-->

Selasa, 09 Agustus 2022

Inovasi BI Fast, Langkah Nyata Menuju Bali Lebih Maju Melalui Pembayaran Digital


Bali Kini - BI (Bank Indonesia) berhasil berinovasi melalui infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional lewat Bank Indonesia Fast Payment (BI-Fast) dimana implementasinya sendiri menjadi langkah nyata untuk mencapai Bali era baru yang lebih digital dan lebih maju. 

Terbukti, dengan adanya fakta seluruh Pemda di Bali sudah masuk kategori digital dengan persentase di atas 90%. Hal ini dibuktikan berdasarkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD). 

Hal tersebut juga dibuktikan dengan peningkatan user QRIS yang lumayan pedat. "Tercatat sebanyak 398 ribu user atau meningkat sebanyak 193 ribu user dari akhir tahun 2021.Sementara transaksi QRIS per Mei 2022 mencapai 1,5 juta transaksi dengan total nominal Rp 166,6 miliar," beber Kepala Perwakilan BI Bali Trisno Nugroho di sela-sela Akselerasi Ekosistem Ekonomi Keuangan Digital Indonesia Melalui BI-Fast di Denpasar, Selasa (9/8). 

Selanjutnya, BI-Fast diharapkan dapat memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat, mendorong percepatan ekonomi keuangan digital dan juga mendukung keberlangsungan industri sistem pembayaran.

"Kegiatan sosialisasi BI-Fast ini saya harap dapat mendorong pemulihan perekonomian Bali. Pemerintah daerah, perbankan dan stakeholder Bali senantiasa mengupayakan yang terbaik demi semakin berkembangnya digitalisasi sistem pembayaran untuk mencapai ekonomi keuangan digital yang inklusif di Bali, Nusa Tenggara dan nasional,” ungkapnya. Ia juga berterima kasih kepada Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran karena Bali ditunjuk menjadi tempat pertama Sosialisasi BI-FAST, dengan lingkup wilayah Bali dan Nusa Tenggara. 

BI Bali menyambut positif sektor ekonomi Bali pada triwulan II 2022 tercatat tumbuh 3,04 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 1,45 persen (yoy). 

Sejalan dengan hal ini, transaksi sistem pembayaran nontunai juga menunjukkan kinerja yang baik. 

Pada semester 1 2022, transaksi RTGS meningkat 1,6 persen (yoy), transaksi SKNBI meningkat 9,7 persen (yoy), serta transaksi menggunakan uang elektronik tumbuh 67,5 persen (yoy). Kanal pembayaran digital QRIS juga menjadi opsi pembayaran non tunai berbasis digital yang paling diminati di Bali. Hal ini tercermin dari banyaknya merchant QRIS di Bali yang mencapai 467 ribu merchant per Mei 2022 atau tumbuh sebesar 109 persen (yoy). (r1/*)

Selasa, 02 Agustus 2022

Bupati Gede Dana Serahkan SK Kenaikan Pangkat ASN di Lingkungan Pemkab Karangasem


Karangasem, Bali Kini - Bupati Gede Dana memimpin Apel Dinas Pendidikan sekaligus menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada 639 ASN di Lingkungan Pemkab Karangasem, bertempat di Lapangan Upacara Disdikpora, Kabupaten Karangasem, Kamis (1/8/2022). ASN yang menerima kenaikan pangkat periode April 2022, terdiri dari 280 orang Tenaga Guru, 97 orang Tenaga Kesehatan dan 262  orang Tenaga Administrasi Teknis lainnya. 

Bupati Gede Dana dalam arahannya menyampaikan, kenaikan pangkat bulanlah suatu hak, namun adalah penghargaan yang diberikan suatu negara. Maka melalui acara ini hendaknya menjadi momentum untuk mengembangkan profesionalitas kerja ASN yang telah menerima kenaikan pangkat. 

“Kenaikan pangkat adalah reward bapak ibu yang bekerja dengan baik. Saya berharap, dengan ini bapak ibu dapat meningkatkan kualitas kerja, meningkatkan mutu di era digitalisasi. Di era digital ini, siapa pun bisa jadi wartawan yang akan menilai kinerja ASN, baik itu masyarakat dan teman dekat =, oleh sebab itu, penting profesional kerja itu harus ditingkatkan”,ujar Gede Dana.

Dikatakan, dalam proses kenaikan pangkat harus ada proses yang dilalui sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Pemberian nilai harus secara profesional dan objektif. Untuk mencapai prestasi kerja dikemudian hari, mulai saat ini ASN harus memberikan penyelesaian pelayanan secepat mungkin. 

“Jangan hanya bekerja rutinitas, saya juga berharap bapak ibu harus berinovasI. Karena tuntutan zaman, kita harus kerja cepat. Dengan kenaikan pangkat ini harusnya kualitas dan kinerja serta disiplin harus ditingkatkan untuk mencapai hasil yang maksimal,”lanjutnya.
Bupati Dana bahkan memerintahkan Kepala OPD untuk membimbing dan mengawasi ASN yang baru saja mendapat kenaikan pangkay. Menurutnya, berhasil tidaknya sebuah pemerintahan , tentunya didukung juga oleh aparaturnya. 

“Khusus para tenaga pendidik, saya tidak segan-segan mendatangi sekolah-sekolah. Tidak hanya sekolah dekat bahkan sekolah yang paling jauh pasti saya datangi untuk memastikan komitment kerja bapak ibu,” tutup Gede Dana. (Ami)

Senin, 01 Agustus 2022

Kamenkumham Bali Bantah Ada Antrean 5 Jam di Bandara


BALIKINI.NET | BALI — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Anggiat Napitupulu angkat bicara terkait artikel dari sebuah blog yang menyampaikan mengenai lamanya antrean selama lebih dari 5 jam pada area imigrasi. 

Ditegaskannya bahwa keterangan yang disampaikan pada artikel tersebut tidaklah benar. Anggiat kemudian menjelaskan mengenai kronologis kedatangan dari penulis artikel tersebut saat mendarat di Bali. 

"Yang bersangkutan tersebut datang pada hari Jumat 29 Juli 2022 dari Bangkok Thailand dan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 14.43 WITA, yang bersangkutan kemudian melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan dan menuju konter BRI untuk membeli Visa on Arrival (VOA)," ungkapnya. 

Berdasarkan data pada aplikasi perlintasan keimigrasian tercatat yang bersangkutan melakukan pemeriksaan keimigrasian pada pukul 15.47 WITA. Sehingga total waktu yang dibutuhkan yang bersangkutan dari keluar pesawat, pemeriksaan KKP, pembayaran VOA dan penyelesaian pemeriksaan keimigrasian adalah 53 menit.

Disampaikannya, seiring dengan perluasan kebijakan keimigrasian mengenai penambahan subjek negara Visa on Arrival (VOA) dan pemberian bebas visa kunjungan bagi negara-negara di kawasan asia tenggara, jumlah penerbangan maupun volume kedatangan penumpang yang menuju Bali mengalami peningkatan. 

Peningkatan jumlah penerbangan juga mengakibatkan adanya jadwal penerbangan internasional yang mendarat secara berdekatan. Hal tersebut tentunya berpotensi menyebabkan kepadatan pada area kedatangan pada saat jam sibuk (peak time). 

Namun Anggiat memastikan bahwa pemeriksaan keimigrasian tetap berjalan lancar dan kondusif. 

“Kami telah melakukan langkah antisipatif terhadap potensi kepadatan penumpang pada jam sibuk dengan menambah petugas, dengan komposisi 16 konter dimana 1 konter diisi oleh 2 orang pegawai dapat menyelesaikan pemeriksaan 1500 penumpang per jam," pungkasnya dan meyakinkan, dirinya berkomitmen untuk menjalankan pemeriksaan keimigrasian sesuai dengan SOP dan peraturan yang berlaku. (*)

Jumat, 29 Juli 2022

Polda Bali Berikan Bantuan Kepada Kelompok Simantri Merta Diuma


 Ket Foto : Penyerahan bantuan kepada Kelompok Simantri Merta Diuma. 


Gianyar , Bali Kini - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) atau dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus. Penyakit ini dapat menyebar dengan sangat cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi, menimbulkan kerugian ekonomi yg sangat besar (penurunan berat badan permanen), pengendaliannya sulit dan kompleks karena membutuhkan biaya vaksinasi yang sangat besar serta pengawasan lalu lintas hewan yang ketat. 

Belakangan, PMK sudah terjadi disejumlah daerah di Bali, termasuk di Gianyar. Salah satunya menimpa Kelompok Simantri  Merta Diuma, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Menurut, I Gusti Made Kaler selaku Ketua Simantri dan juga Ketua Gapoktan Kecamatan Blahbatuh, Gianyar bahwa 38 ekor sapi peliharaan Simantri Merta Diuma, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar positif terjangkit virus PMK. 

Kondisi itu lantar membuat para petani harus mengikhlaskan puluhan ekor sapi itu untuk dipotong secara beryarat guna memutus rantai penyebaran virus. Kelompoknya mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah, sebab sapi yang kondisinya sehat harganya ditaksir mencapai Rp. 12.000.000. Para petani tak bisa berbuat banyak, setelah sapi yang terkena PMK harus dipotong, dan kandang sapi di Simantri tersebut harus dikosongkan selama minimal 3 bulan kedepan agar benar-benar steril.

Dan sebagai ucapan terima kasih karena telah membantu Pemerintah memutus penyebaran wabah PMK dengan dilakukannya pemotongan secara beryarat terhadap sapi - sapi yang terjangkit PMK tersebut, Direktorat Intelkam Polda Bali pun menyerahkan bantuan berupa paket sembako, sabit dan sekop kepada Kelompok Simantri Merta Diuma di Balai kelompok Simantri Merta di Uma, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. “Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai wujud ucapan terima kasih karena telah membantu Pemerintah memutus penyebaran wabah PMK dengan dilakukannya pemotongan secara beryarat terhadap sapi - sapi yang terjangkit PMK,” ujar Panit V Subdit 2 Ditintelkam Polda Bali Iptu I Ketut Widana, Jumat (29/7).

Disamping itu Polda Bali khususnya Direktorat Intelkam Polda Bali juga mengajak seluruh kelompok ternak sapi untuk mendukung program-program Pemerintah seperti terselenggaranya Presidensi G20 di pulau Bali, menndukung upaya Pemerintah mewujudkan pola pembangunan yang nantinya dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Meminimalisir penggunaan isu provokatif yang telah menimbulkan keresahan ditengah masyarakat serta menangkal dan memerangi berita Hoax yang dapat menyebabkan instabilitas kamtibmas di wilayah Provinsi Bali. (*)

Kamis, 28 Juli 2022

Wagub Cok Ace Hadiri Karya Melaspas Gedong Sineb Pura Dalem Puri Peliatan Ubud


UBUD - Wakil Gubernur Prof. Tjok Oka Sukawati (Cok Ace) mewakili Gubernur Bali menghadiri Upacara Mecaru Rsi Gana, Melaspas, Mapedagingan Gedong Sineb, Nyepuh Masupati Pralinggan Ida Bhatari di Pura Dalem Puri Desa Peliatan Ubud, Kamis (Wrespati Kliwon Merakih), 28 Juli 2022. Pamelaspasan Gedong Sineb dilaksanakan setelah pelinggih ini usai direnovasi karena rusak terkena sambaran petir pada 20 Maret 2022 lalu. Rentetan Upacara Mecaru Rsi Gana, Melaspas, Mapedagingan Gedong Sineb, Nyepuh Masupati Pralinggan Ida Bhatari dipuput dua sulinggih yaitu Ida Pedanda Griya Peling Baleran dan Ida Pedanda Griya. Upacara juga diiringi pementasan Tari Topeng, Wayang, Kekriningan, Baris dan Rejang. 

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace yang didampingi Kalaksa BPBD Provinsi Bali I Made Rentin menyampaikan bahwa dirinya hadir dalam kapasitas sebagai pengayah Pura Dalem Puri, bagian dari sameton Puri Ubud dan juga mewakili Gubernur yang tak bisa hadir secara langsung menyaksikan upacara ini. Namun demikian, ia menginformasikan kalau Gubernur menaruh perhatian yang sangat besar terhadap keberadaan Pura Dalem Puri Peliatan Ubud. Ditambahkan olehnya, Gubernur juga salut dengan semangat yang ditunjukkan pangempon pura sehingga hanya dalam hitungan bulan, renovasi palinggih yang tersambar petir bisa dirampungkan. 

“Semangat krama ini sejalan dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala,” ungkapnya.

Melanjutkan pesan dari Gubernur, ia berharap semangat nangun yadnya dapat terus dilanjutkan karena merupakan warisan leluhur secara turun temurun. Konsep yadnya ini terkait erat dengan ajaran Hindu yang meyakini hidup tak lepas dari ‘Rna’ (hutang, red). 

“Ida Betara sweca, kita juga harus menunjukkan rasa bhakti. Yadnya bukan dihitung berdasarkan kecil besarnya, tapi dari keiklasan kita dalam melaksanakannya,” urainya. Sebagai wujud dukungan, Pemprov Bali memberikan bantuan sebesar Rp. 100 juta sebagai biaya renovasi pelinggih yang tersambar petir. Menurut Wagub Cok Ace, jumlah tersebut mungkin tak menutup seluruh biaya yang dikeluarkan. Tapi menurutnya ini menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. 

Pada bagian lain, sebagai bagian dari keluarga besar Puri Ubud, ia menyampaikan terima kasih atas keguyuban yang ditunjukkan oleh krama pengempon sehingga perbaikan bisa dilaksanakan dalam hitungan bulan. “Walaupun kita tahu sebagian besar krama sangat tergantung dari sektor pariwisata dan lama terpuruk akibat pandemi Covid-19. Tapi rupanya hal itu tak menyurutkan semangat umat dalam menunjukkan rasa bhakti,” ungkapnya. 

Sementara itu, Panglingsir Puri Ubud Tjokorda Gde Putra Sukawati juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk Pemprov Bali, Pemkab Gianyar dan wakil rakyat dalam proses renovasi pelinggih Gedong Sineb yang tersambar petir. 

“Perbaikan pelinggih bisa dilaksanakan cepat karena kebulatan tekad krama pengayah, Prajuru Pura Dalem Puri yang didukung sameton Puri Ubud dan Puri Peliatan,” pungkasnya. 

Setelah upacara melaspas, selanjutnya pada Soma Wage Tambir 1 Agustus 2022 akan dilaksanakan prosesi melasti. Sementara puncak karya padudusan alit di pura ini akan dilaksanakan pada Anggara Kliwon Tambir dan nyineb pada Sukra Pon Tambir.

Selasa, 26 Juli 2022

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho Dorong Produksi Pertanian di Bali


Denpasar , Bali Kini - Bank Indonesia (BI) akan dorong produksi pertanian di Bali. Termasuk di Kabupaten Jembrana, BI berencana untuk membuat pabrik Kakao. 


Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho pada Senin (25/7/2022) pada acara Penyerahan Bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Kepada UMKM Binaan dan Mitra KPWBI Bali di Denpasar. 


Untuk mendukung UMKM bahkan BI sudah mempersiapkan berbagai kebutuhan para petaninya, agar hasil tani lebih maksimal. "Pohon Kakao, itu UMKM di Jembrana sudah ada alat transportasi untuk memperlancar produksi pertanian coklat, serta alat-alat pembersih, pupuk dan sebagainya sudah kita siapkan,"katanya.



Bahkan gak hanya di Kabupaten Jembrana saja, BI juga mendorong UMKM maju di Kabupaten lain, seperti di Kabupaten Karangasem, BI mensupport embung untuk para peternak sapi, mengingat di Kabupaten Karangasem merupakan daerah dengan populasi sapi yang cukup tinggi. Selanjutnya, pihaknya juga mendukung UMKM seperti para penjual kain endek ataupun Gringsing Tenganan asli Karangasem yang saat ini akan menjadi souvenir bagi pada pagelaran G20. 


"Dan masih banyak lagi ya, untuk pangan seperti cabai dan ikan juga ada. Kami ingin ini serius dan sungguh-sungguh dijalankan, dan kedepan nantinya akan di bina lagi kedepan," Ungkapnya.(r5)












Rabu, 20 Juli 2022

Wabup Diar Buka Sosialisasi Program Pengelolaan Administrasi Kependudukan


BALIKINI.NET | BANGLI — Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar hadir dan membuka acara Sosialisasi Program Pengelolaan Administrasi Kependudukan dengan tema " Tuntas Adminduk Era Baru Menuju Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Bangli, yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli pada Selasa (19/7/22).

Dalam kesempatan tersebut hadir Sekda Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangli A.A.Bintang Ari Sutari  serta Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli.

Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar dalam sambutannya menyampaikan Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah yang menangani urusan wajib Pemerintah Daerah dan secara khusus ditugaskan membantu Bupati melaksanakan Urusan Pemerintahan di bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Dari pelaksanaan tugas tersebut, terdapat dua produk yang menjadi output utama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang pertama dokumen kependudukan yang terdiri dari Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP- EL), Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan lainnya, dan yang kedua data base kependudukan. 

Database yang dimiliki oleh Disdukcapil ini tidak hanya digunakan untuk pelayanan administrasi kependudukan semata. Berdasarkan Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2013 disebutkan bahwa data kependudukan juga dimanfaatkan dalam pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi (PEMILU), Penegakan hukum dan pencegahan kriminal. Agar data Kependudukan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberi hasil yang bermanfaat, maka Disdukcapil Kabupaten Bangli haris terus bertranformasi dalam layanan agar mampu menyediakan data kependudukan yang akurat.

Wabup Diar menambahkan dalam rangka menyediakan data kependudukan yang akurat, berkualitas dan terpercaya tersebut, Maka Disdukcapil Bangli melaksanakan sosialisasi Administrasi Kependudukan dengan tema "Tuntas Adminduk Era Baru Menuju Identitas Kependudukan Digital di Kabupaten Bangli" . Tuntas Adminduk tersebut meliputi Tuntas Perekaman KTP Elektronik untuk seluruh wajib KTP, Tuntas Pencatatan Akta Kelahirah Umur 0-18 Tahun, Tuntas Pencatatan Akta Kelahiran, Tuntas Pencatatan Akta Perkawinan. 

Pihaknya menambahkan Tuntas Adminduk ini memiliki tujuan agar seluruh penduduk di Wilayah Kabupaten Bangli memiliki dokumen kependudukan yang muaranya adalah bisa mendapat pelayanan yang nyaman di lembaga negara lainnya misalnya layanan SIM, Pajak, BPJS, rekrutmen TNI/POLRI, rekrutmen CPNS/P3K dan yang lainnya.Saat ini rata-rata capaian Adminduk di setiap desa  baru 94-98% maka dari itu diharapkan semua komponen di desa dan OPD agar terus mendorong warga disekitarnya untuk tertib administrasi kependudukan.

Saat ini Disdukcapil Bangli didorong terus untuk maju seiring perkembangan jaman dan tekhnologi informasi, layanan yang awalnya hanya di kantor dinas sudah berkembang dengan layanan berbasis online sejak tahun 2020, dan saat ini mulai bertransformasi menuju identitas kependudukan digital, yang mana identitas digital ini di implementasikan pertama di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kemudian dilanjutkan untuk seluruh ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli dan terakhir ke masyarakat umum di Kabupaten Bangli. 

Melalui program ini Disdukcapil akan melaksanakan pemuktahiran data penduduk secara terus menerus untuk berbagai kepentingan pelayanan publik dan dapat memberi hasil yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya penduduk Bangli, sesuai dengan visi Nangun Sat Kerti Loka Bali di Kabupaten Bangli Menuju Bangli Era Baru yang dituangkan pada Misi ke 7 yaitu mengembangkan sistem data kelola Pemerintah Daerah berbasis TIK yang efektif, efisien, terbuka, transparan, akuntabel dan bersih, serta meningkatkan pelayanan publik terpadu yang cepat, pasti dan murah.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangli A.A.Bintang Ari Sutari dalam laporannya menyampaikan Tertib administrasi kependudukan (adminduk) merupakan hal fundamental dalam tata kelola kehidupan bernegara yang patut dipenuhi. Kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan dan mengurusnya sedari awal pun diharapkan meningkat, termasuk dengan dicanangkannya Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) oleh Kementerian Dalam Negeri.Di Kabupaten Bangli, untuk terus menggenjot kepemilikan dokumen kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangli mencanangkan Gerakan Desa Tuntas Adminduk (GEDE TUNDUK).

Lebih lanjut dijelaskan tertib administrasi kependudukan diharapkan mampu memberikan sumbangsih data yang berkualitas dan terintegrasi untuk layanan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten Bangli.

Pemanfaatan data ini diawali dengan pengajuan hak akses ke Ditjen Dukcapil melalui Disdukcapil Bangli, yang kemudian ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerjasama antara OPD dengan Disdukcapil Bangli. Masing-masing OPD akan memberikan data balikan yang di masa depan akan menjadi data tampilan untuk identitas kependudukan digital.
Untuk menjamin gerakan tersebut dapat dipahami dan diikuti oleh seluruh ASN dan masyarakat Bangli maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangli menyelenggarakan sosialisasi berkaitan dengan implementasi Identitas Kependudukan Digital dan Kerjasama Pemanfaatan Data Kependudukan.

Senin, 11 Juli 2022

Tinggi Minat Warga Karangasem Bekerja Keluar Negeri Masih Terkendala Modal


Karangasem, Bali Kini -
Minat warga masyarakat Karangasem untuk bekerja di luar Negeri masih tinggi, hal tersebut didasari rasa ingin mengembangkan diri dan mencapai perekonomian yang lebih baik. Bidang pekerjaan yang paling diminati untuk dilakoni bekerja di Luar Negeri, salah satunya ialah di bidang Spa khususnya Massage Spa (spa pijat). 


LKP Panda yang didirikan oleh Siti Nur Fahtonah atau lebih akrab dipanggil dengan nama Bu Fanda selama ini sudah berhasil memberangkatkan 80 orang Spa Terapis. Dan kini pihaknya tengah mencetak 20 orang siswa lagi untuk menjadi Spa Terapis yang siap berkompetisi dan diberangkatkan ke luar Negeri. 


Peserta pelatihan sendiri sebagian besar terdiri dari perempuan. "Ya, karena Spa lebih banyak perempuan, tapi kita ada siswa laki-laki, 2 orang. Dia ingin berangkat ke Poland,"ujar Bu Fanda yang juga selaku instruktur di LKP-nya sendiri. 


Menurutnya, minat untuk masyarakat untuk bekerja diluar negeri memang tinggi, namun kendalanya ialah ketiadaan biaya awal atau modal awal untuk berangkat. "Biasanya siswa kita berangkat ke Turki, itu dengan biaya Rp. 17.000.000 sedangkan untuk berangkat ke Polandia membutuhkan biaya Rp. 25.000.000," Terang bu Fanda. Biaya keberangkatan di dua negara ini berbeda, karena menurut bu Fanda penghasilan yang didapat dari dua negara ini pun berbeda. Jika di Turki rata-rata Spa Terapis akan di gaji sebanyak Rp. 6.000.000 - Rp. 8.000.000 /bulan sedangkan di Polandia gajinya bisa mencapai Rp. 12.000.000/- . Untuk kontrak kerja, mulai dari satu tahun. Sementara mereka yang berangkat menggunakan Visa kerja yang berfungsi selama 5 tahun.


Karena tingginya masyarakat yang ingin berangkat keluar negeri namun terbentur biaya, maka pihaknya berharap pemerintah dapat mencarikan solusi. Namun untuk pelatihan sendiri, di tempat ini disediakan pula pelatihan gratis bagi yang tidak mampu. "Kita di sini memfasilitasi pelatihan. Jika yang tidak mampu bisa dapat pelatihan gratis, dengan syarat diajukan terlebih dahulu ke Dinas Pendidikan," Katanya, Senin (11/7/2022). (Ami)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved