-->

Kamis, 07 September 2023

Kulkul Bulus Berbunyi, Terjadi Kebakaran Gudang Pembuatan Bade Di Bebandem


Karangasem Bali Kini - Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Kuncara Giri, Banjar dinas Desa Tengah, Bebandem, Kecamatan Bebandem, Kabupaten karangasem pada Kamis (7/9/2023) tengah malam.Diduga, penyebab kebakaran ialah korsleting listrik.

Sekitar pukul 01.54 WITA, terdengar suara kulkul bulus (kentongan tradisional yang dibunyikan warga sebagai tanda bahaya). Ternyata, Api telah melalap sebuah gudang pembuatan bade seluas 10x6 meter.

Hal ini pertama kali diketahui oleh I Ketut Sukada yakni tetangga korban yang terbangun karena mendengar suara ledakan, yang berasal dari bambu yang terbakar. Setelah dicari tahu, betapa terkejutnya ia karena asal suara ternyata dari gudang tetangganya yang sudah terbakar hebat.

Panik,ia kemudian berteriak memanggil warga sekitar sembari menghubungi Damkar Karangasem. "Apinya lumayan besar saat itu, di gudang tersebut banyak benda-benda yang mudah terbakar seperti bambu dan serpihan kayu bekas pembuatan sarana upacara pengabenan seperti bade, singa dan yang lainnya. Tetangga juga ada yang membunyikannya kulkul bulus secara cepat hingga warga terbangun dan sempat melakukan pencegahan perluasan kebakaran, sehingga tidak sempat merembet ke bangunan lainnya," terang Sukada.

Damkar Karangasem yang tiba di lokasi langsung membantu warga memadamkan api dengan menyemprotkan sebanyak 3.000 liter air.

Akibat peristiwa tersebut, satu buah mesin ukir ikut terbakar sedangkan barang-barang berharga lainnya seperti sepeda motor yang parkir di gudang tersebut berhasil diselamatkan oleh warga. Sementara, menurut data dari Damkar Karangasem kerugian atas kebakaran tersebut ialah Rp. 5.000.000,- (Ami)

Peringati HKGB Ke-71, Bhayangkari Peduli Digelar Di Munti Gunung, Karangasem


Karangasem Bali Kini - Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-71, menjadi momen yang tepat bagi Bhayangkari mewujudkan visi dan misinya untuk kemajuan bangsa Indonesia. 

Selain berperan aktif dalam pemulihan ekonomi, Bhayangkari juga berkontribusi dalam mewujudkan keluarga tangguh Indonesia tumbuh dan pembangunan kesehatan masyarakat menuju Indonesia sehat.

Usai menggelar vaksinasi rabies gratis, Bhayangkari juga menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk “Bhayangkari Peduli” di Banjar Dinas Munti Gunung, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Rabu (6/9/2023). 

Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo bersama Ketua Bhayangkari Daerah Bali, Ny. Ira Ida Bagus turun langsung ke lapangan membagikan sembako, makanan tambahan untuk anak stunting, memberikan edukasi tentang cara sikat gigi yang benar, pemeriksaan gigi gratis, membagikan alat tulis dan menggelar pengobatan gratis.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. mengatakan, rangkaian kegiatan peringatan HKGB ke-71 berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya, baru kali ini, Bhayangkari Pusat menggelar kegiatan bakti sosial di Bali, dimana Ketua Umum Bhayangkari yang merupakan istri dari Kapolri hadir langsung memimpin kegiatan bakti sosial ini. 

Dijelaskannya, bahwa kegiatan Bhayangkari Peduli mendapat apresiasi dari masyarakat karena sudah membantu mengatasi permasalahan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu berupa pelayanan kesehatan umum dan gigi.

“Dalam kegiatan bakti sosial ini, Ketua Umum Bhayangkari membagikan 700 paket sembako kepada masyarakat. Menyerahkan 300 paket alat tulis kepada perwakilan anak-anak Dusun Munti Gunung,” terang Kabid Humas.  

“Melaksanakan peninjauan penyuluhan, praktek gosok gigi dan membagikan 200 paket sikat gigi kepada anak-anak. Mengecek sekaligus menyerahkan 20 paket bingkisan makanan tambahan kepada anak stunting. Kemudian meninjau pengobatan gratis untuk penyakit ringan,” sambungnya.

Melalui kegiatan bakti sosial “Bhayangkari Peduli” ini diharapkan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari

Kegiatan bakti sosial ini juga dihadiri oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, S.I.K., M.Si., Pejabat Utama Polda Bali dan sejumlah Pengurus Bhayangkari Pusat serta Pengurus Bhayangkari Daerah Bali. (Ami)

Lelang JPT di Pemkab Karangasem Masuk Tahap Seleksi Adiministrasi dan Rekam Jejak


Karangasem, Bali Kini - Selter atau lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemkab Karangasem, saat ini sedang berproses. Dimana hingga saat ini sudah ada sebanyak 18 pejabat yang melamar untuk empat posisi Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau jabatan Kepala Dinas. Masing-masing Jabatan Kepala Dinas Perhubungan sebanyak 4 orang pelamar, Jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 4 orang pelamar, Jabatan Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) 5 orang pelamar serta Jabatan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sebanyak 5 orang pelamar. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Karangasem, Komang Agus Sukasana, kepada awak media di kantornya, Selasa (5/9/2023) menyampaikan. Sejak lelang JPT tersebut dibuka pada 21 Agustus lalu hingga 4 September 2023, jumlah pelamar sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme lelang JPT. 

“Sampai Tanggal 4 September 2023 kemarin, ada sebanyak 18 orang pelamar yang sudah mengunggah dokumen lamaran mereka secara elektronik,” ujar Agus Sukasena. 

Kuota pelamar pada masing-masing jabatan sudah terpenuhi sesuai aturan yakni pelamar sudah lebih dari 3 (tiga) orang. “ini mengacu pada romawi II huruf B angka 2 poin 4, lampiran PermenPANRB Nomor 15 Tahun 2019, sehingga dapat dilanjutkan dengan tahapan berikutnya yaitu seleksi administrasi serta penilaian rekam jejak,” tegasnya. 

Lelang tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Lelang  jabatannya terbuka untuk siapapun, baik struktural maupun fungsional, asal memenuhi  persyaratan.

"Sesuai dengan ketentuan, Pansel yang dibentuk juga sudah mendapatkan rekomendasi dari Komisi ASN. Untuk pendaftaran dokumen persyaratan yang diunggah berupa syarat administratif dan akademik. Dokumen tersebut nantinya akan diperiksa oleh Pansel dalam tahap seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak. “Jika pelamar berhasil lolos  dalam tahap ini, maka dilanjutkan dengan tahap berikutnya yakni uji kompetensi, presentasi serta test wawancara. Jika proses seleksi berjalan sesuai rencana dan tahapan, maka empat jabatan Kepala SKPD yang lowong tersebut akan segera bisa terisi,  imbuhnya. (Rls)

Rabu, 06 September 2023

Cakupan Vaksinasi Rabies di Denpasar Capai 72 Persen



Pemkot Terus Perluas Cakupan, Gandeng Masyarakat Hingga Banjar-Banjar

Denpasar -- Pemkot Denpasar terus berkomitmen dalam mencegah kasus rabies. Per tanggal (6/9) cakupan vaksinasi rabies di Kota Denpasar telah menyasar 59.264 ekor atau setara dengan 72 persen dari estimasi populasi Hewan Penular Rabies (HPR) di Kota Denpasar yang berjumlah 82.195 ekor. Demikian diungkapkan Kadis Pertanian Denpasar A.A Gde Bayu Brahmasta
saat ditemui, Rabu (6/9) di Denpasar.

Lebih lanjut Kadis Pertanian Denpasar A.A Gde Bayu Brahmasta menyampaikan bahwa Pemkot Denpasar terus menggenjot dan memperluas cakupan vaksinasi rabies di Kota Denpasar. Beragam upaya akan dan terus digencarkan dengan menggandeng beragam stakeholder. 

Dikatakannya, disamping pelaksanaan vaksinasi rabies sesuai jadwal dengan memperhatikan wilayah zona prioritas dan beberapa lokasi munculnya kasus gigitan anjing, juga dilakukan  langkah-langkah  kontrol populasi hewan penular rabies (HPR). Kegiatan pengawasan lalu lintas HPR juga dilaksanakan untuk pengendalian dan pemantauan. 

"Kami berterima kasih kepada masyarakat serta seluruh pihak yang telah turut serta dalam berbagai program pencegahan dan pengendalian kasus rabies di Kota Denpasar," ujarnya.

 A.A Gde Bayu Brahmasta menekankan, pendataan populasi anjing dan HPR lainya akan terus dilaksakan dengan melibatkan tim siaga rabies ditingkat desa/kelurahan. Tak hanya itu, masyarakat banjar sebagai garda terdepan juga akan turut dilibatkan untuk memberikan informasi terkait adanya HPR dan kasus gigitan anjing. Sehingga secara berkelanjutan dapat dilaksanakan pemantauan secara intensif. 

"Dari pendataan ini akan memperoleh data populasi dari kepemilikan masyarakat hingga keberadaan anjing liar, sehingga penyebaran rabies dapat ditekan," ujarnya.

Gung Bayu juga mengharapkan masyarakat juga dapat memperhatikan cara merawat anjing yang benar. Hal ini lantaran penanganan rabies ini akan lebih optimal dengan melibatkan peran serta dan sinergi bersama masyarakat, termasuk banjar-banjar dan lingkungan yang ada di Kota Denpasar. 

Tak hanya itu, melalui Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, terus digencarjan Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang bahaya Penyakit Rabies dan resiko yang ditimbulkan, Kegiatan Monitoring dan Surveilens Kegiatan Selektif Euthanasi, Kegiatan Kontrol Populasi (Pembatasan Populasi HPR) dan Kegiatan Pengawasan Lalu Lintas HPR. (Pur/prokopimdps)

Gerak Cepat , Pemerintah Kabupaten Jembrana Tangani Krisis Air Bersih


Jembrana - Musim kemarau panjang tahun ini  menyebabkan pengurangan debit air di beberapa wilayah di Kabupaten Jembrana. Salah satunya di Lingkungan Pancardawa Kelurahan Pendem dan Desa Berangbang .

Mengetahui hal tersebut Bupati Jembrana I Nengah Tamba  bergerak cepat terjun langsung meninjau beberapa lokasi yang mengalami kekeringan , Rabu (6/9) 

Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui PDAM yang bekerjasama dengan BPBD dan Damkar melakukan pendistribusian Air Bersih kedua Wilayah itu yang mengalami krisis Air Bersih.

"Ini sekarang kita minta BPBD temen-temen dari Pol PP menggunakan mobil tanki dan peralatan lainnya. Kita drop dulu untuk mengatasi kebutuhan dari masyarakat" ucap bupati tamba memantau langsung  pendistribusian air. 

Lebih lanjut Bupati mengatakan persoalan yang  terjadi ini adalah dampak dari musim kemarau serta diketahui Kabupaten Jembrana mengalami siklus kekeringan setiap 4 tahun sekali. 

"hari ini fakta itu terjadi di jembrana di beberapa titik masyarakat jembrana kekurangan air, karena sumber-sumber air itu sudah kecil ada juga yang sudah mati atau kering" kata bupati tamba. 

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat jembrana agar menjaga kesucian atau kelestarian hutan dan pegunungan serta berharap krisis air bersih dapat segera teratasi dengan segala upaya yang pemerintah lakukan.

"Kepada masyarakat jembrana mari kita jaga kelestarian alam kita, karena kita tau dijembrana mengalami siklus kekeringan yang terjadi setiap 4 tahun sekali, menjaga kelestarian dan kealamian hutan-hutan dan gunung (wana kerti)" ucapnya

Dilain sisi, Direktur Perumda/PDAM Tirta Amertha Jati Kabupaten Jembrana I Gede Puriawan menjelaskan bahwa dampak dari musim kemarau ini mengakitbatkan debit air menurun, hal tersebut juga terjadi karena penebangan hutan secara liar, sehingga juga terdampak pada  terjadinya.  

"kita bantu dengan penyediaan air bersih melalui mobil tanki, ini juga kita kerjasama dengan BPBD,  kerjasama dengan Pol PP, Damkar dalam hal ini kemudian, kerjasama juga dengan pihak kepolisian," ujarnya

Lanjut, sebelum extrim seperti ini pihaknya juga sudah menyediakan air bersih di berapa titik dengan melibatkan pihak terkait dengan membuat keran-keran umum. 

"karena sudah ada jaringan kita bisa nanti pasang keran umum disana disamping juga menunggu ada daftar tunggu dari masyarakat yang mau ngamprah baru kita akan buat pengembangan jaringan lebih lanjut asal masyarakat juga betul-betul memanfaatkan jaringan PDAM tersebut menggunakan air PDAM" ucapnya

Sementara itu, Lurah Pendem I Putu Eko Darma Wirawan mengungkapkan bahwa akibat debit air yang menurun di musim kemarau ini mengakibatkan 2 wilayah di Kelurahan Pendem terdampak krisis Air Bersih. 

"Di kelurahan pendem terdapat 450 KK yang terdampak kerisis Air Bersih diantaranya terbagi di 2 Wilayah yaitu Lingkungan Pancar Dawa dan Lingkungan Dewasana, masyarakat juga kami batasi pengambilan Air dengan Per KK 4 timba dalam sehari" pungkasnya.( Ari)

Sekda Alit Wiradana Mendem Pedagingan Serangkaian Pujawali di Pura Kahyangan Tiga Desa Adat Anggabaya


Denpasar, -- Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menghadiri Upacara Melaspas, Mendem Pedagingan lan Mecaru Rsi Gana serangkaian Pujawali di Pura Kahyangan Tiga, Desa Adat Anggabaya bertepatan dengan Budha Kliwon Wuku Pahang, Rabu (6/9). Dalam kesempatan tersebut, Sekda Alit Wiradana turut Mendem Pedagingan di tiga bangunan suci. Yakni  Pura Prajapati Anggabaya, yakni Painggih Padma, Piasan dan Candi Kuri Apit Lawang.


Turut hadir pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar beserta unsur adat Desa Adat Anggabaya.Seluruh rangkaian upacara diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gde Manara Putra Kekeran saking Griya Selat Sangeh.


Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Kahyangan Tiga Desa Adat Anggabaya ini adalah salah satu upaya dan kesadaran krama desa dalam meningkatkan sradha bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. 


“Apalagi di komunitas masyarakat seperti banjar, perlu diapresiasi  bagaimana membangun sradha bhakti masyarakat melalui upakara yang dilaksanakan. Dan kami memberikan apresiasi kemandirian masyarakat untuk memunculkan kesadaran sehingga manfaat yang  diperoleh dalam penyelenggaraan upacara keagamaan yang dikenal dengan istilah Tri Guna Karya serta Satwika Karya dapat kita peroleh dengan baik,” katanya.


Sementara Manggala Karya, I Wayan Suwitra mengatakan, rangkaian Pujawali di Pura Kahyangan Tiga Anggabaya ini dilaksanakan selama tiga hari kedepan. Dimana juga dilaksanakan upacara melaspas lan mendem pedagingan di Pura Prajapati Anggabaya dan Pura Prajapati Bun yang perupakan dua pura yang berkaitan dengan Pura Kahyangan Tiga Anggabaya.


Dikatakannya, upacara melaspas dan mendem pedagingan ini dilaksanakan setelah rampungnya pembangunan pura secara keseluruhan di dua setra yang dimiliki Desa Adat Anggabaya ini. Dimana, keberadaan pura ink di empon oleh 160 KK dalam satu banjar adat Anggabaya.


“Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh krama desa, dengan berlangsungnya upacara ini kedepannya dapat merubah pola pikir masyarakat, bahwa semua tempat yang kita sucikan itu harus dan wajib dijaga, baik keindahan maupun kebersihannya,” ungkapnya. (ays/humas.dps).


Pastikan Pelayanan Publik Optimal, Wawali Arya Wibawa Sidak di MPP Gedung Sewaka Dharma


DENPASAR - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Mall Pelayanan Publik (MPP) Gedung Sewaka Dharma, Rabu (6/9) pagi. Sidak ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik kepada warga Kota Denpasar berjalan optimal. 

Wawali Arya Wibawa yang  pada kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana berkeliling mengecek berbagai proses pelayanan serta pengurusan adiministrasi kependudukan, perijinan dan lainnya. Arya Wibawa juga berkesempatan berinteraksi dengan para warga Kota Denpasar yang sedang memanfaatkan pelayanan di MPP tersebut. 

"Tujuan dibangunnya MPP di Kota Denpasar dengan berbagai jenis pelayanan ini tentunya untuk memudahkan pelayanan agar masyarakat  mendapatkan pelayanan maksimal dan lebih cepat," ungkap Arya Wibawa. 

Saat pelaksanaan sidak kali ini, Wawali Arya Wibawa tidak mendapati meja pelayanan yang kosong. Semua petugas telah menempati meja sesuai dengan jam pelayanan yang telah ditetapkan, yakni pukul 08.00 Wita.  

"Kita ada disini untuk melayani masyarakat. Saya minta metode atau cara pelayanan terus ditingkatkan. Perlakukan warga yang sedang membutuhkan pelayanan dengan baik dan tentunya sesuai aturan,” pinta Arya Wibawa kepada para petugas sembari menegaskan semua proses dan pelayanan administrasi agar dilakukan dengan lebih cepat, tepat, akurat, efektif dan efisien.

Salah seorang masyarakat, Wayan Juni, yang sedang melakukan pengurusan adminduk mengaku saat ini pelayanan administrasi di Kota Denpasar telah berjalan dengan baik. 

"Sebagai warga saya sudah mendapatkan pelayanan yang baik untuk mengurus administrasi kependudukan ini. Untuk itu, saya mengharapkan agar kualitas pelayanan di Kota Denpasar dapat terus ditingkatkan," kata Wayan Juni.

Terpilih Jadi Ketua Umum, Darmawan: KMHDI Harus Siap Menghadapi Tantangan Bonus Demografi


PALU -- Resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI), I Wayan Darmawan mengatakan KMHDI akan fokus dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) mahasiswa hindu melalui pendidikan dan pelatihan untuk menghadapi tantangan bonus demografi.

"KMHDI akan terus konsisten dalam meningkatkan kualitas SDM mahasiswa Hindu Indonesia, kader KMHDI harus menguasai IPTEK untuk dapat bersaing dan menghadapi tantangan global," sambung Darmawan usai melalui proses yang cukup ketat pada Mahasabha XIII KMHDI di Asrama Haji Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (31/8).

Sebagai satu-satunya organisasi Mahasiswa Hindu Indonesia, Darmawan mengatakan KMHDI juga akan terus hadir dan bermanfaat bagi umat Hindu.

Dengan kemenangan tersebut Darmawan akan menggantikan Ketua Presidium PP KMHDI sebelumnya, I Putu Yoga Saputra. Dia akan memimpin PP KMHDI masa bakti 2023-2025.

"Terimakasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh kader KMHDI dari seluruh indonesia kepada saya untuk memimpin organisasi ini selama 2 tahun kedepan," ungkap Darmawan.

Bupati Bangli Serahkan Santunan Kepada Korban Tanah Longsor Br. Brahmana Bukit

 

BANGLI - Tanah longsor yang terjadi pada 7 Juli 2023 lalu, menewaskan  pasangan  suami istri warga Banjar Brahmana Bukit, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli yakni Ida Bagus Agung Eka Widyacipta (40) beserta istrinya Ida Ayu Putu Mutiari (37)

Atas kejadian tersebut Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Sosial P3A serta bersinergi dengan OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, bahu membahu untuk bekerja sama membantu evakuasi korban serta membantu logistik untuk kebutuhan keluarga korban. Selain itu Bantuan dana santunan juga datang dari Kementrian Sosial RI yang diserahkan langsung oleh  Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangli, I Wayan Jimat, pada Selasa (5/9/2023).

Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Bangli, santunan yang bersumber dari Kementrian Sosial RI tersebut berjumlah 44 juta rupiah, diserahkan kepada 2 jiwa ahli Waris diantaranya A.A.Ayu Sumiati selaku ahli waris dari Ida Bagus Agung Eka Widyacipta dan Ida Bagus Nyoman Jasma selaku ahli waris dari Ida Ayu Putu Mutiari yang masing-masing menerima santunan sebesar 15 juta rupiah. Sedangkan untuk 7 jiwa korban luka yakni Ida Bagus Esa Putra, Ida Ayu Ega Dania Saputra, Ida Ayu Sri Wartini, Ida Ayu Nadia Mai Tarini, Ida Ayu Trisna Mirayanti dan Ida Ayu Manik Astiti, masing- masing mendapat santunan sebesar 2 juta rupiah, yang disalurkan melaluin Bank Mandiri.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam kesempatan tersebut menyampaikan, penyerahan santunan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Sosial P3A Kabupaten Bangli, yang telah mampu menjalin komunikasi hingga ke tingkat pusat yaitu Kementrian Sosial RI, dalam membantu meringankan beban keluarga korban, akibat bencana tanah longsor beberapa waktu lalu. Selain itu Pemerintah Kabupaten Bangli juga melakukan berbagai upaya untuk bisa membantu keluarga korban termasuk membantu biaya pendidikan 2 anak korban yang masih mengenyam pendidikan SD dan SMP.  "Ujar Bupati Bangli". 

Atas kejadian tersebut Bupati Bangli turut berduka cita, "semoga keluarga yang ditinggalkan selalu tabah dan ikhlas, dan untuk kedepannya selalu bersemangat menjalani kehidupan yang lebih baik serta selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa".

Kapolres Karangasem Pastikan Temuan Organ Tercecer Di Pantai Yeh Malet Merupakan Potongan Tubuh Manusia


Karangasem Bali Kini - Temuan Potongan Organ berupa kaki, hati, usus dan jantung oleh salah seorang pemancing di Pantai Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem beberapa waktu lalu dikonfirmasi oleh Polres Karangasem jika memang benar merupakan organ tubuh manusia.

"Hasil pemeriksaan tim dokter di RSUP Prof Ngoerah Denpasar memang benar itu merupakan potongan organ manusia, namun kami belum menerima keterangan resminya dari pihak rumah sakit," Kapolres Karangasem AKBP Ricko A.A. Taruna Ricko, Selasa (5/9/2023). Namun, belum diketahui pasti apakah potongan organ manusia ditemukan secara tercecer tersebut merupakan hasil dari korban malpraktik, mutilasi atau kecelakaan laut.

Namun pihaknya menduga jika potongan tubuh manusia tersebut kemungkinan berasal dari NTT atau Pulau Jawa yang terbawa arus. 

Sebelumnya, organ tubuh manusia berupa kaki bagian kiri ditemukan oleh pemancing yakni I Kadek Sutama pada (2/9/2023) malam bersama kedua rekannya saat hendak mencari umpan untuk memancing ikan. Dimana temuan tersebut dilaporkan ke kepolisian, barulah beberapa organ lain ditemukan di TKP yang berbeda oleh petugas. (Ami)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved