-->

Selasa, 20 Februari 2024

Sempat Merugi, Pertamakalinya Perumda Air Minum Jembrana Bukukan Laba Ratusan Juta Rupiah


Jembrana , Bali Kini 
- Untuk pertamakalinya Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Amerta Jati Kabupaten Jembrana dalam perhitungan laba rugi di Tahun 2023 meraup keuntungan hingga Rp. 739 juta. Hal tersebut melambung jauh dari catatan laba rugi di tahun 2022 yang mengalami minus hingga Rp 1,4 M.

Perolehan laba tersebut, tidak terlepas dari tangan dingin Direktur PDAM yang baru menjabat sejak Akhir Tahun 2022. I Gede Puriawan, sejak diberikan tugas oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba untuk dapat memperbaiki perusahaan air minum plat merah tersebut yang sebelumnya sempat mengalami kerugian.

Dari keuntungan yang dicatatkan pada Tahun 2023 ini, Bupati I Nengah Tamba memberikan apresiasi kepada Direktur Perumda Air Minum Tirta Amerta Jati yang dalam waktu satu tahun telah bisa mencapai keuntungan hingga Rp 700 juta lebih ini. Hal ini disebutnya menunjukkan ada indikasi positif yang dilakukan pemerintah daerah sesuai harapan.

“Saya ingin mendapatkan refleksi daripada neraca laba rugi dalam tenggang waktu 2 tahun yang mana beliau (Direktur PDAM) baru bekerja 1 tahun dan sudah menunjukan perkembangan yang sangat positif . Satu tahun  menunjuk Puriawan sebagai direktur ternyata sudah menghasilkan keuntungan Rp 700 juta lebih,” ungkap Bupati Tamba ditemui usai rapat pelaporan Neraca Laba Rugi PDAM, Perumda Tri Bhuwana dan Pengelola Sentra Tenun di Executive Room Kantor Bupati Jembrana, Selasa (20/2).

Begitu juga dengan Perusahaan Umum Daerah( Perumda Tribhuwana Jembrana ) juga sudah menyetorkan untung sebesar Rp 114 juta rupiah. Sedangkan Sentra tenun Jembrana yang dikelola koperasi tahun ini mendapatkan keuntungan sekitar Rp 36 juta  yang bisa disetorkan kekas daerah untuk menambah PAD. 

“Termasuk juga Perumda Tri Bhuwana  dan  Sentra Tenun Jembrana yang sudah meraup untung dan bisa disetor kekas daerah Jembrana ,” imbuhnya.

Bupati Tamba menegaskan keuntungan yang dicapai perusahaan milik daerah ini sejalan dengan target PAD Jembrana yang harus terus meningkat.

Torehan ini patut diapresiasi sebagai  hal-hal yang positif namun tetap juga diingatkan  Perumda Air minum sebagai bagian dari pelayan masyarakat .

" Terpenting mereka juga siap seiring perkembangan pembangunan Jembrana kedepan .Seperti rencana pembangunan pelabuhan ikan bertaraf internasional di Pengambengan, kemudian theme park Pekutatan yang diprediksi didatangi hingga 10 juta wisatawan masuk wisawatan dan polo berkuda di Melaya. Perumda Air Minum harus memikirkan juga agar suplai airnya. Karena dari tiga tempat ini membutuhkan air yang cukup besar," ujarnya.

Demikian pula dengan Sentra tenun sebagai tempat promosi dan pengembangan bagi UMKM, ternyata ada pemasukan juga. 

" Harapan awalnya sebagai upaya menampung produk UMKM, ternyata ada pemasukan yang didapat. Tetapi tetap tujuan utamanya pemerintah daerah membantu UMKM mengembangkan produknya," terang Bupati

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum I Gede Puriawan menjelaskan laba tahun 2023 diperoleh dari penjualan air dan penjualan non air seperti pendapatan sambungan baru, pendaftaran, denda dan balik nama serta juga pihaknya melakukan pemangkasan pengeluaran diberbagai aspek.


“Pendapatan penjualan air sebesar Rp 26,5 M dan penjualan non air capai Rp 2,4 M, jadi di tahun 2023 kita memiliki total pendapatan sebesar Rp 29 M dikurangi beban pengeluaran sebesar Rp 28,8 M sehingga kita mendapat laba sebesar Rp. 739 juta” jelasnya. ( Hum)


Bupati Tamba Hadiri Peresmian Gedung KP2KP Negara


Jembrana , Bali Kini
- Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri peresmian gedung Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Negara, Selasa (20/2). 


Gedung baru KP2KP Negara diresmikan secara langsung oleh Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI Suryo Utomo didampingi Bupati Tamba dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bali, Nurbaeti Munawaroh.


Selain gedung KP2KP Negara, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan peresmian 10 gedung lain di Indonesia yang secara simbolis ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Dirjen Pajak  Suryo Utomo.


Peresmian gedung lain diantaranya Kanwil DJP Jabar II, KPP Madya Dua Bandung, KPP Pratama Balige, KPP Pratama Banda Aceh, KPP Pratama Bandung Cicadas, KPP Pratama Cianjur, KPP Pratama Jakarta Cengkareng, KPP Pratama Majalaya, KPP Pratama Natar, KPP Pratama Pati dan KPP Pratama Subulussalam.


Bupati Tamba memberikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Pajak yang terus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.


"Saya ucapkan selamat kepada seluruh Kantor Pembantu yang sudah diresmikan secara bersama di Jembrana ini. Dengan kantor baru, saya harapkan dapat bekerja dengan lebih nyaman, berprestasi dan tentu memberikan pelayanan yang terbaik baik sehingga menghilangkan kesan yang membuat masyarakat takut untuk membayar pajak," ucapnya.


Pihaknya mengaku, sebelum menjabat sebagai Bupati Jembrana, dalam menjalankan usahanya selalu dengan rutin melaporkan pajak tahunan dan tidak jarang diberikan penghargaan atas hal tersebut.


"Sebelum saya menjadi Bupati, saya adalah seorang pengusaha dan beberapa kali mendapat penghargaan dari Dirjen pajak sebagai wajib pajak yang taat," ungkapnya.


Diluar itu, Bupati Jembrana juga terus berupaya mendorong peningkatan pendapat asli daerah melalui pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan cara memberikan penghargaan kepada Desa/Kelurahan dengan tingkat peroleh PBB sesuai target. "Setiap desa yang pendapatan pajak PBBnya lebih dari 60%, kita berikan reward," ujarnya.


Sementara itu Dirjen Pajak Kemenkeu RI, Suryo Utomo mengatakan peresmian ini untuk meningkatkan tertib administrasi, pelayanan, pengawasan, dan penerimaan negara dari sektor pajak. Selain itu, pihaknya terus memaksimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan target yang harus dicapai.


“Kami mencoba untuk terus mengempower kantor-kantor operasional kami di seluruh Indonesia, karena ada kebijakan di Kementerian Keuangan khususnya di Direktorat Jenderal Pajak yang kami tidak menambah jumlah pegawai,” ucapnya.


Pihaknya mengatakan akan meningkatkan sumber daya yang ada di KP2KP Negara dengan menugaskan sejumlah pegawai KPP Pratama Tabanan ke Jembrana untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat.


"Rencananya 1 pleton saya pindahkan kesini, jadi ada 2 pleton disini yang tugasnya satu melayani, dan kedua mengedukasi, konsultasi dan mengawasi. Jadi kalau ada wajib pajak disini, nanti ke depan Bapak/Ibu wajib pajak tidak perlu lagi pergi ke Tabanan," ungkapnya.


Suryo Utomo berharap dengan diresmikanya gedung baru KP2KP Negara dapat meningkatkan kenyamanan dan pelayanan wajib pajak serta mendekatkan dengan organisasi vertikal untuk memudahkan dalam bersinergi.


“Supaya kami lebih dekat dengan masyarakat, dan kami juga lebih dekat dengan stakeholder yang lain disini seperti pemerintah kabupaten dan organisasi vertikal. Kami ingin bersinergi, kita jalankan kebersamaan yang tujuannya satu karena negara itu membutuhkan penerimaan. Ini yang mungkin menjadi inti cerita," pungkasnya. (Hum)

Senin, 19 Februari 2024

Bupati Tamba Jalani Wawancara dan Presentasi Nominator Paritrana Award 2024


Jembrana , Bali Kini - 
Sebagai salah satu Kabupaten kandidat Nominator Penerima Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana Award) Tahun 2024 Provinsi Bali, Bupati I Nengah Tamba mengikuti proses penilaian wawancara terkait jaminan sosial ketenagakerjaan Kabupaten Jembrana, bertempat di Four Star Hotel, Denpasar, Senin (19/2).

Paritrana Award merupakan penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat kepada pemerintah kabupaten dan pelaku usaha yang telah mendukung penuh pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan. 

Penilaian meliputi peran dan dukungan Pemkab Jembrana dalam melakukan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja yang terdiri dari non ASN, guru honorer, perangkat kecamatan dan desa serta pekerja rentan.

Dihadapan para juri yang dikomandoi oleh Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Bupati Tamba memaparkan bahwa Pemkab Jembrana berkomitmen penuh melindungi masyarakatnya melalui Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Daerah beserta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja rentan dan non-ASN Kabupaten Jembrana. 

“Terkait regulasi, kami telah memiliki Peraturan Bupati Jembrana Nomor 48 Tahun 2023 Perihal Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Daerah beserta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja rentan dan non-ASN Kabupaten Jembrana," ucapnya.

Pihaknya melanjutkan Perbup ini dimaksudkan sebagai dasar hukum dan acuan bagi Pemda dan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka optimalisasi  pelaksanaan  program jaminan ketenagakerjaan di  daerah dan instrumen  penertiban  dalam  penerbitan  izin  usaha  dengan mempersyaratkan fotokopi  sertifikat kepesertaan  program jaminan  sosial ketenagakerjaan  dari BPJS Ketenagakerjaan dan bukti pembayaran iuran terakhir.

"Peraturan Bupati ini bertujuan untuk menjamin perwujudan perlindungan sosial bagi Pekerja di daerah melalui peningkatan kepesertaan  program jaminan sosial ketenagakerjaan”, jelasnya.

Dijelaskan, Pemerintah Kabupaten Jembrana telah memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 3.647 orang Pegawai Non ASN Kabupaten Jembrana, meliputi Non ASN SKPD/OPD 2.257,  Guru Honorer 579, penyelenggara pemilu 17 dan perangkat desa 703 dan perangkat kecamatan 91.

"Artinya telah 100% Non ASN Kabupaten Jembrana terlindungi yang dibiayai oleh APBD, dimana melalui program tersebut, kami berharap Non ASN kita merasa nyaman dalam melaksanakan tugas, karena seluruh resiko kecelakaan telah dijamin pemerintah,” ungkapnya.

Disisi lain, Pemkab Jembrana juga berinovasi dalam memberikan perlindungan pekerja rentan guna mendukung satu desa 100 pekerja rentan mulalui dukungan APBN dan APBD. Saat ini sebanyak 2050 pekerjan rentan seperti petani, nelayan, dan lainnya sudah dicover jaminan sosial berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

"Sekali lagi ini adalah wujud kepedulian kami untuk memberikan rasa nyaman sekaligus jaminan perlindungan kepada pekerja rentan di Kabupaten Jembrana dalam melaksanakan pekerjaannya," ungkap Bupati Tamba.

Diakhir wawancaranya Bupati Tamba menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim penilai yang telah melakukan penilaian. Mudah-mudahan bisa  bertemu kembali, akan tetapi tidak dalam sesi wawancara namun  dalam sesi menerima penghargaan dan piala patriana award, disambut gemuruh tepuk tangan tim juri dan juga pendampin. (Komang/hms)

Tiga Peserta Bersaing Seleksi Calon Direksi Perumda Tribhuwana Jembrana


Jembrana , Bali Kini
- Tahapan seleksi calon direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tribhuwana memasuki tahap presentasi dan wawancara. Sebanyak 3 peserta yang telah memenuhi syarat administrasi, mengikuti tahap ini yang dilaksanakan di Executive Room Kantor Bupati Jembrana, Minggu (18/2).

Ketiga peserta yang mengikuti presentasi dan wawancara diantaranya M. Faturohman seorang pelaku UMKM, I Wayan Guntur Mahardika seorang pemilik koperasi dan Sukeni yang merupakan Kepala Bagian Keuangan di Perumda Tribhuwana itu sendiri.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengatakan setelah lolos dalam tahapan seleksi administrasi, para peserta telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.

"Pengumuman hasil seleksi administrasi di tanggal 7 Februari 2024. Setelah itu kami melaksanakan rapat, baru kami melakukan uji kelayakan dan kepatutan berupa psikotes yang dilaksanakan di Universitas Udayana pada Senin tanggal 12 februari 2024," ucapnya.

Lulus uji kelayakan dan kepatutan, ketiga peserta selanjutnya menjalani ujian tulis, presentasi dan wawancara yang dinilai oleh  tim penguji yang terdiri dari guru besar dari dua universitas.

"Para peserta mengikuti ujian tertulis, presentasi dan wawancara hari ini. Setelah itu baru kami akan melakukan rekapitulasi hasil keseluruhannya di tanggal 20 februari 2024. Untuk penguji, 2 orang dari Universitas Udayana dan 1 orang dari Universitas Mahasaraswati," jelas Ngurah Sumber.

Dirinya mengungkapkan ketiga peserta memiliki background yang berbeda-beda. Hal ini menjadi bahan pertimbangan untuk dapat memajukan Perumda Tribhuwana ke depannya.

"Dua peserta itu merupakan orang luar, satu basicnya di UMKM dan yang satu dia owner sekaligus sebagai manager di koperasi, serta satu lagi kebetulan orang internal, beliau itu kabag keuangan di perumda," ucapnya.

Dari seluruh hasil penilaian, kata Ngurah Sumber akan menjadi bahan pertimbangan oleh Bupati Jembrana dalam memutuskan siapa yang layak untuk menjadi Direktur Perumda Tribhuwana.

"Nanti setelah rekapitulasi, kami panitia melaporkan seluruh hasil pekerjaan itu kepada bapak Bupati. Berdasarkan hasil rekap, sepenuhnya tentu menjadi pertimbangan bapak bupati yang akan memutuskan. Kami akan sampaikan secara rinci dari hasil seleksi administrasi, mungkin kita akan lihat curriculum vitaenya ( CV ) atau dari sisi kesehatannya dan pengalaman kerja mereka dan psikotesnya kita akan sampaikan kepada  Bupati," pungkasnya.( Hum/rls)

Selasa, 13 Februari 2024

Penantian 13 Tahun, Warga Sambut Bahagia Kepastian Senderan Pantai Pebuahan Tahun Ini


Jembrana , Bali Kini 
- Senderan pantai setelah penantian warga Banjar Pebuahan yang terdampak abrasi selama 13 tahun, akhirnya terwujud.  Revetmen pantai atau senderan dipastikan dibangun pertengahan bulan April mendatang dengan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 23,5 miliar.

Kepastian itu juga disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat sosialisasi kepada warga, bersama Balai Bali Penida, di pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Selasa (13/2).  Puluhan warga yang mengikuti sosialisasi menyambut haru bahagia dengan kepastian pembangunan senderan pantai ini.

“Kami jadi tidak takut lagi rumah kami hancur karena abrasi, terima kasih pak bupati. Sudah 13 tahun kami menunggu,” kata Hariyanto perwakilan dari  warga desa pebuahan saat sosialisasi.

Mendengar keluhan warga selama 13 tahun menunggu senderan pantai, Bupati dapat memahami . Karena itu bersama jajarannya , senantiasa mengecek dan memastikan anggaran revetment pesisir Pebuahan bisa dieksekusi tahun ini . Bupati juga sempat berkelakar bahwa sesuai dengan namanya I Nengah Tamba, kehadiran bupati di Jembrana sebagai bupati sebagai tamba atau obat bagi keresahan warga Pebuahan yang menunggu senderan.

Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan bagaimana  perjuangan serta upayanya bersama jajaran memastikan Pembangunan  senderan. Secara aturan anggaran pembangunan senderan pantai merupakan kewenangan pemerintah pusat, terlebih lagi dari Jembrana tidak memiliki wakil rakyat di pusat untuk memperjuangkan.  Namun karena perjuangan dan fokus agar bisa tereksekusi itu ,  akhirnya berbuah manis , pemerintah pusat mengalokasikan anggaran pembangunan senderan sebesar Rp 23,5 miliar terealisasi tahun ini di Kabupaten Jembrana .

Realisasi pembangunan senderan tesebut, merupakan usulan  Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang mengirim proposal usulan Bupati Jembrana nomor 610/081/PUPRPKP/2022 pada 20 Januari 2022.  Proposal itulah yang diwujudkan  pemerintah pusat dengan diwujudkan alokasi anggaran pekerjaan pembangunan pengaman Pantai Pebuahan tahun 2024.

“Setelah upaya lobi bupati ke pusat, akhirnya senderan pantai  bisa terealisasi,” ujarnya.

Anggaran yang terealisasi tahun ini, merupakan tahap awal dengan nilai  anggaran sebesar Rp 23,5 miliar untuk pembangunan senderan sepanjang 750 meter.  Sedangkan  rencana awalnya anggaran yang diajukan sekitar Rp 50 miliar, namun tahun ini baru bisa disetujui setengahnya . Sisanya  pembangunan senderan Pantai di pesisir pebuahan itu baru akan  dilanjutkan lagi  tahun depan pada tahun anggaran 2025.


Bupati Tamba juga meminta dukungan dari masyarakat agar rencana program pemerintah berjalan, termasuk program pembangunan senderan pantai seluruh Jembrana bisa tuntas.

“Mohon doa dan dukungan dari warga. Karena kami bekerja untuk mensejahterakan dan membahagiakan masyarakat Jembrana,” ungkapnya.

Sementara, Kasi Pelaksana Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida I Wayan Suteja mengatakan dalam pembangunan revetmen akan tetap memperhatikan kekuatan dan estetikanya.

Suteja mengaku bahwa saat ini masih dilaksanakan proses tender. Diharapkan tender ini selesai pertengahan bulan april.

“Kita sekarang baru proses tender. Kita harapkan tender ini  bisa selesai pertengahan bulan april atau maret.  Saya harap dalam pembangunan revetment ini masyarakat ikut mendukung. Sehingga di tahun berikutnya tetap akan kami usulkan, ” tandasnya. (Adi/Hu)

Bupati Tamba Lantik 2 Pejabat Eselon II


Jembrana , Bali Kini 
- Dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di kabupaten Jembrana yang kosong akhirnya terisi. Bupati Jembrana, I Nengah Tamba melantik pejabat Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana di Aula Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana, Senin (12/2).


Turut hadiri juga, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sekda I Made Budiasa dan seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.


Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jembrana telah melaksanakan lelang bagi jabatan Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana.


Hasil akhir lelang jabatan Asisten I Setda Jembrana, I Ketut Armita (Kepala Bagian Hukum Setda Jembrana) memperoleh nilai tertinggi dengan skor 81,49 mengungguli I Nyoman Sunarya (Kepala Bidang Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Bali) pada posisi kedua dengan skor 81,30, dan I Ketut Santiyasa (Kepala Bagian Organisasi dan Perpustakaan Setda Jembrana) pada posisi ketiga dengan skor 76,72.


Sedangkan lelang jabatan Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra (Sekretaris BPBD Jembrana) meraih nilai tertinggi dengan skor 76,56 mengguli kandidat lainnya yaitu Try Karyna Ambaradadi (Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Jembrana) pada posisi kedua dengan skor 75,93 dan I Kade Arianta (Sekretaris Kecamatan Melaya) pada posisi ketiga dengan skor 72,41.


Dari hasil lelang jabatan tersebut, I Ketut Armita, yang sebelum menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum, dilantik dan diambil sumpahnya untuk menduduki jabatan Asisten I Setda Kabupaten Jembrana, sedangkan I Putu Agus Artana Putra dilantik sebagai Kepala Pelaksana BPBD yang sebelumnya duduk sebagai Sekretaris Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Jembrana.


Dalam sambutannya, Bupati Tamba berharap pejabat yang dilantik dapat melaksanakan tugas barunya dengan baik. Pejabat ini diminta untuk bekerja penuh dedikasi dan menjadi teladan bagi para staf di lingkungan kerjanya.


"Tidak kalah pentingnya untuk disadari bahwa apa yang saudara kerjakan akan senantiasa dinilai oleh masyarakat, juga dilihat dan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa dikemudian hari," ucapnya.


Bupati Tamba mengajak para pejabat untuk bergerak cepat melaksanakan tantangan dan program kerja di tahun 2024. Selain itu, menurutnya tantangan besar ke depan adalah mempersiapkan diri dalam menyongsong terwujud Jembrana Emas 2026.


"Sebagai pejabat pimpinan tinggi, saudara sekalian harus bertanggung jawab dan berperan dalam mengelola, memotivasi dan mendukung pengembangan Pegawai Aparatur Sipil Negara, memberdayakan sumber daya serta mengambil keputusan menurut tingkat jabatannya untuk mencapai tujuan organisasi," kata Bupati Tamba.


Selain itu, para pejabat ini juga dituntut untuk memiliki inisiatif dan mpu membuat program inovatif yang menjadi solusi dalam menuntaskan berbagai persoalan di lingkungan kerjanya masing-masing.


"Saya juga berharap kepada seluruh Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana yang baru saja dilantik untuk selalu mengimplementasikan nilai dasar ASN yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis dan adaptif," pungkasnya. (Ngr/hum J)

Kamis, 08 Februari 2024

Bupati Jembrana Bantu Dana Kreativitas Seni Ogoh Ogoh Sekaa Teruna sambut hari raya Nyepi


Jembrana , Bali Kini
- Menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 yang jatuh pada Maret 2024, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba secara simbolis menyerahkan dana kepada perwakilan masing-masing Sekaa Teruna - Teruni, di Gedung Kesenian Bung Karno, Kamis (8/2).  

Kegiatan tersebut sebagai bentuk mendukung kreativitas seni para sekaa truna truni (STT).  Sedangkan untuk subsidi pembuatan ogoh-ogoh, masing-masing STT akan diberikan  dana apresiasi senilai Rp 2,5 juta rupiah.

Usai menyerahkan bantuan tersebut, Bupati Tamba mengungkapkan bahwa ogoh-ogoh merupakan ajang kreativitas dalam menjaga kelestarian budaya. 

“Kita pastikan ogoh-ogoh sebagai ajang kreatifitas dalam menjaga kelestarian budaya kita pastikan tetap berjalan dan kita suport dengan insentif 2,5 juta per STT, ” ujarnya. 

Bupati asal desa kaliakah berharap anak muda semakin kompak dalam menyambut tahun emas Jembrana tahun 2026 dengan menegakkan adat istiadat di kabupaten Jembrana. 

“Hari ini ada hampir 223 yang terdaftar mendapatkan uang insentif untuk ogoh-ogoh dan mudah-mudahan dalam rangka kegiatan ini anak muda kita makin bersatu dan kompak, ” harapnya. 

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara mengatakan sebanyak 223 Sekaa Truna di Kabupaten Jembrana suda terdaftar sebagai penerima dana apresiasi atau subsidi pembuatan ogoh-ogoh untuk Nyepi Tahun Saka 1946. 

“Pendaftaran online sudah di mulai dari (17/1/2024) dan sudah ditutup pada Minggu (4/2/2024) malam, ” jelasnya. 

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan para pendaftar ini akan mengikuti lomba dan dilakukan verifikasi oleh tim kabupaten.

“Setelah verifikasi, 5 ogoh-ogoh terbaik di tiap kecamatan akan dinilai. 3 terbaik di kecamatan akan dipamerkan di Twin Tower Kota Negara pada Hari Pangrupukan atau sehari sebelum Nyepi.  Nantinya juga akan berbarengan dengan kegiatan sketsa ada ogoh-ogoh mini dan 15 perwakilan ini juga mendapat dana pementasan Rp 2 juta, ” ujarnya.

Dirinya menyebutkan Tahun ini, pementasan di Catus Pata diganti dengan pameran di Twin Tower. Alasannya, menjaga stabilitas keamanan di tahun politik dan Hari Pangrupukan bertepatan dengan Hari Umanis Kuningan. 

Untuk lomba tetap berjalan dengan hadiah Juara 1 mendapat Rp 15 juta, juara 2 Rp 12 juta, juara 3 Rp 10 juta, dan harapan 1 & 2 masing-masing Rp 7 juta.

“Dana apresiasi Rp 2,5 juta per STT ditargetkan cair pertengahan Februari 2024 ini,” tandasnya. (Adi)

Rabu, 07 Februari 2024

Giliran Kecamatan Melaya Dibantu Beras Cadangan Pangan Pemerintah


Jembrana , Bali Kini
- Bantuan Pangan dari pemerintah kembali disalurkan diKabupaten Jembrana. Kali ini giliran kecamatan Melaya  , setelah sebelumnya sudah disalurkan diempat kecamatan lainnya.

Distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Pemerintah Tahap I tahun 2024 , wujud kepedulian dan perhatian Pemerintah kepada masyarakat dengan tujuan mengurangi beban pengeluaran bagi penerima bantuan manfaat.  

Masing masing kepala keluarga ( KK) mendapat 10 kg beras khusus untuk keluarga kurang mampu.

Secara simbolis, penyerahan  oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Kepala BAPPEDA Jembrana I Made Sudantra kepada perwakilan penerima, diWantilan Pura Puseh Tuwed , Rabu (7/2).

Usai menyerahkan bantuan beras tersebut Bupati Tamba menjelaskan Bantuan yang diserahkan secara simbolis ini akan dilanjutkan oleh Kelian Dinas.

"Penyerahan ini secara simbolis, nantinya akan dilanjutkan oleh Kelian Dinas yang akan membawakan beras kerumah masing-masing penerima, "Ucapnya

Pihaknya Berharap selain membawakan beras para Kelian Dinas agar mencatat keadaan masyarakat penerima bantuan tersebut.

"Kelian Dinas agar lebih tau kondisi daripada masyarakat penerima itu langsung. Dicatat apakah mereka butuh bedah rumah, butuh pelayanan kesehatan, dan lainnya kemudian dilaporkan ke Kepala Desa sehingga intervensi kita di Bidang sosial lebih bagus lagi.

Sementara Kepala BAPPEDA, I Made Sudantra mengatakan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap I disalurkan kepada 17.006 masyarakat Jembrana, yang termasuk dalam KK miskin serta masuk DTKS.

" Ini merupakan hasil verifikasi kita dengan tim terkait baik itu dari Dinas Pertanian, Dinas Sosial, para Camat dan Perbekel mana yang berhak dan tidak berhak mendapat bantuan beras cpp ini," ucapnya

Pihaknya menjelaskan Untuk di Kecamatan Melaya jumlah penerima 4.283 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)  tersebar di 10 Desa/Kelurahan.

" Dengan rincian Desa Tuwed jumlah penerima 413 KPM, Desa Blimbingsari 6 KPM, Desa Candikusuma 410 KPM, Desa Ekasari 426 KPM, Kelurahan Gilimanuk 594 KPM, Desa Manistutu 664 KPM, Desa Melaya 844 KPM, Desa Nusasari 149 KPM, Desa Tukadaya 722 KPM, Desa Warnasari 235 KPM, "pungkasnya. (Gusadi)

Wabup Ipat Hadiri Pelantikan DPC Organda Jembrana


Jembrana, Bali Kini
- Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna menghadiri acara pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Jembrana masa bakti 2024-2029, di ruang rapat Lantai II Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana, Rabu (7/2).


Dalam sambutannya, Wabup Ipat mengatakan organda merupakan penggabungan organisasi-organisasi pengusaha angkutan yang bertujuan untuk membina dan mengembangkan kemampuan, serta profesionalisme para anggota menuju terwujudnya dunia usaha angkutan jalan di Indonesia yang kuat, efektif, efisien, inovatif dan berdaya saing tinggi.


“Dalam pelaksanaan pelantikan DPC Organda Kotim ini, saya berharap para pengurus bisa menjadi pelopor dunia usaha di bidang transportasi, khususnya angkutan darat sehingga arus usaha bisa lebih maksimal dengan adanya inovasi baru,” kata Wabup Ipat.


Lanjutnya, dengan pembenahan Organda Jembrana dan dipilihnya pengurus hari ini. Dirinya berharap pengurus harus memiliki komitmen tinggi dalam berkontribusi nyata, serta ikut membangun daerah dan membantu pemerintah daerah menjadi mitra strategis dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


“Banyak hal yang dapat digagas dan disinergikan pengurus Organda kepada pemerintah daerah untuk memberdayakan pengusaha lokal, agar lebih produktif dan memiliki nilai tambah kedepannya,” ujarnya.


Pemda akan berkomitmen untuk melakukan perlindungan investasi, apabila pengusaha lokal berani tampil sesuai ketentuan yang ada. Karena, ia yakin kompetensi pengusaha angkutan di wilayah Jembrana tidak kalah dengan yang lainnya yang diluar Jembrana.


Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda I Made Budiasa, Ketua DPD Organisasi Angkatan Darat Organda Bali I Ketut Edi Dharma Putra serta Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana. (Ari/Hum)

Selasa, 06 Februari 2024

Bupati Tamba Minta Forum Musrenbang Tentukan Prioritas Pembangunan


Jembrana , Bali Kini  -
Pemerintah Kecamatan Jembrana dan Negara menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan yang masing-masing bertempat di Wantilan Pura Puseh Dauhwaru dan Gedung Pendopo Kesari, Selasa (6/2).

Kedua Musrenbang tersebut, dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025, dimana setiap usulan nantinya akan dimusyawarahkan untuk mendapat skala prioritas.

Musrenbang dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, sejumlah pimpinan OPD, Perbekel/Lurah, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Camat Jembrana, I Kadek Agus Arianta menyampaikan total nilai usulan program dan kegiatan dari desa dan kelurahan mencapai Rp 170.133.868.000,- dengan usulan sebanyak 772 dari berbagai bidang.

"Bidang ekonomi ada 86 usulan dengan total nilai Rp 9.270.000.000,-. Bidang infrastruktur dan lingkungan hidup sebanyak 492 usulan dengan total nilai sebesar Rp 150.985.818.000,-. Bidang sosial budaya ada 144 usulan dengan total nilai Rp 9.001.650.000,-. Dan bidang aparatur pemerintahan, hukum dan HAM serta keamanan dan ketertiban umum ada 50 usulan dengan total nilai sebesar Rp 876.400.000,-, ucapnya.

Sementara ditempat terpisah, Camat Negara I Wayan Andy Suka Anjasmara juga menyampaikan sejumlah usulan dari desa/kelurahan sebanyak 279 usulan yang nilai total mencapai Rp 346.410.128.360,- baik yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten.

"Bidang ekonomi untuk APBN ada 4 usulan dengan nilai Rp 770.000.000,- dan dari APBD Provinsi ada 35 usulan dengan nilai Rp 2.693.700.000. Bidang infrastruktur dan lingkungan hidup usulan untuk APBN ada 2 usulan dengan nilai Rp 50.100.000.000, untuk APBD Provinsi ada 2 usulan dengan nilai Rp 6.100.000.000,- dan untuk APBD Kabupaten sebanyak 153 usulan dengan nilai total Rp 269.286.957.360," jelas Wayan Andy.

Pihaknya juga menambahkan di bidang sosial budaya, dan aparatur pemerintahan, hukum dan HAM serta keamanan dan ketertiban umum juga ada sejumlah usulan yang disampaikan desa kelurahan.

"Bidang sosial budaya sumber pembiayaan APBN ada 1 usulan senilai Rp 1.200.000.000,-, untuk APBD Provinsi ada 2 usulan senilai Rp 6.100.000.000,-, dan untuk APBD Kabupaten ada 40 usulan dengan total nilai Rp 2.216.820.000,-. Sedangkan untuk bidang aparatur pemerintahan, hukum dan HAM serta keamanan dan ketertiban umum ada 41 usulan untuk APBD Kabupaten dengan total nilai Rp 2.130.650.000," lanjutnya.

Disisi lain, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan telah menyimak usulan yang disampaikan para Camat. Menurutnya,  usulan yang disampaikan telah sejalan dengan Program Pemerintah Kabupaten menuju Jembrana Emas.

"Saya sudah ikuti penyampaian Camat yang menyampaikan apa yang kira-kira dibutuhkan masyarakat yang terpenting di desa masing-masing. Semua perencanaan yang kita target hari ini berorientasi ke Jembrana Emas 2026," ucapnya.

Bupati Tamba menegaskan semua usulan akan dibahas guna menentukan program dan kegiatan prioritas yang akan ditetapkan pada rencana kerja pemerintah kabupaten Jembrana pada tahun 2025 mendatang.

"Apa yang disampaikan agar disesuaikan anggarannya, mana yang menjadi urgent dan penting sedikit diharmonisasi," pungkasnya. (Ngr/hu) 

Bupati Tamba Kembali Salurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap 1


Jembrana , Bali Kini -
Wujud kepedulian dan perhatian Pemerintah kepada masyarakat dengan tujuan mengurangi beban pengeluaran bagi penerima bantuan manfaat.  Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali melanjutkan distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Pemerintah Tahap I tahun 2024 dimasing-masing wilayah kecamatan Jembrana dan Kecamatan Negara. Bantuan berupa beras 10 kg per Kepala Keluarga (KK) kurang mampu tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Kadis Sosial Jembrana I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata dan Kepala BAPPEDA Jembrana I Made Sudantra kepada perwakilan penerima, Selasa (6/2).

Usai menyerahkan bantuan manfaat, Bupati Nengah Tamba mengatakan desa yang belum mendapatkan bantuan CPP pada tahap awal ini dipastikannya akan dapat sesuai dengan catatannya yang termasuk dalam KK miskin serta masuk DTKS. 

“Desa yang lainya tetap akan dapat sesuai dengan pencatatan yang kami dapat dan nanti aksn dibagikan oleh parah kelihan masing-masing,” jelasnya. 

Bupati Tamba mengaskan kepada para kelian dinas agar betul-betul turun membagikan manfaat ini sesuai dengan catatan dan datanya. 

“Ini sebagai contoh diserahkan secara simbolis, selanjutkan diserahkan oleh kelian karena kelian agar tau rumah masing-masing penerima bagaimana kondisinya. Siapa tau di rumah masing-masing penerima rumahnya rusak, ada anak stanting, anak kurang gizi. 

Kelian agar mendata/catat setiap rumah apakah layak atau tidak, ada air, listrik di cek semuanya, ” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala BAPPEDA I Made Sudantra menjelaskan  bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap I disalurkan kepada 17.006 masyarakat Jembrana, yang termasuk dalam KK miskin serta masuk DTKS. 

“Khusus untuk Kecamatan Jembrana dan Negara bantuan disalurkan kepada 7.744 keluarga penerima manfaat. Dan setiap penerima mendapatkan bantuan sebanyak 10 kg beras,” tandasnya. (HumJ)


Minggu, 04 Februari 2024

Bupati Tamba Hadiri RAT Kopwan Dharma Santi


Jembrana , Bali Kini
- Koperasi Wanita Dharma Santi Kabupaten Jembrana melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) untuk tahun buku 2023 di Gedung Mendopo Kesari, Negara, Minggu (4/2).


RAT Kopwan Dharma Santi dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama ibu Candrawati Tamba, ketua Dekopinda Jembrana, ketua Dharma Wanita Persatuan kabupaten Jembrana dan ratusan anggota Kopwan tersebut.


Dalam sambutannya, Bupati Tamba mengatakan dalam menyongsong Jembrana Emas 2026, Ia berharap manajemen koperasi dapat mengoptimalkan potensi yang dimilikinya dan bisa menjadi koperasi berkualitas dari segala aspek.


"Kepada seluruh anggota, koperasi harus disiapkan sejak dini agar menjadi entrepreneur yang tangguh dan siap bersaing dan menjadi yang terdepan untuk menyambut tahun Emas 2026," ucapnya.


Pihaknya juga mengapresiasi kinerja koperasi yang telah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi anggotanya.


"Saya sampaikan terima kasih kepada pengurus dan pengawas, semoga apa yang menjadi tujuan dan harapan dari Kopwan Dharma Santi dapat tercapai dengan baik dan lancar," tutupnya.


Tahun buku 2023, Kopwan Dharma Santi mencatatkan sisa hasil usaha sebesar Rp 191.466.478, meningkatkan sebesar Rp 28.227.108 dari perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp 163.239.370.


Ketua Kopwan Dharma Santi, Ny. Wayan Parwata mengatakan di tahun 2023, keanggotaan koperasi yang dikelolanya mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2022.


"Jumlah anggota untuk tahun 2022 sebanyak 836 orang sedangkan tahun 2023 menurun menjadi 779 orang. Anggota yang masuk tahun ini hanya 19 orang, sedangkan anggota yang keluar sebanyak 76 orang. 73 orang pensiun dan 3 orang meninggal," jelasnya.


Kendati demikian, jumlah simpanan anggota mengalami peningkatan di tahun 2023 yaitu sebesar Rp 1.632.357.525. Jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp 1.555.694.025, maka mengalami peningkatan sebesar Rp 76.611.500 atau 4,92%.


Selain itu, cadangan modal juga mengalami peningkatan yaitu tahun 2023 sebesar Rp 1.151.993.133,21 dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar Rp 1.086.697.385,21 maka meningkatkan sebesar Rp 65.295.748 atau sebesar 6,01%. (Ngr)


Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival, Kenalkan Jembrana Sebagai Kota Cokelat Ke Mancanegara


Jembrana , Bali Kini 
- Pemerintah Kabupaten Jembrana terus  berkomitmen mengembangkan Kakao Jembrana tidak hanya produksi dihulu tapi juga pengembangan dihilir dengan cokelat hasil produksi dari biji kakao beserta turunan lainnya. Ditambah lagi, dengan adanya Rumah Produksi Bersama Cokelat atas bantuan Pemerintah Pusat, kini Jembrana telah siap memasarkan produk olahan cokelat yang sebagai bagian hilirisasi produk kakao petani Jembrana. 


Selama ini biji kakao Jembrana dikenal sudah menembus pasar ekspor dengan  kualitas  premium, kini sedang menyasar produk olahan cokelat sehingga makin meneguhkan predikat Jembrana sebagai kota cokelat kelas dunia.


Langkah makin mengenalkan kakao Jembrana salah satunya dengan deklarasi Jembrana sebagai Kota Cokelat dikenalkan pada pagelaran  Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival (IJB Chocofest) berlabgsung selama dua hari pada Jumat (2/2) dan Sabtu (3/2) diKebun Raya Jagatnata Jembrana.  Nampak hadir Menteri Koperasi dan UKM RI yang diwakili oleh staf ahli bidang Ekonomi Makro RI, Rulli Nuryanto, Wakil Bupati, IGN Patriana Krisana serta jajaran Forkopimda. Tampak juga hadir tamu tamu asing wisatawan mancanegara berbaur dengan masyarakat memadati areal Kebun Raya Jagatnata.


Festival dimeriahkan dengan  pameran UMKM dengan berbagai makanan ataupun minuman berbahan cokelat, pagelaran musik, teatrikal budaya, tarian massal hingga jegog mebarung.  Khusus dihari pertama, juga diadakan workshop film secara gratis yang dipandu oleh sutradara kenamaan, Reza S Surianegara. Tujuannya mengenalkan berbagai potensi Jembrana melalui sarana video pendek.




Pada puncak IJB Chocofest ditandai pembacaan surat keputusan tentang penetapan Kabupaten Jembrana sebagai Kota Coklat oleh Bapeda Jembrana. Selebrasi launching Jembrana Kota Coklat dan Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival 2024 dilakukan dengan menembak panah, diikuti oleh tos minum coklat, Sabtu (3/2) malam. 


Usai launching Jembrana Kota Coklat dan Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival 2024,Bupati Tamba mengatakan peluncuran Jembrana Kota Cokelat dan International Jembrana Bali Chocholate Festival 2024 sebagai hilirisasi produk petani kakao Jembrana. Guna mendapat nilai tambah yang lebih tinggi, kakao Jembrana perlu diolah menjadi sebuah produk cokelat. 


“Pemerintah Pusat memberikan bantuan rumah produksi bersama cokelat yang dapat memproduksi olahan cokelat yang bernilai ekonomis lebih tinggi. Tak hanya itu, Jembrana kini memiliki tantangan baru bagaimana untuk dapat memasarkan produk olahan cokelat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar International Jembrana Bali Chocholate Festival, ” ujarnya. 



Selain itu, Bupati Tamba menjelaskan Kakao Jembrana selama ini dikenal sebagai komoditas unggulan di sektor pertanian dan perkebunan. Bahkan akan kualitasnya itu, sudah diakui dunia dengan ekspor biji kakao dengan kualitas premium. Selama ini Pemkab Jembrana sudah mengekspor cokelat ke Eropa dan Amerika Serikat, setiap kali ekspor, volumenya bisa mencapai 12 ton. 


Oleh karena itu, Pemkab Jembrana terus berkomitmen mengembangkan kakao Jembrana tidak hanya produksi di hulu tapi juga pengembangan di sektor hilir dengan cokelat hasil produksi dari biji kakao beserta turunan lainnya.


“Jembrana dikenal sebagai penghasil biji cokelat fermentasi berkualitas yang telah di ekspor ke sejumlah negara, Kami tidak ingin hanya produk mentah yang dipasarkan, tapi bagaimana kabupaten Jembrana juga bisa memproduksi olahan cokelat yang siap untuk dinikmati,” jelasnya



Sementara staf ahli bidang Ekonomi Makro RI, Rulli Nuryanto, mewakili Menteri Koperasi dan UKM RI, mengapresiasi inisiatif Kabupaten Jembrana dalam mengembangkan potensi tanaman kakao.  Dirinya menekankan pentingnya bersinergi untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal.


“Saya harap pelaku umkm dan koperasi dapat   menghasilkan produk kakao yang bernilai tinggi dan berkualitas baik serta berdaya saing hingga dapat ke pasar ekspor, ” tandasnya. (Adi/Hum)

Sabtu, 03 Februari 2024

Wujud Terimakasih Terhadap Alam, Festival Tumpek Wariga Dibuka

 


Jembrana , Bali Kini  - Perayaan Tumpek Wariga Kabupaten Jembrana 2024 dipusatkan di Hutan Belajar Giri Amerta, Desa Yehembang Kauh, Kec. Mendoyo, Sabtu (3/2)

Mengusung Tema "Forest In Harmoni" perayaan Festival Tumpek Wariga dibuka secara langsung oleh Bupati I Nengah Tamba.

Tutut hadir dalam acara tersebut Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bali I Made Teja, Kelompok Tani Hutan Se-Jembrana dan masyarakat setempat.

Dalam sambutanya Bupati Tamba mengatakan peringatan tumpek wariga atau juga disebut Tumpek Panguduh, merupakan hari suci pemujaan Sang Hyang Sangkara, karena beliau adalah dewa penguasa kesuburan semua tumbuhan dan pepohonan. 

"Pada hari ini kita sama-sama memperingati tumpek wariga memberikan rasa terima kasih kepada alam semesta utamanya tumbuh-tumbuhan yang memberikan sumber kehidupan kepada kita semua,” ujarnya

Lanjutnya, Tumpek wariga memberi makna untuk menjaga alam juga dikaitkan dengan leluhur terdahulu maka 25 hari lagi akan menyambut hari raya Galungan.

“25 hari lagi kita akan melaksanakan Hari Raya Galungan persembahan yang kita lakukan hari ini diharapkan seluruh pepohonan yang menghasilkan buah dapat berbuah lebat sehingga pada hari raya galungan itu buahnya bisa kita petik dan digunakan untuk sesajen,” ungkap Bupati Tamba.

Disisi lain,  Bupati Trenggalek  Mochamad Nur Arifin mengapresiasi  terselenggaranya Festival Tumpek Wariga yang dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur terhadap kekayaan alam yang melimpah ruah.

“Luar biasa Pak Bupati turun langsung memimpin masyarakatnya. Ini mempunyai filosofi yang sangat tinggi dimana inilah wujud nyata dalam kepedulian terhadap alam, kita sangat tergantung dengan alam maka kalau kita tidak baik dengan alam maka alam juga akan tidak baik dengan kita,” ucapnya

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Hutan Giri Amertha Gusti Made Loka Putra menjelaskan perayaan Festival Tumpek Warige di KPH Giri Amerta akan berlanjut setiap tahunya.

“sangat antusias dan sangat senang sekali kami disini menjadi tempat untuk perayaan tumpek wariga, tentu ini akan terus berlanjut seiring sejalan dengan agenda kita sabha wana kerthi Tujuannya untuk melestarikan hutan dan masyarakatnya sejahtera, ”pungkasnya.( Gusadi/hum )

Bupati Tamba Buka Baksos ke XXXIII FKG Unmas.


Jembrana , Bali Kini -
Bakti Sosial (Baksos) ke XXXIII Forum Kedokteran Gigi (FKG) Unmas dengan mengusung tema Satu Aksi Berbagi Senyum Sehat Untuk Jembrana dibuka langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Gedung Sentra Tenun Jembrana, Jumat (2/2) 

Kegiatan Baksos tersebut dilaksanakan di Kecamatan Mendoyo dari tanggal 1 - 3 Pebruari 2024.

Usai membuka Baksos FKG Unmas, Bupati Tamba mengapresiasi dan mendukung kehadiran mahasiswa dan Dosen FKG Unmas di Kabupaten Jembrana khususnya di Kecamatan Mendoyo untuk melaksanakan Bakti Sosial Ke 33 ini.

" Disamping dapat bermanfaat bagi mahasiswa, Dosen dari FKG Unmas itu sendiri, saya berharap kegiatan ini akan sinergi dengan upaya - upaya Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam bidang kesehatan gigi dan mulut, "ucapnya 

Pihaknya berharap Dengan diselenggarakannya acara pembukaan di Gedung ini mahasiswa dan dosen dapat mengetahui produk UMKM Jembrana.

" Saya berharap para mahasiswa dan Dosen dapat mengetahui produk-produk UMKM Kabupaten Jembrana dan bisa membantu membeli untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jembrana. Disamping dapat membantu mempromosikan keberadaan produk-produk UMKM yang ada di Kabupaten Jembrana," harapannya 

Bupati Tamba mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Kecamatan Mendoyo sebagai tempat Baksos ke 33 FKG Unmas.

" Atas nama pribadi, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jembrana saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas terpilihnya Kecamatan Mendoyo sebagai tempat Bakti Sosial ke 33 FKG Unmas dan mohon maaf apabila ada hal-hal yang tidak berkenan nantinya, "pungkasnya

Sementara itu, Ketua Panitia Baksos ke 33 FKG Unmas Kadek Arista Dwiputra mengatan tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan peran dan fungsi mahasiswa dalam upaya sebagai pelaksanaan pembangunan dengan berlandaskan kepada tri dharma perguruan tinggi.

Peningkatkan kesadaran dan pengertian tentang kesehatan kepada masyarakat khususnya kesehatan gigi dan mulut.

Meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat sebagai dari sistem pelayanan kesehatan masyarakat secara umum.

Dirinya juga menjelaskan waktu dan tempat serta peserta yang ikut dalam Baksos tersebut.

"Untuk waktu dan tempat pelaksanaan dari tanggal 1 sampai 3 Pebruari tahun 2024 dengan lokasi posko 11 Desa di kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. 

Peserta kegiatan ini adalah Dokter gigi dan dokter gigi spesialis yang berasal dari fakultas kedokteran gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar, mahasiswa sarjanan kedokteran gigi Coas fakultas kedokteran gigi universitas Mahasaraswati Denpasar, dan seluruh dokter gigi anggota FDGI, "Jelasnya

Arista Dwiputra mengucapkan Terima kasih kepada Pemkab Jembrana dan kepada semua pihak yang membantu acara tersebut.

"Saya ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak Pemkab Jembrana serta seluruh  pihak yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini, semoga kegiatan berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya," pungkasnya. (Gusadi) 

Jembrana bersiap gelar International Jembrana Bali Chocolate Festival


Jembrana , Bali Kini
- Kakao Jembrana selama ini dikenal sebagai komoditas unggulan disektor pertanian dan perkebunan. Bahkan akan kualitasnya itu, sudah diakui dunia dengan ekspor biji kakao  dengan kualitas premium. Karena itu   Pemerintah Kabupaten Jembrana terus  berkomitmen mengembangkan kakao Jembrana tidak hanya produksi dihulu  tapi juga pengembangan disektor hilir dengan cokelat hasil produksi dari biji  kakao beserta  turunan  lainnya.

Langkah makin mengenalkan kakao Jembrana salah satunya dengan mendeklarasikan Jembrana sebagai kota Cokelat dengan menyelenggarakan Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival yang berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 2-3 Februari 2024 di Kebun Raya Jagatnatha, Jembrana.

Dikenal sebagai penghasil biji cokelat fermentasi berkualitas yang telah di ekspor ke sejumlah negara, Pemkab Jembrana tidak ingin hanya produk mentah yang dipasarkan, tapi bagaimana kabupaten Jembrana juga bisa memproduksi olahan cokelat yang siap untuk dinikmati.

Ditambah lagi, dengan adanya Rumah Produksi Bersama Cokelat atas bantuan Pemerintah Pusat, kini Jembrana telah siap memasarkan produk olahan cokelat yang sebagai bagian hilirisasi produk kakao petani Jembrana.

Memastikan Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival 2024 berjalan dengan baik, Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna dan sekda I Made Budiasa serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jembrana melaksanakan pemantauan kesiapan festival tersebut, Jumat (2/2).

Bupati Tamba mengungkapkan sejumlah kegiatan akan mengisi rangkaian Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival 2024 yang berlangsung selama dua hari tersebut.

"Pagi ini kita pastikan semua sudah siap. Untuk hari pertama kita akan adakan workshop Film Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival 2024. Dan dihari kedua akan kita isi dengan berbagai kegiatan seperti pameran UMKM, parade Gong dan Drumband, tari massal, hiburan musik, success story dan sharing motivasi UMKM dari Ajik Krisna sebagai pengusaha oleh oleh asli Bali  dan Launching Jembrana Kota Cokelat," ungkapnya.

Pihaknya berharap, Internasional Jembrana Bali Chocolate Festival 2024 dapat terlaksana dengan baik sehingga Jembrana dapat semakin dikenal sebagai kota Cokelat yang menyuguhkan cokelat dari hulu sampai ke hilir, mulai dari produk biji kakao petani Jembrana hingga menjadi sebuah produk olahan cokelat.

"Astungkara, semua dapat berjalan sesuai yang direncanakan dan Jembrana bisa dikenal sebagi kota Cokelat," tutupnya.( rls) 

Rabu, 31 Januari 2024

Ny Candrawati Tamba Serahkan Punia Sembako Bagi Ratusan Pemangku se Jembrana


Jembrana , Bali Kini -
Sebagai bentuk tali kasih terhadap pemuka agama khususnya para pemangku, TP PKK Jembrana menyalurkan punia berupa sembako kepada ratusan pemangku khayangan tiga lan dang kahyangan se Kabupaten Jembrana.


Penyerahan punia paket sembako tersebut diawali di Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan yang diserahkan secara langsung oleh Ketua TP PKK Jembrana, Ny. Candrawati Tamba, Rabu (31/1). Untuk di Kecamatan Mendoyo terdapat 143 penerima dan Kecamatan Pekutatan sebanyak 76 penerima.


Seusai bertatap muka dengan para pemangku, Candrawati Tamba mengatakan bahwa apa yang dilakukan ini sebagai wujud kepedulian kepada para pemangku yang ngayah di khayangan tiga lan dang kahyangan se Kecematan Mendoyo dan Pekutatan.


"Bantuan ini sebagai wujud perhatian kami kepada para pemangku yang telah menjalankan swadarma ngrastitiang jagat secara niskala. Jadi bantuan ini dalam rangka kepedulian sekaligus sebagai ucapan terima kasih kami kepada para pemangku kita yang sudah melaksanakan fungsi fungsi swadharmanya. Kita semua percaya dan yakin bahwa sekala dan niskala merupakan suatu yang tidak bisa dipisahkan," ungkapnya.


Disamping itu, Candrawati Tamba juga berharap kepada para pemangku senantiasa mendoakan pimpinan dalam hal ini Bupati Jembrana, dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Jembrana. "Dalam mewujudkan Jembrana Emas 2026 tentu harus mendapat dukungan semua lapisan masyarakat Jembrana termasuk halnya dari para pemangku semua. Astungkara dengan dukungan tersebut cita-cita bersama bisa segera terealisasi  demi kesejahteraan masyarakat Jembrana," ucapnya.


Untuk di Kecamatan Jembrana jumlah penerima sebanyak 93 pemangku, Negara sebanyak 67 pemangku dan di Kecamatan Melaya sebanyak 101 orang pemangku. (Ari/Hum)

 

Kejurnas Sprint Rally 2024 digelar Di Sirkuit Legendaris di Jembrana


Jembrana , Bali Kini
- Pertamax Turbo Kejurnas Sprint Rally 2024 di Jembrana, Bali resmi dibuka, Ajang bergengsi itu dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 3-4 Februari 2024.


Event yang digelar di Sirkuit Perancak yang telah beroperasi sejak tahun 1987 , akan menjadi event pembuka dan ajang riang gembira para perally terbaik Tanah Air. Event itu sekaligus sebagai penghapus dahaga penggiat otomotif nasional karena sempat vakum 17 tahun lamanya.


Hampir seluruh perally terbaik baik dari tim maupun privater telah confirm ikut serta, seperti tim besar Toyota Gazoo Racing Indonesia, LFN Sederhana Motorsport, HRVRT, Jhonlin Racing Team, DMO Garage, Delta Garage, AHSRT, Suade, BART, Nafsat Auto Sport, Kartika Sari Motorsport, RAC Motorsport hingga Bintang Automotive akan berpartisipasi. 


Event digelar Sabtu dan Minggu di SS (Special Stage) sepanjang 4,7 km di atas lintasan full gravel (tanah), masing-masing 2 SS sehingga perally harus melahap total 4 SS sepanjang 18,8 km. 


Sirkuit Perancak ini menjadi Sirkuit Legendaris yang sudah ada dari tahun 1987 yang tidak henti-hentinya menyelenggarakan event-event otomotif. 

"Setiap 6 bulan sekali kita melaksanakan event otomotif yaitu motorcross dan gesstrek, dulu juga sempat ada road race dan juga ada offroad, " ucap Wabup Ipat saat menghadiri press conference, Rabu (31/1) di Sirkuit Perancak


Wabup Ipat juga berharap adanya kegiatan Sprint Rally yang menghadirkan banyak orang, dapat sekaligus mendukung perekonomian Kabupaten Jembrana. 

"Event ini juga merupakan salah satu metode untuk memikat dan menstimulus generasi muda jembrana, dan tentu harapannya dapat meningkatkan PAD, meningkatkan perekonomian masyarakat., " harapnya. 


Sementara itu, Ketua Panitia Pertamax Turbo Sprint Rally Eryanto Subaktiawan mengungkapkan Jika ada pertanyaan kenapa di Jembrana, Bali, ada jawaban yang sangat menarik. 

"Salah satunya karena terakhir event Sprint Rally di Bali sudah hampir 20 tahun lalu, dan belum ada event lagi. Sedangkan saat itu, Sprint Rally di Bali bener-bener waah sekali. Banyak penggemarnya," ungkapnya. 


Tidak hanya itu, pihaknya juga mengatakan untuk seri terakhir juga akan dilaksanakan di Bali untuk putaran terakhir Kejuaraan Nasional Sprint Rally. 

"Sejauh ini sudah ada 70 peserta startter yang sudah siap berlaga namun tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi dengan waktu hingga 2 hari mendatang, " kata Eryanto Subaktiawan. 


Dilain sisi, Rifat Helmy Sungkar sebagai Pembalap Indonesia yang telah meraih banyak prestasi di arena reli nasional maupun internasional turut ikut serta dalam Pertamax Turbo Kejurnas Sprint Rally 2024 di Sirkuit Perancak Jembrana. 

"Dengan diselenggarakannya Pertamax Turbo Sprint Rally 2024 ini oleh bintang otomotive evortnya sangat luar biasa, bisa benjadi contoh positif dan saya yakini nantinya bisa meningkatkan pendapatan daerah dan pengembangan di sektor pariwisata, " ujarnya. 


Terakhir, dirinya juga berharap untuk kedepannya Sirkuit Perancak ini bisa dijadikan menjadi Rally Schooll yang pertama. 

"Sirkuit ini memang memiliki lintasan yang unik, mungkin juga bisa menjadi sentral yang sangat baik bagi perally, " tandasnya.( Ari/hu)

Bupati Tamba Buka Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Ranwal RKPD 2025


Jembrana , Bali Kini -
Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Jembrana Tahun 2025, menitikberatkan pada peningkatan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang handal sebagai modal dasar transformasi pembangunan.


Guna memperoleh pemahaman bersama terkait arah kebijakan pembangunan tahun 2025, Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Jembrana menggelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Jembrana Tahun 2025 bertempat di Ruang Rapat Jimbarwana Lt. II, Kantor Bupati Jembrana.


Dibuka langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Forum Konsultasi Publik ini diikuti oleh seluruh OPD di lingkungan Pemkab Jembrana,  Kepala BPS Jembrana, serta sejumlah Organisasi Kemasyarakatan, Rabu (31/1).


Dalam sambutannya, Bupati Tamba mengatakan pelaksanaan Forum Konsultasi Publik ini merupakan amanat dari Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Selain itu, pelaksanaan forum konsultasi publik ini juga untuk memperoleh pandangan dari berbagai sektor tentang arah kebijakan program pembangunan tahun 2025.


"Forum konsultasi publik sebagai langkah untuk menyerap aspirasi, masukan, serta sebagai media terbuka bagi pemangku kepentingan dari seluruh stakeholder untuk menelaah, menganalisa dan mengkaji dokumen rancangan awal RKPD ini untuk dapat dikonsultasikan agar seluruh stakeholder mengetahui dengan jelas dan mengikuti arah kebijakan program pembangunan tahun 2025," ucapnya.


Pihaknya mengungkapkan, isu strategis pembangunan di kabupaten Jembrana Tahun 2025 menekankan pada empat isu diantaranya kualitas dan daya saing SDM, pemerataan pembangunan wilayah yang didukung infrastruktur berkualitas dan lingkungan yang berkelanjutan, pembangunan ekonomi berkualitas dan berkelanjutan, peningkatan kehidupan dan berdemokrasi serta reformasi birokrasi dan inovasi daerah.


"Berdasarkan isu diatas, rencana tema pembangunan kabupaten Jembrana Tahun 2025 adalah peningkatan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang handal sebagai modal dasar transformasi pembangunan," lanjutnya.


Bupati Tamba mengharapkan masukan dan saran, maupun ide dan gagasan yang mampu memberikan solusi untuk dapat mewujudkan kabupaten Jembrana yang bahagia berlandaskan Tri Hita Karana.


"Kami berharap proses konsultasi publik penyusunan RKPD 2025 bisa berjalan dengan baik dan lancar sehingga target yang telah ditetapkan bisa tercapai," tutupnya. (Ngr/hum J)

Senin, 29 Januari 2024

Wabup Ipat sambangi Korban Angin Puting beliung.


Jembrana , Bali Kini
- Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna ( Ipat ) didampingi Camat Mendoyo I Komang Dhiyatmika memberikan bantuan secara langsung kepada warga Banjar Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Senin (29/1)

Adalah I Putu Wirawan yang rumahnya rusak akibat bencana angin puting beliung beberapa waktu lalu yang mendapatkan perhatian dari I Gede Ngurah Patriana Krisna. 

Dalam kunjungannya Wabup Ipat menyerahkan bantuan berupa Paket Sembako, Matras BNPB, selimut, terpal, paket family kids yang diterima oleh warga  terkena bencana.

"Saya turut prihatin dengan musibah yang menimpa keluarga I Putu Wirawan, diharapkan bantuan yang kami bawa dapat meringankan bebannya," kata Wakil Bupati .

Pihaknya berharap agar warga setempat lebih waspada sebab kondisi cuaca yang sangat ekstrim akhir-akhir ini seperti angin kencang disertai hujan dapat menyebabkan pohon tumbang. Kemudian hujan deras juga dapat menyebabkan bencana longsor, dan lainnya.

"Warga harus waspada jika rumah tinggalnya dekat daerah rawan bencana seperti pohon tumbang atau longsor," pesanannya. 

Sementara itu, korban I Putu Wirawan menuturkan kejadian tersebut terjadi pada hari sabtu, 27 Januari 2024.

"Kejadian angin puting beliung yang menimpa rumah kami terjadi 2 hari yang lalu sekitar jam 3 sore," ucapnya

Atas bantuan yang diberikan, Pihaknya mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepadanya secara langsung

Terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan, bantuan ini sangat berarti bagi kami," pungkasnya

Selain mengunjungi keluarga I Putu Wirawan ,Wabup  juga mengunjungi 2 warga lainnya yang terdampak bencana angin puting beliung yaitu I Nengah Ngandra dan I Gede Suidana. Atas  bencana tersebut tempat tinggal keduanya  hanya mengalami kerusakan ringan.( Gusadi/hum) 

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved