Komunitas Pendatang Muslim Gianyar Siap Dukung Polri Sukseskan Pemilu 2019 - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Kamis, 04 April 2019

Komunitas Pendatang Muslim Gianyar Siap Dukung Polri Sukseskan Pemilu 2019

Gianyar,Balikini.Net -Aparat keamanan terus berupaya mensukseskan Pemilu 2019 berjalan aman, damai, dan sejuk. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan silaturahmi dengan kelompok masyarakat. Kali ini, giliran Komunitas Muslim Pendatang asal Jawa Timur yang berada di Kabupaten Gianyar. 

Acara silaturahmi yang juga dibalut dengan Deklrasi Damai ini dihadiri oleh Tokoh Pendatang asal Madura Atam, Tokoh Pendatang asal Jawa Timur Sungkono, Anggota Intelkam Polda Bali, Kasat Intelkam Polres Gianyar beserta anggota, dan warga Pendatang Muslim yang berjumlah sekitar 40 orang. Acara tersebut berlangsung pada Hari Selasa (02/04) Malam yang lalu bertempat di Warung Target Alamat Jalan Raden Wijaya III, Lingkungan Candi  Baru Kecamatan Gianyar. 

Para warga pendatang tersebut menyatakan siap mendukung Polri dalam menciptakan  situasi yang sejuk, aman dan damai pada Pemilu 2019. Dalam penegasan ini, seluruh komponen masyarakat pendatang menolak berita Hoax yang beredar dimedia sosial. 

Tokoh Pendatang asal Pulau Madura Atam mengatakan, belakangan berita hoax ramai bermunculan di media sosial. Namun dirinya tidak begitu saja percaya. "Kami tidak akan percaya begitu saja terhadap berita hoax yg belum tentu kebenarannya dan berpotensi memecah belah kesatuan dan persatuan. Kami siap membantu polri untuk mewujudkan pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk," tegasnya.

Dirinya berharap, siapa pun yang akan nantinya terpilih menjadi pemimpin, bisa memberikan perlindungan dan mengayomi seluruh rakyat Indonesia. Yang lebih penting, bisa mensejahterakan masyarakat. Dp/r2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net