-->

Rabu, 30 Maret 2022

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya di Pura Sari Agung Pasek Bendesa Gelgel Desa Padangsambian Kelod


BALIKINI.NET, DENPASAR – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Rsi Gana lan Caru Wraspati Kalpa di Pura Sari Agung Pasek Bendesa Gelgel, Banjar Batu Bolong, Desa Padangsambian Kelod, Desa Adat Kerobokan bertepatan dengan Rahina Pagerwesi, Rabu (30/3).

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Tananjaya Asmara Putra, Camat Denpasar Barat, IB Purwanasara, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, IB Alit Surya Antara, Perbekel Desa Padangsambian Kelod, I Gede Wijaya Saputra serta undangan lainya dengan tetap disiplin menerapakan protokol kesehatan.

Pelaksanaan karya diawali dengan pengilen Tari Rejang, Tari Baris dan Topeng Wali. Merdu suara tetabuhan Gambelan Gong, kekidungan serta denting genta menambah khidmat suasana. Rangkaian prosesi dipuput oleh Ida Pedanda Karang Tampakgangsul.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengharapkan dari pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Rsi Gana lan Caru Wraspati Kalpa di Pura Sari Agung Pasek Bendesa Gelgel dapat terus meningkatkan sradha dan bhakti masyarakat, utamanya krama pengempon.

“Pelaksanaan Yadnya ini tentu sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat  beragama. Diharapkan upacara Yadnya ini dapat memberikan energi Dharma yang dapat memancarkan hal positif bagi jagat Bali serta menetralisir hal- hal negatif melihat berbagai macam situasi yang terjadi dewasa ini demi terciptanya keseimbangan jagat beserta isinya” ujarnya

“Ini adalah bagian dari dharmaning agama dan dharmaning negara. Tentunya kami berharap dengan upacara ini dapat memberikan manfaat baik secara sekala dan niskala bagi masyarakat,” imbuhnya

Sementara Pamucuk Karya, I Made Darpa mengatakan, seluruh rangkaian upacara telah dimulai sejak 17 Maret 2022 lalu yang diawali dengan upacara Ngatur Piuning Karya. Dilanjutkan dengan upacara Ngeruwak Genah pada 19 Maret 2022.

Pun demikian pada Senin 28 Maret 2022 dilaksanakan upacara Melasti. Dan Puncak Karya dilaksanakan hari ini Rabu (30/3) bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi. Sedangkan upacara Nyegara Gunung akan dilaksanakan pada Sabtu 16 April 2022 mendatang.

“Tentunya selaku panitia dan masyarakat pengempon Pura Sari Agung Pasek Bendesa Gelgel, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dalam pelaksanaan karya ini,” ujarnya (Ags/HDps).

Pemkab Jembrana Gelar Puncak Pujawali di Pura Alas Purwo


BALIKINI.NET, JEMBRANA Puncak pujawali pura luhur giri salaka alas purwo banyuwangi berlangung khidmat pada rabu 30/3.

Puncak Pujawali yang bertepatan dengan rahina pagerwesi, turut menghaturkan bhakti pujawali jajaran pemkab jembrana dipimpin sekda Jembrana I Made Budiasa. Tampak hadir, saat  puncak pujawali Wakil Bupati Banyuwangi H. Sugirah.

Pujawali dipura yang terletak ditengah tengah areal taman nasional alas purwo ini diawali dengan prosesi ngebeji ida betare menuju pantai yang berdekatan dengan dari lokasi pura. Prosesi ini juga diikuti sekda I made Budiasa bersama jajaran pimpinan OPD nyunggi ida betara hingga seluruh rangkaian puncak pujawali tuntas.

Pujawali ini dipadati pemedek yang merupakan umat hindu banyuwangi serta dari provinsi Bali. Tidak hanya itu, juga hadir pemedek dari kabupaten lainnya di Jawa Timur.

Wabup Banyuwangi Sugirah menyambut baik pelaksanaan pujawali serta mendoakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan debgan lancar. Menurutnya selama ini Umat hindu banyuwangi dikenal rukun dan harmonis.

"Kami turut mendoakan agar semua prosesi pujawali berlangsung lancar. Kita turut bahagia, karena tidak hanya kelancaran pelaksanaan pujawali juga turut mendongkrak wisatawan datang kebanyuwangi. Kita lihat hotel hotel penuh.ini patut disyukuri guna mendukung Banyuwangi Bangkit," ujar Sugirah.

Keberadaan pura alas purwo juga selama ini disebutnya mendukung pariwisata banyuwangi khususnya di taman nasional alas purwo banyuwangi.

Sementaraa sekda Jembrana I Made Budiasa persembahyangan pada pujawali ini rutin dilaksanakan, selain untuk melaksanakan persembahyangan  agar senantiasa diberikan tuntunan, keteduhan kepada umatnya.

"Pelaksanaan bhakti pujawali dengan mengajak segenap OPD ini bertujuan untuk mendoakan agar Jembrana diberikan keselamatan, damai  dan dijauhkan dari musibah serta memohon kerahayuan dan keselamatan,"kata Budiasa.

Menurut Ketua Panitia Eka Widaningsih Pelaksanaan rangkaian piodalan dimulai dari hari Selasa sd Sabtu, 29 Maret sd  2 April 2022.

"Hari Selasa kita melaksanakan matur piuning kemudian rabu puncak karya, kamis jumat nganyarin sampai pada hari sabtu nyineb karya. Pandita yang muput Ida Bopo Pandita Giri Dharma Arsa dari Griya Kecamatan Purwoharjo,"pungkasnya.(hs)

Bupati Bangli Dampingi Wagub Cok Ace Ngaturang Bhakti Pepranian dan Penyineban di Pura Ulun Danu Batur


BALIKINI.NET, BANGLI – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta beserta Istri  mendampingi Wakil Gubernur Bali Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) melaksanakan persembahyangan bhakti pepranian dan penyineban serangkaian Pujawali Ngusaba Kedasa Ida Betara di Pura Ulun Danu Batur  Kintamani Bangli. Selasa (29/3/22)

Dalam kesempatan tersebut hadir para tokoh Puri Se- Bali, Kapolda Bali, Ketua PHDI Bali, Majelis Agung MDA Provinsi Bali, Bupati/ Wali Kota Se- Bali atau yang mewakili, Wakil Bupati Bangli beserta Istri, Kapolres Bangli serta undangan lainnya.

Jero Gede Batur Duuran dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara ngusaba tahun ini dimulai dari tanggal 2 Maret 2022 dan Puncak Karya pada Purnama kedasa tanggal 17 Maret 2022, dilanjutkan dengan upacara Wayon Agung dan Wayon Alit , Penganyar kemudian hari ini dilaksanakan upacara penyineban. Sebelum dilaksanakan penyineban terlebih dahulu dilaksanakan upacara pepranian sebagai ungkapan rasa syukur dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena pelaksanaan Upacara ngusaba kedasa sudah berjalan dengan baik dan semoga Tuhan selalu melimpahkan kemakmuran dan kesuburan kepada alam beserta isinya.

Jro Gede Batur Duuran juga menambahkan bahwa proses upacara ngusaba kedasa tahun ini sudah berjalan dengan lancar walaupun masih dalam sutuasi pandemi, astungkara tahun ini bisa dilaksanakan seperti sediakala tanpa pembatasan kegiatan masyarakat. Sebagai pemongmong di Pura Ulun Danu Batur pihaknya melihat bahwa ayah - ayahan masyarakat sudah dilaksanakan dengan baik serta mengajak seluruh masyarakat Bali untuk selalu menjaga kesucian dan kelestarian tempat suci serta selalu menjaga kebersihan lingkungan, karena itu juga merupakan wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan Krama Desa Adat Batur yang sudah melaksanakan upacara ngusaba kedasa tahun ini dengan sangat baik. Serangkaian proses upacara, tradisi, dan budaya yang masih tertata dan terjaga kelestariannya dengan baik. "semoga Ida Betara sane melinggih Ring Pura Ulun Danu Batur selalu memberikan keselamatan dan kerahayuan kepada kita semua". "tutup sedana arta"

Sementara itu Wakil Gubernur Bali Cok Ace dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Jero Gede Batur Mekalihan serta kepada seluruh  masyarakat Batur karena Upacara Ngusaba Kedasa Sudah berjalan dengan sangat baik, dan semoga iuntuk kedepannya ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat Bali dalam pelaksanaan upacara adat dan keagamaan. Upacara ngusaba kedasa adalah upacara yang dilaksanakan setiap tahun yang dilaksanakan setiap hari Purnama Kedasa, "hari ini saya merasa bersyukur karena bisa hadir tangkil dalam upacara pepranian dan penyineban Ida Betara, sebelumnya pada tahun 2020 dan 2021 pelaksanaan upacara pepranian tidak begitu meriah karena dalam situasi pandemi civid -19,namun saat ini situasi sudah perlahan membaik dan proses upacaara pepranian kembali bisa dilaksanakan seperti sediakala." "Ujar cok ace'

Cok Ace menambahkan bahwa saat ini kondisi perekonomian Bali belum pulih akibat pandemi covid-19, tetapi antusias masyarakat yang tangkil ke Pura Ulun Danu Batur sangat tinggi, "semoga ini menjadi awal yang baik untuk kebangkitan ekonomi masyarakat Bali," tutup Cok Ace.

Bupati Bangli Buka Musrenbang Kabupaten Bangli Tahun 2023


BALIKINI.NET, BANGLI – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan  Kabupaten Bangli Tahun 2023.Acara yang digelar secara ofline dan online tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Bangli, Selasa(29/3/22)

Dalam Musrenbang tersebut hadir secara ofline  Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, Kepala Bappeda Bangli Komang Udiana Mahardika, serta Pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli yang hadir secara online melalui zoom meeting. 

Dalam Kesempatan tersebut juga  hadir secara online zoom meeting Kepala Bagian Bappeda Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia.

Bupati Bangli Sedana Arta dalam sambutannya mrnyampaikan musrenbang Kabupaten  Bangli yang  laksanakan tahun ini merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2024 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata cara Evaluasi  Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan jangka panjang dan pembangunan jangka menengah serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah ,rencana pembangunan menengah daerah dan rencana kerja pemerintah daerah.

Pihaknya juga menambahkan, apa yang kita lakukan hari ini tentunya sangat penting dan bernilai strategis dalam upaya mencapai tujuan pembangunan daerah, yaitu peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.Pelaksanaan musrenbang RPKD ini merupakan momen yang sangat penting dalam upaya mewujudkan prioritas pembangunan tahun 2023. 

Musrenbang tahun ini memiliki makna yang sangat penting, karena merupakan penjabaran tahun tahun ke-2 dari RPJMD Semesta Berencana  Kabupaten Bangli Periode 2021-2026.
Pada momen ini Bupati Sedana Arta kembali mengajak seluruh lembaga dan elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Visi Daerah  

"Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupatrn Bangli, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Kita Wujudkan Bangli Era Baru,"katanya.

Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia dalam pemaparannya menyampaikan tema RKP Pusat tahun 2023 adalah Peningkatan Produktivitas untuk Trnsformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan kemudian untuk tema RKPD Semesta Provinsi Bali tahun 2023 Mewujudkan Tranformasi Ekonomi Bali Hijau, Tangguh dan Sejahtera.Dalam penyusunan RKPD Kabupaten Bangli Tahun 2023 perlu menjadi penekanan bagaimana mengintegrasikan, mensinkronkan dan mensinergikan antar dokumen Perencanaan baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Pihaknya juga menambahkan dalam perumusan permasalahan Daerah perlu diperhatikan bagaimana kita mengakomodir pokok-pokok pikiran DPRD menjadi rumusan permasalahan daerah, yang nanti turunnya adalah dari rumusan permasalahan daerahb tersebut  akan masuk kedalam  perumusan sasaran dan prioritas pembangunan, kemudian perumusan kerangka ekonomi dan kebijakan keuangan , kemudian terakhir masuk dalam perumusan program prioritas daerah beserta pagu indikatifnya. 

"Mari kita bersama-sama mengawalnya dari aspek ini ketika merumuskan permasalahan di Kabupaten Bangli," tutup Wesnawa Punia. (**)

Selasa, 29 Maret 2022

Jaya Negara Buka 6th Denpasar Philately Exhibition


Denpasar, Pameran Denpasar Philately Exhibition (Denphex) tahun 2022 yang digelar 29 Maret hingga 2 April 2022, dibuka langsung Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara yang di tandai dengan penandatanganan prangko yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pameran. Keberadaan  Prangko yang Masih Bertahan di Era Digital ini, terlihat dari Puluhan Ribu Filateli atau Prangko dipamerkan di Denpasar. Dari ribuan koleksi yang dipamerkan terdapat pranko yang tertua yakni Tahun 1864. Puluhan ribu keping filateli dipamerkan di Gedung Dharmanegara Alaya Kota Denpasar, Bali.

Walikota Jaya Negara dalam sambutannya mengatakan, masyarakat kita mash banyak yang belum menyadari, bahwa prangko, bukan hanya berperan sebagai pelengkap dalam pengiriman surat menyurat. Lebih dari itu, prangko juga dapat merepresentasikan kekayaan suatu bangsa. Baik itu kekayaan alamnya, seni budaya, maupun sejarah yang dimiliki oleh bangsa tersebut.

Sehingga selain dapat menjadi benda koleksi bernilai tinggi, prangko juga bisa dijadikan sarana eksibisi persahabatan filatelis antar daerah bahkan antar negara. Karena dibalik keindahan serta nilai intrinsik yang dimiliki oleh sebuah prangko, dapat mencerminkan jati diri suatu bangsa. Hal ini tentunya sejalan dengan salah satu misi yang dimiliki Kota Denpasar, yakni "penguatan jati diri dan pemberdayaan masyarakat berlandaskan kebudayaan Bali."

Hari ini, 29 maret 2022 merupakan hari yang berbahagia bagi rekan - rekan pegiat filateli, disamping merupakan peringatan hari filateli nasional, pada hari ini pula perkumpulan filatelis Indonesia (PFI) genap berumur 1 abad. 100 tahun, jelas merupakan perjalanan yang sangat panjang, dan tentunya tidak lah mudah, mengingat harus di lalui di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang ada pada saat ini.

“Pada kesempatan berbahagia ini, saya mewakili pemerintah Kota Denpasar memberikan apresiasi kepada perkumpulan filatelis Indonesia, khususnya pengurus daerah Provinsi Bali atas terselenggaranya Denpasar

Philately Xxhibition yang ke-6 tahun 2022 ini," kata Jaya Negara.

Sementara Ketua Perkumpulan Filateli Bali Gede Ngurah Surya Hadinata mengatakan, meskipun sudah masuk era digital, namun filateli masih tetap eksis. Bahkan selalu ada keluaran baru setiap tahunnya.

Ia mengatakan pameran ini diikuti oleh 40 orang kolektor.

"Untuk koleksi yang dipamerkan paling tua tahun 1864 sampai tahun 2022," katanya.

Ia mengatakan ada banyak tema yang dipamerkan. Mulai dari tema Mahabharata, Ramayana, surat-surat Hindia Belanda, Bali tempo dulu, hingga filateli bertema politik.

"Sudah ada perangko yang memecahkan rekor untuk satu kepingnya bernilai sampai miliaran rupiah. Bahkan ada yang menyentuh harga Rp 8 miliar untuk satu keping perangko," katanya.

Sementara untuk di Indonesia yang termahal terjual satu keping perangko dengan harga Rp 2 miliar. Namun diakuinya, sejak pandemi Covid-19, secara umum kegiatan pelelangan perangko mulai turun, tetapi secara nilai perangko tetap tinggi.

Dirinya mengatakan perangko ini merupakan benda seni, perekam sejarah maupun investasi.

"Tujuan kami bagaimana nilai-nilai positif dari filateli ini dikenal oleh generasi muda," katanya.

Sementara itu untuk jumlah anggota perkumpulan perangko yang aktif di Bali sebanyak 75 orang. (ays/h.dps).

Bupati Suwirta Bantu Made Soma Penderita Kulit Terkelupas Asal Desa Getakan


KLUNGKUNG, Bentuk rasa kepedulian untuk memperhatikan kesehatan warganya tampak terlihat saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengunjungi kediaman I Made Soma Jaya Diputra (21) yang menderita kelainan kulit atau kulit terkelupas di Dusun Getakan, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (29/3). I Made Soma yang menderita penyakit kulit terkelupas di sekujur tubuhnya ini dialaminya sejak balita atau baru berumur tiga bulan. Bupati yang didampingi Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya juga memberikan bantuan berupa susu dan obat-obatan kepada I Made Soma.

Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta mengaku sangat perihatin melihat kondisi yang dialami I Made Soma. Bupati Suwirta menugaskan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Klungkung agar segera mendaftarkan I Made Soma ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga nantinya bisa secara rutin mendapatkan bantuan. Sebab saat ini, ia hanya dirawat ibunya saja yang kesehariannya menjadi petani. Selain memberikan bantuan, Bupati Suwirta juga menyemangati I Made Soma dan ibunya untuk menjalani kehidupan sehari-hari. "Tolong rawat I Made Soma dengan baik, semoga penyakitnya ini segera sembuh," pinta Bupati Suwirta kepada ibunya.

Sementara, Ni Wayan Sukresni yang merupakan ibu kandungnya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Suwirta dan jajaran yang telah perhatian menjengguk dan membantu anaknya. Sukresni juga menambahkan bahwa anaknya sudah mengalami penyakit kulit terkelupas ini sejak berumur tiga bulan, ia juga rutin rawat jalan di RSUP Sanglah. "Terimakasih Bapak Bupati dan jajaran sudah menjengguk dan memberikan bantuan kepada anak saya," ucapnya.(sklk/puspa).

Erick Thohir Tinjau Fasilitas Pembangunan Pelabuhan Sanur


Denpasar, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir didampingi Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara, Selasa (29/3) meninjau fasilitas proyek pembangunan pelabuhan Sanur Denpasar di Pantai Matahari Terbit.  Erick Thohir menjelaskan  pemerintah tengah mengembangkan Pelabuhan Sanur Bali. Hal ini dilakukan guna mengangkat produk lokal dari UMKM dan industri kreatif Indonesia bisa berkembang besar bahkan masuk ke pasar global.

Menurut Erick Thohir, dengan pengembangan produk  lokal ini tentu saja akan memiliki peluang besar meningkatkan kesejahteraan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat. "Kalau di (Pelabuhan)Sanur ini 100 persen harus local brand, mau makanan atau yang lainnya," ujar Erick  Thohir

Lebih lanjut, Erick Thohir mengatakan mengingat tahun ini Bali akan menjadi tuan rumah Presidensi G20 diharapkan pelabuhan Sanur sudah beroperasi dan peserta peserta G20 dapat mengunjungi Nusa Penida dan Nusa Lembongan dengan aman dan nyaman melalui Pelabuhan Sanur.

“Dengan rampungnya pelabuhan Sanur nantinya akan menjadikan Sanur hidup lagi dengan destinasi wisata baru dan untuk memastikan proses pembangunan akan berjalan baik,” tuturnya.

Berdasarkan hal tersebut, Erick mensinergikan UMKM dan pelaku industri di Pelabuhan Sanur untuk menjadi sebuah ekosistem. Ia menegaskan ekosistem tersebut harus direalisasikan, mengingat berkaitan dengan penugasan BUMN di sektor industri kreatif dan pelaku usaha mikro.

Sementara Wali kota Denpasar, IGN. Jaya Negara, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat atas dibantunya kelancaran proses pembangunan Pelabuhan Sanur. Pelabuhan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Bali khususnya Denpasar.

Dimana nantinya para pelaku UMKM lokal mendapatkan ruang untuk menciptakan pasar. Sehingga perekonomian masyarakat sekitar terus meningkat seiring pembangunan pelabuhan ini.

“Tentu atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh masyarakat kami ucapkan terimakasih, dengan berdirinya pelabuhan ini, selain untuk meningkatkan konektivitas, juga meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat sekitar," ujar Jaya Negara. (ays/hdps).

Jadi Kurir Sabu, Dua Remaja Belia ini Dihukum 7 Tahun


Denpasar - Petualangan dua remaja Achmad Sobbirin dan Achmad Izzul menjadi kurir sejak Agustus lalu harus berakhir di jeruji besi. Ke dua ramaja berumur 20 tahun ini menerima hukuman pidana penjara selama 7 tahun.

Dalam sidang yang digelar secara online ini, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Artha Wijaya,SH  sebelumnya mengajukan hukuman 7 tahun dan denda Rp.2 miliar. Hakim menyatakan sejalan dengan JPU bahwa keduanya terbukti bersalah sebagaimana tertuang dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Bahwa terdakwa telah melakukan perbuatan pidana melakukan Pemufakatan Jahat tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman berupa sabu yang beratnya melebihi 5 (lima) gram.

Ditangkapnya kedua remaja ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap maraknya peredaran narkotika di wilayah Kerobokan Kelod. Saat itu, Kamis 05 Agustus  2021 sekitar pukul 18.00 Wita.

"Petugas mendapat keduanya mengendarai sepeda motor dan berhenti di depan Pertokoan Kosong Jalan Sunset Road, Kerobokan Kelod, Kuta Utara,"tulis dalam dakwaan.

Saat itu terdakwa Sobirin masih berada di atas sepeda motor. Sedangkan terdakwa Izzul terlihat meletakkan sesuatu berdasarkan petunjuk foto kirim lokasi tempelan pada HP.

Petugas dari Polda Bali langsung melakukan penggledahan. Dari terdakwa Izzul diamankan barang bukti berupa tiga paket plastik klip bening berisi sabu berat masing-masing, 5,29 gram netto ( diberi kode A1 ) dan 5,28 gram netto ( diberi kode A2 ), 0,19 gram netto diberi kode B.

Dari pengakuan terdakwa Sobirin, mengakui masih memiliki dan menyimpan sabu di kamar kos jalan Tegal Sari Tibubeneng, Kuta Utara. Dari penggledahan lanjutan, ditemukan kembali dibawah meja kompor satu klip sabu berat 0,06 gram netto (diberi kode C) serta alat bukti penguat lainnya.

Bahwa keduanya mengaku baru menjadi kurir sejak awal Agustus. Mereka diperintahkan oleh seseorang yang dikenalnya bernama Panjul (DPO) untuk mengambil tempelan dan melakukan transaksi.

Berdasarkan yang tertuang dalam dakwaan, Jaksa dari Kejati Bali ini menuntut terdakwa hukuman selama 7 tahun penjara. "Menghukum kedua terdakwa dihukum masing-masing selama 7 tahun penjara dan denda sebesar Rp.2 miliar, Subsidair 1 tahun," putus hakim dalam sidang online di PN Denpasar.

Wawali Arya Wibawa Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI


Denpasar, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan spesifik Komisi II DPR RI di Sewaka Dharma, Kota Denpasar, Selasa (29/3). Kedatangan rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Syamsurizal ini secara khusus memastikan optimaliasi pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sewaka Dharma Kota Denpasar. 

Tampak seluruh rombongan bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kadis DPMPTSP, IB Benny Pidada Rurus, Kadisdukcapil, Dewa Gde Juli Artabrata dan Kadis Kominfos, IB Alit Adhi Merta  meninjau operasional MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar. Satu persatu pelayanan turut mendapat peninjauan disertai interaksi terkait pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa berbagi pengalaman dalam memimpin birokrasi mendampingi Walikota IGN Jaya Negara  serta inovasi dan strategi Pemkot Denpasar pada bidang Pelayanan Publik di masa pandemi Covid-19 saat ini. Tampak hadir Anggota DPR RI Dapil Bali, AA Adhi Mahendra Putra. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam paparanya memberikan apresiasi atas dipilihnya Kota Denpasar sebagai lokasi Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI tentang pelayanan publik. Karenanya, pelaksanaan kunjungan spesifik  ini menjadi kehormatan bagi Pemkot Denpasar sebagai ajang saling berbagi pengalaman dan informasi sehingga momentum ini bisa menjadi  embrio untuk mewujudkan optimaliasi pelayanan publik di Kota Denpasar. 

“Kita tentu sangat sepakat bahwa terwujudnya good governance dan optimalisasi pelayanan publik menjadi harapan besar dalam mengelola birokrasi dengan berbagai dinamika tuntutan layanan masyarakat,” jelasnya

Lebih lanjut Arya Wibawa mengatakan, situasi saat ini membawa manajemen pemerintahan ke dalam situasi Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity (VUCA). Hal ini diakibatkan oleh tiga Disruption, mulai dari Digital Disruption, Millenial Disruption dan Covid-19 Disruption.

“Kondisi yang serba tidak menentu, berubah dengan cepat memerlukan fleksibilitas serta pemahaman, sehingga mampu mendukung terciptanya pelayanan yang optimal bagi masyarakat,” katanya

Ditambahkannya, peningkatan kualitas pelayanan publik pada masing-masing instansi pemerintah merupakan tindaklanjut dari kebutuhan dan harapan masyarakat. Guna mewujudkan hal tersebut, Pemkot Denpasar menggalakkan beberapa area perubahan reformasi birokrasi. mulai dari manajemen perubahan, penataan peraturan perundang-undangan, penataan  dan penguatan organisasi, penataan tatalaksana, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja dan penataan sistem manajemen SDM aparatur.

Arya Wibawa menjelaskan, MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar berdiri berdasarkan Perwali Nomor 5 Tahun 2018 tentang  Mal  Pelayanan  Publik Sewakadarma. Dimana, sejak diresmikan empat tahun lalu, MPP Kota Denpasar melayani 228 jenis layanan dengan melibatkan 8 Kementrian/Lembaga, sebanyak 8 Badan Layanan, BUMN, BUMD dan Swasta, serta sebanyak 8 OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Meski di masa pandemi saat ini, MPP Kota Denpasar terus berinovasi serta beradaptasi guna  mewujudkan pelayanan optimal bagi masyarakat. Mulai dari Si Taring Dukcapil, Anjungan Dukcapil Mandiri, OSS, Perijinan Online, Sirekom, Tandatangan Digital. Selanjutnya, transformasi digital pelayanan publik melalui Divos, Pelayanan Publik melalui aplikasi layanan, Absen Pegawai dan Kinerja dan inovasi lainya.

Pimpinan Rombongan yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Syamsurizal mengatakan, pelaksanaan kunjungan ini bertujuan guna memastikan optimalisasi pelayanan publik di Kota Denpasar. Hal ini bertujuan untuk memberikan dukungan kemudahan investasi. Sehingga upaya memulihkan perekonomian di masa pandemi ini dapat dimaksimalkan.

“Harapan kami, profesionalisme dan inovasi saat ini harus terus ditingkatkan, sehingga iklim investasi di Kota Denpasar dapat terus tumbuh, dan pelayanan publik terus ditingkatkan,” ujarnya

Di akhir sesi, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Pimpinan Rombongan yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Syamsurizal serta pimpinan OPD yang menjadi lokus, yakni Kadis DPMPTSP, IB Benny Pidada Rurus, Kadisdukcapil, Dewa Gde Juli Artabrata dan Kadis Kominfos, IB Alit Adhi Merta berkesempatan bertukar Cinderamata dan berfoto bersama. (Hups/Ags)

Program BCS Dorong Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Banjar


Jembrana- Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati I Nengah Tamba dan Wakil IGN Patriana krisna berkomitmen dalam mencetak sebanyak-banyaknya entrepeneure-entrepeure muda yang berkecimpung dalam dunia industri ekonomi kreatif. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu diperlukan kesiapan SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman saat ini.

Salah satu wadahnya yaitu melalui program BCS (Banjar Creative Space) yang kini hadir di Jembrana. Kick off (peluncuran) Program BCS di Jembrana, secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gede Sujana yang dalam kapasitasnya mewakili Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Anjungan Cerdas Rambut Siwi, Selasa (29/3/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Chief Operating Officer (COO) Banjar Creative Space (BCS) yang sekaligus ketua STMIK Primakara Made Artana,  Wakil Ketua DPRD Jembrana yang juga sebagai Ketua pembina banjar kreatif yeh Buah I Wayan Suardika, Camat Mendoyo serta komunitas kreatif dari banjar Bilukpoh dan Banjar Adat yeh Buah.

Chief Operating Officer (COO) Banjar Creative Space (BCS) Made Artana mengatakan Program Banjar Creative Space (BCS) menjadi wadah insan kreatif dari banjar untuk mendorong lahirnya berbagai produk kreatif dan menggerakkan ekonomi kreatif dari banjar. Ditambahnya, bahwa keberadaan program BCS ini didukung penuh oleh Menteri BUMN Erick Thohir melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina. BCS dirancang menjadi strategi pengembangan potensi berbasis masyarakat Bali yang simpul utamanya berada di banjar-banjar. 

“Dari 11 banjar di sembilan kabupaten/kota di Bali, di Kabupaten Jembrana memperoleh 2 banjar yang menjadi pilot project program BCS yaitu di Banjar Bilukpoh dan Banjar Adat Yeh buah. Nantinya dalam perjalanannya program BCS di banjar yang menjadi role model ini akan diisi berbagai kegiatan kreatif salah satunya workshop dengan beragam materi yang diisi trainer-trainer yang berkompeten dibidang industri ekonomi kreatif ,” ujarnya.

Lebih lanjut Made Artana yang juga sebagai Ketua STMIK Primakara menuturkan terdapat sejumlah workshop yang dilaksanakan dalam program BCS ini yaitu pertama workshop digital marketing sehingga bisa memasarkan produk-produk UMKM secara online dan di berbagai platform digital. Kemudian workshop Lightning Decision Jam (LDJ), dimana LDJ merupakan salah satu tool yang diperutuhkan untuk memecahkan masalah secara bersama-sama  dalam sebuah team.

Ada pula workshop terkait pengembangan produk atau product development. “Yang kami berikan adalah pengembangan produk yang jadi potensi dikembangkan berdasarkan kekuatan (strenghtness) banjar. Kami fokuskan supaya dapat hal itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gede Sujana yang dalam kapasitasnya mewakili Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program BCS (Banjar Creative Space). 

“Melalui program ini, Banjar bukan hanya sebagai tempat atau space warga untuk berkumpul dan menjalankan adat-tradisi dresta yangg berjalan, tapi menjadi simpul kreativitas secara berkelanjutan. Terutama di era digital, Banjar bisa menjadi wadah untuk menyiapkan talenta-talenta digital yang bisa kreatif berselancar di era internet of things, menghasilkan produk-produk unggulan untuk memperkuat kesejahteraan warga Banjar,” ucapnya.
 
Terakhir, kepada seluruh peserta, Gede Sujana berharap dapat mengikuti workshop ini dengan baik dan serius sehingga dapat memberika impact (dampak) yang postif dalam pengembangan usahanya. “Saya sangat mengapresiasi sekali pelaksanaan kegiatan ini. Sekali lagi, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya entrepeneure-entrepeure muda yang berkecimpung dalam dunia industri ekonomi kreatif yang mengedepankan daya kreatifitas sesuai kebutuhan dan pekembangan jaman, yang nantinya akan berpengaruh secara langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ari/hms)


© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved