-->

Selasa, 14 November 2023

Ubah Sampah Plastik Jadi Karya Seni dan Bernilai Ekonomi, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Pameran Lukisan Daur Ulang Sanggar Seni Lukis Jepun Putih


 Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima Lukisan Daur Ulang Sampah Plastik dari Sanggar Jepun Putih, Selasa (15/11) di Kator Walikota Denpasar


Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar mengapresiasi Pameran Lukisan Anak-anak Sanggar Seni Lukis Jepun Putih yang akan berlangsung pada 16-19 November mendatang di Plaza Pasar Badung Denasar. Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Pemilik Sanggar Jepun Putih, I Wayan Adnyana di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (15/11). 




Dalam kesempatan tersebut, Pemilik Sanggar Jepun Putih, I Wayan Adnyana mengatakan, kepedulian terhadap sampah plastik menjadi sebuah permasalahan klasik masa kini. Sehingga menjadi penting bagi semua kalangan untuk ikut andil dengan memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya mendaur ulang sampah plastik. Melihat permasalahan tersebut, Sanggar Jepun Putih Kota Denpasar berencana menggelar Pameran Lukisan Anak-anak denhan tema "Daur Ulang Sampah Plastik Menjadi Lukisan di Media Kaca dalam Semangat Kepahlawanan" pada 16-19 November mendatang.  




Lebih lanjut dikatakan, pemalasalahan sampah menjadi tanggung jawab bersama.  Karenannya, Sanggar Jepun Putih sejak awal berdiri memfokuskan sebuah karya seni dari daur ulang sampah plastik guna meningkatkan nilai ekonomi. Meski tidak terlalu bersar berperan mengurangi sampah yang ada di Denpasar, setidaknya bisa berperan dalam mengolah sampah plastik menjadi karya seni yang bernilai dari sampah rumah tangga.




“Di sanggar jepun putih ini saya fokuskan mengajar untuk anak-anak dari TK, SD dan SMP, karena di usia seperti ini imajinasi mereka sangatlah tinggi, dengan menuangkan ide-ide mereka kedalam sebuah karya seni bermediakan daur ulang sampah plastik yang nantinya bernilai ekonomi," ujarnya




"Untuk memberi semangat dan mensupport anak-anak kami dalam berkesenian khususnya seni lukis. Dan saat ini sebanyak 27 anak akan mengadakan pameran lukisan pada tanggal 16-19 Nopember 2023 di Plaza Pasar Badung," imbuhnya. 




Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang di dilaksanakan Sanggar Jepun Putih ini. Terlebih mampu menjadikan sampah plastik sebagai sebuah karya seni yang indah dan bernilai ekonomis ini merupakan terbosan luar biasa.




“Saya sangat mengapresiasi peran Sanggar Jepun Putih ini karena sudah bisa menjadikan sampah plastik menjadi sebuah karya yang indah, apa lagi anak-anak yang membuat karya ini, kesan natural alami nya sangat tertuang dalam karya mereka," ujarnya




"Seperti karya yang saya terima hari ini dari Ni Kadek Aprilia Kartini, Anak Kelas 5 SD 1 Sumerta, yang memberikan sebuah karya dari sampah daur ulang dengan tema lautan. Ini benar-benar karya yang sangat indah dan saya harap bisa menjadi sebuah kreatifitas yang memberikan nilai ekonomi serta menjadi wahana edukasi daur ulang sampah,"  imbuh Arya Wibawa. (ays/r4).


Kelurahan Serangan Gencarkan Pendataan Penduduk Non Permanen di Lingkungan Banjar Dukuh


Denpasar, Bali Kini -
Kelurahan Serangan kembali menggencarkan Pendataan Penduduk Non Permanen yang kali ini menyasar Lingkungan Banjar Dukuh Kelurahan Serangan pada Senin (14/11). Hal tersebut dilaksanakan sebagai upaya menciptakan tertib administrasi di lingkungan Kelurahan Serangan. 


Dari pelaksanaan Pendataan Penduduk Non Permanen di lingkungan Banjar Dukuh ini, terdapat warga luar Bali berjumlah total 54 orang dengan jumlah laki-laki 43 orang dan perempuan 11 orang. Dimana, diketahui semuanya telah melengkapi administrasi kependudukan. 


Lurah Serangan, Ni Wayan Sukanami  mengatakan bahwa kegiatan dilaksanakan untuk terwujudnya tertib administrasi dan keamanan lingkungan. Sehingga diharapkan  dapat mewujudkan tertib administrasi kependudukan dan pelayanan yang memuaskan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengetahui jumlah penduduk non permanen. 


"Kegiatan ini dilakukan agar terwujudnya tertib administrasi dalam kependudukan serta untuk mengetahui jumlah penduduk non permanen," ungkapnya. 


Hal yang sama diungkapkan oleh Kadis Dukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata bahwa terdapat sejumlah manfaat dari pendataan penduduk non permanen yakni untuk pelayanan publik, perencanaan pembangunan, pengalokasian anggaran, pembangunan demokrasi, serta kebermanfaatan bagi penegakan hukum dan pencegahannya. 


"Terdapat lima manfaat dilaksanakan nya kegiatan pendataan non permanen ini, diantaranya untuk pelayanan publik, perencanaan pembangunan, pengalokasian anggaran, pembangunan demokrasi, serta kebermanfaatan bagi penegakan hukum dan pencegahannya," tuturnya.[r4]

Pemkab Badung Kunjungi RMU Tibu Beleng


Jembrana , Bali Kini  -
Digadang-gadang menjadi yang termodern di Bali, Rice Milling Unit (RMU) Tibu Beleng berhasil menjadi magnet bagi Pemerintah Kabupaten Badung untuk datang langsung melihat keberadaan RMU yang berlokasi di desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Selasa (14/11).


Rombongan Pemkab Badung yang dipimpin oleh Plt. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Badung, I Gusti Ayu Agung Trisna dewi, didampingi secara langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba berkeliling RMU yang merupakan bantuan dari Menteri BUMN Erick Thohir melalui CSR Bank Mandiri ini.


Dalam kesempatan tersebut Kepala Brida Trisna Dewi juga didampingi Tim Perumus Kebijakan Kabupaten Badung, Direktur Operasional Perumda Pasar Mangu Giri Sedana serta tim pejabat lainnya di Brida Badung.


Perwakilan Mitra Bumdes Nusantara, Atif Solihin yang ditugaskan melatih dan membimbing sentra pengolahan beras terpadu ini memberikan penjelasan terkait dengan peralatan dan juga proses hingga kapasitas yang dapat dikerjakan oleh setiap rangkaian mesin yang ada.


Selain itu juga, RMU Tibu Beleng juga disebut sebagai Sentra Pengolahan Beras Terpadu karena semua hasil pengolahan beras nantinya bisa dimanfaatkan termasuk hingga ke sisa-sisa proses produksi sehingga tidak menimbulkan limbah (zero waste).


Bupati Tamba pun dengan nada bercanda mengatakan, Pemkab Badung tidak seharusnya ikut membangun RMU, karena masyarakatnya sudah dapat disejahterakan dari sektor pariwisata.


"Badung seharusnya tidak mengurus beras, biar Jembrana aja yang menyediakan beras. Badung fokus aja pada pariwisata," ucapnya  tersenyum.


Sambungnya, penyediaan bahan pangan khususnya beras agar diserahkan ke Jembrana saja. Jadi, ada pertumbuhan ekonomi yang terjadi antara kabupaten Jembrana dengan Badung.


"Jembrana yang menyediakan berasnya, Badung yang membeli. Gabah Badung berikan ke Jembrana supaya Jembrana yang mengelola," ujar Bupati Tamba.


Disisi lain Plt. Kepala Brida Badung Trisna Dewi mengatakan pihaknya datang bersama tim perumus kebijakan kabupaten Badung dan Perumda Pasar untuk mengetahui mekanisme yang ada di RMU Tibu Beleng. Diluar bayangannya, RMU Tibu Beleng menurutnya sangat menarik dan sangat tepat untuk ditiru.


"Kami juga didampingi tim perumus dan Direktur Operasional Perumda Pasar Mangu Giri Sedana kesini untuk studi tiru. Kami sedang ada rencana dan sedang berproses untuk membangun RMU. Kami lumayan kaget, ternyata disini memang bagus," ucapnya.


Lanjut, kata Trisna Dewi, setiap proses pengolahan beras dilaksanakan dengan sangat baik. Pihaknya sangat ingin Badung dapat membangun RMU sebagaimana yang ada di Jembrana. Bahkan, harapnya, RMU yang nantinya akan dibangun di Badung dapat lebih bagus.


"Dari proses awal gabah masuk sampai ke finishingnya beras bagus. Semoga nanti kabupaten Badung bisa membangun RMU yang tidak kalah bagus, bahkan kalau bisa lebih bagus lagi," pungkasnya. (Ngr/hm)


Santi Puja, Memohon Kelancaran Pujawali Pura Dharma Sidhi Ciledug


Cileduk , Bali Kini
- Puluhan Pinandita Hindu dari berbagai wilayah di Banten melaksanakan Santi Puja di Pura Dharma Sidhi, Ciledug, Tangerang pada Selasa, 14 November 2023.  Santi Puja ini adalah persembahyangan bersama menjelang Pujawali atau puncak perayaan peringatan hari jadi dari Pura Dharma Sidhi pada Rabu, 15 November 2023. 

Santi Puja dipimpin oleh dua Sulinggih, Ida Pandita Putera Paseban dan Ida Rsi Agung Dwija Pinatih Meliling.


Santi Puja yang kini sudah menjadi tradisi menjelang Pujawali di berbagai daerah ini digagas oleh persatuan Pinandita Sanggraha Nusantara atau PSN.  Di Jabodetabek, Santi Puja biasanya dihadiri oleh seluruh Pinandita yang sehari-hari bertugas di hampir 30 Pura di Jabodetabek.


Santi Puja biasanya dilaksanakan pada malam hari, diisi dengan pembacaan puja dan mantram utama dalam agama Hindu, yakni Puja Tri Sandhya, Mantram Gayatri, pembacaan doa oleh Sulinggih dan kidung-kidung suci.  Tujuan  utama dari Santi Puja adalah memohon kelancaran pelaksanaan Pujawali. Namun pada Santi Puja ini umat Hindu juga dapat menunaikan Rsi Yadnya yaitu salah satu kewajiban dari umat untuk memberikan persembahan kepada para Pinandita.


Salah satu momen penting dari acara Santi Puja adalah ketika para Pinandita secara serentak membunyikan genta yang biasanya digunakan saat memimpin persembahyangan di Pura masing-masing.


Ritual penting lain yang juga menarik dalam Santi Puja adalah saat seluruh Pinandita bersama umat  melaksanakan Murwa Daksina, yakni ritual berjalan mengitari Padmasana sebanyak tiga kali sambil melafalkan mantram Na Ma Si Wa Ya. Murwa Daksina ini  bertujuan mengagungkan Tuhan manifestasinya sebagai Siwa, Padmasana merupakan simbol lingganya Siwa.


Selesainya pelaksanaan Santi Puja diharapkan menjadi penanda restu dari Tuhan dan kesiapan lahir batin dari seluruh umat melaksanakan Pujawali  keesokan hari. 


Pura Dharma Sidhi terletak di Jalan Pasraman nomor 28-29, Komplek Kavling P & K, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Madya  Tangerang, Provinsi Banten. Pura ini mulai  dibangun sekitar tahun 1990an, lalu setidaknya ada lima tahapan pembangunan fisik. Bangunan suci utama berupa Padmasana dibangun pada tahun 1997, disusul pembangunan pasraman atau pusat pendidikan agama Hindu dan pembangunan lahan parkir serta beberapa fasilitas pendukung lain.


Rangkaian upacara penyucian yaitu melaspas, ngenteg linggih dan mendem pedagingan di Pura Dharma Sidhi dilaksanakan 33 tahun lalu, persisnya pada hari Rabu, 11 Juli 1990  atau berdasarkan kalender Wuku Bali bertepatan dengan hari Budha, Panca Wara Kliwon dan Wuku Ugu. Hari bersejarah itulah yang kemudian setiap enam bulan dirayakan dalam perayaan Pujawali  dan kali ini adalah Pujawali ke-58.(Ray Wijaya) 





Senin, 13 November 2023

Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Bangli Dikukuhkan 2023 - 2028


Bangli , Bali Kini -
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, hadiri pengukuhan Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Bangli masa bakti 2023 - 2028.

Pengukuhan dilaksanakan di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli, juga dihadiri  Ketua DPRD Kabupaten Bangli I Ketut Suastika,Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali selaku Wakil Ketua I Dewan Pengurus Korpri Provinsi Bali  Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ir.Ida Bagus Gde Giri Putra,MM , Para Asisten, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab. Bangli. Minggu (12/11/23)


Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Bangli masa Bakti 2023 - 2028 dikukuhkan oleh 

Wakil Ketua I Dewan Pengurus Korpri Provinsi Bali I Dewa Putu Sunarta, SE. M.Si.


Prosesi Pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan  Berdasarkan Keputusan Dewan Pengurus Korpri Provinsi Bali Nomor : KEP - 6/ DP.KORPRI PROV./VII/2023. Usai penandatangan berita acara pengukuhan dilanjutkan dengan penyerahan Pataka Korpri dari Wakil Ketua I Dewan Pengurus Korpri Provinsi Bali Kepada  Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra, MM


Wakil Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi  Bali I Dewa Putu Sunarta, SE. M.Si. dalam sambutannya menyampaikan Korpri diharapkan menjadi kekuatan besar penentu Kemajuan Kabupaten Bangli, penguatan organisasi dengan membangun sinergitas dan kerjasama yang harmonis akan membentuk Korpri yang kuat, yang dapat memajukan dan mensejahterakan seluruh anggota Korpri.Untuk itu Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Bangli harus segera melakukan konsolidasi untuk merumuskan dan melaksanakan kegiatan Korpri yang dampaknya dapat dirasakan oleh seluruh Anggota Korpri secara langsung.

 

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam sambutannya  menyampaikan  selamat kepada Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Bangli yang baru saja dikukuhkan " dengan harapan  pengurus Korpri Kabupaten Bangli  yang baru dikukuhkan untuk terus melakukan inovasi, selalu berkomunikasi  dalam meningkatkan kualitas  pelayanan publik. Sebagai bagian dari Pemerintahan Korpri diharapkan menjalankan peran sebagai kode etik profesi dan perekat Bangsa"[rl]

Menambah Keindahan Pura Agung Jagatnatha Walikota Jaya Negara dan Komunitas Ikan Koi Lepas 360 ekor Ikan Koi


Teks Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama dua komunitas Koi Bali melepas Ikan Koi di kolam Pura Agung Jagatnatha, Senin (13/11).


Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Komunitas Nyama Koi Bali dan Komunitas Owner Koi Bali melepas 360 ekor Ikan Koi di Kolam Pura Agung Jagatnatha, Senin (13/11). 

Pelepasan Ikan Koi ini semakin menambah keindahan Pura Agung Jagatnatha yang telah mendapatkan program pemugaran dari Pemkot Denpasar.  

Hadir dalam kesempatan tersebut Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa, Kadis PUPR Denpasar, Anak Agung Ngurah Bagus Airawata, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, dan OPD terkait lainnya. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara disela-sela kegiatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komunitas Nyama Koi Bali dan Komunitas Owner Koi Bali yang telah mendonasikan Ikan Koi di kolam Pura Agung Jagatnatha. "Kami mengucapkan terima kasih atas donasi ikan Koi dari dua komunitas ini yang mampu menambah keindahan Pura Agung Jagatnatha dengan jumlah yang cukup banyak serta dari berbagai ukuran dan jenis Ikan Koi," ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan keberlangsungan perawatan ikan Koi di Pura Agung Jagatnatha kita lakukan bersama-sama dua komunitas Ikan Koi ini. Perawatan air, pemberian pakan dapat menjadi perhatian bersama, sehingga kesehatan ikan dapat tetap terjaga dan menghiyasi Pura Agung Jagatnatha. 

Sementara Ketua Komunitas Nyama Koi Bali,   A.A Ngurah Gede Dharma Putra menyampaikan, kegiatan donasi Ikan Koi di Pura Agung Jagatnatha bertajuk "Merawat Ibu Pertiwi," dan mendapat respon dari teman-teman penghobi Ikan Koi. Dari respon ini berhasil mendonasikan total sebanyak 360 ekor Ikan Koi. 

"Tahap pertama  melepas sebanyak 150 ekor Ikan dari ukuran 60 Cm sampai 10 Cm," ujarnya. 

Disamping itu Ngurah Gede juga menjelaskan, sebelum acara ini dilaksanakan kami telah menyebarluaskan informasi kepada teman-teman penghobi, dan mendapatkan tanggapan positif dengan mendonasikan beberapa Ikan Koi koleksinya. Selain mendonasikan Ikan Koi, Komunitas juga menyerahkan bantuan pakan Ikan Koi, serta diharapkan dalam kegiatan ini dapat mempercantik Pura Agung Jagatnatha. (Pur/r3)

Wawali Arya Wibawa Paparkan Program dan Strategi, Pada Evualasi Implementasi Smart City Kota Denpasar


Denpasar, Bali Kini -
Kota Denpasar terus berupaya mempersiapkan diri menjadi Smart City dengan beberapa komponen di dalamnya. Paparan mengenai implementasi program Smart City Kota Denpasar ini disampaikan oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa secara daring, di hadapadan para Panelis Evaluasi Smart City, di Kantor Walikota Denpasar pada Senin (13/11) pagi. 


Dalam kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa menguraikan, berbagai strategi dan inovasi telah dilaksanakan Pemkot Denpasar dalam mewujudkan Denpasar Smart City, termasuk di dalamnya program unggulan, meliputi Smart Governance, Smart Living, Smart Society, Smart Economy, serta Smart Environment. 



"Terdapat beberapa langkah yang kita tempuh. Yakni, kewenangan oleh support regulasi, sumber daya fisik dan non fisik, anggaran pembiayaan, sinergi dan kolaborasi berbasis penta helix, serta budaya Bali yang ditujukan kepada kemanfaatan masyarakat," katanya.



Arya Wibawa menambahkan, dalam melaksanakan roda pembangunan dan pemerintahan, Kota Denpasar senantiasa bergerak dalam Visi “Kota kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju".  Denpasar Smart City merupakan konsep dalam menjadikan Denpasar yang cerdas dalam pengembangan dan pengelolaan berbagai sumber daya. 

 

“Inovasi yang telah kami kembangkan di Kota Denpasar terkait keenam dimensi smart city, yang mana semuanya bermuara pada upaya kami dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif, transparan, informatif, memberikan kemudahan dan juga kenyamanan, serta mencapai kemanfaatan masyarakat atau public value yang tercermin dari kepuasan masyarakat Kota Denpasar dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masyarakat Kota Denpasar,” jelasnya.



Kepala Diskominfos Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Merta, menuturkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, digunakan dalam upaya pelayanan publik serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. 



"Untuk mewujudkan Denpasar smart city kami telah menyiapkan beberapa program dan kegiatan, yang dalam hal ini dilaksanakan oleh masing-masing organisasi perangkat daerah sesuai dengan kewenangannya,” jelasnya. 



Untuk mencapai Smart City, Alit Adhi Merta menyatakan terdapat  beberapa rencana aksi yang sudah dan akan dilaksanakan yakni peningkatan sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur, pengembangan aplikasi serta literasi smart city.


"Dalam upaya mewujudkan Smart City, kami juga telah membentuk Dewan Smart City yang terdiri dari beberapa jajaran di Pemkot Denpasar, dengan penertiban SK Walikota Nomor 

188.45/1657/HK/2019. Berkaitan dengan ini, para anggota juga intens melakukan FGD dan juga terlibat dalam kegiatan berbasis Teknologi Informasi Komunikasi, guna semakin mempertajam realisasi Denpasar Smart City, " tutupnya.[rls]

Tiga PAW DPRD Kota Denpasar Resmi Dilantik Walikota Jaya Negara: Lanjutkan Sinergitas Dukung Pembangunan Berkelanjutan


 Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri dan memberikan ucapan selamat atas Pelantikan Tiga orang Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Denpasar Sisa Masa Bhakti 2019-2024 dalam Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (13/11).

Denpasar , Bali Kini - Tiga orang Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Denpasar Sisa Masa Bhakti 2019-2024 resmi dilantik. Pelantikan dilaksanakan langsung Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede yang disaksikan langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (13/11). Adapun tiga orang yang dilantik yakni I Gede Semara dan Ni Made Sri Sutraningsih dari Fraksi Partai Demokrat dan Anak Agung Made Sumenadi dari Fraksi Partai Hanura. 


Selanjutnya, setelah dilantik secara resmi, I Gede Semara akan duduk di Komisi IV DPRD Kota Denpasar, Ni Made Sri Sutraningsih akan duduk di Komisi III DPRD Kota Denpasar. Sementara AA Made Sumenadi akan duduk di Komisi II DPRD Kota Denpasar. 


Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede dalam sambutanya mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Pengganti Antar Waktu (PAW) DPRD Kota Denpasar sisa masa bakti Tahun 2019-2024. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPRD Kota Denpasar yang digantikan. Hal ini terutamanya atas pengabdian, jasa-jasa dan dedikasinya dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD Kota Denpasar. 


Ngurah Gede berharap PAW yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dan memahami tugas sebagai DPRD Kota Denpasar sesuai dengan mekanisme dan aturan. Sehingga dengan waktu yang tergolong singkat ini dapat secara optimal melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai wakil rakyat. 


“Saya berharap saudara dan saudari yang baru dilantik dapat menngabdikan diri dalam mendukung kemajuan Kota Denpasar, dan kepada yang digantikan kami ucapkan terimakasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama ini dalam menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kota Denpasar,” ujarnya


Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, anggota dewan yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri serta memahami tugas-tugas di DPRD Kota Denpasar sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Hal ini mengingat sisa waktu yang singkat dengan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks. 


Jaya Negara juga mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Kota Denpasar yang digantikan, hal ini utamanya atas pengabdian dan jasa-jasanya selama menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Denpasar.


Lebih lanjut dikatakan, dalam rangka pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sering ditemukan bahwa peraturan perundang-undangan yang menjadi pedoman sering mengalami perubahan. Sehingga diperlukan adanya pemahaman dan persepsi yang sama terhadap suatu peraturan melalui peningkatan koordinasi dan konsultasi antara DPRD dan eksekutif. Hal ini utamanya dalam rangka mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan yang memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. 


Pada kesempatan yang baik Jaya Negara turut mengajak seluruh komponen masyarakat Kota Denpasar untuk bersama - sama mensukseskan pelaksanaan Pilpres dan Pileg Tahun 2024 dan selalu menjaga semangat persatuan dan kesatuan serta berpartisipasi aktif dalam rangka pembangunan Kota Denpasar.


“Pada suasana yang berbahagia ini saya atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan pribadi mengucapkan selamat kepada Anggota DPRD yang baru saja diresmikan pengangkatannya dan telah mengucapkan sumpah/janji sebagai Anggota DPRD Kota Denpasar Masa Jabatan 2019-2024,” ujarnya  


“Dengan harapan saudara senantiasa tetap dalam lindungan dan bimbingan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Hyang Maha Esa, sehingga saudara dapat mengemban tugas mulia ini dengan baik dan dapat dengan cepat menyesuaikan diri serta memahami tugas-tugas di DPRD Kota Denpasar sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” imbuh Jaya Negara. (AGs/H4).

Plt. Bupati I Made Kasta Tandatangani Nota Kesepakatan Terkait Penyediaan Layanan Bagi Penyandang Disabilitas


Klungkung, Bali Kini
- Plt. Bupati Klungkung, I Made Kasta tandatangani Nota Kesepakatan antara Pengadilan Negeri Semarapura dengan Pemerintah Kabupaten Klungkung tentang Penyediaan Layanan Bagi Penyandang Disabilitas di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin (13/11). Turut hadir Kepala OPD terkait dilingkungan Pemkab Klungkung.


Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati Klungkung, I Made Kasta sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, peran pemerintah terhadap penyandang disabilitas sangat penting. Maka dari itu, melalui kerjasama ini diharapkan kedepan agar terus berkelanjutan jangan hanya hari ini saja tetapi kedepan harus terus berlanjut. “Jadi saya sangat menyambut baik dan mendukung kegiatan ini. Penyandang disabilitas harus kita perhatikan bersama-sama, penandatanganan kerjasama ini kedepan harus terus berlanjut. Peran Pemkab Klungkung dengan Pengadilan Negeri Semarapura untuk menangani penyandang disabilitas yang selama ini sudah terjalin dengan baik agar terus dijaga,” harap Plt. Bupati I Made Kasta.


Ketua Pengadilan Negeri Semarapura, Ni Made Dewi Sukarni berharap mudah-mudahan kerjasama ini terus berjalan dengan baik dan tentunya memberikan dampak yang positif terhadap penyandang disabilitas. “Kami akan terus jalin kerjasama yang baik dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung sehingga Penyandang Disabilitas nantinya benar-benar mendapatkan penanganan yang baik,” ujarnya.(puspa).

Kirab Merah Putih, Meriahkan Peringatan Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda di Kota Denpasar


Denpasar , Bali Kini –
Kirab Merah Putih memeriahkan peringatan Hari Pahlawan dan Hari Sumpah Pemuda di Kota Denpasar.

Acara yang melibatkan kurang lebih sebanyak 10.000 peserta ini turun kejalan dengan mengusung Bendera Merah Putih sepanjang 1001 meter yang dimulai dari Lapangan GOR Ngurah Rai Denpasar hingga Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung, Minggu (12/11).


Ketua Panitia, Gusti Kade Sutawa saat ditemui mengatakan pelaksanaan Kirab Merah Putih (KMP) ini diprakarsai oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo. “Kirab Merah Putih ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Denpasar dan Bali khususnya, serta pelaksanaan ini merupakan urutan yang ke-18 dilaksanakan di Indonesia,” ujarnya.


Lebih lanjut dikatakan, adapun peserta yang tergabung dalam pelaksanaan ini sebanyak kurang lebih 10.000 peserta. Meliputi siswa-siswi SMP, SMA, SMK di Kota Denpasar, organisasi masyarakat, Paskibraka, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemangku budaya adat nusantara, serta unsur TNI, dan Polri. Kegiatan ini mengambil start dari Gor Ngurah Rai dengan mengusung Bendera Merah Putih sepanjang 1001 meter, dan 7 Bendera Merah Putih dengan panjang 101 meter, 5.000 panji-panji dan satu simbolis Burung Garuda berukuran 5x5 meter.


“Tujuan dari pelaksanaan ini tentu untuk meningkatkan rasa kebangsaan guna menegakkan NKRI. Apalagi merah putih ini juga sebagai simbolis jati diri kita di Indonesia, sehingga diharapkan kedepannya pelaksanaan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar dapat meningkatkan rasa Nasionalisme Bangsa Indonesia,” pungkas Gusti Sutawa.


Sementara salah satu peserta yang merupakan siswi dari SMPN 3 Denpasar, Putu Diandra Vidya Prameswari mengatakan dengan dilaksanakannya Kirab Merah Putih ini memiliki makna penting dalam memupuk rasa cinta tanah air dan semangat patriotisme.

"Kami berharap seluruh siswa dan seluruh peserta yang tergabung dalam kegiatan ini kedepannya dapat meningkatkan rasa cinta tanah air," ujarnya.[r4/der]

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved