-->

Minggu, 27 Agustus 2023

Masuki Musim Kemarau, Terjadi Kebakaran di 2 Lahan Seluas 2 Hektar Di Kabupaten Karangasem

 

Karangasem, Bali Kini - Memasuki musim kemarau, kebakaran lahan kerap terjadi di Kabupaten Karangasem, utamanya di wilayah kering seperti di Kecamatan Kubu dan Kecamatan Abang. Seperti, pada Minggu (27/8/2023) terjadi peristiwa kebakaran di dua lahan di tempat yang berbeda. Tempat pertama peristiwa kebakaran menimpa lahan seluas 2 Hektar di Kecamatan Kubu, Banjar Baturinggit Kaje. 

Dimana Dinas Kebakaran Kabupaten Karangasem menerima laporan pada pukul 9.56 WITA, dan langsung meluncur ke lokasi untuk menangani kebakaran tersebut. Kemudian berhasil memadamkan api dengan 15.000 liter air. Menurut informasi, warga setempat bersama Bhabinkamtibmas sempat berusaha menghalau api agar tidak menyebar lebih luas dengan menggunakan alat seadanya sebelum tim Damkar datang. 

Usai menangani kebakaran di tempat tersebut, Tim Damkar Karangasem kembali menerima laporan peristiwa kebakaran kedua di hari yang sama yakni di pukul 11.36 WITA.

Peristiwa Kebakaran kedua ini terjadi di Banjar Dinas Tegallanglangan, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem yang juga menimpa lahan seluas 2 Hektar. Tim Damkar Karangasem kemudian datang menangani peristiwa tersebut dan berhasil memadamkan api dengan menyemprotkan sebanyak 14.000 liter air.

Sementara, penyebab kebakaran belum dapat diketahui, namun faktanya, peristiwa serupa kerap terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, memasuki musim kemarau di wilayah Kabupaten Karangasem.

"Kami tidak berani berspekulasi apakah penyebab kebakaran memang karena musim. Namun yang pasti kami sudah menghibau melalui surat dari  bapak Sekda untuk mengantisipasi kebakaran lahan menjelang musim kemarau ini," kata Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Karangasem, I Made Agus Budiyasa ketika dikonfirmasi. (Ami)

Kabupaten Jembrana Pelopor Hidupkan Kejuaraan Tarkam


Jembrana - Sebanyak 32 Kabupaten/Kota seluruh indonesia terpilih menjadi lokasi Kejuaraan Antar Kampung yang diinisiasi Kementrian Pemuda dan Olahraga Indonesi, Kabupaten Jembrana menjadi salah satu Kabupaten yang terpilih dalam penyelenggaraan tersebut, dipusatkan di Lapangan Bola voli Peh, Kejuaraan Tarkam Kemenpora Tahun 2023 dibuka langsung oleh Staf Ahli Kemenpora Bagian Hukum Dr. Drs Samsudin, Sabtu (26/8).

Pembukaan Kejuaraan Tarkam Kemenpora Tahun 2023 ini diikuti peserta dari seluruh Kecamatan diwilayah Kabupaten Jembrana.

Dalam sambutannya Staf Ahli Kemenpora Bagian Hukum Dr. Drs Samsudin mengatakan kegiatan antar kampung atau kejuaraan tarkam ini diawali dari permintaan bapak Presiden Jokowi. "Pesan dari bapak jokowi agar dihidupkan kembali pertandingan keolahragaan dikampung- kampung, maka dimulai dari tahun 2023 inilah kegiatan tarkam dimulai.
Dan tentunya kabupaten Jembrana menjadi salah satu kabupaten pionir / pelopor dalam kegiatan ini,"ungkapnya.

Pihaknya menambahkan melalui kejuaraan antar kampung yang dilaksanakan di tiap daerah - daerah di Indonesia nantinya diharapkan bisa menjaring atlit - atlit berbakat di setiap daerah untuk berkompetisi di tingkat yang kebih tinggi. "Pada hakekatnya kejuaraan antar kampung ini untuk memperdayakan masyarakat didaerah itu selain mencari bibit-bibit atlit di daerah,"ucapnya.

Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, Samsudin mengapresiasi kepada setiap daerah, khususnya di kabupaten Jembrana yang telah mendukung penuh kegiatan sehingga dapat berjalan lancar dan sukses. "Mari kita hidupkan tarkam disini dan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana, terimakasih kepada Koni, tokoh-tokoh olahraga dan tokoh tokoh masyarakat sudah mendukung kegiatan tarkam ini,"imbuhnya.

Dilain sisi, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pemerintah pusat dengan penyelenggaraan lomba tarkam antar kampung ini. Ia berharap dengan kegiatan ini kabupaten Jembrana pada khususnya dapat melahirkan bibit atlet muda berbakat. "Dengan adanya tarkam ini diharapkan menjadi ajang pencarian bakat potensi atlet, silaturahmi warga sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyatakat Kabupaten Jembrana,"ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna yang sekaligus menjadi Ketua Umum Koni Jembrana menjelaskan Jembrana dipilih dari 32 Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia penyelenggara kejuaraan Tarkam 2023 Kemenpora, Adapun Cabang Olahraga yang dipertandingkan ada 3 yaitu Bola voly, BuluTangkis, dan Atletik lari.

"Cabang olahraga ini berlangsung dari hari jumat, jadi untuk Bola voly ada di dua tempat yaitu pagi sampai sore bertempat di GOR Mendoyo Dangin Tukad, malamnya di Lapangan Peh. Untuk Bulungtangkis diadakan di Gedung PBSI, dan Untuk Atletik Lari diadakan di Stadion Pecangakan,"paparnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa lomba tarkam antar kampung ini terselenggara berkat program dari pemerintah pusat. "Kegiatan ini digelar selama tiga hari mulai dari tanggal 25 agustus hingga besok 27 agustus dan untuk anggaran kegiatan ini semua dari Kementrian Pemuda dan Olahraga,"pungkasnya.(gusmang/hms)

Hadiri Puncak HUT Kemerdekaan RI, Warga Kampung Kusamba Antusias Sambut Wabup Kasta Dengan Tari Rudat


KLUNGKUNG -- Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta menghadiri Pelantikan Pengurus Karang Taruna Bahari Kampung Kusamba sekaligus serangkaian Puncak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 di Aula TK Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Sabtu (26/8). Kehadiran Wabup Kasta pun sangat disambut antusias oleh warga kampung setempat dengan penyambutan Tari Rudat.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Made Kasta sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Wabup juga mengucapkan selamat kepada para pengurus Karang Taruna yang baru dikuhkuhkan. “Selamat dan semoga bisa bekerjasama dengan pemerintah kampung kusamba dengan sebaik-baiknya. Apapun nanti kegiatan yang dilaksanakan harus bersinergi dan tentunya berkesinambungan,” harap Wabup Made Kasta.

Ketua Panitia, Agus Rusman Ardiansyah menyampaikan kegiatan ini digelar dengan tujuan guna meningkatkan partisipasi dan semangat patriotisme dari masyarakat khususnya Kampung Kusamba dalam mengenang  jasa-jasa para pahlawan bangsa. Adapun rangkaian kegiatan yang sudah digelar diantaranya lomba tarik tambang, lomba mancing dan senam zumba.(humasklk/puspa).

Gandeng Komunitas, Dinas PUPR Kota Denpasar Terus Gencarkan Aksi Bersih Sungai


DENPASAR - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar terus menggencarkan aksi bersih-bersih sungai. Kali ini, dengan menggandeng Komunitas Pancawara, giat kebersihan sungai menyasar sepanjang aliran sungai Tukad Buaji (Rangda) Kelurahan Panjer pada Minggu (27/8) pagi.  

Selain sebagai langkah nyata menjaga kebersihan, kegiatan ini juga untuk mengedukasi warga agar selalu menjaga perilaku tidak membuang sampah ke aliran sungai. Adapun jenis kegiatan yang dilakukan pada pembersihan sungai, meliputi pengambilan sampah dengan jaring sampah, penggelontoran serta juga pengerukan sedimentasi sungai. 

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kota Denpasar, Gandhi Dananjaya Suarka saat dihubungi menjelaskan, aksi bersih sungai ini adalah program rutin Bidang SDA. Dengan beranggotakan 90 orang personil lapangan yang tersebar di 4 kecamatan, setiap harinya bertugas menyusur beberapa lokasi sungai di Kota Denpasar untuk melaksanakan pembersihan. 

"Hari ini kami bersinergi dengan Komunitas Pancawara untuk membersihkan Tukad Buaji di Kelurahan Panjer. Aksi bersih sungai ini adalah program rutin kami, dimana ada 5 sistem drainase inti Kota Denpasar yang menjadi fokus kami. Yakni, Tukad Badung, Tukad Ayung, Tukad Mati, Tukad Niti Mandala dan Tukad Pemogan," ungkap Gandhi Dananjaya. 

Selain pada sistem drainase inti, Gandhi menambahkan, ada juga sub atau anak anak sungai lainnya seperti Tukad Punggawa, Tukad Ngenjung, Tukad Buaji dan lainnya yang menjadi atensi jajaran Tim PUPR. 

"Pembersihan pada alur-alur sungai itu perlu secara rutin dilaksanakan karena sungai sungai tersebut adalah pengendali banjir utama (primer) di Kota Denpasar. Selain itu, kami juga melakukan pembersihan pada drainase, baik di sudut kota maupun drainase perumahan sebagai drainase sekunder," imbuhnya lagi.

Gandhi Dananjaya juga berharap, gerakan aksi bersih sungai dapat juga didukung dengan kepedulian masyarakat untuk bersama sama menjaga lingkungan sungai demi mewujudkan Kota Denpasar bersih, lestari, sehat dan berbudaya. 

"Tentu kami berharap dukungan masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga sungai bersih akan menambah keindahan dan keasrian Kota Denpasar," ujarnya.

Grand Final Jegeg Bagus Jembrana 2023, Finalis Turut Promosikan Desa Wisata


Jembrana- Grand Final Jegeg Bagus Jembrana tahun 2023 dilaksanakan di panggung terbuka Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Sabtu malam (26/8).

Dalam acara tersebut, sebanyak 10 pasang finalis jegeg bagus turut mempromosikan 5 desa wisata yang ada di Kabupaten Jembrana.

Orasi promosi desa wisata ini menjadi salah satu bagian dari tugas finalis jegeg bagus. Untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Jembrana.

Ketua Semeton Jegeg Bagus Kabupaten Jembrana, Made Mardika Dwi Parnadi menyatakan bahwa orasi yang diinisiasi pada Jegeg Bagus Jembrana tahun ini merupakan upaya untuk membantu pemerintah dalam mempromosikan desa wisata yang ada di Kabupaten Jembrana.

"Finalis (Jegeg Bagus Jembrana) mempromosikan desa wisata ini mengingatkan bahwa ada destinasi-destinasi yang layak dikunjungi. Dimana ke 5 desa wisata tersebut yakni Desa Ekasari, Blimbingsari, Perancak, Manistutu dan Yehembang Kangin," ucapnya.

Malam Grand Final Jegeg Bagus Jembrana tahun 2023 merupakan puncak rangkaian pemilihan Jegeg Bagus Jembrana sejak dimulai dari tahap seleksi tiga bulan yang lalu.  

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba yang hadir dalam acara tersebut mengajak para finalis Jegeg Bagus Jembrana untuk turut serta mengkampanyekan Jembrana Emas 2026. 

"Kalian adalah orang-orang terpilih secara Brain, Beauty, dan Behavior. Saya kira dengan kelebihan itu, adik-adik paham betul apa itu Jembrana Emas 2026. Jembrana emas adalah harapan kita semua. Tujuannya yakni menyejahterakan masyarakat Jembrana ," ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati yang didampingi Ny. Candrawati Tamba berharap kepada para finalis jegeg bagus, apa yang telah didapat dalam ajang bergengsi ini, disebarluaskan kepada sejawat generasi muda Jembrana.

"Tidak semua anak-anak memperoleh kesempatan yang sama seperti kalian ini. Kalian adalah tauladan, ilmu yang diperoleh dishare sebanyak- banyaknya, sehingga dari kalian membawa pengaruh positif bagi generasi muda untuk menjadi sumber daya manusia yang berkualitas," harapnya.

Terkahir, Pihaknya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. "Terkhusus kepada para juri agar dapat menilai secara objektif sehingga melahirkan duta Jegeg Bagus yang berkompeten. Karena tugas mereka kedepan tidaklah mudah," imbuhnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud), Anak Agung Komang Sapta Negara menuturkan sama dengan tahun-tahun sebelumnya, sebelum mencapai 10 besar finalis Jegeg Bagus Jembrana Tahun 2023 tersebut diawali proses seleksi yang diikuti ratusan peserta. 

Ditambahnya, dari 10 finalis yang terpilih ini kemudian dilakukan pra-karantina selama 8 kali, selanjutnya dilaksanakan malam grand final untuk menentukan pasangan Jegeg Bagus Jembrana Tahun 2023. 

“Beberapa aspek penilaian dalam ajang jegeg bagus kali ini ditekankan pada kecerdasan akademis dan non akademis (brain), kecantikan dan ketampanan (beauty), tingkah laku dan budi pekerti luhur (behaviour). Dinilai oleh para juari yang berkompeten dan secara langsung disaksikan Bupati Jembrana yang ikut serta memberikan pertanyaan bagi para finalis, semoga dapat menghasilkan duta yang terbaik untuk kabupaten Jembrana,” pungkasnya.

Terpilih sebagai jegeg bagus Jembrana dalam malam pemilihan itu.
Jegeg Jembrana tahun  2023 diraih  Ni Komang Regita Putri Wijayanti dari Universitas Udayana. Sedangkan 
Bagus Jembrana 2023 diraih Wayan Eka Putra Suradnyana , saat ini bersekolah di SMK Negeri 3 Negara.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, perwakilan Forkopimda Jembrana, Sekda I Made Budiasa, Kepala OPD terkait, Jegeg Bagus Kabupaten/Kota seluruh Bali. (Adi/Humas)

Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Tempekan Utara Banjar Tegal Kori Kaja Berlangsung Meriah


Denpasar -- Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Tempekan Utara, Banjar Tegal Kori, Desa Ubung Kaja berlangsung meriah pada Sabtu (26/8). Tampak masyarakat sekitar hadir rumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan yang telah digelar sejak pagi hari. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Gede Sumara Putra, Tokoh Masyarakat diantaranya I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, I Ketut Mister, Kepala Wilayah, I Putu Adriawan, Pengurus Banjar, Cokorda Gde Partha Sudarsana, TP. PKK serta seluruh masyarakat. 

Rangkaian acara dimulai dengan pelaksanaan pengecekan kesehatan gratis, pemberian vitamin gratis, Lomba Kuk Gerug, Lomba Estafet Air dan Lomba Estafet Pipet. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan makan bersama atau Megibung dengan konsep lesehan. 

Ketua Tempekan, Pasek Wijaya mengatakan, momentum yang baik ini merupakan tonggak bersejarah untuk menghormati dan menghargai pahlawan. Hal ini dilaksanakan dengan mengisi kemerdekaan, terutama di lingkungan untuk berbuat positif dan bermanfaat. 

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan semacam ini telah rutin digekar setiap tahun. Dimana, yang istimewa dari peringatan ini yakni dilaksanakan dengan menggelar lesehan atau megibung di sepanjang jalan utama. Dimana, seluruh elemen masyarakat berbaur dan mempererat silahturahmi antar warga sesuai dengan sepirit Vashudaiva Kutumbakam bahwa kita semua bersauara. 

 "Semoga kegiatan ini secara rutin dapat terlaksana setiap tahun sebagai wahana memperarat tali silaturahmi serta momentum untuk menghargai jasa para pahlawan, semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif  serta bermanfaat bagi masyarakat sekitar," ujarnya.

Rayakan HUT Polwan ke 75 dan HKGB ke 71, Bhayangkari Polres Karangasem Baksos Ke Yayasan Permata Hati


Karangasem, Bali Kini - Dalam rangka HUT Polwan yang ke-75 Tahun 2023, Hari Jadi HKGB yang ke 71 dan Pendistribusian Buku dalam rangka Polri Peduli Budaya Literasi Sampai Pelosok Nusantara oleh Polwan Polres Karangasem, Bhayangkari Polres Karangasem dan Bagian SDM Polres Karangasem melaksanakan Bakti Sosial di Yayasan Permata Hati yang berada di Seraya Barat, Karangasem.

Kegiatan tersebut merupakan bukti kepedulian dari Jajaran Kepolisian Polres Karangasem yang peduli dengan Anak-anak panti asuhan yang berada di yayasan Permata Hati untuk bisa sedikit membantu meringankan beban dari anak-anak yang berada di yayasan tersebut

Penanggung Jawab dari yayasan Permata Hati di Karangasem Bali saudari Agustina Padatu mengucapkan banyak terimakasih atas atas kunjungan dan perhatian dari Polres Karangasem, "ini merupakan sebuah anugrah yang sangat luar biasa bapak Kapolres Karangasem dan Ibu Kapolres beserta rombongan berkenan mengunjungi kami di yayasan ini, saya mewakili anak-anak di yayasan ini mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian dan suportnya buat anak-anak kami yang terdiri dari berbagai daerah di indonesia"ujarnya, Minggu (27/8/2023).

Pada sambutannya Kapolres Karangasem AKBP Ricko A.A Taruna, S.I.K., S.H.,M.H., M.M. mengatakan kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan kepedulian kami POlres Karangasem dan Bhayangkari kepada anak-anak generasi muda yang mungkin tidak seberuntung yang lain tetapi masih mempunyai semangat yang sangat tinggi untuk meraih cita-citanya, Pada kesempatan ini kami di dampingi Polwan Polres Karangasem dan Bhayangkari ingin berbagi dan mendukung masa depan anak-anak disini, saat ini kami membawa sedikit sembako, buku bacaan dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak.
dengan perhatian kami yang mungkin tidak seberapa ini kami berharap dapat membantu anak-anak disini baik untuk keperluan sehari-hari maupun dalam mendukung kegiatan belajarnya

akhir kata Kapolres Karangasem berdoa semoga kelak anak-anak disini bisa sukses dalam menggapai semua cita-citanya dan menjadi anak yang akan berguna untuk bangsa dan negara nantinya" tambahnya

dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kesehatan Polres  Karangasem dan memastikan semua anak-anak dalam keadaan sehat. (Ami)

Viral Guide Asing di Tanah Lot, Begini Penjelasan Imigrasi


Denpasar - Pihak Keimigrasian langsung menindaklanjuti viralnya di media sosial tentang adanya dugaan Warga Negara Asing (WNA) yang berprofesi sebagai pemandu wisata (tour guide) di kawasan Tanah Lot, Tabanan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Tedy Riyandi meyakinkan pihaknya telah melakukan penelusuran dan 
berkoordinasi dengan Himpunan Pramuwisata Bali (HPI). Hasilnya memang benar Informa tersebut dan diketahui WNA guide bernama Alessandro Tanganelli.

"Pemandu wisata yang diduga seorang WNA tersebut bernama Alessandro Tanganelli. Yang bersangkutan sudah berkewarganegaraan Indonesia dan memiliki lisensi sebagai pemandu wisata dari HPI." jelas Tedy.

Diketahui bahwa sebelumnya yang bersangkutan merupakan WNA berkewarganegaraan Italia dan telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) melalui proses sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku. 

"Berawal dari telah pemegang Izin Tinggal Terbatas suami ikut istri WNI, lalu alih status menjadi Izin Tinggal Tetap suami ikut istri WNI. Akhirnya memilih 
berkewarganegaraan Indonesia," jelas Tedy.

Pihaknya juga telah menghubungi Indah Yuli Puspitasari selaku istri dari Alessandro Tanganelli dan menuturkan bahwa benar suaminya sudah menjadi Warga Negara Indonesia sejak tahun 2021 dan memang bekerja sebagai pemandu wisata yang berlisensi dari HPI. 

Selain itu, dirinya bersama suami juga memiliki bisnis usaha biro wisata yang memiliki izin dari Association of The Indonesian 
Tours and Travel Agencies (ASITA).

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam penyampaian informasi terhadap kegiatan dan keberadaan orang asing yang ada di Bali. Terkait berita viral tersebut di medsis, telah kami luruskan kebenarannya”, tutup Tedy.

Sabtu, 26 Agustus 2023

Menteri PPA Dukung Keberlanjutan Penanganan Stunting Lewat Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan


Denpasar-- Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendampingi Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga dalam rangka pelaksanaan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kelurahan Serangan, Kota Denpasar, Sabtu (26/8). Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan mampu mendukung upaya berkelanjutan dalam penanganan stunting dengan memenuhi hak anak atas kesehatan melalui pemberian ikan, demo memasak ikan dan edukasi. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Keuangan PT. Pertamina, Emma Sri Martini, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Darsa, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana, Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, serta masyarakat Kelurahan Serangan. 

Turut diserahkan pula Paket Bantuan Spesifik untuk Ibu dan Anak , Penyerahan bantuan dari Pertamina melalui PIMTI kepada Perempuan UMKM, Penyerahan bantuan Ikan Segar dan Ikan olahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Penyerahan Bantuan Paket Sayuran dari Dinas Pertanian. Sedangkan sebagai pemuncak acara turut digelar Demo memasak ikan dan Edukasi terkait gizi dari olahan Ikan. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga dalam sambutannya menjelaskan, sumber daya yang paling berharga bagi suatu bangsa adalah sumber daya manusia. Karenanya, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi titik sentral pembangunan nasional. 

"Kita melihat di indonesia ini anak menjadi generasi penerus tongkat estafet pembangunan indonesia. Sehingga pembangunan dan pengembangan anak menjadi penting, terutana harus terjamin pemenuhan hak anak itu sendiri," ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, permaslahan stunting saat ini memang menjadi tantangan bersama. Sehingga penanganannya harus dilaksanakan sacara komprehensif. Dimana, sinergi dan kolaborasi akan menjadi kunci penting dalam penangannya. Hal inilah yang mendasari pelaksanaan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kelurahan Serangan ini. 

"Kami melihat Serangan ini kaya akan ikan, mudah-mudahan kegiatan ini dapat mendukung pemenuhan hak anak atas makanan sehat melalui pemenuhan gizi, pola asuh dan sanitasi dalam mendukung pertumbuhan otak anak untuk mencegah stunting secara berkelanjutan," ujarnya

Bintang Puspayoga berharap, sosialisasi ini dapat menjadi terbososan dalam mendukung pola hidup sehat untuk mendukung penanganan stunting yang berkelanjutan. Sehingga ilmu yang didapat dalam pelaksanaan edukasi dan sosialisasi ini dapat digetoktularkan kepada seluruh masyarakat, terutama Ibu dan Anak. 

"Mari kita bergandengan tangan, bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung penanganan isu-isu perempuan anak dengan baik, sehingga kedepannya dapat mewujudkan perempuan berdaya, anak terlindungi, Indonesia Maju," ujar Bintang Puspayoga. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyambut baik sekaligus berterimakasih atas kunjungan dan dukungan terhadap pelaksanaan Gemarikan di Kelurahan Serangan, Kota Denpasar ini. Dimana, pelaksanaan kegiatan ini sangat produktif dalam mendukung pencegahan stunting sejak ibu hamil. 

Jaya Negara berharap, sinergitas dan kerjasama yang baik ini agar terus berlanjut.  Hal ini mengingat stunting ini merupakan permasalahan yang memerlukan kerjasama semua pihak dalam penangannya. Sehingga, sosialisasi ini sangat baik untuk dilaksanakan, mengingat ikan merupakan salah satu komoditi yang mudah dicari dan memiliki gizi yang baik dalam mendukunh tumbuh kembang anak. 

"Selaku Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasama berkelanjutan dalam mendukung pencegahan stunting di Kota Denpasar lewat pemenuhan hak anak atas kesehatan dan gizi baik," ujarnya

Salah seorang masyarakat, Ni Wayan Satuh, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan ini. Kedepan pihaknya berharap agar dukungan ini terus berkelanjutan. 

"Kami berharap sosialisasi ini terus dilaksanakan, terlebih di Serangan ini banyak ikan, dan kami harap ibu-ibu disini juga agar lebih sering memasak menu ikan untuk tumbuh kembang anak," ujar perempuan yang merupakan seorang guru ini. (Ags/HumasDps).

Lestarikan Budaya Lokal, Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi Kembali Digelar


Jembrana - Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi Bupati Cup Tahun 2023 kembali digelar di Lapangan Umum Dauhwaru. Lomba dibuka langsung Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna, Sabtu (26/8) ditandai dengan pelepasan burung merpati keudara.

Sebanyak 200 pasang burung merpati terbaik terlihat beradu tinggi dalam lomba tersebut. Adapun kriteria perlombaan dibagi menjadi 2 kategori yakni kelas bulu polos (hitam) dan kelas bulu mores (bercorak putih).

Uniknya, jalannya perlombaan panitia secara konsisten dari tahun ke tahun menggunakan alat - alat tradisional yang merupakan warisan leluhur asli Jembrana. Seperti penggunaan stop wacth menggunakan kau (tempurung kelapa) diisi air, alat penilai menggunakan acal-acal dan kulkul (kentongan) dan lainnya.

Ketua Panitia I Ketut Wiarta menyebut kegiatan Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi Bupati Cup merupakan kegiatan tahunan dalam rangka memeriahkan Hut ke-128 Kota Negara. "Terimakasih kepada pemerintah kabupaten Jembrana yang telah mensupport acara ini. Kami selaku komunitas pecinta burung merpati terbang tinggi, selanjutnya bisa terus melaksanakan acara ini untuk mempertahankan warisan budaya asli Jembrana ini,"ucapnya.

Sementara Wakil Bupati IGN Patriana Krisna menyampaikan pelaksanaan Lomba Burung Merpati Terbang Tinggi sebagai salah satu wahana pelestarian tradisi dan juga sekaligus pelestarian alam khususnya satwa burung merpati. "Ini penting untuk dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan, mengingat Lomba Burung Merpati terbang tinggi ini adalah warisan budaya yang hanya ada di Jembrana,"ujarnya.

Pihaknya juga menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya lomba ini, dengan harapan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan sebagai sebuah even yang mampu menarik minat kunjungan wisatawan dengan tetap mengedepankan aspek kearifan lokal, pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat. "Pemerintah Daerah tentu akan berupaya untuk memberikan dukungan seoptimal mungkin demi terselenggaranya kegiatan ini secara berkesinambungan dan terwujudnya pembangunan pariwisata Jembrana, menuju Jembrana Emas 2026,"pungkasnya(yogi/hmsj)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved