-->

Rabu, 07 Desember 2022

Sukses Wujudkan Desa Mandiri, 32 Kepala Desa Di Jembrana Terima Lencana


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sebagai wujud apresiasi dalam mewujudkan Desa Mandiri, sebanyak 32 Kepala Desa di kabupaten Jembrana menerima penghargaan lencana. Lencana berupa pin tersebut disematkan langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba secara simbolis kepada perbekel masing - masing desa, Rabu (7/12) di Gedung Kesenian Ir Soekarno saat menggelar rapat koordinasi dengan seluruh Perbekel dan Ketua BPD se Jembrana.

Sebelumnya 32 Desa tersebut telah ditetapkan berstatus sebagai desa mandiri oleh Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar saat launching Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD).

Dalam sambutannya Bupati Jembrana I Nengah Tamba ingin dalam rapat kordinasi tersebut sebagai wujud konsolidasi antara pemerintah desa dengan kabupaten sehingga diharapkan terjadi sinergi dalam penyusunan program - program daerah. "Saya ingin agar Perbekel, Lurah serta Ketua BPD tetap kompak dan fokus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan ikut mensosialisasikan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Jembrana serta mendukung program-program pemerintah dalam Mewujudkan Masyarakat Jembrana Bahagia melalui Jembrana Emas 2026,"ujar Tamba.

Terkait desa mandiri yang disandang 32 desa di Jembrana, pihaknya ingin hal tersebut bisa menjadi acuan dalam memimpin desanya kearah yang lebih baik lagi. "Saya sampaikan selamat kepada 32 Desa menjadi Desa Yang Berstatus Mandiri. Bagi 9 Desa belum bersatus desa mandiri agar tetap berupaya untuk melaksanakan program- program di desa guna meningkatkan status desa oleh Kementrian pembangunan desa transmigrasi dan tertinggal,"ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jembrana I Made Yasa mengatakan rapat koordinasi dan konsolidasi dengan para perbekel dan ketua BPD adalah sebagai evaluasi kegiatan tahun ini serta sinkronisasi program di tahun 2023. "Dengan rapat koordinasi ini diharapkan terjadi sinkronisasi sehingga sesuai arahan Bapak Bupati program di desa dan pemerintah kabupaten menjadi terpadu dan satu tujuan,"jelasnya.

Terakhir terkait penghargaan desa mandiri dari Kementrian Desa dijelaskannya dari 41 desa yang ada di Jembrana baru diraih 32 desa. "Tinggal 9 desa yang belum, diantaranya desa Belimbingsari, Warnasari, Manistutu, Banyubiru, Tegalbadeng barat, Berangbang, Manggissari, Asahduren dan desa Pangyangan,"pungkanya.

Sabtu, 03 Desember 2022

Pemkot Denpasar Gelar Kembali Operasi Pasar


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Upaya Pemkot Denpasar dalam mengendalikan harga bahan pangan pokok dan menekan laju inflasi semakin gencar dilakukan. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) Kota Denpasar kembali digelar operasi pasar di Taman Kota Lumintang, Kecamatan Denpasar Utara, dan di depan Museum Bali, Kelurahan Dangin Puri Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, pada Sabtu (3/12).

Menurut data yang dihimpun di lapangan, operasi pasar ini mentargetkan stabilitas harga bahan pangan pokok antara lain meliputi telur di harga Rp. 44.000,-/Krat, bawang merah Rp. 22.500,-/Kg, bawang putih Rp. 15.000,-/Kg, cabe kecil Rp. 28.000,-/Kg, minyak goreng Fitri Rp. 15.000,-/Liter, dan beras Rp. 53.000,-/5Kg.

Walikota Denpasar, Jaya Negara, saat meninjau langsung di lokasi depan Museum Bali mengatakan, upaya pengendalian inflasi yang dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar ini salah satunya dengan menekan harga bahan pangan pokok agar tetap stabil dan terjangkau di masyarakat melalui sistem subsidi.

"Operasi pasar ini akan terus kami lakukan bersama Disperindag, Perumda Pasar Sewaka Dharma, Bulog diseluruh Desa dan Kecamatan di Kota Denpasar secara bergiliran, hingga 22 Desember mendatang, dengan harapan menstimulus harga pasar untuk kebutuhan pangan utama terkendali, dan stabil, serta tentu masyarakat dapat membeli dengan harga terjangkau," Kata Jaya Negara.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Sagung Antari Jaya Negara, yang tampak hadir bersama Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana, di Taman Kota Lumintang pun menghimbau, masyarakat agar bisa benar-benar memanfaatkan adanya operasi pasar ini guna bisa memenuhi kebutuhan pangannya dengan harga yang lebih terjangkau dari pasaran.

Kadis Perindag Kota Denpasar yang juga selaku Ketua Tim Penyelenggara operasi pasar, Ni Nyoman Sri Utari, mengaku akan terus melakukan evaluasi terhadap setiap penyelenggaraan operasi pasar, baik dari sisi efektivitas kegiatan, perihal informasi adanya kegiatan ini dan menarik minat masyarakat untuk belanja di operasi pasar, hingga pemantauan dampak keberhasilan kegiatan melalui parameter tingkat laju inflasi dan daya beli konsumen dengan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar. 

Jumat, 02 Desember 2022

Indeks Daya Saing Digital Jembrana tertinggi di Bali-Nusra


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sederet prestasi gemilang kembali diukir pemerintah Kabupaten Jembrana pada penghujung tahun 2022 ini. Setelah penghargaan Smart City dari Kominfo RI, kini kembali meraih penghargaan yakni East Ventures- Digital Competitiveness Indeks (EV-DCI) untuk kategori kabupaten/kota dengan kenaikan indeks daya saing digital tertinggi diregional Bali-Nusra.

Penghargaan tersebut disampaikan secara langsung dalam acara Katadata Regional Summit yang dilaksanakan di Menara Danareksa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (01/12/2022).

Bupati I Nengah Tamba yang hadir pada acara tersebut menyampaikan, kebanggaannya atas torehan prestasi ini. Ia menilai hal tersebut sejalan  dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan ekonomi digital dan daya saing digital ditengah-tengah masyarakat.

“pada sektor UMKM di Jembrana hampir seluruhnya diperkuat dengan pemahaman literasi digital, dimana dalam pemasaran berbagai produk telah memanfaatkan terknologi digital yakni memanfaatkan platfrom e-commerce. Disamping itu terciptanya inkubator-inkubator bisnis kolaborasi bersama civitas akademika  dalam mencetak wirausaha-wirausaha muda yang juga mengadopsi sentuhan-sentuhan teknologi," jelasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan penghargaan 
ini juga tidak terlepas dari banyaknya inovasi yang telah diciptakan oleh pemerintah Kabupaten Jembrana khususnya dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

"Saat ini berbagai inovasi telah diciptakan, seperti flatform JES (Jembrana Emergency Servise) dan IBAN serta teranyar aplikasi JSDD. Masyarakat sangat antusias dengan keberadaan aplikasi tersebut dan betul-betul dirasakan  kebermanfaatannya. Hal itu juga menandakan masyarakat di Jembrana hampir seluruhnya melek teknologi," ucapnya.

Terakhir, Bupati asal Desa Kaliakah tersebut juga tidak lupa berterima kasih dengan insan media yang ada di Jembrana karena telah membantu tugas pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

“Penghargaan yang diraih ini juga berkat masifnya peran pemberitaan yang ada di Jembrana yang telah bekerjasama dengan pemerintah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan di Jembrana. Sekali lagi, prestasi pada penghujung tahun ini tentu motivasi bagi pemerintah dalam mensukseskan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat” ungkapnya.

Sementara itu, CEO PT. Katadata Indonesia Metta Dharmasaputra menuturkan dalam pengukuran EV-DCI ini mengacu dari berbagai macam aspek, yakni pilar Sumber Daya Manusia (SDM), Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pilar Pengeluaran untuk TIK, pilar perekonomian, pilar Kewirausahaan dan Produktivitas, pilar Ketenagakerjaan, pilar Infrastruktur, pilar Keuangan, serta pilar Regulasi dan Kapasitas Pemerintah Daerah (Pemda).

"Laporan EV-DCI ini dapat menjadi sebuah panduan bagi para stakeholder atau pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat dan daerah, investor, maupun para pelaku bisnis untuk memahami dan mengimplementasikan berbagai penemuan yang akan membawa dampak positif akan pemerataan digital di daerah masing-masing," Ucapnya.

Disinggung terkait apa itu EV-DCI sendiri, Sebut Metta merupakan inisiasi oleh East Ventures untuk membantu mendorong pemerataan ekonomi digital dan daya saing digital di seluruh provinsi di Indonesia. Sejak 2020, East Ventures merilis laporan EV-DCI untuk memetakan daya saing digital di 34 provinsi di Indonesia

"Dengan pemerataan daya saing di setiap daerah, kita mampu mendukung ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi sosial, lingkungan, maupun tata kelola masyarakat," pungkansya.

DIsamping Kabupaten Jembrana sendiri, bersamaan dengan ini juga diserahkan penghargaan EV-DCI untuk 6 provinsi dan 21 kota/kabupaten mewakili masing-masing regional seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku-Papua. Khusus untuk kategori kota/kabupaten tersebut ditambahkan wilayah Jabotabek.

Kamis, 01 Desember 2022

Jembrana Sabet Penghargaan Smart City 2022


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Pemkab Jembrana meraih penghargaan atas capaian penyelesaian penyusunan dokumen Masterplan Kota Cerdas (Smart City) tahun 2022 dari Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 

Penghargaan diserahkan  langsung oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Samuel Abrijani Pangerepan kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam acara Seminar dan Pameran Gerakan Menuju Smart City 2022 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Ditemui usai penyerahan penghargaan, Bupati Tamba mengungkapkan capaian Kota Cerdas (Smart City) yang diperoleh saat ini adalah kesuksesan bersama Pemerintah dan masyarakat Jembrana. Pihaknya mengatakan dengan pemanfaat teknologi dalam pelaksanaan pemerintahan di Jembrana, tentu akan mempertinggi efisiensi serta dapat memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

“Dengan tersusunnya, masterplan Jembrana Smart City, ada dua hal yang harus kita lakukan yakni penuntasan pembangunan infrastruktur infokom dan pengembangan SDM agar bisa dicapai seluruh dimensi smart city, antara lain smart governance, smart economy, smart environment, smart branding dan smart living di Jembrana," harapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut dalam penyusunan dokumen Masterplan ini juga telah disinkronkan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Jembrana 2021-2026.

“Apa yang dituangkan pada masterplan tersebut semuanya sudah sejalan dengan visi-misi pembangunan di Jembrana. Untuk itu kepada seluruh perangkat daerah agar dapat melaksanakan seluruh program cerdas yang telah ditetapkan dalam masterplan smart city.  Hal tersebut sangat penting, mengingat kita di Jembrana saat ini mengusung tagline Jembrana Emas 2026, kesuksesan implementasi Smart City ini menjadi salah satu indikator untuk mencapai tujuan Jembrana Emas 2026 itu," ucapnya

Tak lupa, Bupati juga mengungkapkan keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan di Jembrana, yang sedari awal bersama-sama berkomitmen untuk memajukan kabupaten Jembrana khususnya bagaimana mewujudkan Jembrana Smart City.

“Kita di Jembrana bersama jajaran Forkopimda, seluruh ASN serta Kepala Desa/Lurah bersama-sama telah menandatangi komitmen pengembangan smart city. Ini menandakan mulai dari tingkat paling bawah sudah sejalan dan seirama dengan tujuan yang sama yakni, mewujudkan masyarakat jembrana yang bagaia,"ungkapnya.

Disisi lain, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jembrana I Made Yasa menuturkan  kabupaten Jembrana mendapatkan penghargaan karena telah berhasil menyusun Masterplan Smart City di Tahun 2022.

“Kami sudah menyelesaikan pelaksanaan bimtek 1 hingga bimtek 4 dan sudah menyelesaikan penyusunan Masterplan. Itulah kenapa Jembrana diberikan penghargaan dari Kementerian Kominfo, ” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo RI Samuel Abrijani Pangerepandalam sambutannya menyampaikan untuk mendorong penerapan dan pengembangan smart city melalui Gerakan Menuju Smart City, Kementerian Kominfo fokus pada enam pilar, yaitu smart governance, smart infrastructure, smart economy, smart living, smart people dan smart environtment.


“Gerakan Menuju Smart City adalah sebuah inisiatif bersama antara Kominfo melalui kolaborasi dengan berbagai elemen dalam mendorong pembangunan berbasis smart city di Indonesia. Dalam gerakan ini, Kementerian Kominfo melakukan proses pembimbingan dan pendampingan kepada pemerintah kota dan kabupaten yang terpilih dalam membuat rencana induk atau master plan pembangunan smart city,” jelas Menteri Johnny.

Disamping Kabupaten Jembrana, terdapat 49 kabupaten/kota lain se-Indonesia yang juga memperoleh penghargaan dari Kominfo RI atas capain penyelesaiaan dokumen Masterplan Kota Cerdas (Smart City) tahun 2022 dan 7 kabupaten/kota memperoleh penghargaan atas implementasi program Kota Cerdas (Smart City) tahun 2021-2022. (Ari/Humas)

Rabu, 30 November 2022

Kembali Raih Opini WTP, Pemkab Jembrana Diganjar Penghargaan Kementerian Keuangan RI


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Pemerintah kabupaten Jembrana kembali meraih penghargaan dari Kementrian Keuangan RI atas tata kelola dan 
kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Penghargaan diserahkan setelah  Pemkab Jembrana mampu mempertahankan opini tertinggi  dari BPK RI  , predikat WTP delapan kali berturut turut .

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Teguh Dwi Nugroho kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba bertempat di Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Provinsi Bali, Rabu (30/11).

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Teguh Dwi Nugroho mengucapkan selamat atas raihan kabupaten Jembrana atas opini WTP secara berurut turut 8 kali. "Ini merupakan capaian yang luar biasa. Tentu ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi kabupaten Jembrana dan juga kita di Kementrian Keuangan,"ujarnya.

Teguh menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi dan juga koordinasi serta kolaborasi yang telah dibangun selama ini berjalan sangat baik. "Ini yang kemudian mendorong kita dalam tata kelola, akuntabilitas serta transparansi keuangan negara bisa dicapai, salah satunya dibuktikan dengan capaian kabupaten Jembrana atas laporan keuangan ini yang berhasil meraih WTP,"ucapnya.

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan WTP yang ke delapan kalinya bagi kabupaten Jembrana ini merupakan hasil kerjasama (teamwork) bersama. "Tentu saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh OPD serta seluruh jajaran pemerintah di kabupaten Jembrana. Ini adalah penghargaan bagi kabupaten Jembrana dan bagi kita semua,"kata Tamba.

Raihan tersebut diharapkannya menjadi acuan bagi seluruh jajaran pemerintah kabupaten Jembrana untuk bisa mempertahankan serta berbuat lebih baik lagi dalam melayani masyarakat. "Tetap semangat demi masyarakat Jembrana. Mari bekerja lebih baik lagi di tahun berikutnya,"tandasnya.

Senin, 28 November 2022

371 Guru Kontrak Di Jembrana Jalani Verifikasi PPPK


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sebanyak 371 guru kontrak di Kabupaten Jembrana menjalani verifikasi PPPK melalui kesesuaian kinerja yang dilaksanakan selama tiga hari yaitu 27-29 Nopember 2022.

Proses seleksi PPPK guru kali ini,  tidak lagi melalui tes CAT melainkan verifikasi kesesuaian kinerja oleh Guru Senior, Kepala Sekolah dan Pengawas terhadap para guru di masing-masing sekolah.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) berharap para guru yang menjalani verifikasi ini dapat memenuhi persyaratan untuk dapat diangkat menjadi PPPK, hal tersebut diungkapkan usai melaksanakan pemantauan verifikasi di SMP N 1 Negara, Senin (28/11/2022).

"Dari 349 kuota saya harapkan terpenuhi semua, sisanya yang belum bisa diakomodir diharapkan bisa masuk pada tahap berikutnya", harap Wabup Ipat.

Pihaknya pun menginginkan agar nantinya para guru yang telah lolos menjadi PPPK dapat lebih meningkatkan kinerja serta fokus terharap pendidikan para siswanya.

"Kalau sekarang sebagai guru kontrak hanya mendapat penghasilan 1jutaan, nantinya setelah menjadi PPPK bisa mendapat minimal 3jutaan. Saya harapkan dengan peningkatan kesejahteraan dapat meningkatkan lagi semangat para guru untuk mengajar dan pengabdian kepada masyarakat," tuturnya.

Sementara itu Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra menjelaskan adanya perbedaan sistem seleksi PPPK khususnya untuk tenaga guru dari tahap seleksi sebelumnya.

"Tidak lagi melalui CAT, sekarang namanya penilaian kesesuaian. Jadi setiap orang nanti dipetakan menurut penilaian guru senior, kepala sekolah dan pengawas, kinerja selama ini seperti apa itulah yang dinilai," ucapnya

Lebih lanjut Anom Saputra mengatakan penilaian dapat dilakukan darimana saja, selama memiliki jaringan internet yang stabil. Itu karena penilaian dilaksanakan secara online.

"Penilaian dapat dilakukan dari sekolah masing-masing, karena data sudah ada di sistem. Beberapa sekolah menyepakati satu tempat, karena ketentuannya memerlukan tempat yang akses internetnya bagus. Paling tepat memang dilaksanakan pada sekolah yang akses internetnya bagus," terangnya.

Anom pun mengungkapkan sempat terjadi kendala dalam pelaksanaan verifikasi tersebut, namun pihaknya terus melakukan koordinasi agar proses dapat berjalan dengan lancar. 

"Kemarin ada kendala pada server karna harus diikuti oleh seluruh Indonesia dari tingkatan SD, SMP hingga SMA secara bersamaan sehingga server bermasalah sampai malam. Kita tetap berkoordinasi dengan tim pusat, sehingga kemarin malam baru bisa digunakan kembali. Pada awalnya proses penilaian dilaksanakan selama dua hari, karena ada permasalahan pada server maka diberikan tambahan waktu lagi satu hari sampai besok 29 Nopember 2022, tapi tetap kita harapkan hari ini bisa selesai. 

Jumat, 25 November 2022

Tiga Ranperda Ditetapkan Menjadi Perda


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Tiga Ranperda yang dibahas dalam rapat paripurna sebelumnya akhirnya ditetapkan  menjadi Perda. Penetapan Perda itu hasil rapat paripurna V DPRD Jembrana masa persidangan 1 tahun 2022/2023, Jumat (25/11) di Ruang Sidang Utama DPRD Jembrana.

Adapun tiga Perda yang ditetapkan tersebut diantaranya, Perda tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah, Perda tentang Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas dan Perda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh.

Sidang dipimpin secara langsung oleh Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi turut dihadiri secara langsung oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, jajaran Forkopimda serta Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna dalam pendapat akhirnya menyampaikan wujud syukur atas telah ditetapkannya seluruh Ranperda menjadi Perda. "Setelah sebelumnya kita berhasil menuntaskan 1 (satu) dari 4 (empat) rancangan peraturan daerah pada masa persidangan ini, hari ini akhirnya kembali kita dapat menuntaskan seluruh tahapan pembahasan dan mengambil persetujuan bersama terhadap 3 (tiga) rancangan peraturan daerah lainnya untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah,"ucapnya.

Keberhasilan ini menurutnya merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam proses mulai dari penyusunan sampai pembahasan rancangan peraturan daerah ini, khususnya segenap pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Jembrana serta seluruh jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.
"Terimakasih atas segala kontribusi yang telah diberikan. Dengan telah disetujuinya 3 (tiga) rancangan peraturan daerah tersebut untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah, selanjutnya kita akan memiliki tambahan regulasi daerah untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Jembrana,"ujarnya.

Menurutnya keberadaan ketiga peraturan daerah tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kepentingan masyarakat Jembrana. 

"Mulai dari Perda tentang Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah, pihaknya berharap dapat bersama-sama membangun dan mengembangkan sistem cadangan pangan daerah yang mandiri, sehingga dapat menjamin terpenuhinya pangan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jembrana serta mampu mengantisipasi kerawanan pangan yang bersifat transien di daerah,"jelasnya.

Selanjutnya terkait Perda Pelindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas diharapkan dapat menjadi landasan atau instrumen hukum selaku penyelenggara pemerintahan daerah dalam memberikan pelindungan dan jaminan bagi penyandang disabilitas yang hak-hak dasarnya selama ini sering kali dikesampingkan, sehingga dapat mencegah diskriminasi, hambatan, pembatasan, kesulitan, dan pengurangan hak penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

"Terakhir, terkait dengan Perda pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh, peraturan daerah yang kita sepakati diharapkan dapat memberikan arah untuk melaksanakan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh yang terukur, efektif, dan tepat sasaran,"pungkasnya.(yogi/hmsj)

Wabup Ipat Sampaikan Terima Kasih kepada ASN Purnabakti


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) mengucapkan terima kasih atas dedikasi, pengabdian serta kinerja yang telah disumbangsihkan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Jembrana yang telah memasuki masa purnabakti.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara penyerahan santunan Korpri periode II tahun 2022 bagi ASN yang pensiun,sedang sakit,meninggal dan terkena dampak musibah banjir beberapa waktu lalu di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jumat (25/11/2022).

"Saat ini, rekan-rekan semua telah sampai pada penghujung karir sebagai ASN. Untuk itu, sekali lagi terima kasih dan selamat menikmati masa pensiun. Semoga bapak-ibu semua senantiasa dalam keadaan sehat, dan bagi yang saat ini tengah sakit semoga lekas sembuh," ucapnya.

Serta tak lupa, pihaknya juga mendoakan bagi ASN yang telah meninggal, yang saat ini santunannya diterima oleh ahli waris semoga mendapatkan tempat yang baik disisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan tetap kuat.

Lebih lanjut, Waki Bupati asal Kelurahan Tegal Cangkring tersebut mengingikan meskipun telah memasuki masa purna bhakti, bukan berarti berdiam semata. 

 "Saya juga berharap bapak-ibu tetap berkontribusi untuk kemajuan di Jembrana.  Senantiasa memberikan saran dan pemikiran maupun dedikasinya demi eksistensi KORPRI kedepan dalam mengisi pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Kabupaten KORPRi Jembrana I Made Budiasa mengatakan dalam periode ke- II tahun 2022 ini jumlah ASN yang memasuki masa pensiun sebanyak 192 orang.

"Adapun rinciannya pensium sebanyak 142 orang, sakit 40 orang dan meninggal 10 orang," pungkasnya.
 
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved