-->

Senin, 28 Agustus 2023

Walikota Jaya Negara Kembali Serahkan Bantuan Sosial Pasca Bencana


Diterima 10 Orang Masyarakat Yang Terkena Musibah Kebakaran dan Bencana Alam

Denpasar -- Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan secara resmi Bantuan Sosial Pasca Bencana Pemerintah Kota Denpasar Tahun 2023 di di Kantor Walikota Denpasar, Senin (28/8). Bantuan ini diserahkan sebagai wujud nyata peran Pemerintah Kota Denpasar dalam meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. 

Adapun Bantuan Sosial Pasca Bencana kali ini diserahkan kepada 10 orang penerima yang mengalami musibah kebakaran dan bencana alam pada Bulan Juni hingga Agustus 2023. Dimana, keseluruan bantuan tersebut berjumlah Rp. 360 Juta. 

"Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Kota Denpasar, dari musibah kebakaran dan bencana alam," ujar Walikota Jaya Negara disela-sela penyerhana bantuan.

Lebih lanjut Jaya Negara menyampaikan bantuan yang diserahkan ini sebagai dukungan pemerintah untuk dapat membantu meringankan beban dan memulihkan kondisi masyarakat. Sehingga masyarakat kembali memiliki semangat untuk bangkit pasca bencana atau musibah. 

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan dukungan pemulihan kondisi pasca bencana yang terjadi, sehingga mampu meringankan beban masyarakat," ujar Jaya Negara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa mengatakan, penyerahan bantuan ini  masing-masing kepada korban yang mengalami bencana dari kebakaran dan bencana alam, termasuk pohon tumbang. Masing-masing warga terdampak menerima yakni untuk rumah tinggal pribadi maksimal Rp. 30 juta, fasilitas umum seperti pura, bale banjar maksimal Rp. 100 juta. 

"Pada hari ini diserahkan kepada 10 orang penerima bantuan sosial dari longsor pohon tumbang dan paling banyak korban kebakaran oleh Wali Kota Denpasar, dimana bantuan serupa sebelumnya juga telah diserahkan kepada warga korban bencana," ujarnya.

Dijelaskan bahwa bantuan yang diserhakn ini telah melalui berbagai tahapan, termasuk pengecekan lapangan oleh tim verifikasi bencana alam dan kebakaran di Kota Denpasar. 

"Kami menyadari bantuan ini yang tentunya tidak banyak dapat membantu perbaiakan secara keseluruhan dari musibah yang terjadi, namun demikian diharapkan sebagai stimulan dan wujud nyata dukungan pemerintah kepada masyarakat yang terkena bencana," ujarnya. 

I Wayan Suarta Adhi yang mengalami musibah kebakaran mengucapkan terima kasih kepada Walikota Denpasar dan seluruh jajaran Pemkot Denpasar atas bantuan pasca bencana bagi masyarakat yang terkena musibah kebakaran. 

"Kami telah menerima bantuan melalui transfer rekening dan bantuan ini sangant membantu kami dalam perbaikan pura karena musibah kebakaran," ujarnya.

Ny. Antari Jaya Negara Hadiri Monev PAUD Holistik Integratif Kecamatan Denpasar Utara


DENPASAR - Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) PAUD Holistik Integratif Kecamatan Denpasar Utara, di TK Candra Kasih, Peguyangan, Senin (28/8). Monev ini sendiri bertujuan untuk memantau terselenggaranya layanan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif menuju terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.

Turut mendampingi pada kegiatan itu, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana serta Kabid PAUD dan SPNF Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini. 

Layanan PAUD holistik integratif ini difokuskan pada pengembangan karakter, pengembangan aspek dalam bidang agama dan moral, motorik kasar dan halus, kognitif, serta bahasa dan sosial-emosional. Metode ini juga menekankan layanan kesehatan dan gizi, serta stimulasi. Selain itu, layanan PAUD ini memiliki konsep program berbasis keluarga dan komunitas.

Dalam arahannya, Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara menyebutkan, diperlukan adanya sinergitas antara semua pihak untuk melancarkan peningkatan kualitas layanan PAUD HI. Hal ini sebagai upaya pemenuhan hak anak atas pendidikan. 

"Dalam hal peningkatan kualitas PAUD HI, saya harap sinergitas antara  pemerintah, guru dan juga orang tua serta masyarakat secara luas dapat berjalan. Utamanya, berkaitan dengan layanan pendidikan,  pengasuhan, rasa aman terhadap anak-anak, kesehatan dan gizi berkaitan  dengan stunting," ungkap Ny. Antari Jaya Negara.

Kabid PAUD dan SPNF Disdikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini mengemukakan, saat ini Pemkot Denpasar tengah gencar melaksanakan upaya  pemenuhan program Holistik Integratif sebagai  kebutuhan esensial anak usia dini.

"Pemkot Denpasar saat ini sangat berfokus pada program melindungi anak dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, perlakuan yang salah, dan eksploitasi di manapun anak berada. Tentu hal ini dapat diselenggarakan secara terintegrasi dan selaras antar lembaga layanan terkait," papar Made Sugiantini. 

Berkaitan dengan itu, Made Sugiantini mengharapkan adanya komitmen seluruh unsur terkait yaitu orang tua, keluarga, masyarakat, dan juga pemerintah untuk bisa mensuskeskan program ini. 

"Dalam hal ini, dukungan dari semua pihak akan sangat diperlukan untuk mewujudkan layanan PAUD - HI sebagai langkah mensukseskan program transisi PAUD - SD yang menyenangkan," tutupnya. 

Desa Serangan Sukses Jadi Desa Wisata Terbaik III Nasional Kategori Desa Wisata Rintisan


Jakarta, Desa Wisata Serangan, Kota Denpasar sukses menyandang predikat terbaik III atau Juara III Nasional untuk Kategori Desa Wisata Rintisan Tahun 2023. Hal tersebut terungkap saat acara puncak program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu, (27/8). Penghargaan diterima langsung Lurah Serangan, I Wayan Karma bersama Pokdarwis Desa Wisata Serangan, I Wayan Sutarja Putra. 

Dari 75 nominasi desa wisata, desa wisata terbaik diraih Desa Ketapanrame, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Sedangkan Desa Wisata Terfavorit diraih Desa Cipta Karya Bengkayang, Kalimantan Tengah. Desa Wisata Serangan menjadi terbaik III dibawah dua desa wisata lainya. Yakni Desa Wisata Pulau Penyengat, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau dan Desa Wisata Pekunden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. 

Menparekraf, Sandiaga Uno menjelaskan, dalam perjalanan selama tiga tahun terakhir, muncul keyakinannya bahwa desa wisata di Indonesia sudah siap mendunia, meskipun pada 2021 lalu program pengembangan desa wisata sempat diragukan karena situasi pandemi.

“Ini bukan hanya program pemerintah, tetapi juga catatan perjalanan, selama tiga tahun terakhir membangkitkan ekonomi dari desa, bersama masyarakat desa yang semangatnya luar biasa,” kata Sandi Uno dalam sambutannya.

Menurutnya, tekad kuat dan semangat memajukan ekonomi menjadi latar belakang lahirnya program Anugerah Desa Wisata Indonesia. Program ini juga mendapat dukungan kepala daerah dan pemangku kepentingan desa wisata.

Program Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2023 mengambil tema "Dari Desa untuk Indonesia Bangkit, Pariwisata Berkelas Dunia". Melalui tema tersebut, Sandiaga berharap desa wisata dapat berkembang sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional melalui kegiatan wisata berkelas dunia.

Sementara, Lurah Serangan, I Wayan Karma bersama Pokdarwis Desa Wisata Serangan, I Wayan Sutarja Putra mengaku bersyukur atas ditetapkannya Desa Serangan sebagai tiga besar Desa Wisata Terbaik Nasional untuk kategori desa wisata rintisan. 

Dikatakannya, penghargaan ini menjadi cambuk positif untuk terus berusaha dan berbenah, sehingga Desa Wisata Serangan menjadi destinasi wisata yang mampu mendunia. Lebih jauh dari itu mampu memberikan kemanfaatan luas, terutama dalam mendukung geliat pariwisata Denpasar, meningkatkan PAD serta mensejahterakan masyarakat sekitar melalui pengembangan UMKM. 

"Semoga dengan resmi menyandang status sebagai Desa Wisata Terbaik III Nasional untuk kategori desa wisata rintisan, kedepan Desa Wisata Serangan terus maju dan memberikan kemanfaatan luas untuk kemajuan pariwisata dan kesejahteraan rakyat," ujarnya. (Ags/HumasDps).

Kebakaran Hebat Hanguskan Tiga Bangunan, Wabup Kasta Langsung Turun Kelokasi


KLUNGKUNG - Sebanyak 2 (dua) unit rumah dan 1 (satu) unit dapur milik warga di wilayah Banjar Dinas Pakel, Desa Sampalan Tengah, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung ludes dilahap si jago merah, Senin (28/8) pagi pukul 08.00 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta mendengar kejadian tersebut langsung turun ke lokasi bersama Kalak BPBD Klungkung, I Putu Widiada. Dua kepala keluarga yakni I Ketut Gede Winadi, (68) th dan I Gede Eka Rissyawan (45) th alamat Banjar Dinas Bucu Desa Paksebali Kec. Dawan Kab. Klungkung harus rekla kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta bendanya yang habis dilalap si jago merah.  

Dari keterangan menantu korban, Desak  Ayu Sri (33) th, dirinya sepat menyalakan dupa di dapur dengan korek gas, karena dupa cukup banyak dan korek panas sehingga jatuh perangkat korek yang meluber, pada saat tersebut menantu korban sempat melihat bagian korek yang jatuh namun dibiarkan karena dikira benda tersebut tidak menimbulkan bahaya. Di bawah tempat benda tersebut jatuh terdapat kampil dan benda-benda plastik serta sarana upacara jenis daun kelapa yang sudah kering sehingga panas dari korek tersebut membakar benda plastik yang ada di bawah. "Saat melaksanakan sembahyang saya sempat mencium bau seperti kain terbakar,  namun saya mengabaikannya dan tetap melanjutkan sembahyang, melihat api sudah menyala dan asap sudah memenuhi ruangan dapur saya keluar untuk meminta bantuan warga sekitar " ujar Desak Ayu Sri

Sebanyak 3 Armada tiba di Lokasi kebakaran dan langsung melaksanakan Pemadaman sekaligus bersama - sama warga mengevakuasi mobil dan benda yang dapat diselamatkan. Dari keterangan anak korban sementara kerugian Materiil diperkirakan kurang lebih Rp. 700.000.000,- (tujuh ratus juta rupiah)

Wabup Kasta turut perihatin dengan musibah yang menimpa rumah warganya. Dirinya juga  mengingatkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. "tetap semangat mudah-mudahan musibah seperti ini tidak terjadi lagi," harap Wabup Kasta dihadapan korban.

Wabup Kasta juga menginstruksikan kepada anggota BPBD nan PMI Kabupaten Klungkung, supaya membantu korban kebakaran melakukan pembersihan terhadap puing-puing kebakaran.

Wabup Kasta langsung menyerahkan bantuan berupa 1 paket peralatan dapur, 1 paket family kit, paket makanan siap saji1 Paket perlengkapan makan, alas tidur, dan sembako serta bantuan lainnya kepada korban Kebakaran. “Semoga bantuan yang diberikan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya,” harap Pejabat asal Desa Akah ini

“Terima kasih Bapak Wakil Bupati, BPBD dan PMI Klungkung sudah turun langsung memberikan kami bantuan dan semangat,” ucap I Ketut Gede Winadi. (humasklk/yande)

Bangun Budaya Anti Korupsi dan Anti Gratifikasi, Tim Saber Pungli Kota Denpasar Lakukan Sosialisasi


DENPASAR -- Guna mendukung program Denpasar bebas korupsi dan untuk mencegah terjadinya korupsi, gratifikasi dan pungutan liar, Tim Saber Publi Kota Denpasar yang dikoordini Inspektorat Kota Denpasar melaksanakan sosialiasi. Sosialisasi ini menyasar lingkungan sekolah, desa/kelurahan dan masyarakat lainnya. Hal tersebut disampaikan Desak Nyoman Widiasih, Penyuluh Anti Korupsi Propinsi Bali, Senin (28/8) di Denpasar.

Desak Nyoman Widiasih mengatakan, pencegahan terjadinya praktek korupsi memang harus terus digalakkan. Ia mengatakan bahwa korupsi terjadi karena pola pikir yang salah. Karena itu, semua harus tegas memperbaiki diri. "Agar tidak terlibat korupsi, tanamkan perilaku cegah korupsi di dalam hati," tuturnya.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pemahaman bagaimana membasmi korupsi di lingkungan sekolah, des/kelurahan. Selain dengan model transparasi anggaran yang teraplikasi dengan baik. Korupsi merupakan penyakit sosial yang merusak tatanan masyarakat dan pemerintahan. Praktik korupsi merugikan negara, merusak integritas institusi, merampas hak warga, serta menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, penting untuk melakukan sosialisasi anti korupsi dan tata cara pelaporan gratifikasi sebagai upaya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan warga mampu mengantisipasi dan menghindari terjadinya praktek korupsi sejak dini. Dengan demikian wujud kesadaran diri dalam membasmi korupsi sejak dini dapat ditumbuhkan pada masyarakat. Dengan cara yang mudah dipahami oleh masyarakat serta dapat diterapkan secara langsung. Pendidikan karakter dan pendidikan keterampilan hidup bagi siswa menjadi ranah untuk menautkan pendidikan bebas korupsi ini.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan jenis perbuatan korupsi mulai dari perbuatan curang, penggelapan dalam jabatan, kerugian keuangan negara, pemerasan, gratifikasi, suap dan benturan kepentingan. Untuk mencegah hal tersebut menurut Desak Widiasih ada 9 nilai integritas yang harus di pegang yaitu jujur, tanggungjawab, mandiri, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil dan kerja keras.

Sementara Tim Ahli Saber Pungli Kota Denpasar, I Nyoman Budiana, sebagai salah satu naras umber sosialisasi mengatakan pungli adalah salah satu tindakan melawan hukum yang diatur  dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Junto UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak  Pidana Korupsi. Pungli juga termasuk tindakan korupsi dan merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang harus diberantas. Munculnya pungli akibat tida ada kejelasan prosedur pelayanan, penyalahgunaan wewenang, keterbatasan informasi, kurangnya integritas pelayanan dan kurangnya pengawasan. Tentunya ini akan berdampak buruk terhadap iklim investasi, dan pembangunan yang dilaksanakan negara. Untuk itu menurut Budiana pemberantasan pungli tidak dapat dilakukan sepihak saja, Perlu adanya integrasi antara masyarakat dan pemerintah untuk mencapai hasil yang optimal. Pencegahan pungli dapat dimulai dengan kesadaran diri untuk tidak memberikan atau meminta pungutan yang tidak resmi dan tidak mempunyai landasan hukum.(Humas DPS)

Kejuaraan Tarkam Kemenpora di Jembrana Resmi Ditutup


Jembrana - Kejuaraan Tarkam Kemenpora Tahun 2023 di Jembrana resmi ditutup oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Penutupan tersebut ditandai dengan penyerahan piagam dan Piala Mentri kepada juara Cabor olahraga bola voli putri yang dimenangkan oleh tim voli putri Kecamatan Melaya bertempat di Lapangan Bola voli Peh, Minggu malam  (27/8).

Pada partai puncak , mempertemukan Tim bola voli Putra Kecamatan Negara dengan Tim Putra Kecamatan Pekutatan dimenangkan .Kedudukan akhir dimenangkan  Kecamatan Negara dengan skor 3-0.

Ketua panitia I Komang Trilaksmana mengatakan Kejuaraan Antar Kampung yang diinisiasi Kementrian Pemuda dan Olahraga Indonesia di Kabupaten Jembrana digelar selama tiga hari mulai dari tanggal 25 agustus hingga 27 agustus. 

"Kejuaraan ini mempertandingkan tiga cabang olahraga yakni Bola voly, Bulu Tangkis, dan Atletik lari, Cabor voli itu pesertanya dari umum sedangkan bulu tangkis dan atletik lari kita ambil dari pelajar," ucapnya.

Selain mencari bibit-bibit muda untuk menjadi atlet, Komang Trilaksmana mengungkapkan kejuaraan ini juga untuk mempererat silaturahmi antar pemain, warga serta Pemerintah Daerah.

“Selamat kepada tim pemain yang berhasil meraih juara pada kejuaraan kali ini. Bagi tim yang belum beruntung, jangan kecewa, teruslah berlatih,” ungkapnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap kejuaraan tarkam yang diselenggarakan saat ini dapat terus berlanjut tahun ke tahun dan melibatkan lebih banyak cabang olahraga.
"Semoga tahun depan kejuaraan Tarkam ini dapat berlanjut dan mempertandingkan lebih banyak cabor olahraga," pungkasnya

Manistutu masuk sepuluh desa wisata terbaik Kemenparekraf

 

Jembrana- Prestasi gemilang ditorehkan Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Jembrana, usai masuk 10 besar Desa Wisata Terbaik Kategori Souvenir dalam ajang ADWI (Anugrah Desa Wisata Indonesia) Tahun 2023. Atas capaian tersebut, Desa Wisata Manistutu diganjar penghargaan oleh Kemenparekraf RI.  

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenparekraf RI, Nur Asia Uno kepada I Putu Astawa perwakilan Pokdarwis Wirawana Pagubugan Desa Manistutu pada Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2023 yang digelar di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (27/8).

Adapun kategori penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 ada enam di antaranya, Kelembagaan Desa Wisata & CHSE, Digital dan Konten Kreatif, Homestay dan Toilet Umum, Daya Tarik Pengunjung dan Suvenir, Desa Wisata Maju, Desa Wisata Berkembang dan Desa Wisata Rintisan, Desa Wisata Terfavorit, serta Desa Wisata Terbaik.

I Ketut Master sekalu Ketua Pokdarwis Wirawana Pagubugan Desa Manistutu mengaku sangat bahagia atas kabar baik itu. 

Baginya, masuk 75 besar nominasi ADWI 2023 dari ribuan desa se Indonesia saja sudah senang, apalagi ini mendapat penghargaan 10 desa terbaik kategori souvenir.

Menurutnya, Prestasi ini juga tidak terlepas dari dukungan semua pihak, dalam hal ini Prebekel, Bendesa, tokoh-tokoh dan seluruh masyarakat di Manistutu. 

Bahkan suport yang sangat luar biasa juga datang dari orang nomor satu di Jembrana, yakni Bupati Jembrana tanpa henti memberi motivisi dan dorongan kepada masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Manistutu.

"Kita masyarakat Manistutu kalau dalam istilah Balinya, Jengah (tergugah) ingin sekali memajukan desa tercinta.  Dengan ada pengakuan ini, semoga membawa impact yang luar biasa untuk kemajuan desa Manistutu, khususnya sektor pariwisata," ungkap Master saat dikonfirmasi via Whatsapp, Senin (28/8).

Lebih lanjut, pria yang hoby olahraga offroad tersebut menyampaikan bukan hanya sekedar pengakuan dan penghargaan, namun yang terpenting adalah berkelanjutan.

"Tentu Ini bukanlah sebuah akhir. Kita akan terus berjuang kedepannya, sehingga konsistensi dapat dijaga dengan baik. Untuk itu, kita tidak bisa berjalan sendiri, harus ada campur tangan semua pihak, termasuk didalamnya pemerintah daerah," ucapnya.

Sementara itu, Menparekraf RI, Sandiaga Uno dalam sambutannya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama wujudkan pariwisata berkelas dunia untuk Indonesia bangkit.

"Kami percaya, bangkitnya pariwisata Indonesia dimulai dari desa, karena kekayaan alam, luhurnya adat dan budaya, serta semangat masyarakat di desa," jelasnya.

Sandiaga Uno juga memaparkan terdapat  4.573 desa wisata yang terdaftar dari target 4.000 desa pada tahun 2023, sedangkan pada tahun 2024 ditargetkan terdapat 6.000 desa wisata terdaftar.

“Acara ini bertujuan agar menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Serta mendorong daerah untuk dapat menciptakan desa wisata baru," pungkasnya. (Ari/Humas)

Rapat Paripurna DPRD Jembrana tetapkan dua Ranperda menjadi Perda, Bupati Tamba beri Apresiasi


Jembrana - Dua Ranperda yang dibahas dalam rapat paripurna sebelumnya akhirnya ditetapkan  menjadi Perda. Penetapan Perda itu merupakan hasil rapat paripurna VIII DPRD Jembrana masa persidangan III tahun 2022/2023, Senin (28/8) di Ruang Sidang Utama DPRD Jembrana.

Adapun Dua Perda yang ditetapkan tersebut diantaranya, Perda Tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana Kabupaten Jembrana Tahun 2021-2026 dan Perda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023.

Sidang dipimpin secara langsung oleh Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi turut dihadiri secara langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, jajaran Forkopimda serta Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana.

Dalam pendapat akhirnya, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan untuk mencapai tahap tersebut, tentunya memerlukan dedikasi, integritas dan kerja keras dari segenap anggota DPRD Kabupaten Jembrana serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana. "Atas semua kontribusi, serta darmabakti yang telah diberikan untuk Jembrana, saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya, khususnya kepada pimpinan dan anggota DPRD serta seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana,"ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas semua pihak yang turut berkontribusi sehingga Ranperda ditetapkan menjadi Perda. "Tanpa dukungan semua pihak, kita tidak akan mungkin dapat menuntaskan semua tahapan pembahasan rancangan peraturan daerah ini, sehingga akhirnya pada hari ini Kedua Rancangan Peraturan Daerah tersebut dapat disetujui,"ucapnya.

Sementara mengenai rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD, yaitu Ranperda tentang Pendidikan Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan, pada prinsinya dirinya menyetujui Ranperda itu untuk ditetapkan menjadi Perda. "Ranperda tentang Pendidikan Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan sangat kita butuhkan sebagai instrumen yuridis untuk peningkatan pengamalan Pancasila, membina kerukunan dan toleransi masyarakat yang majemuk, memperkuat persatuan dan kesatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempersiapkan generasi masa depan sehingga terwujud kehidupan masyarakat Kabupaten Jembrana yang sejahtera dan bahagia,"tandasnya.(yogi/hmsj)

Eksekutif dan Legislatif Tabanan Teken Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan KUA


Tabanan - Setelah melalui kajian dan pembahasan sesuai dengan mekanisme yang berlaku di Dewan, Rancangan Perubahan KUA dan PPAS TA 2023 disepakati oleh Eksekutif dan Legislatif Tabanan. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Paripurna ke - 8 Masa Persidangan II Tahun 2023 dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS TA 2023 yang berlangsung di aula rapat DPRD Tabanan, Senin, (28/8).

Nota kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga dan para Wakil Ketua DPRD. Turut hadir Wakil Bupati Tabanan, jajaran Forkopimda Tabanan, seluruh anggota Dewan, Sekda, Sekwan DPRD Tabanan, para Asisten dan Kepala OPD, para Camat se-Kabupaten Tabanan, Kepala Instansi Vertikal dan BUMD serta para awak media di Tabanan.

Rapat saat itu diawali dengan pembacaan sambutan pembuka oleh Ketua DPRD selaku pimpinan sidang, dilanjutkan dengan penyampaian laporan terkait kegiatan oleh Sekwan DPRD Tabanan. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan Bupati Tabanan serta sidang saat itu diakhiri dengan penandatanganan Rancangan Perubahan KUA & PPAS Kabupaten Tabanan TA 2023.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bupati Sanjaya menyampaikan rasa syukurnya serta mengucapkan terimakasih kepada DPRD Tabanan. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak terkait, khususnya kepada seluruh Pimpinam dan Anggota Dewan terhormat yang telah bekerja keras untuk membahas perubahan KUA & Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2023," ujarnya.

Tidak hanya itu, Bupati Sanjaya juga menyampaikan terimakasih atas masukan, saran-saran dan rekomendasi dari seluruh Pimpinan dan anggota Dewan selama proses pembahasan. "Hal tersebut menunjukan fungsi legislatif dan eksekutif berjalan sangat simetris yang didasari oleh komitmen bersama membangun Kabupaten Tabanan," imbuhnya.

Dengan ditantadatanganinya Nota Kesepakatan KUA & PPAS ini, dimana selanjutnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah akan menyusun Rencana Kerja Anggaran Perangkat Daerah yang nantinya dijadikan Rancangan Peraturan Daerah untuk kembali dibahas bersama antara eksekutif dan legislatif. Dengan semangat kemitraan dan sinergisitas selama ini, Sanjaya berharap hal itu terus ditingkatkan kedepannya.

Disamping itu, Sanjaya juga berharap bersama-sama bisa mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tabanan. "Serta menjalankan fungsi-fungsi dengan penuh tangungjawab untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat guna mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM)," tutup Sanjaya. 

Harga Beras Meroket, Sejak Dua Minggu Naik Rp.200/kg Setiap Hari Secara Bertahap


Karangasem, Bali Kini - Harga beras di pasaran di wilayah Kabupaten Karangasem mengalami kenaikan harga. Hal ini terjadi sejak dua Minggu lalu, dimana naiknya harga beras berjalan secara bertahap hari per hari.

Di salah satu outlet penjual beras karungan yakni PT. Bintang Harapan yang ada di wilayah kecamatan Abang, Desa Abang ditemukan peningkatan harga beras yang cukup signifikan dari dua minggu lalu.

"Sejak dua Minggu lalu harganya naik Rp. 200/kilo nya perhari. Dari beras yang kualitas medium merk Menik perkarung isian 25kg itu bekasnya harga Rp. 285.000/sak menjadi Rp. 302.000. Yang setingkat lebih bagus itu ada merk Putri Dewi dari bekasnya 290.000 menjadi Rp. 310.000. Kemudian beras premium merk Osin itu di naik dari harga Rp. 320.000 menjadi Rp. Rp.335.000," terang Hendra Pradana pemilik Toko.

Atas kondisi tersebut, konsumen yang membeli beras menjadi agak berkuran. "Awalnya penjualan dapat 10 sak yang 25kg perhari tapi sekarang semenjak naik ini jadi turun 5 sak perhari," katanya. 

Sementara, Harga beras di pedagang eceran ikut naik bertahap. Hingga saat ini kenaikan menjadi Rp. 2000/kilogram.

Pihaknya berharap atas kondisi tersebut harga beras dapat diturunkan agar konsumen atau masyarakat lainnya tetap dapat bisa membeli beras dengan harga terjangkau. "Konsumen sih sekarang beralih membeli beras polos dan beras lokal karena harga beras naik. Tapi di toko saya kebanyakan yang laku beras kualitas medium, merk Menik," tandasnya.(Ami)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved