-->

Sabtu, 12 November 2022

Jaga Keamanan Jelang Presidensi G20, Kelurahan Panjer Gencarkan Pendataan Penduduk Non Permanen


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dalam rangka mendukung penyelenggaraan Presidensi G20, Kelurahan Panjer dan Desa Adat Panjer berkolaborasi melaksanakan pendataan penduduk non permanen. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (11/11) malam. Kegiatan dihadiri oleh Bandesa Adat Panjer, Lurah Panjer, Bhabinkamtibmas, Perangkat Kelurahan, Pecalang Desa, Pecalang Banjar Kertasari, dan Linmas. 

Lurah Panjer, Ari Budi saat dihubungi  mengatakan kegiatan pendataan penduduk non permanen di wilayahnya ini bertujuan untuk menciptakan situasi kondusif selama perhelatan kegiatan akbar Presidensi G20 serta mengantisipasi potensi kegiatan negatif yang mungkin ditimbulkan dari ketidaktertiban penduduk non permanen di wilayah Kelurahan dan Desa Adat Panjer. 

"Agenda ini juga merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran Gubernur Nomor : 35425/SEKRET/2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Penyelenggaraan Presiden G 20, jadi kami memberikan sosialisasi kepada masyarakat selama pelaksanaan Presiden G20 agar mengurangi aktivitas/mobilitas utamanya yang menuju venue kegiatan dari tanggal 12-17 November 2022," jelasnya

Dijelaskan Ari Budi, dari hasil pendataan penduduk non permanen yang dilakukan, terdapat 34 orang penduduk yang ber KTP luar bali yang belum memiliki Surat Tanda Lapor Diri.
 
"Mereka lalu kami arahkan untuk melakukan pelaporan dan pendataan diri di kepala lingkungan terdekat. Harapannya semoga penyelenggaraan Presidensi G20 dapat berjalan lancar dan aman sehingga kedepannya melalui kehadiran para pemimpin negara G20 beserta delegasinya mampu memberikan dampak positif terhadap pemulihan pariwisata Bali secara masif pasca pandemi Covid-19," ungkapnya. (Esa)

Bupati Tamba Serahkan Bantuan Sanpras Usaha Bagi 10 KUBE


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sebagai dukungan terhadap Usaha Ekonomi Produktif (UEP) serta wujud pengentasan kemiskinan, pemerintah kabupaten Jembrana memberikan bantuan sosial berupa sarana dan prasarana usaha peralatan dan bahan bagi usaha ekonomi produktif Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Bantuan dengan total nilai 200 juta tersebut diserahkan Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Kepala Dinas Sosial Jembrana I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata kepada 10 KUBE bertempat di Rumah Jabatan Bupati Jembrana pada Jumat (11/11).

Usai menyerahkan bantuan, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Jembrana komitmen tidak ada kelompok KUBE yang tertinggal. "Kita ingin semuanya sama. Jadi apabila ada kelompok yang belum mendapat bantuan ini bisa dilaporkan kepada Dinas Sosial untuk didata,"ujarnya.

Terkait bantuan, pihaknya berharap agar bantuan yang berupa sarana dan prasarana usaha peralatan dan bahan ini agar dapat dipergunakan dengan sebaik - baiknya untuk kesejahteraan kelompok. "Harus dipakai dengan baik untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan keluarga dan masing - masing kelompok sehingga terjadi peningkatan ekonomi. Jangan sampai nanti setelah diterima malah dipergunakan dengan tidak semestinya,"pintanya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Jembrana I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menjelaskan bantuan ini diserahkan kepada 10 KUBE dengan nilai bantuan per kelompok 20 juta rupiah. 

"Sepuluh kelompok tersebut diantaranya, Kelompok Jamu Tradisional Bugar Desa Banyubiru, Harapan Pertiwi Desa Baluk, Kamboja Desa Baluk, Mekar Lestari  Desa Yeh Sumbul, Mina Amerta Desa Yeh Sumbul, Moding Jaya Desa Candikusuma, Mekarsari Bersinar Desa Perancak, Lemodang Bersemi Br. Lemodang, Mekar Sari Berkembang  Desa Perancak, dan Lemodang Berjaya Br. Lemodang,"tandasnya. 

Hadiri Future SMEs Village, Wagub Cok Ace Harap Vibrasi Positif Bali Mampu Membawa Kedamaian


BALIKINI.NET | DENPASAR — Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Sukawati (Cok Ace), Jumat (11/11) sore menghadiri pembukaan Future SMEs Village dibuka di Bali Collection, Kawasan ITDC, Nusa Dua, Badung.

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace mengucapkan selamat datang di Pulau Bali. Pulau dengan berbagai julukan yang hingga kini masih tetap menjadi primadona utama para wisatawan.

"Selamat datang di Pulau Bali, Pulau Dewata, Pulau Cinta, Pulau Seribu Pura. Mudah-mudahan vibrasi positif Bali mampu membawa kedamaian dan ketenangan bagi Kita semua untuk mengikuti semua rangkaian KTT G20," ungkap Guru Besar ISI Denpasar ini.

Wagub Cok Ace juga menyampaikan bahwa KTT G20 sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya.

Acara yang dibuka Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki ini mengambil tema "Future SMEs Village, Local Wisdom for Global Sustainability". Event ini merupakan bentuk kepedulian dari Kementerian Koperasi dan UMKM terhadap pengusaha lokal dan pengrajin dalam negeri.

Tujuan utama dari Future SMEs Village ini untuk memamerkan hasil karya anak bangsa demi bisa merambah pasar global. Harapannya, mereka dapat unjuk gigi dan memamerkan karyanya kepada delegasi maupun tamu-tamu yang hadir dalam ajang KTT G20 ini.

Future SME Village dijadikan pusat bagi para delegasi G20 untuk berkumpul dan berinteraksi, serta menikmati kekayaan cipta karya terbaik nusantara.

Di Future SME Village, para delegasi dapat menikmati Future Mobility, Future Craft, Future Fashion, Future Food, dan Future Wellness, serta berbagai performance seni tradisional dan kontemporer serta arsitektur berbahan bambu selama pelaksanaan Future SME Village.

Pada kesempatan ini, Wagub Cok Ace turut mendampingi Menkop UKM Teten Masduki berkeliling melihat Pameran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Beberapa kendaraan yang dipamerkan merupakan kendaraan yang digunakan dalam pelaksanaan KTT G20 di Pulau Dewata.

Pointer Ketua TP PKK dalam acara Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Kota Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Setelah sukses dalam perhelatan sebelumnya di 8 Kabupaten di Bali, maka kini Kota Denpasar menjadi Kota terakhir Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster dalam penyelenggaraan Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi, bertempat di Depan Pura Jagatnatha-Puputan-Denpasar pada  Jumat (11/11).

Dalam acara yang turut juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, serta undangan terkait lainnya, Ny. Putri Koster yang akrab disapa Bunda Putri mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan bergotong royong dalam melaksanakan berbagai program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sinergi itu antara lain diaktualisasikan dalam kegiatan pasar rakyat yang dilaksanakan secara bergilir di Kabupaten/Kota. Menurutnya, konsep ini cukup unik karena barang-barang produksi UMKM/IKM serta kelompok tani dibeli oleh pengurus TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Selanjutnya barang-barang itu dibagikan kepada 100 warga kurang mampu yang didatangkan dari Kecamatan yang ada di Denpasar. Selain menerima hasil belanjaan dari TP PKK Bali dan Kabupaten/Kota, 100 warga yang hadir juga menerima bingkisan yang khusus disiapkan oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster.

Tiba di lokasi, Ny. Putri Koster langsung menyapa anak-anak TK Widya Mandala Denpasar yang turut hadir dalam acara tersebut, yang kemudian mengajak anak-anak berbelanja pada stand UKM. Hal tersebut menarik perhatian anak-anak yang secara tidak langsung dikenalkan cara berbelanja dipasar, dan para anak-anak sangat antusian mengikuti Putri Koster yang juga merupakan Bunda PAUD Provinsi Bali. 

Dalam kesempatan tersebut dagangan yang dijajakan seperti sayur mayur, buah dan kebutuhan pokok lainnya sampai dengan barang-barang kerajinan UMKM. Hal itu diikuti oleh ketua dan pengurus TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali. Barang belanjaan itu kemudian dikumpulkan dan dibagi rata dalam tas-tas belanjaan lalu dibagi kepada 100 warga kurang mampu.

Dalam sambutannya, Putri Koster mengatakan bahwa secara umum, di tahun 2022 Putri Koster membagi kegiatan TP PKK menjadi dua kelompok besar. Kelompok pertama adalah kegiatan sosialisasi yang pelaksanaannya disesuaikan dengan perkembangan teknologi di bidang informasi.

“Kalau dulu, sosialisasi dilakukan dengan langsung turun ke desa. Tapi saat ini teknologi sudah semakin canggih, kita bisa memanfaatkan media seperti TV, Radio dan media lainnya untuk mensosialisasikan program PKK,” urainya.

Selain 10 program pokok PKK, program pemerintah seperti upaya pencegahan angka stunting, bidang lingkungan hidup dan kesehatan juga bisa diangkat dalam kegiatan sosialisasi.

 Berikutnya kegiatan yang masuk kelompok besar kedunia  adalah aksi sosial seperti pasar rakyat. “Kita ingin mengurangi kegiatan normatif atau seremonial dan lebih intens melakukan kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” cetusnya.

Wanita yang juga aktif berkesenian ini menyebut kegiatan pasar rakyat memiliki dua keuntungan. Di satu sisi, melalui kegiatan ini pengurus TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota bisa bertemu secara periodik dan saling berkunjung ke daerah yang menjadi tuan rumah.”Saat bertemu, kita bisa sharing dan berbagi pengalaman untuk kemajuan organisasi,” ucapnya.

Manfaat yang paling penting adalah, melalui kegiatan ini TP PKK dapat berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan dan juga membantu UMKM/IKM dalam memasarkan produk mereka. “Pasar rakyat ini ibarat seperti sentuhan kecil, namun manfaatnya luar biasa, sangat dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya seraya menyampaikan bahwa pasar rakyat TP PKK mengusung konsep ‘terima kasih’ dan akan dilanjutkan tahun depan. 

Selain kegiatan pasar rakyat, TP PKK Provinsi berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten/Kota juga melaksanakan kegiatan berbakti dan berbagi yang juga digelar secara bergilir. “Dalam kegiatan berbakti dan berbagi, kita menyasar lansia, balita balita gizi buruk/ kurang gizi, ibu hamil kekurangan energi khusus (KEK) dan kelompok difabel,” tuturnya.

Selain itu, ia mendorong TP PKK Kabupaten/Kota dalam mensosialisasikan terkait pencegahan stunting pada anak, sebagai Ketua TP PKK Provinsi Bali sangat konsen terhadap pencegahan stunting di Bali, dimana stunting berkaitan dengan generasi penerus bangsa. Jika generasi penerus bangsa tidak dijaga dengan baik maka bagaimana masa depan bangsa jika tidak ada regenerasi pemimpin bangsa. Untuk itu, pencegahan stunting harus dilakukan secara masif tidak hanya dari Pemerintah, namun juga dari masyarakat dan yang terpenting dari remaja putri yang akan menjadi seorang Ibu.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu Putri Koster juga menghimbau masyarakat Denpasar agar lebih menghidupkan HatiNya PKK, mengingat lingkungan denpasar padat dengan penduduk, sehingga Hatinya PKK dalam setiap rumah perlu ditingkatkan sehingga halaman rumah menjadi nyaman, indah dan tertata.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan selamat datang kepada ketua serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali pada acara pasar rakyat Kota Denpasar.

Ia menyampaikan terima kasih atas terlaksananya kegiatan yang digagas oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny.Putri Koster. Dalam kegiatan pasar rakyat ini, pihaknya mendatangkan 100 warga dengan yang masuk kriteria kurang mampu dari 4 Kecamatan di Kota Denpasar. 

Sementara 52 pedagang yang berjualan terdiri dari unsur kelompok tani, UMKM/IKM dan UP2K (Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga) PKK. Ia sangat mendukung kegiatan ini karena mampu meningkatkan rasa kepedulian dan semangat gotong royong.

Pada kesempatan pagi itu, TP PKK Provinsi Bali serta Kabupaten/Kota membagi 400 tas kepada 100 orang penerima, yang masing-masing penerima mendapatkan 3 tas dari TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kabupaten/Kota dan PAKIS Provinsi Bali berisi kebutuhan pokok, hasil pertanian serta olahan makanan.

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Buka Pelatihan Banten Tumpeng Solas


BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk menekan laju inflasi atas kenaikan harga BBM Kelurahan Penatih menggelar Pelatihan Banten kepada kader Penggerak PKK  di Kelurahan Penatih dari tanggal 12 - 13 November.  Pelatihan ini dibuka secara resmi Istri Wakil Wali Kota Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mewakili Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara Sabtu (12/11) di SMP Widya Sakti Penatih.

Dalam kesempatan itu Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan,  budaya merupakan salah satu pondasi yang sangat penting, karena budaya merupakan warisan leluhur sangat kental dengan nilai adat istiadat dan menjadi landasan kebudayaan kebiasaan dalam kehidupan di masyarakat.

Budaya merupakan cipta rasa dan karsa manusia yang selanjutnya menjadi nilai-nilai luhur yang dilakukan secara turun temurun dalam kehidupan masyarakat. Namun nilai nilai budaya terkadang tidak dapat kita lepaskan dari nilai luhur ajaran agama. Begitu pula dengan kehidupan masyarakat Bali yang sangat menjunjung tinggi nilai budaya, adat istiadat dan agama.

Lebih lanjut dikatakan  dalam perkembangan zaman dengan pesatnya pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi juga sangat penting  untuk terus mengenalkan nilai luhur budaya bangsa melalui pengenalan adat istiadat serta memahami dengan benar nilai nilai luhur agama. 

Agama Hindu yang sangat kental dengan nilai budaya melalui berbagai upakara seringkali belum mampu kita pahami bersama tentang makna di dalam filosofi bebantenan dalam upakara tersebut. Bahkan sering kali kita semua memaknai upakara  sebagai sebuah adat yang diturunkan secara turun menurun dan menjadi sebuah budaya di masyarakat dengan kuat pada istilah "anak mula keto". "Maka upaya upaya pelatihan upakara atau banten yang dilaksanakan seperti saat ini sangat penting untuk kita lakukan karena melalui upaya pelatihan selain dibimbing dalam proses pembuatan dan penandingan kita juga dapat mempelajari makna dan filosofi dari setiap upakara," ungkap Ny.Ayu Kristi Arya Wibawa.

Seperti yang  di ketahui  bahwa  pendidikan sebagai sebuah  kesatuan yang utuh dalam membentuk idep dalam diri manusia. Untuk itu Ny. Ayu Ktisti  mengatakan pengurus Tim Penggerak PKK Kota Denpasar mengapresiasi dan menyambut baik pelatihan membuat  banten tumpeng solas yang diselenggarakan pada hari ini. 

Semoga pelatihan ini dapat bermanfaat  bagi para peserta dan kedepannya kita dapat memahami , mengerti dan mampu mengimplementasikan nilai filosofi dalam setiap upakara. "Dengan adanya pelatihan ini kita semakin kuat dalam penajaman sradha di dalam kehidupan karena melalui pola pembinaan  dan pelatihan banten kita bersama dapat belajar membuat upakara dan juga dapat melestarikan keajegan budaya di masyarakat," katanya.

Lurah Penatih Wayan Astawa mengatakan,  untuk jangka panjang pelatihan   banten ini agar masyarakat khususnya kader PKK bisa mengerti filosofi banten, apa itu banten dan tujuan serta maknanya. 

Di tingkat keluarga bisa membuat banten sendiri secara otomatis  bisa menekan biaya karena tidak perlu membelinya. "Secara tidak langsung juga dapat menekan terjadinya inflasi," katanya.

 Begitu pentingnya maka dalam pelatihan ini pihaknya mendatangkan narasumber dari WHDI Kota Denpasar karena bisa  memberikan teori dan praktek langsung tentang banten   Tumpeng Solas  (ayu)

AMSI Bali Dorong GMNI Ambil Peran Cegah Hoaks Pemecah Persatuan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali I Nengah Muliarta mendorong mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengambil peran dalam mencegah penyebaran hoaks yang mengarah pada upaya memecah persatuan bangsa. GMNI sebagai organisasi mahasiswa ekstra kampus yang mengedepankan nasionalisme mestinya mampu menjadi leader dalam upaya pencegahan dan penangkalan hoaks yang mengancam persatuan bangsa.

“GMNI yang dipenuhi oleh generasi muda yang intelektual dan memiliki kemampuan dan kecakapan digital sudah sepantasnya menjadi agen dalam mencegah kabar yang menghasut dan berpotensi menimbulkan perpecahan” kata Muliarta yang merupakan mantan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali periode 2014-2017 saat menjadi narasumber dalam Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) GMNI di Denpasar pada Sabtu (12/11/2022). 

Muliarta mengingatkan potensi hoaks yang memicu perpecahan sering sekali muncul menjelang perhelatan pemilihan kepala daerah, pemilihan presiden dan pemilihan umum. Kabar yang disebar tersebut memiliki potensi yang tinggi menimbulkan pertikaian dan perpecahan ditengah masyarakat. Hoaks yang muncul tidak jarang juga sengaja dihembuskan untuk menimbulkan konflik antar agama, apalagi isu agama termasuk sensitive di masyarakat. 

“Sebagai generasi nasionalis, menjadi tugas GMNI membangun literasi untuk membangun semangat persatuan melalui konten-konten positif dengan memanfaatkan media sosial yang ada. Termasuk melakukan literasi digital dalam bentuk sosialisasi ke tengah masyarakat” ujar mantan wartawan VOA ini. 

Menurut pria kelahiran Klungkung ini, organisasi mahasiswa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat melakukan pendidikan, sosialisasi, dan literasi ke sekolah hingga organisasi karang taruna. Pendekatan yang dilakukan oleh mahasiswa tentunya akan lebih mudah diterima oleh masyarakat. Apalagi mahasiswa saat ini memiliki kecakapan digital yang lebih baik. 

Organisasi mahasiswa, seperti GMNI juga dapat berkolaborasi dengan relawan anti hoaks lainnya dalam melakukan literasi digital. “AMSI Bali sebagai organisasi media online juga siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk bersama-sama melawan hoaks” tegas Muliarta. 

Ia berharap mahasiswa tidak ikut terjebak dalam menyebarkan konten negatif. Mahasiswa sebagai kaum intelektual justru diharapkan dapat menjadi contoh dalam mencegah penyebaran hoaks dan mengajarkan kepada masyarakat cara melakukan verifikasi informasi.

Peringatan HKN Tabanan Ke-58, Diharapkan Mampu Wujudkan Sistem Kesehatan yang Kuat


BALIKINI.NET | TABANAN — Menciptakan kondisi derajat masyarakat yang sehat,  tidak bisa berpatokan pada satu elemen. Untuk itu, Bupati Tabanan yang diwakili Sekda I Gede Susila, megatakan sangat diperlukan peran serta dan kolaborasi dari seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat itu sendiri. Hal itu disampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 Kabupaten Tabanan Tahun 2022, Sabtu, (12/11).

Kegiatan HKN dengan tema “Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku” yang diselenggarakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para Asisten dan OPD serta para Camat se-Kabupaten Tabanan, para Kepala Rumah Sakit Pemerintah ataupun Swasta, serta para Kepala Puskesmas beserta staf, juga para tenaga kesehatan se-Kabupaten Tabanan.

“Dengan mengambil tema Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku, tentu kita cermati tema ini mengandung makna yang luar biasa, bagaiman kita terus berupaya untuk menjaga, memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang terbaik. Hal ini mengingatkan, bahwa derajat kesehatan masyarakat bisa terwujud, apabila seluruh komponen turut berperan serta mewujudkan itu,” ucap Susila.

Susila menambahkan, hal itu juga secara jelas sudah dituangkan dalam visi Pemerintah Kabupaten Tabanan, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). Rasanya tidak mungkin, derajat kesehatan masyarakat akan meningkat kalau hanya berpatokan pada satu elemen. Seluruh komponen harus saling bahu-membahu, gotong royong, maka dengan demikian Tabanan Era Baru di bidang kesehatan akan terwujud.

“Jadikan momentum hari ini menjadi salah satu upaya mewujudkan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani. Disamping itu pula, mari kita tingkatkan dan berdayakan kemampuan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu. Untuk itu, semua fasilitas, baik Rumah Sakit Swasta, Pemerintah, Puskesmas dan tempat-tempat pelayanan kesehatan lainnya, mampu memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar dan terakreditasi Nasional,” harap Susila.

Sebelumnya, Doddy Setiawan selaku Ketua Panitia HKN ke-58 Tabanan, mengatakan, bahwa Hari Kesehatan Nasional merupakan merupakan salah satu hari peringatan yang patut dilaksanakan secara rutin setiap Tahun di Kabaupten Tabanan. Dan melalui HKN ke-58 ini, pihaknya berharap mampu menjadikan  momentum ini untuk menjadikan sistem kesehatan yang lebih kuat kedepaannya, bahkan dalam mengatasi situasi sulit setelah pandemi.

Adapun rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan perayaan puncak HKN, dikatakannya telah dilaksanakan dari 29 Oktober 2022 lalu. Dimana, dihiasi dengan kegiatan sederhana dan kebersamaan dari para tenaga kesehatan, seperti menggelar beberapa kegiatan lomba, bhakti sosial, seminar, juga persembahyangan bersama. Diantaranya, kegiatan senam, lomba merias dengan mata tertutup, lomba lari balon estafet, lomba memasukan paku ke botol dan lainnya.

Walikota Jaya Negara Buka Parade Baleganjur Maha Bandana Prasadha Tahun 2022

BALIKINI.NET | DENPASAR — Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Maha Bandana Prasadha Tahun 2022 dengan memukul Gong Beri di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Jumat (11/11) dan akan berlangsung hingga Sabtu (12/11). 

Kegiatan yang dilaksanakan serangkaian Hari Puputan Badung dan Hari Pahlawan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menciptakan inovasi dan kreatifitas dalam mengisi kemerdekaan. 

 hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana dan Panglingsir Puri se-Kota Denpasar. Turut hadir pula Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua Gatriwara Kota Denpasar, Ny. Purnawathi Ngurah Gede, Pimpinan OPD serta undangan lainya. 

Dikemas dengan beragam kegiatan, Maha Bandana Prasadha tahun ini diawali dengan Pementasan 120 Gender Wayang, dilanjutkan dengan Pementasan Kesenian Inagurasi Swadarmaning Ksatriya. Dimana, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turut meletakkan Keris Pusaka Puputan Badung sebagai simbol semangat yang tidak pernah surut dalam menjadikan Denpasar Maju dan Berbudaya. Sedangkan puncak acara turut menyajikan Parade Baleganjur Remaja Sekaa Sebunan se-Kota Denpasar yang diikuti oleh 11 Sekaa. 

Disela kegiatan, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Maha Bandana Prasadha ini merupakan momentum untuk mengenang dan mengingatkan kembali pada seluruh masyarakat Kota Denpasar. Hal ini utamanya nilai dan spirit perjuangan dari para pendahulu dalam mempertahankan tanah kelahiran kita ini. 

Lebih lanjut dijelaskan, semangat puputan merupakan sikap mendalam yang dijiwai oleh nilai luhur ksatria sejati, rela berkorban demi kedaulatan dan keutuhan negeri (nindihin gumi  lan swadharmaning negara) dalam membela kebenaran dan keadilan. Spirit inilah yang diperingati melalui kegiatan pagelaran seni budaya bertajuk “Maha Bandana Prasadha” dengan pelaksanaan Parade Baleganjur Remaja.  

“Kegiatan ini dilaksanakan guna memperingati heroisme serta spirit Puputan yang dimaknai sebagai perjuangan dalam menjaga kedaulatan, hal ini juga diharapkan menjadi inspirasi perjuangan masa kini, bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan inovasi dan kreatifitas, dalam hal ini bersinergi mewujudkan Denpasar Maju dengan spirit Vasudhaiva Khutumbakam,” ujarnya 

Jaya Negara berharap, pelaksanaan kegiatan ini dapat mengembangkan kreativitas dan aktivitas seni kreatif inovatif di kalangan generasi muda, sebagai penerus atau pewaris seni budaya yang tumbuh dan berkembang di jaman globalisasi.

“Kegiatan ini dikemas dengan Parade Baleganjur Sekaa Sebunan Remaja yang bertujuan sebagai ajang pembinaan dan pelestarian kesenian tradisional dalam rangka mewujudkan Kota Kreatif menuju Denpasar Maju, serta ajang ini juga  menjadi sarana evaluasi dari semua pembinaan sekaa Baleganjur yang ada di Kota Denpasar,” jelasnya

Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara didampingi Kabid Kesenian, I Wayan Narta menjelaskan, Parade Baleganjur Tingkat Remaja Se-Kota Denpasar ini dilaksanakan serangkaian Maha Bandana Prasadha Tahun 2022. Dimana, peserta yang merupakan sekaa Baleganjur sebunan tingkat desa dinas/adat dan atau/banjar se- Kota Denpasar ini menampilkan Seni Baleganjur dengan tema Kepahlawanan/Heroik dengan durasi  waktu  8 - 10 menit.  

Secara teknis Wayan Narta menambahkan, jumlah sekaa peserta parade tahun 2022 dibatasi hanya 11 sekaa dan masing-masing sekaa berjumlah sebanyak 30 orang terdiri atas, sebanyak 21 orang penabuh, 8 orang juru tegen dan 1 orang pembawa papan nama sekaa. Dimana, Sekaa yang tampil diberikan uang pembinaan sebesar Rp. 15 Juta dan bagi 4 peserta dengan penampilan terbaik akan diberikan tambahan uang penghargaan sebesar Rp. 8 Juta. 

“Kami tegaskan, mengingat ini adalah Parade Baleganjur Sekaa Sebunan, untuk peserta parade baik penabuh, juru tegen dan pembawa papan nama sekaa tidak diperbolehkan/diperkenankan meminjam dari luar desa,” tegasnya 

Dikatakannya, beberapa unsur menjadi dasar pengamatan meliputi pada kegiatan tahun ini. Yakni Teknik (gegedig dan tetekep), Ide dan Gagasan, Struktur meliputi komposisi (pangawit, pangawak, pangecet), Kreativitas (pengembangan musikalitas dan originalitas garapan) serta Penampilan (ekspresi, gerak dan tabuh) dan pemanfaatan ruang dan stage. 

“Garapan Baleganjur tetap mempertahankan struktur tabuh Baleganjur tradisi yang dikembangkan (dikreasikan) dan atraksi yang disesuaikan dengan tema dan judul garapan. Sentuhan inovasi menjadi tolak ukur kreativitas, pola struktur lagu dikemas dalam satu kesatuan yang utuh tidak terpisahkan,” jelasnya 

“Semoga dengan pelaksanaan Maha Bandana Prasadha yang dikemas dengan Parade Baleganjur Remaja ini dapat menjadi ajang pembinaan dan pelestarian kesenian trasidional dalam rangka mewujudkan Kota Kreatif menuju Denpasar Maju,” ujarnya. (Ags/Hps).

Jumat, 11 November 2022

Sebanyak 25 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil kasus meninggal dunia. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Jumat (11/11) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 25 orang. Sementara itu, kasus positif  bertambah sebanyak 34 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 54.975 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 53.601 orang  (97,50 persen), meninggal dunia sebanyak 1.131 orang (2,06 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 243 orang (0,44 persen). 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar sudah melandai, namun demikian masyarakat tetap diimbau agar tetap  menerapkan protokol kesehatan dan  jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Walaupun kasus sudah menurun tetapi  harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai.

Kota Denpasar Jadi Tuan Rumah Pasar Rakyat "Berbelanja dan Berbagi"


BALIKINI.NET | DENPASAR — Mengusung tema "Berbelanja dan Berbagi", TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK Kota Denpasar menggelar Pasar Rakyat, di area parkir Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Jumat (11/11). Bertindak sebagai tuan rumah, Kota Denpasar menghadirkan setidaknya lebih dari 50 stand pameran yang menjajakan beragam produk unggulan dari Kelompok UP2K PKK Kota Denpasar, Kelompok KWT, UMKM, Bumdes, Pedagang Kuliner serta IKM binaan Dekranasda Kota Denpasar. 

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster dan Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara hadir langsung dalam kegiatan Pasar Rakyat yang dimulai sejak pagi hari itu.  

Dalam kesempatan itu, turut hadir Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Istri Wakil Wali Kota Denpasar sekaligus Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. 


Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara  mengucapkan terima kasih karena TP PKK Kota Denpasar telah diberikan kesempatan untuk menggelar Pasar Rakyat ini. 

"Terima kasih kepada Ibu Putri Koster yang selama ini telah berkeliling ke seluruh Kabupaten di Bali, hingga saat ini giliran kami di Kota Denpasar. Aksi sosial yang selama ini dilakukan telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat di Bali," kata Ny. Antari Jaya Negara. 

Selain pameran stand, dalam kegiatan Pasar Rakyat ini menurut Ny. Antari Jaya Negara juga  dibagikan 100 paket bantuan  kepada masyarakat yang berasal dari 4 kecamatan di Kota Denpasar. 


"Sesuai dengan temanya Berbelanja dan Berbagi, maka hari ini juga  dibagikan paket bantuan kepada masyarakat penerima bantuan. Saya berharap, semoga apa yang diterima oleh masyarakat hari ini dapat bermanfaat," lanjutnya. 


Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster mengapresiasi pelaksanaan Pasar Rakyat kali ini. Dirinya berharap, melalui Pasar Rakyat ini para pelaku usaha dapat berdaya  ekonomi.

"Melalui Pasar Rakyat ini, para pelaku usaha yang berjualan di sini kita harapkan dapat mempromosikan produknya. Ngiring warga Kota Denpasar yang hadir di sini, mari kita belanja untuk memberdayakan usaha lokal para pelaku UMKM ini," ajak Ny. Putri Koster. 

Dirinya menambahkan, kegiatan Pasar Rakyat seperti akan terus berlanjut di tahun berikutnya sebagai aksi nyata program TP PKK Provinsi Bali yang akan bersinergi dengan TP PKK Kabupaten / Kota se Bali. 

Pasar Rakyat yang digelar sejak pagi ini, tampak dijubeli warga untuk berbelanja aneka barang dan makanan yang dijual.

Salah seorang pengunjung Pasar Rakyat, Restiana mengaku senang dengan penyelanggaraan Pasar Rakyat ini, karena dirinya dapat berbelanja beberapa kebutuhan pokok dan kuliner. 

"Pasar Rakyat ini telah memberi ruang bagi warga kota Denpasar untuk tahu ada produk unggulan UMKM yang bagus. Terima kasih, mudah mudahan Pasar Rakyat seperti ini akan diselenggarakan lagi kedepannya," pungkas Restiana.
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved