-->

Kamis, 11 Desember 2025

Pemkot Denpasar Komitmen Dukung Percepatan Pelaksanaan Kopdes/Kelurahan Merah Putih

Ket. Foto : Pj. Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pada kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif yang diselenggarakan Kodam IX/Udayana, Kamis (11/12) di Aula Supardi Makodam IX/Udayana.

Laporan Reporter : Pur
Denpasar, Bali Kini -  Pemerintah Kota Denpasar menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang menjadi program strategis pemerintah pusat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Pj. Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pada kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) Kreatif yang diselenggarakan Kodam IX/Udayana, Kamis (11/12) di Aula Supardi Makodam IX/Udayana.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini dibuka oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, serta dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, beserta jajaran pemangku kepentingan. Dalam arahannya, Pangdam menekankan pentingnya sinergi antara Bali, NTB, dan NTT untuk mempercepat realisasi Kopdes Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan.

Menurut Pangdam, optimalisasi Kopdes Merah Putih di wilayah Udayana terus ditingkatkan melalui langkah percepatan dan pendampingan. “Saya titip kepada para Dandim, jika ada kendala di lapangan segera laporkan. Program pemerintah berbasis padat karya ini harus jelas, terarah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujarnya. Pangdam juga mendorong penguatan kolaborasi dengan perbankan, seperti BRI, untuk memastikan keberlanjutan program.

Pangdam menambahkan bahwa TNI di wilayah Udayana saat ini tengah membangun Batalyon Teritorial Pembangunan sebagai dukungan terhadap penguatan ekosistem koperasi Merah Putih. “Keberhasilan program ini hanya bisa diwujudkan melalui kerja nyata. Forum komunikasi seperti hari ini harus dimaksimalkan,” tegasnya.

Sementara itu, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, yang hadir mewakili Walikota Denpasar, menegaskan kesiapan Pemkot Denpasar untuk bersinergi dalam memperkuat implementasi Kopdes/Kel Merah Putih.

“Program pemerintah pusat ini tentu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Denpasar. Kami terus membangun koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan agar pelaksanaannya berjalan baik,” ujarnya.

Eddy Mulya menilai forum Komsos Kreatif menjadi wadah strategis yang mampu menyatukan langkah pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. “Pertemuan ini sangat baik dan kami mendukung penuh sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong percepatan koperasi Merah Putih,” tambahnya.

Kegiatan turut diisi sesi diskusi dan pemaparan materi dalam Rapat Koordinasi Percepatan Program Pemerintah Terkait Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kepada Jajaran Kodam IX/Udayana, yang disampaikan Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri, Dr. La Ode Ahmad P. Bolombo. Sesi ini memperkuat pemahaman teknis dan langkah strategis yang perlu dilakukan untuk memastikan percepatan pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih di wilayah Udayana. 

Dari Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah Kota Denpasar Tahun 2025

Pj. Sekda Eddy Mulya Dorong OPD Lahirkan Inovasi Berkemanfaatan Untuk Permudah Pelayanan Masyarakat. 
Laporan Reporter : Esa Wah 

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar kembali Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2025.

Ajang Tahunan bagi perangkat daerah dengan inovasi terbaik ini dihadiri langsung oleh Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pada di Graha Sewakadarma, Kamis (11/12).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BRIDA Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira, Pimpinan OPD dan Perusahan Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta Perbekel/Lurah dan undangan lainya. 

PJ. Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya di sela-sela acara mengatakan, inovasi adalah kunci untuk terus maju menghadapi dinamika zaman. Kompetisi ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemkot Denpasar dalam mendorong terlahirnya inovasi baru di lintas sektor, baik bidang pemerintahan, pelayanan publik, maupun kehidupan bermasyarakat dalam hal ini satuan pendidikan negeri maupun swasta. 

"Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi melalui Ide, kerja keras, dan dedikasi menunjukkan bahwa Kota Denpasar memiliki potensi luar biasa untuk menjadi kota yang semakin kreatif dan inovatif. Bukan sekedar bersaing, tetapi yang lebih penting adalah kontribusi nyata disetiap inovasi yang memberi kemudahan pelayanan serta berkemanfaatan bagi masyarakat," ujarnya.

Lebuh jauh, Eddy Mulya juga mengajak untuk bersama-sama menciptakan ekosistem inovasi yang inklusif dan berkelanjutan. Ia melanjutkan, Pemerintah Kota Denpasar akan terus mendukung ide-ide kreatif untuk diwujudkan.

Sementara Kepala BRIDA Kota Denpasar, I Made Pasek Mandira menjelaskan Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah Kota Denpasar (KIPRAH) merupakan kompetisi inovasi untuk memotivasi instansi di Kota Denpasar untuk terus berinovasi. 

Hal ini diperkuat dengan berhasilnya Kota Denpasar berhasil meraih Penghargaan Kota Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025, pada awal Desember lalu. 

Dikatakannya, Terdapat total 73 inovasi terdaftar yang menjadi peserta pada KIPRAH tahun 2025, dimana 5 inovasi terbaik di masing masing kategori , kategori video inovatif dan 3 Penghargaan Terinovatif bagi Desa, Kelurahan dan Satuan Kerja. Penilaian KIPRAH Tahun 2025 telah dilaksanakan oleh dewan juri sejak 17 September lalu.

"Masih sama seperti di tahun sebelumnya, KIPRAH tahun 2025 memberikan penghargaan di empat kategori yakni Kategori Inovasi Tenaga Pendidik, Kategori Inovasi Pelayanan Publik, Kategori Inovasi Pelayanan Publik, Inovasi Tata Kelola Pemerintahan dan kategori inovasi lainnya yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dan Penghargaan Video Inovatif," katanya.

Pasek Mandira kemudian memaparkan, 
dalam Ketegori Inovasi Tenaga Pendidik, Juara I diraih SMP Negeri 6 Denpasar dengan Inovasi Gemilang VR-EEG, juara II diraih SMP Negeri 2 Denpasar dengan Inovasi GURUBARU.ID, dan juara III diraih SMP Negeri 3 Denpasar dengan Inovasi Classroom Metaverse : Pembelajaran IPS Berbasis Simulasi Video Interaktif. Sedangkan posisi Harapan I diraih SDN 11 Padangsambian dengan Inovasi Pendapat Dapur Sekolah berbasis SIDIGLAS. 

Adapun untuk Kategori Inovasi Pelayanan Publik, dimana Juara I diraih UPTD Puskesmas III Denpasar Utara dengan Inovasi RIKJA (Ruang Informasi Kesehatan Jiwa ), Juara II diraih Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar dengan Inovasi GERTAK SISUPIT (Gerakan Serentak Edukasi Kesiapsiagaan Untuk Kebakaran Dini Terintegrasi), Juara III diraih Dinas P3AP2KB dengan Inovasi Denpasar MENYAMABAGIA, dan Harapan I diraih Dishub Kota Denpasar dengan Inovasi SIBUSET dan Harapan II diraih Disdukcapil Denpasar dengan Inovasi SEWAKA SANTI (Pelayanan Santunan Kematian). 

Untuk ketegori Tata Kelola Pemerintahan, Juara I diraih Bagian Hukum Setda Kota Denpasar dengan Inovasi KSATRIA SADHU, Juara II diraih Kecamatan Denut dengan inovasi Sistem Pengawasan Perencanaan dan Penyerapan Realisasi Anggaran di Kecamatan Denut, Juara III diraih UPTD Puskesmas II Denpasar dengan inovasi SINTAL SAPI EMAS, dan Harapan I diraih DISKOP UMKM Kota Denpasar dengan inovasi SIWA KERTIH, dan Harapan II diraih Desa Sumerta Kaja dengan inovasi SUKAAYANA. 

Lalu kategori inovasi bentuk lainya yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, Juara I diraih Dinas Pertanian Kota Denpasar dengan Inovasi Call Me Opa Panggil saya Operator Alsintan), Juara II diraih Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dengan inovasi Kasangan Festival, Juara III diraih Badan Pendapatan Kota Denpasar dengan Inovasi GEN DENTAL JUMAT GELATIK, serta Harapan I juga diraih Badan Pendapatan Kota Denpasar dengan Inovasi PAON GATSU (Pajak Online) dan Harapan II diraih Kelurahan Renon dengan Inovasi RENON MESEBUN (Seni Budaya).

Selain beberapa penghargaan di atas, terdapat pula penghargaan bagi Desa Terinovatif diraih Desa Sanur Kaja, Kelurahan Terinovatif diraih Kelurahan Peguyangan serta Satuan Kerja Terinovatif diraih Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar. 

Rabu, 10 Desember 2025

Walikota Jaya Negara Serahkan Bantuan 18 Rumah Layak Huni Kepada Warga

Ket. Foto : 
Walikota Denpasar saat menyerahkan bantuan bedah rumah atau bantuan untuk merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis kepada 18 warga kurang mampu, yang dilaksanakan di salah satu rumah warga penerima di Jalan Noja, Kesiman Petilan, Jumat (5/12).


Selain Jadi Hunian, Harapkan RLH Juga Dapat Tunjang Ekonomi Keluarga 

Laporan Reporter : Win 
Denpasar,  Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, kembali menyerahkan bantuan bedah rumah atau bantuan untuk merehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) secara simbolis kepada 18 warga kurang mampu, yang dilaksanakan di salah satu rumah warga penerima di Jalan Noja, Kesiman Petilan, Jumat (5/12).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan langkah nyata Pemkot Denpasar dalam mendukung optimalisasi penanganan kemiskinan ekstrim secara berkelanjutan.

Adapun bantuan perbaikan rumah layak huni senilai Rp90 juta ini juga dilengkapi dengan penyerahan perlengkapan rumah tangga seperti tempat tidur (kasur), lemari, kompor gas siap pakai, dan LPG 3kg yang merupakan bantuan CSR dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar.

Hadir pula dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, I Putu Yasa, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja dan lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara mengatakan, hingga awal bulan Desember 2025, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) telah menyerahkan 40 unit rumah layak huni.

"Hari ini kita menyerahkan bantuan untuk merehabilitasi RTLH secara simbolis sebanyak 18 unit senilai Rp 90 juta, lengkap dengan perlengkapan  rumah tangga yang merupakan CSR Perumda Tirta Sewaka Dharma. Ini adalah program rutin Pemerintah Kota Denpasar yang sampai awal Desember 2025 ini sudah kita serahkan 40 unit," jelas Walikota Jaya Negara.

Lebih jauh, Jaya Negara juga mengatakan, setiap rumah layak huni ini sengaja dibangun dengan 2 kamar, dengan harapan, jika 1 kamar lainnya tidak digunakan oleh pemilik, maka bisa dikontrakan atau disewakan sehingga bisa menambah dan menunjang perekonomian keluarga.

"Jadi selain sebagai tempat hunian, rumah ini diharapkan juga bisa menjadi salah satu penunjang ekonomi dengan cara disewakan 1 kamar misalnya tidak digunakan oleh pemilik," lanjut Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja, menyampaikan bahwa 18  unit bantuan rumah layak huni ini tersebar di 4 kecamatan di Kota Denpasar.

Pada tahun 2025, Pemkot Denpasar memprogramkan 40 unit bedah rumah dengan anggaran Rp90 juta per unit termasuk pajak, atau Rp. 100 juta per unit dengan Detail Engineering Design (DED) dan pengawasan.

Selain memperbaiki struktur bangunan, bantuan juga menyesuaikan kondisi rumah warga, mulai dari penataan dapur, kamar mandi, hingga kamar tidur. Dukungan perlengkapan rumah tangga turut diberikan, di antaranya kompor beserta perlengkapannya, kasur, lemari, dari Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

“Ini adalah program berkelanjutan dari Pemkot Denpasar. Tahun 2026 ini akan ditingkatkan menjadi 50 unit. Semoga dengan bantuan ini masyarakat Kota Denpasar yang sangat membutuhkan bisa terbantu dengan menikmati rumah sehat layak huni yang baik," pungkasnya. (HumasDps/Win).

Senin, 01 Desember 2025

Walikota Jaya Negara Mendem Dasar Serangkaian Karya di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan.

 
foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri sekaligus mendem pedagingan pada Upacara

Melaspas Rsi Gana dan Caru Panca Rupa Panca Kelud serangkaian Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan bertepatan dengan Sukra Wage Wuku Kuningan, Sabtu (28/11).


Laporan Reporter : Agus 
Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri sekaligus mendem pedagingan pada Upacara Melaspas Rsi Gana dan Caru Panca Rupa Panca Kelud serangkaian Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan bertepatan dengan Sukra Wage Wuku Kuningan, Sabtu (28/11). Upacara tersebut dilaksanakan guna melengkapi rangkaian aci serta sebagai wujud sradha dan bhakti krama Desa Adat Peninjoan. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, I Wayan Subawa, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Made Suweta, Kabag Kesra Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, serta undangan lainya. 

Diiringi dengan suara gambelan dan kidung, angkaian upacara diawali dengan pecaruan, dilanjutkan dengan melaspas dan mendem pedagingan. Tampak pengilen Topeng Wali dan Wayang Lemah melengkapi rangkaian upacara. Seluruh rangkaian diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipuput tiga sulinggih, yakni Ida Pandita Dukuh Acharya Daksa, Ida Pandita Dukuh Clagi Dhaksa Dharma Kerti, dan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Ganda Kusuma. 

Bendesa Adat Penijoan, I Wayan Suastika didampingi Ketua Panitia Karya, AA Made Sukarata menjelaskan bahwa rangkaian Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan telah dimulai sejak Minggu (16/11) lalu yang diawali dengan nuasen dan matur piuning karya. Dilanjutkan pada Selasa, (25/11) dilaksanakan upacara negtegang dan nyanggling. Pada Kamis (27/11) turut dilaksanakan upacara mapepada dan memben, sementara hari ini, Jumat (28/11) dilaksanakan upacara melaspas rsi gana dan caru panca rupa panca kelud. 

Selanjutnya, pada Sabtu (29/11) bertepatan dengan Rahina Kuningan akan dilaksanakan upacara melasti ke segara, mendak siwi dan memasar. Sedangkan puncak karya akan dilaksanakan pada Minggu (30/11) mendatang. Setelah puncak karya, Ida Bhatara akan nyejer dan dilaksanakan penyineban pada Rabu (3/12) mendatang. Untuk upacara nyegara gunung akan dilaksanakan pada Kamis (4/12). 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, semoga seluruh rangkaian karya dapat berjalan dengan lancar, serta dapat memberikan kerahayuan kepada seluruh krama dalam menjaga keseimbangan Tri Hita Karana," ujarnya. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas kerja keras dan gotong royong seluruh lapisan masyarakat Desa Adat Peninjoan dalam mendukung pelaksanaan aci di parahyangan suci. Hal ini tentu sejalan dengan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju berlandaskan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna menyama braya bahwa kita semua bersaudara.
Lebih lanjut dijelaskan, Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan ini merupakan tahapan yang harus dilaksanakan. Sehingga bangunan suci dapat digunakan untuk kegiatan upacara dan pemujaan. Upacara ini juga merupakan wujud sradha bhakti krama pengempon kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Sehingga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana. 

"Dengan pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Memungkah Ngingkup Wraspati Kalpa Agung di Pura Taman Beji, Desa Adat Peninjoan ini mari kita tingkatkan  sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara. 

Senin, 24 November 2025

Sekda Alit Wiradana Terima Kunker Jajaran Pemkot Surakarta


Laporan Reporter : Arm


Denpasar, Bali Kini - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menerima Kunjungan Kerja (Kunker) jajaran Pemerintah Kota Surakarta, di Gedung Sewaka Dharma Kota Denpasar, Senin (24/11).


Rombongan Kunker ini dipimpin langsung oleh Asisten Penerintahan dan Kesejahteraan Sekda Kota Surakarta, Purwanti didampingi Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo beserta jajaran lainnya. Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pula pertukaran cinderamata sebagai bentuk ikatan tali silaturahmi.


Pada kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Kota Surakarta, Purwanti menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya ke Kota Denpasar adalah untuk melaksanakan studi komparasi serta saling bertukar informasi berkaitan dengan bagaimana cara Kota Denpasar untuk menangani beberapa hal, antara lain penataan kota, serta inovasi pelayanan publik di tingkat kecamatan dan kelurahan.


"Kami bermaksud untuk melakukan studi komparasi dan juga mempelajari bagaimana langkah yang ditempuh Pemkot Denpasar dalam upaya penataan kota serta pengembangan inovasi pelayanan publik di tingkat kelurahan dan kecamatan," ujar Purwanti.


Sementara itu, Sekda Kota Denpasar, Alit Wiradana mengatakan, Pemkot Denpasar saat ini memiliki beberapa langkah dan upaya dalam hal penanganan tata kota serta pengembangan inovasi pelayanan publik yang ada di kecamatan dan kelurahan di Kota Denpasar.


"Untuk inovasi pelayanan publik kecamatan atau kelurahan di Kota Denpasar dengan cara digitalisasi yakni dengan membangun atau menerbitkan aplikasi pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanaan melalui online. Dan untuk penataan kota kami telah melakukan kabel ducting atau penanaman kabel provider secara bertahap di kawasan Kota Denpasar," jelas Alit Wiradana

Minggu, 23 November 2025

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Sampaikan Apresiasi, Harapkan Budaya Literasi Bertumbuh Kuat di Kota Denpasar

Ket. Foto :Dari Creative Event "Denpasar Bercerita

Laporan Reporter : esa-arim

Denpasar, Bali Kini - Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menghadiri sekaligus memberikan apresiasi kepada tiga besar pemenang Event Kreatif "Denpasar Bercerita" di Graha Yowana Suci, Denpasar pada Sabtu (22/11) petang. 


Dalam kesempatan tersebut turut mendampingi Plt. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, A.A. Ngurah Mahendra Putra, perwakilan OPD, komunitas serta pelaku ekonomi kreatif, sastra dan komunitas literasi. 

Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa yang didampingi Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pelaksanaan Creative Event “Denpasar Bercerita”.

"Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan semangat literasi di kalangan generasi muda, terutama dari komunitas kreatif. Hal ini mendorong budaya literasi yang akan bertumbuh kuat di Kota Denpasar," ucap Ayu Kristi.

Sementara Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kota Denpasar, A.A. Ngurah Mahendra Putra menjelaskan Creative Event “Denpasar Bercerita” adalah langkah penting dalam upaya memperkuat ekosistem literasi dan memperluas ruang ekspresi kreatif dalam menuturkan kisah, pengalaman, serta memori kolektif tentang Kota Denpasar melalui medium sastra, khususnya cerita pendek. 

"Program ini dibentuk Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata pada Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, berkolaborasi dengan Badan Kreatif (BKRAF) Denpasar, Penerbit Partikular serta komunitas visual artist dari Darklab. 
Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi titik temu bagi para penulis, pembaca, pemerhati budaya, dan masyarakat luas. Semoga dari sini lahir karya-karya yang tidak hanya indah, tetapi juga merekam spirit Denpasar sebagai kota inklusif, kreatif, dan berdaya saing" ujar Mahendra Putra. 

Ditambahkannya, Creative Event ini diikuti sekitar 200 lebih peserta yang mendaftarkan sudut pandang melalui kisah, pengalaman, serta memori kolektif tentang Kota Denpasar melalui medium sastra, khususnya cerita pendek.

"Pendaftaran karya via online ini dimulai sejak 19 September hingga ditutup pada 31 Oktober 2025. Setelah itu, dipilih 10 besar pemenang, untuk selanjutnya karya-karya ini dimasukkan menjadi satu buku kumpulan cerita pendek berjudul "Denpasar Denpasar". Malam ini, kami juga telah menetapkan 3 besar pemenang," jelasnya.

Lebih jauh, pihaknya juga mengapresiasi semangat para peserta untuk berbagi cerita. Ia juga berharap semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi tumbuhnya lebih banyak penulis dan karya sastra dari Kota Denpasar.

"Semoga ini menjadi langkah awal untuk semakin bertumbuhnya penulis dan karya sastra di Kota Denpasar," ungkapnya .

Ny. Kristi Arya Wibawa: Perkuat Kebersamaan, Sinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Ket foto :
Beragam Lomba Meriahkan Peringatan HKN di Kota Denpasar,
.
Laporan Reporter : Ayu 

DENPASAR, BALI KINI - Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa bersama Ketua Bidang IV TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, meninjau pelaksanaan lomba dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar Dinas Kesehatan Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, Minggu (23/11). Berbagai lomba turut digelar, yakni Lomba Senam Antar Rumah Sakit Swasta, Lomba Busana Endek ke Kantor, serta Lomba Karaoke yang diikuti tenaga kesehatan dan berbagai elemen kesehatan di Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan rutin yang melibatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang menyenangkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup sehat.

“Lomba-lomba yang dilaksanakan ini sangat positif karena mampu meningkatkan semangat hidup sehat dan memperkuat sinergi antar instansi kesehatan. Selain itu, kreativitas yang ditampilkan peserta juga menjadi nilai tambah dalam memeriahkan peringatan HKN,” ujar Ayu Kristi. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes, menjelaskan bahwa kegiatan lomba merupakan agenda rutin setiap peringatan HKN. Tahun ini, tema yang diusung adalah ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’, yang menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam membangun masyarakat yang sadar kesehatan.

“Tema ini dipilih karena kesehatan bukan hanya tentang fasilitas atau layanan kesehatan, tetapi bagaimana kita membangun budaya hidup sehat di masyarakat melalui GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, aktivitas fisik menjadi salah satu pilar penting GERMAS, sehingga Lomba Senam ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk rutin berolahraga. Selain itu, upaya edukasi juga dilakukan melalui Lomba Isi Piringku untuk mendorong masyarakat memahami pola makan dengan gizi seimbang.

Dikatakannya, Dinas Kesehatan Kota Denpasar juga sebelumnya telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti lomba bulu tangkis antar Dinas Kesehatan dan Puskesmas, lomba promosi kesehatan melalui media sosial, hingga safari kesehatan yang melibatkan rumah sakit swasta, klinik, dan puskesmas guna memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mampu meningkatkan semangat seluruh peserta dan masyarakat untuk terus membudayakan hidup sehat. Kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan secara rutin pada peringatan HKN setiap tahunnya,” ujar dr. Candrawati.

Dengan terselenggaranya rangkaian lomba ini, peringatan HKN ke-61 di Kota Denpasar diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, aktif, dan berdaya.

Sabtu, 22 November 2025

Walikota Jaya Negara Terima Kunjungan Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias


Ket. Foto : Walikota Jaya Negara saat bertukar cinderamata dengan Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias, di kantor Walikota Denpasar, Jumat (22/11).

Saling Bertukar Pikiran, Harapkan Bisa Perkuat Kerjasama Antarkota 

Laporan Reporter : Win 

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menerima secara resmi kunjungan Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias, di Kantor Walikota, Jumat (21/11).

Turut hadir pada kesempatan itu, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Muhammad Iqbal Simatupang, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. I Made Tangkas Wirawan, Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol. Rully Indra Wijayanto, Dandim 0304 Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso, jajaran OPD Pemerintah Kota Denpasar dan juga OPD Pemerintah Kota Bukittinggi.

Pada pertemuan tersebut, 
kedua pihak banyak membahas seputar tata kelola pemerintahan, langkah pengembangan potensi pariwisata di masing-masing daerah dan lainnya. 


Dalam sambutannya, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kunjungan Walikota Bukittinggi,
H.M Ramlan Nurmatias dan juga jajaran Forkompinda Kota Bukittinggi ke Kota Denpasar. Kunjungan ini diharapkan akan memperkuat jalinan kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah kota.

"Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Mudah-mudahan dari pertemuan ini kita dapat saling bertukar pikiran dan juga ilmu serta pengalaman terutama dalam tata kelola pemerintahan," ungkap Walikota Jaya Negara.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, H.M Ramlan Nurmatias mengemukakan, kunjungan kerjanya ke Kota Denpasar dalam rangka melakukan studi komparasi terkait pengelolaan keuangan daerah, pengelolaan pariwisata daerah, dalam rangka mengoptimalkan potensi asli daerah. 


Lebih jauh, pihaknya juga mengatakan, Kota Denpasar sebagai salah satu kota yang banyak dikunjungi wisatawan asing, tentu memiliki beragam program dan kegiatan untuk pengembangan pariwisata. Inovasi dan program inilah yang menarik perhatian Pemkot Bukittinggi untuk dapat mempelajari tentang pengembangan pariwisata ini

“Karena kami melihat pariwisata Kota Denpasar memiliki aspek yang baik, dan juga terkait dengan tata kelola pemerintahan di sini. Kami ingin mengadopsi program dan juga inovasi di Kota Denpasar agar bisa kami adaptasikan juga di Kota Bukittinggi," katanya. 

Targetkan Pengerjaan Renovasi Rampung Desember Mendatang

Ket. Foto : Wali Kota Jaya Negara Turun Langsung Untuk Monitoring Pemulihan Pura Terdampak Banjir

Laporan Reporter : esa Arya 

Denpasar, Bali Kini - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turun langsung guna melaksanakan monitoring perbaikan dan pemulihan sejumlah Pura di Kota Denpasar yang terdampak bencana banjir, Jumat (21/11) pagi. 

Adapun terdapat beberapa lokasi Pura yang dimonitoring, yakni Pura Taman Musen, Jalan Wr. Supratman, Denpasar Timur, berlanjut kemudian di Pura Tirta Hening Ulun Danu, Jalan Kartini, Banjar Wangaya, Denpasar Utara. Lokasi berikutnya adalah Pura Taman Beji Majapahit, Jalan Ken Arok, Peguyangan, Denpasar Utara dan yang terakhir di Pura Taman Beji Penyampuhan, Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat. 

Pada kegiatan itu, turut yakni DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara, Bendesa Adat Kesiman, Jro Mangku Ketut Wisna, Kadis Perkim Denpasar, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Kabag Prokopim Sekretariat Daerah Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, Kabag Adbang Sekretariat Daerah Kota DenpasarMade Rai Edi Mulyawan, para Camat serta perwakilan OPD dilingkungan Pemkot Denpasar lainnya. 

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di sela kegiatan monitoring menjelaskan terkait pemulihan Pura yang terdampak bencana banjir ini semua dikerjakan oleh Pemerintah Kota Denpasar dengan memanfaatkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). 

"Terdapat total delapan Pura terdampak bencana banjir yang dibenahi dengan nilai total Rp5,4 Milyar dan ditargetkan rampung pada bulan Desember mendatang. Adapun progress yang tengah berjalan sudah 50 persen. Masih ada waktu lagi sekitar satu setengah bulan kedepan," jelas Jaya Negara. 

Ditambahkan Jaya Negara, melalui pembenahan dan pemulihan Pura terdampak banjir oleh Pemkot Denpasar ini, mayoritas Pura yang dikelola oleh Desa Adat, Pengempon dan Banjar. Jadi Pengempon Pura tersebut tidak perlu keluar dana lagi untuk pemulihan terdampak bencana.

"Di lain sisi, verifikasi terus berjalan, menyangkut objek-objek vital terdampak bencana banjir dan akan segera ditangani," ujar Jaya Negara. 

Sementara Kadis Perkim Denpasar, Dr. Ir. I Gede Cipta Sudewa Atmaja menjelaskan pada empat Pura dari total delapan Pura yang dimonitoring hari ini, dilaporkan seperti di Pura Taman Musen, Dentim dilakukan pengerjaan struktur retaining wall atau dinding penahan tanah, perbaikan Pelinggih Padma Sari dan perbaikan sejumlah bangunan lainnya di area Pura bersangkutan. Adapun pihak yang ditunjuk menangani yakni PT. Berawan Tangi. 

Sementara di Pura Tirta Hening Ulun Danu, Denut dilakukan pemulihan Bale Pemiosan, Tajuk Dalam Pura, Tajuk Gulakan, Tembok Penyengker Pura, Kori Agung Pura, Kolam Ulun Danu, Tugu Ratu Niang, Penataan Paving dan pemulihan bagian Pura lainnya, dengan pihak yang ditunjuk menangani yakni CV Karya Putra Yudha. 

Kemudian, di Pura Taman Beji Dalem Majapahit, Denut dilakukan pemulihan bagian senderan, tembok Penyengker bagian Jaba dan Jeroan Pura, Bale Gong, sejumlah Pelinggih, Bale Pesandekan dan Bale Piasan, dengan pihak yang ditunjuk menangani adalah yakni CV Adhi Guna Karya.

Sementara, untuk Pura Taman Beji Penyampuhan, Dauh Puri Kangin dilakukan pemulihan bagian Tembok Penyengker Pura disisi selatan, Bale Banten, pondasi Penyengker Pura disisi barat serta penataan halaman Pura, dan pihak yang ditunjuk menangani yakni CV. Santhi Graha.

Cipta Sudewa mengatakan tahap pemulihan Pura terdampak bencana banjir di Kota Denpasar ini diharapkan dapat rampung sesuai target yang dicanangkan dan dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat Pengempon Pura bersangkutan.

"Kita harapkan semua pengerjaan dapat berjalan sesuai waktu yang ditargetkan," katanya.

Kamis, 20 November 2025

Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, RSUD Wangaya Gelar Kunjungan dan Pembagian Tali Asih Untuk Ringankan Beban Warga

Ket. foto: 
Suasana saat berlangsungnya kegiatan kunjungan dan kegiatan Tali Asih RSUD Wangaya di Desa Dauh Puri Kaja, Senin (17/11)

Laporan Reporter : Win 

Denpasar, Bali Kini - Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kota Denpasar melalui RSUD Wangaya, melaksanakan kunjungan sekaligus pembagian bantuan tali kasih sebagai bentuk kepedulian yang ditujukan kepada masyarakat yang termasuk dalam Kelompok Rentan, di wilayah Desa Dauh Puri Kaja, Senin (17/11).

Direktur Utama RSUD Wangaya, dr. Anak Agung Made Widiasa, Sp. A, MARS, M.Kes dalam kesempatan itu menyampaikan, adapun sasaran masyarakat dalam kelompok rentan tersebut adalah lansia kurang mampu, Kepala Keluarga (KK) kurang mampu, dan juga penyandang disabilitas di wilayah tersebut. 


"Pada momen menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menambah sukacita dalam menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan," ungkapnya.


Lebih jauh, dr. AA Made Widiasa mengemukakan, kunjungan ini juga menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, khususnya bagi mereka yang paling membutuhkan. 


"Hal ini tentunya diselaraskan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam, yakni "Kita Semua Bersaudara”, yang selalu menjadi pesan utama Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota Denpasar dalam upaya memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, dr. AA Made Widiasa juga mengemukakan, bahwa RSUD Wangaya telah menyiapkan rencana pembangunan Gedung Poliklinik baru pada awal tahun 2026. Pembangunan ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat Kota Denpasar pada khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya.

“Pembangunan Gedung Poliklinik ini merupakan komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih cepat, nyaman, dan sesuai standar terbaik,” ujarnya. 

Sementara itu, Perbekel Desa Dauh Puri Kaja, Gusti Ketut Sucipta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada RSUD Wangaya Kota Denpasar yang dinilainya telah menunjukkan peningkatan pelayanan yang sangat signifikan. Menurutnya,  masyarakat kini merasakan perubahan positif dari segi pelayanan, kenyamanan, hingga kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.


“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan peningkatan pelayanan RSUD Wangaya. Masyarakat kami merasakan perubahan yang sangat baik, dan kami berharap hal ini terus ditingkatkan,” ujar Gusti Ketut Sucipta.

Kegiatan tali kasih ini juga lanjut Gusti Ketut Sucipta, diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan gotong royong demi Denpasar yang semakin berdaya dan berbudaya. 

Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Laporan Reporter : Agus 

Denpasar, Bali Kini - Menjelang akhir tahun 2025, seluruh Umat Hindu akan merayakan kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (keburukan). Jatuh setiap Budha Kliwon Wuku Dungulan, Hari Suci Galungan akan diperingati pada Rabu (19/11) mendatang. Sementara itu, Hari Suci Kuningan akan jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan pada Sabtu (29/11) atau sepuluh hari setelah Hari Suci Galungan. 

Serangkaian menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kota Denpasar juga menggelar beberapa kegiatan. Diantaranya pasar murah, bazar pangan dan pemantauan harga bahan pokok. Tampak pula umat Hindu di Kota Denpasar melaksanakan beragam persiapan. Utamanya berkaitan dengan sarana dan prasarana upakara yang berkaitan dengan Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa disela-sela kegiatan kemasyarakatan dan kepemerintahan, Selasa (17/11) mengatakan bahwa momentum Hari Suci Galungan dan Kuningan ini hendaknya dimanfaatkan masyarakat khususnya umat Hindu untuk senantiasa selalu meningkatkan srada bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Lebih lanjut dikatakan, kemenangan dharma melawan adharma pada masa kini haruslah diterjemahkan sebagai upaya dan tekad untuk terus berkarya meningkatkan kualitas kehidupan yang seimbang antara material dan spiritual. Sehingga sebagai umat beragama mampu mencapai kebahagiaan dengan selalu berpijak kepada ajaran Agama Hindu, yakni dharma, artha, kama, dan moksa.

"Semoga di hari suci Galungan dan Kuningan ini, Dharma senantiasa menuntun umat manusia terbebas dari kegelapan dan senantiasa mampu melewati tantangan hidupnya," ujarnya. 

Jaya Negara juga mengajak masyarakat untuk selalu mulat sarira, mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi. Mulat sarira menjadi pesan dalam catatan perjalanan untuk mengevaluasi langkah dalam mengamalkan ajaran dharma. Hal ini utamanya dharmaning agama dan dharmaning negara. Sehingga kehidupan mampu memberikan manfaat dimasa depan yang lebih baik, sejahtera, makmur dan damai.

Pihaknya juga mengajak masyarakat Kota Denpasar dalam perayaan hari suci Galungan dan Kuningan selalu berpikir, berkata dan berbuat yang baik sebagai cerminan dharma. Selain itu, perayaan upakara juga diharapkan sederhana dengan mengedepankan makna dalam pelaksanaanya.

“Jadikanlah spirit Hari Suci Galungan dan Kuningan ini menjadi ajang mulat sarira dalam menyikapi tantangan saat ini, dan jadi momentum untuk meningkatkam sradha dan bhakti, serta dapat menjadi momentum kebangkitan dan kemenangan, serta bersatu dalam perbedaan,” kata Jaya Negara

Hal senada juga disampaikan Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa. Dimana, momentum perayaan Hari Suci Galungan dan Kuningan ini hendaknya dijadikan satu titik tolak untuk menjadikan masa depan yang lebih baik, lebih berkualitas dan mampu mewujudkan kesejahteraan. Pelaksanaan upakara juga diharapkan dapat dikemas sederhana dengan tetap berpedoman pada makna, nilai dan filsafat agama Hindu.

Dalam kesempatan tesebut Walikota Jaya Negara dan Wakil Walikota Arya Wibawa menyampaikan ucapan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh Umat se-Dharma dimanapun berada, terkhusus untuk masyarakat Kota Denpasar. 

"Kepada seluruh umat se-dharma, atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Denpasar, selamat hari suci Galungan dan Kuningan, dumogi kenak rahayu sareng sami, serta semoga di hari suci Galungan dan Kuningan, Dharma senantiasa menuntun umat manusia terbebas dari kegelapan menuju keutamaan hidup, serta mari bersinergi bersama mendukung pembangunan dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam untuk mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Makmur, Aman, Jujur dan Unggul (MAJU)," ujar Jaya Negara dan Arya Wibawa. 

Walikota Jaya Negara Hadiri Abulan Pitung Dina Karya Padudusan di Pemerajan Agung Sakti, Padangsambian

Ket. Foto : kehadiran Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam rangkaian Abulan Pitung Dina Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Utama, 

Laporan Reporter : Pur 
Denpasar, Bali Kini - Suasana penuh sradha bhakti mewarnai rangkaian Abulan Pitung Dina Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Utama, Melaspas, dan Mupuk Pedaging di Pemerajan Agung Sakti, Desa Adat Padangsambian, Senin (17/11). 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, hadir secara langsung menyaksikan jalannya upacara. Dalam kesempatan tersebut, Walikota juga menandatangani prasasti Karya Padudusan Agung sebagai simbol rampungnya rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Utama, Melaspas, dan Mupuk Pedaging di Pemerajan Agung Sakti. Kehadiran Walikota disambut hangat oleh panglingsir, pasemetonan dan prawantaka karya yang sejak pagi telah ngayah dalam berbagai prosesi.

“Tatanan adat dan upacara seperti ini adalah wujud nyata sradha bhakti sekaligus kekuatan budaya yang terus dijaga masyarakat. Pemerintah tentu memberikan dukungan penuh demi kelestarian tradisi,” ujar Walikota Jaya Negara.

Sementara Prawantaka Karya, Anak Agung Ketut Sulandra, mengucapan terima kasih kepada Walikota Denpasar dan seluruh undangan yang telah hadir turut serta menyaksikan pelaksanaan upacara kali ini. 

“Harapan kami, melalui penyelenggaraan upacara suci ini, seluruh keluarga besar trah Lanang Dawan senantiasa diberikan kerahayuan dan ikatan kekeluargaan yang semakin erat. Lebih dari itu, semoga upacara ini juga memancarkan energi positif dan keharmonisan bagi masyarakat Desa Adat Padangsambian pada umumnya,” ujarnya.

Turut hadir, Anggota DPRD Kota Denpasar 
Anak Agung Ketut Asmara Putra, Camat Denpasar Barat Wayan Yusswara, dan undangan lainnya. 

Minggu, 16 November 2025

Wali Kota Jaya Negara Ikuti Prosesi Mepurwa Daksina Pralingga Ida Bhatara di Karya Pemlasapsan Alit Pura Pengubengan Besakih.




 
Laporan Reporter : Esa-toblo

Karangasem, Bali Kini -  Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengikuti rangkaian prosesi Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih, pada Minggu, (16/11).

Pada acara Pemelaspasan yang dipuput oleh Ratu Peranda Gede Manu Singaraga Griya Sangkan Gunung tersebut Wali Kota Jaya Negara didampingi Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha, Kadis Perkim, Dr.Ir.I Gede Cipta Sudewa, Kabag Kesra, Ida Bagus Alit Surya Antara, Kabag Prokopim, Cokorda Gede Parta Sudarsana serta perwakilan OPD lainnya. 

Wali Kota Denpasar Jaya Negara pada kesempatan itu, turut mengikuti berbagai prosesi, yakni Mundut serta Mepurwa Daksina Pralingga Ida Bhatara Sang Hyang Naga Taksaka yang Melinggih di Pura Pengubengan Besakih.

Ditemui di sela kegiatan berlangsung, Wali Kota Denpasar, Jaya Negara menyambut baik pelaksanaan Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih, yang sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (bergotong-royong), dan juga dapat membingkai jati diri masyarakat yang maju berbasis kebudayaan. Jaya Negara menyebut sinergi Pemerintah Kota Denpasar, masyarakat dan seluruh elemen terkait lainnya mendorong terwujudnya semangat tersebut. 

Lebih jauh Jaya Negara menjelaskan, renovasi telah dilaksanakan Pemkot Denpasar di area luar serta Madya Pura Pengubengan Besakih, yakni meliputi Pelinggih Meru Tumpang Solas dan seluruh pelinggih lainnya di Pura juga di area luar pura meliputi perantenan, pesandekan dan toilet. 

"Terselenggaranya Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih ini dengan penuh kebersamaan dan rasa tulus ikhlas masyarakat yang melaksanakannya, semoga dapat memberi kerahayuan sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam," ucap Jaya Negara. 

Sementara Pemucuk Pemangku Pura Pengubengan Besakih, Jro Mangku Nyoman Artawan mengatakan Karya Pemlasapsan Alit di Pura Pengubengan Besakih ini merupakan rangkaian prosesi pasca renovasi sejumlah area di Pura Pengubengan Besakih oleh Pemkot Denpasar. Pembenahan dimulai pada 5 Mei 2025 lalu dan selesai pada tanggal 17 Oktober 2025. Selain itu, pihaknya juga menjelaskan, pada Juli 2027 mendatang, rencananya akan dilaksanakan Upacara Ngenteg Linggih Nubung Pedagingan.

"Kami selaku pihak perwakilan Pura, mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya atas bantuan ini. Semoga memberikan kebermanfaatan tidak hanya bagi umat kami disini, tapi juga umat se-Dharma di Bali dan khususnya Kota Denpasar, " harapnya.

Rabu, 12 November 2025

Sekda Alit Wiradana Hadiri Karya Melaspas di Pura Desa Adat Sumerta.


 Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Melaspas Bale Gede, Gambelan, lan Pelinggih di Pura Desa Adat Sumerta, pada Selasa (11/11).


Laporan Tim Lpt 

Denpasar, Bali Kini - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Melaspas Bale Gede, Gambelan, lan Pelinggih di Pura Desa Adat Sumerta, pada Selasa (11/11). Pada kesempatan tersebut Sekda IB Alit Wiradana Turut melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus penandatanganan prasasti sebagai simbolis telah dilaksanakannya upacara melaspas seusai renovasi.


Turut hadir Anggota DPRD Kota Denpasar, I Made Mudra, Camat Denpasar Timur, Ni Ketut Sri Karyawati, Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana, Jro Bendesa Adat Sumerta, Made Ariawan Payusa, serta undangan lainnya.


Manggala Karya, I Wayan Somaribawa mengatakan upacara ini dilaksanakan dalam ramgka usainya pelaksanaan renovasi pada bangunan Bale Gede, Pelinggih dan Gambelan Pura Desa, Desa Adat Sumerta.


Lebih lanjut dikatakannya pelaksanaan renovasi ini telah dimulai dari bulan Agustus 2025 lalu dan saat ini semua bangunan yang direnovasi telah rampung.


"Tentu kami turut mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak khususnya kepada Pemkot Denpasar, sehingga rangkaian upacara ini dapat terlaksana dengan lancar, semoga Ida Bhatara Sesuhunan senantiasa memberikan kerahyuan kepada kita semua," ujarnya.


Sementara Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IB Alit Wirdana mengatakan, bahwa pelaksanaan Karya Melaspas di Pura Desa Adat Sumerta ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.


Hal ini lantaran sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, utamanya krama untuk menjadikan ini sebagai sebuah momentum dalam menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.


"Dengan pelaksanaan upacara ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," pungkas Alit Wiradana.

Wakil Ketua KKKS Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Hadiri Ramah Tamah Peringatan Hari Pahlawan.


 Ket foto : Wakil Ketua KKKS Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri Ramah Tamah Peringatan Hari Pahlawan di Gedung Merdeka, Kantor Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Denpasar, Rabu (12/11).


Laporan Reporter : Arya 

Denpasar, Bali Kini - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial Kota Denpasar menggelar Ramah Tamah Peringatan Hari Pahlawan yanv dipusatkan di Gedung Merdeka, Kantor Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Denpasar, Rabu (12/11). Kegiatan yang dilaksanakan serangkaian Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November ini dihadiri Wakil Ketua KKKS Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.


Acara ini digelar dengan berbagai macam kegiatan, diantaranya penampilan Fashion Show busana nuansa tempo dulu yang diiringi musik keroncong. Selain untuk memeriahkan Hari Pahlawan, acara ini juga untuk memberi ruang kreativitas terkait busana tempo dulu serta solidaritas antar organisasi dibawah koordinasi Dinas Sosial Kota Denpasar.


Saat dijumpai di lokasi acara, Wakil Ketua KKKS Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan Ramah Tamah Peringatan Hari Pahlawan kali ini. Menurutnya, selain memberi ruang kreativitas terkait busana tempo dulu, kegiatan ini juga untuk meneladani jasa-jasa para pahlawan yang telah mempertahankan tanah air.


“Dengan diselenggarakanya acara ini, kita juga dapat meneladani semangat patriotisme para pahlawan yang telah mempertahankan tanah air khususnya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.


Sementara, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, mengatakan, kegiatan Fashion Show Kali ini diikuti oleh peserta dari berbagai organisasi di bawah koordinasi Dinas Sosial Kota Denpasar, dari organisasi lansia, pensiunan, disabilitas, perhimpunan veteran, keluarga pahlawan, hingga penglingsir puri dan karang taruna.


“Tentunya kegiatan ini kita selenggarakan untuk senantiasa menjalin kebersamaan dan solidaritas dan tentunya untuk melestarikan jejak perjuangan para pahlawan di era modern saat ini," ujarnya. 

Jumat, 07 November 2025

Wali Kota Jaya Negara Tinjau Pembangunan Rumah Singgah dan Pura


Ket. Foto : 
 Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, turun langsung meninjau progres pembangunan di Pura Samuan Dalem Sakenan.

Pastikan Pembangunan Berjalan Tepat Sasaran, Sentuh Kebutuhan Masyarakat

DENPASAR , BALI KINI – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, turun langsung meninjau progres pembangunan sejumlah fasilitas publik dan Pura di Kota Denpasar, Jumat (7/11).


Adapun titik yang dikunjungi meliputi pembangunan Rumah Singgah di Jalan Gatot Subroto VI, Pura Tambang Badung di Jalan Gunung Merapi Pemecutan, serta Pura Samuan Dalem Sakenan.

Turut hadir dalam kegiatan ini para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Wali Kota  Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini dilakukan secara bergiliran untuk memastikan seluruh program pembangunan pemerintah dapat dipantau secara merata. “Kami tidak bisa turun ke lapangan hanya sekali untuk mengecek program Pemerintah, maka dari itu kami bagi. Sebelumnya memantau sekolah, sekarang giliran meninjau fasilitas masyarakat. Seperti Pura Tambang Badung, sebagian besar pengemponnya warga Denpasar, jadi kami pastikan pengerjaannya berjalan baik,” ujarnya.

Monitoring diawali di pembangunan Rumah Singgah yang difungsikan sebagai tempat perlindungan sementara bagi masyarakat korban kekerasan. 

Jaya Negara menegaskan pentingnya kehadiran fasilitas ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan. “Rumah singgah ini disiapkan bagi masyarakat yang mengalami kekerasan. Seperti ada KDRT  dalam rumah tangga atau kekerasan pada orang tua,   bisa di tampung di Rumah Singgah.  Jika  korbannya anak-anak, mereka akan ditampung, dididik, dan mendapat konseling sampai kondisi keluarga membaik. Jika sudah damai, kasus akan ditindaklanjuti melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar,” terangnya.

Selain itu, Jaya Negara menekankan bahwa pembangunan infrastruktur publik harus menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat. “Kami ingin semuanya lengkap, ada sekolah, jalan, pura, hingga rumah singgah untuk pemberdayaan masyarakat. Ini upaya agar seluruh kebutuhan masyarakat Denpasar bisa terlayani,” katanya.

Wali Kota juga menyoroti penyesuaian desain fasilitas Rumah Singgah agar lebih efektif dan ramah pengguna. “Tadinya satu kamar hanya satu pintu, sekarang kami buat dua agar bisa dibedakan antara kamar laki-laki dan perempuan. Detail seperti ini penting agar fungsinya maksimal,” ujarnya.

Dari hasil peninjauan, progres pembangunan Rumah Singgah telah mencapai 52 persen dan Pura Tambang Badung 82 persen. Wali Kota Jaya Negara mengapresiasi dukungan masyarakat, khususnya para pengempon pura, yang ikut mengawasi jalannya proyek. “Kami ucapkan terima kasih kepada pengempon pura dan masyarakat yang turut membantu mengawasi. Kalau ada perbedaan kecil dalam pengerjaan seperti genteng, asalkan modelnya seragam, tidak masalah. Yang penting kualitasnya baik,” ungkapnya.

Selebihnta Jaya Negara menegaskan seluruh proyek pembangunan yang ditinjau ditargetkan rampung sesuai kontrak. “Kami ingin memastikan seluruh proyek bisa selesai tepat waktu dan segera memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan kerja sama semua pihak, target ini bisa kita capai,” pungkas Jaya Negara.

Lebih lanjut, Wali Kota Jaya Negara juga mengaku sangat terbantu dengan adanya masukan masyarakat melalui media sosial yang kerap memviralkan kondisi proyek di lapangan. “Artinya mereka ikut berpartisipasi karena merasa memiliki. Ini sebuah anugerah, karena lebih baik mereka menyampaikan masukan ketimbang diam jika melihat ada masalah,” jelasnya.

“Jadi pengawasan terhadap proyek di Kota Denpasar tidak hanya dari tim pengawas pemerintah, tetapi masyarakat juga turut memberikan kontribusi besar dalam mengawasi jalannya program pembangunan,” tegas Jaya Negara. (Ayu/humas.dps)

Kamis, 06 November 2025

Tingkatkan Efisiensi dan Efektivitas Akses Kearsipan, Pemkot Denpasar Gelar Bimtek Pemgelolaan Arsip Dinamis Desa dan Kelurahan Tahun 2025


Ket. Foto : Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis bagi Desa dan Kelurahan se-Kota Denpasar, Kamis (6/11) di Aula Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Laporan Reporter : Ayu 

Denpasar, Bali Kini - Pemkot Denpasar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kembali menggelar kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kearsipan. Kali ini, kegiatan dilaksanakan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Dinamis bagi Desa dan Kelurahan se-Kota Denpasar, yang berlangsung selama dua hari, 6–7 November 2025, di Aula Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, mewakili Wali Kota Denpasar, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta dari desa dan kelurahan, Kamis (6/11) di Aula Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Sambutan Walikota Denpasar yang dibacakan Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, Desa/Kelurahan merupakan garda terdepan dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi pemerintahan kepada masyarakat. Agar tertib, efisien, dan akuntabel, penyelenggaraan administrasi Desa/Kelurahan harus berlandaskan pada ketentuan yang diatur dalam peraturan Perundang-undangan, khususnya permendagri yang mengatur tentang administrasi Pemerintahan dan pengelolaan kearsipan.

Namun pada kenyataannya, banyak aparatur Kelurahan yang belum memahami secara utuh tata kelola administrasi pemerintahan dan kearsipan sesuai regulasi. Hal ini berdampak
pada kurangnya tertib arsip, lemahnya
akuntabilitas, serta sulitnya pelacakan arsip. Untuk itu, diperlukan peningkatan kapasitas melalui bimbingan teknis agar aparatur Desa/Kelurahan dapat menjalankan tugas Secara profesional dan tertib arsip.

Penyelenggaraan Bimtek Pengelolaan Arsip Dinamis Desa/Pelurahan tahun 2025, sesuai permendagri yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola tata administrasi dan arsip secara tertib, sistematis, dan sesuai regulasi.

“Bimtek ini sangat penting untuk diikuti guna meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pelayanan desa/kelurahan, serta menghadirkan tata kelola administrasi publik yang profesional dan terstandar," ujarnya. 

Ditambahkan, bahwa Implementasi bimtek pengelolaan arsip dinamis desa/kelurahan tahun 2025 diharapkan berdampak langsung terhadap efisiensi kerja. Sumber daya manusia kearsipan baik di unit pengolah maupun unit kearsipan yang terlatih dapat mengelola arsip lebih cepat
dan akurat, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pencarian arsip atau temu balik arsip. Selain itu, pengelolaan arsip yang baik mengurangi risiko kehilangan informasi penting dan meningkatkan responsivitas organisasi dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan.

"Diharapkan dengan Bimtek ini, tidak hanya sebuah pelatihan biasa, melainkan sebuah investasi strategis bagi organisasi dalam mengelola informasi dan dokumentasi. Dengan mengadopsi praktik terbaik dalam kearsipan, organisasi dapat meningkatkan efisiensi, menjaga kepatuhan terhadap regulasi, dan mengamankan informasi vital di era digital yang semakin kompleks ini," ujar Sekda Alit Wiradana.

Sementara Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana dalam laporannya mengatakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar selaku lembaga pembina kearsipan daerah Kota Denpasar melaksnakan kegiatan pembinaan dan pendampingan pengelolaan kearsipan yang merangkul seluruh tenaga pengelola kearsipan yang ada di setiap unit pengolah maupun unit kearsipan di desa / kelurahan. Sehingga petugas pengelola kearsipan memiliki keterampilan dan manajemen yang baik di bidang kearsipan.

Di mana dengan manajemen pengelolaan arsip yang baik maka arsip yang tercipta akan dapat terekam dengan baik, sehingga menjadi bukti akuntabilitas dan memori kolektif bangsa serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan melalui pengelolaan arsip yang autentik dan terpercaya. 

"Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar juga menyiapkan layanan klinik arsip guna membantu pengelola arsip di desa / kelurahan  yang membutuhkan layanan berupa informasi tentang kearsipan sehingga penyelenggaraan kearsipan dapat berjalan sesuai kaidah dan aturan yang berlaku," ujarnya.
 
Adapun kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala desa / lurah se-Kota Denpasar sebanyak 43 desa/kelurahan dengan mengikutsertakan pengelola kearsipan di masing-masing perangkat desa / kelurahan sebagai peserta bimtek. Sedangkan narasumber dalam kegiatan bimtek pengelolaan arsip dinamis desa / kelurahan tahun 2025 adalah Arsiparis dari Biro Umum Setda Provinsi Bali.

Rabu, 05 November 2025

Wawali Arya Wibawa Hadiri Pemelaspasan Gedong Pererepan di Banjar Gunung Penatih


Ket. Foto :Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa  menghadiri Upacara  Pemelaspasan Gedong Pererepan Ratu Ngurah Gede di Banjar Gunung, Desa Adat Bekul, Penatih Dangin Puri, bertepatan dengan Purnama Kelima, Rabu (5/11).


Laporan Reporter : HumasDps/Eka

Denpasar, Bali Kini - Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa  menghadiri Upacara  Pemelaspasan Gedong Pererepan Ratu Ngurah Gede di Banjar Gunung, Desa Adat Bekul, Penatih Dangin Puri, bertepatan dengan Purnama Kelima, Rabu (5/11). 
Upacara ini dilaksanakan setelah renovasi Gedong  di Bajar Gunung ini telah rampung dikerjakan. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut,  Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, Perbekel Desa Penatih Dangin Puri, Wayan Kamar, OPD terkait, tokoh masyarakat  serta undangan lainnya. 

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa  mengatakan, pelaksanaan upacara keagamaan di Banjar Gunung Penatih ini adalah salah satu bentuk meningkatkan sradha bhakti yang ada di setiap umat. Hal tersebut tentunya perlu mendapat perhatian sebagai salah satu bentuk kebersamaan yang dilandasi spirit Vasudhaiva Kutumbakam (Menyama Braya)

"Dalam menjalankan fungsi pemberdayaannya, Pemkot Denpasar tidak terlepas dari sektor keagamaan. Hal lain yang musti kita apresiasi adalah kemandirian masyarakat untuk penyelenggaraannya, sehingga manfaat upacara keagamaan yang dikenal dengan istilah Tri Guna Karya serta Satwika Karya dapat kita peroleh dengan baik," ujarnya.

Arya Wibawa berharap, setelah dilaksanakannya Upacara Pemelaspasan Gedong di Banjar Gunung ini seluruh umat terutama krama banjar dapat terus meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

"Tentu pelaksanaan Yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Kami berharap kedepan upacara yadnya ini dapat memberikan energi positif yang juga dapat mendorong hal-hal baik bagi umat, serta menetralisir hal- hal negatif di lingkungan banjar maupun desa setempat," katanya.

Sementara itu, Kelihan Banjar Gunung Penatih, Nyoman Darsa  mengatakan, upacara pemelaspasan yang dipuput mangku setempat ini dilaksanakan lantaran prosesi renovasi Gedong di Bajar Gunung ini telah rampung bulan lalu. Proses renovasinya sendiri dikerjakan selama kurang lebih 2 bulan. 

"Kami masyarakat Banjar Gunung sangat berterimakasih dengan hadirnya Bapak Wakil Walikota Denpasar, yang juga sekaligus memberikan dukungan kepada kami  dalam proses pembuatan gedong dan bantuan yang diberikan.  Dengan berlangsungnya upacara ini, harapan kami kedepannya dapat meningkatkan sradha bakhti kita," katanya. (*).

Walikota Jaya Negara Apresiasi Upacara Menek Kelih dan Mepandes Yayasan Dwijendra.


Diikuti 87 Peserta, Implementasikan Dharmaning Negara dan Dharmaning Agama. 
Laporan Reporter : Agus 

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas komitmen Yayasan Dwijendra Denpasar dalam mengimplementasikan dharmaning negara dan dharmaning negara dalam dunia pendidikan. Hal tersebut diungkapkan Walikota Jaya Negara usai ngayah nyangging bersama Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Bgurah Gede Marhaendra Jaya serangkaian Upacara Menek Kelih dan Mepandes yang digelar Yayasan Dwijendra di Gedung Yayasan Dwijendra Denpasar bertepatan dengan Purnama Sasih Kalima, Rabu (5/11). 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memberikan apresiasi tinggi atas dilaksanakannya Upacara Menek Kelih dan Mepandes oleh Yayasan Dwijendra, Denpasar. Upacara ini merupakan implementasi dari semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yang mengandung makna bergotong royong bersama dalam menjalankan dharma agama. 

"Kami sangat mengapresiasi kepedulian Yayasan Dwijendra yang tidak hanya fokus meningkatkan kualitas pendidikan, melainkan juga melaksanakan Upacara Menek Kelih dan Mepandes ini dengan sangat baik dan khidmat sebagai bentuk implementasi dharmaning negara di bidang pendidikan, dan dharmaning agama dengan upacara menek kelih dan mepandes ini," ujarnya. 

Lebih lanjut dijelaskan, Mepandes atau Metatah massal ini merupakan upacara Manusa Yadnya yang wajib dilakukan oleh umat Hindu khususnya kepada anak yang baru menganjak usia remaja atau dewasa. Selain sebuah kewajiban, upacara Mepandes ini juga bertujuan untuk menetralisir sifat buruk yang ada pada diri manusia yang biasa disebut Sad Ripu atau enam musuh dalam diri manusia.

Dikatakan Jaya Negara, Upacara Menek Kelid dan Mepandes ini tidak hanya merupakan kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat. Sehingga, dengan adanya kegiatan seperti ini, umat Hindu dapat semakin kuat dan bersatu dalam menjalankan dharmaning negara dan dharma agama.

 "Semangat Vasudhaiva Kutumbakam yang berarti kita semua bersaudara harus terus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, dan Yayasan Dwijendra sudah memulai dan kami rasa dapat menjadi contoh baik bagi satuan pendidikan di Kota Denpasar dalam meringankan beban orang tua siswa," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Dwijendra, I Nyoman Setia Negara mengaku bangga dan bersyukur dapat melaksanakan Upacara Piodalan di Pura Mahawidya Dwijasrama yang dirangkaikan dengan Upacara Menek Kelih dan Mepandes. Dimana, upacara ini dilaksanakan sejalan dengan visi Yayasan Dwijendra mengembangkan berdasarkan agama, kebudayaan dan kesusatraan. 

Dikatakannya, Upacara Menek Kelih dan Mepandes ini merupakan salah satu implementasi dharmaning agama. Hal ini untuk menuntaskan kewajiban para orang tua kepada sang anak. Dimana, upacara kali ini diikuti oleh 87 peserta, yakni Menek Kelih sebanyak 32 orang dan Mepandes sebanyak 55 orang yang merupakan siswa siswi dibawah naungan Yayasan Dwijendra. 

"Kami bangga bahwa Dwijendra memulai hal yang baik bersama bergotong royong melaksanakan upakara suci yang saat ini kita laksanakan, semoga memberikan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat, khususnya siswa dan sisiwi di bawah naungan Yayasan Dwijendra," ujarnya. (*).

Selasa, 04 November 2025

Ketua TP PKK, Ny. Antari Jaya Negara Dampingi Aksi Sosial TP PKK Provinsi BaliWujud Kepedulian, "Menyapa dan Berbagi" di Desa Pemogan


Ket. Foto : Pelaksanaan aksi sosial "Menyapa dan Berbagi" dari TP. PKK Provinsi Bali dihadiri Sekretaris I TP. PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang berlangsung di Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan yang dipusatkan di Wantilan Pura Candi Narmada, Selasa (4/11)


 Laporan Reporter : Pur/humasdps

Denpasar, Bali Kini - Pelaksanaan program aksi sosial "menyapa dan berbagi" dari TP. PKK Provinsi Bali kembali dilaksanakan di Kota Denpasar. Pada Selasa (4/11) program ini berlangsung di Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan yang dipusatkan di Wantilan Pura Candi Narmada. Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, turut mendampingi kegiatan Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi yang dihadiri Sekretaris I TP. PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta. 

Kegiatan yang menyasar masyarakat setempat ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kota Denpasar dalam memperkuat peran sosial di tengah masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan berbagai bantuan sosial kepada unsur Balita, Ibu Hamil, Lansia, Kader PKK, Penyandang Disabilitas berasal dari Desa/Kelurahan se-Kecamatan Denpasar Selatan

Hadir dalam kesempatan tersebut, kepala OPD terkait Pemerinrah Provinsi Bali, Sekretaris I TP PKK Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran TP PKK Provinsi Bali yang senantiasa menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat Kota Denpasar.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali beserta jajaran yang secara berkesinambungan telah hadir membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat kami. Aksi sosial ini merupakan bentuk nyata semangat sinergi dan gotong royong dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.

Antari Jaya Negara juga berharap kegiatan seperti ini terus menginspirasi kita semua untuk bergerak bersama, menyentuh langsung masyarakat, dan memastikan setiap program mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain penyerahan bantuan sosial, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan pelayanan administrasi kependudukan oleh Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Beragam bantuan diserahkan secara simbolis, di antaranya 54 paket gemar ikan, 10 paket sembako bagi lansia, paket susu formula untuk balita dan ibu hamil, multivitamin untuk balita dan kader PKK, 100 krat telur untuk penyandang disabilitas, 1.000 bibit cabai, 100 bibit tanaman durian dan alpukat, serta buku resep olahan pangan lokal. Selain itu, juga diserahkan paket beras, telur, dan susu bagi balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta kader PKK.

Dalam sambutan Ketua TP PKK Provinsi Bali yang dibacakan Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, disampaikan bahwa kegiatan Menyapa dan Berbagi telah rutin dilaksanakan menyasar sembilan kabupaten/kota di Bali.

“Kegiatan ini tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat kebersamaan. Kami melibatkan berbagai OPD Provinsi Bali agar kegiatan ini menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan, gizi, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Selebihnya Seniasih Giri Prasta menambahkan, dalam kegiatan kali ini juga turut berpartisipasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UKM, serta Direktur RS Mata Bali Mandara yang menyerahkan 300 kacamata gratis kepada warga.

“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi dari manfaat dan perhatian yang diberikan. Mari kita terus bergerak bersama, saling mendukung, dan menjaga semangat dalam memberikan perhatian kepada sesama, termasuk kepada saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar tetap percaya diri dan berdaya,” ujarnya. ( )
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved