-->

Rabu, 15 Mei 2024

Bupati Buka Musyawarah Cabang Ke-7 PHRI BPC Cabang Karangasem

 


Karangasem, Bali Kini
- Bupati Karangasem, I Gede Dana, membuka secara resmi acara Musyawarah Cabang Ke-7 PHRI BPC Karangasem yang bertempat di Ball Room Villa Surgawi Resort, Sukasada Ujung. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua PHRI Provinsi Bali, Tjokorde Oka Artha Ardana Sukawati, Ketua BPC PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa, OPD Pemkab Karangasem terkait, serta undangan lainnya.

Musyawarah Cabang ini, yang diadakan setiap lima tahun sekali, diikuti oleh seluruh Ketua BPC PHRI Cabang se-Bali. Salah satu agenda utama adalah pelantikan kembali I Wayan Kariasa sebagai Ketua PHRI BPC Karangasem untuk periode 2024-2029, yang dikukuhkan dan dilantik langsung oleh Ketua PHRI Provinsi Bali.

Dengan tema "Problematika Kepariwisataan Karangasem" yang berlandaskan prinsip Nangun Sat Kerthi Loka Bali, diskusi ini diharapkan mampu mengidentifikasi dan mengatasi berbagai permasalahan pariwisata di Karangasem. Dalam sambutannya, Bupati I Gede Dana mengucapkan selamat kepada I Wayan Kariasa atas pelantikan kembali. Ia menekankan pentingnya kerjasama dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kenyamanan dan keamanan, sehingga wisatawan merasa senang berkunjung ke Karangasem.

"Kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk menangani berbagai masalah pariwisata yang ada di Karangasem. Dengan demikian, diharapkan Karangasem dapat terus menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan," ujar Bupati Dana. (rls)

Minggu, 12 Mei 2024

Bungan Desa Ke-47, Bupati Sanjaya Angkat Potensi Peternakan di Desa Selemadeg Tabanan


 Laporan Rep : Tb hum


Tabanan , Bali Kini – Peran penting Pemerintah Daerah dalam memajukan potensi ekonomi dan kesejahteraan Masyarakat Desa, tercermin dalam program unggulan Bungan Desa atau Bupati Ngantor di Desa yang selalu menjadi komitmen Bupati Sanjaya. Bungan Desa ke-47 ini, dilakukan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M guna melihat dinamika pembangunan di desa sekaligus meninjau potensi peternakan, pertanian hingga potensi kerajinan lokal di Desa Selemadeg, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, Rabu  (8/5). 

Menggandeng serta Jajaran Pemerintahan Tabanan, saat itu nampak mengikuti Sekda, Para Asisten Setda, Para Kepala OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan hingga seluruh Camat di Kabupaten Tabanan. Dalam Kunjungannya saat itu, Bupati Sanjaya menitikberatkan Desa Selemadeg menjadi fokus utama dalam menjadikan Tabanan sebagai sentra peternakan Sapi, Perkebunan buah-buahan dan kerajinan UMKM khususnya briket (arang).


Upaya yang dilakukan tersebut, tidak hanya terfokus pada Pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penyediaan layanan publik yang senantiasa disediakan pada setiap kunjungan, seperti Kesehatan dan Perijinan hingga kependudukan. Kunjungan Bupati Sanjaya dan rombongan saat itu juga tidak hanya bersifat administratif semata, namun juga bersifat sosial dengan kunjungan langsung yang dilakukan ke Masyarakat, termasuk kunjungan khusus ke keluarga anak stunting guna memberikan bantuan. 


Salah satu momen penting dalam kunjungan tersebut adalah peresmian Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bumi Lestari. Dukungan dan sikap positif dari Pemerintah Daerah sangat penting dalam membangun dan mengembangkan Bumdes. Bumdes dianggap sebagai salah satu instrumen utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa. Dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal dan meningkatkan nilai tambah produk-produk lokal, Bumdes memiliki peran strategis dalam mencegah urbanisasi dan menggerakkan ekonomi di tingkat desa.


Di kesempatan itu, salah satu terobosan milik Desa Selemadeg yang menjadi sorotan orang nomor satu di Tabanan adalah Sistem "Ngadas Sapi" yang diberikan dari Bumdes Bumi Lestari melalui program desa kepada warga setempat. Sudah sebanyak 54 ekor Sapi yang disalurkan oleh Bumdes tersebut diberikan kepada para peternak, dengan pembagian hasil yang ditentukan antar peternak dan Bumdes.


"Luar biasa Pak Kades memiliki sebuah program yang namanya Ngadas Sapi, melaui Bumdes, yang saat ini sudah menggelontorkan bantuan buat masyarakat, menjaga pelestarian pangan, sandang, papannya melalui ternak sapi. Yang digelontorkan kalau tidak salah 54 ekor sapi. Secara tidak langsung, Pak Kades kita di sini sudah ikut menjalankan Visi Misi di Kabupaten Tabanan dan salah satunya akan masuk dalam peradaban Bali 100 tahun ke depan. Luar biasa," sebut Sanjaya saat itu dengan penuh semangat. 


Oleh sebab itu, dalam upaya mendukung potensi peternakan di Desa Selemadeg, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah strategis, salah satunya yang dilakukan Bupati Sanjaya saat itu adalah menyerahkan obat cacing kepada para peternak secara simbolis. tujuannya ialah untuk menghindari bakteri dan parasit serta meningkatkan kesehatan sapi yang rutin dibelikan setiap 3 bulan sekali, seperti vaksin, spraying hingga pemberian vitamin. 


Dalam sambutannya, Sanjaya menekankan untuk terus berbangga dalam membangun Desa, baik pembangunan yang dilakukan dalam destinasi wisata, pertanian, peternakan hingga perkebunan. "Bangun sinergitas, komunikasi yang baik dan bangun tetap ke depan, jangan menoleh ke kanan dan ke kiri. Tetap lurus ke depan dan selalu jaga persatuan dan kesatuan yang telah terjalin antara masyarakat dan pemerintah. Tetap jaga kebersamaan dan persatuan ini dan wujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani," tutup Sanjaya


 


Dalam pengembangan UMKM, Perbekel Desa Selemadeg, I Wayan Arsa Wikanta menjelaskan, dari 887 KK warga Desa Selemadeg, masih ada beberapa yang masuk dalam garis kemiskinan. "Bagaimana kami ingin mengentaskan kemiskinan, sudah berjuang lewat Bumdes, di mana kami mempunyai usaha di bidang perdagangan, simpan pinjam dan ketahanan pangan. perdagangan ini kami produksi produk-produk VCO dan arang. VCO yang dijual Bumdes asli hasil fermentasi, dari segi kandungannya lebih murni dari pada produksi yang lain. Limbahnya berupa arang, kami dari Bumdes sudah mengubah menjadi briket arang, luar biasa manfaatnya sebagai energi pengganti," jelasnya. 


Menuai banyak manfaat, kunjungan rombongan saat itu disambut dengan hangat oleh masyarakat. Seperti halnya yang dikatakan I Ketut Sudirka dari Banjar Baban Selemadeg, yang merasa dipermudah dalam mengurus ijin siang itu. "Sangat dipermudah untuk saya sebagai orang desa, dengan adanya ini, saya mengurus ijin usaha ternak ayam bisa didapatkan dengan mudah. Terima kasih pada Bapak Bupati yang sudah meninjau desa kami. Sangat senang kami menerimanaya apa keluhan masyarakat bisa ditangani dengan baik," sebutnya.


Program Bungan Desa saat itu juga dibarengi dengan penerimaan berbagai audiensi yang ditemui Bupati Sanjaya di kantor Desa, seperti menerima audiensi Tim UMM terkait penandatanganan prasasti sites UNESCO Subak Bengkel dan Audiensi dari anggota DPRD serta menerima kedatangan Perbekel Wanagiri Kauh terkait program-program pembangunan di wilayah Desa Wanagiri Kauh, Kecamatan Selemadeg.

Rabu, 01 Mei 2024

941 PPPK Pemerintah Kabupaten Jembrana dilantik


Jembrana, Bali Kini 
- Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna mengambil sumpah dan melantik 941 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi JF (Jabatan Fungsional) Teknis Tahun 2023 di lingkungan Pemkab Jembrana, pengambilan sumpah dan pelantikan itu dilaksanakan di GOR Kresna Jvara , Selasa 30/4.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk Tahun 2023 memperoleh Formasi pengadaan pegawai ASN khusus PPPK adalah sebanyak 1.264, Formasi terdiri dari PPPK JF Guru sebanyak 621 formasi, PPPK JF tenaga kesehatan sebanyak 547 formasi dan PPPK JF Teknis sebanyak 78 formasi.

Berdasarkan hasil seleksi administrasi dan seleksi kopetensi dengan tes CAT BKN pelamar yang lulus sebanyak 941 orang dengan rincian peserta PPPK JF Guru sebanyak 481 orang, peserta PPPK JF Kesehatan sebanyak 411 orang dan peserta PPPK JF Teknis sebanyak 47 orang,  sedangkan Formasi yang tidak terisi adalah sebanyak 305 formasi yaitu formasi PPPK Guru sebanyak 140 formasi, formasi PPPK Nakes sebanyak 136 formasi dan formasi PPPK teknis sebanyak 29 formasi.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan apresiasi kepada yang dinyatakan lulus seleksi dan berhasil mendapatkan SK PPPK. Ia berharap agar para penerima SK dapat memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung pembangunan dan pengembangan daerah.

"Atas nama Pemkab Jembrana, kami ucapkan selamat kepada 941 PPPK JF yang telah menerima SK. Kedepannya, agar saudara-saudara sekalian dapat menjadi pribadi yang menjadi contoh, dan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Jembrana," ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan dalam kesempatan yang baik ini mengusulkan kembali formasi baru untuk seluruh sopir dan tenaga kebersihan.

"Kami usulkan mendapatkan juga masuk dalam program PPPK ini, mohon doa restu semoga ini bisa kami lakukan semuanya, "  ucapnya

Kepala BKPSDM Jembrana, Ni Luh Ktut Natalis Semaradani mengatakan dari 941  orang PPPK formasi 2023 yang dilantik itu terdiri dari PPPK JF Guru Ahli Pertama, PPPK JF tenaga kesehatan, dan PPPK JF Teknis.

" Acara pelantikan dan pengambilan sumpah hari ini berjumlah 941 orang terdiri dari PPPK JF Guru Ahli Pertama berjumlah 481, PPPK JF tenaga kesehatan sebanyak 411 orang dan PPPK JF Teknis lainnya berjumlah 47 orang, " pungkasnya( gusadi)

Kamis, 25 April 2024

Gelar Dharma Santi Nasional, Ketua PHDI Singgung Hari Besar hingga Ajak Umat Berdana Punia


Jakarta, Bali Kini 
- Ketua Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa tenaya menyebut bulan Maret hingga April 2024 sebagai bulan yang istimewa. 


Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya di acara Dharma Santi Nasional Perayaan Hari Suci Nyepi tahun 1946/2024 di Balai Komando Kopassus, Jakarta, Kamis (25/4/2024).


 "Bulan-bulan ini adalah bulan-bulan yang luar biasa, hari-hari besar keagamaan dan hari-hari yang bersejarah buat bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia," ucap Wisnu.


"Hari-hari keagamaan yang pertama hari Suci Nyepi, selamat atas hari Suci Nyepi bagi umat Hindu Dharma dimanapun berada," imbuhnya


Wisnu juga memaparkan hari-hari besar keagamaan yang berlangsung pada bulan-bulan tersebut.


"Yang kedua Hari Suci Ramadhan bagi umat Musilm, Minal Aidin Walfaidzin mohon maaf lahir dan batin. Kemudian ada juga hari kelahiran Zhisheng Matakin, Wei De Dong Tian. Kemudian ada juga hari besar Paskah bagi umat Kristiani, sampaikan salam kepada umat Kristiani diseluruh Tanah Air," ujar Purnawirawan Jenderal Bintang Dua itu.


Selain itu, Wisnu juga menjabarkan hari-hari besar kenegaraan yang jatuh pada bulan tersebut. salah satu yang disebut Wisnu adalah Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2024 lalu. 


"Kemudian hari-hari besar Kenegaraan kita, Pahlawan kita R.A Kartini. Ibu-ibu kita ingat R.A Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang. Kita terangan benderang sekarang dengan wajah yang cerah menghadapi hari-hari bahagia seperti ini, itu tanggal 21. Lalu tanggal 22 April ketok palu MK, tanggal 24 ketetapan Presiden Republik Indonesia," tuturnya.


Sebagai informasi, acara Dharma Santhi Nasional diselenggarakan dengan berbagai rangkaian acara sejak awal bulan Maret 2024. Puncak acara dilaksanakan pada Kamis 25 April 2024 yang dimeriahkan dengan berbagai penampilan kesenian dan hiburan. 


Pada kesempatan tersebut Wisnu menjelakan tema dalam perayaan Hari Suci Nyepi Nasional tahun 2024.


"Tema yang kita ambil Sat Cit Ananda, Sat itu Satya Kebenaran, Cit itu Kesadaran, dan Ananda Kebahagiaan. Maka kebenaran ini kita ambil dari sesanti Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa" jelasnya.


Diakhir sambutannya Wisnu mengingatkan seluruh masyarakat khususnya Hindu untuk selalu berbagi kepada sesama. Dirinya menilai ha tersebut sebagai wujud persatuan dan gotong royong dalam membangun kesejahteraan.


"Setelah kita berhasil sejahtera, jangan lupa berbagi. Jangan lupa medana punia BDDN, Badan Dharma Dana Nasional. Kalau kita guyub bergotong royong untuk membangun negeri, saya rasa akan lebih cepat terlaksana. Saya rasa itu pesan moral kita untuk seluruh pemimpin-pemimpin bangsa," pungkasnya.[rl]

Senin, 25 Maret 2024

Perayaan Dharma San/ Korps Brimob Polri Bersama Banjar Purna Widya


“Kolaborasi Korps Brimob Polri dan Banjar Purna Widya Dalam Mewujudkan Indonesia Jaya”

JAKARTA , Bali Kini -- Korps Brimob Polri bersama Banjar Purna Widya selaku umat Hindu Pura Dalem Prajapati Purna melaksanakan Dharma Santi, Sabtu (23/3/2024). Acara ini adalah rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946, tahun 2024.

Kolaborasi ini mengusung tema “Implementasi Dharma untuk Mewujudkan Indonesia Jaya.” Acara digelar di Gedung Satya Haprabu Korps Brimob Polri Kelapadua, Cimanggis, Depok.

"Dharma Santi ini dapat terlaksana berkat arahan dari Bapak Dankor (Brimob Polri) saat panitia melakukan audiensi pada 8 Maret 2024," ujar AKBP. Wayan Wayracana Aryawan, SIK. Menurutnya, dalam waktu persiapan yang singkat, sekitar sembilan hari, kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan Dankor (Brimob Polri) beserta jajaran Pejabat Utama

Korps Brimob Polri dan kesiapan penuh dari ketua Banjar Purna Widya beserta seluruh warga banjar dan anggota Korps Brimob.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI beserta jajaran Pembimas DKI dan Jawa Barat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Depok yang hadir dalam acara ini selaku unsur pemerintah. Hadir juga memberikan dukungan dalam kegiatan ini,

Parisada Hindu Dharma Indonesia beserta unsur pimpinan organisasi dan Lembaga Hindu Tingkat nasional beserta ketua Banjar se-Jabodedabek, tokoh lintas agama serta 1.201 tamu undangan.

AKBP Wayan juga melaporkan, tema Dharma Santi Korps Brimob Polri Bersama Banjar Purna Widya merupakan turunan dari tema nasional perayaan Nyepi yaitu “Sat Cit Ananda untuk Indonesia Jaya”. Maknanya adalah bahwa dengan dilandasi kebenaran, kesadaran dan kebahagiaan itulah seluruh komponen bangsa dapat mewujudkan Indonesia Jaya.

Ketua Banjar Purna Widya, I Nyoman Gde Agus Asrama, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Dankor Brimob beserta pimpinan Korps Brimob Polri yang telah memberikan arahan dan memfasilitasi acara Dharma Santi tersebut. “Walapun persiapannya sangat singkat, namun karena Banjar Purna Widya memiliki sumber daya yang memadai karena adanya latihan dengan displin dan konsisten, maka arahan Bapak Dankor (Brimob Polri) dapat kami realisasikan sehingga acara Dharma Santi 

Perayaan Hari Suci Nyepi tahun baru Saka 1946 dapat berjalan dengan baik dan lancar”, ujar Nyoman Agus. “Displin, Jujur, Persisten, Kerja Keras, dan tanggungjawab merupakan implementasi dari nilai-nilai Dharma sebagai sebuah kewajiban, disamping nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan nilai-nilai institusi Korps Brimob Polri” demikian Nyoman Agus menambahkan.

Sementara itu, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si selaku Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama R.I. dalam sambutannya menyampaikan bahwa momen pada hari ini adalah sebuah cara "pengukuran" Diri sejati kita, sudah sampai dimanakah sesungguhnya perjalanan

"menjadi" itu, adakah kebaruan semangat memiliki atau semangat menjadi setelah menjalani pelaksanaan Hari Suci Nyepi 1946 kemaren yang digambarkan secara metaforik sebagai upaya mendaki gunung, menentukan langkah demi langkah penjelajahan spritualitas kita, agar ada start awal jika ingin melompat,seberapa jauh kemampuan tubuh untuk melompat, ataukah menapak tangga demi tangga agar ada kesempatan ngunya-bayu (mengolah tenaga). “Atas nama direktorat Bimas Hindu Kementerian Agama RI, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ketua Panitia dan jajaranya atas terselenggaranya acara Dharma Santi ini. Di samping itu, saya juga mengucapkan terima kasih secara khusus kepada Komandan Korp Brimob Polri Komjen Pol. Imam Widodo, M.Han yang telah ikut memberikan ruang umat kami untuk terus belajar menjadi lebih baik untuk agama, masyarakat dan negara” ujar Dirjen Bimas Hindu.

Sebagai tuan rumah, Komjen Pol Drs. Imam Widodo, M.Han., selaku Komandan Korps Brimob Polri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap umat Hindu yang telah menunjukkan komitmen sebagai komponen bangsa terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa,

UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beliau juga menyampaikan bahwa perayaan Nyepi yang berbarengan dengan bulan suci Ramadhan telah mengajarkan bahwa sejatinya toleransi dan hidup berdampingan antarumat beragama sudah dipratekkan dari masing-masing agama yang ada di Indonesia. Sehingga beliau berharap agar melalui kegiatan Dharma Santi Nyepi ini mampu menciptakan hubungan yang harmonis antara umat beragama dan juga hubungan yang harmonis dengan alam semesta dan sang pencipta. Di akhir sambutannya, Komjen Pol. Drs. Imam Widodo, M.Han mengajak umat Hindu Korps Brimob Polri dan umat Hindu di seluruh Indonesia agar menjadikan peringatan Nyepi tahun ini sebagai momentum untuk introspeksi (Mulat Sarira), menata kembali sikap dan perilaku kita dalam menjaga keharmonisan dengan alam, dengan sesama, dan dengan Sang Pencipta sehingga hal ini dapat memberikan dampak yang positif menuju INDONESIA YANG JAYA.

Fragmen tari yang memukau Pada kegiatan Dharma Shanti ini, ditampilkan fragmen tari yang berjudul “YADNYA PARIKRAMA.”

Fragmen ini menceritakan rangkaian perayaan hari suci Nyepi, yang dalam pelaksanaannya melalui beberapa tahapan ritual. Tahapan ini diawali dengan upacara Melasti, Tawur Agung dan Pengrupukan dengan mengarak Ogoh-ogoh yang lazim dilaksanakan oleh Umat Hindu Nusantara. Setelah proses tersebut, hari berikutnya dilaksanakan Nyepi dan diakhiri dengan Ngembak Geni. Rangkaian ini dirangkum dan dipadukan dalam harmonisasi gerak tari, kekidungan dan gamelan.

Fragmen tari ini melibatkan 134 orang personil warga banjar Purna Widya. Hal ini merupakan kolaborasi antara anggota Brimob Polri bersama organisasi di bawah naungan Banjar Purna Widya yang terdiri dari Sekeha Gong, Sekeha Santi, Sanggar Tari, dan Pasraman Purna Widya Kelapadua,

Cibubur dan sekitarnya. Fragmen tari ini tampil apik dan memukau serta mendapat tepuk tangan meriah dari penonton.

Sebagai wujud toleransi, kegiatan Dharma Santi diakhiri dengan Buka Puasa Bersama. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Brimob sebagai pelopor persatuan, penjaga kebhinekaan dan toleransi antar umat beragama agar tercipta suasana tentram dan kondusif untuk mewujudkan Indonesia Jaya.[*/rl]

Minggu, 10 Maret 2024

Bupati Tabanan Ikuti Rangkaian Persembahyangan Tawur Agung Kesanga di Pura Catus Pata Kota Tabanan


Tabanan , Bali Kini - Menyongsong perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1946 yang akan di rayakan pada hari Senin, 11 Maret 2024, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M, dengan turut didampingi oleh istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dan Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi WIrawan, S.E, ikuti upacara persembahyangan Tawur Agung Kesanga yang berlangsung di Catus Pata Desa Adat Kota Tabanan yang jatuh pada Redite Umanis Wuku Langkir, Minggu (10/3).

Dalam persembahyangan yang dipuput oleh Ida Mpu Nabe, Ida Ratu Peranda dan Jero Mangku tersebut, turut dihadiri Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, Para Asisten, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Kepala Bagian dilingkungan Setda, Camat se-Kabupaten Tabanan, beserta undangan lainnya mengikuti persembahyangan dengan khidmat.

Upacara yang secara rutin digelar sehari sebelum menyambut Tahun Baru Caka ini dilaksanakan dengan tujuan untuk Nyomia Bhuta Kala, yakni mengembalikan Bhuta kala ke alam dengan menyediakan persembahan berupa caru Tawur Agung. Dengan digelarnya pecaruan agung ini, diharapkan akan tercipta keseimbangan Bhuana Agung (Makrokosmos) dan Bhuana Alit (Mikrokosmos).

Melalui kesempatan yang baik tersebut, Bupati Sanjaya sekaligus ucapkan selamat merayakan hari suci Nyepi Tahun Baru Caka 1946 kepada seluruh umat Hindu sedharma. Tak lupa pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut perayaan Nyepi ini dengan tertib dan harmonis mengingat perayaan Nyepi kali ini yang bertepatan dengan hari pertama puasa bagi umat muslim. 

Kehadiran Bupati Sanjaya beserta jajaran di acara ini mencerminkan pentingnya perpaduan antara kepemimpinan dan keberagamaan, serta tekad untuk menjaga integritas dan kelestarian tradisi lokal. Ritual Tawur Agung Kesanga yang diikuti oleh seluruh jajaran ini juga diharapkan menjadi wadah untuk merenung, mulat sarira dan memohon keberkahan untuk Tabanan di tahun Caka 1946 [*]

Kamis, 29 Februari 2024

Walikota Jaya Negara - Wawali Arya Wibawa Kompak Tinjau Karya Ogoh-Ogoh STT Denpasar

 

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengunjungi banjar-banjar di wilayah Kota Denpasar untuk melihat hasil karya ogoh-ogoh Sekehe Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar Icaka Warsa 1946 Tahun 2024 pada Senin (26/2).

Apresiasi Pengembangan Kreatifitas, Pastikan Kesiapan Menuju Kesanga Fest. 


Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa kompak mengunjungi banjar-banjar di wilayah Kota Denpasar untuk melihat hasil karya ogoh-ogoh Sekehe Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar Icaka Warsa 1946 Tahun 2024 pada Senin (26/2). Dimana, Walikota Jaya Negara mengunjungi karya STT di wilayah Denpasar Utara dan Denpasar Timur. Sedangkan Wawali Arya Wibawa mengunjungi karya STT di wilayah Denpasar Selatan dan Denpasar Barat. 


Adapun sebanyak 12 lokasi menjadi titik peninjauan yang merupakan ogoh-ogoh peraih nominasi di tingkat kecamatan. Untuk Kecamatan Denpasar Utara yakni ST. Cantika, Banjar Sedana Mertha, Ubung, ST. Werdhi Sesana, Br. Tega, Tonja, ST. Eka Pramana, Br. Merta Rauh, Desa Dangin Puri Kangin. Selanjutnya untuk Kecamatan Denpasar Timur yakni ST. Shanti Yowana, Br. Yangbatu Kangin, Yangbatu, ST. Yowana Werdhi, Br. Batan Buah, Kesiman dan ST. Mekar Sari, Br. Kesambi, Kesiman. 


Untuk Kecamatan Denpasar Selatan yakni ST. Dharma Subiksa, Br. Sasih Panjer, ST. Canti Graha, Br. Tengah Sesetan dan ST. Sukerela, Br. Kepisah Pedungan. Dan untuk Kecamatan Denpasar Barat yakni ST. Yowana Sawitra, Br. Abiantimbul, Pemecutan Kelod, ST. Wira Dharma, Br. Sumuh, Desa Dauh Puri Kauh dan ST. Sekar Tirtha, Br. Saptha Bumi, Tegal Harum. Dalam kunjungan tersebut, turut diserahkan bantuan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sebesar Rp. 5 juta. 


Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, kunjungan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan para nominasi dalam mengikuti Kesanga Fest Tahun 2024. Sehingga dapat menampilkan karya maksimal saat pawai nanti. Pihaknya turut mengapresiasi karya STT se-Kota Denpasar yang telah menampilkan kreatifitas yang maksimal. 


"Ini karya STT Denpasar semuanya bagus, tapi dalam perlombaan tentu ada yang terbaik, ini merupakan wujud perkembangan kreatifitas yang terus tumbuh di Kota Denpasar," ujarnya


"Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan sekaligus semangat untuk menampilkan yanh terbaik, serta memastikan kesiapan dalam mengikuti Kesanga Fest Tahun 2024 ini," imbuhnya


Hal senada disampaikan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Dimana, kunjungan ini sebagai bentuk dukungan serta mempererat tali silaturahmi antara Pemkot Denpasar dengan yowana atau sekehe teruna di Kota Denpasar. Pihaknya juga memberikan apresiasi atas dukungan yowana dalam.pembangunan Denpasar. Termasuk juga masukan, usul dan saran yowana akan menjadi atensi Pemkot Denpasar kedepannya. 


"Selain memberikan semangat, motivasi dan dukungan, tadi kita banyak berdiskusi tentang kreatifitas anak muda, kedepan akan menjadi atensi dalam setiap program kerja pembangunan Kota Denpasar, tetap semangat berkreatifitas," ujarnya


Usai berdiksusi, Walikota Jaya Negara bersama Wawali Arya Wibawa disetiap lokasi kunjungan turut menikmati makan malam Nasi Jinggo bersama STT, Sekehe Gong, Klian, Pecalang hingga tokoh masyarakat setempat. Acara berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan. Tak jarang candaan hingga gelak tawa mengiringi diskusi santai penuh makna tersebut. (Ags/r4). 


Jumat, 26 Januari 2024

Kasdam IX/Udayana Laksanakan Gerakan Bersih Sampah di Sepanjang Pantai Kuta


Badung , Bali Kini
- Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Sachono, S.H., M.Si., M.Tr(Han), mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur Bali Drs. Sang Made Mahendra Jaya, M.H., melaksanakan kegiatan Gerakan Aksi Bersih Sampah dan Olahraga Bersama di Sepanjang Pantai Kuta, Badung, pada Jumat 26 Januari 2024.


Kegiatan yang turut dihadiri juga oleh Wakapolda Bali Brigjen. Pol. Dr. I Gusti Kade Budhi Harryarsana, S.I.K., S.H., M.Hum., dan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., tersebut digelar dalam rangka kolaborasi gerakan bersih lingkungan bersama Pemerintah Provinsi Bali, TNI/Polri dan Pemerintah Kabupaten Badung. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini berupa jalan santai sambil mamungut sampah sepanjang 1,22 Km dengan titik start dari Kuta Bach Skate Park hingga Tsunami Center Kuta.


Dalam sambutannya usai pelaksanaan pembersihan, Pj. Gubernur Bali menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut serta dalam kegiatan aksi bersih sekaligus olahraga bersama di Pantai Kuta ini, sehinga Pantai Kuta dapat bersih dari sampah.


"Pantai Kuta sangatlah dikenal di mancanegara. Namun, saat ini keindahan Pantai Kuta mulai terkesan kumuh. Banyak kios-kios yang sudah rusak dan ada yang tidak sesuai fungsi. Termasuk di belakang kios tersebut  banyak ditemukan tumpukan barang pedagang dan juga tumpukan sampah  yang membuat terkesan kumuh. Tadi saya masuk, saya lihat ada kamar mandi yang bagus, namun ada yang sampai pukul 08.00 Wita, ternyata masih terkunci. Ini sangat saya sayangkan," kata Pj. Gubernur Bali. 


Lebih lanjut pihaknya mengatakan, kedatanganya bersama unsur TNI-Polri ke Pantai Kuta ini dilakukan untuk memastikan terkait adanya keluhan wisatawan yang kecewa melihat Pantai Kuta yang terkesan kumuh ini. Pj. Gubernur meminta tolong kepada pihak pengelola, dikarenakan Bupati yang sudah menata sedemikian rupa sampai bagus, ketika diberikan kepercayaan untuk mengelola, ini justru tidak dikelola dengan baik. 


"Saya berharap, kondisi Kuta yang dulu, harus dikembalikan seperti konsep yang dibuat Bupati Badung. Kami hadir disini, melihat terkait komplain, bahwa tidak seindah seperti yang ditata Bupati Badung saat itu. Pak Bendesa tolong jaga, apa yang sudah dibuat Pak Bupati Badung, biar terus ada, dan terus bagus. Satu bulan lagi saya akan jalan-jalan kesini lagi untuk melihat perkembangannya," ujar Pj. Gubernur Bali.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kapoksahli Pangdam IX/Udy, Para Asisten Kasdam IXUdy, Kasrem 163/WSA, Para Dan/Kabalakdam IX/Udy, Para Kasi Kasrem 163/WSA, Para Pejabat Utama Polda Bali, Sekda Kabupaten Badung, Para Kadis Provinsi Bali, Kadis Pariwisata Kab. Badung, Camat Kuta, Lurah Kuta, Bendesa Adat Kuta, serta undangan lainnya. (rls/r3)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved