-->

Jumat, 21 Oktober 2022

Bupati ajak kelompok pengelola hutan komitmen jaga hutan.


Sayembarakan pengungkap pelaku perusakan hutan   di Jembrana

Jembrana , Bali Kini - Musibah banjir bandang yang terjadi tahun ini di Jembrana  mengharuskan semua pihak untuk saling introspeksi.

Banjir yang terjadi  tahun ini terbesar dibandingkan sebelumnya jika dilihat dari kerusakan serta banyaknya warga  terdampak.


Oleh karena itu selain memfokuskan pada penanganan  dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak,   Bupati Jembrana I Nengah Tamba juga mengajak semua pihak khususnya warga pengelola hutan desa meliputi Lembaga Pengelola Hutan Desa ( LPHD )  dan  Kelompok Tani Hutan ( KTH )  , komitmen menjaga hutan Jembrana.


Kesepakatan untuk menjaga dan mengawasi hutan dengan penandatanganan  komitmen tertulis  oleh masing masing ketua kelompok pengelola hutan ,dihadapan Bupati Jembrana I Nengah Tamba ,Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana, Kepala  Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja, Kepala UPTD  Kawasan Pengelolaan Hutan Bali Barat ( KPH ) ,Agus Sugiyanto di Rumah Jabatan Bupati Jembrana jumat ( 21/10).


Komitmen itu kesiapan   melaksanakan pengelolaan hutan sesuai ketentuan dan mencegah terjadinya pemotongan pohon, pembakaran lahan, peneresan pohon, perluasan areal baru serta kegiatan lain yang melanggar ketentuan hukum.


Bupati I Nengah Tamba menyebut kesepakatan  tertulis dengan surat bermaterai itu bentuk komitmen  rasa  tanggung jawab untuk turut menjaga hutan Jembrana .




" Hari ini kita cari solusi.

Kita buat pernyataan tertulis bersama untuk

Melindungi hutan. Kami tidak menjustifikasi bapak semua sebagai pelaku perusakan hutan tapi mari kita berempati ,saling mulat sarira,berempati  akan musibah, tanggung jawab bersama agar musibah ini tidak terulang kembali.

Caranya dengan ikut bertanggung jawab mengawasi hutan,"  ujar Bupati.

Bupati  melanjutkan harus ada kesungguhan  dari semua pihak agar musibah banjir bandang tidak terulang kembali. Komitmen ini katanya mesti segera disebarluaskan kepada masing masing anggota untuk dilaksanakan . Saat ini

ada 32 kelompok   LPHD  dengan jumlah anggota mencapai 4930 yang diberikan ijin menanam hutan didesanya dengan tanaman produktif.


" Saya siap bantu bibit ,dan memfasilitasi bantuan lainnya jika  ada komitmen baik, bersama sama jaga hutan.

Informasikan kepada seluruh anggota karena bapak bapak  disini adalah informan kami .Selain menjaga dan mengawasi , beri kami masukan.

Laporkan kepada kepada polsek terdekat. kepada KPH ,termasuk   ke bupati kalau tidak ada perkembangan. Sebaliknya kami akan siap support kegiatan KTH ,memajukan usaha KTH dengan support bibit dengan komitmen itu," ucap bupati. 

Wujud keseriusan Bupati untuk menjaga hutan , secara spontanitas langsung mengelar sayembara terbuka bagi anggota dan kelompok  yang memberikan informasi terkait perusakan hutan dengan hadiah Rp 2 juta .

" Hadiah itu dari kantong pribadi bupati sendiri bagi yang mampu memberikan informasi terkait pelaku perusakan hutan .

Saya siapkan uang tunai Rp 2 juta secara pribadi bagi KTH yang bisa memberikan informasi terkait perusakan hutan . Jadi ada data dan fotonya," beber Bupati.


Hal itu lanjutnya  ,bentuk komitmennya secara pribadi menjaga hutan Jembrana. Sehingga kedepan musibah banjir bandang tidak terulang lagi dan hutan Jembrana tetap lestari .


Sementara Kapolres Jembrana AKBP I  Dewa Gede Juliana mennyebut musibah yang terjadi menuntut keseriusan semua pihak agar  tidak terulang kembali. Salah satunya keseriusan untuk menjaga hutan.

Sedangkan Para masyarakat pengelola hutan ini diberikan  ijin untuk mengelola hutan  dengan ketentuan sudah disepakati .

"

Harapan kita betul betul disepakati apa yang boleh ditanam dan dilakukan karena ijin pemanfaatan hutan   ini ini pasti sudah mendapat kajian sebelumnya . Tidak boleh menebang hutan yang dimanfaatkan meminimalisir akibat bencana,"kata Kapolres.


Kapolres menyadari , dengan mengandalkan polisi kehutanan saja sulit  menjaga hutan jembrana yang begitu luas,terlebih  personil terbatas. Karena itu Ia menyarankan agar petugas dalam pengawasan hutan memanfaatkan teknologi.


" Pantau dengan drone secara periodik . Bisa direkam mana yang kira kira  hutan kita yang masih aman termasuk apabila ada pohon tumbang . Jadi ada evaluasi secara berkala," kata Dewa Juliana.


Atas musibah ini sebutnya, masyarakat banyak menyalahkan pengelolaan hutan.

Pihaknya berjanji tidak segan segan mengambil tegas apabila terjadi berbagai kecurangan pengelolaan hutan .


" Harus kita awasi bersama karena hutan di Bali Barat ini begitu luas. Mohon kesepakan itu dilaksanakan.Jangan  sampai ada kelompok, ada anggota tersangkut masalah hukum. Termasuk aktivitas melanggar  dari luar desa mohon diinformasikan," ungkapnya.


Ia berharap berbagai kecurangan seperti sengaja mematikan pohon dengan racun, membuka lahan diluar ijin akan menjadi atensi pihak berwajib.

" Ini menjadi atensi kami dan bisa kami cek dengan uji labfor apabila ada kesengajaan, berlaku curang,  memberi racun untuk  mematikan pohon . Jadi jangan  sampai ada dari kelompok maupun anggota pengelola hutan  tersangkut masalah hukum," tandasnya.


Disisi lain ,Kepala UPTD KPH Bali Barat Agus Sugiyanto  menyambut baik kesepakatan dalam bentuk komitmen tertulis. Menurutnya upaya menjaga hutan bersama kelompok masyarakat sudah sering disampaikan dengan pendekatan sosial,filosofi menyama braya , melalui tetua dan kelompok.

Ia mengakui pengawasan sangat terbatas dengan personil penyuluh hutan hanya dua orang. Sedangkan  luasan hutan yang harus diawasi 37.182 hektare.

Sementara luasan  ijin pengelolaan hutan desa mencapai 12 ribu hektare blok pemanfaatan bekas perambahan hutan , dengan luas yang baru dimanfaatkan masyarakat mencapai 5771 hektar.


" Kita ingin kelompok ini benar benar fokus menjadi penyelamat hutan. Mencegah illegal logging karena kami akui memiliki keterbatasan. Jadi harus bersama sama," tandasnya . (Abhi)



Seluruh Desa/Kelurahan di Kota Denpasar Serentak Bersihkan Got dan Gorong-Gorong


 Ket foto : Aksi kebersihan serantak di desa/kelurahan se-Kota Denpasar membersihkan gorong-gorong serangkaian Jumat Pagi Bersih Lingkungan (Jumpa Berlian) bersama OPD di lingkungan Pemkot Denpasar sebagai program bapak angkat, pada Jumat (21/10).

Langkah Berkelanjutan Jaga Kebersihan Lingkungan Antisipasi Banjir

Denpasar, Bali Kini - Seluruh Desa/Kelurahan di Kota Denpasar menggelar aksi serentak membersihkan gorong-gorong, got dan saluran air  pada Jumat (21/10). Kegiatan ini dirangkaikan dengan Jumat Pagi Bersih Lingkungan (Jumpa Berlian) bersama OPD di lingkungan Pemkot Denpasar sebagai program bapak angkat. Hal ini merupakan langkah berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan antisipasi banjir.


Berdasarkan pemantauan di lapangan, tampak seluruh desa/lurah bersama perangkat, OPD terkait, Jumali, stakeholder sekitar dan masyarakat serta dibantu TNI/Polri turut andil dalam membersihkan gorong-gorong dan saluran air.


Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai  menjelaskan, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dimana, saat ini dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, dengan intensitas hujan yang tinggi membuat beberapa titik terjadi genangan. Karenanya, sebagai langkah antisipasi berkelanjutan aksi serantak di seluruh desa/kelurahan ini merupakan kegiatan penting dalam menjaga lingkungan dan mencegah genangan atau banjir.


“Hari ini seluruh desa/kelurahan secara serentak melaksanakan aksi kebersihan yang difokuskan pada gorong-gorong dan saluran air, hal ini guna mengantisipasi genangan atau banjir saat hujan akibat tersumbatnya saluran air oleh sampah,” ujar Wiradana. 


Lebih lanjut dijelaskan, sampah saat ini memang menjadi permasalahan klasik perkotaan. Saat ini sumbatan saluran air biasanya disebabkan oleh sampah dan sedimientasi. Sehingga langkah serentak ini menjadi solusi dalam mencegah genangan dan banjir. 


“Kami berharap kegiatan ini dapat terlaksana secara rutin dan menjadi program berkelanjutan di desa/lurah,” jelasnya


Alit Wiradana berharap, penanganan banjir dan sampah memerlukan kerjasama semua pihak, termasuk masyarakat. Karenanya, dengan aksi serantak ini diharapkan dapat menggugah kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.


“Semoga kegiatan ini dapat menggugah masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, sehingga pada saat musim penghujan tidak menjadi masalah, dan mampu mencegah banjir secara berkelanjutan,” harapnya.  (Ags).

Kamis, 20 Oktober 2022

Kodim 1710/Mimika Gelar Asistensi Teknis Penyelenggaraan Bintahwil

(Timika) Bali Kini -  Menghadapi perkembangan situasi sosial-politik nasional dan internasional yang dinamis, diperlukan upaya untuk memberdayakan pembinaan ketahanan wilayah demi memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Berdasarkan hal tersebut, Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi melaksanakan kegiatan Asistensi Teknis Penyelenggaraan Bintahwil, Kamis (20/10/2022).


 



Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Darmawangsa Kodim 1710/Mimika, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika dan dipimpin langsung oleh Direktur Teritorial Pusterad, Brigjen TNI Yuswandi serta diikuti sekitar 50 orang tamu undangan yang terdiri dari Babinsa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa dan Purnawirawan.


 


Dalam sambutannya Dandim 1710/Mimika menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar seluruh Apkowil bisa menguasai apa yang terkandung dalam Bintahwil sehingga memiliki kesamaan visi dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial. Pada kesempatan ini pun Dandim 1710/Mimika memberikan penjelasan tentang pelaksanaan Bintahwil di wilayahnya.


 


Brigjen TNI Yuswandi pun menyampaikan sambutan bahwa kedatangannya adalah untuk menyamakan persepsi terkait Bintahwil dan Bintahwil sendiri memiliki tujuan untuk menghasilkan ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat sehingga diperlukan dukungan dari semua pihak.


 


Dalam kegiatan ini pun dilakukan kegiatan komunikasi dua arah sehingga penyelenggara dan para tamu undangan lebih memahami tentang Bintahwil. Selain itu para tamu undangan pun terlihat sangat aktif dalam memberikan masukan dan saran yang sangat berguna untuk evaluasi pelaksanaan tugas yang lebih baik kedepannya bagi Kodim 1710/Mimika.(tim/lpt)

Komitmen Kendalikan Inflasi Dan Stabilkan Harga Bahan Pokok, Pemkot Denpasar Gelar Operasi Pasar Serentak di Dua Lokasi

 


Ket Foto: Walikota Denpasar, Jaya Negara, bersama Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana, saat meninjau Operasi Pasar di Banjar Tegal Kawan, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat.



Denpasar, Bali Kini  - Sebagai upaya Pemerintah Kota Denpasar untuk menekan laju inflasi, dilaksanakan operasi pasar melalui Tim Operasi Pasar dari Disperindag, Perumda Pasar Sewakadarma Bulog dan UMKM lokal. Kali ini kegiatan dilaksanakan di dua lokasi yakni di Wantilan Pura Mutering Jagat Desa Sidakarya dan Banjar Tegal Kawan, Jalan Gunung Welirang Desa Pemecutan Klod, pada Kamis (20/10).

Seperti sebelumnya, operasi pasar ini mentargetkan stabilitas harga bahan pangan pokok seperti telur dijual dengan harga Rp. 42.000,-/Krat, bawang merah Rp. 22.000,-/Kg, bawang putih Rp. 17.000,-/Kg, cabe besar Rp. 32.000,-/Kg, cabe kecil Rp. 34.000,-/Kg, minyak goreng Rp. 13.000,-/Liter, dan beras Rp. 52.000,-/5Kg.

Operasi Pasar di Banjar Tegal Kawan, Jalan Gunung Welirang Desa Pemecutan Klod ditinjau langsung Walikota Denpasar, Jaya Negara, bersama Sekda Kota Denpasar IB. Alit Wiradana. Sementara di Operasi Pasar di Wantilan Pura Mutering Jagat Desa Sidakarya ditinjau oleh Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa. 

Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara disela - sela peninjauan, operasi pasar akan semakin gencar dilakukan hingga bulan Desember dengan tujuan menekan harga bahan pangan pokok agar tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat, pihaknya pun mengaku inflasi dapat ditekan hingga 0,23% pada bulan Oktober ini.

"Kami kutip pada data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, dari 68 Kota di Indonesia yang terdampak inflasi, Kota Denpasar saat ini telah menduduki posisi nomor 8 untuk deflasinya di bulan Okotober, artinya sejauh ini, kegiatan operasi pasar kami nilai efektif dan memberikan dampak baik untuk perekonomian di Kota Denpasar," kata Jaya Negara.

Sementara Wawali Arya Wibawa juga berharap Operasi Pasar ini betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat serta dampaknya benar-benar dapat menekan laju inflasi.

Adapun Perbekel Desa Adat Pemecutan Klod, I Wayan Tantra mengaku, operasi pasar ini sudah kali ke-5 diadakan di wilayahnya yakni di wilayah Banjar Abian Timbul sudah 3 Kali, wilayah Banjar Tegal Dukuh Anyar 1 Kali, dan saat ini di Banjar Tegal Kawan 1 Kali, pihaknya pun berterima kasih kepada Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi karena telah memperhatikan dan membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok sehari-harinya dengan harga yang terjangkau serta menekan dampak inflasi yang dirasakan. (Esa-Gita)

Bupati Suwirta Berikan Bantuan Kepada Korban Tanah Longsor di Desa Nyalian


Klungkung , Bali Kini - Sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban warga yang terkena musibah, Bupati Suwirta turun langsung memberikan bantuan kepada keluarga yang terkena bencana longsor di Dusun Kapit Desa Nyalian, Kamis (20/10). 

Kepada korban, Bupati Suwirta menyampaikan motivasi “bantuan ini hanya untuk meringankan. Namun terpenting adalah bagaimana musibah ini dapat diselesaikan. Tetap semangat, namanya musibah tidak dapat dihindari” kata Bupati Suwita. Ditambahkan, ketika nanti dibangun kembali , terutama dinding pengaman tanah (DPT), mempertimbangkan antisipasi agar musibah longsor tidak terjadi lagi.


Untuk menuntaskan bencana yang terjadi di Desa Nyalian ini, Bupati Suwirta berpesan kepada Perbekel Desa Nyalian Cokorda Gede Agung Maha Putra agar membuat proposal perencanan yang ditujukan ke Instansi terkait. Bupati Suwirta juga sudah menugaskan dinas terkait untuk menindaklanjuti musibah ini. 


Perwakilan korban bencana alam I Wayan Sudarsana menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada pukul 19.30 WITA yang diakibatkan karena hujan deras terus mengguyur dari siang sampai malam hari, mengakibatkan rumahnya terperosok hingga menutupi badan jalan penghubung antara Dusun Kapit dengan Dusun Umanyar di Desa Nyalian. Adapun bagian rumah yang terperosok adalah bangunan dapur dan toilet. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

"Terimakasih Bapak Bupati dan seluruh jajaran yang sudah turun dan membantu kami," ujarnya. 


Adapun bantuan yang diberikan berupa peralatan dapur, sembako, dan alas tidur darurat. Penerima bantuan antara lain Made Pasek, Wayan Sudarsana, Made Sudarta. 


Turut hadir mendampingi Bupati Suwirta, Dandim 1610 Klungkung Letnan Kolonel Inf. Armen S, Ag., M. Tr., Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Aanak Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, dan Camat Banjarangkan I Dewa Aswin serta instansi terkait lainnya. (rl/r3)

Bupati Jembrana kembali Salurkan Logistik bantu warga terdampak diKaliakah dan Pebuahan.

Jembrana , Bali Kini - Bupati Jembrana I Nengah Tamba kembali menyalurkan bantuan terhadap masyarakat terdampak banjir.

Kali ini bersama para donatur dari berbagai pengusaha yang dikordinir oleh Denpom IX/3 Udayana Denpasar serta Karang Taruna Kota Denpasar. 

Bantuan yang disalurkan berupa sembako sebanyak 250 bungkus, serta pengobatan gratis terhadap warga terdampak bencana bertempat di Balai Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kamis (20/10).



Ditemui usai pendistribusian bantuan, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan pihaknya merasa bangga atas kepedulian dari berbagai sumber terhadap Kabupaten Jembrana yang terkene bencana.

"Hati saya merasa terenyuh dalam suasana duka dan bencana seperti ini justru teman-teman solidaritas serta semeton-semeton sangat luar biasa mebantu," ucapnya.


Lanjut, Bupati Tamba menyampaikan bantuan yang disalurkan dari para donatur berupa paket sembako dan pelayanan kesehatan pengobatan gratis.

"Hari ini Karang Taruna Denpasar menginisiasi, mengumpulkan temen-temen donatur dari pengusaha-pengusaha dan didampingi dengan Polisi Militer dan juga ada dari JFC yang pada hari ini membawa bantuan sembako sejumlah 250 paket sembako," ujarnya.


Bupati Tamba dalam hal tersebut menyampaikan rasa terimakasinya terhadap para donatur yang telah peduli terhadap Jembrana serta dirinya mendoakan agar para donatur sentiasa sehat.

"Saya sebagai Bupati Jembrana mengucapkan terimakasih dan mendoakan abang-abang kita sebagai donatur ini sehat selalu usahanya dilancarkan pekerjaannya disukseskan," ungkap Bupati Tamba.


Dilain sisi Ketua Karang Taruna Kota Denpasar Ngurah Ariawan mengungkapkan rasa bangganya dapat berkontribusi untuk Jembrana.

"ini panggilan kami, kami tidak ada paksaan dalam memberikan sebuah bantuan karena kita melihat kepemimpinan beliau yang loyal dan sangat sederhana serta bagaima masyarakat betul-betul gotong royong dalam melakukan pemulihan bencana banjir bandang ini," ujarnya.


Pihaknya berharap apa yang telah diberikan minimal dapat meringankan beban masyarakat Jembrana yang terdampak bencana.

"kami selaku karang taruna ini beserta jajaran, Owner JFC, Hospital Kasih Ibu, dan Merta Sari Bali, bisa hadir disini dan berkontribusi berupa paket sembako, fasilitas kesehatan dari Rumah Sakit Kasih Ibu semoga ini bisa membantu dan meringankan beban masyarakat Jembrana," ucap Ngurah Ariawan.


Sementara itu, Denpom IX/3 Udayana Denpasar yang diwakili oleh Kapten Cpm Agus Jaya menyampaikan rasa empatinya atas musibah yang terjadi di wilayah Kabupaten Jembrana, pihaknya berharap bantuan sembako yang diberikan dapat menumbuhkam rasa semangat dari apa yang sudah terjadi.

"mudah-mudahan ini menambah semangat dari apa yang sudah terjadi, bantuan yang diberikan jangan dilihat materialnya tapi disyukuri dan diterima, kita bersama-sama bersyukur kepada yang di atas mudah-mudahan kita semua mendapatkan kesehatan," pungkasnya.


Sebelumnya Bupati I Nengah Tamba juga menyalurkan bantuan berupa 250 kantong beras kepada masyarakat Kaliakah Kangin yang terdampak banjir bertempat di Kantor Desa Kaliakah. ( rls)

Jaring Bibit Seniman, Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Barong Ket dan Mekendang Tunggal Kota Denpasar


 Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat membuka Lomba Tari Bapang Barong Ket dan Mekendang Tunggal Remaja dengan Nyolahang Punggelan Barong di Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar, Kamis (20/10) sore.


Denpasar , Bali Kini - Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Lomba Tari Bapang Barong Ket dan Mekendang Tunggal Remaja. Kegiatan sebagai upaya menjaring bibit-bibit seniman Tari Barong Ket dan Mekendang Tunggal Remaja di Kota Denpasar ini dibuka langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama  Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar, I Made Toya dan Kadisbud Kota Denpasar, Raka Purwantara dengan Nyolahang Punggelan Barong di Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar, Kamis (20/10) sore dan akan berlangsung hingga 22 Oktober mendatang. 



Disela kegiatan, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Tari Bapang Barong Ket dan Mekendang Tunggal di era sekarang ini sangat digandrungi oleh generasi muda di seluruh Bali termasuk Denpasar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya generasi muda yang piawai memainkan kendang dan bapang barong. 



Karenanya, kata Arya Wibawa, Pemerintah Kota Denpasar kembali menggelar Lomba Tari Barong Ket dan Mekendang Tunggal guna memberikan pembinaan dan pengembangan sekaligus pelestarian sebuah kesenian sakral khususnya tari barong yang ada di Kota Denpasar. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada para generasi muda menujukkan tehniknya serta memanfaatkan olah kreativitas tangan dalam permainan kendang. 



Lebih lanjut dijelaskan, melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan anak muda Kota Denpasar tidak berhenti kreatifitas. Sehingga lomba ini dapat menjadi program padat karya berbasis seni budaya dan kreatifitas. Arya Wibawa juga mengapresiasi antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini. 



"Sebagai Kota yang heterogen, lomba ini diikuti oleh peserta yang lumayan banyak, nantinya pemenang lomba akan terus dilaksanakan pembinaan untuk disiapkan sebagai Duta Seni Kota Denpasar, kami bangga melihat anak-anak muda tetap berkreatifitas dan tidak kehilangan jati diri," ujar Arya Wibawa



"Dari kegiatan ini nantinya diharapkan dapat memberikan pembinaan dan pengembangan sekaligus pelestarian, serta muncul bibit-bibit Penari Barong Ket dan Pemain Kendang yang handal, serta dikemudian hari akan berguna untuk kelangsungan perjalanan kesenian sakral yang ada di Kota Denpasar, termasuk pelaksanaan Pesta Kesenian Bali," imbuhnya. `



Kadisbud Kota Denpasar, Raka Purwantara didampingi Kabid Kesenian, I Wayan Narta  menjelaskan, secara teknis Tari Barong Ket dan Mekendang Tunggal merupakan sebuah bentuk pementasan yang berpasangan dan saling keterkaitan. Pelaksanaan lomba kali ini bersifat terbuka untuk generasi muda Kota Denpasar dengan total peserta sebanyak 22 pasang Juru Kendang dan Juru Bapang Barong Ket.



Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan lomba akan menggunakan format berpasangan dengan mekanisme tarung bebas atau di undi. Namun demikian, pemilihan juara akan dipisahkan antara Tari Barong Ket dan Mekendang Tunggal.


“Jadi lomba kali ini dikhususkan bagi generasi muda Kota Denpasar yang berusia 15 - 28 Tahun saat lomba dilaksanakan,” jelasnya



Wayan Narta menambahkan, Peserta Lomba Tari Bapang Barong dan Kendang Tunggal yang sudah pernah mewakili Kota Denpasar dalam ajang Pesta Kesenian Bali tidak diperkenankan mengikuti lomba. Adapun materi Tari Bapang Barong Ket yang ditampilkan yakni Pepeson Gilak Bebarongan (Petopengan/Bebarisan), Cecondongan, Guak Macok dengan Pengadeng atau pelayon yang menggunakan properti Tedung atau Pajeng, Ngintip Jangkrik dan terakhir Omang, dengan durasi waktu 18 sampai 20 menit.


“Administrasi dan kelengkapan Identitas diri peserta wajib dikumpulkan, hal ini mengingat terdapat sanksi bagi pelanggar administrasi dan identitas. Sementara itu, Tekhnik, Kreativitas dan Penampilan menjadi fokus penilaian, dan nantinya pemenang lomba yang terdiri atas Juara I, II, III dan Harapan untuk masing-masing kategori, yakni Barong Ket dan Kendang Tunggal akan mendapatkan Piagam Penghargaan serta hadiah sejumlah uang,” jelasnya.


Untuk diketahui, pelaksanaan lomba tahun ini diiringi  Sekehe Gong Tri Tunggal, Desa Adat Tanjung Bungkak dan Sekehe Gong Komunitas Seni Candi Gana Yayasan Batan Kendal Kecamatan Denpasar Selatan. (Ags)

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi Ny. Putri Suastini Koster Turun Menyapa dan Berbagi dengan Masyarakat Terdampak Bencana di Tabanan

Tabanan , Bali Kini - Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, turun "Menyapa dan Berbagi" dengan masyarakat yang terdampak bencana alam di Desa Abiantuwung, Kediri dan di Banjar Uma Diwang, Belayu, Marga, Tabanan, Rabu (19/10) pagi.



Dalam kegiatan rutin yang dilaksanakan melalui sinergitas TP. PKK Provinsi dan TP. PKK Kabupaten/Kota se-Bali ini, Ketua TP. PKK Provinsi Bali mengajak Ketua TP. PPK Kabupaten Tabanan beserta jajaran Pengurus, anggota DPRD Bali, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala RS Bali Mandara dan Kepala Lembaga dan OPD terkait.


"Tiang mesadu ajeng dengan Bapak/Ibu, sambil tiang berbagi membawa kebutuhan pokok yang sangat diperlukan oleh kita semua. Paling tidak, ketika kita berbagi dengan kebutuhan pokok, Bapak/Ibu bisa berhemat tidak berpikir lagi dalam sebulan ini untuk mencari tambahan penghasilan, tambahan untuk kebutuhan pokok keluarga," ucap Ny. Putri Suastini Koster.


Disamping itu, aksi sosial ini juga dikatakan bertujuan untuk ikut mensukseskan program nasional penurunan angka stunting di Indonesia khususnya Bali karena hal itu merupakan menjadi tanggungjawab bersama. Ny. Putri Suastini Koster pun meminta permakluman dari masyarakat karena kedatangannya beserta rombongan nampak secara dadakkan, mengingat banyaknya Desa-desa dan masyarakat yang terdampak bencana yang mengundang keprihatinan banyak pihak.


"Untuk itu, tiang minta kepada Ibu Ketua TP PKK Tabanan untuk menghadirkan Bapak/Ibu yang terdampak bencana. Paling tidak, walaupun kami tidak seutuhnya bisa mencarikan atau memberikan solusi masalah Bapak/Ibu, paling tidak kami hadir menyapa. Bapak/Ibu yang terdampak bencana sungsut ring kayun, kami menyapa, pemerintah datang kan kita tidak sendiri. Ada pemerintah yang akan memperhatikan, ada Pemerintah yang akan mencarikan jalan keluar," imbuh Ny. Putri Suastini Koster.


Senada dengan Ketua TP. PKK Provinsi Bali, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP. PKK Kabupaten Tabanan, sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Bunda Rai menyampaikan terima kasih atas perhatian yang ditunjukkan Ny. Putri Suastini Koster. Menurutnya, kehadiran Ny. Putri Koster untuk menyapa dan berbagi di Desa Abiantuwung dan Belayu sangat dirasakan manfaatnya ditengah situasi bencana alam saat ini oleh masyarakat.


Dimana dalam kunjungan kerjanya saat ini, Ny. Putri Suastini Koster menyerahkan Paket Sembako kepada masing-masing 50 warga yang terdampak bencana di Desa Abiantuwung dan Banjar Uma Diwang Belayu. Setiap paketnya berisikan 20 Kg beras, 1 Krat Telor dan tambahan Ketela Pohon dan Jagung. Selain itu, diserahkan juga 10 Paket Berisi Susu untuk Ibu Hamil KEK, 10 Dus PMT untuk 10 Balita Gizi Buruk/Gizi Kurang serta 2 Kotak Susu untuk Lansia, Ibu Hamil KEK, Penyandang Disabilitas, dan Kader PKK, masing-masing 10 penerima,  serta diserahkan juga 100 bibit tanaman Manggis kepada masyarakat terdampak.


Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan pemeriksaan dan pengobatan secara Umum Gratis oleh RS Bali Mandara dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, serta pemberian pelayanan pemeriksaan Kesehatan Mata dan Kaca Mata Gratis sebanyak 200 pcs kepada masing-masing penerima di masing-masing lokasi kunjungan. Untuk pemberian kacamata gratis, khusus pada Lansia, yakni lensa +

Usai melaksanakan aksi sosial, Ny. Putri Suastini Koster bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya juga menunjukkan keprihatinannya dengan melihat langsung lokasi kejadian bencana alam. Bersama rombongan, turun langsung meninjau lokasi terdampak bencana banjir di Pura Campuhan Banjar Ganter, Desa Abiantuwung, Kediri dan di Pura Manik Toya Banjar Uma Diwang, Belayu, Marga. *

Rabu, 19 Oktober 2022

Respon Cepat Walikota Jaya Negara. Turun Langsung Tinjau SD 11 Padangsambian Yang Terdampak Banjir


Denpasar , Bali Kini  - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara pada Rabu (19/10) pagi turun langsung meninjau kondisi SD 11 Padangsambian, Denpasar Barat, yang terdampak banjir pada Selasa 18 Oktober dini hari. Jaya Negara yang didampingi Kadis PUPR AA. Bagus Airawata, Kadis Dikpora AA. Wiratama, Kalaksa BPBD IB. Joni Ariwibawa, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai dan Camat Denpasar IB. Purwanasara mengatakan, solusi yang akan dilakukan oleh Pemkot Denpasar adalah memperbanyak biopori atau lubang resapan di sekitar halaman sekolah. 


"Untuk solusi yang dapat kita lakukan adalah memperbanyak lubang resapan di sekitar sekolah, serta memastikan sungai ini bersih dari sampah disamping juga akan memperbaiki tembok sekolah yang berbatasan langsung dengan sungai," terang Jaya Negara.  


Tampak  Jaya Negara menyusuri area sekolah guna memantau secara teliti kondisi  sekolah pasca terendam banjir.  "Sekolah ini memang posisinya paling rendah diantara pemukiman  penduduk sehingga air banyak masuk ke halaman sekolah disamping karena luberan air dari sungai yang ada di sebelah sekolah," katanya. 

Sekolah yang terletak di Jalan Gunung Tangkuban Perahu tersebut, berdampingan dengan sungai dan berlokasi di tengah pemukiman warga.

Menurut Jaya Negara hal ini juga menjadi pertimbangan tersendiri Pemkot Denpasar dalam hal penanganan permasalahan banjir di lokasi itu. 

"Solusi lain adalah, sekolah ini dapat dilakukan peningkatan bangunan. Jadi ketika banjir datang siswa sekolah dapat tetap belajar di ruang lantai 2. Terkait ini, kita akan koordinasikan dan bahas lebih lanjut," tambah Jaya Negara. 

Selebihnya Jaya Negara juga mengingatkan agar dalam masa cuaca ektrim ini masyarakat untuk selalu hati hati dan waspada. "Kami juga sudah menginstruksikan kepada OPD untuk siaga bencana. Semua potensi dan kekuatan serta perangkat perangkat pertolongan agar disiapkan dengan baik, sehingga ketika terjadi  bencana bisa segera melakukan respon cepat dan penanganan," kata Jaya Negara.

Sementara itu, pihak SD 11 Padangsambian yang diwakili salah seorang guru, Ni Ketut Sarjani, mengatakan, memang posisi sekolahnya rendah dan ada sungai kecil disebelahnya. 

"Dengan adanya kunjungan   rombongan yang dipimpin Bapak Wali Kota semoga permasalahan dapat segera teratasi," kata Sarjani.

SD 11 Padangsambian merupakan sekolah hasil regrouping dengan sekolah SD13 Padangsambian dengan jumlah siswa mencapai 600 siswa. 

"Terima kasih atas perhatian Bapak Wali Kota beserta jajaran yang sudah meninjau langsung kondisi sekolah kami. Kami berharap, mudah mudahan solusi yang nanti diberikan oleh pemerintah dapat meminimalisir dampak   banjir di sekolah kami. Sehingga para siswa dan guru dapat dengan tenang  melaksanakan proses belajar dan mengajar," harap Ketut Sarjani (*)

Bupati Suwirta Bantu Korban Tanah Longsor dan Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada Menjaga Keselamatan


Klungkung , Bali Kini -
Cuaca buruk disertai angin kencang yang belakangan ini masih mengguyur Kabupaten Klungkung mengakibatkan dapur dan toilet milik I Wayan Sudarsana terperosok hingga menutupi badan jalan penghubung antara Dusun Kapit dengan Dusun Umanyar di Desa Nyalian Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (19/10). Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (18/10) sekitar pukul 19.30 wita.


Saat mendapatkan laporan dari masyarakat, Bupati Suwirta langsung turun ke lokasi setibanya dilokasi Bupati Suwirta mengaku sangat perihatin melihat kondisi yang dialami oleh warganya itu. "Jadi terlihat tempat yang sangat tinggi ini yang menyebabkan air turun dan menahan air begitu banyak, sehingga mengakibatkan dapur, toilet dan tanggulnya menjadi roboh. Lumayan ini kerusakannya hingga menutupi jalan," ujar Bupati Suwirta.


Bupati juga menambahkan saat ini dari BPBD, TNI/Polri dan Dinas PUPR dengan menggerahkan alat berat juga sudah turun untuk memindahkan material agar nantinya akses jalan bisa kembali dibuka normal. Pihaknya juga sudah menugaskan dinas terkait untuk menindaklanjuti musibah ini. Selain itu, Bupati Suwirta juga meminta agar masyarakat tetap menjaga keselamatan diri, mengingat cuaca buruk belakangan ini masih terjadi. "Jadi yang paling terpenting saya himbau jika mempunyai rumah ditempat-tempat yang tinggi agar disaat membuat Dinding Penahan Tanah (DPT) itu dibuat dengan pondasi yang kuat sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," harap Bupati Suwirta.


Sementara I Wayan Sudarsana mengatakan bahwa kejadian tersebut diakibatkan karena hujan yang terus mengguyur dari siang sampai malam hari. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, ia juga menuturkan awalnya ia sedang menonton tv didengar suara gemuruh Sudarsana langsung syok saat keluar melihat dapur dan toiletnya roboh. Akibat dari musibah ini kerugian ditafsir sebesar 150 juta. "Terimakasih Bapak Bupati dan seluruh jajaran yang sudah turun dan membantu kami," ujarnya.


Turut hadir mendampingi Bupati, Kadis PUPR Kabupaten Klungkung I Made Jati Laksana, Kepala BPBD Kabupaten Klungkung I Putu Widiada, Camat Banjarangkan I Dewa Aswin serta instansi terkait lainnya.(r2)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved