-->

Senin, 21 Agustus 2023

Bupati Tegaskan Revitalisasi Untuk Kepentingan Pedagang dan Pembeli


Jembrana - Revitalisasi pasar umum Negara mulai memasuki tahap pembongkaran, sejumlah kios tampak mulai dibongkar oleh para pekerja, Senin (21/8). Sebelumnya, Pemerintah kabupaten Jembrana telah memberikan batas waktu relokasi hingga 30 Agustus 2023. 

Hingga saat ini, sebagian besar pedagang sudah memindahkan dagangannya ke lokasi relokasi di area parkir Pemkab Jembrana dan Pasar Ijo Gading. Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang meninjau proses pembongkaran meminta sejumlah pedagang yang belum pindah untuk segera memindahkan dagangannya ( pengosongan ) karena per 30 Agustus 2023 seluruh bangunan pasar sudah harus selesai dibongkar.

Pada pertemuan dengan pedagang yang difasilitasi Polres Jembrana itu , senin ( 21/8), Bupati I Nengah Tamba juga meminta semua pihak menciptakan situasi kondusif .Ia menegaskan revitalisasi bukan untuk menyengsarakan pedagang tapi justru mensejahterakan para pedagang serta menghormati kepentingan pembeli akan tempat berbelanja yang lebih layak dan representatif .

" Tidak ada niat sedikitpun menyengsarakan pedagang. Justru untuk kepentingan pedagang dan masyarakat Jembrana," tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Tamba menyebut anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat adalah kesempatan besar untuk melakukan perbaikan pasar.Karena apabila anggaran ini ditolak, maka belum tentu bisa diberikan anggaran lagi. Sedangkan APBD Jembrana belum mampu untuk melakukan revitalisasi pasar, karena besarnya anggaran yang dibutuhkan. 

Pihaknya memahami bahwa akan ada sedikit penyesuaian transaksi jual-beli di tempat relokasi. Seiring berjalan waktu, Bupati Tamba yakin seluruh transaksi jual-beli di pasar akan berangsur kembali normal.
Ia juga meminta para pedagang agar tertib melakukan pemindahan barang sesuai tempat relokasi dituju.
" Kita menyadari semuanya di tempat relokasi itu mungkin tidak nyaman satu atau dua bulan ini, tetapi akhirnya nanti kalau sudah berjalan, masyarakat sudah tahu bahwa di situlah pasar sementara, akhirnya masyarakat itu pasti datang kesana untuk belanja," ucapnya.

Bupati asal desa Kaliakah ini juga akan berupaya untuk membuat pasar sementara  di tempat relokasi ramai dikunjungi masyarakat dengan melaksanakan berbagai kegiatan yang akan dilakukan di tempat tersebut.

"Saya tidak akan pernah diam untuk melakukan berbagai cara agar pasar relokasi ini diketahui oleh masyarakat. Begitu mereka kompak melakukan relokasi maka kita akan buatkan semacam acara untuk mengundang masyarakat agar tahu bahwa pasar negara hari ini diperbaiki dan seluruh pedagang relokasi disini," ujarnya

Karena itu, Bupati Tamba juga akan meminta seluruh jajarannya untuk membantu para pedagang dengan berbelanja di tempat relokasi. Pihaknya mengaku ada sekitar 3000 ASN yang akan ia arahkan untuk berbelanja di pasar relokasi tersebut.

"Saya memperbolehkan kepada seluruh pegawai yang ada di pemkab pada jam istirahat atau saat pulang kerja mampir ke pasar relokasi. Ada sekitar 3000an pegawai, jumlah yang cukup besar untuk membantu pedagang," ucapnya.

Terkait dengan permohonan sejumlah pedagang yang meminta agar mendapat ukuran kios yang lebih besar saat revitalisasi pasar telah rampung, Bupati Tamba telah bertemu dengan Gubernur Bali serta unsur Kementerian PUPR dengan kesepakatan untuk kembali melaksanakan review agar permintaan para pedagang dapat difasilitasi.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Bali yang juga dihadiri pihak Kementerian PU, telah menyepakati untuk memperluas ukuran standar yang sudah ada di perencanaan.  

" Meski secara aturan ,ukuran ditetapkan memang 2 x 3 meter. Tapi kita pilih opsi memperluas menjadi kios maupun los 3 x 4 meter. Ukuran ini sudah sesuai dengan harapan pedagang yang berusaha kita akomodir.
Caranya nanti setelah ada pemenang tender akan melakukan review," jelasnya.

Disisi lain, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjamin situasi tetap tertib dan kondusif selama proses relokasi dan pembongkaran dilakukan.

'Untuk pengamanan kita sudah berkordinasi dengan Pemda kemudian juga dari para paguyuban, nantinya seperti harapan pak Bupati relokasinya dapat berjalan dengan  tertib. Sehingga relokasi ini berjalan sesuai dengan timeline yang sudah ditentukan. Karena proses pembongkaran tentu itu membutuhkan waktu, kita amankan. Dan harapan kita betul-betul relokasi dengan cara soft dan kondusif," ujarnya. ( Humas J)

Bupati Tamba Beri Jawaban Pandangan Umum Fraksi


Jembrana - Rapat Paripurna VII Masa Persidangan III Tahun Sidang 2022/2023 mengagendakan Jawaban dan/atau Tanggapan Bupati Jembrana atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Jembrana terhadap 2 Ranperda Kabupaten Jembrana bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (21/8).

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Dua Ranperda tersebut diantaranya, Ranperda Tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Kabupaten Jembrana Tahun 2021-2026 dan Ranperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023.

Terhadap Pandangan Umum Fraksi sebelumnya, Bupati mengungkapkan seluruh Fraksi telah menyatakan setuju dan sepakat untuk melanjutkan pembahasan terhadap 2 (dua) Ranperda serta menyampaikan beberapa pertanyaan, masukan, saran, dan catatan. "Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh Fraksi DPRD Kabupaten Jembrana atas persetujuan untuk melanjutkan pembahasan kedua rancangan peraturan daerah serta berbagai masukan, saran, dan catatan yang sangat konstruktif demi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan di waktu-waktu yang akan datang,"ujar Bupati.

Mengenai tanggapan Fraksi terhadap Ranperda Tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Kabupaten Jembrana Tahun 2021-2026, Bupati menyampaikan seluruh jawabannya terhadap Fraksi, diantaranya berkaitan dengan perlu penyusunan program inovatif dan berkelanjutan di sektor pertanian, peternakan dan perikanan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, peternak dan nelayan untuk menopang kebutuhan pangan daerah dan nasional. 

"Kami sependapat. Berkat dukungan DPRD beberapa program inovatif sudah dan akan terus dikembangkan, baik menggunakan dana APBD, APBN, maupun CSR. Tahun ini sedang dibangun RMU di Penyaringan, Rumah Coklat di Kaliakah, dan Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Nusantara di Pengambengan. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mendukung hilirisasi sektor unggulan Kabupaten Jembrana,"ucapnya.

Kemudian, terhadap tanggapan Fraksi untuk dapat menggali potensi-potensi daerah agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan dan kesejahteraan Masyarakat, pihaknya sependapat. Menurutnya potensi daerah, terutama dalam bidang pertanian dalam arti luas, pihaknya telah mengintervensi dari hulu ke hilir untuk peningkatan produktivitas masyarakat.

"Dari bidang pariwisata dengan adanya sirkuit all in one, sentra tenun, dan pembangunan KBS nantinya kita harapkan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Jembrana. Kita semua tentu berharap bahwa semua daya dan upaya yang telah kita curahkan nantinya dapat dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan Masyarakat Jembrana,"sambungnya.

Sementara terkait Ranperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023, beberapa tanggapan Bupati diantaranya, terkait dengan APBD Perubahan yang menjadi mata rantai APBD-APBD tahun sebelumnya, dirinya juga sependapat. Tentu hal tersebut menjadi komitmen bersama untuk melanjutkan estafet pembangunan di Jembrana secara berkesinambungan.

"Hal itu tercermin dalam APBD Perubahan tahun 2023 yang tetap mengakomodir program kegiatan yang mampu meningkatkan ketahanan masyarakat, menjamin infrastruktur dan tata ruang yang baik, pemerataan perekonomian, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta sistem birokrasi yang melayani sebagaimana yang telah tertuang pada Perubahan Kebijakan Umum Anggaran tahun 2023,"pungkasnya.(yogi/hmsj)

Walikota Jaya Negara Serahkan Tiga Bantuan Perbaikan Rumah Layak Huni


Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan  secara langsung tiga unit Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau yang dikenal dengan Bedah Rumah Tahun Anggaran 2023 beserta sarana perlengkapannya pada Senin, (21/8). Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan lantaran pengerjaan perbaikan fisik tuntas dikerjakan. Adapun tiga unit bantuan Rumah Layak Huni tersebut diserahkan kepada Penerima Bantuan atas nama I Wayan Langun dari Banjar Poh Manis, Desa Penatih Dangin Puri, I Made Sukra, Banjar Kertha Bumi, Desa Sumerta Kaja, dan I Made Surta, Banjar Tainsiat, Desa Dangin Puri Kaja. 

Usai penyerahan, Walikota Jaya Negara didampingi Kadis  Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa, dan Direktur Utama Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, IB Gede Arsana, serta dari pihak CSR lainnya juga berkesempatan meninjau bantuan rumah layak huni yang dilengkapi tiga kamar tidur dan fasilitas pendukung.

 "Program ini kembali kami serahkan kali ini kepada tiga penerima program perbaikan rumah tidak layak huni," ujar Jaya Negara disela kegiatannya
 
Lebih lanjut Jaya Negara menyampaikan, penyerhaan bantuan ini dengan pagu anggaran masing-masing rumah senilai Rp. 75 juta rupiah. Yang meliputi program perbaikan rumah dari Pemkot Denpasar melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar. Sementara untuk perlengkapan rumah seperti kompor, tempat tidur, dan almari dari bantuan CSR Perumda Tirta Sewakadarma. Disamping itu sinergitas juga datang dari pihak CSR Taman Loka dan Hoki Jaya Property. 

"Kami turut berbahagia dan terima kasih pihak CSR yang kali ini bersama-sama kita serahkan bantuan perbaikan rumah layak huni," ujarnya

"Serta program bedah rumah ini merupakan implementasi dari spirit Vasudaiva Kutumbakam. Dimana program ini dikerjakan secara bergotong royong antara Pemkot Denpasar dan Perumda Tirta Sewaka Dharma serta pihak donatur lainnya, sehingga bantuan bedah rumah yang diserahkan benar-benar sudah layak huni," imbuh Jaya Negara. 

Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa menambahkan program bedah rumah ini disamping menggunakan dana dari APBD juga melibatkan peran swasta dan perusahaan.  

"Pada Tahun Anggaran 2023, Pemkot Denpasar memprogramkan Bantuan Rumah Layak Huni berjumlah 23 unit, dengan nilai Pagu satu unit rumah sebesar Rp. 75 jt. Tidak hanya memberikan bantuan rumah layak huni juga melibatkan pihak BUMN dan BUMD dan perusahaan swasta melalui dana  Coorporate Social Responsibiliti (CSR) di Kota Denpasar," ujarnya. 

Sementara I Made Sukra menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Walikota Jaya Negara dan Wakil Walikota Arya Wibawa serta jajaran Pemkot Denpasar, Perumda Tirta Sewakadarma dan semua pihak yang telah membantu. 

"Matur suksma Bapak Walikota, Bapak Wakil,  dan pihak donatur lainnya yang telah memberikan kami progrma bedah rumah serta perlengkapan seperti almari hingga tempat tidur," ujarnya. (Pur/prokopimdps)

Hut Kota Negara ke-128, Candrawati Tamba Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan


Jembrana - Moment kemeriahan peringatan HUT Kota Negara ke-128 tidak hanya dirasakan oleh masyarakat umum saja, bahkan momen suka cita itu juga dirasakan oleh anak-anak panti asuhan yang terdapat di sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Hal tersebut tercermin ketika, Ketua TP PKK Jembrana, Ny. Candrawati Tamba menyapa anak-anak panti di sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang ada di Kecamatan Melaya, Senin (21/8).

TIdak hanya sekedar menyapa, Ia yang didampingi Kadis Sosial, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata turut menyerahkan bantuan berupa beras sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di momentum perayaan Hut Kota Negara ke-128.

"Kita ingin berbagi kebahagiaan bersama anak-anak dan bapak ibu pengurus panti. Saya juga membawa oleh-oleh sedikit, ini ada bantuan beras dari Pemkab Jembrana, semoga dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, " ungkapnya.

Ditengah keterbatas ini, Candrawati juga berharap agar anak-anak panti tetap semangat, jangan putus asa, rajin belajar dan raihlah cita-cita setinggi mungkin. "Kita bisa lihat sendiri, tidak sedikit anak-anak panti yang sukses, hal itu juga berlaku kelak kepada kalian semua, asalkan  kalian pantang menyerah dan tekun belajar," harapnya.

Kepada bapak ibu pengurus panti, Pihaknya juga menghaturkan terima kasih sudah menjadi bagian penting dalam hidup mereka. "Bapak Ibu semua adalah orang-orang yang terpilih. Dari kasih sayang dan semua hal yang bapak ibu beri semoga dibalas lebih banyak lagi oleh Tuhan Yang Maha Esa," ucap Bunda Candra.

Sementara itu, Kadis Sosial, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menuturkan untuk di kecamatan Melaya sendiri terdapat tujuh LKSA yang memperoleh bantuan beras. 

Selain itu, menyusul nanti dilakukan pembagian untuk kecematan lain se Jembrana dengan total keseluruhannya untuk 17 LKSA dengan total bantuan 200 paket dengan rincian perpaketnya 5O Kg beras.

"Aksi sosial ini sekali lagi menjadi bagian dari momentum peringatan HUT Kota Negara ke-128, mohon doa restunya juga kepada para warga panti untuk kepemipinan bapak bupati dan wakil bupati dalam menyongsong Jembrana Emas 2026," pungkasnya. 

Adapun LKSA di Kecamatan Melaya yang dikunjungi dan diberikan bantuan yakni LKSA Giri Asih, LKSA Amal Hati Mulya, LKSA Krisna Rajasa, LKSA Widya Asih, LKSA Nurul Huda, LKSA Widya Asih Desa Blimbingsari, dan terakhir LKSA Maria Goreti Desa Palasari. (Ari/Humas)

Walikota Jaya Negara Perkuat Sinergitas Perbekel/Lurah Dukung Penanganan Sampah Berkelanjutan


Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar terus bekerja keras dalam mendukung penanganan sampah terpadu dan berkelanjutan. Selain membangun beragam infrastruktur penanganan sampah, Pemkot Denpasar juga terus memperkuat sinergitas Perbekel/Lurah di Kota Denpasar dalam mendukung penanganan sampah. Demikian terungkap saat Rapat Kordinasi Penanganan Sampah Kota Denpasar yang dipimpin Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana di Denpasar, Senin (21/8). 

Hadir dalam kesempatan tersebut Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa, Kadis DPMD Kota Denpasar, I Wayan Budha,  Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, Kasat Pol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Nendra, serta Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam arahanya mengatakan, sampah memang menjadi tantangan pembangunan Kota Denpasar. Sehingga diperlukan sinergitas dan kolaborasi semua pihak dalam hal penanganan sampah yang terpadu dan berkelanjutan. Hal ini juga sebagai langkah antisipasi jika nanti TPA Suwung benar-benar ditutup total. 

"Hari ini kami bertemu dan melaksanakan Rapat Kordinasi bersama Perbekel dan Lurah se-Kota Denpasar untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi penanganan sampah di Kota Denpasar," ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, Perbekel dan Lurah merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk didalamnya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat guna mendukung optimalisasi penanganan sampah. Hal ini juga sebagai upaya untuk menciptakan pola penanganan sampah berbasis sumber. 

"Tadi kita sudah inventarisasi agar Desa/Kelurahan yang belum memiliki Truk Sampah agar melaksanakan pengadaan Truk Sampah pada Tahun Anggaran 2024, selain itu, optimalisasi fungsi TPS3R juga terus dimaksimalkan agar sampah bisa selesai dari sumber," jelasnya

Jaya Negara juga memberikan apresiasj atas kerja keras dan semangat perbekel/lurah sebagai garda terdepan dalam penanganan sampah. Namun demikian, pihaknya berharap jika ada penumpukan dan lonjakan volume sampah yang tidak bisa ditangani oleh desa/kelurahan agar segera dikordinasikan dengan DLHK Kota Denpasar. 

"Jadi kami berharap kordinasi dan sinergitas antara semua pemangku kepentingan, sehingga penanganan sampah dapat dilaksanakan secara cepat," ujar Jaya Negara. 

Untuk diketahui, saat ini Pemkot Denpasar memiliki tiga TPST yang tersebar di tiga titik. Yakni TPST Kesiman Kertalangu, TPST Tahura Ngurah Rai, Suwung dan TPST Padangsambian Kaja. Selain itu, sebanyak 23 TPS3R telah beroperasi dan akan terus dioptimalkan dalam mendukung penanganan sampah berbasis sumber. Selain itu, penambahan mesin pengolahan juga akan terus dioptimalkan sehingga penanganan sampah berkelanjutan di Kota Denpasar dapat dilaksanakan dengan baik. (Ags/HumasDps).

Tertidur Pulas, Kakek Karma Dapati Rumah Terbakar


Karangasem - Peristiwa kebakaran rumah terjadi pada Minggu (20/8/2023) tengah malam di Banjar Dinas Karangsari, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Rumah yang terbakar merupakan milik lansia berumur 78, yakni I Ketut Karma yang tinggal hanya berdua saja bersama istrinya.

Dijelaskan Perbekel Desa Datah I Gede Subrata pada Senin (21/8/2023) jika peristiwa tersebut terjadi ketika si pemilik tengah tertidur pulas bersama istrinya. "Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 Wita,  saat itu pemilik rumah dan istrinya sedang tertidur lelap. Kala itu ia terbangun, tiba-tiba sudah melihat api besar  berkobar membakar sebagian rumahnya. Barulah ia berteriak minta tolong, sehingga warga datang berbondong-bondong," katanya.

Api besar telah melahap sebagian besar rumahnya, namun beruntung, kakek beserta istrinya berhasil selamat dari peristiwa tersebut.

Warga mencoba untuk membantu mematikan api dengan alat seadanya,namun malangnya, api sudah terlanjur membesar sehingga menghanguskan barang-barang seperti; lemari, kasur, pakaian, KTP, Ijazah dan yang lainnya. Bahkan  surat-surat, ijazah, KTP dan yang lainnya juga ikut terbakar tanpa ada yang tersisa.

"Mereka selamat, tapi rumah beserta isinya habis tak bisa terselamatkan," tandasnya. Atas peristiwa itu, Kakek Karma mengalami kerugian hingga Rp.45 juta rupiah. Kakek Karma kini harus mengungsi ke rumah menantunya, karena rumah beserta isinya, termasuk pakaian korban tidak dapat dipakai lagi.

"Berdasarkan keterangan dari anak korban, sebelum kejadian pemilik rumah sempat sembahyang dan lupa untuk mematikan dupa. Itu diduga sebagai pelaku pemicunya. Sementara, peristiwa kebakaran ini tidak  sempat kami laporkan ke pihak Damkar untuk proses pemadamannya, tapi sudah di laporkan ke BPBD, supaya korban secepatnya dapat bantuan sehingga dapat mengurangi beban yang dialami korban," kata Subrata. (Ami)

Minggu, 20 Agustus 2023

Bunda Paud Denpasar Hadiri Gerakan Transisi PAUD, Sasar Dua Lokasi di Kecamatan Dentim

 

Denpasar -- Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara nenghadiri Jalan Sehat dan Sosialisasi Gerakan Transisi  PAUD ke SD Yang Menyenangkan. Kegiatan yang bertujuan untuk mendukung peralihan yang baik dari jenjang PAUD menuju SD ini diselenggarakan oleh Bunda PAUD Kelurahan Sumerta di Halaman Kantor Lurah Sumerta, Minggu (20/8). Usai kegiatan di Kelurahan Sumerta, kegiatan serupa juga digelar di Desa Dangin Puri Kelod yang dipusatkan di Bale Banjar Taman Yangbatu. Dalam kesempatan tersebut turut dilaksanakan penandatangan komitmen bersama serta Senam Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. 

Dalam acara ini Bunda Paud Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara   bersama Camat Denpasar Timur I Made Tirana, Bunda PAUD Kecamatan Denpasar Timur  Ny. Wardani Tirana, Lurah Sumerta I Wayan Eka Apriana , Bunda PAUD Kelurahan Ni Made Dewi Anggraeni  dan undangan lainnya.   

Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara memberikan apresiasi kepada Bunda PAUD Keluarahan Sumerta dan Bunda PAUD Desa Dangin Puri Kelod karena telah melaksanakan kegiatan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini. Menurutnya, Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini merupakan salah satu program kerja bunda PAUD baik Bunda PAUD di Kota, desa dan kelurahan.

"Untuk itu saya memberikan apresisi atas pelaksanaan kegiatan ini, karena memang gerakan ini harus digalakan bersama agar terindar dari miskonsepsi dari masyarakat dimana anak-anak masih usia dini tidak di paksakan untuk bisa baca, tulis dan hitung," ungkap Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Ny. Sagung Antari Jaya Negara minta agar Bunda PAUD Desa/Kelurahan agar berkolaborasi bersama dan  mendapat dukungan dari orang tua, dinas terkait, komite dan yang terpenting sekolah itu sendiri.  Tidak hanya Sekolah PAUD, peran Sekolah SD juga penting dalam mendukung transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini.

Sementara Bunda Paud Kelurahan Ni Made Dewi Anggraeni mengatakan, sosialisais gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada orang tua. Hal ini utamanya agar tidak kawatir dan cemas saat anaknya masuk sekolah dasar  belum bisa baca, tulis dan hitung.  

"Jika ada anak belum bisa baca tulis hitung maka jangan dihakimi, calistung bukanlah satu-satunya penanda keberhasilan belajar anak di PAUD," ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, Anak PAUD yang usianya 6 tahun kebawah itu sebaiknya belum dipaksakan dan tidak  diwajibkan bimbingan belajar atau pembelajaran tambahan. Karenannya, pihaknya mengajak semua pihak membangun 6 pondasi dasar pada anak usia dini, sehingga generasi selanjutnya akan menjadi generasi unggul dan berkualitas. 

"Maka gerakan transisi ini adalah menyadarkan orang tua bahwa jangan kawatir kurikulum di SD yang memakai kurikulum merdeka tidak memaksakan anak bisa baca tulis hitung," ujarnya

Ketua Panitia sekaligus Ketua Pokja Bunda PAUD Kelurahan sumerta  I Gusti Ayu Ketut Mertaningsih menambahkan kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Satuan Pendidikan PAUD dan SD yang berada di wilayah Kelurahan Sumerta, yakni TK Putra Udyana, TK PGRI Kota Denpasar, SDN 1 Sumerta, SDN 10 Sumerta dan SD PGRI Kota Denpasar. Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan merupakan seri merdeka belajar ke 24 yang saat ini sedang digalakan. 

Dimana ada tiga perubahan utama yang diharapkan terjadi untuk menghilangkan miskonsepsi terkait proses kegiatan pembelajaran, yakni pertama menghilangkan adanya tes baca tulis hitung dalam penerimaan peserta didik baru di sekolah dasar, kedua melaksanakan dua minggu pertama masa pengenalan siswa, dan ketiga terjadinya proses pembelajaran yang menyenangkan mulai dari PAUD hingga ke SD.

Kegiatan hari ini menghadirkan kurang lebih 500 peserta jalan sehat yaitu menghadirkan seluruh putra-putri serta orang tua dari TK Putra Udyana dan TK PGRI Kota Denpasar, siswa-siswi kelas 1 beserta pendamping dari 3 sekolah dasar yang berada di kelurahan Sumerta.

"Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan hari ini juga dilaksanakan melalui kegiatan senam Transisi PAUD ke SD bersama Bunda PAUD dan guru-guru PAUD serta SD di Kelurahan, selain itu juga ada pertunjukan operet bersama anak-anak SD kelas awal serta Bapak/ibu guru baik," ungkapnya. (ayu/)

Walikota Jaya Negara Apresiasi Gelaran Wisata Rally Merah Putih Kejurnas dan Fun putaran III Bali di Kota Denpasar


Denpasar, Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara memberikan apresiasi atas gelaran Wisata Rally Merah Putih Kejurnas dan Fun Putaran ke 3 yang mengambil start di depan Loby Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar, Minggu, (20/8). Kegiatan yang lepas Wakil Gubernur Bali, Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati diharapkan mampu mempromosikan Kota Denpasar secara nasional dan tentunya meningkatkan kunjungan wisata di Kota Denpasar. 

Terlihat Walikota Jaya Negara ikut langsung menjadi peserta pertama (zero car) dalam pelepasan wisata rally ini. Dimana, orang nomor satu di Kota Denpasar ini tampak mengendarai Volkswagen (VW) Kondok berwarna putih. 

Sebelum memulai start Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi sekakigus mengucapkan terimakasih atas dipilihnya Kota Denpasar sebagai lokasi start dan finish kegiatan ini. Pihaknya berharap agar seluruh perally nasional untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mentaati peraturan berlalu lintas. Hal ini terutama saat pelaksanaan rally yang mengutamakan keamanan dan ketertiban di jalan raya. 

“Walaupun ini wisata rally, para peserta harus tetap mengikuti tatatertib lalulintas yang ada, tetap jaga keselamatan dan selamat berwisata rally di Kota Denpasar," ungkapnya.

Selain itu Jaya Negara juga berharap peserta rally bercerita kepada keluarga, orang lain atau mereka menyebarkan melalui media sosial untuk mempromosikan apa yang menjadi program termasuk potensi wisata di Denpasar.

"Peserta rally berasal dari berbagai daerah sehingga kami berharap mereka menceritakan keunggulan dan potensi yang dimiliki Kota Denpasar baik melalui gambaran langsung maupun media sosial," harapnya. 

Sementara Ketua Panitia Wisata Rally, I Putu Yuda Suparsana mengatakan, Wisata Rally Merah Putih Kejurnas dan Fun merupakan lanjutan dari pada kejurnas rally yang sebelumnya di adakan di Kalimatan Selatan, DKI Jakarta dan putaran ke 3 kali ini di Bali, tepatnya di Kota Denpasar.

Dimana kegiatan ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 19 dan 20 Agustus 2023, yang mana untuk tanggal 19 Agustus yakni Kejurnas yang di ikuti 45 peserta mobil dari berbagai daerah, yang tersebar di wilayah Kalimantan, Sumatra, Jawa dan Yogyakarta.  

"Dengan rute Start Denpasar - Klungkung dan Finish kembali di Denpasar di gedung DNA ini. Dan untuk Wisata FunRally di ikuti juga oleh 25 mobil peserta dari OPD di Kota Denpasar dan ditambah 45 peserta Kejurnas dengan memecahkan rute pertanyaan yang disiapkan, semoga kegiatan ini sukses dan berjalan lancar," ujarnya. (ays/humas.dps).

Walikota Jaya Negara Buka Jalan Sehat Serangkaian HUT LPD Desa Adat Panjer Ke-33 Tahun


Denpasar - Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara melepas Jalan Sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-33 LPD Desa Adat Panjer Tahun yang mengambil start di Kantor LPD Desa Adat Panjer, pada Minggu (20/8) pagi. Selain memperingati HUT LPD Desa Adat Panjer, pelaksanaan ini juga merupakan salah satu rangkaian dari pegelaran Panjer Festival yang telah dimulai sejak bulan Juli 2023 lalu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Darsa, Camat Densel, I Made Sumarsana, Bendesa Desa Adat Panjer, AA Ketut Oka Adnyana, Kepala LPD Desa Adat Panjer, AA Kompyang Gede Ardana, Lurah Panjer, I Putu Budi Ari Wibawa, serta masyarakat Desa Adat Panjer.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengapresiasi pelaksanaan jalan sehat HUT LPD Desa Adat Panjer ini. Dimana, selain untuk mempererat tali persaudaraan, pelaksanaan ini juga dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga.

Selebihnya Jaya Negara juga memberikan mengapresiasi terhadap pelaksanaan Panjer Festival ini. Dimana, kegiatan ini juga sebagai peluang bagi kaum muda untuk belajar tentang budaya dan kesenian, mengingat dalam pegelaran ini tak hanya menonjolkan hiburan milenial namun juga terdapat parade kebudayaan yang diikuti STT se-Desa Adat Panjer, ujarnya.

“Selamat Ulang Tahun LPD Desa Adat Panjer yang ke-33 tahun. Kami berharap kegiatan positif ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kedepannya dapat memberikan dampak yang positif bagi kaum milenial dan masyarakat Desa Adat Panjer Khususnya,” ujar Jaya Negara.

Sementara Kepala LPD Desa Adat Panjer, AA Kompyang Gede Ardana disela-sela pelaksanaan tersebut mengatakan kegiatan jalan sehat ini dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-33 LPD Desa Adat Panjer  Tahun dan rangkaian dari pelaksanaan Panjer Festival.

Lebih lanjut dikatakannya, tahun ini kami mengambil tema Semangat Jiwa Muda Milenial ‘Sanjiwani’. Dan rangkaian acara ini telah dimulai sejak bulan Juli 2023 lalu yang diisi dengan berbegai kegiatan seperti pemilihan teruna-teruni se-Desa Adat Panjer, lomba mewarnai untuk anak-anak, talkshow, lomba kesenian, posyandu, dan pemeriksanaan kesehatan bagi para lansia, ujarnya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada bapak Walikota Jaya Negara atas apresiasi dan partisipasinya dalam membuka jalan sehat HUT LPD Desa Adat Panjer. Dan kami berharap kedepannya agar seluruh stakeholder maupun instansi dapat terus bersinergi dalam menjaga kondusifitas dan pertumbuhan ekonomi di masyarakat khususnya di Desa Adat Panjer agar nantinya acara ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan," pungkas Kompyang Gede Ardana.

Buka Lomba burung berkicau Bupati Cup 2023, Bupati Tamba : ajang pelestarian dan promosi wisata


Jembrana - Setelah sukses mengadakan lomba burung derkuku , kini kembali Pemkab Jembrana menggelar Lomba Burung Berkicau Bupati Cup Tahun 2023.

Bertempat di Taman Pecangakan Jembrana, lomba tersebut  dibuka oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, serta dihadiri Wabup Ipat dan jajaran Forkopimda Jembrana,minggu ( 20/8).

Secara simbolis , pelaksanaan lomba dibuka dengan pelepasan burung ke alam liar .

Peserta tercatat ,puluhan orang dengan berbagai jenis burung, bahkan beberapa berasal dari luar Kabupaten Jembrana bahkan dari pulau Jawa.
Animo itu  menunjukkan antusiasme para pecinta burung berkicau.

Bupati Tamba mengungkapkan bahwa selain merayakan Hari Ulang Tahun Kota ke-128, acara ini juga merupakan upaya untuk melestarikan alam, terutama satwa burung berkicau. "Saya berterima kasih kepada semua peserta lomba tidak hanya dari Bali, tapi juga dari Pulau Jawa dan daerah lainnya. Selamat datang di Kabupaten Jembrana, yang hari ini merayakan ulang tahun ke-128. Saya memberikan apresiasi luas bagi semua pecinta hobi ini," ucap Bupati.

Tak hanya itu, Bupati juga berharap bahwa momentum seperti ini dapat berkontribusi sebagai ajang promosi pariwisata untuk Kabupaten Jembrana. "Semoga acara ini dapat berlanjut dan berkembang menjadi sebuah event yang menarik minat wisatawan, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai lokal dan kelestarian alam. Hal ini akan mendukung perkembangan sektor pariwisata Jembrana menuju Jembrana Emas 2026," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Komang Suastra, menjelaskan bahwa Lomba Seni Suara Burung Berkicau Bupati Cup  Tahun 2023 diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mendukung program pelestarian alam yang semakin penting. 

"Kegiatan ini memberikan wadah bagi masyarakat khususnya para pecinta burung untuk menyalurkan hobi dan kreativitas. Selain itu, acara ini juga mendukung semangat kebersamaan dan persatuan dalam pembangunan, terutama yang berfokus pada Cinta Lingkungan Hidup," tutupnya. ( Ari bisma)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved