-->

Kamis, 08 Desember 2022

Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Mecaru Rsi Gana, Pemlaspas Pura Penyarikan Banjar Kerandan


BALIKINI.NET | DENPASAR — Bertepatan rahina Purnama Kenem, warga Banjar Kerandan  melaksanakan upacara Mecaru Rsi Gana dan Pemelaspasan Pura Begawan  Penyarikan Banjar Kerandan, (8/12).

Upacara ini dihadiri Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara yang disambut para penari baris tengklong. Tampak hadir juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Made Mulyawan Arya, Kabag Kesra Kota Denpasar, IB. Alit Surya Antara, Camat Denpasar Barat, IB. Made Purwanasara, penglingsir puri dan para tokoh agama.

Walikota Jaya Negara usai melaksanakan persembahyangan mengatakan, pelaksanaan upacara keagamaan di Banjar Kerandan ini adalah salah satu bentuk meningkatkan sradha bhakti  umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

 “Apalagi di komunitas masyarakat seperti Banjar, perlu diapresiasi  bagaimana membangun sradha bhakti masyarakat melalui upakara yang dilaksanakan. Mengenai pelaksanaannya, Pemkot Denpasar fungsi pemberdayaaannya tidak terlepas dari sektor keagamaan, namun yang lebih kita apresiasi di mana muncul kemandirian masyarakat untuk memunculkan kesadaran sehingga manfaat yang kita peroleh dalam penyelenggaraan upacara keagamaan yang dikenal dengan istilah Tri Guna Karya serta Satwika Karya dapat kita peroleh dengan baik,” kata Jaya Negara.

Walikota Jaya Negara juga mengharapkan setelah dilaksanakannya upacara Mecaru Rsi Gana dan Pemelaspasan Pura Penyarikan Banjar Kerandan ini seluruh umat terutama penyungsung dan pengempon dapat terus meningkatkatkan rasa persaudaraan dan persatuan antara sesama umat.Tentu pelaksanaan Yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Kami berharap kedepan upacara Yadnya ini dapat memberikan energi positif yang dapat memancarkan hal positif bagi umat serta menetralisir hal- hal negatif dilingkungan desa dan Banjar setempat,” katanya.

Sementara Manggala Karya, Wayan Suwitra mengatakan rangkaian upacara di banjar ini berkaitan dengan rampungnya  renovasi di area parahyangan pura secara keseluruhan meliputi Pelinggih Ida Bagawan Penyarikan, Bangunan Tajuk, Apit Lawang, Piyasan yang kurang lebih menghabiskan dana sebesar 535 juta rupiah dan banten pemelaspas sebesar 60 juta yang di dapat dari urunan warga dan bantuan pemerintah Kota Denpasar.

“Kami sangat berterimakasih dengan hadirnya bapak Walikota IGN. Jaya Negara. Dengan berlangsungnya upacara ini kedepannya dapat merubah pola pikir masyarakat, bahwa semua tempat yang kita sucikan itu harus dan wajib dijaga, baik kesucian, keindahan maupun kebersihannya,” kata Suwirya. Suwirya menambahkan upacara serta persembahyangan ini dipuput Ida Pedanda Agung Putra Kemenuh dari  Griya Agung Tegal. 

Desa Dauh Puri Kaja Akan Gelar DPKJ Kreatif Festival


BALIKINI.NET | DENPASAR — Untuk meningkatkan aktifitas masyarakat dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya,  Desa Dauh Puri Kaja akan menggelar Dauh Puri Kaja (DPKJ)  Kreatif Festival pada tanggal 10 hingga 11 Desember mendatang di Lapangan Lumintang.

"Untuk mensukseskan kegiatan ini kami  memohon doa restu Wali Kota Denpasar dan Wakil Wali Kota," ucap Perbekel Desa Dauh Puri Kaja I Gusti Ketut Sucipta saat  audensi dengan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di Kantor Walikota Denpasar, Kamis (8/12).

Dalam kesempatan itu Sucipta mengatakan DPKJ Kreatif Festival akan ada berbagai penampilan seni budaya, jalan sehat, pameran dan lain sebagainya.  Untuk  pameran  pihaknya hanya melibatkan IKM/UKM khusus masyarakat Desa Dauh Puri Kaja saja. "Hal itu dilakukan untuk membangkitkan dan menggerakan   perekonomian masyarakat," ungkap Sucipta.

Mengingat festival ini bertepatan dengan hari Raya Tumpek Uduh sehingga dalam kegiatan ini juga akan ada penanam pohon pinang di areal Lapangan Lumintang.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini sangat bagus karena dapat mengembangkan potensi masyarakat di bidang seni budaya. Bahkan dari kegiatan ini akan menemukan bibit bibit unggul di bidang entrerpneurship. "Dengan semakin banyak kegiatan serupa nantinya ketika ada even kita sudah bisa mendapat peserta untuk dilibatkan," ungkap Agus Arya Wibawa.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini juga bisa memutar perekononian masyarakat serta membantu IKM/UKM mempromosikan produk produknya. (ayu)

Bupati Kepulauan Aru Kunjungi Jembrana, Tertarik Satu Data Jembrana


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Suksesnya program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) di kabupaten Jembrana menuai banyak perhatian daerah lain. Salah satunya Pemerintah Kepulauan Aru yang sengaja datang ke Jembrana untuk studi tiru terkait pengelolaan satu data.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga itu diterima langsung Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Kamis (8/12) di Kantor Bupati Jembrana.

Didampingi Kepala BPS Kabupaten Jembrana, Rocky Gunung Hasudungan serta kepala dinas terkait, Bupati Jembrana memaparkan secara langsung mengenai JSDDD serta peran dan kunci suksesnya hingga berhasil seperti sekarang.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat menerima Bupati Kepulauan Aru beserta rombongan mengaku bahagia karena kabupaten Jembrana bisa menjadi tujuan studi tiru oleh daerah lain, khususnya dari Kepulauan Aru ini yang dipimpin langsung oleh Bupatinya. "Terimakasih sudah datang jauh - jauh ke Jembrana, untuk bisa bertukar pendapat tentang Jembrana Satu Data ini yang kemungkinan juga akan diadopsi di Kepulauan Aru,"kata Tamba.

Menurutnya, apa yang sudah dikerjakan di Jembrana memang sekarang sudah menjadi tempat kunjungan kerja dari beberapa daerah lainnya di Indonesia. "Bersamaan tadi juga dari Kota Pare Pare datang ke Jembrana untuk belajar juga terkait satu data. Selain itu besok juga akan ada kunjungan dari daerah lainnya terkait satu data. Mudah - mudahan ini bisa memberikan kontribusi positif untuk mereka yang belajar ke Jembrana. Karena data sangat penting untuk menentukan arah kebijakan agar sesuai dan tepat sasaran,"harapnya.

Sementara Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Johan Gonga dirinya memilih Jembrana sebagai tujuan studi tiru karena sudah terlihat Jembrana sudah memulai dari awal dan sukses bahkan dilaunching langsung oleh Menteri Desa PDTT. "Kabupaten Jembrana sudah memulainya dari awal bahkan secara komprehensif sudah sukses,"ujarnya.

Atas kunjungannya ke Jembrana, dirinya mengucapkan terimakasih karena telah diterima dengan baik terkait studi tiru pengelolaan satu data dari desa ini. "Data ini adalah hal yang penting bagi kita kedepan karena data itu sangat penting karena setiap perencanaan itu pasti membutuhkan data yang akurat. Semoga setelah ini kita berhasil mewujudkannya di kepulauan Aru,"pungkasnya.

Sosialisasi KPU Karena Terkait Pemilu 2024 Sasar Tokoh Masyarakat


BALIKINI.NET | KARANGASEM — KPU Karangasem menggelar Sosialisasi pendaftaran dan verifikasi pencalonan  anggota DPD Pemilukada tahun 2024 pada Kamis (8/12/2022) di Taman Surgawi, Ujung Desa Tumbu Karangasem. Peserta sosialisasi ialah dari Pemuka/Tokoh Masyarakat Kabupaten Karangasem, perbekel/Lurah se-Kabupaten Karangasem, Ketua Majelis Desa Adat dan Ketua Majelis Alit Kabupaten Karangasem, KNPI, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karangasem dan PHDI Kabupaten Karangasem serta organisasi masyarakat lainnya. Serta dihadiri pula oleh Bawaslu Karangasem. 

Dikatakan I Ngurah Gede Maharjana, Ketua KPU Kabupaten Karangasem alasan mengundang para tokoh masyarakat ini ialah agar ikut serta dapat memperluas informasi terkait sosialisasi tersebut.  "Mereka ini kami identifikasi ada pendukung ketokohannya. Dan selain itu, kami berharap para peserta yang kami undang dapat ikut menyebarluaskan informasi ini kepada mereka masyarakatnya yang punya kompeten ataupun kemauan untuk bersama-sama berkompetisi nanti di ajang pemilu tahun 2024 mendatang," Tandas Ngurah Maharjana. 

Ditanya terkait kemungkinan adanya masyarakat yang berstatus perbekel mendaftar atau ikut sebagai peserta pemilu, Ngurah Maharjana mengatasi jika itu merupakan hak semua masyarakat. "Secara prinsip, semua masyarakat punya hak pilih dan memilih. Jadi kita kembalikan apakah mereka memilih menjadi peserta atau mereka memilih tetap pada profesia mereka aturan mainnya sudah ada jelas itu. Jika mereka mencalonkan  diri terjun di dunia politik praktis tentu ada konsekuensi yang harus mereka terima," Tandasnya. 

Sementara, terkait materi sosialisasi di isi oleh I Putu Darma Budiasa sebagai Ketia Divisi Teknis Penyelenggara. Dalam materinya ia menjelaskan tentang konsep program serta jadwal kegiatan tahapan penyerahan dan verifikasi dukungan minimal pemilih. Syarat menjadi DPD, anggota DPD, syarat pemilih pendukungnya DPD serta syarat bakal calon berstatus sebagai penyelenggara pemilu. Dan materi terkait verifikasi administrasi.

Pastikan Data Tidak Ada Tercecer, Wabup Kasta Minta Perangkat Desa Rajin Update Data Warga


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta mewakili Bupati Klungkung menghadiri rapat Koordinasi Daerah Evaluasi Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 di Melangit Bali Adventure, Desa Bakas Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung Kamis (8/12). Turut hadir mendampingi Wabup Kasta, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Klungkung I Wayan Parna serta Kepala OPD terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Made Kasta mengatakan dengan adanya Regsosek ini agar para Camat serta Perangkat Desa selalu rajin mengupdate data penduduk yang valid, sehingga tidak ada yang tercecer. Koordinasi dan kerjasama yang baik agar selalu dijaga dengan sebaik-baiknya. Selain itu, Wabup Kasta juga menambahkan kegiatan ini pada dasarnya adalah untuk menyediakan system dan basis data seluruh penduduk. 

Selanjutnya data Regsosek ini akan menjembatani koordinasi dan berbagi pakai data lintas lembaga dan lintas daerah untuk memastikan pemakaian data yang konsisten. "Saya sangat apresiasi kepada seluruh petugas pendata lapangan yang mampu mengatasi tantangan yang ada di lapangan selama kegiatan berlangsung. Tetap terus tingkatkan semangat dan kerjasama yang baik, mudah-mudahan kegiatan ini nantinya berjalan lancar hingga selesai," harap Wabup Kasta.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Klungkung, Ir. Ni Putu Minarmi mengatakan tujuan dari Pendapatan Awal Regrosek ini adalah untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri dari profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat Desa/Kelurahan. Dirinya juga menambahkan kegiatan lapangan Pendataan Awal Regsosek telah dilaksanakan di seluruh wilayah Kecamatan Kabupaten Klungkung. 

"Terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung dan seluruh pihak yang menyukseskan terselenggaranya Pendataan Awal Regsosek 2022 mulai dari koordinasi, publisitas hingga pendataan lapangan," ucapnya.

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Desa Dauh Puri Kauh Gelar Pendataan Penduduk Non Permanen


BALIKINI.NET | DENPASAR — Desa Dauh Puri Kauh Kecamatan Denpasar Barat menggelar pendataan penduduk non permanen pada Rabu malam (7/12). Pendataan ini dilksanakan dalam upaya menciptakan tertib administrasi kependudukan, meningkatkan keamanan dan kenyamanan penduduk di Desa Dauh Puri Kauh khususnya di wilayah Banjar Sebelanga.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelian Adat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, pecalang serta unsur keamanan wilayah desa setempat.

Perbekel Desa Dauh Puri Kauh I Gusti Made Suandhi mengatakan pendataan penduduk ini menyasar seluruh penduduk non permanen yang tinggal di wilayah Desa Dauh Puri Kauh, tepatnya di Dusun Sebelanga. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau aktifitas kegiatan masyarakat, antisipasi hal-hal yang dapat mengganggu Kamtibmas.

Kegiatan dilakukan berkolaborasi dengan Banjar, yang menurunkan 27 personil terdiri dari  1 Binmas Polsek Denbar, Babinsa, bhabinkamtibmas, Pecalang 9 orang, Linmas 7 orang, Perangkat desa 7 orang, dan jro Kelian adat Br Sebelanga. 

"Dalam kegiatan ini kondisi wilayah kondusif, penduduk yang terdata dalam kegiatan ini juga sebanyak 14 orang yg berasal dari luar Bali dengan tujuan kedatangan untuk bekerja," ujarnya.

Harapan dalam kegiatan ini dapat meningkatkan kenyamanan serta keamanan masyarakat, dan pendataan ini juga sebagai upaya menciptakan tertib administrasi kependudukan serta antisipasi adanya tindakan  kriminal di lingkungan Desa Dauh Puri Kauh.

Selebihnya dikatakan I Gusti Made Suandhi , selama kegiatan pihaknya total mendata sebanyak 21 orang penduduk pendatang, dengan rincian  20 orang KTP luar Bali dan 1 orang KTP di Provinsi Bali. 

“Dalam Kegiatan ini untuk memantau keberadaan warga masyarakat yang datang ke Desa Dauh Puri Kauh, kalau terjadi sesuatu akan lebih mudah dikordinasikan,” ujarnya.

Kegiatan Pelayanan Kesehatan Satgas Yonif Mekanis 203/AK Diserbu Oleh Masyarakat


BALIKINI.NET | PAPUA — Dengan adanya perubahan cuaca yang terjadi di Pegunungan Tengah, personel Pos Tima Satgas Yonif Mekanis 203/AK mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar pos di Desa Tima, Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Rabu (7/12/2022).

Danpos Tima Lettu Inf Rio Justin dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan secara gratis kita adakan karena perkembangan cuaca di sekitar Desa Tima yang tidak menentu, sehingga kami mengantisipasi dengan mengadakan pelayanan kesehatan secara gratis untuk masyarakat. Selain itu juga untuk mempererat hubungan antara personel pos dengan masyarakat.

“Kami Pos Tima Satgas Yonif Mekanis 203/AK selalu siap memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk masyarakat di sekitar pos serta hal ini merupakan wujud kepedulian kita kepada masyarakat,” ungkap Danpos Tima.

Kegiatan yang di pimpin secara langsung oleh Danpos Tima Lettu Inf Rio Justin dan tim kesehatan untuk memberikan pelayan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu kegiatan pelayanan kesehatan yang diberikan dari Pos Tima kepada masyarakat berupa pengecekan tensi, pengecekan suhu tubuh, perawatan luka, hingga pemberian obat gratis.

Banyak masyarakat yang datang dan antusias dalam kegiatan pelayanan kesehatan ini mulai dari anak-anak, pemuda hingga orang dewasa. Dengan adanya acara ini masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan sehingga mereka dapat melaksanakan aktifitas sehari-hari.

Sementara itu Bapak Gembala Desa Tima Bapak Deyus Wenda  merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan pelayanan kesehatan secara gratis yang di adakan oleh Pos Tima Satgas Yonif Mekanis 203/AK terlebih cuaca saat ini di Desa Tima sedang tidak menentu sehingga dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak dan merasa senang dengan adanya pelayanan kesehatan ini sehingga masyarakat sedikit terbantu dan semoga Bapak-bapak TNI selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan setiap tugas,” ucapnya.

Pemerintah Desa Pemogan Edukasi Sejak Dini Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Di 11 Sekolah


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemerintah Desa Pemogan melaksanakan sosialisasi pemilahan sampah berbasis sumber sejak usia dini menyasar siswa  SD 9 Pedungan, Desa Pemogan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (8/12) pagi. 

Perbekel Desa Pemogan, Made Suwirya saat dihubungi  mengatakan program edukasi ini merupakan program berkelanjutan Pemerintah Desa melalui TPS 3R Desa Pemogan. "Merupakan giat Sosialisasi dan Edukasi Dini yang menyasar seluruh Sekolah Dasar yang ada di Wilayah Desa Pemogan yang terdiri dari 11 SD baik swasta maupun negeri. 

" Dalam giat hari ini anak - anak diberikan materi terkait pengelolaan sampah berbasis sumber dan proses pemilahan sampah. Besar harapan kami kegiatan ini dapat memberikan pemahaman tentang kebersihan sejak dini bagi anak anak  terkait bagaimana mengelola sampah dengan baik. Ini untuk membiasakan mereka dengan pola hidup yang ramah lingkungan dan bagaimana cara mereka mengelola sampah dengan benar. Demi masa depan yang lebih baik,"ujarnya.

Stok Blangko Masih 600 Keping, Disdukcapil Prioritaskan Urgent


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Stok blanko E-KTP menipis, hal ini terjadi bukan hanya di Kabupaten Karangasem, namun di seluruh Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karangasem untuk sementara waktu memperketat pembuatan KTP. 

Hal tersebut dibenarkan Kadisdukcapil Karangasem I Made Kusuma Negara ketika ditanyai pada Kamis (8/12/2022). "Ya benar ini terjadi bukan hanya di Karangasem tapi sampai di pusat. Maka terpaksa kami hanya memprioritaskan yang urgent saja," Tandasnya. Pencetakan E-KTP urgent yang dimaksud ialah mereka yang mau mencetak KTP untuk keperluan mendesak seperti digunakan untuk keperluan sakit atau sebagainya. Sementara jika untuk mengubah status atau sebagainya belum dapat dilakukan. 

Pihaknya berharap agar masalah stok blanko menipis ini dapat segera berakhir. "Saya kira hanya sampai Desember ini saja, saya sudah berusaha sampai meminjam blanko ke Kabupaten lain," Katanya. 

Untuk diketahui stok Blanko di Kabupaten Karangasem saat ini hanya sebanyak 600 keping. Sementara, rata-rata per-harinya terdapat sekitar 150 warga yang datang untuk mengurus KTP. Pihaknya berharap agar stok tersebut cukup hingga akhir tahun.(ami)

Rabu, 07 Desember 2022

JSDDD Jadi Objek Kunjungan Kerja Pemkab Kubu Raya


BALIKINI.NET  | JEMBRANA — Program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) menjadi objek kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat ke Pemerintah Kabupaten Jembrana. Rombongan diterima oleh Plt. Kadis Kominfo Kabupaten Jembrana I Made Yasa mewakili Bupati Jembrana, Rabu (7/12) di ruang rapat lantai 3 Kantor Bupati Jembrana.

Kepala Bidang PPID Bapeda Litbang Kabupaten Kubu Raya yang juga selaku ketua rombongan, Feri Setioko mengatakan dipilihnya Jembrana sebagai tujuan kunjungan kerjanya karena keberhasilan kabupaten Jembrana dalam mengembangkan inovasi terutama dalam pengelolaan Satu Data Daerah.

"Kami melihat Kabupaten Jembrana adalah daerah yang sangat inovatif, dan kami juga harus belajar prakter dari penyelenggaraan inovasi maupun satu data di daerah.
Kami melihat Kabupaten Jembrana didalam mengelola Satu Data Indonesia juga mendapat penghargaan dan atensi di tingkat nasional. Kami juga ingin melihat seperti apa penyelenggaraan satu data sehingga praktek-praktek baik di Kabupaten Jembrana juga bisa kami terapkan," ujarnya.

Sambung Feri, Pemkab Kubu Raya juga telah mulai bergerak dalam mewujudkan Satu Data Indonesia. Namun untuk kesempurnaan hal tersebut, pihaknya perlu belajar lebih banyak dari daerah yang telah berhasil mengembangkan program satu data.

"Kami mulai tahun lalu mengembangkan infrastruktur informasi, saat ini kami juga mengembangkan bagaimana satu data bisa terintegrasi dengan baik. Kami melihat Kabupaten Jembrana merupakan daerah yang potensial mengembangan satu data yang bergerak dari desa, dan tentunya kami ingin melihat seperti apa dan bagaimana kiat-kiatnya bisa menggerakkan data dari desa," ucap Feri.

Selain itu, pihaknya juga ingin melihat pengelolaan pariwisata di kabupaten Jembrana. Pihaknya menilai kondisi wilayah di Kubu Raya tidak jauh berbeda dengan di Jembrana sehingga memungkinkan untuk dikembangkan sebagai objek wisata.

"Kami juga memanfaatkan waktu melihat bagaimana pengembangan wisata di Jembrana, kabupaten kami secara geografis tidak diberkahi sebagus pariwisata di Bali. Kami juga punya potensi-potensi wilayah seperti garis pantai dan secara karakteristik yang hampir sama dengan kabupaten Jembrana. Kami juga ingin belajar banyak hal terkait dengan pengembangan objek wisata," tuturnya.

Sementara, Plt. Kadis Kominfo Kabupaten Jembrana I Made Yasa menjelaskan tentang latarbelakang dilaksanakan program Jembrana Satu Data Dari Desa. Dikatakannya, JSDDD sebagai jawaban dalam melaksanakan perencanaan daerah agar bisa terarah dan tetap sasaran.

"Bergerak dari data yang berbeda-beda sehingga perencanaan kurang maksimal, kami bercita-cita bagaimana ragam data yang banyak ini bisa kita satukan menjadi satu data. Dengan menggabungkan bermacam-macam variabel yang ada, yang difasilitasi Badan Pusat Statistik maka munculan ide Jembrana Satu Data Dari Desa," ucap Made Yasa.

Dijelaskannya, JSDDD juga merupakan penerapan dari Peraturan Presiden mengenai Satu Data Indonesia, yang juga telah ditindaklanjuti dengan pembuatan regulasi hukum ditingkat daerah.

"Bapak Bupati kami ingin mengimplementasikan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Perpres ini sudah kita break down dengan Peraturan Bupati tentang Satu Data Daerah juga dengan Keputusan Bupati tentang Tim Forum Satu Data Daerah, termasuk Keputusan Bupati tentang Forum Pendataan Jembrana Satu Data Dari Desa," jelasnya.

Made Yasa juga mengatakan JSDDD masih terus disempurnakan, agar semua kebutuhan akan data bisa didapat melalui JSDDD. Salahsatunya dengan mengintegrasikan data Pemerintah Daerah dengan data milik Badan Petanahan Nasional. 

"Komponen JSDDD ini selain data individu juga ada data kelompok dan kewilayahan, rencananya data spasial juga akan kita kembangkan di tahun 2023 terkait dengan Badan Petanahan Nasional.
Contohnya dengan BPKAD, bagaimana wajib pajak bisa kita petakan," tuturnya.
 
Pihaknya pun menjelaskan dalam pelaksanaan program JSDDD tidak dapat lepas dari komitmen bersama antara seluruh OPD, Instansi Vertikal dan juga Pemerintah Desa. Pemerintah Desa tanpa secara mandiri menyadari pentingnya data, terutama dalam implementasi dalam memberikan pelayanan kepad masyarakat.

"Kita tidak ada memberikan reward khusus maupun juga punishment kepada Desa, metodenya adalah komitmen. Kalau mereka sudah menjadi bagian dari komitmen bersama, maka mereka akan kerjakan itu," pungkasnya.

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved