-->

Minggu, 13 November 2022

Tingkatkan Keamanan, Kelurahan Sumerta Laksanakan Patroli Sipandu Beradat Secara Intens Selama Pelaksanaan KTT G20


BALIKINI.NET | DENPASAR — Tingkatkan keamanan wilayah, Kelurahan Sumerta melaksanakan apel gabungan dan patroli pemantauan lingkungan yang dilaksanakan di wilayah Desa setempat, pada Sabtu (12/11) malam.

Turut hadir dalam apel gabungan ini Kapolsek Dentim, Kompol I Nengah Sudiarta, Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana, Perbekel Desa Sumerta Klod, I Gusti Ketut Anom Suardana, Perbekel Desa Sumerta Kaja, I Gusti Ngurah Mayun , prajuru desa adat, pecalang, Bhabinkamtibmas, Satlintas, serta tenaga keamanan di wilayah Desa Adat Sumerta.

Lurah Sumerta, I Wayan Eka Apriana saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan ini merupakan penerapan dari program Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat). Adapun kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan lingkungan yang dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan di wilayah Desa Adat Sumerta. 

“Namun khusus untuk saat ini dalam rangka membantu keamaan serta kelancaran pelaksanaan KTT G20, sehingga patroli ini kami laksanakan secara intens selama diselenggaranya KTT G20 di Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, selama kegiatan patroli pihaknya menyisir seluruh wilayah di Desa Adat Sumerta yang mencakup wilayah Kelurahan Sumerta, Desa Sumerta Kaja dan Desa Sumerta Klod yang dibantu oleh tim keamanan di masing-masing desa. 

“Tentu kami berharap dengan dilaksanakannya kegiatan patroli pemantauan keamanan lingkungan ini dapat lebih meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Terlebih saat ini dalam persiapan menjelang pelaksanaan KTT G20 sehingga dapat meningkatkan keamanan masyarakat dan membantu kelancaran pelaksanaan KTT G20,” kata Eka Apriana. Lebih lanjut dia mengajak kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan wilyahnya masing masing.

Gencarkan Program Ketahanan Pangan, Kelompok Uma Mina Segara Desa Pemogan Budidayakan Ikan Lele

 

BALIKINI.NET | DENPASAR—  Dalam upaya menekan laju inflasi terus dilakukan berbagai pihak. Tidak terkecuali Desa Pemogan yang pada Minggu (13/11) yang memiliki kelompok  Budidaya Ikan Uma Mina Desa Pemogan melakukan panen Ikan Lele.

Hal itu diungkapkan Perbekel Desa Pemogan Made Suwirya yang juga turut mendukung anggota kelompok budidaya ikan Uma Mina Desa Pemogan. 

Dalam kegiatan ini, kolam budidaya ikan lele ada di Dusun Gelogor Carik yang melibatkan warga Desa Pemogan. 

Warga masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Uma Mina diajak untuk melakukan budidaya Lele. "Kami berharap kedepannya dengan budidaya ikan lele dapat menambah penghasilan dan ketahanan pangan serta ekonomi masyarakat," kata Made Suwirya

Made Suwirya menambahkan, strategi budidaya yang baik adalah dengan menjaga pakan dan kualitas air. Selain itu, sirkulasi air kolam setelah bibit lele sebulan harus bagus. Pencegahan penyakit pada ikan lele dilakukan dengan menebar daun pepaya dan mengkudu di air kolam sebagai antibiotik untuk ikan lele. 

“Kelompok Uma Mina Desa Pemogan yang memiliki anggota 12 orang dengan jumlah kolam ada 7 kolam dapat terus berkembang. Hasil panen perdana 4 kolam adalah 536 kg Lele selama 72 hari dengan keuntungan 500.000, jadi total 2.000.000,” tutupnya

40 pasang kerbau adu cepat di Sirkuit berlumpur


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Sebanyak 40 pasang kerbau berlaga pada perlombaan Mekepung Lampit 2022 di banjar Peh desa Kaliakah. Para peserta pegiat pekepungan yang terdiri dari 34 pasang regu barat dan 6 pasang regu timur tersebut dilepas Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Minggu (13/11).

Dari laporan Ketua Sekaa Mekepung I Made Mara menjelaskan bahwa keikutsertaan sekaa mekepung dalam setiap perlombaan terus meningkat. "Kalau dulu pesertanya paling hanya 30 pasang, kini meningkat menjadi 40 pasang dalam mekepung lampit ini. Sama halnya dengan mekepung darat pun mengalami peningkatan peserta,"ujarnya.

Melihat antusias dari peserta tersebut, dirinya berharap khususnya kepada pemerintah daerah agar mekepung di Jembrana tetap dijaga kelestariannya sebagai warisan budaya. Diluar dari biaya yang dikeluarkan sekaa mekepung dalam setiap lomba yang tidak sedikit pihaknya berharap pemerintah bisa meningkatkan anggaran yang diberikan kepada sekaa mekepung kedepan. "Besar harapan kami baik itu mekepung darat atau mekepung lampit khususnya ditahun depan agar anggaran yang disiapkan bisa lebih ditingkatkan lagi, mengingat keikutsertaan peserta mekepung yang kian meningkat,"pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Patriana Krisna (Ipat) melihat mekepung lampit ini adalah sebagai salah satu siklus dimana ada mekepung darat setelah itu pasti ada mekepung lampit. Jika mekepung darat dilakukan saat padi masih tumbuh di sawah sedangkan mekepung lampit ini dilakukan dalam akhir panen dan persiapan mulai menanam padi. "Ini bagian dari tradisi dan budaya kita yang sudah ada sejak dulu, jadi sudah tentu menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga tradisi ini,"ucapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini senantiasa memberikan dorongan berupa anggaran dalam setiap kegiatan pekepungan. Kalau di mekepung darat sudah diberikan 5 juta per cikar per tahun untuk mendukung kegiatan lomba mekepung. Sedangkan di mekepung lampit sendiri diberikan anggaran 40 juta dialokasikan untuk  hadiah lomba. "Jadi menjadi harapan kita bersama untuk melestarikan budaya mekepung kita agar kedepan terus terselenggara secara berkelanjutan dan berkesinambungan,"imbuhnya.

Tak hanya itu, Wabup asal  Tegalcangkring ini juga menyampaikan sebagai bentuk dukungan kepada sekaa mekepung dan pelestarian terhadap atraksi mekepung, pemerintah kabupaten Jembrana tengah membangun Sirkuit All in One yang akan selesai bulan desember nanti. "Nanti disana akan ditampilkan berbagai atraksi budaya, termasuk mekepung ini. Jadi tidak hanya dinikmati orang lokal saja, mancanegara akan hadir disana menyaksikan atraksi budaya kita. Tentu dengan hal itu harapan kita mekepung ini bisa tetap terjaga dan lebih dikenal luas,"pungkasnya.

Kakao Jembrana Peringkat III Nasional


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Keberadaan kakao sebagai salah satu komoditi unggulan di Kabupaten Jembrana menuai prestasi gemilang di level nasional. 

Kakao Jembrana berhasil menyabet juara 3 (tiga) dalam lomba Biji Kakao Nasional yang diselenggarakan oleh Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo) serangkaian dengan Peringatan Hari Kakao Indonesia ke-10 tahun 2022.

Kabar menggemberikan tersebut disampaikan pada puncak peringatan Hari Kakao Indonesia ke-10 di gelaran SIAL InterFOOD di Jakarta International Expo, Kemayoran Jakarta, Sabtu Sabtu (12/11/2022). 

Penghargaan tersebut  diserahkan Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Hendratmojo Bagus Hudoro, didampingi Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI, Putu Juli Ardika dan Ketua Dewan Kakao Nasional, Soetanto Abdoellah kepada Bupati I Nengah Tamba bersama Ketua Kelompok Tani Merta Abadi Desa Ekasari I Kade Suantara.

Ketua Dekaindo Soetanto Abdoellah menyampaikan lomba biji Kakao Nasional diikuti sebanyak 40 peserta yang berasa dari daerah sentra budidaya Kakao di Indonesia. Peserta sendiri kebanyakan berasal dari perseroan atau PT, Koperasi serta kelompok tani itu sendiri.

"Adapun yang menjadi syarat untuk mengikuti lomba ini yakni peserta wajib mengirimkan sampel biji kakao fermentasi sejumlah 2 kilogram dengan kriteria mengacu pada SNI 2323.2008/Amd2010. Penilaian dilaksanakan selama dua bulan sejak Agustus sampai September 2022 dan melibatkan juri profesional yang acuannya pada standar nasional Indonesia, serta uji cita rasa dari para juri yang berpengalaman,” ucapnya.

Soetanto Abdoellah menambahkan, setelah dilakukan penilaian akhinya didapat  3 biji kakao terbaik yakni juara I biji kakao yang berasal dari kabupaten Berau, juara II berasal dari NTT dan juara III biji kakao Jembrana.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang hadir secara langsung pada puncak peringatan hari kakao Indonesia ke-10 tersebut mengungkapkan kebahagiaannya atas prestasi yang diraih oleh Kabupaten Jembrana dengan kakaonya.

"Prestasi tersebut adalah bukti kerja keras seluruh petani khususnya kelompok tani merta abadi desa Ekasari dengan konsisten dan tekun dalam mengembangkan komiditi kakao," ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati yang didampingi Asisten I  Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Dewa Gde Kusuma Antara dan Kadis Pertanian I Wayan Sutama mengatakan guna meningkatkan produksi kakao di Jembrana, pihaknya telah mendeklarasikan Desa Ekasari sebagai Desa Kakao Organik Jembrana.

"Didesa ekasari, kita telah menyiapkan lahan 200 ha (hektar) untuk ditanami ratusan ribu bibit kakao kwalitas unggul jenis MCC02. Ini adalah program kerjasama Pemkab dengan Puslit Koka Jember melihat potensi yang sangat besar yang nanti dapat membawa kemajuan di Jembrana. Saya optimis lewat kakao ini mampu memberikan jaminan hidup untuk petani di Jembrana," ungkapnya

Hal senada juga disampaikan Ketua Kelompok Tani Merta Abadi Desa Eksari I Kadek Suantara, dimana ia sangat terharu akan prestasi yang telah diraih karena satu-satunya yang berasal dari petani dan yang lainnya kebanyakan adalah PT.

"Meskipun saat ini peringkat ke-III, kedepan kita akan lebih giat dan tekun lagi sehingga diperlombaan berikutnya hasilnya lebih maksimal dan bahkan memperoleh juara I biji kakao Indonesia. Sekali lagi penghargaan ini, saya dedikasikan untuk seluruh anggota kelompok tani kakao merta abadi desa ekasari petani," tuturnya.

Suantara menambahkan, tentunya banyak impact (dampak) positif yang diperoleh atas penghargaan yang telah diraih ini.

"Atas prestasi ini, pertama tentunya buyer banyak berdatangan dan itu sudah terbukti banyak yang tertarik dengan biji kakao Jembrana. Disamping itu yang terpenting, melalui momentum ini dapat menyebarkan semangat kepada petani-petani lain agar mau ikut menanam kakao, sehingga produksi kakao dapat meningkat, mengingat permintaan juga sangat besar baik dalam maupun luar negeri," pungkasnya (Ari)

Sebanyak 26 Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh


BALIKINI.NET | DENPASAR — Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Minggu (13/11) diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 26 orang. Sementara itu, kasus positif  bertambah sebanyak 36 orang. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 55.065 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 53.644 orang  (97,42 persen), meninggal dunia sebanyak 1.131 orang (2,05 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 290 orang (0,53 persen). 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar sudah melandai, namun demikian masyarakat tetap diimbau agar tetap  menerapkan protokol kesehatan dan  jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Walaupun kasus sudah menurun tetapi  harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. 

Hotel Di Karangasem Kena Imbas Keuntungan Delegasi Presidensil G20


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Dampak positif KTT G20 yang diadakan di Nusa Dua bali juga dirasakan oleh pengelola pariwisata di Kabupaten Karangasem. Dimana tamu-tamu wisman yang meningkat hingga hunian hotel-hotel juga makin ramai. Dimana sebelumnya pariwisata Bali sempat dilemahkan dengan adanya pandemi Covid-19, namun kegiatan tersebut dapat mengembalikannya seperti semula. 

Dikatakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem I Wayan Kariasa, Minggu (13/11/2022), efek dari Delegasi Presidensil G20 ini meningkatkan hunian hotel sebesar 15 persen. Dari yang dulunya  terisi hanya 30 persen, kali ini mencapai 45 persen.

Kabupaten Karangasem ada sebanyak 5.300 kamar hotel. Di Bulan November 2022 ini kamar yang telah di booking ialah mencapai lebih dari 2.380an kamar. "Memang diadakan di Nusa Dua, tapi mungkin karena KTT G20 di wilayah tersebut padat, maka tamu-tamu wisman lain memilih untuk booking kamar di wilayah Karangasem," Ungkapnya. 

Hal tersebut tentu berimbas baik. Para karyawan yang dirumah karena pandemi Covid-19 kini sudah mulai dipekerjakan kembali, baik pegawai hotel maupun restaurant. 

Selanjutnya, Wayan Kariasa berharap lewat KTT G20 ini dapat menambah kepercayaan dunia terhadap Bali sehingga dapat membangkitkan ekonomi pariwisata Bali seperti sedia kala.

Sulitnya Air Bersih di Desa Yumaneri, Personel Satgas Yonif Mekanis 203/AK Carikan Solusinya


BALIKINI.NET | PAPUA — Wujud nyata Pos Balingga Satgas Yonif Mekanis 203/AK untuk mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya,  dengan membangun saluran air bersih di Desa Yumaneri, Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Sabtu (12/11/2022).

Letda Inf Edi Antono mengatakan setelah mendengar dan melihat secara langsung kendala warga karena kesulitan mendapatkan air bersih, personel Pos Balingga bersama warga bergotong royong membuat saluran air bersih dan membuat penampungan air bersih untuk digunakan oleh masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan proses awal untuk mengatasi kesulitan air bersih bagi masyarakat di Desa Yumaneri, dan proses ini pun akan kita sempurnakan hingga masyarakat benar-benar mendapatkan air bersih. Adanya air bersih ini memang sudah lama diharapkan warga karena dengan adanya pembuatan saluran air bersih ini warga sekitar tidak harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih,” ujar Letda Inf Edi Antono.

Sementara itu, Bapak Wandi Wenda selaku Sekretaris Desa Yumaneri mengatakan bahwa warganya selalu kesulitan mendapatkan air bersih untuk mencuci, masak dan minum dikarenakan harus berjalan cukup jauh menuju sumber air serta mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh Personel Pos Balingga.

Kalau mau mengambil air untuk masak masyarakat harus berjalan lumayan jauh ke sumber air. Dengan adanya proses awal pembuatan saluran air bersih ini, warga sedikit terbantu, karena tidak perlu kembali untuk berjalan terlalu jauh mengambil air bersih.

“Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Pos Balingga Satgas Yonif Mekanis 203/AK yang telah peduli terhadap keadaan desa kami sehingga kami terbantu dan semoga apa yang diberikan oleh Personel Pos di balas oleh Tuhan YME,” pungkas Bapak Wandi Wenda.

Bupati Suwirta Ajak Masyarakat Klungkung Memanfaatkan Ruang Publik


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — “Mari masyarakat Klungkung, manfaatkan ruang publik yang sudah disediakan oleh Pemkab untuk berkreasi secara inovatif,” ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta seusai melaksanakan jalan santai pada acara Car Free Day (CFD) yang dilaksanakan setiap minggu bertempat di Alun-alun Ida I Dewa Agung Jambe, Minggu (13/11). 

Seusai melaksanakan kegiatan Car Free Day, melihat antusias masyarakat dan para pelajar di Kabupaten Klungkung dalam mengikuti Kegiatan CFD, Bupati Suwirta berencana akan mengemas kegiatan Car Free Day menjadi lebih menarik mulai bulan Desember mendatang, Bupati Suwirta mengharapkan ada kolaborasi dan kerjasama yang baik antara pihak swasta dengan pemerintah dalam memeriahkan kegiatan CFD di Kabupaten Klungkung. 

“Saya minta kepada seluruh Sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Klungkung agar memberikan ruang kepada murid didiknya untuk melakukan pentas-pentas kecil yang positif dengan memanfaatkan ruang publik yang ada,” pinta Bupati Suwirta saat melihat banyaknya siswa yang hadir pada acara CFD. 

Dalam Pelaksanaan Car Free Day hari ini, selain diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya senam, mimbar Merah Putih, serta kegiatan lainnya. Sedangkan disebelah utara Alun-alun terdapat mobil perpustakaan keliling dan Berbagai macam kuliner, produk UMKM Klungkung serta penjual tanaman hias. 

Wabup Kasta Hadiri Bakti Sosial Donor Darah Jagabaya Dulang Mangap Klungkung


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta menghadiri Bakti Sosial Aksi Kemanusiaan Donor Darah Jagabaya Dulang Mangap Kabupaten Klungkung di Balai Desa Sulang, Kecamatan Dawan, Minggu (13/11).

Wabup Kasta yang juga sebagai ketua PMI Kabupaten Klungkung mengucapkan terimakasih kepada Jagabaya Dulang Mangap Kabupaten Klungkung sudah melaksanakan aksi kemanusiaan donor darah. "Setetes darah untuk membantu masyarakat yang memerlukan darah, " ujar Wabup Kasta

Wabup Kasta menambahkan sangat dibutuhkan relawan donor darah untuk mengisi pasokan darah di Klungkung "Masyarakat yang membutuhkan darah langsung menghubungi PMI Klungkung dan ucapan terima kasih kepada para pendonor yang secara sukarela menyumbangkan darahnya, " imbuhnya

Ketua Panitia Bakti Sosial Kegiatan Kemanusiaan Jagabaya Dulang Mangap Kabupaten Klungkung, I Wayan Sukerta mengatakan aksi kemanusian donor darah dilaksanakan setiap 3 bulan sekali di masing-masing kecamatan. "ini yang ke enam kalinya, kegiatan ini rutin dilaksanakan semoga bisa membantu kebutuhan darah di PMI Klungkung," harap Sukerta

Tujuh Akademisi Seskoau Raih Gelar Doktor di Unpad


BALIKINI.NET | LEMBANG — Sebanyak tujuh akademisi Seskoau meraih gelar Doktor di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, yang tergabung dalam 3.249 wisudawan pada Upacara Wisuda Lulusan Gelombang I Tahun Akademik 2022/2023 yang dilantik secara langsung oleh Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti di Grha Sanusi Harjadinata, Kampus Iwa Koesoemasoemantri. Selasa (8/11/2022).

Ketujuh akademisi Seskoau diantaranya Dirdik Seskoau Kolonel Lek Dr. Handoko Ivan Haryanto, S.T., M.I.Pol., CIQaR., Kadepmastra Seskoau Kolonel Tek Dr. Ari Sujatmiko, S.E., M.I.Pol., Dosen Utama Seskoau Kolonel Adm Dr. Heri Napitupulu, S.E., M.M., CIQaR., Dosen Utama Seskoau Kolonel Tek Dr. Ir. M. Zuhdizul, M.T., CIQaR., Dosen Utama Seskoau Kolonel Sus Dr. Munip Suharmono, S.T., M.Si.,M.I.Pol., Dosen Madya Seskoau Kolonel Sus Dr. Lukman Jusuf T., S.Pd., M.M., M.I.Pol., CIQaR., dan Dosen Muda Seskoau Letkol Kes Dr. M. Nurdi Iriansyah, S.Psi., Psi., M.Sc., M.I.Pol., CIQaR, CIQnR.

Selain itu, Kadisminpersau Marsma TNI Dr. Agus Priyanto, S.E., M.M., M.Sc., Dandepohar 30 Kolonel Tek Dr. Tumpal Silitonga, S.Sos., M.M., dan Paban IV/Komsosdirga Spotdirgau Kolonel Pas Dr. Drs. Dudi Wahyudin, S.E., M.M., turut dilantik dalam upacara wisuda ini.

Dalam acara yang diselenggarakan secara hybrid ini, Rektor Unpad mengatakan bahwa lulusan Unpad harus memiliki kemampuan untuk menjadi manusia yang adaptif, mampu membaca peluang dengan kreatif, mampu dan siap menghadapi tantangan, serta optimis dalam menularkan optimisme kepada masyarakat luas.

“Harapannya lulusan Unpad harus siap menjelma menjadi manusia yang berkarakter dan terdidik yang akan bertranformasi menjadi human capital sekaligus talent bangsa,” katanya.

Pada momen yang sangat penting tersebut, Danseskoau Marsda TNI Minggit Tribowo, S.I.P., yang hadir mendampingi Aspers Kasau Marsda TNI Elianto Susetio, S.I.P., M.Si., menyampaikan rasa bangga dan turut berbahagia atas pencapaian ketujuh akademisi yang telah berhasil menyandang gelar Doktor dan dinyatakan lulus dengan predikat cum laude atau dengan pujian. (**)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved