-->

Selasa, 30 Agustus 2022

Belum Terima Gaji 8 Bulan, Staf PMI Jual Cincin Nikah Untuk Kebutuhan Sehari-hari


BALIKINI.NET | KARANGASEM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karangasem mengeluh akibat hasil tenaga dan  keringat mereka selama 8 Bulan terakhir tidak dibayarkan. 

Hal tersebut diutarakan staff PMI Karangasem, Selasa (30/8/2022). Dikatakan gaji selama delapan bulan terakhir belum dibayarkan, tepatnya dari bulan Januari 2022. Namun, Ketua PMI Kabupaten Karangasem, Dr. Parwata Yasa, SPOG tak tinggal diam, pihaknya membantu memberi pinjaman gaji untuk para staffnya dengan menggunakan uang pribadinya. "Ya selama ini gaji yang belum cair itu masih ditalangi sama pak Ketua kami, dibayarkan perbulan. Tapi itu berlangsung selama 6 bulan, dari bulan Januari sampai Juni sedangkan 2 bulan terakhir ini kami belum mendapat gaji," Ungkap salah seorang staf PMI yang tak mau disebutkan namanya. 

Hal tersebut tentu sangat memberatkan bagi mereka. Karena hal itu pula, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ia harus menjual cincin kawinnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, mereka belum menerima gaji karena dana hibah Bansos dari Pemda Karangasem tahun 2021 belum cair, karena cairnya dana tersebut harus dengan tanda tangan dari Kepala Dinas Sosial yang menjabat, saat itu I Gede Basma. Sementara, petugas PMI masih kesulitan mendapat tanda tangannya karena Gede Basma saat ini masih tersandung kasus korupsi dengan status sebagai terdakwa. 

Sementara, Ketua PMI Kabupaten Karangasem, Dr. Parwata Yasa, SPOG belum berhasil dikonfirmasi terkait kasus ini. (Ami)

Incar Ternak Warga, Ular Piton Ini Akhirnya Ditangkap Petugas Damkartan



BALIKINI.NET | KARANGASEM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karangasem berhasil mengevakuasi seekor ular phyton berukuran cukup besar yang masuk ke pekarangan rumah warga di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem pada Selasa (30/8/2022). 

Ular phyton sepanjang 4 meter tersebut dinilai sangat meresahkan warga. Karena sudah meneror warga. Dimana warga, utamanya yang memiliki ternak khawatir akan ternak mereka yang akan menjadi mangsa selanjutnya. 

Diceritakan pelapor I Ketut Putra Yasa (44) jika ular tersebut baru diketahui keberadaan pada malam kemarin. "Ular itu masuk ke pekarangan milik Komang Dana, kemudian memakan ternaknya pada malam hari pas ayam lagi tidur, satu ekor ayam kemudian berhasil dimangsa dan dibawa ke atas pohon kelapa. Sampai pagi hari ini ular tetap berada di pohon, tapi karena ular terlalu besar, kami tidak bisa tangani sendiri, sehingga saya meminta bantuan kepada Damkar Karangasem," Ungkapnya.

Informasi yang dihimpun media ini, ular tersebut sudah memakan 4 ekor ayam ternak.

Damkartan Karangasem, begitu mendapat laporan langsung bergegas ke lokasi untuk melaksanakan evakuasi ular piton yang tengah berada di atas pohon. Sementara, Kepala Damkartan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah mengatakan jika evakuasi berjalan lancar meski terdapat beberapa kendala. 

"Posisi ular yang berada di atas pohon, jadi kami agak kesulitan dan juga medan untuk mengambil ular agak terjal, petugas dengan hati-hati melaksanakan evakuasi, apalagi ularnya cukup besar, " Tandas Siki Ngurah. Hingga kini ular sudah berhasil dievakuasi dan warga sudah dapat bernafas lega terlepas dari teror ular tersebut. (Ami)

Pedagang Kecil di Pedesaan India Beralih ke Pembayaran Digital

 



Sebagian besar transaksi di pedagang kecil pedesaan di India kini mulai beralih ke pembayaran daring yang tidak lagi mengandalkan uang tunai. Ini berkat meluasnya jaringan seluler yang menjangkau ratusan juta warga India hingga ke wilayah pedesaan. Berikut laporan tim VOA.




Senin, 29 Agustus 2022

Pedagang Pisang Beralih Pakai Sepeda Akibat Naiknya Harga BBM


Pedagang kulakan di Mozambik beralih membawa pisang ke pasar memakai sepeda akibat naiknya biaya transpor. Para pedagang ini biasanya menyewa truk untuk membawa pisang ke pasar, tapi kini tidak mampu lagi karena pengemudi truk menaikkan biaya akibat naiknya harga bensin.



Siapkan SDM Pariwisata, Dispar Prov Bali Gelar Bimtek Penyelenggaraan Event bagi ASN


DENPASAR, Sebagai pengawal kebijakan pemerintah, pelaksana visi dan misi pemerintah untuk mewujudkan pariwisata Bali Era Baru, sebagai ASN kita harus bisa  terlibat langsung dalam penyelenggaraan segala aktifitas kepariwisataan yang ada, ASN juga harus mampu membuat event yang berkualitas sehingga event yang dilaksanakan bisa berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat  maupun untuk kebangkitan pariwisata Bali. Untuk terlibat langsung dibutuhkan pengetahuan dan pemahaman yang cukup dalam penyelenggaraan event dalam rangka pengelolaan kepariwisataan budaya Bali.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali dalam sambutannya saat membuka Bimbingan Teknis  Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Event)  bagi Aparatur Sipil Negara dari seluruh kabupaten/Kota se Bali, yang diselenggarakan di The Stones Hotel, Legian Senin (29/8).

Lebih jauh Tjok Bagus juga menjelaskan bahwa, pelatihan/bimbingan teknis Pengembangan Penyelenggaraan Event bagi ASN ini menjadi salah satu cara meningkatkan pengetahuan dan wawasan ASN khususnya dalam hal membuat konsep event, bekerjasama dengan stakeholders, pemasaran dan promosi event, perencanaan anggaran, menajemen resiko dan merancang pelaksanaan event yang berkelanjutan, sehingga event yang yang dilaksanakan berkualitas. 

Tjok bagus juga menjelaskan bahwa dalam dunia kepariwisataan event yang selenggarakan tidak hanya berorientasi pada maksyarakat lokal akan tetapi lebih cendrung menyasar para wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,  maka dari itu perlu ada penyesuaian teknis penyelenggaraan event, agar event tersebut benar-benar bisa menjadi daya tarik wisata, yang nantinya mampu memberikan dampak ekonomi dan pariwisata Bali. 

Bimtek kali ini melibatkan 100 orang peserta yang berasal dari  ASN kabupaten Kota se-Bali khususnya OPD yang berhubungan langsung dengan penyelenggaraan event, seperti Dinas Pariwisata Kabupaten/ Kota, Dinas Kebudayaan Kabupaten, Dinas Kebudaayaan Provinsi, Dinas Perdagangan Provinsi Bali, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali,, Dinas Kominfos Provinsi Bali, Biro Pem Kesra Setda Brov. Bali dan tentunya Dinas Pariwisata Provinsi Bali, pungkasnya.

Sementara itu menurut Koordinator Strategi dan Promosi Event Daerah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hafiz Agung Rifa'I menyampaikan bahwa ASN daerah memiliki peran penting sebagai regulator, pembina, pendamping, pengawas, dan bahkan penyelenggara event di daerah, untuk menjalankan peran tersebut agar lebih maksimal, maka ASN perlu dibekali pengayaan penyelenggaraan event yang berkualitas, inklusif, berkelanjutan, dan yang tak kalah penting, harus menarik.

Hafidz menambahkan bahwa event yang menarik harus mempunyai Unique Selling Proposition (USP), dimana keunikan tersebut sudah dimiliki masing-masing daerah. Potensi lokal yang terlihat sederhana seperti bunga, rakit bambu, payung, bahkan makanan pembuka (desert) sekalipun, dapat menjadi event daerah yang dinanti dan ramai dikunjungi.

“Saya yakin Para ASN di Bali sudah terbiasa dan ahli dalam teknis penyelenggaraan event, namun melalui Bimtek Dekosentrasini, para ASN diharapkan dapat mampu terlibat lebih luas lagi dan dapat menggali lebih banyak terkait perencanaan, penyelenggaraan/pendukungan, pengawasan, hingga evaluasi event di daerah” pungkasnya.

Kasus Meninggal Dunia Nihil, Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 49 Orang


Denpasar, Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Senin (29/8) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 49 orang. Namun demikian, kasus positif Covid-19 juga bertambah sebanyak 26 orang.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 54.126 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 52.812 orang  (97,56 persen), meninggal dunia sebanyak 1.122 orang (2,07 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 202 orang (0,37 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar menunjukkan trend peningkatan, tetapi masih terkendali. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (HsDps).

Harga Bawang Merah dan Cabai Besar Turun Selama Sepekan Pelaksanaan Operasi Pasar


Denpasar - Harga Bawang Merah dan Cabai Besar mengalami penurunan selama sepekan pelaksanaan operasi pasar murah. Penurunan harga ini terus dipantau untuk pengendalian inflasi di Kota Denpasar. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat melakukan rapat evaluasi pelaksanaan operasi pasar di Kantor Walikota Denpasar bersama TPID, Senin (29/08). 

“Harga Bawang merah dan Cabai Besar mengalami penurunan yang signifikan. Pada tanggal 22 Agustus Harga Bawang Merah dan Cabai Merah masing-masing Rp. 30.000/kg dan Rp. 60.000/kg sekarang menjadi 25.000/kg dan 50.000/kg” ujarnya 

Pada kesempatan tersebut, Arya Wibawa menyampaikan operasi pasar akan terus dilaksanakan sampai akhir Desember untuk menekan laju inflasi di Kota Denpasar. 

“Momentum penurunan harga harus terus dijaga untuk menekan inflasi Denpasar. Inflasi pada  Bulan Juli sebesar 6,72% lebih tinggi dari  inflasi nasional,”ujarnya

Selanjutnya Arya Wibawa menyampaikan untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi pelaksanaan operasi pasar maka sehari sebelumnya informasi akan disampaikan melalui media cetak, media online dan media sosial pemkot denpasar. 

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, I Made Saryawan menyampaikan pelaksanaan operasi pasar akan terus dilanjutkan sampai akhir Desember 2022 di pasar di bawah Perumda Pasar Sewakadarma. 

“Operasi pasar pada minggu ke-5 Agustus disamping   dilaksanakan di Pasar Badung dan Kreneng, mulai besok (hari ini) operasi pasar akan dilaksanakan di Pasar Sanglah dan Pasar Anyar  Sari,” ujarnya

Gelar Apel Disiplin, Sekda Alit Wiradana Ajak Seluruh ASN Tingkatkan Disiplin


Denpasar - Sekda Denpasar, IB. Alit Wiradana memimpin pelaksanaan apel disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Denpasar, pada Senin (29/8).

Apel pagi rutin digelar setiap Senin pasca Kota Denpasar masuk dalam kriteria level 1 kasus Covid-19, serta tindak lanjut dari surat Menpan RB melalui BKPSDM, tanggal 30 Desember 2021 Perihal Himbauan Apel Pagi di Lingkungan Instansi Pemerintah. Apel pagi ini diikuti oleh  seluruh pegawai ASN maupun Non ASN  di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Selain di Sekretariat Daerah pelaksanaan apel juga dilaksanakan di seluruh OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Sekda Denpasar, IB. Alit Wiradana kembali mengingatkan kepada seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin dan Kinerja. Selain itu seluruh Bagian yang ada di Sekretariat Daerah agar segera meningkatkan capaian realisasi anggaran saat ini yang masih rendah. 

"Saya ingin mengingatkan, terkait progres realisasi serapan anggaran khususnya di lingkungan Sekretariat Daerah yang sudah menginjak triwulan ketiga saat ini masih rendah, yakni masih dibawah lima puluh persen. Saya menghimbau kepada seluruh Bagian untuk segera mengevaluasi agar dapat mencapai target, sehingga Sekretariat Daerah ini mampu menjadi contoh bagi OPD yang lain, ” ujar Alit Wiradana

Lebih lanjut, Alit Wiradana menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bagian yang telah disiplin dalam menjalankan tugasnya serta mengajak seluruh pegawai untuk  senantiasa bersama-sama menjalankan tugas dengan dilandasi spirit Vasudhaiva Kutumbakam dalam bekerja di Kota Denpasar yang sama-sama kita cintai ini. (arya

 

Walikota Denpasar Saksikan Penyerahan Penghargaan Kejar Award Kepada SDN 3 Sesetan



Denpasar - Walikota Denpasar I.G.N. Jaya Negara,  menyaksikan langsung penyerahan penghargaan KEJAR Award 2022 kepada SDN 3 Sesetan sebagai Satuan Pendidikan Implementasi KEJAR Terbaik Mitra Kerjasama Bank BPD Bali. Acara yang berlangsung di Ruang Tamu Walikota Denpasar, Senin (29/8) ini dihadiri oleh Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, SH,MH, Kadis Disdikpora Kota Denpasar AA Gede Wiratama,  Kepala Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar Putu Dharmapatni, dan Kepala SDN 3 Sesetan Ni Luh Purningsih. Penghargaan yang diserahkan berupa Piagam Penghargaan dari OJK Pusat dan Dana Pembinaan sebesar Rp 10 juta rupiah.

Walikota Jaya Negara  menyampaikan bahwa permasalahan sampah paling mudah dicarikan solusinya di tingkat sekolah. “Hal ini secara tidak langsung akan menggerakkan juga para orang tua siswa untuk ikut andil mendukung program memilah sampah dari hulu sehingga nantinya akan mempermudah proses di hilirnya. Di tengah peliknya permasalahan sampah di Kota Denpasar, jika kita menggerakkan 254 SD dan 76 SMP yang ada di Denpasar tentunya bisa dihitung berapa kapasitas sampah yang bisa ditangani per harinya. 
Terlebih Kota Denpasar memiliki aplikasi Sidarling, sehingga perlu sinergi antara Disdikpora dan DLHK Kota Denpasar untuk nantinya berkolaborasi dengan Bank BPD Bali mengingat Bank BPD Bali sudah punya sekolah percontohan yang menang di ajang KEJAR award OJK 2022. Tentunya juga perlu ditambahkan program stimulus yang memotivasi para siswa untuk sadar lingkungan dan berkontribusi aktif dalam penanganan sampah ini,”kata Jaya Negara.  

Penanganan permasalahan sampah menurut Jaya Negara perlu  disosialisasikan  sejak usia sekolah, sehingga kedepanya anak anak dapat menerapkan sejak dini untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu anak anak juga dapat belajar berinvestasi dengan cara menabung di bank sampah.

Ditambahkan menambahkan  sebelum Pandemi sudah ada program stimulus tersebut namun karena situasi pandemi dihentikan sementara. “Kedepan program stimulus agar dihadirkan lagi dengan konsep yang lebih matang salah satunya memilih anak didik SD yang berkontribusi aktif untuk nantinya mendapatkan  reward dan fasilitasi untuk dapat masuk ke SMP Negeri sesuai zonasi.

Sementara Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma, menyampaikan siap berkolaborasi dalam mendukung program stimulus bagi anak didik di Kota Denpasar dalam rangka implementasi bank sampah dimaksud. “Dengan penerapan yang makin merata ke semua sekolah didukung program stimulus tersebut, semoga tahun depan bisa mengantarkan Kota Denpasar sebagai Kota dengan Implementasi KEJAR Terbaik se-Indonesia. Dan harapan kami tentunya upaya ini dapat diikuti oleh seluruh kabupaten di Bali secara masif sehingga Bank BPD Bali yang tahun ini sudah masuk nominasi, di tahun depan bisa keluar sebagai pemenang,” ujar Sudharma.

Kepala SDN 3 Sesetan Luh Purningsih mengatakan bank sampah di sekolahnya sudah dirintis sejak tahun2018. Saat ini pihaknya bekerjasama dengan Bank sampah Bali Wastu Lestari untuk menampung sampaj yang telah dipilah. Berkat ketekunan dan kedisipinan dalam penanganan sampah sehingga mendapatkan penghargaagan Kejar Award. Untuk itu pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan juga Bank BPD Bali maupun pihak lainnya atas kepercayaan ini. 

“Kami merasa dukungan dari Bank BPD Bali mulai dari koordinasi awal, bimbingan teknis saat implementasi di lapangan, sosialisasi ke anak didik termasuk solusi menggunakan gadget-nya untuk hal positif memantau saldo tabungan sampah mereka. Selain itu Bank BPD Bali Cabang Utama Denpasar juga akan memberikan rekening Simpanan Pelajar atau SimPel gratis kepada seluruh anak dengan tujuan agar anak didik yang belum memiliki tabungan SimPel atau BSA untuk menampung hasil penjualan sampahnya. Pola  yang diterapkan kepada anak didik kami benar-benar bermanfaat termasuk antusias dari para orang tua siswa, juga dapat kami rasakan dalam program ini. Dan kami SDN 3 Sesetan akan terus menjaga konsistensi program ini sebagai solusi cerdas menangani sampah anorganik maupun konsisten dalam penanganan sampah organik melalui komposter sederhana yang kami siapkan di sekolah,” kata Purningsih.

Pimpin Rakor Pembangunan dan Pelayanan Kepada Masyarakat, Wawali Arya Wibawa Ingatkan OPD Bangun Teamwork


Denpasar-Rapat Koordinasi Pemantapan Pelaksanaan Tugas Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan Masyarat dipimpin Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Senin (29/8) di ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dan seluruh Pimpinan OPD Pemkot Denpasar, serta Direktur Perusahaan Daerah Kota Denpasar. 
Pembahasan dan pemaparan dalam pemantapan pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan OPD terkait. Hal ini diantaranya laporan penanganan dan perkembangan Covid-19 dan vaksinasi hingga pemaparan progres realisasi fisik dan keuangan Pemkot Denpasar.

Dalam arahannya Wawali Arya Wibawa mengingatkan kepada seluruh aparatur Pemkot Denpasar untuk melaksanakan berbagai program pemerintahan dan pelayanan agar membangun kerja tim atau teamwork. "Dalam situasi kerja saat ini dengan berbagai keterbatasan kita, terlebih situasi pandemi harus terus dibangun teamwork, jangan melaksanakan program kerja secara sektor persektor," ujarnya. 

Lebih lanjut dijelaskan bahwa hal ini juga menjadi dorongan  oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara kepada seluruh ASN Pemkot Denpasar, bekerja dalam melaksanakan seluruh program untuk kepentingan masyarakat Denpasar dapat dilaksanakan dengan membangun teamwork, bekerja sistematis dan berskema. Disamping itu dalam setiap pelaksanaan program dapat terus membangun sinergitas, berhati-hati dan melakukan evaluasi bersama. 

"Adanya pengaduan masyarakat baik melalui aplikasi Pengaduan Rakyat Online Denpasar dan media sosial lainnya terkait infrastruktur, harus menjadi program prioritas Pemkot Denpasar, begitu juga pengaduan lainnya yang telah menjadi evaluasi program," kata Arya Wibawa.

Sementara Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menyampaikan pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemantapan Pelaksanaan Tugas Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat menjadi agenda evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan di masing-masing OPD Pemkot Denpasar. 

"Kami mengapresiasi kepada OPD yang telah melaksanakan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, serta apa yang menjadi evaluasi dari Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota dapat menjadi pengungkit untuk peningkatan program kerja kedepan yang berlandaskan Vasudhaiva Kutumbakam, menyama braya," ujarnya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved