-->

Kamis, 07 April 2022

Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama, Kesbangpol Denpasar Gelar Seresehan Toleransi


Denpasar, Penduduk Kota Denpasar terdiri dari berbagai etnis, suku dan agama tentunya harus tetap dijaga toleransi yang telah berjalan baik selama ini. Karena keragaman yang ada selain dapat memperkuat rasa persatuan juga berpotensi adanya perpecahan. Untuk itu Pemerintah Kota Denpasar melalui Kesbangpol Kota Denpasar melaksanakan seresehan antar umat beragama dengan menyasar langsung ke masing-masing umat. Demikian disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar, AAN Gd. Dharma Putra Atmadja saat menghadiri seresehan yang dilaksanakan di Aula Sekber Sinergi, Vihara Buddha Sakyamuni, Kamis, (7/4). Kegiatan seresehan yang di rancang Badan Kesbangpol ini melalui JFT Analis Kebijakan Ahli Muda, I B Gd Andika Putra, menghadirkan pembicara Ketua FKUB Kota Denpasar Prof I Nyoman Budiana.

Lebih lanjut Dharma Putra Atmadja menambahkan membangun Kota Denpasar harus dilaksanakan secara bersama-sama. Hal itu bisa tercapai bila kerukunan anntara umat terus tetap terjaga. “Seresehan ini kami harapkan terus meningkatkan kerukunan antar umat yang ada di Kota Denpasar,” ujarnya. Untuk itu melalui spirit Vasudhaiva Kutumbakam (menyama braya) Dharma Putra Atmadja mengajak semua komponen masyarakat turut membangun Kota Denpasar dengan rasa saling memiliki.

Walubi Kota Denpasar Herman S Wijaya menyambut baik seresehan yang dilakukan Badan Kesbangpol Kota Denpasar untuk meningkatkan dan menjaga terus kerukunan antar umat beragama di Kota Denpasar khususnya. Menurutnya kerukunan antar umat sangat penting untuk menjaga stabilitas yang berdampak pada pelaksanaan pembangunan di Kota Denpasar. Ini juga mempengaruhi kesejahteraan masyarakat di Kota Denpasar pada umumnya. “Kami sangat bersyukur kegiatan seresehan bisa dilaksanakan. Selain meningkatkan kerukunan antar umat juga menjaga toleransi yang telah berjalan baik selama ini,” ujarnya.

Sementara Prof I Nyoman Budiana menyampaikan untuk menjaga toleransi antar umat beragama di Indonesia sudah tertuang dalam nilai dasar Pancasila yang merupakan panduan dalam memeluk agama. Untuk itu dengan adanya panduan tersebut diharapkan tidak sampai keluar dari nilai-nilai Pancasila. “Dengan adanya panduan tersbut diharapkan umat beragama dalam menjalankannya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya. Bangsa Indonesia adalah negara yang berpenduduk beragam dapat penjagi penguat persatuan dan kesatuan bangsa. Demikian juga di Kota Denpasar yang pendudukan berbagai suku, dan agama dimana dalam memeluk agama telah diatur dalam undang-undang. Dengan kemajemukan ini menjadi perekat yang kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam mengisi pembangunan di Kota Denpasar.(Gst)

Angin Kencang, Bengkel Di Abang Tertimpa Pohon, 2 Sepeda Motor Rusak


Karangasem, Bali Kini - Hujan disertai angin kencang melanda Wilayah Abang, pada Rabu (6/4)2022) hingga sebabkan pohon kelapa tumbang. Robohan pohon tersebut mengenai bangunan bengkel milik I Ketut Wardana, warga Dusun Abang Kaler, Desa Abang, Karangasem.

Atap dan rangka bangunan bengkel tersebut rusak, dua unit sepeda motor merk Astrea Grand mode lama dan motor Jupiter juga rusak. Pohon mengenai tepat pada posisi kilometer stang motor. Kerugian materiil diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Beruntung kondisi rumah sepi, hingga tidak ada korban jiwa. sebab sang pemilik bengkel tengah beraktivitas di sekitar kota Amlapura. 

"Hujan badai sudah terjadi dari pukul 9.00 Wita pagi, sepertinya pukul 10.00 Wita itu pohon tumbang, dan kena bangunan adik saya. Kebetulan semua orang sedang sibuk di acara nikahan kerabat dan kundangan," Ungkap I Wayan Buda yang merupakan kakak kandung I Ketut Wardana yang sekaligus menjadi orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut. Ia lantas melaporkannya ke pemilik rumah. Mendapat kabar tersebut, I Ketut Wardana langsung bergegas ke TKP untuk membersihkan areal bengkel miliknya. Evakuasi kemudian dilaksanakan dibantu sanak keluarga dan tetangga. 

Sementara, Perbekel Desa Abang I Nyoman Sutirtayana membenarkan prihal adanya peristiwa tersebut. "Ketika informasi diterima kami langsung informasikan ke pihak kelihan dusun untuk mengatensi prihal musibah tersebut, karena kebetulan pada waktu itu banyak acara kundangan di desa abang ada 3 orang acara pernikahan, " Katanya. (Ami)

Tanggapi Masalah Pendidikan danIsu Harga Minyak Tinggi, PC KMHDI Karangasem Lakukan Audensi Ke DPRD Karangasem

 

Karangasem, Bali Kini - Sebagai tindak lanjut program kegiatan, PC.KMHDI Karangasem lakukan audiensi ke Kantor DPRD Kabupaten Karangasem Rabu (6/4/2022). 

Kegiatan audiensi yang dilakukan oleh PC KMHDI Karangasem bertujuan untuk memperkenalkan kepengurusan yang baru periode 2022-2024

Dalam kesempatan tersebut Ketut Suardana menyampaikan beberapa poin penting. "Audiensi ini kami lakukan terkait proker KMHDI Karangasem, dalam program kerja bendahara, bentuk penggalangan Dana dengan menjual banten upakaca diharapkan mampu menunjang keuangan organisasi , menjadi media pendidikan bagi para Kader , sebagai upaya melestarikan budaya dalam hal membuat banten " terang Ketut Suardana

Dalam kesempatan ini Suardana berharap Ketua  DPRD Kabupaten Karangasem dapat memberikan bantuan secara material dan moril serta tetap menjalin sinergi bersama KMHDI Karangasem.

Ia juga menjelaskan Terkait pendidikan  bahwa kondisi pendidikan dikarangasem masih sangat kurang.

"Perlu adanya perhatian khusus terkait dengan pendidikan yang letaknya didesa - desa terpencil atau terpelosok . Saya berharap agar mereka mendapatkan fasilitas yang layak dan mereka mempunyai motivasi untuk merubah kehidupan keluarga dan membangun kemajuan darahnya dengan cara pendidikan."Jelas Suardana 

 Terkait potensi bencana alam dikarangasem 

" Jadi kami ingin melaksanakan sosialisai terkait potensi bencana alam dikarangasem , dikarenakan Gunung Agung yg Kita tidak ketahui kapan terjadi letusan dan minumnya pengetahuan tentang penanganan hal tersebut" ucapnya

Selain itu Suardana juga mempertanyakan terkait  harga minyak naik tinggi.   

"Apa yang menyebabkan harga minyak naik  tinggi , padalah  Kita memiliki berhektar - hektar kebun kelapa sawit , dan ini sangat berdampak bagi masyarakat terutama pedagang yang menggunakan minyak goreng sangat disayangkan kenapa harga minyak naik" ungkap Suardana

I Wayan Suastika,ST  selaku Ketua DPRD Kabupaten Karangasem , menyambut baik , mengapresiasi , dan membantu menjalankan program kerja dari PC KMHDI Karangasem.

Ketua DPRD mengatakan bahwa program penggalangan dana dengan menjual Bebantenan sangat tepat dilaksanakan.

"Terkait program penggalangan dana dengan menjual Bebantenan sangat tepat dilaksanakan Karena Kan  dijaman sekarang kebanyakan orang lebih memilih yang praktis, selain memberi keuntungan juga mengajarkan kepada anak - anak muda untuk melestarikan budaya dengan membuat banten upacara" ucapnya 

Ketua DPRD juga mengatakan bahwa program KMHDI mengajar yang menjadi program unggulan di bidang pendidikan untuk tetap dilaksanakan.

" Terkait program kerja KMHDI mengajar yang menjadi program unggulan sangat tepat dilaksanakan untuk menunjang kemampuan anak - anak karena pembelajaran yang meraka dapat disekolah juga blum sepenuhnya dipahami . Dan kami dari pemerintah juga berupaya untuk mempasilitasi agar anak - anak sekarang tidak hanya terjun ke dalam pariwisata seperti sekarang ini yang sangat berdampak pada kepariwisataan dan juga mengupayakan agar bisa bersekolah tanpa keluar biaya" Jelas ketua DPRD 

Ketua juga menyetujui terkait sosialisai potensi bencana dan menghimau agar dapat melaksanakan sosialisai narkoba. 

"Dengan adanya sosialisai potensi bencana alam maka kita dapat mengetahui hal-hal apa yang harus lakukan dan disiapkan untuk menghadapi bencana alam, selain sosialisai tentang bencana alam agar mensosialisasikan terkait dengan narkoba karena sekarang ini sangat banyak orang-orang yang terlibat entah pengguna maupun pengedar agar mereka mengetahui dampak - dampat dari narkoba." Ucapnya

Sekretaris Dewan juga berpesan agar ke DPMD untuk memberikan pendidikan kepeminpinan dan dapat melaksanakan sosialisai terkait pelecehan anak dibawah umur. (Ami)

Nyonya Nuriasih Gede Dana Lantik 4 Ketua TP. PKK Kecamatan


Karangasem, Bali Kini - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karangasem, Nyonya Nuriasih Gede Dana melantik 4 Ketua TP. PKK tingkat Kecamatan, di Wantilan Knator Bupati Karangasem, Kamis (7/4/2022).

Keempat TP. PKK Kecamatan yang dilantik yakni Ketua  Ny. Dayu Dewi Astiti Astawa Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kec. Karangasem menggantikan Ny. Tjok Inten Surya Prabawa, Ny. Suarmini Artha Negara Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kec. Abang menggantikan Ny. Ida Ayu Candrawati Wijaya, Ny. Sri Laksmi Dewi Wiranata Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kec. Bebandem menggantikan Ny. Gusti Ayu Kartika Yadnya, Ny. Noviandari Surya Artha Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kec. Manggis menggantikan Ny. Dayu Dewi Astiti Astawa. 

Dalam sambutannya Ny. Nuriasih Gede Dana mengucapkan selamat kepada ketua tim TP PKK tingkat kecamatan yang baru dilantik. Ia berharap, kepada TP PKK Kecamatan agar amanah dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. 

Ny. Nuriasih juga berharap, Ketua TP PKK Kecamatan yang baru dapat melanjutkan program maupun kegiatan yang telah disusun dalam upaya ikut membantu, mendukung dan menyampaikan setiap upaya Pemerintah Daerah dalam mempercepat dan menyukseskan Pembangunan. Khususnya peran masyarakat di tingkat Desa, tidak saja sebagai obyek pembangunan melainkan juga berperan sebagai subyek pembangunan.

“Terima kasih kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan yang lama atas bantuan dan kerjasamanya selama bertugas, sehingga semua Kegiatan dan Program dapat berjalan dengan lancar, ” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, Ketua TP PKK Kecamatan hendaknya terus menjalin komunikasi yang baik dengan TP. PKK Kabupaten maupun dengan TP. PKK yang ada didesa/kelurahan masing-masing.

“Saya harapkan ibu-ibu yang baru saja dilantik untuk terus menggali potensi sumber daya alam yang ada wilayah masing-masing khususnya kerajinan yang dihasilkan oleh masyarakat agar kami di Kabupaten bisa mempromosikan pada setiap event yang diadakan baik di tingkat Provinsi maupun Pusat, ” tuturnya.

Istri Bupati Karangasem ini juga menekankan kepada Ketua TP. PKK Kecamatan agar lebih proaktif lagi dalam melaksanakan berbagai program kerja PKK dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menghimbau masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

“Saya tekankan keaktifan Ketua TP PKK dalam menjalankan program yang telah disusun karena ada beberapa Ketua TP PKK yang mungkin memiliki pekerjaan lain sehingga kurang aktif. Saya harap apabila ada kesibukan lain, bisa diberikan mandat kepada Sekretaris atau anggota yang bisa dipercaya dalam melaksanakan kegiatan, ” harapnya.

Dalam pelantikan ini turut disaksikan oleh Kepala Dinas PMD ,Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem ,Ketua GOW Kabupaten Karangasem , Ketua DWP Kabupaten Karangasem ,Camat Karangasem, Abang, Bebandem dan Manggis.Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Karangasem beserta Sekretaris Kecamatan. 

Pelantikan ini dilaksanakan berkenaan dengan adanya pergantian/Mutasi beberapa Camat di Kabupaten Karangasem berdasarkan Keputusan Bupati Karangasem Nomor 462/HK/2022 tanggal 31 Desember 2022 dan Nomor 130/HK/2022 tanggal (5 Pebruari 2022 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Administrasi dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Jelang Idul Fitri 2022, BI Siapkan Uang Tunai Rp.4,9 Triliyun


Denpasar, Bank Indonesia mencatat jumlah uang yang diedarkan pada Triwulan I-2022 di wilayah Bali sebesar Rp1,524 triliun atau rata-rata setiap bulannya sebesar Rp508 miliar. 

Penyesuaian kebijakan pemerintah untuk pelaku perjalanan dalam negeri tanpa tes rapid antigen bagi yang telah melakukan vaksin dosis ketiga (booster) dan bagi pelaku perjalanan luar negeri dengan menunjukkan hasil PCR di negara asal tanpa karantina, telah memberikan dampak peningkatan jumlah wisatawan dan peningkatan aktifitas ekonomi. 

Peningkatan aktifitas ekonomi dan pembayaran tersebut diperkirakan akan terus berlanjut pada bulan Ramdahan dan menjelang idul Fitri 2022 sehingga diperkirakan  kebutuhan uang tunai di masyarakat akan meningkat sebesar Rp 1,115 triliun pada April 2022 atau meningkat sebesar Rp607 miliar (119,4%) bila dibandingkan dengan rata-rata perbulan pada Triwulan I-2022.

Dalam rangka peningkatan layanan masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan uang tunai, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali telah menyiapkan langkah-langkah sebagai berikut:

a.Menyediakan kebutuhan uang layak edar dalam jumlah dan pecahan yang cukup, yaitu sebesar Rp4,9 triliun atau 4 kali lebih besar dari kebutuhan.

b.Memperluas titik penukaran uang di luar kantor Bank Indonesia sebanyak 294 lokasi di seluruh jaringan kantor bank di Provinsi Bali dan layanan kas keliling di 11 titik yang dibuka pada tanggal 4-29 April 2022.

c.Pemanfaatan sarana digital yaitu melalui web PINTAR (https://pintar.bi.go.id) untuk masyarakat yang ingin melakukan pemesanan penukaran uang rusak di kantor Bank Indonesia dan penukaran uang pecahan kecil di layanan kas keliling Bank Indonesia. Melalui pemanfaatan aplikasi tersebut, masyarakat akan lebih mudah untuk menyampaikan pesanan kebutuhan dan mempercepat layanan penukaran serta lebih higienis.

Bank Indonesia juga terus mendorong masyarakat untuk menggunakan layanan transksi pembayaran secara digital/non tunai seperti QRIS, Uang Elektronik, Internet/mobile banking yang dapat meminimalisir kontak fisik dalam bertransaksi. 

Selanjutnya untuk layanan pembayaran non tunai yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, yaitu BI RTGS dan SKNBI akan tetap beroperasi kecuali pada periode libur lebaran tanggal 2-3 Mei 2022.  Sementara itu, layanan BI-FAST tetap beroperasi sepanjang waktu (24/7).

Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk berperilaku belanja bijak sesuai kebutuhan, berhemat, dan merawat Rupiah guna mendorong kesadaran masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Hal ini tercermin juga dalam tema Ramadhan yang diusung tahun ini yakni 

“Serambi Rupiah Ramadhan: Belanja Bijak dan Rawat Rupiah”. Bank Indonesia juga senantiasa berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga terkait untuk memberikan layanan Sistem Pembayaran tunai dan non tunai guna mendukung kelancaran transaksi di masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1443H.

Akibat Bisnis Sabu, Pasutri Muda ini Menerima Tinggal di Lapas 9 Tahun


Denpasar - Pasutri muda, Rommy Agustama (25) dan Putri Apriliyanti (21) menerima putusan yang diberikan majelis hakim di PN Denpasar. Akibat menjalankan bisnis narkoba, keduanya dihukum selama 9 tahun penjara.

Hukuman yang dibacakan di depan laptop oleh Hakim Putu Suyoga, oleh kedua pasutri muda ini diterima dengan pasrah. Setidaknya Lapas Kelas IIA Kerobokan, jadi tempat pasutri ini untuk tinggal sementara selama 9 tahun.

Pasutri ini dijerat melakukan tindak pidana melakukan pemufakatan jahat secara bersama sama melakukan transaksi dalam jual beli narkotika Golongan 1 bukan tanaman, dengan barang bukti kepemilikan sabu berat 42,46 gram.

"Menghukum kepada masing-masing terdakwa dengan pidana penjara selama 9 tahun dan pidana denda sebesar Rp.1 miliar yang dapat digantikan hukuman 3 bulan penjara," putus hakim Suyoga secara online.

Perbuatan keduanya sebagaimana tertuang dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. JPU Dina S.Tepu, yang sebelumnya menuntut agar terdakwa di hukum 9,5 tahun, juga menyatakan menerima.

Pasutri yang belum genap setahun menikah ini, dalam menjalankan transaksi narkoba selalu di bawah perintah seseorang bernama Roy (DPO). Petualangan mereka berakhir, pada 1 Oktober 2021, usai menjalankan tugas menempel sabu langsung pulang ke kosnya di Jalan Juwet Sari, Pemogan, Denpasar. 

Lalu, malam hari sekitar pukul 21.00 Wita, terdakwa Putri menerima telpon dari temannya untuk memesan 2 paket sabu. Putri kemudian meminta suaminya untuk mengantar paket sabu tersebut. 

Namun baru selangkah keluar dari kamar kos, tiba-tiba datang petugas dari Satnarkoba Polresta Denpasar melakukan penangkapan dan diitrogasi keduanya di dalam kamar.
Bersamaan dengan penangkapan itu, polisi juga melakukan penggeledahan di dalam kos para terdakwa sehingga ditemukan 28 plastik klip berisi sabu dan barang bukti terkait lainnya. 

"Setelah dilakukan penimbangan terhadap 28 plastik klip berisi sabu diperoleh berat bersih keseluruhannya adalah 42,46 gram," kata Jaksa Kejari Denpasar ini.

Rabu, 06 April 2022

Wawali Terima Asosiasi Profesi Perkumpulan Acharya Hindu Nusantara Di Kantor Walikota


Denpasar -  Wakil Walikota Denpasar Kadek  Agus Arya Wibawa menerima Perwakilan Asosiasi Profesi Perkumpulan Acharya Hindu Nusantara (Pandu Nusa) Di Kantor Walikota, pada Rabu (6/4) di Kantor Walikota Denpasar. Kehadiran Perwakilan Asosiasi Profesi Perkumpulan Acharya Hindu Nusantara (Pandu Nusa) terkait usulan  profesi guru honorer menjadi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Saat ini di Denpasar terdapat sebanyak 106 tenaga guru agama Hindu yang berstatus honorer.

Terkait hal ini Wawali  Kadek Agus Arya Wibawa yang didampingi        Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Denpasar, Wayan Sudiana mengatakan akan      berkoordinasi dengan semua stakeholder terkait, untuk mendapatkan solusi terbaik dalam pengangkatan tenaga guru honorer menjadi CPNS dan PPPK.
 
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengaku akan mencari solusi terbaik terkait keberadaan 106 guru agama Hindu yang berstatus honorer agar bisa  menjadi CPNS dan PPPK. Tentunya Pemerintah Kota Denpasar terus memaksimalkan program peningkatan kompetensi baik itu bagi guru, atau pegawai pemerintah dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar untuk menciptakan pelayanan masyarakat dan tatanan pembangunan berkelanjutan sesuai dengan moto Vasudhaiva Kutumbakam,” kata Arya Wibawa.

Sementara Wakil Ketua Umum Pandu Nusa, Komang Edi Putra berterimakasih aspirasi pihaknya telah diterima dengan baik oleh Pemkot Denpasar melalui Wakil Walikota, Kadek Agus Arya Wibawa. “Terkait ketersediaan Guru Agama di Kota Denpasar kami mengusulkan kepada Pemkot Denpasar terkait formasi CPNS dan PPPK Guru Agama agar dapat  direalisasikan untuk mengakomodasi 106 guru agama Hindu yang saat ini masih berstatus honorer di Kota Denpasar.

“Saat ini di Kota Denpasar terdapat sebanyak 106 guru masih berstatus honorer baik itu honorer sekolah, honorer dibiayai dana BOS dan APBD atau Kontrak Daerah. Ini belum  maksimal, karena idealnya masing- masing sekolah di Kota Denpasar memiliki dua guru agama Hindu untuk mengajar  tiga jam pelajaran yang tersedia. Keberadaan guru agama Hindu yang lebih tertata secara kompetensi  untuk mendukung  pendidikan karakter generasi muda sesuai butir butir   pada Pancasila khususnya  Sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa yang nantinya akan melahirkan generasi penerus yang berkualitas. Semoga saja pertemuan kami dengan Pemerintah Kota Denpasar ini menjadi awal yang baik dan tercapai keputusan yang baik pula,” ujarnya.(esa/asdps).

Satpol PP Denpasar Kembali Tertibkan Banner, Spanduk dan Umbul-umbul


Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan penertiban reklame jenis Banner, Spanduk, dan umbul-umbul kadaluwarsa di beberapa sudut Kota Denpasar.

Kegiatan yang dilaksanakan Kamis (6/4) dengan menyasar Jalan Gunung Agung, Jalan Diponogoro, Teuku Umar  dan Jalan Mahendradata Denpasar.

Kabid  Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Denpasar Nyoman Sudarsana saat dikonfirmasi mengatakan dalam kegiatan itu pihaknya menertibkan sebanyak 
5 spanduk,  11  banner dan 3 umbul-umbul yang kadaluarsa dan melanggar aturan.

Lebih lanjut dikatakan,  penertiban ini juga merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan Satpol PP Kota Denpasar.  "Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota," katanya.

Ia mengatakan, puluhan baliho yang ditertibkan adalah baliho yang sudah lewat masa izin pemasangannya. Tidak hanya itu pihaknya juga menertibkan banner, spanduk, dan umbul-umbul yang sudah rusak namun tidak dicabut oleh pemasangnya.

Sebelum penertiban dilakukan pihaknya telah melakukan koordinasi bersama-sama elemen masyarakat untuk bersama-sama menurunkan banner/ spanduk.

Meskipun demikian, masih ada baliho yang sudah kadaluarsa tidak mau diturunkan pemiliknya.

Selain itu, pemasangan spanduk dan sarana lainnya masih dilakukan dengan menempel dan memasang paku pada pohon.

“Sasarannya adalah  spanduk dan banner yang telah usang, rusak, kadaluwarsa serta melanggar aturan,” ucap Sudarsana.

Kondisi pemasangan reklame yang tidak sesuai peraturan inilah menyebabkan wajah perkotaan menjadi semrawut, kumuh dan  merusak pemandangan kota.

Ia menambahkan, penurunan spanduk  tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Agar Kota Denpasar bersih dan asri, tidak kumuh dengan spanduk.(ayu/mas)

Kasus Meninggal Dunia Nihil, Sebanyak 5 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar


Denpasar, Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Rabu (6/4) diketahui kasus meninggal dunia nihil.  Kasus sembuh bertambah 5 orang. Sementara  kasus positif Covid-19 bertambah 9 orang.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 51.584 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 50.379 orang  (97,67 persen), meninggal dunia sebanyak 1.098 orang (2,13 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 107 orang (0,20 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar terus mengalami penurunan tetapi masih ditemukan kasus penularan baru.  Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.
 
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi, menyiapkan  Isolasi Terpusat (Isoter), Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dati ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

Selanjutnya turut digencarkan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi (5M) hingga pemberian bantuan Sembako bagi masyarakat Kota Denpasar yang terkonfirmasi Covid-19.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.    

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (HsDps).


Airport Ngurah Rai Lakukan Ramp Check GSE Jelang Perhelatan G20


Mangupura – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memastikan kesiapan operasional peralatan Ground Service Equipment (GSE) sebagai dukungan penerbangan normal operation dan kegiatan Internasional G20.

Terkait hal tersebut, bersama Otoritas Bandara Wilayah IV melaksanakan Ramp Check GSE kepada Ground Handling di Area Sisi Udara. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan sasaran pengecekan Pushback Car, Belt Conveyor Loader, High Lift Loader, Baggage Towing Tractor, dan Apron Passenger Bus. 

Untuk Ground Handling yang dilakukan pengecekan yaitu PT Gapura Angkasa, EAS Airport Service, JAS Airport Service, AFM Aviasi, Sari Rahayu Biomantara, dan Karisma Flight Support.

“Saat ini operasional sudah mulai normal. Untuk menyambut sejumlah kegiatan Internasional salah satunya yaitu G20. Perlu dilakukan pengecekan kelayakan peralatan operator GSE, hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan yang diberikan dapat sesuai standar," kata Herry A.Y Sikado General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Dalam kegiatan ini juga dilibatkan AMC, Avation Security dan ARFF serta untuk secara total termasuk Otoritas Bandara Wilayah IV ada 33 orang, adapun jumlah GSE yang dilakukan pemeriksaan 42 dan pemeriksaan kelengkapan izin 18 personil operator GSE.

"Giat ini bukan hanya hari ini saja dilakukan pemeriksaan. Total keseluruhan GSE yang beroperasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali ada 1.326,” ungkap Herry.

Ditegaskannya bahwa kegiatan ini bukan pertama kali dilaksanakan, akan tetapi sudah menjadi agenda rutin agar tingkat layanan yang diberikan sesuai harapan para pengguna jasa.  

"Kami akan melakukan pemberian sticker G20 untuk kendaraan yang telah layak operasi sebagai bentuk dukungan terhadap event internasional tersebut," pungkas Herry.


© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved