-->

Jumat, 16 Januari 2026

Sekda Agung Lesmana Terpilih Sebagai Ketua Komwil Forsesdasi Provinsi Bali

Laporan Reporter : Puspayasa

Klungkung , Bali Kini - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana terpilih sebagai Ketua Komwil Forsesdasi Provinsi Bali Tahun 2026-2028. Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam Rapat Komwil Forsesdasi Provinsi Bali Tahun 2026 di Hotel Wyndham Tamansari Jivva Resort, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Jumat (16/1).  

Terpilihnya Anak Agung Lesmana memimpin Forsesdasi Bali ini karena semua peserta dari Seluruh Sekda se-Provinsi Bali yang hadir menghendaki dan dinilai sebagai sosok yang tepat dalam mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan forum para Sekretaris Daerah di Bali ini. Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) merupakan wadah berhimpun para Sekretaris Daerah Provinsi/Kabupaten Kota dengan tujuan untuk saling membantu, bersatu padu serta dapat berpartisipasi dalam menyelenggarakan Pemerintahan Daerah. “Selamat kepada Bapak Sekda Klungkung terpilih sebagai Ketua Komwil Forsesdasi Provinsi Bali Tahun 2026-2028 semoga amanah dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan kedepan,” ucap Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Sementara itu, Sekda Agung Lesmana berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin FORSESDASI Provinsi Bali 2026-2028. Dirinya mengakui bahwa tugas sebagai Ketua Forsesdasi adalah sebuah kepercayaan. "Kepercayaan ini adalah tugas dan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan para Sekda se-Bali dan Pemerintah Provinsi Bali dalam membantu tugas Kepala Daerah masing-masing guna mempercepat pembangunan di daerah dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Jumat, 21 November 2025

Festival Goa Lawah 2025, Angkat Spiritual dan Tradisi



Laporan Reporter : Tim Lpt 
Klungkung , Bali Kini - Festival Goa Lawah Tahun 2025 dibuka secara resmi ditandai dengan pemukulan tawa tawa oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, Wakil Bupat Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali, I Wayan Serinah di Plaza Kuliner Goa Lawah, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (21/11). 

Festival Goa Lawah Tahun 2025 megusung tema “Yatra Cakra Wisaya" Mencerminkan semangat masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara spiritualitas,
tradisi, dan inovasi. Seperti Roda yang terus berputar, Festival Goa lawah menjadi simbul keberlanjutan budaya, menghidupkan warisan leluhur, membuka ruang bagi kreasi baru dan pengetahuan modern menuju klungkung yang Mahottama.

Melalui festival ini, semangat pelestarian budaya dan spiritualitas dihidupkan kembali dalam kemasan modern yang tetap berakar
pada tradisi local, sekaligus memperkenalkan klungkung sebagai destinasi spiritual torism yang autentik, berkarakter, dan
mengispirasi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Sejumlah atraksi budaya, pameran kriya-kuliner hingga penampilan musisi pop Bali akan mengisi liburan hari raya Galungan selama 21-23 November 2025. 

Sambutan Gubernur Bali yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali, I Wayan Serinah mengapresiasi atas terselenggaranya festival ini, komitmen pemerintah daerah dan kabupaten kota demi memajukan pariwista di wilayahnya masing masing untuk mengangkat jati diri. “Selamat atas terselenggaranya festival goa lawah yang pertama, semoga sukses dan memajukan pariwisata di Kabupaten Klungkung,” ujarnya. 

Bupati Satria mengatakan, Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan di Kabupaten Klungkung yang perlu terus di promosikan, maka dengan semangat yang tinggi secara konsisten terus mendukung penyelenggaraan event-event pariwisata. 
“Festival Goa Lawah yang dilaksanakan
untuk pertama kali ini merupakan salah
satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Klungkung yang saya gagas untuk meningkatkan daya saing Pariwisata
Kabupaten Klungkung,” ujar Bupati Satria

Dirinya juga berharap Festival ini sebagai alat promosi destinasi, menarik kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi lokal, dan melestarikan identitas budaya. Selain itu, festival juga menciptakan lapangan kerja,
meningkatkan pendapatan daerah, dan
memperkuat kohesi sosial masyarakat. “Dengan segala potensinya, Daya Tarik Wisata Goa Lawah sebagai destinasi unggulan pariwisata Kabupaten Klungkung layak untuk dioptimalkan pemasarnnya melalui Festival Goa Lawah ini,” imbuhnya

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati menambahkan Festival Goa Lawah dirancang sebagai wadah yang memadukan nilai spiritual, budaya, dan pariwisata. Selain menonjolkan kesakralan Pura Kahyangan Jagat Goa Lawah, festival diharapkan memperluas daya tarik kawasan timur Klungkung sebagai destinasi wisata religi dan budaya. “Festival perdana ini diramaikan dengan Lomba Baleganjur Ngarap se-Bali yang selalu menjadi magnet bagi sekaa tabuh dari berbagai daerah,” ujarnya.


Kamis, 20 November 2025

Exit Meeting Pemeriksaan Terinci Badan Pemeriksa Keuangan

Laporan Reporter : Tim Lpt 

Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung I Made Satria memimpin kegiatan Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali, yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Rabu (17/11). Kegiatan ini dilaksanakan setelah selesainya pemeriksaan terinci selama 35 hari yang difokuskan pada evaluasi pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesesuaian pengelolaan PDRD dengan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah beserta regulasi turunannya.

Pimpinan tim BPK, Gusti Ngurah Satria Prawira, selaku Penanggung Jawab Pemeriksaan, menyampaikan bahwa pihaknya telah menuntaskan rangkaian pemeriksaan terinci sesuai jadwal. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Klungkung beserta seluruh jajaran atas dukungan dan kerja sama yang diberikan selama proses pemeriksaan berlangsung.

Adapun ruang lingkup pemeriksaan meliputi Pajak Daerah, antara lain PBB-P2, PBJT Makanan/Minuman, PBJT Jasa Perhotelan, PBJT Jasa Parkir, Pajak Air Tanah, dan jenis pajak lainnya. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup Retribusi Daerah yang meliputi Retribusi Pelayanan Kesehatan, Kebersihan, Jasa Kepelabuhan, Pelayanan Tempat Rekreasi dan Wisata, serta retribusi-retribusi lainnya.

Sementara itu, Bupati Klungkung I Made Satria menekankan pentingnya tindak lanjut atas seluruh temuan dan catatan yang disampaikan oleh tim BPK. Menurutnya, hasil pemeriksaan harus dijadikan bahan pembelajaran bagi Pemerintah Kabupaten Klungkung agar kualitas tata kelola keuangan daerah semakin baik.

“Catatan pemeriksaan ini merupakan evaluasi berharga untuk kita semua. Saya minta seluruh OPD segera menindaklanjuti setiap temuan yang disampaikan tim BPK dan menyelesaikan permasalahan yang ada,” tegas Bupati Satria yang didampingi Sekretaris Daerah Anak Agung Gde Lesmana, Kepala Inspektorat Made Sumiarta, serta sejumlah kepala OPD terkait.            
        

Selasa, 18 November 2025

Exit Meeting Pemeriksaan Terinci Badan Pemeriksa Keuangan


Klungkung Bali Kini - Bupati Klungkung I Made Satria memimpin kegiatan Exit Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali, yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Rabu (17/11). Kegiatan ini dilaksanakan setelah selesainya pemeriksaan terinci selama 35 hari yang difokuskan pada evaluasi pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesesuaian pengelolaan PDRD dengan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah beserta regulasi turunannya.

Pimpinan tim BPK, Gusti Ngurah Satria Prawira, selaku Penanggung Jawab Pemeriksaan, menyampaikan bahwa pihaknya telah menuntaskan rangkaian pemeriksaan terinci sesuai jadwal. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Klungkung beserta seluruh jajaran atas dukungan dan kerja sama yang diberikan selama proses pemeriksaan berlangsung.

Adapun ruang lingkup pemeriksaan meliputi Pajak Daerah, antara lain PBB-P2, PBJT Makanan/Minuman, PBJT Jasa Perhotelan, PBJT Jasa Parkir, Pajak Air Tanah, dan jenis pajak lainnya. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup Retribusi Daerah yang meliputi Retribusi Pelayanan Kesehatan, Kebersihan, Jasa Kepelabuhan, Pelayanan Tempat Rekreasi dan Wisata, serta retribusi-retribusi lainnya.

Sementara itu, Bupati Klungkung I Made Satria menekankan pentingnya tindak lanjut atas seluruh temuan dan catatan yang disampaikan oleh tim BPK. Menurutnya, hasil pemeriksaan harus dijadikan bahan pembelajaran bagi Pemerintah Kabupaten Klungkung agar kualitas tata kelola keuangan daerah semakin baik.

“Catatan pemeriksaan ini merupakan evaluasi berharga untuk kita semua. Saya minta seluruh OPD segera menindaklanjuti setiap temuan yang disampaikan tim BPK dan menyelesaikan permasalahan yang ada,” tegas Bupati Satria yang didampingi Sekretaris Daerah Anak Agung Gde Lesmana, Kepala Inspektorat Made Sumiarta, serta sejumlah kepala OPD terkait.            
        

Minggu, 09 November 2025

Lanjutkan Aksi Penyerahan Bantuan Sosial di Kecamatan Nusa Penida

Laporan Reporter : Dearna / Tim Lpt 

Klungkung , Bali Kini - Bupati Klungkung I Made Satria diwakili Ketua TP-PKK Ny Eva Satria dan Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya kembali melanjutkan pembagian bantuan sembako kepada lansia, ODGJ dan disabilitas. Kali ini pembagian sembako dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Nusa Penida, Sabtu (8/11). 

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan tentunya bisa meringankan beban serta memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi akan menjelang hari raya umat hindu Galungan dan Kuningan,” harap Ny. Eva Satria.

Bantuan sosial berupa beras 15 kg x 3 bulan, gula pasir 1 kg x 3 bulan minyak goreng 1 liter 3 bulan dan telur 10 butir x 3 bulan ini disecara simbolis diserahkan kepada penyandang Disabilitas I Putu Ada Putra di Dusun Kutapang Kangin, Desa Batununggul dan I Made Taka, Dusun Kutampi, Desa Kutampi Kaler.

Sementara itu Kadis Sosial P3A Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya menyampaikan, pihaknya akan beruoaya menuntaskan penyaluran sembako ini sebelum perayaan hari raya Galungan dan Kuningan mendatang. Para penerima bantuan sembako triwulan IV tahun 2025 dikecamatan Nusa Penida berjumlah sebanyak 37 orang. Terdiri dari 21 orang Penyandang Disabilitas,  9 orang lansia dan 7 ODGJ.

Pelepasan tukik dan penanaman 1.000 terumbu karang

Laporan : Tim Lpt 

Klungkung , Bali Kini - Pelepasan tukik (anak penyu) dan penanaman terumbu karang adalah kegiatan konservasi lingkungan rutin yang menjadi bagian penting dari agenda tahunan Nusa Penida Festival (NPF) tahun 2025. Kegiatan ini dilakukan di Pantai Tanjung Kerambitan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Minggu (9/11). 

Hadir langsung mengikuti acara tersebut Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, Sekda Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana, Ketu TP.PKK Klungkung, Ny.Eva Satria, Sekrataris I TP.PKK Klungkung, Ny. Kusuma Surya Putra dan komunitas lainnya. 

Bupati Satria mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian alam laut Nusa Penida sebagai daya tarik wisata laut. “Ini menunjukkan bahwa Nusa Penida Festival tidak hanya berfokus pada hiburan dan promosi wisata, tetapi juga pada edukasi dan aksi nyata untuk menjaga kelestarian ekosistem laut yang rentan di kawasan ini,” ujar Bupati Satria


Jumat, 07 November 2025

Festival Akar Budaya Klungkung 2025

Laporan : Tim Lpt 

Klungkung, Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menerima Tim Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Kementerian Kebudayaan di Ruang Kerja Wakil Bupati Klungkung, Kamis (6/11). 

Audiensi ini terkait akan dilaksanakannya “Festival Akar Budaya Klungkung” yang diprakarsai oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV pada tanggal 7-8 Nopember 2025 di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe Klungkung. 

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV Kementerian Kebudayaan menyelenggarakan Festival untuk mengkolaborasikan semua potensi pemajuan kebudayaan di kabupaten Klungkung. Festival ini dirancang sebagai ruang belajar budaya yang interaktif dengan konsep "edutainment" (pendidikan dan hiburan). Anak-anak tidak hanya menonton, tetapi ikut terlibat dalam kegiatan VR budaya. Interaktif, anak ikut mencoba langsung (menari, membuat kerajinan, memainkan alat musik, bermain permainan tradisional). Kreatif, ada ruang untuk mencipta karya berdasarkan budaya (gambar, kriya, cerita). Eksperiensial, anak merasakan suasana budaya, bukan hanya mendapat pengetahuan. 

Wabup Tjok Surya menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Festival Budaya Klungkung tahun 2025 yang diselenggarakan di Kabupaten Klungkung. “Festival ini akan diselenggarakan besok tanggal 7-8 Nopember 2025 semoga berjalan dengan lancar” ucap Wabup Tjok Surya.


Bupati Satria Tugaskan BPBD Segera Tangani Pohon Tumbang di Pura Segara Dalem Ped

Laporan : Tim Lpt 

Klungkung, Bili Kini - Mendengar informasi dari warga Bupati Klungkung, I Made Satria langsung meninjau pohon gepah tumbang di kawasan Pura Segara Dalem Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (6/11). Pohon berukuran besar ini tumbang pada Rabu (5/11) sekitar pukul 21.15 Wita dan menimpa sejumlah pemedek yang tengah melaksanakan persembahyangan. 

Saat tiba dilokasi, Bupati Satria sangat perihatin dengan kejadian pohon tumbang yang menimpa pemedek hingga meninggal dunia. Bupati langsung menugaskan Kalak BPBD Klungkung untuk segera turun ke lokasi bersama tim untuk melakukan pemotongan pohon yang berukuran besar tersebut karena ini sangat berbahaya dan kita harus segera mengantisipasi. Selain itu, Bupati Satria juga mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini, semoga almarhum mendapatkan tempat yang terbaik disisi-Nya “Saya sudah tugaskan BPBD Klungkung agar segera turun ke lokasi untuk melakukan pemotongan ranting-ranting pohon yang masih membahayakan, ini kami lakukan agar kedepan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” harapnya.

Berdasarkan keterangan salah satu pemangku pura setempat rombongan berjumlah 12 orang asal Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, datang untuk melakukan persembahyangan. Saat melintas di depan Pura Segara, tiba-tiba pohon tua itu tumbang tanpa ada tanda-tanda cuaca ekstrem. Dugaan sementara, pohon tumbang itu akibat batang yang sudah rapuh karena usia tua. Akibat kejadian tersebut, enam orang menjadi korban. Satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal diketahui bernama Ni Ketut Suarti (64), warga Dusun Swelagiri, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan. Korban mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju RS Gema Santi Nusa Penida, akibat luka parah di bagian kaki. Adapun lima korban luka lainnya yakni I Wayan Lilar (65), mengalami luka di bagian dahi. Ni Kadek Rumiani (36), mengalami syok. Sunarmi Liaturrofiah (20), yang sedang hamil muda, mengalami nyeri pada bahu. I Wayan Sudiasa (40), luka pada bagian mulut. Ni Luh Dewiantari (22), luka robek ringan di kaki kanan. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Gema Santi untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisi kelima korban luka dilaporkan sudah stabil.


© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved