-->

Rabu, 11 Februari 2026

Pemkot Denpasar Tindak Lanjuti Koordinasi dengan Pihak BPJS Kesehatan 1.221 Peserta BPJS Telah Diaktifkan Kembali



Denpasar, Bali Kini - Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan, Pemerintah Kota Denpasar akan mengaktifkan kembali sebanyak 23.180 jiwa masyarakat Kota Denpasar yang terdaftar pada kepesertaan BPJS  Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) JK.

Hal tersebut disampaikan saat Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat menerima Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Dr. Nyoman Wiwiek Yuliadewi di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (10/2).

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan Pemkot Denpasar telah menyiapkan dana APBD sebesar Rp.8.762.040.000 yang nantinya digunakan untuk pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan yang tadinya berjumlah 24.401 peserta, setelah dilakukan proses koordinasi, validasi dan verifikasi, 

sebanyak 1.221 peserta telah berhasil diaktifkan. Sedangkan sebanyak 23.180 peserta masih dalam tahap verifikasi. 

 "Melalui langkah cepat dan koordinasi lintas perangkat daerah, hingga hari ini jumlah tersebut telah berkurang menjadi 23.180 jiwa, yang berarti sebanyak 1.221 kepesertaan telah berhasil diaktifkan kembali," ujarnya.

Lebih lanjut Jaya Negara juga mengatakan untuk pengaktifan peserta BPJS Kesehatan ini pihaknya berkoordinasi dengan pihak BPJS agar sesegera mungkin dilakukan, sehingga masyarakat yang dinonaktifkan dapat menggunakan kembali layanan kesehatan di Kota Denpasar.

"Setelah melakukan pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan ini diharapkan agar seluruh masyarakat Kota Denpasar dapat menggunakan kembali layanan kesehatan. Dan juga diingatkan untuk masyarakat kurang mampu yang belum mengaktifkan BPJS Kesehatan agar melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Denpasar untuk mengaktifkan kepesertaan JKNnya," kata Jaya Negara.

Sementara Kacab BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Dr. Nyoman Wiwiek Yuliadewi mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar atas komitmennya memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui pengaktifan kembali  kepesertaan BPJS Kesehatan PBI Pemda sebanyak 25.000 jiwa yang sebelumnya telah dinonaktifkan dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) oleh Kemensos RI.     

 "Per hari ini sudah aktif 1.221 peserta melalui Penerima Bantuan Iuran Pemda (PBI Pemda) melalui anggaran APBD," jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya juga berkomitmen akan segera mengaktifkan kembali data yang diberikan melalui Dinas Sosial Kota Denpasar sebanyak 23.180 jiwa kepesertaan BPJS Kesehatan PBI Pemda sehingga kedepannya tidak ada kendala dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan dasar di Kota Denpasar. 

"Tentu kami berharap seluruh masyarakat khususnya di Kota Denpasar dapat terlindungi melalui pelayanan kesehatan dasar terutama dalam hal ini masyarakat kurang mampu untuk seluruhnya sudah tercover BPJS  Kesehatan PBI Pemda," pungkas Wiwiek Yuliadewi. (Arm)

Sabtu, 17 Januari 2026

Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha Denpasar.

Denpasar, Bali Kini - Hari Suci Siwaratri sebagai wahana penyucian diri, mulat sarira atau introspeksi diri diperingati Pemerintah Kota Denpasar dengan menggelar persembahyangan bersama Hari Suci Siwaratri di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (17/1) petang. 

Hadir secara langsung Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Ny. I Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama. Hadir pula Forkopimda Kota Denpasar, PHDI Kota Denpasar, Sabha Upadesa Kota Denpasar, Pimpinan OPD serta pemedek masyarakat Kota Denpasar yang mengikuti rangkaian acara. 

Diringi suara kidung dan gambelan Bali, rangkaian persembahyangan Hari Suci Siwaratri di Kota Denpasar diawali dengan persembahan sejumlah Tari Wali. Dilanjutkan dengan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Oka Bajing Griya Bajing Kesiman

Persembahyangan Hari Suci Siwaratri di Kota Denpasar akan dilaksanakan tiga kali. Yakni Pukul 18.00 Wita saat sandikala, Pukul 00.00 Tengah Malam, dan Pukul 06.00 Pagi keesokan harinya.

Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menekankan bahwa Hari Suci Siwaratri merupakan momen untuk memuja Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam prabawanya sebagai Dewa Siwa. Sehingga pada hari ini sangat baik merenungi segala perbuatan lebih dikenal dengan malam peleburan dosa. Momentum Hari Siwartari hendaknya dilakukan dengan  mulat sasira dan introspeksi untuk menjadi lebih baik kedepanya.

Eddy Mulya menambahkan,  umat manusia dapat menjalani swadarma kewajibannya dengan baik dan selalu dalam lindungan Ida Sang Hyang Widi Wasa Tuhan Yang Maha Esa. 
"Tentunya Hari Siwaratri harus diisi dengan kegiatan yang positif dengan kesadaran, seperti Dharma Tula, Monobrata, Jagra, Upawasa, Mulat Sarira dan mengendalikan Panca Indra sebagai wujud wiweka umat Hindu," imbuh Eddy Mulya. 

Sementara Kabag Kesra Kota Denpasar, IB Alit Surya Antara mengatakan bahwa Hari Suci Siwaratri penting bagi umat Hindu sebagai ajang mulat sarira. Tentunya dalam setiap perayaan rutin dilaksanakan guna memberikan edukasi dan pemahaman bagi masyarakat terkait makna dan tujuan perayaan Hari Suci  Siwaratri. 

"Dari pelaksanaan persembahyangan yang dilanjutkan dengan beragam kegiatan keagamaan seperti Makekawin, Mageguritan dan Dharma Tula diharapkan memberikan pehamaman luas bagi masyarakat terkait Hari Siwaratri," jelasnya (esa-toblo).

Jumat, 16 Januari 2026

Satpol PP Kota Denpasar Tertibkan Pengemis, Pengamen, serta Badut di Sejumlah Titik

DENPASAR, BALI KINI -  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melaksanakan kegiatan penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng), pengamen, serta badut yang beroperasi di sejumlah traffic light wilayah Kota Denpasar Kamis (15/1).

 Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Denpasar AA Ngurah Bawa Narendra mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketertiban umum, kenyamanan, serta keselamatan pengguna jalan.

Untuk itu penertiban dilakukan di beberapa titik lampu lalu lintas, yakni Traffic Light (TL) Gatot Subroto, TL Gunung Agung, TL Mahendradata, TL Gunung Soputan, dan TL Pesanggaran. Dari hasil kegiatan tersebut, petugas berhasil menertibkan sebanyak 18 orang pelanggar yang beraktivitas di persimpangan jalan.

Adapun rincian dari penertiban meliputi 1 orang di TL Ubung, 1 orang di TL Sanur, 7 orang di TL Pesanggaran, 4 orang di TL Gunung Soputan, serta 5 orang di TL Mahendradata. Seluruh pelanggar selanjutnya diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk didata dan diberikan pembinaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Narendra menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah guna menciptakan situasi kota yang tertib, aman, dan nyaman. Selain itu, keberadaan gepeng, pengamen, dan badut di traffic light dinilai dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Ia  juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan uang di persimpangan jalan, serta turut mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban umum. Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan kota yang tertib dan humanis. (Ayu)

Pj. Sekda Denpasar Eddy Mulya Hadiri Komwil Forsesdasi Provinsi Bali Tahun 2026

Ket. Foto : Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya berkesempatan menghadiri Rapat Kerja Komisariat Forsesdasi Provinsi Bali Tahun 2026 yang diselenggarakan di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Bajarangkan, Klungkung, pada Jumat (16/1). 

Perkuat Sinergitas Pembangunan di Daerah


Klungkung, Bali Kini - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya berkesempatan menghadiri Rapat Kerja Komisariat Forsesdasi Provinsi Bali Tahun 2026 yang diselenggarakan di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Bajarangkan, Klungkung, pada Jumat (16/1). 


Rapat ini digelar untuk menjalin koordinasi dan memperkuat konsolidasi antar Sekretaris Daerah se-Provinsi Bali dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas Sekda sebagai pembantu Kepala Daerah dalam mewujudkan visi-misi dan mendukung kemajuan daerah.


Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Pengawas Forsesdasi Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Sekda Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali beserta ibu, dan Kepala Bagian Organisasi Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali .


Pengawas Forsesdasi Bali, yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra mengatakan, Sekda sebagai pembina ASN yang membantu Kepala Daerah dalam mewujudkan visi-misi serta penyelenggaraan pemerintah daerah memiliki banyak tantangan. Karenannya, sesama Sekda harus saling menjalin koordinasi dan saling menjaga kekompakan. 

"Sekda adalah pembina ASN yang juga memiliki tanggung jawab untuk membantu Kepala Daerah mewujudkan pemerintahan yang optimal dan berorientasi pada pelayanan publik," katanya. 

Selain hal di atas, dalam rapat ini juga turut dibahas mengenai penguatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pencapaian Fiskal Daerah, serta penyelesaian tenaga Non-ASN.

Sementara, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan, Rapat Komisariat Wilayah Forsesdasi Provinsi Bali ini merupakan hal yang penting dilaksanakan sebagai forum diskusi, penguatan, serta perumusan kebijakan strategis terkait permasalahan yang di daerah masing-masing.

"Forum ini juga merupakan wadah untuk berkomunikasi, dan bertukar pemikiran, yang berkaitan dengan perumusan kebijakan strategis," katanya. 
 
Rapat Komisariat Wilayah FORSESDASI Provinsi Bali Tahun 2026 ini juga memiliki agenda utama yaitu pemilihan Ketua KOMWIL FORSESDASI untuk periode tahun 2026 – 2028, Pergantian dan Pengukuhan Kepengurusan Komwil FORSESDASI Provinsi Bali periode 2024- 2026.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian cinderamata dan ucapan oleh anggota Forsesdasi Provinsi Bali kepada Purna Tugas Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana yang telah memasuki masa pensiun (Arya)

Walikota Jaya Negara Beri Dukungan dan Apresiasi Sashi Kirana Wakili Indonesia di Forum Internasional AYIMUN


Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh kepada Ida Ayu Gde Kiara Sashikirana Rai atau Sashi Kirana, Puteri Anak Indonesia Pariwisata 2025, yang akan mewakili Kota Denpasar dan Indonesia dalam ajang Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) Kuala Lumpur 2026.

Dukungan tersebut disampaikan saat audiensi Sashi Kirana bersama Walikota Jaya Negara pada Rabu (15/1) di Kantor Walikota Denpasar. Audiensi ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam mendorong generasi muda berprestasi untuk tampil dan bersaing di tingkat internasional.

Keberangkatan Sashi Kirana ke Kuala Lumpur, Malaysia, dijadwalkan pada 16–19 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Sashi Kirana didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar Drs. Anak Agung Gede Wiratama serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti, sebagai wujud dukungan lintas perangkat daerah terhadap talenta muda Denpasar.

Dalam pertemuan itu, Sashi Kirana menyampaikan kesiapan dan komitmennya untuk membawa nama baik Denpasar, Bali, dan Indonesia dalam forum internasional yang mempertemukan generasi muda dari berbagai negara. Ia berharap dapat berperan aktif sebagai delegasi yang menjunjung nilai diplomasi, toleransi, dan kerja sama global.

Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas capaian Sashi Kirana dan memberikan motivasi agar mampu tampil percaya diri serta menjadi duta muda yang mencerminkan kecerdasan, karakter, dan kekayaan budaya Indonesia di mata dunia.

Menurut Jaya Negara, partisipasi generasi muda dalam forum internasional seperti AYIMUN merupakan investasi penting dalam membangun kepemimpinan masa depan. AYIMUN sendiri merupakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berskala internasional yang mempertemukan pelajar dan mahasiswa dari puluhan negara. Melalui forum ini, peserta berperan sebagai diplomat yang membahas berbagai isu global, mulai dari pendidikan, lingkungan, kesehatan, perdamaian hingga pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk melatih kepemimpinan, diplomasi, berpikir kritis, kemampuan berbicara di depan publik, serta kerja sama internasional sejak usia muda.

“Partisipasi Sashi Kirana di AYIMUN diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak dan remaja di Denpasar untuk berani bermimpi dan berprestasi secara global. Ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan wawasan internasional, rasa percaya diri, serta menumbuhkan karakter kepemimpinan dan diplomasi sejak dini,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut disampaikan, keikutsertaan Sashi Kirana membawa dampak strategis, tidak hanya bagi pribadi yang bersangkutan, tetapi juga bagi daerah dan bangsa. Mulai dari mengharumkan nama Kota Denpasar sebagai kota yang melahirkan generasi muda berprestasi internasional, memperkuat citra Bali dan Indonesia sebagai pusat budaya dan pendidikan, hingga mendukung promosi pariwisata melalui diplomasi anak.

Untuk diketahui, selain berperan sebagai delegasi, Sashi Kirana juga berhasil lolos kurasi untuk menampilkan Tari Janger Kontemporer Solo yang dikolaborasikan dengan tarian Line Dance pada acara pembukaan AYIMUN Kuala Lumpur 2026. Penampilan ini menjadi simbol perpaduan budaya tradisional Bali dengan sentuhan modern, sekaligus merepresentasikan kreativitas generasi muda Indonesia di panggung dunia. (ays).

Rabu, 14 Januari 2026

Tegakan Perda, Satpol PP Denpasar Tertibkan Baliho, Spanduk, Banner Tidak Sesuai di Fasilitas Umum

Laporan Reporter : Ayu 

DENPASAR, BALI KINI - Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (KUKM) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melaksanakan kegiatan penertiban baliho, spanduk, banner, umbul-umbul, dan pamflet yang terpasang tidak sesuai ketentuan di fasilitas umum Selasa (13/1).

Kepala Bidang KUKM (Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat) Satpol PP Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Yudie Asmara mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan  Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum
 sekaligus menjaga estetika, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan perkotaan.

Penertiban dilaksanakan secara terpadu dengan menyasar sejumlah ruas jalan utama di wilayah Kota Denpasar, yakni Jalan Hayam Wuruk, Jalan Veteran, Jalan Patimura, Jalan Suli, Jalan Sari Gading, Jalan Nangka Selatan, serta Jalan Arjuna. Lokasi-lokasi tersebut dipilih karena dinilai memiliki tingkat kepadatan aktivitas masyarakat yang tinggi serta kerap ditemukan media promosi yang dipasang di fasilitas umum tanpa izin atau tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas Satpol PP Kota Denpasar melakukan pendataan sekaligus penurunan terhadap berbagai media promosi yang melanggar. Dari hasil penertiban tersebut, berhasil diturunkan dan diamankan sejumlah media reklame, dengan rincian sebagai berikut: baliho sebanyak 2 buah, pamflet sebanyak 35 buah, banner sebanyak 25 buah, spanduk sebanyak 29 buah, serta umbul-umbul sebanyak 1 buah.


Ia menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan peraturan daerah terkait ketertiban umum dan penataan reklame. Selain itu, penertiban juga bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan keselamatan pengguna jalan serta menjaga keindahan tata kota Denpasar sebagai kota berwawasan budaya.

“Penertiban ini tidak semata-mata bersifat represif, namun juga edukatif. Kami terus mengimbau kepada masyarakat, pelaku usaha, maupun pihak penyelenggara kegiatan agar mematuhi aturan yang berlaku dalam pemasangan media promosi, terutama di fasilitas umum,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, media promosi yang telah ditertibkan selanjutnya diamankan di kantor Satpol PP Kota Denpasar sebagai barang bukti. Pemilik media reklame yang merasa keberatan atau ingin melakukan klarifikasi dipersilakan untuk datang langsung ke kantor Satpol PP dengan membawa bukti kepemilikan serta kelengkapan perizinan yang sah.

Satpol PP Kota Denpasar berharap melalui kegiatan penertiban ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ketertiban dan keindahan kota semakin meningkat. Dengan dukungan dan partisipasi semua pihak, diharapkan Kota Denpasar dapat terus terjaga sebagai kota yang tertib, aman, nyaman, dan berdaya saing, tanpa mengabaikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. 

Jumat, 09 Januari 2026

Pj Sekda Denpasar Eddy Mulya Hadiri Pelantikan Pengurus APTISI Provinsi Bali 2025-2030

Laporan Reporter: Esa /Gita 

Denpasar, Bali Kini -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri Pelantikan Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Bali Masa Bakti 2025-2030 di Gedung Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Jumat (9/1) pagi.

Hadir secara langsung Ketua Umum APTISI Pusat, M. Budi Djatmiko, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII (Bali dan NTB) serta perwakilan instansi pendidikan tinggi lainnya. 

Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya pada momentum itu turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Kepengurusan APTISI Provinsi Bali Masa Bakti 2025-2030.

"Terpilihnya kepengurusan baru APTISI Bali kami harapkan dapat menjadi momentum terjalinnya kolaborasi yang semakin strategis antara Pemerintah Kota Denpasar dan instansi pendidikan tinggi baik negeri maupun swasta dalam membingkai pembangunan Kota Denpasar, berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong - royong mencapai tujuan," ujar Eddy Mulya. 

Ketua APTISI Provinsi Bali Masa Bakti 2025-2030 yakni Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, SH., M.Hum dalam sambutannya mengatakan Pelantikan kepengurusan APTISI Masa Bakti 2025-2030 bukan sekedar seremonial semata melainkan awal tanggung jawab kolektif guna meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS). 

"Menghadapi tantangan yang semakin kompleks ini termasuk digitalisasi, Perguruan Tinggi dituntut sebagai pelopor inovasi dalam bidang pendidikan," ucapnya.

Made Suarta juga mengungkapkan, seluruh pihak terkait juga perlu menguatkan komitmen bersama dalam mensinergikan berbagai macam program dan kolaborasi strategis APTISI dengan berbagai pihak terkait baik perusahaan maupun pemerintah.

"Astungkara semua program dapat kami jalankan dengan baik," tutupnya.

Kamis, 11 Desember 2025

Pemkot Denpasar Komitmen Dukung Percepatan Pelaksanaan Kopdes/Kelurahan Merah Putih

Ket. Foto : Pj. Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pada kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif yang diselenggarakan Kodam IX/Udayana, Kamis (11/12) di Aula Supardi Makodam IX/Udayana.

Laporan Reporter : Pur
Denpasar, Bali Kini -  Pemerintah Kota Denpasar menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang menjadi program strategis pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Pj. Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pada kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif yang diselenggarakan Kodam IX/Udayana, Kamis (11/12) di Aula Supardi Makodam IX/Udayana.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini dibuka oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, serta dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, beserta jajaran pemangku kepentingan. Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya sinergi antara Bali, NTB, dan NTT untuk mempercepat realisasi Kopdes Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan.

Menurut Pangdam, optimalisasi Kopdes Merah Putih di wilayah Udayana terus ditingkatkan melalui langkah percepatan dan pendampingan. “Saya titip kepada para Dandim, jika ada kendala di lapangan segera laporkan. Program pemerintah berbasis padat karya ini harus jelas, terarah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujarnya. Pangdam juga mendorong penguatan kolaborasi dengan perbankan, seperti BRI, untuk memastikan keberlanjutan program.

Pangdam menambahkan bahwa TNI di wilayah Udayana saat ini tengah membangun Batalyon Teritorial Pembangunan sebagai dukungan terhadap penguatan ekosistem koperasi Merah Putih. “Keberhasilan program ini hanya bisa diwujudkan melalui kerja nyata. Forum komunikasi seperti hari ini harus dimaksimalkan,” tegasnya.

Sementara itu, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, yang hadir mewakili Walikota Denpasar, menegaskan kesiapan Pemkot Denpasar untuk bersinergi dalam memperkuat implementasi Kopdes/Kel Merah Putih.

“Program pemerintah pusat ini tentu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Denpasar. Kami terus membangun koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan agar pelaksanaannya berjalan baik,” ujarnya.

Eddy Mulya menilai forum Komsos Kreatif menjadi wadah strategis yang mampu menyatukan langkah pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. “Pertemuan ini sangat baik dan kami mendukung penuh sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong percepatan koperasi Merah Putih,” tambahnya.

Kegiatan turut diisi sesi diskusi dan pemaparan materi dalam Rapat Koordinasi Percepatan Program Pemerintah Terkait Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kepada Jajaran Kodam IX/Udayana, yang disampaikan Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri, Dr. La Ode Ahmad P. Bolombo. Sesi ini memperkuat pemahaman teknis dan langkah strategis yang perlu dilakukan untuk memastikan percepatan pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih di wilayah Udayana. 

Dari Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah Kota Denpasar Tahun 2025

Pj. Sekda Eddy Mulya Dorong OPD Lahirkan Inovasi Berkemanfaatan Untuk Permudah Pelayanan Masyarakat. 
Laporan Reporter : Esa Wah 

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar kembali Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2025.

Ajang Tahunan bagi perangkat daerah dengan inovasi terbaik ini dihadiri langsung oleh Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pada di Graha Sewakadarma, Kamis (11/12).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BRIDA Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira, Pimpinan OPD dan Perusahan Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta Perbekel/Lurah dan undangan lainya. 

PJ. Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya di sela-sela acara mengatakan, inovasi adalah kunci untuk terus maju menghadapi dinamika zaman. Kompetisi ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemkot Denpasar dalam mendorong terlahirnya inovasi baru di lintas sektor, baik bidang pemerintahan, pelayanan publik, maupun kehidupan bermasyarakat dalam hal ini satuan pendidikan negeri maupun swasta. 

"Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi melalui Ide, kerja keras, dan dedikasi menunjukkan bahwa Kota Denpasar memiliki potensi luar biasa untuk menjadi kota yang semakin kreatif dan inovatif. Bukan sekedar bersaing, tetapi yang lebih penting adalah kontribusi nyata disetiap inovasi yang memberi kemudahan pelayanan serta berkemanfaatan bagi masyarakat," ujarnya.

Lebuh jauh, Eddy Mulya juga mengajak untuk bersama-sama menciptakan ekosistem inovasi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia melanjutkan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendukung ide-ide kreatif untuk diwujudkan.

Sementara Kepala BRIDA Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira menjelaskan Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah Kota Denpasar (KIPRAH) merupakan kompetisi inovasi untuk memotivasi instansi di Kota Denpasar untuk terus berinovasi. 

Hal ini diperkuat dengan berhasilnya Kota Denpasar berhasil meraih Penghargaan Kota Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025, pada awal Desember lalu. 

Dikatakannya, Terdapat total 73 inovasi terdaftar yang menjadi peserta pada KIPRAH tahun 2025, dimana 5 inovasi terbaik di masing masing kategori , kategori video inovatif dan 3 Penghargaan Terinovatif bagi Desa, Kelurahan dan Satuan Kerja. Penilaian KIPRAH Tahun 2025 telah dilaksanakan oleh dewan juri sejak 17 September lalu.

"Masih sama seperti di tahun sebelumnya, KIPRAH tahun 2025 memberikan penghargaan di empat kategori yakni Kategori Inovasi Tenaga Pendidik, Kategori Inovasi Pelayanan Publik, Kategori Inovasi Pelayanan Publik, Inovasi Tata Kelola Pemerintahan dan kategori inovasi lainnya yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dan Penghargaan Video Inovatif," katanya.

Pasek Mandira kemudian memaparkan, 
dalam Ketegori Inovasi Tenaga Pendidik, Juara I diraih SMP Negeri 6 Denpasar dengan Inovasi Gemilang VR-EEG, juara II diraih SMP Negeri 2 Denpasar dengan Inovasi GURUBARU.ID, dan juara III diraih SMP Negeri 3 Denpasar dengan Inovasi Classroom Metaverse : Pembelajaran IPS Berbasis Simulasi Video Interaktif. Sedangkan posisi Harapan I diraih SDN 11 Padangsambian dengan Inovasi Pendapat Dapur Sekolah berbasis SIDIGLAS. 

Adapun untuk Kategori Inovasi Pelayanan Publik, dimana Juara I diraih UPTD Puskesmas III Denpasar Utara dengan Inovasi RIKJA (Ruang Informasi Kesehatan Jiwa ), Juara II diraih Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar dengan Inovasi GERTAK SISUPIT (Gerakan Serentak Edukasi Kesiapsiagaan Untuk Kebakaran Dini Terintegrasi), Juara III diraih Dinas P3AP2KB dengan Inovasi Denpasar MENYAMABAGIA, dan Harapan I diraih Dishub Kota Denpasar dengan Inovasi SIBUSET dan Harapan II diraih Disdukcapil Denpasar dengan Inovasi SEWAKA SANTI (Pelayanan Santunan Kematian). 

Untuk ketegori Tata Kelola Pemerintahan, Juara I diraih Bagian Hukum Setda Kota Denpasar dengan Inovasi KSATRIA SADHU, Juara II diraih Kecamatan Denut dengan inovasi Sistem Pengawasan Perencanaan dan Penyerapan Realisasi Anggaran di Kecamatan Denut, Juara III diraih UPTD Puskesmas II Denpasar dengan inovasi SINTAL SAPI EMAS, dan Harapan I diraih DISKOP UMKM Kota Denpasar dengan inovasi SIWA KERTIH, dan Harapan II diraih Desa Sumerta Kaja dengan inovasi SUKAAYANA. 

Lalu kategori inovasi bentuk lainya yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, Juara I diraih Dinas Pertanian Kota Denpasar dengan Inovasi Call Me Opa Panggil saya Operator Alsintan), Juara II diraih Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dengan inovasi Kasangan Festival, Juara III diraih Badan Pendapatan Kota Denpasar dengan Inovasi GEN DENTAL JUMAT GELATIK, serta Harapan I juga diraih Badan Pendapatan Kota Denpasar dengan Inovasi PAON GATSU (Pajak Online) dan Harapan II diraih Kelurahan Renon dengan Inovasi RENON MESEBUN (Seni Budaya).

Selain beberapa penghargaan di atas, terdapat pula penghargaan bagi Desa Terinovatif diraih Desa Sanur Kaja, Kelurahan Terinovatif diraih Kelurahan Peguyangan serta Satuan Kerja Terinovatif diraih Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar. 

Rabu, 10 Desember 2025

Walikota Jaya Negara Serahkan Bantuan 18 Rumah Layak Huni Kepada Warga

Ket. Foto : 
Walikota Denpasar saat menyerahkan bantuan bedah rumah atau bantuan untuk merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis kepada 18 warga kurang mampu, yang dilaksanakan di salah satu rumah warga penerima di Jalan Noja, Kesiman Petilan, Jumat (5/12).


Selain Jadi Hunian, Harapkan RLH Juga Dapat Tunjang Ekonomi Keluarga 

Laporan Reporter : Win 
Denpasar,  Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, kembali menyerahkan bantuan bedah rumah atau bantuan untuk merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis kepada 18 warga kurang mampu, yang dilaksanakan di salah satu rumah warga penerima di Jalan Noja, Kesiman Petilan, Jumat (5/12).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan langkah nyata Pemkot Denpasar dalam mendukung optimalisasi penanganan kemiskinan ekstrim secara berkelanjutan.

Adapun bantuan perbaikan rumah layak huni senilai Rp90 juta ini juga dilengkapi dengan penyerahan perlengkapan rumah tangga seperti tempat tidur (kasur), lemari, kompor gas siap pakai, dan LPG 3kg yang merupakan bantuan CSR dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar.

Hadir pula dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja dan lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara mengatakan, hingga awal bulan Desember 2025, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) telah menyerahkan 40 unit rumah layak huni.

"Hari ini kita menyerahkan bantuan untuk merehabilitasi RTLH secara simbolis sebanyak 18 unit senilai Rp 90 juta, lengkap dengan perlengkapan  rumah tangga yang merupakan CSR Perumda Tirta Sewaka Dharma. Ini adalah program rutin Pemerintah Kota Denpasar yang sampai awal Desember 2025 ini sudah kita serahkan 40 unit," jelas Walikota Jaya Negara.

Lebih jauh, Jaya Negara juga mengatakan, setiap rumah layak huni ini sengaja dibangun dengan 2 kamar, dengan harapan, jika 1 kamar lainnya tidak digunakan oleh pemilik, maka bisa dikontrakan atau disewakan sehingga bisa menambah dan menunjang perekonomian keluarga.

"Jadi selain sebagai tempat hunian, rumah ini diharapkan juga bisa menjadi salah satu penunjang ekonomi dengan cara disewakan 1 kamar misalnya tidak digunakan oleh pemilik," lanjut Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja, menyampaikan bahwa 18  unit bantuan rumah layak huni ini tersebar di 4 kecamatan di Kota Denpasar.

Pada tahun 2025, Pemkot Denpasar memprogramkan 40 unit bedah rumah dengan anggaran Rp90 juta per unit termasuk pajak, atau Rp. 100 juta per unit dengan Detail Engineering Design (DED) dan pengawasan.

Selain memperbaiki struktur bangunan, bantuan juga menyesuaikan kondisi rumah warga, mulai dari penataan dapur, kamar mandi, hingga kamar tidur. Dukungan perlengkapan rumah tangga turut diberikan, di antaranya kompor beserta perlengkapannya, kasur, lemari, dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

“Ini adalah program berkelanjutan dari Pemkot Denpasar. Tahun 2026 ini akan ditingkatkan menjadi 50 unit. Semoga dengan bantuan ini masyarakat Kota Denpasar yang sangat membutuhkan bisa terbantu dengan menikmati rumah sehat layak huni yang baik," pungkasnya. (HumasDps/Win).

Senin, 01 Desember 2025

Walikota Jaya Negara Mendem Dasar Serangkaian Karya di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan.

 
foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri sekaligus mendem pedagingan pada Upacara

Melaspas Rsi Gana dan Caru Panca Rupa Panca Kelud serangkaian Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan bertepatan dengan Sukra Wage Wuku Kuningan, Sabtu (28/11).


Laporan Reporter : Agus 
Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri sekaligus mendem pedagingan pada Upacara Melaspas Rsi Gana dan Caru Panca Rupa Panca Kelud serangkaian Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan bertepatan dengan Sukra Wage Wuku Kuningan, Sabtu (28/11). Upacara tersebut dilaksanakan guna melengkapi rangkaian aci serta sebagai wujud sradha dan bhakti krama Desa Adat Peninjoan. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, I Wayan Subawa, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Made Suweta, Kabag Kesra Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, serta undangan lainya. 

Diiringi dengan suara gambelan dan kidung, angkaian upacara diawali dengan pecaruan, dilanjutkan dengan melaspas dan mendem pedagingan. Tampak pengilen Topeng Wali dan Wayang Lemah melengkapi rangkaian upacara. Seluruh rangkaian diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipuput tiga sulinggih, yakni Ida Pandita Dukuh Acharya Daksa, Ida Pandita Dukuh Clagi Dhaksa Dharma Kerti, dan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Ganda Kusuma. 

Bendesa Adat Penijoan, I Wayan Suastika didampingi Ketua Panitia Karya, AA Made Sukarata menjelaskan bahwa rangkaian Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan telah dimulai sejak Minggu (16/11) lalu yang diawali dengan nuasen dan matur piuning karya. Dilanjutkan pada Selasa, (25/11) dilaksanakan upacara negtegang dan nyanggling. Pada Kamis (27/11) turut dilaksanakan upacara mapepada dan memben, sementara hari ini, Jumat (28/11) dilaksanakan upacara melaspas rsi gana dan caru panca rupa panca kelud. 

Selanjutnya, pada Sabtu (29/11) bertepatan dengan Rahina Kuningan akan dilaksanakan upacara melasti ke segara, mendak siwi dan memasar. Sedangkan puncak karya akan dilaksanakan pada Minggu (30/11) mendatang. Setelah puncak karya, Ida Bhatara akan nyejer dan dilaksanakan penyineban pada Rabu (3/12) mendatang. Untuk upacara nyegara gunung akan dilaksanakan pada Kamis (4/12). 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, semoga seluruh rangkaian karya dapat berjalan dengan lancar, serta dapat memberikan kerahayuan kepada seluruh krama dalam menjaga keseimbangan Tri Hita Karana," ujarnya. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas kerja keras dan gotong royong seluruh lapisan masyarakat Desa Adat Peninjoan dalam mendukung pelaksanaan aci di parahyangan suci. Hal ini tentu sejalan dengan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju berlandaskan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna menyama braya bahwa kita semua bersaudara.
Lebih lanjut dijelaskan, Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan ini merupakan tahapan yang harus dilaksanakan. Sehingga bangunan suci dapat digunakan untuk kegiatan upacara dan pemujaan. Upacara ini juga merupakan wujud sradha bhakti krama pengempon kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Sehingga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana. 

"Dengan pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan ini mari kita tingkatkan  sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara. 

Senin, 24 November 2025

Sekda Alit Wiradana Terima Kunker Jajaran Pemkot Surakarta


Laporan Reporter : Arm


Denpasar, Bali Kini - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menerima Kunjungan Kerja (Kunker) jajaran Pemerintah Kota Surakarta, di Gedung Sewaka Dharma Kota Denpasar, Senin (24/11).


Rombongan Kunker ini dipimpin langsung oleh Asisten Penerintahan dan Kesejahteraan Sekda Kota Surakarta, Purwanti didampingi Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo beserta jajaran lainnya. Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pula pertukaran cinderamata sebagai bentuk ikatan tali silaturahmi.


Pada kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Kota Surakarta, Purwanti menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya ke Kota Denpasar adalah untuk melaksanakan studi komparasi serta saling bertukar informasi berkaitan dengan bagaimana cara Kota Denpasar untuk menangani beberapa hal, antara lain penataan kota, serta inovasi pelayanan publik di tingkat kecamatan dan kelurahan.


"Kami bermaksud untuk melakukan studi komparasi dan juga mempelajari bagaimana langkah yang ditempuh Pemkot Denpasar dalam upaya penataan kota serta pengembangan inovasi pelayanan publik di tingkat kelurahan dan kecamatan," ujar Purwanti.


Sementara itu, Sekda Kota Denpasar, Alit Wiradana mengatakan, Pemkot Denpasar saat ini memiliki beberapa langkah dan upaya dalam hal penanganan tata kota serta pengembangan inovasi pelayanan publik yang ada di kecamatan dan kelurahan di Kota Denpasar.


"Untuk inovasi pelayanan publik kecamatan atau kelurahan di Kota Denpasar dengan cara digitalisasi yakni dengan membangun atau menerbitkan aplikasi pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanaan melalui online. Dan untuk penataan kota kami telah melakukan kabel ducting atau penanaman kabel provider secara bertahap di kawasan Kota Denpasar," jelas Alit Wiradana

Minggu, 23 November 2025

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Sampaikan Apresiasi, Harapkan Budaya Literasi Bertumbuh Kuat di Kota Denpasar

Ket. Foto :Dari Creative Event "Denpasar Bercerita

Laporan Reporter : esa-arim

Denpasar, Bali Kini - Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri sekaligus memberikan apresiasi kepada tiga besar pemenang Event Kreatif "Denpasar Bercerita" di Graha Yowana Suci, Denpasar pada Sabtu (22/11) petang. 


Dalam kesempatan tersebut turut mendampingi Plt. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, A.A. Ngurah Mahendra Putra, perwakilan OPD, komunitas serta pelaku ekonomi kreatif, sastra dan komunitas literasi. 

Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa yang didampingi Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pelaksanaan Creative Event “Denpasar Bercerita”.

"Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan semangat literasi di kalangan generasi muda, terutama dari komunitas kreatif. Hal ini mendorong budaya literasi yang akan bertumbuh kuat di Kota Denpasar," ucap Ayu Kristi.

Sementara Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kota Denpasar, A.A. Ngurah Mahendra Putra menjelaskan Creative Event “Denpasar Bercerita” adalah langkah penting dalam upaya memperkuat ekosistem literasi dan memperluas ruang ekspresi kreatif dalam menuturkan kisah, pengalaman, serta memori kolektif tentang Kota Denpasar melalui medium sastra, khususnya cerita pendek. 

"Program ini dibentuk Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata pada Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, berkolaborasi dengan Badan Kreatif (BKRAF) Denpasar, Penerbit Partikular serta komunitas visual artist dari Darklab. 
Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi titik temu bagi para penulis, pembaca, pemerhati budaya, dan masyarakat luas. Semoga dari sini lahir karya-karya yang tidak hanya indah, tetapi juga merekam spirit Denpasar sebagai kota inklusif, kreatif, dan berdaya saing" ujar Mahendra Putra. 

Ditambahkannya, Creative Event ini diikuti sekitar 200 lebih peserta yang mendaftarkan sudut pandang melalui kisah, pengalaman, serta memori kolektif tentang Kota Denpasar melalui medium sastra, khususnya cerita pendek.

"Pendaftaran karya via online ini dimulai sejak 19 September hingga ditutup pada 31 Oktober 2025. Setelah itu, dipilih 10 besar pemenang, untuk selanjutnya karya-karya ini dimasukkan menjadi satu buku kumpulan cerita pendek berjudul "Denpasar Denpasar". Malam ini, kami juga telah menetapkan 3 besar pemenang," jelasnya.

Lebih jauh, pihaknya juga mengapresiasi semangat para peserta untuk berbagi cerita. Ia juga berharap semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi tumbuhnya lebih banyak penulis dan karya sastra dari Kota Denpasar.

"Semoga ini menjadi langkah awal untuk semakin bertumbuhnya penulis dan karya sastra di Kota Denpasar," ungkapnya .

Ny. Kristi Arya Wibawa: Perkuat Kebersamaan, Sinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Ket foto :
Beragam Lomba Meriahkan Peringatan HKN di Kota Denpasar,
.
Laporan Reporter : Ayu 

DENPASAR, BALI KINI - Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa bersama Ketua Bidang IV TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, meninjau pelaksanaan lomba dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar Dinas Kesehatan Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, Minggu (23/11). Berbagai lomba turut digelar, yakni Lomba Senam Antar Rumah Sakit Swasta, Lomba Busana Endek ke Kantor, serta Lomba Karaoke yang diikuti tenaga kesehatan dan berbagai elemen kesehatan di Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan rutin yang melibatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang menyenangkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup sehat.

“Lomba-lomba yang dilaksanakan ini sangat positif karena mampu meningkatkan semangat hidup sehat dan memperkuat sinergi antar instansi kesehatan. Selain itu, kreativitas yang ditampilkan peserta juga menjadi nilai tambah dalam memeriahkan peringatan HKN,” ujar Ayu Kristi. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes, menjelaskan bahwa kegiatan lomba merupakan agenda rutin setiap peringatan HKN. Tahun ini, tema yang diusung adalah ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’, yang menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam membangun masyarakat yang sadar kesehatan.

“Tema ini dipilih karena kesehatan bukan hanya tentang fasilitas atau layanan kesehatan, tetapi bagaimana kita membangun budaya hidup sehat di masyarakat melalui GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, aktivitas fisik menjadi salah satu pilar penting GERMAS, sehingga Lomba Senam ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk rutin berolahraga. Selain itu, upaya edukasi juga dilakukan melalui Lomba Isi Piringku untuk mendorong masyarakat memahami pola makan dengan gizi seimbang.

Dikatakannya, Dinas Kesehatan Kota Denpasar juga sebelumnya telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti lomba bulu tangkis antar Dinas Kesehatan dan Puskesmas, lomba promosi kesehatan melalui media sosial, hingga safari kesehatan yang melibatkan rumah sakit swasta, klinik, dan puskesmas guna memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mampu meningkatkan semangat seluruh peserta dan masyarakat untuk terus membudayakan hidup sehat. Kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan secara rutin pada peringatan HKN setiap tahunnya,” ujar dr. Candrawati.

Dengan terselenggaranya rangkaian lomba ini, peringatan HKN ke-61 di Kota Denpasar diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, aktif, dan berdaya.

Sabtu, 22 November 2025

Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias


Ket. Foto : Walikota Jaya Negara saat bertukar cinderamata dengan Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias, di kantor Walikota Denpasar, Jumat (22/11).

Saling Bertukar Pikiran, Harapkan Bisa Perkuat Kerjasama Antarkota 

Laporan Reporter : Win 

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima secara resmi kunjungan Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias, di Kantor Walikota, Jumat (21/11).

Turut hadir pada kesempatan itu, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. I Made Tangkas Wirawan, Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol. Rully Indra Wijayanto, Dandim 0304 Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso, jajaran OPD Pemerintah Kota Denpasar dan juga OPD Pemerintah Kota Bukittinggi.

Pada pertemuan tersebut, 
kedua pihak banyak membahas seputar tata kelola pemerintahan, langkah pengembangan potensi pariwisata di masing-masing daerah dan lainnya. 


Dalam sambutannya, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kunjungan Walikota Bukittinggi,
H.M Ramlan Nurmatias dan juga jajaran Forkompinda Kota Bukittinggi ke Kota Denpasar. Kunjungan ini diharapkan akan memperkuat jalinan kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah kota.

"Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Mudah-mudahan dari pertemuan ini kita dapat saling bertukar pikiran dan juga ilmu serta pengalaman terutama dalam tata kelola pemerintahan," ungkap Walikota Jaya Negara.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias mengemukakan, kunjungan kerjanya ke Kota Denpasar dalam rangka melakukan studi komparasi terkait pengelolaan keuangan daerah, pengelolaan pariwisata daerah, dalam rangka mengoptimalkan potensi asli daerah. 


Lebih jauh, pihaknya juga mengatakan, Kota Denpasar sebagai salah satu kota yang banyak dikunjungi wisatawan asing, tentu memiliki beragam program dan kegiatan untuk pengembangan pariwisata. Inovasi dan program inilah yang menarik perhatian Pemkot Bukittinggi untuk dapat mempelajari tentang pengembangan pariwisata ini

“Karena kami melihat pariwisata Kota Denpasar memiliki aspek yang baik, dan juga terkait dengan tata kelola pemerintahan di sini. Kami ingin mengadopsi program dan juga inovasi di Kota Denpasar agar bisa kami adaptasikan juga di Kota Bukittinggi," katanya. 

Targetkan Pengerjaan Renovasi Rampung Desember Mendatang

Ket. Foto : Wali Kota Jaya Negara Turun Langsung Untuk Monitoring Pemulihan Pura Terdampak Banjir

Laporan Reporter : esa Arya 

Denpasar, Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turun langsung guna melaksanakan monitoring perbaikan dan pemulihan sejumlah Pura di Kota Denpasar yang terdampak bencana banjir, Jumat (21/11) pagi. 

Adapun terdapat beberapa lokasi Pura yang dimonitoring, yakni Pura Taman Musen, Jalan Wr. Supratman, Denpasar Timur, berlanjut kemudian di Pura Tirta Hening Ulun Danu, Jalan Kartini, Banjar Wangaya, Denpasar Utara. Lokasi berikutnya adalah Pura Taman Beji Majapahit, Jalan Ken Arok, Peguyangan, Denpasar Utara dan yang terakhir di Pura Taman Beji Penyampuhan, Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat. 

Pada kegiatan itu, turut yakni DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara, Bendesa Adat Kesiman, Jro Mangku Ketut Wisna, Kadis Perkim Denpasar, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Kabag Prokopim Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, Kabag Adbang Sekretariat Daerah Kota DenpasarMade Rai Edi Mulyawan, para Camat serta perwakilan OPD dilingkungan Pemkot Denpasar lainnya. 

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di sela kegiatan monitoring menjelaskan terkait pemulihan Pura yang terdampak bencana banjir ini semua dikerjakan oleh Pemerintah Kota Denpasar dengan memanfaatkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). 

"Terdapat total delapan Pura terdampak bencana banjir yang dibenahi dengan nilai total Rp5,4 Milyar dan ditargetkan rampung pada bulan Desember mendatang. Adapun progress yang tengah berjalan sudah 50 persen. Masih ada waktu lagi sekitar satu setengah bulan kedepan," jelas Jaya Negara. 

Ditambahkan Jaya Negara, melalui pembenahan dan pemulihan Pura terdampak banjir oleh Pemkot Denpasar ini, mayoritas Pura yang dikelola oleh Desa Adat, Pengempon dan Banjar. Jadi Pengempon Pura tersebut tidak perlu keluar dana lagi untuk pemulihan terdampak bencana.

"Di lain sisi, verifikasi terus berjalan, menyangkut objek-objek vital terdampak bencana banjir dan akan segera ditangani," ujar Jaya Negara. 

Sementara Kadis Perkim Denpasar, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja menjelaskan pada empat Pura dari total delapan Pura yang dimonitoring hari ini, dilaporkan seperti di Pura Taman Musen, Dentim dilakukan pengerjaan struktur retaining wall atau dinding penahan tanah, perbaikan Pelinggih Padma Sari dan perbaikan sejumlah bangunan lainnya di area Pura bersangkutan. Adapun pihak yang ditunjuk menangani yakni PT. Berawan Tangi. 

Sementara di Pura Tirta Hening Ulun Danu, Denut dilakukan pemulihan Bale Pemiosan, Tajuk Dalam Pura, Tajuk Gulakan, Tembok Penyengker Pura, Kori Agung Pura, Kolam Ulun Danu, Tugu Ratu Niang, Penataan Paving dan pemulihan bagian Pura lainnya, dengan pihak yang ditunjuk menangani yakni CV Karya Putra Yudha. 

Kemudian, di Pura Taman Beji Dalem Majapahit, Denut dilakukan pemulihan bagian senderan, tembok Penyengker bagian Jaba dan Jeroan Pura, Bale Gong, sejumlah Pelinggih, Bale Pesandekan dan Bale Piasan, dengan pihak yang ditunjuk menangani adalah yakni CV Adhi Guna Karya.

Sementara, untuk Pura Taman Beji Penyampuhan, Dauh Puri Kangin dilakukan pemulihan bagian Tembok Penyengker Pura disisi selatan, Bale Banten, pondasi Penyengker Pura disisi barat serta penataan halaman Pura, dan pihak yang ditunjuk menangani yakni CV. Santhi Graha.

Cipta Sudewa mengatakan tahap pemulihan Pura terdampak bencana banjir di Kota Denpasar ini diharapkan dapat rampung sesuai target yang dicanangkan dan dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Pengempon Pura bersangkutan.

"Kita harapkan semua pengerjaan dapat berjalan sesuai waktu yang ditargetkan," katanya.

Kamis, 20 November 2025

Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, RSUD Wangaya Gelar Kunjungan dan Pembagian Tali Asih Untuk Ringankan Beban Warga

Ket. foto: 
Suasana saat berlangsungnya kegiatan kunjungan dan kegiatan Tali Asih RSUD Wangaya di Desa Dauh Puri Kaja, Senin (17/11)

Laporan Reporter : Win 

Denpasar, Bali Kini - Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kota Denpasar melalui RSUD Wangaya, melaksanakan kunjungan sekaligus pembagian bantuan tali kasih sebagai bentuk kepedulian yang ditujukan kepada masyarakat yang termasuk dalam Kelompok Rentan, di wilayah Desa Dauh Puri Kaja, Senin (17/11).

Direktur Utama RSUD Wangaya, dr. Anak Agung Made Widiasa, Sp. A, MARS, M.Kes dalam kesempatan itu menyampaikan, adapun sasaran masyarakat dalam kelompok rentan tersebut adalah lansia kurang mampu, Kepala Keluarga (KK) kurang mampu, dan juga penyandang disabilitas di wilayah tersebut. 


"Pada momen menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menambah sukacita dalam menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan," ungkapnya.


Lebih jauh, dr. AA Made Widiasa mengemukakan, kunjungan ini juga menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, khususnya bagi mereka yang paling membutuhkan. 


"Hal ini tentunya diselaraskan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, yakni "Kita Semua Bersaudara”, yang selalu menjadi pesan utama Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota Denpasar dalam upaya memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, dr. AA Made Widiasa juga mengemukakan, bahwa RSUD Wangaya telah menyiapkan rencana pembangunan Gedung Poliklinik baru pada awal tahun 2026. Pembangunan ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat Kota Denpasar pada khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya.

“Pembangunan Gedung Poliklinik ini merupakan komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, nyaman, dan sesuai standar terbaik,” ujarnya. 

Sementara itu, Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, Gusti Ketut Sucipta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada RSUD Wangaya Kota Denpasar yang dinilainya telah menunjukkan peningkatan pelayanan yang sangat signifikan. Menurutnya,  masyarakat kini merasakan perubahan positif dari segi pelayanan, kenyamanan, hingga kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.


“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan peningkatan pelayanan RSUD Wangaya. Masyarakat kami merasakan perubahan yang sangat baik, dan kami berharap hal ini terus ditingkatkan,” ujar Gusti Ketut Sucipta.

Kegiatan tali kasih ini juga lanjut Gusti Ketut Sucipta, diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan gotong royong demi Denpasar yang semakin berdaya dan berbudaya. 

Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Laporan Reporter : Agus 

Denpasar, Bali Kini - Menjelang akhir tahun 2025, seluruh Umat Hindu akan merayakan kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (keburukan). Jatuh setiap Budha Kliwon Wuku Dungulan, Hari Suci Galungan akan diperingati pada Rabu (19/11) mendatang. Sementara itu, Hari Suci Kuningan akan jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan pada Sabtu (29/11) atau sepuluh hari setelah Hari Suci Galungan. 

Serangkaian menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kota Denpasar juga menggelar beberapa kegiatan. Diantaranya pasar murah, bazar pangan dan pemantauan harga bahan pokok. Tampak pula umat Hindu di Kota Denpasar melaksanakan beragam persiapan. Utamanya berkaitan dengan sarana dan prasarana upakara yang berkaitan dengan Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa disela-sela kegiatan kemasyarakatan dan kepemerintahan, Selasa (17/11) mengatakan bahwa momentum Hari Suci Galungan dan Kuningan ini hendaknya dimanfaatkan masyarakat khususnya umat Hindu untuk senantiasa selalu meningkatkan srada bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Lebih lanjut dikatakan, kemenangan dharma melawan adharma pada masa kini haruslah diterjemahkan sebagai upaya dan tekad untuk terus berkarya meningkatkan kualitas kehidupan yang seimbang antara material dan spiritual. Sehingga sebagai umat beragama mampu mencapai kebahagiaan dengan selalu berpijak kepada ajaran Agama Hindu, yakni dharma, artha, kama, dan moksa.

"Semoga di hari suci Galungan dan Kuningan ini, Dharma senantiasa menuntun umat manusia terbebas dari kegelapan dan senantiasa mampu melewati tantangan hidupnya," ujarnya. 

Jaya Negara juga mengajak masyarakat untuk selalu mulat sarira, mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi. Mulat sarira menjadi pesan dalam catatan perjalanan untuk mengevaluasi langkah dalam mengamalkan ajaran dharma. Hal ini utamanya dharmaning agama dan dharmaning negara. Sehingga kehidupan mampu memberikan manfaat dimasa depan yang lebih baik, sejahtera, makmur dan damai.

Pihaknya juga mengajak masyarakat Kota Denpasar dalam perayaan hari suci Galungan dan Kuningan selalu berpikir, berkata dan berbuat yang baik sebagai cerminan dharma. Selain itu, perayaan upakara juga diharapkan sederhana dengan mengedepankan makna dalam pelaksanaanya.

“Jadikanlah spirit Hari Suci Galungan dan Kuningan ini menjadi ajang mulat sarira dalam menyikapi tantangan saat ini, dan jadi momentum untuk meningkatkam sradha dan bhakti, serta dapat menjadi momentum kebangkitan dan kemenangan, serta bersatu dalam perbedaan,” kata Jaya Negara

Hal senada juga disampaikan Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa. Dimana, momentum perayaan Hari Suci Galungan dan Kuningan ini hendaknya dijadikan satu titik tolak untuk menjadikan masa depan yang lebih baik, lebih berkualitas dan mampu mewujudkan kesejahteraan. Pelaksanaan upakara juga diharapkan dapat dikemas sederhana dengan tetap berpedoman pada makna, nilai dan filsafat agama Hindu.

Dalam kesempatan tesebut Walikota Jaya Negara dan Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan ucapan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh Umat se-Dharma dimanapun berada, terkhusus untuk masyarakat Kota Denpasar. 

"Kepada seluruh umat se-dharma, atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Denpasar, selamat hari suci Galungan dan Kuningan, dumogi kenak rahayu sareng sami, serta semoga di hari suci Galungan dan Kuningan, Dharma senantiasa menuntun umat manusia terbebas dari kegelapan menuju keutamaan hidup, serta mari bersinergi bersama mendukung pembangunan dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam untuk mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Makmur, Aman, Jujur dan Unggul (MAJU)," ujar Jaya Negara dan Arya Wibawa. 

Walikota Jaya Negara Hadiri Abulan Pitung Dina Karya Padudusan di Pemerajan Agung Sakti, Padangsambian

Ket. Foto : kehadiran Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam rangkaian Abulan Pitung Dina Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Utama, 

Laporan Reporter : Pur 
Denpasar, Bali Kini - Suasana penuh sradha bhakti mewarnai rangkaian Abulan Pitung Dina Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Utama, Melaspas, dan Mupuk Pedaging di Pemerajan Agung Sakti, Desa Adat Padangsambian, Senin (17/11). 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, hadir secara langsung menyaksikan jalannya upacara. Dalam kesempatan tersebut, Walikota juga menandatangani prasasti Karya Padudusan Agung sebagai simbol rampungnya rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Utama, Melaspas, dan Mupuk Pedaging di Pemerajan Agung Sakti. Kehadiran Walikota disambut hangat oleh panglingsir, pasemetonan dan prawantaka karya yang sejak pagi telah ngayah dalam berbagai prosesi.

“Tatanan adat dan upacara seperti ini adalah wujud nyata sradha bhakti sekaligus kekuatan budaya yang terus dijaga masyarakat. Pemerintah tentu memberikan dukungan penuh demi kelestarian tradisi,” ujar Walikota Jaya Negara.

Sementara Prawantaka Karya, Anak Agung Ketut Sulandra, mengucapan terima kasih kepada Walikota Denpasar dan seluruh undangan yang telah hadir turut serta menyaksikan pelaksanaan upacara kali ini. 

“Harapan kami, melalui penyelenggaraan upacara suci ini, seluruh keluarga besar trah Lanang Dawan senantiasa diberikan kerahayuan dan ikatan kekeluargaan yang semakin erat. Lebih dari itu, semoga upacara ini juga memancarkan energi positif dan keharmonisan bagi masyarakat Desa Adat Padangsambian pada umumnya,” ujarnya.

Turut hadir, Anggota DPRD Kota Denpasar 
Anak Agung Ketut Asmara Putra, Camat Denpasar Barat Wayan Yusswara, dan undangan lainnya. 

Minggu, 16 November 2025

Wali Kota Jaya Negara Ikuti Prosesi Mepurwa Daksina Pralingga Ida Bhatara di Karya Pemlasapsan Alit Pura Pengubengan Besakih.




 
Laporan Reporter : Esa-toblo

Karangasem, Bali Kini -  Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengikuti rangkaian prosesi Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih, pada Minggu, (16/11).

Pada acara Pemelaspasan yang dipuput oleh Ratu Peranda Gede Manu Singaraga Griya Sangkan Gunung tersebut Wali Kota Jaya Negara didampingi Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, Kadis Perkim, Dr.Ir.I Gede Cipta Sudewa, Kabag Kesra, Ida Bagus Alit Surya Antara, Kabag Prokopim, Cokorda Gede Parta Sudarsana serta perwakilan OPD lainnya. 

Wali Kota Denpasar Jaya Negara pada kesempatan itu, turut mengikuti berbagai prosesi, yakni Mundut serta Mepurwa Daksina Pralingga Ida Bhatara Sang Hyang Naga Taksaka yang Melinggih di Pura Pengubengan Besakih.

Ditemui di sela kegiatan berlangsung, Wali Kota Denpasar, Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih, yang sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (bergotong-royong), dan juga dapat membingkai jati diri masyarakat yang maju berbasis kebudayaan. Jaya Negara menyebut sinergi Pemerintah Kota Denpasar, masyarakat dan seluruh elemen terkait lainnya mendorong terwujudnya semangat tersebut. 

Lebih jauh Jaya Negara menjelaskan, renovasi telah dilaksanakan Pemkot Denpasar di area luar serta Madya Pura Pengubengan Besakih, yakni meliputi Pelinggih Meru Tumpang Solas dan seluruh pelinggih lainnya di Pura juga di area luar pura meliputi perantenan, pesandekan dan toilet. 

"Terselenggaranya Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih ini dengan penuh kebersamaan dan rasa tulus ikhlas masyarakat yang melaksanakannya, semoga dapat memberi kerahayuan sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam," ucap Jaya Negara. 

Sementara Pemucuk Pemangku Pura Pengubengan Besakih, Jro Mangku Nyoman Artawan mengatakan Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih ini merupakan rangkaian prosesi pasca renovasi sejumlah area di Pura Pengubengan Besakih oleh Pemkot Denpasar. Pembenahan dimulai pada 5 Mei 2025 lalu dan selesai pada tanggal 17 Oktober 2025. Selain itu, pihaknya juga menjelaskan, pada Juli 2027 mendatang, rencananya akan dilaksanakan Upacara Ngenteg Linggih Nubung Pedagingan.

"Kami selaku pihak perwakilan Pura, mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya atas bantuan ini. Semoga memberikan kebermanfaatan tidak hanya bagi umat kami disini, tapi juga umat se-Dharma di Bali dan khususnya Kota Denpasar, " harapnya.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved