-->

Iklan

Menu Bawah

SISWA PAPUA TAMPILKAN TARI YOSPAN PAWAI BUDAYA JEMBRANA 2019

BaliKini.Net
Selasa, 03 September 2019, 19.20 WIB Last Updated 2019-09-03T12:20:04Z
Jembrana.Balikini.Net - Pawai Budaya Jembrana serangkaian penutupan HUT Kota Negara ke-124 melibatkan ribuan seniman, minggu (1/9) sore, diperempatan simpang surapati Jembrana. Pawai diwarnai atraksi dan pementas budaya , tidak hanya dari Jembrana sendiri tapi dari kabupaten se-Bali serta kabupaten Luar Bali.

Istimewanya, pelaksanaan pawai tahun ini juga melibatkan atraksi budaya anak anak idem Papua yang sedang menuntut ilmu sekolah menengah di Jembrana.  Sekitar 29 orang anak anak papua dari 4 sekolah  antusias mengikuti pawai budaya yang digelar setahun sekali dalam rangka HUT ke 124 Kota Negara.

Dengan pakaian adat papua serta sebagian lagi menggunakan busana adat Bali menampilkan  Tari Yospan, asli Papua dipanggung kehormatan. Tidak ketinggalan ikat kepala merah putih sebagai simbol nasionalisme melengkapi penampilan sore itu. Atraksi mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat Jembrana tumpah ruah sepanjang jalan Sudirman. Bahkan apresiasi serupa  diberikan gubernur Bali Wayan Koster , Bupati I Putu Artha serta Wabup Kembang Hartasan yang turun dari atas panggung memberikan selamat sekaligus berfoto bersama.

Sebelum tampil di Pawai Budaya,  mereka tampak  tampak ceria berlatih bersama  latihan tari simbolisasi persahabatan Papua ini, di SMAN 2 Negara. Didampingi penanggung jawab mereka, Komandan Kodim (Dandim) 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok.

’’Dengan ikut Pawai Budaya dengan menggunakan baju adat Papua, menunjukkan keragaman adat budaya Indonesia,’’ pungkas Dandim.

Sementara dikatakan Yohana Maria Natalia, siswa Papua kelas 11 Jurusan Bahasa dan Budaya, SMAN 1 Melaya mengaku senang dan bangga bisa tampil saat pawai budaya. Meskipun persiapannya cukup singkat, Ia dan rekan-rekannya bangga bisa membawakan tari Yospan dihadapan pimpinan daerah serta masyarakat Jembrana. “ terus terang saya bangga bisa tampil saat pawai budaya , yang juga HUT Kota Negara. Terlebih masyarakat yang menyaksikan ribuan orang. Terimakasih juga kepada pimpinan daerah serta Pak Dandim yang memfasilitasi kami, “papar Maria.

Ditengah maraknya isu  mengganggu persatuan bangsa, khususnya yang beredar di media sosial ternyata hal itu tidak berlaku di Jembrana. Terbukti anak-anak Papua itu dapat bersekolah dengan baik,  diterima dan bergaul bergaul seperti biasa. Sebelumnya juga Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan sempat mengundang anak-anak Paua itu santap malam bersama. Dari obrolan sederhana penuh keakraban  itu, Kembang ingin memastikan anak-anak asal Paua dan Papua Barat itu  belajar dengan tenang dan  tidak ada yang terusik selama di Jembrana. “ Kita menyampaikan Jembrana adalah rumah yang aman untuk anak-anak Papua tinggal menuntut ilmu. Bali sejak lama dikenal akan sikap toleransi  serta semangat  menyama brayanya yang kental. Saya ingin adik-adik happy dan nyaman selama belajar disini, “tegas Wabup Kembang Hartawan. ( abhi/r4 )
Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+