-->

Senin, 01 Agustus 2022

Sekda Alit Wiradana Ajak ASN Lebih Disiplin, Berikan Pelayanan Terbaik

 

Denpasar, Pasca Pemulihan Pandemi Covid 19, Pemerintah Kota Denpasar  melaksanakan Apel Pagi disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Denpasar, Senin (1/8) di Halaman Kantor Walikota Denpasar. Dimana Apel ini menindak lanjuti arahan dari Menpan RB melalui BKPSDM, Tanggal 27 Juli 2022 Perihal Himbauan Apel Pagi di Lingkungan Instansi Pemerintah, dihimbau agar seluruh Perangkat Daerah melaksanakan apel pagi setiap hari Senin.

Pelaksanaan apel dilingkungan Sekretariat Daerah dipimpin Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana sebagai inspektur upacara dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan diikuti  ASN dan ASN Pemkot Denpasar serta Pimpinan OPD Pemkot Denpasar. Kegiatan Apel pagi juga dilaksanakan serentak di masing-masing Dinas dan Kecamatan di lingkungan Pemkot Denpasar.

Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana dalam arahannya mengharapkan, pasca pandemi dalam tatanan new normal ini bisa menjadi sebuah harapan baru yang lebih baik dan selalu bisa berdedikasi dalam melayani masyarkat.

“Kita harus bekerja dalam sebuah dedikasi dengan penuh disiplin dan tetap berpedoman dengan aturan-aturan yang sudah ada, memberikan pelayanan dan kinerja terbaik serta menjadi tantangan bersama untuk saling bahu membahu dalam mendukung pemulihan ekonomi dan kesehatan, agar bisa tetap memberikan pelayanan prima untuk masyarakat dalam masa pemulihan pasca pandemi ini," katanya.

Alit Wiradana menambahkan, kemajuan dan cepatnya perkembangan digitalisasi saat ini menuntut Pemerintah untuk bekerja optimal. Hal ini utamanya dalam memberikan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat.

"Mari bahu membahu kita bersama bersinergi mewujudkan Denpasar Maju (Makmur, Aman, Jujur dan Unggul) dengan spirit Vasudhaiva Khutumbakam yang bermakna menyama braya," imbuhnya. (ays/

Hadiri Hut SMPN 1 Semarapura Ke-75, Bupati Suwirta Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung I Ketut Sujana menghadiri Puncak Acara HUT SMP Negeri 1 Semarapura ke-75 bertempat di SMP Negeri 1 Semarapura, Senin(1/8).

Dalam sambutannya Bupati Suwirta mendoakan semoga diusia yang ke 75 tahun ini, SMPN 1 Semarapura tetap dapat eksis, konsisten, sucita dan subudi.“Mari tanamkan spirit Gema Santi dan  pendidikan karakter kepada anak didik kita dengan harapan melalui hal tersebut, anak-anak didik di SMPN 1 Semarapura ini dapat menjadi generasi muda dengan karakter dan perilaku yang baik.”ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta menambahkan bahwa kolaborasi antara orang tua dengan guru sangat penting dalam mensukseskan Program Merdeka Belajar. Pihaknya juga menugaskan guru-guru agar para siswa ikut mendukung dan melaksanakan pemilahan sampah dari sumbernya, dan dapat menerapkan perilaku KTR (Kawasan Tanpa Rokok) di lingkungan sekolah. Puncak HUT ke-75 yang mengangkat tema “Berkiprah Membangun Bersama Insan Sucita, Subudi, Berprofil Belajar Pancasila”  ini juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba yang diselenggarakan oleh SMPN 1 Semarapura dan diikuti oleh siswa SD di Kabupaten Klungkung. 


Tingkatkan Produktivitas Babi Bali, Akademisi Unwar Perkenalkan Teknologi Pakan Fermentasi


BALIKINI.NET | DENPASAR — Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (FP-Unwar) memperkenalkan teknologi pakan fermentasi dalam upaya meningkatkan produktivitas ternak babi lokal Bali. Metode fermentasi berdasarkan hasil penelitian akan mampu meningkatkan kualitas pakan, terutama kandungan nutrisinya.

“Induk babi Bali yang diberikan pakan fermentasi mampu meningkatkan jumlah kelahiran anak babi sekitar 9-13 ekor, sedangkan yang tidak diberikan sekitar 5-9 ekor, sehingga dengan meningkatnya jumlah anak babi yang lahir maka secara ekonomi pendapatan mitra meningkat” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FP-Unwar Ir. Yan Tonga, M.P, didampingi anggota tim Ir. I Gede Sutapa, M.P dan Ir.I Ketut Agung Sudewa, M.Si, saat dikonfirmasi pada Senin (1/8) di Denpasar. 

Menurut Pria yang kini juga menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Pertanian, Unwar ini, umumnya selama ini para peternak memberikan pakan berupa batang pisang (gedebong), daun-daunan (talas, ketela rambat, ketela pohon) yang dipotong-potong terlebih dahulu lalu direbus dan setelah dingin baru dicampur dedak padi atau jagung. Ternak babi denganpakan konvensional tersebut diasanya diberikan ke ternak babi sebanyak 2 kali sehari. 

Yan Tonga mengungkapkan jika hal ini dilakukan setiap hari dari mencari bahan pakan lalu direbus maka akan menyita waktu yang lama dan biaya yang lebih banyak. Kualitas pakannya juga belum bisa memenuhi standar kebutuhan ternak babi yang dipelihara sehingga hal ini kurang efektif dan efisien serta tingkat produktivitas ternaknya rendah.

“Dengan memberikan sentuhan teknologi pakan yang efektif dan efisien sehingga membuat pakan bisa dibuat seminggu atau sebulan sekali dengan teknologi fermentasi tanpa perlu cari kayu bakar dan merebus pakan setiap hari” ungkap Yan Tonga. 

Ia menyampaikan bahwa teknologi pakan fermentasi ini telah disosialisasikan kepada masyarakat, salah satunya kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Suka Nadi di Desa Pejarakan, Gerokgak, Buleleng. Kelompok yang beranggotakan 28 orang hingga saat ini masih melakukan usaha ternak babi Bali dalam skala kecil/rumah tangga walaupun mengalami tingkat kematian sebesar 25% karena dalam pemeliharaannya masih dengan sistem perkandangan secara diumbar dan pakan seadanya.

Yan Tonga menambahkan beternak babi Bali sangat cocok dipelihara oleh ibu-ibu dalam skala usaha kecil atau rumah tangga karena dianggap sebagai celengan “tatakan banyu” karena dengan pemberian pakan seadanya dan pemanfaatan limbah dapur babi Bali mampu memberikan pertumbuhan berat badan walaupun belum optimal. Saat ini data tingkat kematian (mortalitas) anak-anak babi Bali sebelum disapih diatas 25%. Tingkat mortalitas ini masuk katagori sangat tinggi sehingga akan mengakibatkan tingkat produktivitas babi Bali juga rendah. 

Berdasarkan data Peternakan Provinsi Bali tahun 2019, populasi babi Bali di Provinsi Bali selama kurun waktu 3 tahun dari tahun 2017-2019 terjadi penurunan sebesar 27,51% . Populasi Babi Bali pada tahun 2017 mencapai 215.000 ekor, tahun 2018 sekitar 207.000 ekor  dan tahun 2019 sebanyak 155.856 ekor.

Ribuan Bendera Merah Putih Dipasang Pemkab Bangli, Serangkaian HUT RI ke 77


BALIKINI.NET | BANGLI — Setelah dilaksanakan penyerahan bendera merah putih secara simbolis oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta kepada para Camat  se Kabupaten Bangli pada Minggu (31/7/22), kemarin, hari ini Senin (1/8/22) dilanjutkan dengan pemasangan bendera serentak di Wilayah Kota Bangli oleh ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli. 

Pemasangan bendera ditempatkan di titik yang telah ditentukan diseputaran kota Bangli. Bendera tersebut adalah sumbangan dari para ASN dilingkungan Pemkab Bangli, yang mana masing-masing ASN menyumbangkan 1 bendera merah putih berukuran 90 cm x 60 cm lengkap dengan tiang bambu berukuran 3m.

Ditemui di sela-sela kesibukannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bangli I Made Kirmanjaya  mengatakan sesuai dengan surat Kemendagri Nomor:003.1/4397/SJ tentang menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun ke 77 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui  Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih diseluruh indonesia. Yang mana HUT RI kali ini mengambil tema ''Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat.

Kirmanjaya juga menambahkan, dalam rangka menyemarakan HUT RI ke 77, Pemkab Bangli melaksanakan pemasangan bendera merah putih  di ruas jalan seputaran kota Bangli, pemasangan ditempatkan di sebelah kanan dan kiri jalan dengan panjang jalan sekitar 9,7Km dan jumlah bendera sekitar 3.880 Pcs. 

"Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kecintaan kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menumbuhkan kembali rasa gotong royong dan semangat baru dilingkungan Pemkab Bangli, sesuai visi Bangli Era Baru," ujar Kirmanjaya.

Sementara itu, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada seluruh ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, serta kepada seluruh lapisan masyarakat Bangli atas partisipasinya dalam menyemarakan HUT RI ke 77 tahun 2022. 

"Semoga semangat gotong royong ini tetap terjaga dan  berkelanjutan dalam membangun Bangli Era Baru serta membangkitkan semangat Nasionalisme khususnya di Kabupaten Bangli," Tutup Sedana Arta.

Kamenkumham Bali Bantah Ada Antrean 5 Jam di Bandara


BALIKINI.NET | BALI — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Anggiat Napitupulu angkat bicara terkait artikel dari sebuah blog yang menyampaikan mengenai lamanya antrean selama lebih dari 5 jam pada area imigrasi. 

Ditegaskannya bahwa keterangan yang disampaikan pada artikel tersebut tidaklah benar. Anggiat kemudian menjelaskan mengenai kronologis kedatangan dari penulis artikel tersebut saat mendarat di Bali. 

"Yang bersangkutan tersebut datang pada hari Jumat 29 Juli 2022 dari Bangkok Thailand dan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 14.43 WITA, yang bersangkutan kemudian melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan dan menuju konter BRI untuk membeli Visa on Arrival (VOA)," ungkapnya. 

Berdasarkan data pada aplikasi perlintasan keimigrasian tercatat yang bersangkutan melakukan pemeriksaan keimigrasian pada pukul 15.47 WITA. Sehingga total waktu yang dibutuhkan yang bersangkutan dari keluar pesawat, pemeriksaan KKP, pembayaran VOA dan penyelesaian pemeriksaan keimigrasian adalah 53 menit.

Disampaikannya, seiring dengan perluasan kebijakan keimigrasian mengenai penambahan subjek negara Visa on Arrival (VOA) dan pemberian bebas visa kunjungan bagi negara-negara di kawasan asia tenggara, jumlah penerbangan maupun volume kedatangan penumpang yang menuju Bali mengalami peningkatan. 

Peningkatan jumlah penerbangan juga mengakibatkan adanya jadwal penerbangan internasional yang mendarat secara berdekatan. Hal tersebut tentunya berpotensi menyebabkan kepadatan pada area kedatangan pada saat jam sibuk (peak time). 

Namun Anggiat memastikan bahwa pemeriksaan keimigrasian tetap berjalan lancar dan kondusif. 

“Kami telah melakukan langkah antisipatif terhadap potensi kepadatan penumpang pada jam sibuk dengan menambah petugas, dengan komposisi 16 konter dimana 1 konter diisi oleh 2 orang pegawai dapat menyelesaikan pemeriksaan 1500 penumpang per jam," pungkasnya dan meyakinkan, dirinya berkomitmen untuk menjalankan pemeriksaan keimigrasian sesuai dengan SOP dan peraturan yang berlaku. (*)

Minggu, 31 Juli 2022

Sebanyak 38 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar



Denpasar, Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Minggu (31/7) diketahui kasus meninggal nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 38 orang. Sementara, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 32 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 53.146 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 51.585 orang  (97,05 persen), meninggal dunia sebanyak 1.111 orang (2,10 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 450 orang (0,85 persen).

Ratusan Layang - Layang Ikuti Festival Layangan Bali di Pantai Mertasari


Denpasar - Festival Layangan Bali Tahun 2022 diprakarsai oleh Komunitas Seni layangan Bali digelar di area Pantai Mertasari Sanur. Festival Layang layang ini dilaksanakan selama 2 hari dimulai  30 Juli hingga 31 Juli 2022.

Di hari kedua Festival Layangan Bali, Minggu (31/7), dihadiri sekaligus dibuka secara langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.

Dalam kesempatan ini Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa turut hadir bersama Kapolda Bali, Irjen. Pol Putu Jayan Danu Putra. Hadir pula Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana, Kapolresta Denpasar, AKBP. Bambang Yugo Pamungkas serta undangan lainnya. 

Gubernur Bali,Wayan Koster mengapresiasi pelaksanaan Festival Layangan Bali Tahun 2022 di Pantai Mertasari, Sanur ini.
"Sesuatu yang sangat baik dan penuh semangat  para rare angon yang bekerja meneruskan tradisi yang telah diwariskan leluhur terkait karya seni layang-layang tradisional. "Saya lihat peserta lomba layang - layang tradisional di Bali semakin meningkat dan semakin banyak inovasi para rare angon yang patut untuk terus didukung" ujarnya. 

Hal yang sama diutarakan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menyebut pelaksanaan Festival Layangan Bali Tahun 2022 ini sebagai wadah bagi para pegiat seni layangan tradisional untuk mengembangkan juga menyalurkan ide dan kreativitas. "Tentu kreativitas ini akan terus didukung Pemerintah Kota Denpasar sejalan dengan visi misi Kota Kreatif Berwawasan Budaya melalui semangat Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong royong, menyama braya" ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Wawali Kadek Agus Arya Wibawa ikut menarik dan menerbangkan salah satu layangan.

Sementara Ketua Panitia, Putu Chris Budhi Setiyawan ditemui disela - sela acara mengatakan Festival Layangan Bali merupakan acara rutin tahunan namun sempat vakum saat pandemi covid-19 lalu. 
“Bersyukur tahun ini lomba kembali bisa kami laksanakan karena dirasa situasi telah kondusif dan dukungan seluruh stakeholder terkait. 

Dapat juga kami sampaikan Festival Layangan Bali Tahun 2022 ini mengambil tema Kerthining Gesing atau Menjaga Keseimbangan Bambu. Dilombakan berbagai jenis layangan seperti Pecukan, Bebean, Janggan, Janggan Buntut dan Kreasi. Di hari pertama, lomba diikuti 400 peserta. Sementara dihari kedua ini diikuti oleh 700 peserta. Ditambah 67 peserta lomba Pindekan. 

Dalam Festival Layangan Bali Tahun 2022 ini juga ada yang spesial karena panitia mengajak peserta untuk hadir menerbangkan layangan berpakaian adat. Alasan kami karena setelah sempat vakum, rasa rindu akan suasana lomba layang-layang tradisional Bali kami ekspos lagi dengan semangat pelestarian budaya Bali," ujarnya.(esa/ dps)

Bupati Tamba Lepas Ratusan Peserta Cycling 2022


Jembrana - Bupati I Nengah Tamba melepas  event Cycling 2022 di Gedung Kesenian Dr. Ir Soekarno Jembrana, Minggu (31/7/2022) pagi. Terselenggaranya event ini guna mempererat tali persaudaraan. 

Dengan mengambil konsep Amazing Advanture, peserta dilepas dan finis di Gedung Kesenian Dr. Ir Soekarno dengan total jarak yang di tempuh 10 kilometer.

Event Cycling 2022 diikuti oleh ratusan peserta, Baik lokal maupun dari luar daerah.  Kegiatan tersebut turut diikuti langsung Bupati I Nengah Tamba beserta istri, Wabup IGN Patriana Krisna beserta istri, jajaran TNI dan Polri serta komunitas sepeda.

“Pesertanya juga ada yang dari Denpasar dan Buleleng, bahkan dari Jawa juga turut meramaikan.  Untuk perserta Race ada 48 orang dan fun bike nya ratusan orang,” ujar Gung Dani selaku ketua panitia.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jembrana Bupati Tamba menyambut baik atas terselenggaranya event tersebut.  Menurutnya, ajang ini merupakan silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar sesama pecinta cycling khususnya masyarakat jembrana. 

“Saya ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah memprakarsai kegiatan ini, sehingga kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari masyarakat, khususnya pecinta cycling” ucapnya. 

Lebih lanjut Bupati Tamba mengatakan melalui kegiatan ini tentunya diharapkan mampu meningkatkan minat pada olahraga bersepeda, menjaga kebugaran jasmani dan tangguh dalam menghadapi dinamika kehidupan.

“Dengan acara ini kita meningkatkan semangat para penikmat bike adventure yang ada di kabupaten Jembrana bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani antara pecinta cycling serta mengorganisir program yang selalu mengutamakan kegiatan positif, menjalankan prinsip-prinsip Sportivitas dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan, baik kepada sesama pecinta cycling maupun masyarakat pada umumnya,” pungkasnya. 

Festival Budaya Loloan Tampilkan Tradisi Loloan Tempo Dulu


JEMBRANA, Sempat ditiadakan selama dua tahun akibat pandemi COVID-19,festival budaya loloan yang menampilkan tradisi tempo dulu loloan kembali digelar , sabtu (30/7 ).

Serangkaian festival dalam menyambut tahun baru Islam 1444 Hijriah menampilkan  berbagai kekayaan budaya, keunikan tradisi , kuliner loloan disepanjang jalan kelurahan loloan timur Kecamatan Jembrana . Tema yang diangkat kali ini "Melintasi Lorong Boedaja Kampoeng Loloan" mengajak masyarakat yang hadir bernostalgia akan tradisi khas masyrakat Loloan tempo dulu .

Festival dibuka langsung Bupati Jembrana I Nengah  Tamba, menyuguhkan  atraksi budaya, mulai dari tarian, musik, pencak silat, makanan hingga prosesi pernikahan "Loloan Djaman Lame".

Bupati Tamba sangat mengapresiasi berbagai atraksi festival serta berkesampatan mengunjungi setiap stand pamera yang ditampilkan.
Festival ini kata Bupati   untuk memperkenalkan tradisi tempo dulu kepada generasi muda dan masyarakat sekaligus sebagai pelestarian budaya loloan beserta sejarah panjangnya.

" Saya sangat ingin acara ini dilakukan, dan malam ini sungguh luar biasa. Apa yang sudah dilakukan dan dirancang oleh panitia bersama pak kaling, ini saya acungi jempol," ujar Bupati Tamba dalam sambutannya.

Lanjutnya, Bupati Tamba sangat senang dengan konsep festival yang ditampilkan sehingga menarik perhatian banyak masyarakat untuk datang menyaksikan festival ini. "Cara menampilkan, memvisualkan kehidupan Loloan di jaman lama itu sangat dapat," imbuhnya.

Tidak hanya warga di Jembrana, festival ini juga turut dihadiri warga dari luar Bali seperti dari Padang, Lampung, Sampit bahkan dari Malaysia. 

Sementar itu Ketua Panitia Festival Budaya Loloan, Ainur Rofiqi mengatakan penyelenggaraan Festival Budaya Loloan yang mengusung konsep Loloan Djaman Lame ini adalah kali keempat. Setelah sebelumnya sempat tertunda karena adanya pandemi Covid-19.

"Sebelumnya mulai tahun 2017-2018 kami laksanakan dengan swadaya. Lalu ditahun 2019 didukung oleh Pemkab Jembrana. Setelah pandemi Covid melanda, dua tahun tidak pernah dilaksanakan. Dan alhamdulillah, tahun ini dengan penuh kebahagiaan kami dapat melaksanakannya dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Jembrana," jelas Ainur.

Untuk pelaksanaan festival tahun 2022, pihaknya menyebutkan bahwa acara tersebut dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 29 sampai dengan 31 Juli 2022 dan menampilkan 18 stand pameran.
"Festival Budaya Loloan Djaman Lame ini dimulai pada tanggal 29 Juli 2022, yang ditandai dengan pawai obor, parade sepeda onthel dan lain-lain. Kemudian dilanjutkan malam ini yakni Loloan Djaman Lame, tidak kurang terdapat 18 stand budaya yang ditampilkan sebagai langkah menjaga tradisi dan warisan datuk moyang Loloan," lanjutnya.

Ainur Rofiqi mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkab Jembrana sehingga festival ini dapat kembali dilaksanakan dengan lancar.

"Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana yang mensupport kegiatan para pemuda di Loloan ini dari awal hingga akhir, dan juga kepada dinas, para tokoh dan masyarakat Loloan pada umumnya yang ikut bersama-sama mensukseskan acara ini," pungkasnya. (ngr-kmg/hms)

Pastikan Kamtibmas Dan Tertib Adminduk, Kelurahan Peguyangan Lakukan Pendataan Penduduk Non Permanen


Denpasar- Untuk memastikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta tertib administrasi kependudukan,  Kelurahan Peguyangan Melakukan Pendataan Penduduk Non Permanen di lingkungan Banjar Dadakan pada Sabtu Malam (30/7) 

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Kelurahan Peguyangan bersama dengan tim gabungan yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas Kelurahan Peguyangan. Pelaksanaan pendataan penduduk non permanen dilakukan untuk memantau mobilitas perkembangan penduduk non permanen. 

Lurah Peguyangan  I Gede Sudi Arcana menyampaikan bahwa perkembangan penduduk non permanen perlu di data untuk mewujudkan tertib adiministrasi kependudukan 

“Selain untuk mewujudkan tertib administrasi dengan adanya pendataan penduduk non permanen juga dapat menjaga Kamtibmas di kawasan Peguyangan,” ujarnya 

Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan hasil pendataan tersebut, di Banjar Dadakan terdapat 100 orang penduduk non permanen dengan rincian Penduduk Non Permanen KTP  Luar Bali   sebanyak  75 orang dan KTP luar Denpasar sebanyak  25 orang.

Kegiatan yang dimulai sejak sore hari selesai pada pkl. 21.00 wita,berjalan tertib,aman dan lancar.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved