Diduga Istri Selingkuh, Ketut Leo Harapkan Anggota Dewan Jadi Panutan
-->

Header Menu

BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA
Cari Berita

Advertisement


Diduga Istri Selingkuh, Ketut Leo Harapkan Anggota Dewan Jadi Panutan

Bali Kini
Selasa, 17 Maret 2020

Denpasar,BaliKini.Net  - Adanya pemberitaan dugaan perselingkuhan dua anggota dewan di Bali yang berbuntut usulan di pecat dari kader partai yang mengusungnya. Membuat pihak I Ketut Leo yang merupakan suami dari Ni Luh KDY , meluruskan peristiwa yang terjadi.

Dikatakannya saat itu tidak ada pengrebekan di Hotel Four Star Denpasar, terhadap terhadap istrinya yang merupakan anggota Komisi IV DPRD Bali.

"Dapat saya luruskan bahwa tidak ada pengrebegan saat itu, yang ada adalah saya menemui istri saya di kamarnya lewat suatu prosedur yang dilakukan oleh pihak managemen hotel," ungkapnya, Selasa (17/3) petang di rumahnya jalan Tukad Badung, Denpasar.

Ia menuturkan, dalam kamar 323 hotel Four Star Denpasar, pihaknya menemukan istri sendirian dan tidak ada orang lain lagi selain istrinya. Hanya saja kamar tersebut dipesan oleh seorang pria yang juga anggota dewan.

Itu dihuktikan dengan adanya Identitas berupa KTP milik dari KD dengan harga sewa kamar kisaran Rp.700 ribu untuk satu malam. "Kecurigaan perselingkuhan itu jelas muncul. Karena adanya KTP laki-laki lain yang bukan suaminya dalam pemesanan kamar. Etikanya gak benar dung," ungkapnya.

Bukti adanya perselingkuhan dikatakannya tidak ada. Dirinya hanya merasa curiga dan menduga saja. "Meski dari sisi etika tidak pantas istrinya meminta tolong pria lain untuk memesan kamar hotel, tapi saya maklumi. Mengingat, komunikasi saya dengan istri saya saat itu sedang dalam situasi tidak kondusif," jelasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta dan memohon untuk pemulihan nama baik istrinya dan KD rekan sesama partainya. Itu karena adanya pemberitaan yang menyebutkan bila istrinya berada di kamar hotel dengan pria lain.

Leo berharap agar mereka yang duduk di dewan bisa menjadi contoh yang baik bagi anak muda Bali, mengingat mereka seorang pejabat dan beretika dalam pergaulan ke depannya.

Ia mengklarifikasi, bahwa istrinya sebelum ke hotel, istrinya masih di Klungkung dan meminta tolong rekan sesama partai memesan hotel karena akan ada kegiatan partai.[ar/r5]