Bupati Larang TPID membuat pasar Rakyat untuk PNS
-->

Header Menu

BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA
Cari Berita

Advertisement


Bupati Larang TPID membuat pasar Rakyat untuk PNS

Bali Kini
Kamis, 17 Januari 2019

Klungkung,Balikini.Net - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menghadiri  Kegiatan Finalisasi penyusunan Roadmap TPID kabupaten Klungkung tahun 2018-2021 bertempat di Ruang rapat Widya Mandala kantor Bupati Klungkung, pada kamis (17/1/2019).

Pada Kesempatan tersebut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memberikan arahannya dan sekaligus  menyampaikan unek - uneknya terkait kinerja tim yang terkesan lambat dan hanya menunggu kebijakan dari saya saja tegasnya, dirinya menginstruksikan kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) selain bertugas untuk menjaga stabilitas harga di daerah,tim  TPID ini juga diharapkan bisa bertugas untuk menurunkan kemiskinan, Ujar Bupati Suwirta dihadapan TPID Kabupaten Klungkung. Dengan banyaknya lembaga ekonomi sampai ke daerah pedesaan, seperti, Koperasi, Bumdes, PNPM Mandiri, dan jenis lembaga ekonomi lainnya,di satu sisi dapat membuat penanganan inflasi di daerah menjadi kurang focus, dan dapat berdampak kepada terjadinya inflasi yang semakin tinggi. Bupati Suwirta mengingatkan kepada TPID Kabupaten Klungkung, dalam memantau dan menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat, TPID tidak boleh seperti pemadam kebakaran, yakni pada saat harga naik, baru tim turun ke lapangan.

Kedepannya Bupati Suwirta larang buat pasar rakyat untuk Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemkab Klungkung, apabila ingin membuat pasar rakyat, sebaiknya ditujukan kepada masyarakat miskin, dengan memberikan kupon yang isinya potongan harga untuk nantinya dapat ditukarkan pada kegiatan pasar rakyat tersebut. Dirinya juga menugaskan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Klungkung dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk menghidupkan kembali semua KUD dan BUMDES , setelah semua dihidupkan kemudian mulai jalin kerjasama dan  membangun Holding Company di klungkung . (Cok/r3)