun.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S. selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan, turnamen ini merupakan rangkaian dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80 tahun 2025, serta sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan TNI melalui olahraga.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menyatukan semangat kebersamaan dan sportivitas. Kami bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi,” ujar Dandim.

Dengan hasil ini, Jambo Aye VC selangkah lebih dekat menuju partai final dan akan menunggu hasil pertandingan semifinal putaran kedua antara tim lainnya.

Turnamen voli Dandim 0103/Aceh Utara Cup sendiri diikuti oleh berbagai tim terbaik dari wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, dan menjadi ajang bergengsi yang selalu dinantikan oleh para pecinta bola voli di daerah tersebut.

Proses Seleksi Rektor UNHI Berjalan Sesuai Statuta, PHDI Tegaskan Sikap Netral dan Dukung Profesionalisme Kampus

Laporan Reporter: Asrini Devy 

Denpasar, Bali Kini - Hari ini 1/11/25  Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat yang juga ex-officio Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Widya Kerthi (YPWK), Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, diwakili oleh Ketua Bidang Hukum PH PHDI Pusat, Yanto Jaya, SH, telah tangkil ke hadapan Dharma Adhyaksa Sabha Pandita untuk menyampaikan laporan dan penjelasan resmi terkait proses Seleksi Calon Rektor Universitas Hindu Indonesia (UNHI) masa bhakti 2026–2030. Pertemuan yang berlangsung di Sekretariat PHDI Provinsi Bali, Jalan Ratna, Denpasar, tersebut juga dihadiri wakil-wakil Dharma Adhyaksa dan utusan Sabha Walaka. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat kekeluargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Dharma Adhyaksa memastikan bahwa Surat Arahan Terbuka yang beredar sebelumnya tidak dikeluarkan oleh Sabha Pandita. “Sabha Pandita PHDI Pusat tidak pernah mengeluarkan surat tertanggal 29 Oktober 2025 dengan judul Arahan Terbuka Kepada Ketua Umum PHDI”, tegasnya. Sementara itu Pengurus Harian PHDI Pusat melaporkan tahapan dan teknis proses pemilihan rektor UNHI sesuai Statuta UNHI dan aturan perundangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Permenristekdikti Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Statuta Perguruan Tinggi Swasta. Bahwa semua tahapan penjaringan dan penyaringan calon rektor telah dilaksanakan sesuai Statuta UNHI dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, independensi, dan keadilan, melalui metode profesional assessment centre.

Dalam penjelasannya, Yanto Jaya, SH menegaskan bahwa ada sepuluh calon rektor namun hanya satu yang akan terpilih sebagai rektor. Karena itu, seluruh calon diimbau untuk siap menerima hasil dengan lapang dada. “PHDI secara kelembagaan bersikap netral dan menyerahkan sepenuhnya proses seleksi kepada Panitia Seleksi. Ini merupakan bentuk penghormatan terhadap profesionalisme dan independensi UNHI sebagai lembaga pendidikan tinggi umat Hindu,” ujarnya.

Dengan adanya klarifikasi dari Sabha Pandita dan laporan dari Pengurus Harian PHDI Pusat tersebut, maka segala bentuk miskomunikasi berhasil diselesaikan dalam suasana damai, guyub, dan menjunjung tinggi persatuan umat. Seluruh pihak yang hadir sepakat untuk terus menjaga keharmonisan, kedewasaan, dan semangat kebersamaan demi kemajuan UNHI sebagai aset berharga umat Hindu. Ketiga organ PHDI juga sepakat proses pemilihan Rektor UNHI tetap dilanjutkan sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan.

Terkait hasil pertemuan tersebut, Ketua Umum PH PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya yang dihubungi secara terpisah menyampaikan terima kasih atas kebeningan bathin dan kecepatan respon para Pandita sehingga potensi terjadinya miskomunikasi akibat beredarnya Surat Arahan Terbuka dapat dihindari dan diselesaikan dengan baik, bahkan menambah rasa persatuan di internal PHDI. Wisnu Bawa juga menyampaikan himbauan kepada semua pihak agar mendukung UNHI sehingga UNHI dapat bersaing dan semakin maju. “Mari kita dukung UNHI menjadi kampus berkelas internasional berlandaskan Dharma, dengan tata kelola yang baik, transparan, dan berintegritas,” pesannya.

WISATAWAN ASAL JAKARTA YANG TERSERET ARUS DI SUNGAI BATU DENDENG DITEMUKAN


Laporan Reporter: Ayu 

UBUD , BALI KINI  - Seorang pria asal Jakarta Utara yang jatuh ke sungai saat mengendarai motor di Jembatan Sungai Batu Dendeng, Banjar Bangkelisan, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, akhirnya ditemukan hari ini, Sabtu (1/11/2025). Korban atas nama Angky Aromeo Novy Wahyudi (55) ditemukan dalam keadaan meninggal, terlihat mengapung di aliran sungai. Posisinya berjarak 3.78 km heading 175° dari lokasi awal ia terjatuh. 

Hari ke dua pencarian, tim SAR gabungan memulai penyisiran sekitar pukul 08.03 Wita. Tim SAR gabungan melaksanakan briefing serta pembagian tugas dibeberapa area sepanjang aliran sungai Batudendeng, Desa Mas. Upaya penyisiran kemarin sempat terkendala hujan, dan cuaca hari ini cukup mendukung. 

"Pada pukul 08.40 Wita ada yang melihat sesosok tubuh mengambang tertelungkup tersangkut diantara sampah," jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Tim SAR gabungan segera melaporkan adanya penemuan jenasah dan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung merapat ke lokasi. Setelah terevakuasi selanjutnya jenasah diidentifikasi oleh Tim INAFIS dan pihak keluarga. Terkonfirmasi bahwa jenasah tersebut adalah korban kecelakaan motor yang terjadi pada Kamis (30/10/2025). Pukul 10.20 Wita jenasah dibawa menuju RSUD Sanjiwani Gianyar dengan Ambulance PMI Gianyar. 

Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Samapta Polda Bali, Sabara Polda Bali, Pol Air Polres Gianyar, Balawista Gianyar, Polsek Ubud, Bhabinkamtibmas Desa Mas, Babinsa Desa Mas, BPBD Kab. Gianyar/TRC, PMI Kabupaten Gianyar, Tim INAFIS dan keluarga korban. 

Harga Beras Diatas HET, Polda Bali Tegur Pelaku Usaha di Denpasar

Laporan: Tim Lpt Polda Bali 

Denpsar , Bali kini - Satgas Pangan Polda Bali bersinergi dengan instansi terkait terus menggelar sidak harga beras guna menjaga kestabilan agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.

Pada sidak yang digelar, Minggu (1/11/2025), mendatangi 3 tempat usaha dan masih menemukan salah satu toko di wilayah Pasar Nyanggelan, Panjer, Denpasar menjual beras dengan harga di atas HET sesuai ketentuan yang telah ditetapkan Pemerintah.

Satgas Pangan Polda Bali memberikan teguran tertulis kepada pemilik toko yang menjual beras di atas HET karena dianggap melanggar aturan dan berpotensi merugikan konsumen, dalam hal ini masyarakat Bali.

Saat pelaksanaan sidak tersebut, tim Satgas Pangan juga memberikan imbauan langsung kepada para pedagang dan distributor untuk tidak menaikkan harga beras di luar ketentuan yang berlaku karena bisa terkena sanksi administratif hingga pidana sesuai aturan yang berlaku.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen Kepolisian Daerah Bali bersama instansi terkait untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan di Provinsi Bali.

Wawali Arya Wibawa Buka Musyawarah Daerah VII MUI Kota Denpasar


Laporan Reporter: Tim Lpt 

Denpasar,  Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri sekaligus membuka secara resmi acara Musyawarah Daerah (Musda) VII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Denpasar di Gedung Wanita Santi Graha, pada Sabtu (1/11). 

Hadir pada kesempatan tersebut DPRD Provinsi Bali, A.A. Putu Gede Wibawa, Ketua Umum MUI Provinsi Bali, Drs.H.Mahrusun Hadyono, Ketua MUI Kota Denpasar, KH. Syaefuddin Zaini, Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, A.A. Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, serta para jajaran terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa mengungkapkan apresiasinya dan penghargaan kepada segenap jajaran pengurus MUI Kota Denpasar yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kota dalam menjaga kerukunan, ketenteraman, dan membina umat, agar umat di tengah kemajemukan terbangun kebersamaan, toleransi antar agama sehingga terbangun umat yang kuat dan senantiasa bersinergi dalam membangun kota Denpasar.

"Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya MUSDA-MUI tahun 2025 ini. Peran MUI sebagai "Khodimul Ummah" (Pelayan Umat) dan "Shodiqul Hukumah" (Mitra Pemerintah) sangatlah vital, terutama dalam menjaga akidah umat dari berbagai paham yang menyimpang.
Meningkatkan kualitas pendidikan dan moral keagamaan masyarakat, menjadi perekat persatuan dan penjaga toleransi antar umat beragama di Kota Denpasar yang kita cintai ini, yang mana semua itu sangat sejalan dengan semangat Tri Hita Karana," ungkap Arya Wibawa.


Ketua MUI Kota Denpasar, KH. Syaefuddin Zaini dalam sambutannya menuturkan, MUI Kota Denpasar ingin menguatkan peran ulama mewujudkan umat yang moderat dan bermartabat.

"Secara kelembagaan, kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, kami bisa diberi kesempatan mengadakan Musda MUI VII pada hari ini. Sesuai dengan tema pada kegiatan hari ini, kita ingin menguatkan peran ulama dalam mewujudkan umat yang moderat dan bermartabat," tutur KH. Syaefuddin Zaini

Lebih lanjut dikatakan oleh KH. Syaefuddin Zaini, pengertian dari moderat yakni menjadi orang Islam yang tidak kaku, tetapi lentur, karena masih ada orang yang membenturkan agamanya dengan tradisi setempat, umat dikatakan moderat indikasinya adalah bersifat kooperatif dengan tradisi yang ada, serta perilaku yang bermartabat secara ekonomi dan politik itu bisa dibentuk dan diraih bersama. 

Walikota Jaya Negara Terima Lord Mayor of Darwin, Mr. Peter Styles


Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menerima kunjungan resmi The Honorable Mr. Peter Styles, Lord Mayor of Darwin di Hotel Puri Santrian Sanur, Sabtu (1/11).
 
Jajaki Kerjasama Bidang Pelabuhan dan Logistik

Laporan Reporter: Ayu

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima kunjungan resmi The Honorable Mr. Peter Styles, Lord Mayor of Darwin di Hotel Puri Santrian Sanur, Sabtu (1/11). Pertemuan tersebut dilaksanakan lantaran keinginan kedua kota untuk menjajaki kerjasama mengenai pelabuhan dan logistik dengan Pemkot Denpasar. Hal ini sebagai tindak lanjut hubungan Sister City yang telah terjalin sejak tahun 1990-an dan direvitalisasi melalui proses revisi Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin pada tahun 2022. 

Tampak hadir juga Dr. Nathan Franklin, Associate Vice Chancellor Indonesia Global and External Relations dan Ms. Kate Heelan, Northern Territory Chair, Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana, perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Darwin, Bapak Bagus Pribadi, serta jajaran Pemerintah Kota Denpasar terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Walikota Darwin Mr. Peter Styles menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan kerja sama dengan Kota Denpasar, khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, pendidikan vokasi, UMKM, serta sektor pelabuhan dan ekonomi maritim. 

"Denpasar dan Darwin memiliki potensi besar untuk mengembangkan jalur konektivitas ekonomi antara Bali dan Northern Territory," ujarnya. 

Sementara itu, Konjen RI di Darwin, Bagus Pribadi, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga hubungan Sister City. Ia menegaskan bahwa revisi MoU tahun 2022 menjadi dasar kuat untuk memperluas kolaborasi di sektor-sektor strategis baru, termasuk pelabuhan, pariwisata, dan pendidikan vokasi. Menurutnya, sektor pelabuhan memiliki peluang besar dalam mendukung ekspor produk unggulan Bali ke pasar Australia Utara, seperti hasil pertanian, perikanan, dan produk UMKM.

Dr. Nathan Franklin, selaku perwakilan akademisi dari Northern Territory, menambahkan pentingnya kerja sama pendidikan dan capacity building antar institusi di Bali dan Darwin. Ia menyatakan kesiapan untuk mendukung pengembangan program pelatihan vokasi, penelitian bersama, serta pertukaran mahasiswa dan tenaga pengajar.

Sementara Ms. Kate Heelan menyoroti potensi kolaborasi dalam sektor ekonomi kreatif dan digital, seperti creative video exchange dan E-sport collaboration antara pelajar Denpasar dan Darwin sebagai bentuk diplomasi budaya generasi muda.

Sementara Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyambut baik kedatangan dan tujuan dari Walikota Darwin, dimana kerjasama antara kedua kota ini akan sangat mendukung wilayah masing-masing. 

"Dengan semangat kolaborasi yang semakin kuat pasca-revisi MoU 2022, Denpasar dan Darwin berkomitmen memperkuat hubungan Sister City yang lebih relevan dengan tantangan masa kini menyentuh bidang ekonomi, pendidikan, budaya, hingga konektivitas pelabuhan sebagai langkah bersama menuju pembangunan kota berkelanjutan dan kemitraan internasional yang inklusif," ujarnya. 

Untuk diketahui Dimana Pertemuan ini menghasilkan beberapa kesepakatan tindak lanjut, di antaranya Pembentukan Joint Working Group (JWG) Denpasar–Darwin untuk menyiapkan Action Plan implementasi MoU hasil revisi 2022. Penambahan sektor kerja sama pelabuhan dan logistik sebagai prioritas baru. 

Penyelenggaraan kunjungan balasan Pemerintah Kota Denpasar ke Darwin pada tahun 2026. Serta Rencana pelaksanaan pelatihan SDM maritim dan promosi produk unggulan Denpasar melalui jaringan pelabuhan Darwin. 

Apresiasi Semangat Gotong-Royong, Ringankan Beban Krama.


Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Puncak Karya Atma Wedana Desa Adat Denpasar yang digelar di   Genah Nyekah Desa Adat Denpasar, Sabtu (1/11).

Walikota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Atma Wedana Desa Adat Denpasar,


Laporan Reporter: Agus 
Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Puncak Karya Atma Wedana Desa Adat Denpasar yang digelar di   Genah Nyekah Desa Adat Denpasar, Sabtu (1/11). Upacara tersebut dilaksanakan sebagai wujud gotong royong serta pelayanan Desa Adat Denpasar kepada krama. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gede Wibawa, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, Panglingsir Puri di wilayah Desa Adat Denpasar, Camat Denpasar Barat, I Wayan Yusswara, Bendesa Adat se-Kota Denpasar, serta undangan lainya. 

Rangkaian puncak karya diawali dengan Ngadegang Ida Bhatara Sangge, Mlaspas Puspa dan Mapurwa Daksina. Sedangkan pada sore harinya turut dilaksanaman Utpeti  Stiti Puja, Mamutri, Adi Parwa serta Ngeliwet. 

Bendesa Adat Denpasar, AA Ngurah Alit Wirakesuma mengatakan bahwa Karya Atma Wedana ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meringankan beban krama dalam pelaksanaan upacara adat dan keagamaan. Dimana, karya kali ini diikuti oleh 123 pengiring yang merupakan krama Desa Adat Denpasar dan luar Desa Adat Denpasar. 

"Tujuan kami adalah meringankan beban masyarakat dalam pelaksanaan upacara adat dan keagamaan," ujarnya. 

Lebih lanjut dijelaskan, rangkaian upacara sudah dimulai sejak 12 Oktober lalu yang diawali dengan matur piuning dan nuasen karya. Dilanjutkan dengan Nganam Don Bingin pada 26 Oktober lalu dan Ngajum Puspa pada 30 Oktober lalu. Setelah Puncak Karya, rangkaian dilanjutkan dengan Pralina Puja serta Nganyut ke Segara pada 2 November. Sedangkan Nyegara Gunung akan dilaksanakan pada 4 November mendatang. 

"Kami sangat berkomitmen dalam meringankan beban masyarakat dalam pelaksanaan yadnya, dan semoga upacara ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, dan kami juga konsisten dalam menggelar acara mepetik, metatah dan lain sebagainya," ujar Alit Wirakesuma. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas semangat gotong royong Desa Adat Denpasar dalam membantu masyarakat. Hal ini tentu sejalan dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara. 

Dikatakan Jaya Negara, pihaknya juga memberikan apresiasi atas komitmen Desa Adat Denpasar dalam melaksanakan yadnya yang mengedepankan prinsip gotong royong. Hal ini tentunya mampu meringankan beban masyarakat, utamanya dalam pelaksanaan yadnya. 

"Berbagai kegiatan mulai dari metatah, mapetik dan kini atma wedana, ini merupakan wujud nyata Desa Adat dalam melaksanakan dharma agama yang sejalan dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersaudara," ujar Jaya Negara. 
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved