-->

Iklan

Menu Bawah

Lagi, 1 Orang Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Denpasar

BaliKini.Net
Minggu, 13 September 2020, 03.52 WIB Last Updated 2020-09-12T20:52:19Z
  Lagi, 1 Orang Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Denpasar

 BALI KINI ■ Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya pasien yang meninggal dunia. Dimana, pada Sabtu (12/9) tercatat 1 orang pasien meninggal dunia. Sementara kasus sembuh diketahui meningkat sebanyak 20 orang, dan kasus positif bertambah sebanyak 33 orang yang tersebar di 13 desa/kelurahan. 

“Kami sampaikan kabar duka cita, 1 orang pasien Covid-19 di Denpasar meninggal dunia, kasus sembuh bertambah sebanyak 20 orang dan kasus positif meningkat sebanyak 33 orang yang tersebar di 13 desa/kelurahan, walaupun pasien sembuh terus bertambah, mari lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus covid 19 masih terjadi penularan kembali,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di ruang Press Room Kantor Walikota Denpasar pada Sabtu (12/9).

Dewa Rai merinci bahwa terdapat 13 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Desa Dauh Puri Kelod, Kelurahan Dauh Puri dan Desa Pemecutan Kelod mencatatkan penambahan kasus tertinggi yakni  masing-masing sebanyak 6 kasus positif, disusul Desa Dangin Puri Kangin yang mencatatkan penambahan sebanyak 3 kasus positif. Sedangkan Desa Dangin Puri Kauh, Desa Padangsambian Kelod dan Kelurahan Padangsambian mencatatkan masing-masing 2 orang positif. Sementara itu Desa Desa Pemogan, Desa Pemecutan Kaja, Kelurahan Pemecutan, Desa Tegal Kertha, Desa Penatih Dangin Puri, dan Desa Peguyangan Kangin mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing 1 orang. Sebanyak 30 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

Terkait kasus Meninggal Dunia Dewa Rai menjelaskan secara rinci bahwa pasien diketahui berjenis kelamin perempuan dengan usia 52 tahun. Dirawat untuk pertama kali sejak 28 Agustus dengan gejala batuk dan sesak. Dinyatakan positif Covid-19 pada 1 September 2020, pasien dinyatakan meninggal dunia pada 3 September 2020 dengan penyakit penyerta Diabetes Militus dan Hiperkolesterol.

Dikatakan Dewa Rai, angka kasus positif covid 19 di Kota Denpasar dalam seminggu ini mengalami tren peningkatan.   Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.

“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih  mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, disamping juga ada klaster upacara keagamaan," ujar Dewa Rai

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.  "Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas," kata Dewa Rai.

Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.994 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 1.724 orang (86,46 persen), meninggal dunia sebanyak 31 orang (1,55 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak  239 orang (11,99 )  (HumasDps)

Meninggal Dunia

1. Kelurahan Peguyangan seorang perempuan usia 52 tahun, dinyatakan posirif pada 1 September 2020, meninggal dunia pada 3 September 2020 dengan riwayat penyakit Diabetes Militus dan Hiperkolesterol

Kasus Positif

1. Desa Dangin Puri Kangin dua orang perempuan usia 74 dan 33 tahun serta seorang laki-laki usia 48 tahun

2. Desa Dangin Puri Kauh dua orang perempuan usia 54 dan 26 tahun

3. Kelurahan Dauh Puri tiga orang perempuan usia 54, 31, dan 35 tahun serta tiga orang laki-laki usia 42, 27 dan 61 tahun

4. Desa Dauh Puri Kelod tiga orang perempuan usia 46, 65, dan 25 tahun serta tiga orang laki-laki usia 56, 32 dan 34 tahun

5. Desa Pemecutan Kelod empat orang perempuan usia 60, 24, 55, dan 49 tahun serta dua orang laki-laki usia 38 dan 38 tahun

6. Desa Padangsambian Kelod dua orang perempuan usia 49 dan 36 tahun

7. Desa Pemogan seorang perempuan usia 42 tahun

8. Desa Pemecutan Kaja seorang laki-laki usia 66 tahun

9. Kelurahan Pemecutan seorang perempuan usia 80 tahun

10. Kelurahan Padangsambian dua orang laki-laki usia 59 dan 31 tahun

11. Desa Tegal Kertha seorang laki-laki usia 30 tahun

12. Desa Penatih Dangin Puri seorang laki-laki usia 59 tahun

13. Desa Peguyangan Kangin seorang laki-laki usia 48 tahun

Kasus Sembuh : 20 Orang

Komentar

Tampilkan

BERITA TERBARU

Kabar Internasional

+