-->

Jumat, 08 April 2022

Bupati Suwirta Motivasi dan Dukung Peserta Pelatihan Program Banjar Creative Space Desa Akah


Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta motivasi dan mendukung generasi muda yang mengikuti kegiatan Pelatihan Program Banjar Creative Space di Banjar Pekandelan, Desa Akah, Kecamatan Klungkung, Jumat (8/4). Program Banjar Creative Space di Bali ini didukung oleh Menteri BUMN RI, Erick Thohir yang nantinya diharapkan dapat memperkuat SDM Bali yang lebih berorientasi pada transformasi teknologi dan digitalisasi.

Dalam arahannya tersebut, Bupati Suwirta sangat menyambut baik kegiatan ini. Bupati berharap para peserta benar-benar bisa mengikuti pelatihan, sebab kegiatan ini dinilai sangat sejalan dengan program Pemkab Klungkung yakni entrepreneur masuk desa. Yang paling terpenting itu, dalam berbisnis harus berani memulai. 

"Ikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, setelah kegiatan ini selesai jangan pernah berhenti tetapi harus bisa nantinya menghasilkan kemampuan merketing yang handal untuk membangkitkan produk-produk lokal khususnya yang ada di Desa Akah," harap Bupati Suwirta.

Selain itu, Bupati Suwirta juga tidak henti-hentinya terus menggenjot dan memberikan semangat kepada generasi muda. Jadilah generasi muda yang kreatif dan selalu berinovasi dan tentunya ikut mendukung program pemerintah. Selalu perkuat jiwa wirausaha untuk membekali diri merintis masa depan yang cerah.

Sementara, Ketua Pelaksana Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Klungkung, Putu Sugi Wisnawa mengatakan kegiatan pelatihan program Banjar Creative Space ini dilaksanakan dengan tujuan salah satunya untuk optomalisasi fungsi balai banjar dalam kegiatan terkait 3 (tiga) isu yaitu isu lingkungan, pendidikan dan UKM. Pada isu lingkungan berfokus sebagai solusi pusat pengelolaan limbah dan sampah masyarakat. Sedangkan pada isu pendidikan berfokus sebagai solusi pusat pengembangan talenta (SDM) kreatif dan isu UKM berpusat sebagai pusat pengembangan dan pemasaran produk kreatif. Untuk para peserta yang mengikuti kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari sekaa teruna yang ada di masing-masing Banjar. 

"Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan nantinya mampu menghasilkan output dan outcam sebagai pondasi dasar menjadi wirausaha," harapnya.(klk/puspa).

Bupati Dana Blusukan ke Sekolah dan Puskesmas


Karangasem, Bali Kini - Mengingat pentingnya peran sekolah dalam membangun sektor pendidikan di Kabupaten Karangasem, Bupati Karangasem I Gede Dana, selalu berupaya menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah. Kunjungan ini tentu saja untuk melihat secara langsung pelaksanaan sistem pendidikan, kedisiplinan siswa dan guru serta sejumlah persoalan atau masalah yang dihadapi oleh sekolah.

Seperti yang dilakukan oleh Bupati Gede Dana, Jumat (08/04/2022). Usai kegiatan Gotong Royong di Kawasan Suci Pura Besakih, Bupati menyempatkan dirinya menyambangi SMPN 1 Selat dan SDN 1 Selat Kecamatan Selat dan SDN 7 Sibetan Kecamatan Bebandem.

Pada kesempatan kunjungan itu, Bupati tampak berbincang-bincang dengan sejumlah guru, serta memantau proses belajar-mengajar di ruang kelas. Bahkan ada pemandangan unik, dimana saat mengunjungi SDN 1 Selat, Bupati Dana tampak dengan ramah mendekati sekelompok anak sekolah yang sedang berkumpul menyantap bekal sarapan mereka. 

Bupati Dana juga tampak memberikan motivasi kepada para siswa tentang pentingnya pendidikan dan menyemangati siswa untuk bersungguh-sungguh dalam meraih cita-cita demi masa depan yang gemilang.

Tidak hanya itu, usai menyambangi beberapa sekolah tersebut, Bupati lanjut mengunjungi Puskesmas 1 Selat. Kunjungan ini juga untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di puskesmas itu berjalan dengan baik, utamanya memantau pelayanan vaksinasi Booster yang masih berlanjut hingga saat ini. (Rls) 

Usai Karya IBTK Besakih, Bupati Dana Ajak OPD Karangasem Gotong Royong


Karangasem, Bali Kini - Usai Karya Penyineban Ida Bhatara Turun Kabeh, Bupati Karangasem mengajak jajaran OPD Pemkab Karangasem untuk bergotong royong dan pembersihan serentak di Areal Kawasan Suci Pura Besakih, Areal Bencingah, Pura Hyangaluh Prajapati, Pura Kiduling Kreteg, serta Pura lainnya, Jumat (8/4/2022).

Hal ini juga sehubungan dengan intruksi Gubernur Bali dalam Program Jana Kerthi sebagai pelaksanaan Tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal dengan diadakannya kegiatan Gotong Royong pembersihan serentak menjelang Hari Raya Tumpek Landep.

"Kegiatan ini tujuan utamanya tentu agar menciptakan suasana bersih dan nyaman di areal tempat suci Pura Besakih, meskipun sudah ada petugas kebersihan namun kita juga harus turut andil berpartisipasi untuk menjaga kebersihannya," ujar Bupati Gede Dana.

Untuk memberi tauladan, Bupati Gede Dana juga turut aktif dan tanpa canggung ikut menyapu serta mengangkut sampah yang didominasi sampah plastik ke tempat pembuangan. Menurut Bupati Dana, karena ini merupakan Pura terbesar dan kawasan suci dan disucikan bagi umat Hindu, maka umat beramai-ramai datang untuk berdoa menyembah kepadaNya agar diberikan keselamatan, kerahayuan, dan kesejahteraan. Namun di satu sisi, masih ada perilaku masyarakat yang kurang sadar menjaga kebersihan kawasan suci ini.

Bupati berharap, kehadirannya bersama seluruh Kepala dan Staf OPD Pemkab Karangasem dapat memberi edukasi kepada masyarakat, khususnya para pemedek mengenai arti kebersihan karena menjaga kesucian itu erat kaitannya dengan menjaga kebersihan. (Rls) 

Komitmen Penerapan KTR di Klungkung dapat Apresiasi dari Kak Seto


KLUNGKUNG, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi, atau yang akrab disapa Kak Seto mengapresiasi penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Larangan Iklan Rokok di Kabupaten Klungkung. Hal ini terlihat saat Kedatangan Kak Seto berkunjung ke Kabupaten Klungkung, Jumat (8/4).

Ketua Umum LPAI, Seto Mulyadi mengatakan, dirinya banyak belajar dari Bupati Klungkung. "Seorang Bupati bisa mengampanyekan kesehatan untuk warganya termasuk perlindungan anak-anak di walayahnya dengan cara yang santun, ramah sehinga betul-betul mewujudkan lingkungan yang bebas dari iklan rokok. Karena ini memang tidak mudah, tetapi klungkung bisa," ujar Kak Seto

Kami belajar banyak dari klungkung, ini ibaratkan macam kuliah satu semester dapat pengalaman yang sangat berharga. Dirinya terus menyuarakan soal pemberhentian promosi, iklan dan sponsor rokok. 

"rokok berbahaya untuk kesehatan, jangan sampai anak-anak dari kecil menjadi pecandu atau terjebak dalam kebiasaan merokok pencegahan ini harus dimulai dari anak. Dan kami dari lembaga yang sangat konsisten terhadap perlindungan anak sangat mendukung program ini dan kami banyak belajar dari Bapak Bupati, " tandasnya.

Kak Seto juga menilai penerapan KTR di Kabupaten Klungkung menjadi yang terbaik dan akan disuarakan secara nasional bagaimana kiatnya dalam menciptakan wilayah yang betul-betul peduli terhadap perlindungan anak.

Sementara, Bupati Suwirta menyambut baik kedatangan Kak Seto yang berkunjung ke Kabupaten Klungkung. Dirinya menyampaikan berbagi pengalaman implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Klungkung yakni dengan komitmen yang kuat dalam penerapan Perda KTR. "Penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok tidaklah sulit, yang diperlukan hanyalah komitmen kuat dari pemimpin daerah itu sendiri, " ujar Bupati Suwirta

Adapun strategi pengendalian bahaya roko di Klungkung dengan komitmen pemerintah, pemberdayaan masyrakat adat dan remaja, dukungan pengelola kawasan, sosialisasi, dan klinik berhenti merokok. "Perlu adanya komitmen pemerintah, sosialisasi pengawasan dan penegakan serta pengembangan jaringan lintas sektor adat dan organisasi kemanusiaan," jelas Bupati asal Nusa Ceningan ini.

Pihaknya juga menjelaskan Komitmen dan aksi dalam mensosialisasikan kawasan tanpa rokok di Klungkung yakni, Implementasi KTR, Elimasi iklan rokok luar gedung, pelarangan iklan rokok, promosi dan sponsor rokok serta mendorong pembuatan hukum adat (perarem) KTR Desa Adat, Gebrak partisipasi masyarakat klungkung dari berbagi lapisan dalam kampanye bahaya rokok. "Kita harus berkomitmen bergerak bersama, mencegah agar merokok tidak menjadi kebiasaan. Mengantisipasi prilaku merokok pada generasi muda dengan menciptakan lingkungan bersih tanpa asap rokok," imbuhnya

Ditambahkan, sejak tahun 2014 Klungkung telah memiki perda rokok, namun mulai efektif pada tahun 2016. Diantaranya Perda KTR No. 1 Th. 2014 Pengaturan Tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Peraturan Bupati No.5 Th. 2016 Pengaturan larangan reklame Iklan Rokok di Kabupaten Klungkung. Pelarangan iklan rokok bahkan diterapkan dengan ketat hingga ke dalam ruangan. Dimana toko toko moderen dilarang menampilkan produk rokoknya. (KLK/YANDE)

Rayakan Rahina Tumpek Landep, Pemkab Klungkung Pamerkan Keris dan Pusaka Khas Klungkung


Klungkung, Sesuai Instruksi Gubernur Bali No 05 Tahun 2022 tentang Perayaan Tumpek Landep dengan Upacara Jana Kerthi. Pemerintah Kabupaten Klungkung megelar Pameran Keris dan Pusaka Tradisional Bali di Museum Semarajaya. Pameran Keris dan Pusaka Tradisional Bali di Buka langsung Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom, SH, Sekda Klungkung, I Gede Putu Winastra, Kadis Kebudayaan Klungkung, Ida Bagus Jumpung Oka Wedhana, di Pelantaran Pemedal Agung Klungkung, Jumat (8/4).

Perayaan Rahina Tumpek Landep dengan Upacara Jana Kerthi sebagai Pelaksanaan Tata Titi Kehidupan Masyarakat Bali berdasarkan nilai nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru. Tumpek Landep sebagai pelaksanaan tata titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi, baik secara niskala maupun sekala.

Bupati Suwirta dalam arahanya mengatakan tugas pemerintah adalah mendorong tata-titi kehidupan yang sudah menjadi latar belakang dan tadisi dari dulu. "Sekarang ini mengarahkan sumber daya manusia menjadi lebih baik, mempunyai pikiran-pikiran yang tajam menjadi aset yang sangat berharga untuk membangun Klungkung ini," ujar Bupati Suwirta

Lebih lanjut, Pameran keris dan benda pusaka ini bisa mencerminkan serta meruncingkan pikiran kita, agar apa yang kita lakukan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan benar-benar bisa dilaksanakan dengan baik. "Disamping itu pameran pusaka ini juga mempertonton apa yang menjadi warisan yang perlu diabadikan dan diberitahukan kepada generasi kita," imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan Klungkung, Ida Bagus Jumpung Oka Wedhana menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan perayaan rahina Tumpek Landep dengan upacara Jana Kerthi terdiri dari 2(dua) kegiatan yakni, Kegiatan Niskala dan Sekala, Kegiatan Niskala upacara Tumpek andep dengan upacara Jana Kerthi dipusatkan di Pura Dasar Bhuwana Gelgel pada tanggal 9 April 2022 sementara Kegiatan Sakala Tumpek Landep dengan upacara Jana Kerthi dipusatkan di Areal Pemedal Agung dan Museum Semarajaya dengan kegiatan, Pameran Keris dan Pusaka Tradisional Bali dilaksanakan pada tanggal 8 april 2022 sampai dengan 10 April 2022 bertempat di Museum Semarajaya. 

"Kegiatan ini di dukung oleh Komunitas Pecinta keris Kabupaten Klungkung dengan koleksi keris di Museum Semajaya Klungkung yang dipamerkan berjumlah 27 keris, ditambah 4 tombak. Ditambah koleksi dari para kolektor keris di Klunngkung. Tumpek Landep itu identik dengan benda tajam, sehingga kami gelar pameran keris ini,” ujar Ida Bagus Jumpung.

Selain itu, juga ada Pemberian Penghargaan kepada masyarakat / pelaku seni dan Budaya yang penyerahannya dilaksanakan pada acara seremonial ini, berupa Piagam Warisan Budaya Tak benda Kabupaten Klungkung dan Penyerahan buku Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. (sklk/yande)

Jaya Negara Terima Kunjungan Menteri PPN Suharso Manoarfa di TPS3R Sekar Tanjung


Denpasar, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Manoarfa melaksanakan serangkaian agenda kunjungan kerja di Provinsi Bali. Salah satu lokasi yang menjadi tujuan kunjungan kerja yakni TPS3R Sekar Tanjung, Desa Sanur Kauh Kota Denpasar. Kedatangan Suharso Manoarfa yang didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster disambut langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara di TPS3R Sekar Tanjung, Jumat (8/4). 

Hal ini guna memastikan integrasi penanganan persampahan menuju pelaksanaan G20 di wilayah Kota Denpasar.

Tampak hadir Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa, Kabag Adbang Cipta Sudewa, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Dewa Gede Rai, Camat Denpasar Selatan, I Made Sumarsana, Perbekel Desa Sanur Kauh, I Made Ada, Bendesa Adat Intaran, Gusti Agung Alit Kencana dan Komunitas Peduli Sampah di Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, seluruh rombongan meninjau penanganan sampah di TPS3R Sekar Tanjung serta sentra pengolahan kompos di kawasan tersebut.

Disela kunjungannya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Manoarfa mengatakan, pihaknya berkomitmen menciptakan penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar. Hal ini guna mendukung pelaksanaan G20 di Bali. Sehingga kedepanya sampah di Kota Denpasar dapat ditangani secara optimal.

Sementara Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan, Pemkot Denpasar pada intinya siap melaksanakan sinergi pusat dan daerah guna mewujudkan penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar. Sehingga upaya penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan.

“Tadi kami sudah berkordinasi dengan stakeholder, bahwa akan terus digenjot pembangunan TPS3R dan TPST di Kota Denpasar, termasuk juga optimalisasi TPST yang telah ada, sehingga secara berkelanjutan upaya peningkatan pengolahan sampah terus dioptimalkan, targetnya sebelum G20,” ujarnya

“Jadi tadi intinya kami berkordinasi untuk bersinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang dalam hal ini Pemprov Bali dan Kota Denpasar guna mewujudkan penanganan sampah terintegrasi dan berkelanjutan di Kota Denpasar. Penanganan sampah juga menjadi program prioritas kami di Kota Denpasar,” imbuhnya.  (Ags/sDps).

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa Hadiri Pembukaan Bali Digifest 2022


Denpasar -  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri pembukaan Bali Digital Festival (DIGIFEST) 2022 pada Jumat (8/4) di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur. 

Acara dibuka secara langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa. Hadir sebagai pembicara, Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional, Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA.

Gubenur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya menyampaikan dalam membangun Bali melalui visi Nangun Sad Kerthi Loka Bali yakni tidak boleh meninggalkan tradisi dan budaya Bali dan diberikan ruang seluas-luasnya untuk berkembang. Terutama di era perkembangan teknologi harus sama-sama tumbuh, esensinya memadukan tradisi seni kearifan lokal dengan perkembangan dunia modern berbasis pada teknologi sehingga sama-sama mendapat ruang untuk tumbuh dan menghasilkan tatanan yang baik.

“Dikembangkan satu konsep baru yakni transformasi ekonomi Bali setelah introspeksi dan retrospeksi selama dua tahun kebelakang masa pandemi memberikan pelajaran Bali tidak bisa lagi mengandalkan hanya di satu sektor saja. Bali memiliki banyak talenta-talenta yang luar biasa dalam industri kreatif dan digital, maka kami menggali bagaimana cara mendorong tumbuhnya industri kreatif dan digital ini. Keunikan budaya Bali dipadukan dengan teknologi digital untuk mendorong satu wahana baru untuk penciptaan ekonomi dan perkembangan budaya yang mengakomodasi perkembangan IPTEK khususnya teknologi digital,”ujar Wayan Koster.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa disela sela pameran mengatakan tren digitalisasi di Indonesia tahun 2022. Indonesia perlu segera memanfaatkan ekonomi digital. “Ketertinggalan dalam ekonomi digital ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi masa depan. Program Bali Smart Island merupakan bagian dari peta jalan ekonomi Kerthi Bali menuju Bali era baru. Propinsi Bali telah meraih prestasi digital diantaranya menjadi satu-satunya propinsi di Indonesia yang menyandang predikat sangat baik dlam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta propinsi tertinggi untuk indeks keterbukaan informasi publik. Bappenas saat ini sedang menyusun masterplan pengembangan industri digital menjadikan Indonesia tidak hanya sebagi pasar digital namun juga produsen digital, dengan sasaran Indonesia menjadi supplyer industri digital yang tangguh. Terselenggaranya Bali Digifest 2022 sebagai upaya menggalang seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Bali Smart Island” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi pelaksanaan Bali Digifest 2022. Ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap perkembangan ekonomi kreatif. ”Pemerintah Kota Denpasar selama ini juga telah mendukung penuh pertumbuhan industri dan ekonomi kreatif dengan berdirinya Dharma Negara Alaya (DNA) sebagai wadah kreatif sebagai wadah para penggiat industri kreatif di Denpasar,” kata Arya Wibawa.

Dalam Digifest 2022 turut dipamerkan inovasi digital dari seluruh intsansi di Bali. Kota Denpasar diwakili oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Denpasar. (gita-esa/dps)

Berkantor di Desa Sanda : Bupati Tabanan Apresiasi Inovasi di Sektor Pertanian dan Pengelolaan Sampah


Tabanan – Implementasikan komitmen untuk melanjutkan aksi nyata Berkantor di Desa, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya., S.E., M.M, turun ke Desa Sanda dalam rangka meninjau inovasi pembangunan yakni Mesin Pyrolisis di BUMDes Sumber Rejeki Desa Sanda dan melakukan Penebaran Benih Ikan di Embung TTP Sanda, Jumat (8/8).

Berkantor di Desa Sanda, Bupati Sanjaya langsung menuju ke Embung TTP Sanda dan melakukan penebaran ikan nila sejumlah 6000 ekor dengan didampingi oleh Sekda, Anggota DPRD Tingkat 2, Kepala Bapedalitbang, Kadis Pertanian, Kadis LH, Kepala PMD, para OPD terkait, serta camat dan perbekel Desa Sanda. 

Selanjutnya Bupati Sanjaya beserta jajaran langsung melakukan kunjungan ke BUMDes Sumber Rejeki untuk meninjau Mesin Pyrolisis. Kedatangannya kali ini sekaligus memantau potensi unggulan Desa Sanda termasuk inovasi mutakhir yang dikembangkan pada sektor pertanian.

Dengan total jumlah penduduk 1550 dan luas area 876 hektar, Desa Sanda mampu mengembangkan sistem pengolahan sampah berbentuk mesin pyrolysis di mana, sampah-sampah plastik dapat diolah dengan cara dibakar menjadi bentuk minyak yang kemudian bisa diproses kembali menjadi solar, bensin, tinner dan sebagainya. 

Selain itu, Rencana pembangunan Taman Teknologi Pertanian di Desa Sanda atau biasa disebut dengan TPP, juga dikembangkan sebagai bentuk inovasi teknologi dalam memfasilitasi dan meningkatkan potensi pertanian di Desa

Menanggapi inovasi teknologi tersebut, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi dan dukungan kuat kepada Desa Sanda. Desa ini, bagi Sanjaya, menjadi satu-satunya desa yang dilihat secara langsung memilki sistem pengelolaan sampah pyrolysis dengan sistem sederhana bermodalkan kayu bakar. 

“Saya tadi pastikan sendiri, sampah plastik ini bisa dibakar sampai kira-kira 12 jam dan akan menghasilkan sebuah cairan, nanti cairan tersebut jika diolah, bisa menghasilkan, solar, bensin dan lain-lain. Saya pastikan akan saya pelajari teknologi ini” ungkap Sanjaya saat berkantor di Kantor Perbekel Desa Sanda.

Kunjungannya ini merupakan kunjungan yang selalu dilakukan. Dan akan terus dilanjutkan sampai 133 Desa di Tabanan terjamah satu persatu, tentunya dengan mempertimbangkan potensi dan inovasi-inovasi Desa yang patut untuk segera dikunjungi.  

Bupati Sanjaya beranggapan, gagasan-gagasan positif ini perlu mendapat dukungan dari Pemerintah. Baginya program TTP sangat bagus, namun regulasi dan penyempurnaan serta evaluasi belum fokus dilakukan. Tentu kedepannya akan diusulkan ke dalam sebuah perencanaan yang digarap oleh para kelompok ahli sehingga proyek monumental berbasis pertanian bisa semakin mendukung terwujudnya Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani.

“Jika kedepannya program TTP ini bagus dalam segi manfaat dan nilai ekonomi, pasti akan kita jadikan program kabupaten, seperti program samara ratih yang ada di Tegalmengkeb” Tambahnya. Lebih lanjut, ia juga berharap, inovasi pyrolysis ini jika dengan baik dikembangkan, juga dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Tabanan bahkan kabupaten lain di Bali, sebagai jalan keluar bagi permasalahan sampah yang menjadi kendala pelik di Provinsi Bali saat ini. “Inovasi sampah menjadi Energi, sangat patut mendapat apreasiasi” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya juga sampaikan agar desa-desa di Tabanan lebih menekankan pembangunan melalui keunggulan utamanya, yaitu sektor pertanian. Inovasi di bidang lain, seperti pariwisata menjadi bonus dalam menonjolnya sektor pertanian. “jika bicara soal Tabanan, orientasinya pasti tentang pertanian. Nantinya, sejauh manapun majunya pariwisata di Bali, pasti membutuhkan pertanian sebagai daya dukung primer. Apalagi Tabanan dipusatkan sebagai marketplacenya pertanian yang modern, saya yakin Tabanan menjadi kabupaten yang luar biasa” Kata Sanjaya. 

Pada kesempatan itu, Bupati Sanjaya beserta jajarannya juga menyalurkan bantuan dari BPBD berupa sembako, masker dan APD Kebersihan seperti sabun cair, sabun mandi dan hand sanitizer untuk masyarakat Desa Sanda.

Kunjungan Kerja jajaran Pemkab Tabanan tersebut juga disambut dengan baik oleh Desa Sanda. I Wayan Susana, selaku Perbekel Desa Sanda, ungkapkan terima kasih atas kehadiran langsung Bupati Tabanan dan perkenannya untuk berkantor di Kantor Desa. 

“Saya juga sangat berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk menuangkan pokok pemikiran dalam membangun desa, salah satunya terciptanya pyrolysis atau alat olah plastik menjadi bahan bakar desa. Ini bisa kami beli dengan Silpa dana desa, selain itu juga untuk merehab Gedung TK dan juga Gudang untuk persiapan Pyrolisis” Papar Susana. (*)

Wali Kota Jaya Negara Pantau Harga Bapok di Pasar Kreneng


Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memantau  harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Kreneng, Jumat (8/4). 

Kehadiran Jaya Negara dalam pemantauan ini di dampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Ni Nyoman Sri Utari, Kadis Kominfo dan Statistik Ida Bagus Alit Adhi Merta, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, I Dewa Gede Rai, serta Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Sewaka Dharma Ida Bagus  Kompyang Wiranata. 

Jaya Negara mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pedagang Pasar Kreneng bahwa harga kebutuhan pokok masih stabil. Memang ada kendala dengan stok minyak goreng curah dan harganya mengalami sedikit kenaikan. Sebenarnya menurut Jaya Negara stok minyak goreng curah di Distributor yang ada di pelabuhan Benoa masih mencukupi, namun karena adanya Peraturan Menteri Perdagangan, dimana diminta  agar Disperindag  mengeluarkan surat rekomendasi kepada sub distributor sehingga harus ada birokrasi dilakukan. "Langkah ini telah disiapkan, serta per hari ini akan kembali dilakukan pendistribusian kepada sub distributor serta agen agen minyak goreng curah, sehingga kita harapkan pasokan minyak goreng curah ke para pedagang bisa kembali normal," kata Jaya Negara

Lebih lanjut Jaya Negara kegiatan pemantauan ini dilakukan  dalam upaya untuk mengetahui dan  menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok  disamping itu juga menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat paripurna bersama kementerian, terkait dengan kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Ditambahkan bahwa jumlah stok minyak goreng curah di tingkat distributor  yakni 24.701 ton, dengan hitungan stok tersebut mencukupi kebutuhan dalam enam bulan kedepan. "Kami berharap dengan kondisi stok minyak curah ini tidak menjadi kendala kebutuhan masyarakat. 

Setiap minggu dua kali Disperindag Kota Denpasar rutin melakukan pemantauan harga di pasar tradisional dan di laporkan kepada Bank Indonesia. Langkah ini untuk menjaga tingkat inflasi yang terjadi di Kota Denpasar.

Sementara Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari mengatakan bahwa dalam pendistribusian  minyak goreng curah sesuai dengan instruksi Menteri Perindustrian No. 8 Tahun 2022 , bahwa pelaku usaha disaat pembelian  ditingkat distributor wajib membawa surat rekomendasi dari Disperindag Denpasar.   Dalam fakta integritas ini disebutkan bahwa sub distributor wajib menjual minyak curah sesuai harga eceran tertinggi (HET), tidak boleh di ekspor dan dikhususkan kepada UKM/IKM. "Hari ini kami tandatangani fakta integritas dan kami keluarkan rekomendasi sebagai pengantar untuk mengambil minyak curah di distibutor," ujarnya. 

Dijelaskan pula bahwa kebutuhan minyak curah di Denpasar terpenuhi dan berjalan lancar, serta dalam bulan puasa ini bahan pokok terpenuhi kebutuhan masyarakat. 

Sementara hasil monitoring ketersediaan stok minyak goreng curah di tingkat distributor yakni 24.701 ton, sedangkan untuk Jumlah Minyak Goreng Kemasan di tingkat sub distributor yakni 215.229 liter. Sementara untuk Harga Minyak goreng curah di tingkat Distributor Rp. 14.000/liter, Rp. 15.500/kg, dan dari hasil pemantauan dibeberapa pasar tradisional harga rata-rata minyak goreng kemasan Rp. 25.000/liter

"Hari ini kami turun lengkap bersama satgas pangan termasuk TPID ingin melihat langsung stabilitas harga, pendistribusian dan kebutuhan bapok kepada masyarakat," ujarnya.

Eks Sekda Buleleng Oleh JPU Dituntut Pidana Penjara 10 Tahun


Denpasar - Dewa Ketut Puspaka (58) yang sebeelumnya menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng,    oleh Jaksa Kejati Bali dalam sidang Pengadilan Tipikor Denpasar, di Renon, diajukan hukuman pidana penjara selama 10 tahun.

Dalam amar tuntutannya, Jaksa Agus Eko Purnomo menilai terdakwa melakukan tindak pidana pemerasan dan gratifikasi dari sejumlah pihak, serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan total kerugian negara senilai Rp 16,1 miliar.

Terkait pemerasan, Puspaka disebut mengunakan statusnya sebagai Sekda memaksa sejumlah pihak memberikan uang untuk sejumlah pembangunan di kabupaten Buleleng selama kurun waktu tahun 2015-2020.  

Salah satu diantaranya adalah PT PEI  sebesar Rp. 1.101.060.000 terkait perijinan terminal LNG di Celukan Bawang pada tahun 2015. Saat itu Puspaka menjanjikan kemudahan perijinan untuk PT PEI. Dana tersebut ditransfer  ke rekening saksi Made Sukawan Adika yang merupakan anak buah Dewa Puspaka.

Berikutnya, dari  PT. Titis Sampurna  sebesar Rp. 12.500.000.000,  terkait penyewaan Lahan Desa Adat Yeh Sanih.  Dana tersebut tidak pernah dirasakan oleh masyarakat Desa Adat Yeh Sanih sebagai pemilik lahan. Bahkan lahan tersebut juga tidak pernah disewakan oleh masyarakat setempat.  

Sedangkan, dana sewa tersebut diterima sendiri oleh Puspaka dengan terlebih dahulu ditampung di rekening saksi Made Sukawan Adika. Selain itu, dana tersebut juga masuk ke rekening Dewa Gede Radhea yang merupakan anak terdakwa.

Sehingga penyewaan Lahan Desa Adat Yeh Sanih tersebut hanya sebagai sarana Terdakwa untuk melakukan pemerasan kepada PT. Titis Sampurna dan PT. PEI yang sedang mengajukan ijin pembangunan Terminal penerima dan distribusi LNG Celukan Bawang di Kabupaten Buleleng.

"Dimana pada saat itu Terdakwa menjabat sebagai Sekretaris Daerah di Kabupaten Buleleng, dan menyalahgunakan jabatannya untuk memuluskan niatnya," kata Jaksa dalam dakwaan. 

Keterangan saksi H. Chojum selaku Direktur PT. Budi Daya Remaja memberikan kurang lebih sebesar Rp. 2.500.000.000 terkait pembangunan Bandara Bali Utara di Kabupaten Buleleng diterangkan menawarkan diri untuk membantu menyiapkan bahan-bahan Material yang akan diperlukan oleh PT. Bibu Panji Sakti dalam pembangunan Bandara di Kabupaten Buleleng.

Terdakwa kemudian meminta biaya pengurusan ijin kepada saksi H. Chojum yang diserahkan secara 3 tahap mulai dari tahun 2018- 2019. Namun melakukan pembayaran saksi H. Chojum tidak pernah menerima pekerjaan pembangunan bandara sesuai yang dijanjikan terdakwa.  

"Terdakwa memanfaatkan rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara tersebut untuk meminta uang kepada saksi H. Chojum," beber JPU.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Heryanti,SH.,MH menyebut perbuatan terdakwa tersebut  diatur dan diancam dalam Pasal 12 huruf e UU Tipikor Jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.  Sedangkan pada dakwaan selanjutnya, terdakwa dijerat Pasal 12 huruf (b) UU Tipikor, atau ketiga Pasal 11 UU Tipikor, atau keempat Pasal 5 ayat (2) UU Tipikor Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP atau kelima Pasal 12 huruf (g) UU Tipikor. 

Serta terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 3 UU RI nomor 8 tahun 2010.
"Memohon agar terdakwa dihukum pidana penjara selama 10 tahun dan Pidana denda sebesar Rp.1 miliar, Subsidair 6 bulan kurungan," tuntut Jaksa Agus secara online, Jumat (08/04).
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved