-->

Rabu, 18 Januari 2023

Rumah Roboh, Pasutri Muda asal Mendoyo Dauh Tukad Harus Mengungsi

 

BALIKINI.NET | JEMBRANA — Musibah rumah roboh menimpa pasangan suami istri I Gede Raka Merta Sanjaya (23) dan Ni Komang Pramesti Regita Cahyani (18) asal Banjar Kepuh, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo. Rabu (18/1). Pagi.

Diketahui musibah disebabkan oleh tingginya curah hujan yang turun di wilayah Kecamatan Mendoyo pagi tadi, serta struktur bangunan rumah yang kurang kokoh sehingga mengakibatkan terjadi musibah rumah roboh.

Hal tersebut mendapat perhatian Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat) yang turun langsung ke lokasi siang tadi untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga korban, bantuan berupa : sembako, perlengkapan mandi, peralatan dapur, tikar dan tenda darurat dari Dinas Sosial dan Badan Penangulangan  Bencana Daerah Kabupaten Jembrana.

Wabup Ipat yang didampingi Perbekel Mendoyo Dauh Tukad,  Kasi Rehabilitasi, Rekontruksi BPBD Kabupaten Jembrana serta unsur dari Dinas Sosial Kabupaten Jembrana usai menyalurkan bantuan mengatakan turut prihatin atas musibah yang menimpa korban.

"Kami turut prihatin atas kejadian ini, semoga tidak terjadi hal serupa yang menimpa warga lainnya, Saya harap warga tetap waspada akan kondisi cuaca yang akhir-akhir ini kurang baik seperti hujan deras yang disertai anggin kencang," ucapnya.

Pihaknya mengapreasiasi atas kesigapan aparat dan intansi terkait yang nenurutnya tanggap dalam penanganan bencana.

"Saya ucapkan terima kasih pihak kepolisian, Dinas sosial, BPBD dan Perangkat Desa yang responnya begitu cepat membantu warga yang mengalami bencana, Saya titip kepada Instansi yang menangani setelah penyaluran bantuan sementara ini, dapat dilanjutkan dengan diberikan bantuan rumah yang layak melalui program bedah rumah, " ungkapnya.

Beruntung korban musibah rumah roboh tidak memakan korban jiwa, Ni Komang Pramesti Regita Cahyani pemilik rumah menuturkan bahwa dirinya dan anaknya yang masih balita tidak ada didalam rumah saat kejadian.

"Saya tidak tahu kalau rumah sudah roboh, saat itu saya dan anak sedang berada dirumah tetangga, kira-kira kejadiannya sekitar jam sembilan pagi setelah hujan, kebetulan suami saya juga masih bekerja, jadi tidak ada seorang pun di rumah, dan tidak ada yang menyaksikan kejadian itu," ungkapnya.

Komang Pramesti mengatakan saat ini  hanya tinggal dengan anak dan suaminya di rumah tersebut.
Akibat musibah itu sejumlah perabotannya rusak dengan nilai kerugian ia taksir  mencapai Rp.5 Juta. Sedangkan  rumahnya tidak memungkinkan ditempati lagi.

"Untuk sementara mungkin kami akan menumpang di rumah orang tua, dan kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah atas terjadinya musibah ini, sehingga dapat memiliki rumah yang layak ditempati lagi," pungkasnya. 

Kotori Wajah Kota, Satpol PP Denpasar Kembali Tertibkan Puluhan Baliho


BALIKINI.NET | DENPASAR — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali  tertibkan  puluhan Baliho, Spanduk, Banner, Pamflet dan Umbul-umbul  rusak dan kadaluwarsa  Rabu (18/1/2023).

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana, mengatakan penertiban ini sebagai bentuk peningkatan citra wajah kota dalam aspek ketentraman dan ketertiban umum di sepanjang ruas  jalan umum. Penertiban spanduk, banner, baliho, pamflet dan umbul-umbul  dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah di Kota Denpasar. Kali   ini menyasar   di Jalan Hayamwuruk, Jalan Simpang Surapati, Jalan Letda Made Putra, Jalan PB. Sudirman, Jalan Diponegoro, Jalan Teuku Umar dan Jalan Imam Bonjol.

 Dalam penertiban terdapat 28 Banner, 13 Banner, 7 Pamflet, 2 Baliho dan 1 Umbul-umbul yang ditertibkan.
"Baliho, Spanduk, Banner, pamflet dan umbul-umbul dengan kondisi rusak maupun yang telah kadaluarsa," ucap Sudarsana.

Lebih lanjut, ia mengatakan kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. Penertiban ini akan terus dilakukan, untuk mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran yang sering dilakukan masyarakat. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar mencabut spanduk, banner, maupun baliho yang mereka pasang jika masa izinnya telah habis.

Antisipasi Demam Berdarah, Puskesmas di Denpasar Gencar Lakukan Fogging dan PSN


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dalam upaya menurunkan terjadinya angka kasus demam berdarah, pelaksana foging team dan tenaga  Jumantik dari Dinas Kesehatan Kota gencar melakukan kegiatan foging serta Pembratasan Sarang Nyamuk (PSN) di seluruh wilayah kota  Denpasar Selatan, Rabu (18/1).

Kepala Puskesmas I Denpasar Selatan Dokter Wulan Tjatera mengungkapkan, kegiatan foging merupakan salah satu langkah untuk memberantas nyamuk dewasa. 

“Biasanya kegiatan foging fokus dilaksanakan setelah dilakukan penyelidikan epidemiologi (PE) ke rumah penderita DBD. Jika didapatkan jentik di beberapa titik rumah penderita DBD dan rumah sekitar, kami akan langsung lakukan lakukan foging fokus,” ujar Dokter Wulan. 

Kegiatan ini melibatkan jajaran kesehatan seperti dari Puskesmas, jumantik dan koordinator jumantik yang selalu bekerja sama dengan petugas dinas kesehatan untuk penyediaan sarana dan prasarana foging, juga dengan pihak kepala lingkungan serta aparat desa.

Selain itu, Kepala Puskesmas II  Denpasar  Dokter Ida Ayu Ketut Martini juga mengungkapkan bahwa penyemprotan dilakukan dirumah penderita DBD dan bangunan sekitarnya dalam radius minimal 200 meter. 

Tahun ini ada rencana desa yang diwakilkan dengan kepala dusun yang akan bekerja sama dengan kepala sekolah SD di wilayah desa Sanur Kaja untuk menggerakkan anak didiknya melakukan  pemeriksaan jentik,” kata Dokter Ida Ayu Ketut Martini

Hal tersebut akan dikordinasikan oleh jumantik dengan jangka waktu 2 minggu sampai 1 bulan sekali. Kegiatan ini sudah diwacanakan dengan pak perbekel Sanur Kaja.

Ditemukan 2 kasus DBD di jalan Tukad Petanu Gang Nuri dan kemudian pihak Puskesmas I Densel langsung gerak cepat melakukan tindakan foging fokus sekitar kurang lebih 20 rumah di sepanjang gang Nuri tersebut. 

Disisi lain, beberapa wilayah yg sudah dilakukan foging diantaranya di Br Kertasari Panjer, Manik Saga Panjer, Tegal Sari Panjer, Jl Tukad Pakerisan Gg XV Br Antap Panjer, Jl Palapa IX Sesetan serta Jl Tukad Petanu Gang Nuri. 

"Tindakan kami dalam menghadapi meningkatnya kasus DBD lebih meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai DBD serta 3M+ baik melalui media sosial maupun secara langsung melakukan penyuluhan dalam gedung serta penyuluhan keliling dan juga mengedukasi masyarakat secara langsung melalui jumantik pada saat melakukan pemantauan jentik”, ungkap Dokter Martini.

"Kami menghimbau masing-masing lingkungan untuk selalu gotong royong melakukan kebersihan lingkungan ,” katanya

Menghadapi tingkat kasus penyakit demam berdarah, puskesmas dan Dinas Kesehatan mengoptimalkan peran dari juru pemantau jentik atau jumantik agar lebih waspada untuk memantau tempat-tempat penampungan air yg berpotensi menjadi sarang nyamuk dan melalukan penaburan larvasida pada tempat2-tempat penampungan air tersebut. 

“Kami juga membagikan larvasida kepada para warga di wilayah kerja Puskesmas II Denpasar Selatan, jadi seandainya mereka menemukan adanya jentik bisa langsung membubuhkan larvasida tersebut”, tutup Dokter Martini.

Pemkot Denpasar Gencarkan Penanaman Pohon Perindang, Dukung Penataan Wajah Kota Kurangi Polusi


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemkot Denpasar melalui DLHK terus menggencarkan penataan wajah kota. Kali ini, penataan dilaksanakan dengan memperbanyak pohon perindang jalan. Dimana, sebanyak 50 pohon jenis Tanjung ditanam di Kawasan Jalan Mahendradata dan sekitarnya pada Rabu (18/1). 

Kabid Tata dan Pertamanan Lingkungan Hidup DLHK Kota Denpasar, Ida Ayu Widhiyanasari mengatakan, penanaman kembali, perawatan serta perompesan pohon perindang jalan terus dioptimalkan Pemkot Denpasar. Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan HUT Kota Denpasar ini bertujuan guna mempercantik wajah kota, serta memberikan kesan teduh bagi pengguna jalan raya. 

Lebih lanjut dijelaskan, secara berkelanjutan, keberadaan pohon perindang tidak hanya untuk penghijauan semata, melainkan juga untuk meningkatkan kualitas udara serta menjaga stabilitas polusi udara. 

"Pohon-pohon yang ditanam diharapkan bisa mengimbangi polusi udara akibat kendaraan bermotor, sehingga dapat menjaga kualitas udara di wilayah Kota Denpasar, termasuk juga mendukung kesehatan masyarakat," ujarnya

Dayu Widya sapaan akrabnya menyebutkan bahwa sebanyak 50 Pohon Tanjung  ditanam. Dimana, secara bertahap akan terus diperbanyak untuk mendukung keindahan kota. 

"Kedepan keberadaan pohon perindang akan terus ditambah, sehingga memberikan kesejukan dan keindahan terhadap wajah kota," ujarnya

Selain penanaman, perawatan dan perompesan juga terus dioptimalkan. Dimana, pelaksanaan perompesan merupakan agenda penting dalam rangka mengantisiapsi pohon tumbang saat cuaca ekstrim. 

"Perompesan pohon perindang terus kami optimalkan, dan kami imbau kepada masyarakat agar ikut peduli mengawasi pohon perindang, dan untuk pohon di kebun rumah agar rutin dirawat sehingga tidak membahayakan," ujarnya. 

Sinergi Pemkot Denpasar, KPU dan Bawaslu Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemkot Denpasar melalui Kesbangpol Kota Denpasar bersinergi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Denpasar melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Politik Pemilih Tatap Muka Menyongsong Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 kepada Pemilih Pemula Teruna Teruni Se-Kota Denpasar. Kegiatan yang menyasar pemilih pemula di wilayah Kecamatan Denpasar Timur  ini dibuka Camat Denpasar Timur, I Made Tirana di Kantor Camat Denpasar Timur, Rabu (18/1). 

Adapun Narasumber kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan. Yakni Analis Politik Dalam Negeri pada Badan Kesbangpol Kota Denpasar, I Wayan Suta, Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, I Wayan Windia dan Koordinator divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani.

Kabid Poitik Dalam Negeri Kesbangol Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi menyampaikan, pelaksanaan tahapan pemilu serentak 2024, akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang. Dalam pemilu bulan Februari tahun 2024 mendatang akan memilih sebanyak 5 pemimpin.  

“Untuk itu saya sangat berharap kepada pemilih pemula atau yang baru memiliki KTP atau baru pertama mengikuti pemilihan agar dapat menentukan hak pilihnya masing-masing sesuai hati nurani. Kami berharap dalam situasi pemilu mendatang agar tidak membuat atau menerima berita hoax serta mencari informasi yang memang jelas asal-usulnya sehingga nantinya dapat menentukan hak pilih yang tepat,” ujar Agus Jayadi.

Ditambahkannya, sosialisasi ini akan dilaksankan di masing-masing kecamatan. Kemarin di Kecamatan Denpasar Utara, kemudian hari ini di Denpasar Timur, besok lanjut Denpasar Selatan pada 1 Februari dan terakhir di Denpasar Barat pada 2 Februari 2023 mendatang.

Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, I Wayan Windia mengatakan, pemilu serentak tahun 2024 akan dilaksanakn pada 14 Februari 2024. “Pemilu tahun 2024 akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 pada hari kasih sayang,” ucap Windia.

Untuk pemilih yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya dalam pemilu yaitu warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat, seperti telah berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara atau yang belum berusia 17 tahun namun telah menikah maupun pernah menikah.

Sementara Koordinator divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu, Dewa Ayu Agung Manik Oktariani menambahkan, pemilu bukan hanya milik penyelenggara. Namun, masyarakat yang bukan penyelenggara juga diberikan ruang untuk ikut berpartisipasi mengawasi jalannya Pemilu.

“Di sinilah pentingnya kita memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pemilu ini bukan milik penyelenggara saja. Pemilu ini adalah hajatan seluruh rakyat Indonesia. Maka dari itu kami menggugah masyarakat, memberikan ruang, mari ikut mengawasi pemilu supaya pemilu ini berintegritas, terutama pada generasi muda ini,” ungkap Agung Manik. 

Dikatakannya, dalam pemilihan yang akan datang ini akan memilih 5 pemimpin yaitu Presiden serta Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/kota dan DPD. “Saya harap para pemilih pemula dapat memilih calon pemimpin baik  baik di eksekutif maupun legislatif yang sesuai dengan hati nuraninya,” pungkasnya. 

Ajak Masyarakat “Kelola Mis Jadi Mas” Pemkot Denpasar Sosialisasikan Aturan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber

BALIKINI.NET | DENPASAR — Persoalan sampah di Kota Denpasar saat ini menjadi persoalan krusial. Terlebih lagi pembangunan Kota Denpasar begitu pesat dan Kota Denpasar sebagai Ibukota Provinsi Bali membawa dampak meningkatnya produksi sampah karena tingginya penduduk urban datang ke Kota Denpasar.  Disamping itu dalam waktu dekat adanya rencana penutupan TPA Sarbagita Suwung. 


Untuk itu penanganan sampah harus melibatkan semua pihak dari masyarakat sampai pemerintah, mulai dari pemilahan sampah berbasis sumber sampai pada penegakkan aturan tentang sampah. 

Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Denpasar I Made Toya, yang didampingi Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian I Gusti Ayu Ngurah Raini, dan Kabag Hukum Komang Lestari Kusuma Dewi, saat mempersiapkan sosialisasi aturan tentang pengelolaan sampah, Rabu (18/1) di Kator Walikota.

Lebih lanjut Made Toya menambahkan berbagai regulasi kebijakan pengelolaan sampah telah di miliki pemerintah Kota Denpasar seperti, Perwali No. 36 tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik, Perwali No.50 tahun 2018 tentang kebijakan dan strategi dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga, Perwali No. 76 tahun 2019 tentang pelaksanaan swaklola pengelolaan dampah serta Perwali No. 45 tahun 2020 tentang pelaksanaan kegiatan reduce, reuse dan recycle melalui bank sampah. 

“Kami  berharap dengan adanya regulasi ini, masyarakat semakin memahami untuk melakukan pemilahan sampah dari sumber,” ujar Made Toya. Untuk itu sosialisasi tentang pemilahan dari sumber harus terus digencarkan oleh semua perangkat daerah seperti yang dilaksanakan Bagian Hukum Setda Kota Denpasar. Dimana Bagian Hukum dalam mensosialisasikan pengelolaan sampah melibatkan seniman lokal. Dengan demikian dalam mensosialisasikan pengolalaan sampah tidak membosankan bahkan lebih cendrung menarik sehingga banyak masyarakat yang menyaksikan.

Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian I Gusti Ayu Ngurah Raini, menambahkan dalam sosialisi tentang pengelolaan sampah diharapkan benar-benar sampai kepada masyarakat terbawah. Untuk itu perlu semua perangkat daerah melalui media dimilikinya ikut mensosialisasikan terkait dengan penglolaan sampah di Kota Denpasar.

Sementara Kabag Hukum Komang Lestari Kusuma Dewi menyampaikan sosialisasi rugulasi yang ada merupakan tugas dan fungsi Bagian Hukum. Saat ini sosialisasi regulasi pengekolaan sampah dipandang sangat tepat mengingat permasalah sampah di Kota Denpasar merupakan permaslahan krusial. 

Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar mulai dari membuat regulasi sampai pada pembanguan Bank Sampah, TPS3R dan TPSP. Namun bila masyakat tidak peduli terhadap permasalahan sampah semua permasalahan sampah tidak akan bisa diatasi. Untuk itu Bagian Hukum Setda Kota Denpasar melakukan sosialisasi pengelolaan sampah dengan tema “Kelola Mis Jadi Mas” untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Denpasar ke 235. Ini artinya bagaimana masyarakat mau mengelola sampah (Mis) dengan memilah sampah dari sumber dalam hal ini rumah tangga, dan bisa di manfaatkan sehingga menjadi bermanfaat (Mas). 

“Kami berharap masyarakat melalui sosialisasi ini semakin peduli terhadap permasalahan sampah. Sehingga mau mengelola sampah mulai dari sumbernya,” harap Komang Lestari. Sosialisasi yang dilaksanakan Jumat 10 Pebruari 2023, Jam 16.00 Wita akan datang bertempat di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung, menghadirkan seniman pelawak Bali Celekontong Mas dan Bagus Wirata.

Remaja 16 Tahun di Bugbug Karangasem Ditemukan Tewas Gantung Diri


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Remaja Laki-laki berumur 16 tahun di Desa Bugbug, Karangasem nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri didalam kamar pada Selasa (17/1/2023) sore.

Remaja berinisial Made AD itu diketahui mengurung diri dalam kamar oleh ibunya. Ibu yang ketika itu baru saja sampai rumah sepulang dari mengajar les berniat untuk mengecek anaknya. Usai ganti baju, ia pergi ke kamar anaknya dan mengetuk pintu kamarnya yang tengah terkunci. Tidak ada jawaban, Ibunya pun berinisiatif menghubungi pacar korban untuk menanyai keadaan korban, namun pacar korban yang sudah sempat menghubungi korban lewat telepon menyampaikan jika korban tidak mengangkat telepon.

Ibunya yang panik lantas berusaha menerobos masuk dengan cara mencongkel jendela kamar korban, namun apa yang ada didepan matanya mengejutkannya. Ibu korban melihat anaknya tersebut sudah tewas menggantung pada palang kayu kamarnya dengan seutas tali nilon warna biru.

Shock, ibunya lantas berteriak memeluk tubuh anaknya dan meminta tolong. Orang sekitar kemudian membawakan alat pemotong untuk memotong talinya, setelah tali berhasil dipotong, ibu korban membaringkan anaknya yang sudah tidak bernyawa tersebut ke kasur.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolsek Kota Karangasem, AKP. Putu Sunarcaya. "Belum diketahui secara pasti apa motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kami masih melakukan pendalaman karena keseharian korban cukup pendiam," katanya. 

Korban rencana akan dimakamkan hari Rabu (18/1/2023) jam 4 sore. Sementara keluarga  menolak untuk melakukan otopsi dan mengikhlaskan kematian korban. (Ami)

Selasa, 17 Januari 2023

Bupati Sedana Arta Bangga, Siswa Bangli Tampilkan Metode Berhitung GASING Dihadapan Presiden Jokowi


BALIKINI.NET | BANGLI — Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bangga, salah satu siswa SD dari Kabupaten Bangli Tampilkan Metode Berhitung GASING (Gampang Asik dan Menyenangkan) dihadapan Presiden Jokowi, serta Para Menteri dan seluruh Kepala Daerah Se Indonesia dalam  pelaksanaan Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda yang bertemakan "Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi", bertempat di Sentul International Convention Center, Bogor, pada Senin (16/1/23).

Pelaksanaan Rakornas ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan semua Menteri Kabinet Indonesia Bersatu sebagai pembicara dalam rakornas tersebut. Yang menjadi peserta dalam rakornas tersebut adalah semua Gubernur beserta anggota Forkopimda Provinsi se Indonesia, Bupati/Walikota dan Forkopimda Kabupaten/ Kota se Indonesia.


Kegiatan Rakornas tersebut menjadi kado istimewa di awal tahun 2023 bagi dunia pendidikan Kabupaten Bangli, karena salah satu siswa Bangli yakni siswa kelas 4 SD Negeri 5 Kawan, Ni Kadek Yunanda Sahira, putri kedua dari pasangan I Wayan Agus Sutama dan Ni Komang Latri, yang berasal dari Banjar Gaga Desa Tamanbali, Bangli tersebut tampil mempresentasikan program pandai berhitung melalui metode gasing (gampang asik dan menyenangkan) di depan para Menteri, Gubernur, Bupati, dan Forkopimda se Indonesia di Sentul International conventions center, Bogor, Jawa Barat.

Keberhasilan siswa tersebut tidak terlepas dari hasil pelatihan program Bangli pandai berhitung dengan metode gasing yang diciptakan oleh Prof Yohanes Surya. 

Program Bangli pandai berhitung berhasil membuat siswa untuk cinta dengan matematika. Siswa menjadi sangat nyaman dan bahagia,  senang belajar matematika, sehingga melahirkan siswa yang cerdas. 

Atas keberhasilan ini, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, disela-sela kegiatan Rakornas di Bogor, menyampaikan rasa bangganya pada siswa Bangli yang sudah berhasil tampil pada acara bergengsi ini. 

Kedepannya Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta berharap banyak bermunculan siswa-siswa berprestasi dibidang akademik maupun non-akademik baik ditingkat Nasional maupun Internasional. Sehingga Kabupaten Bangli bisa bersaing dengan Kabupaten lain khususnya di Bali bahkan di Internasional di bidang Pendidikan, tegas Sedana Arta.

TNI Berkomitmen Berdayakan Industri Pertahanan Dalam Negeri


BALIKINI.NET | DENPASAR — Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Hery Puranto, S.E, M.M., mengikuti Focus Group Discusion tentang “Respon Ekosistim Industri Pertahanan Nasional Terhadap Dinamika Geopolitik Global yang Berubah” yang diselenggarakan oleh Forkominhan (Forum Komunikasi Industri Pertahanan) melalui daring di Jakarta, Senin (16/1/2023). Focus Group Discusion (FGD) dibuka oleh Ketua Forkominhan Marsdya TNI (Purn) Eris Herryanto.

Dalam Focus Group Discusion tersebut, Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Hery Puranto menyampaikan bahwa TNI berkomitmen memberdayakan industri pertahanan dalam negeri dalam pemenuhan kebutuhan Alutsista. Pemenuhan Alutsista dalam negeri tersebut diharapkan menciptakan kemandirian industri dalam memenuhi kebutuhan pertahanan pokok untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Asrenum Panglima TNI juga mengatakan perlunya sinkronisasi antara pengembangan kapasitas industri pertahanan dengan pembangunan kekuatan TNI. Selain itu, perlu pemenuhan dan peningkatan kualitas Alutsista dengan peningkatan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan ketepatan waktu produksi.

Sementara itu, Marsma TNI Ir. Wajariman, M.Sc. Direktur Teknologi dan Industri Pertahanan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan mengatakan apa yang sering disampaikan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bahwa negara yang industri pertahanannya kuat akan menciptakan stabilitas keamanan, perdamaian, dan pertumbuhan ekonomi yang baik. Untuk itu, pemerintah mendukung penuh industri pertahanan yang maju dan mandiri.


Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar, Kelurahan Sesetan Tertibkan Belasan PKL dan Pedagang Bermobil



BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk mengembalikan fungsi jalan serta trotoar, Kelurahan Sesetan pada Selasa (17/1) melakukan penertiban sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Pedagang Bermobil di seputaran Jalan Raya Sesetan dan Jalan Suwung Batan Kendal. Total 18 pedagang ditertibkan dalam kegiatan ini. 

Lurah Sesetan, Putu Wisnu Wardana mengatakan, penertiban ini juga dilakukan untuk menjamin ketertiban umum karena selama ini telah menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan. 

"Penertiban PKL dan pedagang bermobil ini kami lakukan untuk mengupayakan kelancaran arus lalu lintas di seputaran wilayah Sesetan," terang Wisnu Wardana. 

Penertiban ini sendiri, turut melibatkan unsur Satpol PP Kecamatan Denpasar Selatan, Linmas Kelurahan Sesetan serta unsur aparat TNI dan POLRI.

Selama ini, pihak Kelurahan Sesetan juga telah melakukan pendekatan secara humanis melalui pemasangan spanduk larangan berjualan di atas trotoar maupun bahu jalan. 

"Untuk itu, kami menghimbau warga masyarakat di Kelurahan Sesetan ini untuk dapat menaati aturan dan menjaga ketertiban. Mari jaga lingkungan ini bersama sama untuk menjadikan wajah Denpasar yang rapi dan tertata," ajak Wisnu Wardana.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved