-->

Jumat, 17 Juli 2026

PETANI SUBAK ABANG ALAMI GAGAL PANEN AKIBAT SERANGAN HAMA TIKUS

PETANI SUBAK ABANG  ALAMI GAGAL PANEN AKIBAT SERANGAN HAMA TIKUS

Laporan Reporter: Gusti Ayu Purnamiasih

Karangasem, Bali Kini – Petani di Tempek Andong, Subak Abang, Desa Abang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, kembali mengalami gagal panen akibat serangan hama tikus. Hama tersebut menyerang tanaman padi saat berusia sekitar 40 hari dengan cara menggigiti batang padi hingga tanaman mati dan tidak dapat menghasilkan bulir padi,Jumat (17/7/2026).

Akibat serangan hama ini, para petani mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta per petani. Kerugian tersebut meliputi biaya pembelian bibit, pupuk, serta ongkos pengolahan lahan yang telah dikeluarkan selama masa tanam.

Salah seorang petani, Made Dugdug, mengaku telah tiga kali mengalami gagal panen di lahan garapannya. Ia mengelola dua bidang sawah seluas 20 are dan 30 are yang kini sama-sama mengalami kerusakan akibat serangan tikus.

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan populasi hama, termasuk menggunakan racun tikus. Namun, cara tersebut dinilai tidak efektif karena jumlah tikus justru semakin banyak dan serangannya semakin parah.

Made Dugdug, Petani Subak Andong
“Sudah tiga kali gagal panen. Dulu sudah pernah pakai racun tikus, tapi sekarang tikus malah semakin banyak dan semakin ganas menyerang padi.”

Ia menambahkan, kondisi tersebut tidak hanya dialami dirinya. Sejumlah petani lain di Subak Andong juga mengalami nasib serupa dengan tingkat kerusakan yang cukup tinggi.

Para petani berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun instansi terkait untuk mencari solusi pengendalian hama tikus secara terpadu. Mereka khawatir apabila kondisi ini terus berlanjut, produktivitas pertanian di wilayah Abang akan terus menurun dan berdampak pada pendapatan petani. (Ami)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved