-->

Senin, 04 April 2022

Pelanggaran Prokes Masih Ditemukan, 50 Orang Terjaring


BALIKINI.NET, DENPASAR – Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar mengalami penurunan, namun pelanggar prokes masih ditemukan. "Seperti hari ini kami menjaring  50 orang pelanggar prokes di Jalan Mahendradatta, Kelurahan Padangsambian Denpasar," kata Kabid  Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Sudarsana saat melakukan penertiban Senin (4/4).

Lebih lanjut ia mengatakan, dari jumlah yang terjaring semua diberikan pembinaan. Menurutnya, pelanggar yang terjaring sebagian besar menggunakan masker di dagu, saat ditanya mereka beralasan sesak saat menggunakan masker.

“Agar kejadian ini tidak di ulang maka pelanggar diberikan pembinaan, dan sanksi fisik berupa push up di tempat,” kata Sudarsana.

Ia menegaskan  penertiban akan terus dilakukan karena pelanggaran protokol kesehatan masih ditemukan, padahal penerapan protokol sudah dilakukan sejak terjadi pandemi 2 tahun yang lalu.

Menurutnya perlu terus dilakukan edukasi agar masyarakat benar benar bisa mentaati pemberlakukan kebijakan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya mentaati prokes dalam kegitan itu pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. 

Tentunya penertiban ini dilakukan sesuai  dengan Peraturan Gubernur Nomor 46 dan Peraturan Walikota Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Ketua TP PKK Tabanan Sinergikan Aksi Sosial Bersama TP PKK Provinsi Bali di Desa Beraban


BALIKINI.NET, TABANAN – Wujudkan komitmen untuk terus mendukung program-program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat, Ketua TP PKK Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya., S.H sambut sinergitas Aksi Sosial turun langsung ke Desa bersama dengan TP PKK Provinsi Bali, di Wantilan Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Sabtu (2/4)

Aksi Sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster bersama dengan Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi dan FPD (Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia Daerah Bali). Turut Hadir Ketua FPPI Bali, Ketua GOW Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Sosial Tabanan, Kepala Dinas BPMD Tabanan, Camat Kediri dan Bendesa Adat, dan OPD terkait. 

Sebagai bagian dari program unggulan di PKK, Aksi Sosial di Desa Beraban ini menyasar langsung kepada 50 orang penerima bantuan, termasuk diantaranya 10 orang lansia, 10 orang ibu hamil Kekurangan Gizi Kronis (KEK), 10 orang balita gizi buruk/kurang, 10 orang penyandang difabel dan 10 orang kader PKK yang kurang mampu di kabupaten Tabanan. langkah ini pun menuai antusiasme yang sangat baik di masyarakat. 

Sebanyak 1 ton beras dalam kesempatan ini, dibagikan untuk 50 penerima bantuan, selain itu juga bantuan 50 krat telur dan susu untuk tambahan bagi balita dan orang tua. PKK dalam kegiatan ini, turun langsung ke masyarakat dan membantu apa yang dibutuhkan dengan kesungguhan dan ketulusan hati. Aksi sosial bertemakan berbakti dan menyapa, berbakti dan berbagi ini dikhususkan untuk bangsa dan negara, masyarakat Indonesia yang tentunya membutuhkan. 

Dalam arahannya, Ny. Putri Koster juga menekankan tentang sinergitas PKK dengan program kerja pemerintah salah satunya tentang pengelolaan sampah, di mana permasalahan sampah yang sudah sangat meresahkan ini patut mendapat perhatian dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan Pergub nomor 47 tahun 2019 tentang pengelolaan sampah berbasis sumber. Untuk peraturan pengelolaan sampah Desa semuanya sudah tertuang dalam Keputusan Gubernur nomor 381 tentang pedoman pengelolaan sampah, yang ujung tombak penggeraknya ada di desa.

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya bagi Kepala Desa untuk memiliki sistem yang baik dan mampu menggerakkan masyarakat untuk mengatasi persoalan sampah tersebut. “kalau sampah tidak dikelola, suatu saat akan menjadi bencana, tidak hanya lingkungan tapi juga kesehatan” ujarnya. Masyarakat diharapkan harus lebih giat dan cerdas, memilah sampah organik yang bisa didaur ulang menjadi pupuk tanaman dan mengumpulkan sampah plastik yang bisa diproduksi kembali menjadi barang-barang yang bermanfaat. 

Lebih lanjut, ia juga membahas terkait pentingnya pencegahan stunting yang telah menjadi program Nasional. Meskipun angka stunting di Bali relative kecil, namun harus tetap waspada. Kepada para calon orang tua, ketua TP PKK Provinsi Bali tersebut menegaskan, agar kesehatan ibu hamil terus dijaga. Mulai dari pengaruh di usia pernikahan, selalu menjaga pola makan dan pola hidup yang baik agar terhindar dari KEK (Kekurangan Energi Kronis) di usia muda dan masa kehamilan. “Jaga kandungan dan periksakan dengan baik, di musim pandemi ini jangan sampai virus covid juga masuk, jaga terus protokol kesehatan, asupan makanan yang baik, istirahat yang cukup dan hindari begadang” pesannya. 

Menanggapi aksi sosial tersebut, Ny Rai Wahyuni Sanjaya selaku ketua TP PKK Tabanan, sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. “Sinergi positif dan sangat baik akan terus kami dukung dan lakukan dengan pemerintah, terutama terkait aksi sosial yang memberikan kebaikan langsung kepada masyarakat, semoga bantuan-bantuan ini dapat diterima dengan baik, tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat” Pungkasnya.

Kepada seluruh kader PKK, Ny Putri Koster kembali berpesan untuk terus memperhatikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, serta tidak berhenti dalam melakukan sosialisasi tentang 10 program PKK kepada keluarga-keluarga di seluruh Bali, baik melalui aksi langsung maupun media. karena tahan dan tangguhnya bangsa, dimulai dari kuat dan kokohnya keluarga Indonesia. 

Bantu Teman Pecah Sabu, Pemuda Denpasar Ini Dihukum 6 Tahun


BALIKINI.NET, DENPASAR – Remaja asal Denpasar, A.A Anjas Cahya Dinata (20) harus menerima hukuman pidana selama 6 tahun penjara. Itu karena rasa pertemanan, rela kamarnya dipakai untuk menyimpan dan mecah paketan sabu. 

Dalam berkas terpisah, kedua remaja Saputra dan Suryanata dituntut 7,5 tahun dan sudah vonis hakim 6 tahun. Sementara Anjas, sebelumnya oleh JPU dituntut 8 tahun.

Majelis hakim pimpinan Hari Supriyanto, sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gusti Lanang Suyadnyana, bahwa perbuatan remaja ini terbukti bersalah sebagaimana tertuang dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Kasus yang menjerat terdakwa ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan I Komang Adi Saputra (18) dan I Wayan Suryanata (20), pada Senin 25 Oktober 2021, sekitar pukul 20.15 WITA di sebuah rumah di Jalan Padang Griya, Padang Sambian Kelod, Denpasar Barat.

Dimana kedua rekannya usai mengambil tempelan di Kreneng, langsung ke rumah Anjas untuk memecah sabu menjadi 35 paket klip kecil. Bahwa terdakwa mengakui ikut serta membantu dan mengetahui bahwa mereka di bawah kendali orang bernama Busi (DPO). 

Terdakwa Adi Saputra dan Suryanata dalam berkas terpisah, saat ditangkap menunjukkan menyimpan sabu di kamar Anjas. Tiba di rumah anjas, benar ditemukan 35 paket sabu berat 3,66 gram. Saat itu Anjas sedang tidak ada di rumahnya, Polisi pun melakukan penjemputan ke rumah di rumah saudaranya Jalan Padang Griya, Padang sambian kelod, Denpasar Barat. 

Uniknya, ke dua terdakwa Adi Saputra dan Suryanata dalam berkas terpisah menerima hukuman setara dengan Anjas. 

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa pidana penjara selama 6 tahun dan denda sebesar Rp2 miliar Subsider 6 bulan penjara," putus hakim dalam sidang online di PN Denpasar. (**)

Minggu, 03 April 2022

Efektifkan Pengelolaan Sampah, Kelurahan Panjer Sinergikan Bank Sampah dan TPS3R


Denpasar - Mengefektifkan pengelolaan dan pengolahan sampah melalui pengelolaan Bank Sampah dan TPS3R dilaksanakan Kelurahan Panjer Kecamatan Denpasar Selatan. Pada Minggu, (3/4) pelaksanaan kegiatan di Bank Sampah Dharma Laksana diefektifkan kembali oleh Lurah Panjer, I Putu Budi Ari Wibawa.  

"Dalam rangka mengimplementasikan Peraturan Gubernur Bali No. 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Peraturan Walikota Denpasar No. 45 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Reduce, Reuse dan Recycle Melalui Bank Sampah, Kelurahan Panjer mengaktifkan kembali Bank Sampah Dharma Laksana yang sempat vakum selama 3 tahun akibat adanya  pembangunan di area Banjar Kaja dan Pandemi Covid-19," ujar Budi Ari Wibawa saat ditemui disela-sela kegiatan Bank Sampah Dharma Laksana. 

Lebih lanjut didampaikan bahwa Bank Sampah Dharma Laksana yang sudah terbentuk sejak Tahun 2016 ini akan bersinergi dengan TPS 3R Paku Sari dimana barang-barang yang dijual oleh masyarakat ke bank sampah nantinya akan dijual kembali ke TPS 3R dan dipilah kembali sesuai jenis sampah setelah itu lanjut dijual ke pengepul. Kegiatan ini juga merupakan salah satu solusi yang bisa diberikan terkait pemilahan sampah setelah bulan lalu kami mensosialisasikan ke banjar-banjar di wilayah Kelurahan Panjer. 

"Bank sampah juga merupakan salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat untuk memilah sampah karena dari hasil pemilahan yang dijual tersebut akan ada nilai ekonomis yang diperoleh oleh nasabah bank sampah," ujarnya

Disampaikan pula bahwa dengan terpilahnya sampah di masyarakat tentunya akan berdampak terhadap produktifnya tenaga pemilah di TPS 3R Paku Sari karena sampah yang masuk sudah tidak bercampur. Sehingga mereka mampu melakukan pengolahan sampah organik dan an organik dengan lebih cepat, efektif dan efisien. 

"Harapan kami kedepannya tentu saja Bank Sampah Dharma Laksana bersama dengan TPS 3R Paku Sari Panjer dapat beroperasional secara konsisten sehingga mampu membantu pemerintah dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di tingkat desa/kelurahan," ujarnya.

Sekda Alit Wiradana Buka Lomba Ogoh-Ogoh Mini dan Sketsa ST. Satma Cita Banjar Kelandis


Denpasar, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana membuka secara resmi Lomba Ogoh-Ogoh Mini dan Sketsa ST. Satma Cita, Banjar Kelandis, Denpasar Tahun 2022, Minggu (3/4) yang ditandai dengan pemukulan Gong. Pelaksanaan lomba tersebut merupakan rangkaian memeriahkan Hari Suci Nyepi Caka 1944 Tahun 2022 serta upaya memberikan ruang ekspresi dan kreatifitas bagi kreator ogoh-ogoh di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Denpasar Timur, I Made Tirana, Perbekel Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana, Perwakilan Bendesa Adat Pagan, undangan serta seluruh peserta dengan karya ogoh-ogoh mini dan sketesa ogoh-ogoh dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana usai membuka acara memberikan apresiasi lomba ogoh-ogoh mini dan sketsa ogoh-ogoh yang diselenggarakan ST. Satma Cita, Banjar Kelandis serangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1944. Hal ini tentu mejadi kegiatan positif ditengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19 saat ini. Sehingga inovasi dan kreatifitas anak muda harus tetap tumbuh.

“Kita  harus berinovasi, terus berkreatifitas, inovasi dan kreatifitas anak muda ini harus tetap tumbuh meski di masa pandemi, namun yang produktif dengan tetap disiplin pada protokol kesehatan,” ujar Alit Wiradana

Lebih lanjut dikatakan, melalui lomba ini diharapkan kreatifitas sekaa teruna dalam bidang karya atau sketsa ogoh-ogoh dapat tertampung dan dapat dinikmati oleh pecinta Ogoh-ogoh. Terlebih hasil karya dari insan muda Denpasar dan juga seluruh Bali ini sangat menginspirasi dan telah menggunakan unsur-unsur teknologi.

Alit Wiradana menambahkan, karya ogoh-ogoh saat ini sudah berkembang pesat. Sehingga tak hanya menampilkan wujud ogoh-ogoh mini, namun juga menampilkan sketsa hingga alur cerita dalam konsep ogoh-ogoh. Sehingga tantangan saat ini dalam keterbatasan yang ada dapat  tetap produktif, berinovasi dan berkreativitas.

“Harapan saya mewakili Pemkot Denpasar, saat ini dalam masa pandemi dapat memberikan solusi, dan wadah kreatifitas anak muda dalam berkespresi dan berharap pandemi ini segera berakhir,” ujarnya.

Ketua ST. Satma Cita, Banjar Kelandis, Wayan JJ Dwika Satriani Suryananda didampingi Ketua Panitia, Kadek Dwi Cahyana mengatakan, ogoh-ogoh menjadi prosesi unik di Kota Denpasar dengan kreativitas sekaa teruna yang ada. Sehingga pada situasi pandemi saat ini ST. Satma Cita, Banjar Kelandis menggelar lomba Ogoh-ogoh mini dan sketsa ogoh-ogoh ini sebagai wadah kreatifitas para kreator ogoh-ogoh. Sehingga diharapkan mampu membangkitkan semangat berkompetisi menghadirkan berbagai inovasi di bidang karya seni ogoh-ogoh.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi media pengembangan kreativitas dan wawasan, serta meningkatkan rasa persatuan pemuda dan melestarikan adat, seni dan budaya Bali, sekaligus menjadi stimulan bagi penyelenggara kegiatan serupa di kemudian hari,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kegiatan Lomba Ogoh-Ogoh Mini dan Sketsa ST. Satma Cita, Banjar Kelandis ini  melombakan empat kategori utama. Yakni Kategoti Ogoh-ogoh mini mesin, Ogoh-ogoh mini non mesin, Sketsa manual dan Sketsa digital yang  akan memperebutkan Piala, Piagam dan Uang Tunai . (Ags/HsDps).

WHDI Kota Denpasar Kembali Menggelar Pelatihan Membuat Banten Otonan


Denpasar - Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar secara berkelanjutan menggelar Pelatihan membuat Banten Otonan. Kali ini pelatihan  dilaksanakan di Banjar Kedaton, Desa Sumerta Klod Minggu (3/4)

Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara usai membuka cara mengatakan, pelatihan membuat banten otonan ini dilaksanakan karena tingginya minat masyarakat khususnya wanita Hindu untuk mengetahui makna dan cara membuat banten sesuai sastra agama.

Selain itu kegiatan ini juga untuk menunjang program WHDI Kota Denpasar dalam bidang keagamaan.  Kegiatan ini diadakan langsung di setiap banjar di empat Kecamatan se Kota Denpasar. Dengan menyasar Wanita Hindu dan Sekaa Teruna Teruni.

Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan ,di tengah masa pandemi seperti saat ini aktifitas wanita Hindu di Kota Denpasar tidak menyurutkan minat masyarakat khususnya wanita Hindu untuk memahami makna dan filosofi serta unsur -unsur  yang menjadi kelengkapan suatu banten atau upakara. Hal ini terbukti masyarakat yang hadir sangat antusias. 

"Antusias yang begitu besar dari masyarakat maka WHDI merespon positif antusias masyarakat dengan mengadakan pelatihan banten otonan, ini," kata  Ny. Sagung Antari Jaya Negara

Menurut Ny. Sagung Antari Jaya Negara  pelatihan membuat banten digelar karena banten otonan   diperlukan setiap 6 bulan sekali untuk memperingati hari kelahiran. Sehingga  ibu rumah tangga diharapkan bisa membuat banten otonan sendiri untuk keperluan anggota keluarganya sendiri  dan bila sudah  terbiasa dapat diterapkan pada lingkungan yang lebih luas lagi.
 
Selain itu, pelatihan membuat banten otonan penting dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar bisa membuatnya sesuai dengan sastra. Pembuatan banten otonan ini juga sangat sering diterapkan dan dilakukan oleh ibu rumah tangga.

Dengan dilaksanakan pelatihan ini minimal para ibu ibu rumah tangga mengetahui dan bisa membuat banten otonan untuk anggota keluarga di rumah sendiri sesuai dengan sastra agama Hindu. (Ayu)

Bupati Tamba Apresiasi Pagelaran Ekonomi Kreatif Marsudirini


Jembrana - Pagelaran Ekonomi Kreatif dan Fashion Show Tahun 2022 oleh Siswa/Siswi SMK Marsudirini Jurusan Tata Busana berlangsung di Angkringan Terminal Negara, Sabtu (2/4). Turut dihadiri langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi istri Ny. Candrawati Tamba yang sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.

Acara yang sukses menarik perhatian masyarakat yang datang ke Angkringan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan. Mulai dari Lomba Busana Ajeg Bali yang diikuti 27 peserta dan Dance Kreasi yang dikuti 68 siswa/siswi SMP Jembrana. Acara ditutup dengan parade busana. Menariknya busana yang ditampilkan keseluruhan merupakan hasil buah karya dari siswi SMK Marsudirini.

Adapun hasil finalis Lomba Fasion Show Busana Adat Bali sebagai Juara I Ni Made Dwi Yadia Lestari (SMPN 4 Negara), Juara II Ni Putu Diana Puspita (SMPN 4 Negara Dewi), Juara III Ayu Komang Intan Astika Sari (SMPN 4 Mendoyo).

Sementara untuk lomba Dance Kreasi Juara I Arra Dance (SMP N 2 Negara), Juara II Veooance Dance (SMP N 4 Negara), Juara III Queen Dance Club ( SMP N 2 Mendoyo), diserahkan oleh Bupati Jembrana masing2 finalis diberikan tropi, sertifikat serta uang pembinaan.

Selaku penanggungjawab dan Ketua Panitia acara, Maria Crescentia, mengatakan tujuan diadakan ini adalah memberikan sarana tempat untuk siswa mengapresiasikan diri sesuai bakat dan minat potensi dan kreatifitas siswa dalam mempersiapkan masa depan dan memperkenalkan kepada masyarakat Jembrana bahwa di jembrana ada SMK yang memiliki jurusan fashion mode busana.

"Dengan kegiatan gelar ekonomi kreatif dan fashion show kami mengharapkan jiwa entrepreneur khususnya untuk siswa/siswi SMK Marsudirini tumbuh, karena disamping ada pagelaran kita juga ada pameran star off dimana para siswa/siswi SMK Marsudirini menggelar beberapa stand baik kuliner maupun tata busana dengan harapan mereka mulai sejak dini bersekolah di Marsudirini sudah kami tumbuhkan jiwa wirausaha bila lulus nanti tidak harus bekerja pada orang lain namun menjadi wirausahawan,"terangnya.

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba dalam sambutannya mengapresiasi atas terselenggaranya acara Gelar Ekonomi Kreatif dan Fashion Show Tahun 2022 dari SMK Marsudirini. "Adanya kegiatan ini agar dapat  dimanfaatkan untuk mempersiapkan dan meningkatkan kreatifitas dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif. Sehingga nantinya akan lahir wirausaha-wirausaha muda yang mengedepankan daya kreatifitas sesuai kebutuhan dan perkembangan jaman, yang pada akhirnya berpengaruh positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,"ujarnya.
 
Bupati Tamba juga berharap kegiatan positif ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan ditingkatkan dengan menampilkan subsektor subsektor ekonomi kreatif lainnya sesuai potensi yang ada di Kabupaten Jembrana. "Melalui pengembangan subsektor ekonomi kreatif,  Saya berharap generasi muda dapat bersaing meningkatkan kreatifitas bukan hanya menjadi penonton untuk mewujudkan Jembrana emas dan masyarakat Jembrana Bahagia,"pungkasnya.(Gusi)

Jembrana Siapkan Alit Tarung Derajat di Kejurda Bali 2022


JEMBRANA, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna,  memastikan kesiapan para petarung Jembrana untuk mengikuti Kejurda Bali yang sedianya digelar   bulan Juni 2022 di Denpasar.

Ipat yang juga ketua Umum Pengcab  Tarung Derajat Kabupaten Jembrana menggantungkan harapan besar agar olahraga  Tarung Derajat  mampu berkembang dan memberikan kebanggaan bagi Kabupaten Jembrana. "Ke depan kami harus bangkit dan ingin sekali menyumbangkan emas dalam kejuaraan untuk Jembrana," ucap Ipat usai menerima audensi dari Pengurus Cabang (PC) Tarung Derajat Kabupaten Jembrana bertempat di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Sabtu (2/4). Turut dibahas rencana kerja Pengcab Tarung Derajat Kabupaten Jembrana dan kesiapan atlit Tarung Derajat Jembrana mengikuti event event selanjutnya .

Untuk menghadapi kejurda sendiri, Tarung Derajat Jembrana siap menerjunkan 9 orang petarung dalam perhelatan itu. Rinciannya   7 atlet laki-laki dan 2 Atlet perempuan.

Ipat menginstruksikan kepada seluruh pengurus untuk dapat mengembangkan serta meningkatkan prestasi Tarung Derajat. Menurutnya , Olahraga Tarung Derajat  sangat perlu  dikenalkan kepada masyarakat   sehingga lebih populer dan diminati .

Salah satunya melalui media sosial . Dalam catatannya, juga perlu latihan di tempat-tempat umum seperti lapangan atau gedung olahraga. 

Sementara I Made Oka Semarajaya selaku Ketua Harian Pengcab  Tarung Derajat Jembrana mengatakan akan   melakukan pendataan kembali para atlit dan pelatih serta merekrut calon-calon petarung.  

"Untuk Tarung Derajat di Jembrana karena masih kekurangan atlit, oleh karena itu mulai pencarian bibit atlit dan merekrut kembali pelatih lama,"  ujar Made Oka.

Harapan besar juga digantung kepada Tarung Derajat Jembrana, bagaimana olahraga ini mampu berkembang dan memberikan kebanggaan bagi Kabupaten Jembrana. "Ke depan kami harus bangkit dan ingin sekali menyumbangkan emas dalam kejuaraan untuk Jembrana. Untuk Kejurda , kita target dua emas berhasil diraih," tutupnya.( Ngurah ).

Wabup I Wayan Diar Buka "PANTURA REBORN" Di Desa Pinggan Kintamani

 

Bangli,  Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar membuka event Motorcross yang bertajuk " PANTURA REBORN" Minggu, ( 03/04 ).  Acara yang dipusatkan di Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli juga dihadiri oleh Camat Kintamani, dan Tokoh Masyarakat Desa Pinggan. 

Wabup Diar saat acara berlangsung menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan event Pinggan Adventure Trail kali ini. Dengan digelar nya event-event seperti ini, secara tidak langsung menjadi bagian dari promosi Pariwisata di Kabupaten Bangli, Khususnya Kawasan Kintamani. Lebih lanjut Wabup Asal Desa Belantih ini menyampaikan, motorcross merupakan olahraga refreshing yang cukup banyak digemari oleh masyarakat. 

Hal ini bisa dilihat dari antusias para crosser yang ambil bagian dalam event ini yg jumlahnya mencapai ratusan peserta. Bahkan menurut Wayan Diar, hampir semua crosser  di Bali ikut ambil bagian dalam event ini. Tentu ini membuktikan daya tarik dari lintasan cross adventure yang ada di Kabupaten Bangli, khusunya di Desa Pinggan sangat luar biasa. 

"Hari ini saya menyaksikan  sendiri kemeriahan Pinggan Pantura Reborn dan saya harap event ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari promosi pariwisata di KabupateBangli," Harapnya. 

Sementara itu Ketua Panitia Ketut Kertayana dalam laporannya menyampaikan event PANTURA REBORN ini sebenarnya merupakan event tahunan, akan tetapi karena pandemi pelaksanaan kegiatan ini sempat vakum dan baru kali ini bisa terlaksana. 

"Melalui pelaksanaan event ini kami berharap bisa memberikan dampak yang positif bagi perekonomian masyarakat, terlebih Desa Pinggan semakin dikenal oleh masyarakat luas," Tutupnya.

Kunjungi DTW Sidi TapaWaterfall, Wabup Ipat Ajak Masyarakat Jaga Keasriannya


Jembrana - Kelurahan Tegal Cangkring Kecamatan Mendoyo ternyata memiliki potensi wisata alam yakni air terjun. Sidi Tapa Waterfall (STW) terletak di lingkungan Petapan Persidi, berjarak kurang lebih 15 km dari kantor Bupati Jembrana sangat layak untuk dijadikan pilihan wisata bagi masyarakat yang menggemari wisata alam dan khususnya wisata religi.

Obyek wisata yang mulai dikembangkan sejak bulan juni tahun 2021 tersebut, saat ini terus di tata dengan maksimal oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sidi Tapa sebagai pengelola obyek wisata STW ini. 

“Mengawalinya pengembangan STW ini, Kami swadaya juga ada bantuan dana dari donator untuk pentaaan bangunan, serta bantuan pemerintah daerah yang direalisasikan dalam bentuk patung. Wisata STW memiliki konsep wisata alam yang dengan udara sejuk karena terletak dipinggiran sungai yang didukung keberadaan air terjun (waterfall). Untuk penataan objek STW ini, terus kami lakukan dengan maksimal sehingga nantinya betul-betul dapat menjadi salah satu pilihan destinasi wisata di Kabupaten Jembrana” kata ketua pokdarwis Ketut  Agus Tana saat tatap muka dengan Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna, Minggu ( 3/4/2022).

Untuk wisatawan sendiri, Agus Tana mengatakan cukup banyak wisatawan yang berkunjung, terutama saat akhir pekan (weekend), tidak hanya dari Jembrana saja, bahkan wisatawan luar Jembrana juga banyak yang berwisata di STW ini. “Keberadaan STW tidak hanya untuk sekedar menikmati wisata alam dengan objek air terjun saja, melainkan banyak yang hadir disini untuk berwisata religi “melukat” dan bertapa yang menjadi nilai utama keberadaan Sidi Tapa Waterfall (STW)" Ucapnya.

Sementara itu, dihadapan para Pokdarwis, Wabup Patriana Krisna (Ipat) berharap kawasan wisata Sidi Tapa Waterfall (STW) agar selalu dijaga keasrian dan kebersihan sehingga para wisatawan tidak segan untuk datang kembali mengunjungi destinasi wisata ini.

“Saya lihat Kawasan wisata Sidi Tapa Waterfall (STW) ini begitu indah dan asri, penataan dilakukan dengan baik. Saya ingin ini di jaga dan dirawat dengan baik. Apalagi banyak orang yang kesini tidak hanya untuk berwisata menikmati keindahan Sidi Tapa Waterfall, juga berwisata religi “melukat” dan bersemedi (bertapa), sehingga keasrian dan keheningan kawasan ini harus betul-betul dijaga dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pihaknya mengungkap apresiasinya kepada Pokdarwis Sidi Tapa atas kejeliannya dalam melihat dan selanjutnya mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Kelurahan Tegal Cangkring ini. 

“Ini tentu pontensi yang luar biasa, yang sudah dieksusi dengan baik. Kepada Pokdarwis sendiri agar meningkatkan koordinasi yang baik dengan perangkat Desa Adat maupun dinas, dan masyarakat tegal Cangkring untuk bersama-sama ikut berperan serta dalam mempromosikan STW ini agar semakin dikenal luas lagi,” ungkap Wabup Ipat yang juga berasal dari Kelurahan Tegal Cangkring.

Turut hadir dalam kegiatan tatap muka tersebut, Sekretaris Camat Mendoyo Tri Karyna Ambaradadi, perangkat kelurahan Tegal Cangkring, Bhabinkamtibmas, serta seluruh anggota Pokdarwis Sidi Tapa. (Ari)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved