-->

Senin, 19 Desember 2022

Ny. Sagung Antari Jaya Negara Tutup Posyandu Paripurna TP PKK Tahun 2022


BALIKINI.NET | DENPASAR — Posyandu Paripurna Ibu Hamil, Balita dan Lansia Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Tahun 2022 di Lingkungan Chandra  Kelurahan Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat resmi ditutup oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar  Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana.

Ny. Sagung Antari Jaya Negara juga  menyerahkan 10 paket  sayur dan poster gemar makan ikan kepada  kader TP PKK Lingkungan Chandra  Kelurahan Dauh Puri Senin (19/12).

Dalam kesempatan ini Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, Posyandu Paripurna Ibu Hamil, Balita dan Lansia Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Tahun 2022 pelaksanaannya telah berjalan sesuai dengan rencana. Meskipun telah ditutup,  pihaknya mengharapkan agar kegiatan ini bisa dilanjutkan secara mandiri,
dalam upaya memberikan pendampingan kepada balita dan ibu hamil, sehingga tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya. Selain itu kegiatan ini juga bisa memantau jika ada anak yang  stunting.

Dalam upaya mencegah stunting  Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengharapkan agar ibu hamil dan balita  pemberian  makanan tambahan mengandung gizi yang dibutuhkannya. PMT bisa dibuat dengan produk produk lokal yang disajikan secara menarik bisa berbentuk puding ataupun brownies.

Tidak hanya itu Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyarankan agar para kader TP PKK saat menimbang balita di posyandu  memberhatikan balita dan menyarankan tidak menggunakan popok. "Hal ini guna menentukan berat bayi yang reil, sehingga kita bisa   memantau jika terjadinya stunting," ucap Ny. Sagung Antari Jaya Negara.


Kepala Lingkungan Chandra  I Wayan Putra mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar Khususnya Tim Penggerak PKK Kota Denpasar telah mempercayai  Lingkungan Chandra  Kelurahan Dauh Puri dalam pelaksanaan Posyandu Paripurna. Untuk selanjutnya pihaknya akan tetap melaksanakan kegiatan posyandu. 

"Selama pelaksanaan posyandu paripurna saya memohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas bantuannya sehingga kegiatan bisa berjalan dengan lancar," ucapnya. (ayu)

Walikota Jaya Negara: Parade Gong Kebyar Momentum Pembinaan Ciptakan Bibit Seni Terbaik


BALIKINI.NET | DENPASAR — Komitmen Pemkot Denpasar dalam melastarikan, melindungi dan mengembangkan seni budaya Bali patut diacungi jempol. Hal ini terbukti lewat pelaksanaanParade Gong Kebyar Anak-Anak dan Wanita se-Kota Denpasar yang berlangsung sukses dengan menetapkan sebanyak 2 sekeha berpenampilan terbaik. Keduanya yakni Sekeha Gong Kencana Wiguna, Banjar Kehen, Desa Kesiman Petilan dan Sekeha Gong Wahana Swara Githa, WHDI Kota Denpasar.  

Tak ketinggalan, setelah sehari sebelumnya membuka secara resmi, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana dan Kadisbud Kota Denpasar, Raka Purwantara kompak hadir di hari kedua untuk menyaksikan pelaksanaan parade serta menyerahkan piagam penghargaan bagi peserta dan sekeha berpenampilan terbaik.

Usai pelaksanaan lomba, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar menggelar Parade Gong Kebyar Anak-Anak dan Wanita guna memberikan pembinaan dan pengembangan sekaligus pelestarian seni Gong Kebyar. Sehingga mampu memberikan kesempatan kepada para generasi muda menujukkan tehniknya serta memanfaatkan olah kreativitas dalam permainan Gong Kebyar.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, diharapkan anak muda Kota Denpasar tidak berhenti berkreatifitas. Sehingga parade ini dapat menjadi program padat karya berbasis seni budaya dan kreatifitas. Jaya Negara juga mengapresiasi antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini yang telah menunjukan performa yang terbaik.

"Sebagai Kota yang heterogen, parade ini  dilaksanakan pembinaan untuk disiapkan sebagai Duta Kota Denpasar kedepannya, kami bangga melihat anak-anak muda tetap berkreatifitas dan tidak kehilangan jati diri, bahkan semua peserta penampilannya luar biasa, parade gong kebyar ini merupakan momentum pembinaan ciptakan bibit seni terbaik," ujar Jaya Negara.

Pihaknya juga mengajak seluruh peserta yang belum berhasil menjadi yang terbaik agar tidak patah semangat. Hal ini lantaran kegiatan serupa akan digelar secara berkelanjutan untuk memberikan wadah kreatifitas bagi seniman muda Kota Denpasar.

“Semua sekeha luar biasa, bagi yang belum menjadi yang terbaik jangan patah semangat, harus terus belajar dan berlatih, kedepan masih bisa terus berkompetisi yang utamanya untuk melestarikan seni dan budaya Bali,” ujarnya

Sementara, Kadisbud Kota Denpasar, Raka Purwantara menjelaskan, dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan ini, semua sekaa peserta parade diberikan dana pembinaan masing-masing sebesar Rp. 30.000.000,- dan Piagam penghargaan. Sedangkan bagi 2 Peserta Penampilan Terbaik yaitu 1 Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dan 1 Sekaa Gong Kebyar Wanita berdasarkan hasil keputusan Tim Pengamat, akan diberikan tambahan dana pembinaan berupa uang masing-masing sebesar Rp. 8.000.000,- dipotong pajak. 

Walikota Jaya Negara Kukuhkan BPPD Kota Denpasar Periode 2022-2026


BALIKINI.NET | DENPASAR — Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mendorong Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar untuk gencar promosikan wisata pasca pandemi. Demikian disampaikan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat mengukuhkan sembilan orang perwakilan asosiasi dan akademisi di bidang pariwisata menjadi unsur penentu kebijakan BPPD Kota Denpasar periode 2022-2026, Di Gedung Dharma Negara Alaya Lumintang, Senin (19/12). 

Lebih lanjut Jaya Negara mengatakan bersamaan dengan membaiknya pariwisata, BPPD dan jajarannya diminta untuk gencarkan promosi pariwisata, demi menggaet wisatawan mancanegara (wisman) lebih banyak lagi.

Dikatakan, pariwisata Denpasar saat ini butuh promosi yang menyasar calon wisman maupun wisatawan domestik. Namun demikian, meski meminta BPPD melakukan promosi, pihaknya tidak mematok target. 

“Kita bekerja dulu, baru bisa menentukan target. Sekarang berbenah dulu, ini merupakan harapan baru pariwisata pasca pandemi,” katanya.

Menurut Jaya Negara, unsur penentu kebijakan BPPD mendapat tugas untuk meningkatkan citra pariwisata, meningkatkan kunjungan wisman dan juga wisatawan domestik (wisdom). 

“Saya mengajak unsur pariwisata, penggerak pariwisata termasuk BPPD bisa berjalan dengan baik. Termasuk promosi dengan sentuhan dan strategi yang terbaik. Kita juga focus promosikan Sanur sebagai salah satu destinasi wisata terbaik, hal tersebut juga telah di dukung dengan pengerjaan infrastruktur pendukung yang terus dikembangkan,” tegas Jaya Negara. 

Adapun sembilan orang yang dikukuhkan sebagai unsur penentu kebijakan BPPD Denpasar, antara lain IB. Gede Agung Sidharta dari unsur PHRI Kota Denpasar, I GN Gede Krisna dari unsur ASITA Bali, IB. Kharisma Jaya dari unsur Pata Bali Chapter, Kadek Pariani dari unsur Gahawisri Kota Denpasar, Luh Suciati dari SIPCO Bali, Komang Puji dari HPI Bali, dr, I Putu Sudana dari unsur akademisi Fakultas Pariwisata UNUD, AA P Agung Suryawan Wiranatha dari Pusat Unggulan Pariwisata UNUD dan Putu Deddy dari AOC Bali. 

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada perwakilan BPPD atas komitmen dan kontribusinya sebagai Unsur Penentu Kebijakan Badan promosi pariwisata Daerah Kota Denpasar periode 2018-2022. 

Jembrana Capai Target Indeks Kebahagiaan Tahun 2022


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Badan Pusat Statistik  melakukan survei indeks kebahagian.Hasilnya, Jembrana capai angka rata-rata 72,30 pengukuran indeks kebahagiaan berdasarkan pengukuran 3 indikator/dimensi. Diantaranya indeks dimensi kepuasan hidup 75,73, indeks dimensi perasaan 66,64 dan indeks dimensi makna hidup 73,85.

Hasil Rilis Indeks Kebahagiaan Kabupaten Jembrana Tahun 2022 disampaikan pada Workshop Desiminasi Hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Jembrana. Senin (19/12) di Ballroom Hotel Jimbarwana, Kabupaten Jembrana.

Direktur Statistik Ketahanan Sosial Dr. Nurma Midayanti mengungkapkan angka indeks kebahagiaan kabupaten jembrana lebih tinggi dari indeks kebahagiaan Provinsi Bali tahun 2021.

"Indeks kebahagiaan Jembrana lebih tinggi dari Provinsi Bali, namun itu berdasarkan pengukuran tahun lalu. Ini dipengaruhi oleh bagaimana kondisi yang sedang dihadapi, itu sangat mempengaruhi pengukuraan. Maka dari itu , kondisi ini memang harus tetap dijaga setiap tahunnya," ungkapnya.

Nurma Midayanti menambahkan Pengukuran dilakukan dari beberapa dimensi, yaitu dimensi kepuasan hidup, dimensi perasaan dan dimensi makna hidup, bila ingin ditingkatkan harus dilihat dari dimensi yang paling rendah.

"Dari tiga dimensi itu, ada banyak subdimensin yang harus diukur, misal dari pendidikan, pekerjaan, waktu luang dan termasuk perasaan terhadap pelayanan publik juga," imbuhnya.
 
Pihaknya menerangkan sebelumnya hanya mengukur di level Provinsi, Jembrana ini mengadakan survei khusus sendiri, sempel untuk di Kabupaten Jembrana dilakukan survei terhadap 560 rumah tangga, sudah dihitung dengan statistik, dari angka tersebut sudah dapat mewakili indeks Kabupaten Jembrana.

"Anggap saja satu rumah tangga itu ada empat anggota jadi dari 560 rumah tangga sudah ribuan orang jumlahnya, karena pendekatan kita memang kepada rumah tangga," tandasnya.

Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengungkapkan Fakta hasil perhitungan BPS di lapangan terhadap masyarakat di Kabupaten Jembrana menunjukan angka 72,30 Indeks Kebahagiaan Kabupaten Jembrana.
" Dari nilai itu berarti  saat ini masyarakat Jembrana sudah menunjukan rasa kebahagiaan," kata Bupati Tamba setelah menghadiri acara workshop di Hotel Jimbarwana. 

Pihaknya mengatakan, menilai sebuah kebahagian  sangat majemuk. Dilihat dalam pengertian yang sangat luas, kebahagiaan bukan sebuah ukuran yang kuantitatif.

"Ada beberapa indikator yang saya rasa menyebabkan indeks kebahagiaan jembrana mencapai target, misalkan : pertama kita telah terlepas dari pandemi covid, kedua gerakan kemajuan potensi jembrana yang digarap telah kita mulai," ujarnya.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan hasil tesebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Jembrana yaitu untuk membangun dan menciptakan masyarakan Jembrana Bahagia.

"Kita selalu berusaha membangun makna kebahagiaan yang sebenarnya. Salam Bahagia bukan hanya menjadi sebuah slogan, hari ini kita buktikan bahwa target dari indeks masayarakat jembrana bahagia telah tercapai," ungkapnya.

Menurutnya, Jembrana untuk pertama kali mengihitung indeks kebahagiaan.

Bupati Tamba berkomitmen untuk meningkatkan indeks kebahagiaan serta mengajak masyarakat untuk tetap berupaya membangun Jembrana melalui hal-hal positif.

"Ini pertama dilakukan survei indeks kebahagiaan di Jembrana, target ini akan terus kita tingkatkan setiap tahun, dengan meningkatkan pembangunan yang memang ditbutuhkan masyarakat yang mayoritas petani dan nelayan," ucapnya.

Karena itu, Ia mengajak masyarakat Jembrana menghindari  hal-hal negatif rasa dengki dan benci. "  Mari kita bangun Jembrana ini menjadi maju, sejahtera dan bahagia,"ucapnya.

Turut Hadir, Kepala BPS Provinsi Bali Hanif Yahya,S.Si.,M.Si, Kepala BPS Denpasar, Kepala BPS Badung, Kepala BPS Jembrana, Sektetaris Daerah Kabupaten Jembrana, Waka Polres Jembrana, Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab. Jembrana, Pasi Intel Kodim 1617/Jembrana dan para Camat se-Kabupaten Jembrana( gusti/humas)

Menjadi Irup Hari Bela Negara, Bupati Suwirta Mengharapkan Masyarakat dapat meningkatkan sikap Bela Negara


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjadi irup pada pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-74 Tahun 2022 bertempat di GOR Swecapura Desa Gelgel, Senin (19/12).

Dalam amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang dibacakan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan agar seluruh warga negara harus memiliki semangat, kesadaran dan kemampuan Bela Negara. Kita harus terus membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, inovatif, dan berdaya saing serta memiliki kesadaran Bela Negara. 

Bela Negara adalah sikap, perilaku dan tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bagi bangsa dan negara. Bela Negara merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai Dasar Bela Negara terus diimplementasi dalam Program Pembinaan kesadaran Bela Negara. 

"Mari rakyat indonesia bersama-sama menunaikan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan peran dan profesi masing-masing, untuk ikut serta dalam Bela Negara," ajak Presiden RI Joko Widodo. 

"Semoga hari ini dapat dijadikan momentum bagi kita semua untuk semakin meningkatkan kesadaran, semangat, serta kewajiban dalam membela negara, membangun bangsa, dan mempertahankan kedaulatan NKRI yang kita cintai," harap Bupati Suwirta.

Turut hadir pada Upacara tersebut, Forkompinda dan Kepala OPD serta ASN dilingkungan Pemkab Klungkung.

Mantan Walikota Denpasar Pertama , Drs. I Made Suwendha Berpulang


BALIKINI.NET | DENPASAR — Jajaran Pemkot Denpasar diselimuti dukacita. Walikota Denpasar Periode 1992-1997, Drs. I Made Suwendha berupulang. Beliau berpulang pada usia 80 tahun akibat henti Jantung di RSUD Badung.

Mendengar kabar duka tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara yang ditemui disela tugas dinasnya, Senin (19/12) menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya Walikota pertama di Kota Denpasar tersebut.

“Atas nama pribadi serta Jajaran Pemerintah Kota Denpasar serta masyarakat Kota Denpasar, kami menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya Bapak I Made Suwendha, semoga beliau menyatu dengan brahman, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Jaya Negara

Sebelumnya, kabar berpulangnya Wali Kota Denpasar pertama tersebut dibenarkan oleh Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

“Menurut informasi yang kami terima, jenazah beliau masih dititipkan di RSUD Badung,” kata Dewa Rai.

Diketahui, Drs. I Made Suwendha merupakan Walikota Madya Denpasar dengan masa jabatan tahun 1992 hingga 1997.

Ia merupakan Walikota Denpasar pertama, karena sebelumnya bernama Walikota Administratif (Walikotif) Denpasar. Almarhum menggantikan Drs. A.A. Ngurah Gede Agung yang merupakan Walikotif Denpasar 1987-1991.

Suwendha merupakan birokrat asal Desa Gerih, Kecamatan Abiansemal, Badung. Dirinya mulai menjadi Wali Kota sejak tanggal 27 Februari 1992, di mana saat itu Denpasar berubah status dari Kota Administratif menjadi Kota Madya. Ia diangkat menjadi Wali Kota pertama melalui pemilihan di DPRD Denpasar. Sebelum menjadi Wali Kota, Suwendha adalah pejabat di Pemkab Badung yang saat itu masih menyatu dengan Badung.

Minggu, 18 Desember 2022

Kwarcab Gerakan Pramuka Denpasar Gelar KMD


BALIKINI.NET | DENPASAR — Pemerintah menaruh harapan besar dan sekaligus menjadi tugas mulia bagi Gerakan Pramuka untuk lebih berperan lagi dalam pembinaan karakter anak-anak dan remaja Indonesia dalam upaya memupuk semangat bela negara dan rasa cinta tanah air yang diwujudkan dengan ditetapkan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah-sekolah formal.

Salah satu upaya untuk melaksanakan tugas dan kepercayaan tersebut, Gerakan Pramuka harus menjamin tersedianya Pembina Pramuka yang mencukupi baik jumlah dan kualitas.

Untuk itu, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Denpasar melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) menyelenggarakan Kursus Mahir Dasar (KMD) untuk Pembina Pramuka Golongan Penggalang se-Kwarcab Denpasar bertempat di SD Negeri 9 Padangsambian Denpasar Barat.

Kegiatan yang berlangsung selama 6 hari sejak Minggu, 18 Desember hingga Jumat, 23 Desember 2022, diikuti 50 orang calon Pembina Pramuka Penggalang yang berpangkalan di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdiri dari 20 Putra dan 30 Putri

Kapusdiklatcab Denpasar     Dr. Ir. I Komang Agus Jaya Mataram, M.Kes, MT, mengatakan KMD ini diharapkan dapat mencetak Pembina Pramuka Penggalang yang memiliki kualifikasi dan kompeten di bidang pendidikan kepramukaan yang akan membina di Gugusdepan.

"Kita ingin mencetak Pembina Pramuka penggalang yang berkompeten dan materi yang diberikan dapat di implementasikan di Gugusdepan masing-masing," kata Agus Jaya Mataram.

KMD Golongan Penggalang kali ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, diawali dengan proses pendaftaran dimana peserta wajib menunjukkan bukti sudah mendapatkan vaksinasi tahap I dan tahap II.

Sementara itu,   Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Denpasar          Dr. I Gusti Lanang Jelantik, M.Si,  mewakili Ketua Kwarcab Denpasar  menyampaikan pentingnya Kursus Mahir Dasar ini bagi calon Pembina Pramuka Penggalang se-Kwarcab Denpasar.

Menurutnya, tujuan KMD ini adalah untuk membekali para Pembina Pramuka tentang pengertian dasar pendidikan Kepramukaan serta garis besar cara membina dan mengelola satuan Pramuka di Gugusdepan. KMD ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi Pembina.

Pihaknya berpesan kepada Pemimpin Kursus (Pinsus) agar kegiatan ini dikelola se efektif mungkin dan bermanfaat bagi pembina di se-Kwarcab Denpasar sehingga menjadi nilai tambah bagi seluruh Pembina.

"Semoga materi yang diberikan dapat diimplementasikan kepada anak didi di masing-masing Gugusdepan," pungkas Lanang Jelantik.

Bupati Suwirta Buka Lomba Mancing Ikan Lele di Desa Aan


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta membuka Lomba Mancing Ikan Lele di Kolam Manik Fishing Lover's Dusun Sengkiding, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Minggu (18/12). 

Kegiatan lomba mancing ini diselenggarakan dalam rangka pengendalian dana Pecalang Desa Adat Aan. Turut hadir mendampingi Bupati, Camat Banjarangkan Dewa Made Aswin, Perbekel Desa Aan I Wayan Wira Adnyana.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta mengaku sangat menyambut baik dan mengapresiasi semangat para peserta yang mengikuti kegiatan lomba ini. Bupati berharap melalui kegiatan mancing ini nantinya bisa membangkitkan semangat masyarakat maupun sekaa teruna untuk lebih meningkatkan promosi potensi yang ada khususnya di Desa Aan. "Promosi potensi desa wisata ini memang sangat penting dilakukan dengan lebih sering menggelar kegiatan event seperti ini, sehingga nantinya lebih meningkatkan minat masyarakat gemar makan ikan, " harap Bupati Suwirta.

Ketua Pecalang Desa Adat Aan, Wayan Supartama mengatakan lomba mancing ikan lele ini diikuti sebanyak 100 peserta. Juara ditentukan dari peroleh peserta dengan mendapatkan ikan lele terberat 4kg. Sementara setiap peserta dikenakan kupon sebesar Rp. 150.000. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Klungkung yang sudah hadir sekaligus memberikan motivasi kepada peserta mancing. 

"Lomba mancing ini diselenggarakan dalam rangka pengendalian dana Pecalang Desa Adat Aan sekaligus untuk hiburan bagi pemancing mania," ujarnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Bali Kunker Ke Klungkung, Ny. Putri Koster Serahkan Bansos dan Bibit Aneka Tanaman Pangan


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Pointer Pelaksanaan Kunjungan Kerja Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster didampingi Bupati Klungkung dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung dan Kepala OPD Provinsi Bali Terkait di Kabupaten Klungkung, Sabtu (17/12).

Kunjungan kerja Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster di Kabupaten Klungkung dipusatkan di Kecamatan Nusa Penida. Dalam kunjungan ini tampak mendampingi Kepala OPD Provinsi Bali terkait, seperti Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bali, Direktur Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Hadir pula Bupati Klungkung dan Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung.

Kunjungan kerja yang dirangkai ke dalam "Menyapa dan Berbagi" dilaksanakan di tiga (3) tempat yakni Banjar Sebunibus, Desa Sakti;
Banjar Gelagah, Desa Kutampi; dan Desa Pejukutan. Kunjungan kerja dilaksanakan dalam rangka menjalankan program PKK untuk menggerakkan warga dalam menjalankan sepuluh (10) program pokok PKK, salah satunya terkait kesehatan dan keterampilan dalam mengelola rumah tangga mulai dari mengawal tumbuh kembang anak-anak, menjaga komunikasi antar anggota keluarga agar tetap terjalin baik dan aktif. Lebih dari itu, kunjungan kerja yang dilengkapi dengan interaksi antara Ketua TP PKK Provinsi Bali dengan warga setempat tentu menambah suasana semakin hangat. Di masing-masing lokasi, Ny. Putri Koster menyerahkan bantuan sosial kepada 50 orang yang terdiri dari ibu hamil KEK, lanjut usia, balita gizi buruk atau gizi kurang, kader TP PKK dan anak penyandang disabilitas.

Selain pemberian bantuan sosial berupa 20 Kg beras, 1 krat telur dan 2 kotak susu untuk ibu hamil KEK, lanjut usia, penyandang disabilitas dan kader PKK.
20 Kg beras, 1 krat telur dan 8 kotak susu untuk balita gizi buruk dan gizi kurang.

Selain itu juga diserahkan bantuan berupa bibit oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup menyerahkan 100 bibit pohon, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menyerahkan 1000 bibit cabai, dan 50 Kg bibit jagung yang diserahkan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung. 

Penyerahan bibit ini sebagai salah satu upaya mendukung program Halaman Tentram Indah Nyaman dan Bermanfaat (HATINYA PKK) oleh semua kader PKK Desa hingga Kecamatan. Kader PKK memiliki peran untuk menggerakkan program TP PKK Provinsi selaku perpanjanganan tangan TP PKK Pusat, diharapkan mampu menjadi contoh dan tauladan bagi warga lainnya, sehingga bukan hanya desanya yang bersih, namun warganya juga sehat.

"Selain berbagi bahan pokok makanan, Saya juga akan berbagi informasi bagaimana kita harus membangkitkan semangat dan  upaya sehingga memiliki ide-ide baru untuk menciptakan kreasi makanan bagi anak-anak, sehingga nafsu makan anak-anak akan semakin naik. Namun jangan lupa makanan sehat yang kita olah selain bergizi juga harus bersih. Jangan terlalu banyak menggunakan bumbu penyedap agar tidak merusak perkembangan organ di dalam tubuh kita. Nah, untuk ketersediaan bahan sayur dan bumbu terutama cabai bisa kita tata dan tanam di halaman rumah dengan rapi. Sehingga selain bermanfaat, tumbuhan bahan pokok makanan tentu akan memberi keringanan saat harga bahan pokok makanan terutama sayur dan cabai dapat ditanggulangi," ungkap Ny. Putri Koster.

Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster berpesan agar bibit-bibit yang diserahkan ini, nantinya untuk lebih lanjut ditanam dan dirawat sedemikian rupa agar nanti dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan hidup warganya.

Lebih lanjut beliau meminta agar orangtua lebih meluangkan waktu lebih dalam memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan anak-anak, baik memantau waktu mereka mengkonsumsi makanan, pola waktu tidur dan memantau waktu penggunaan handphone agar tidak terlalu lama. "Mari kita mulai menanamkan aturan penggunaan handphone bagi anak-anak agar tidak terlalu lama memegang handphone dan berkutat dengan media sosial dan game, karena akan mengganggu syaraf-syaraf tubuh terutama pada mata. Jika bisa terapkan aturan kepada diri kita sebagai orangtua jangan memberikan anak-anak menggunakan handphone sebelum mereka berusia 5 tahun (usia emas anak)," tegasnya.

Selain masalah penggunaan handphone, Ny. Putri Koster sebagai guru wisesa di Provinsi Bali juga mengajak agar para orangtua untuk menjauhkan anak anak dari makanan siap saji. "Jika kita ingin anak anak kita sehat, sebaiknya kita bekerjasama untuk memperhatikan pola makan dan pola tidur dengan telaten," pintanya.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang hadir dan berkesempatan memberikan sambutan, menyampaikan bahwa  stunting di Kabupaten Klungkung masih memerlukan perhatian agar angka yang masih tercatat berdasarkan data dari Dinas Kesehatan tahun 2022, saat ini tercatat ada 5,83 persen balita di Klungkung yang tergolong stunting. Jumlahnya mencapai 653 orang dari total 11.207 balita. Angka ini tersebar di seluruh wilayah puskesmas yang ada di Kabupaten Klungkung dapat diturunkan lagi.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diserahkan hari ini. "Tentu saja bantuan yang disalurkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali dan jajarannya sangat membantu dan  memberikan keringanan untuk warga Klungkung khususnya warga Nusa Penida. Sekecil apapun bantuan yang kita terima, tentu adalah anugrah dan perhatian nyata yang diberikan pemimpin kita terhadap masyarakat. Untuk itu jangan pernah meremehkan perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kita, karena semua diberikan adalah kewajiban yang dilandaskan dengan rasa tulus ikhlas dan rasa sayangnya terhadap masyarakat luas," tegas Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

Lebih khusus Bupati Suwirta menitipkan pesan agar masyarakat Nusa Penida tidak terlena oleh sektor pariwisata yang sudah mulai membaik, namun mari kita mulai hidupkan pertanian dan UMKM yang sudah ada, terutama tetap mempertahankan pengolahan rumput laut, dan yang terpenting adalah dengan menjaga kesehatan dari stunting, yakni dengan memeriksa kesehatan secara dini, dan disarankan untuk memeriksakan kesehatan calon pengantinnya.

Dalam kunjungan kerjanya, Ny. Putri Koster yang didampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung dan rombongan berkesempatan Meninjau pelaksanaan IVA tes di Puskesmas I Nusa Penida dan Puskesmas Pembantu Desa Kutampi, serta meninjau  pelaksanaan operasi katarak di Rumah Sakit Gema Santi.

Sukses Gelar Manusa Yadnya Masal Gratis, Akan Gelar Rutin Tiap 6 Bulan


BALIKINI.NET | KARANGASEM — Upacara Manusa Yadnya Massal yang dilaksanakan oleh PHDI Kecamatan Selat berkolaborasi dengan Paguyuban Pinandita Daksa Darma pada Sabtu (17/12/2022) Saniscara, Paing, Waregadean di Wates Kaje, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem puput (selesai) dan berjalan dengan sukses. 

Rangkaian upacara dipuput oleh Ida Pandita Mpu Trisadhu Daksa Nata dari Geria Narmada dan Ida Pedanda Gede Karang dari Geria Pegubugan Duda. 

Upacara yang digelar secara gratis ini melibatkan ratusan peserta umat Hindu di Bali dari berbagai kalangan. Ratusan peserta dijabarkan seperti berikut; peserta upacara Metelu bulanan 50 otang, Meotonan diikuti 148 peserta, Metatah diikuti 112 peserta dan Menek Kelih / Menek Bajang diikuti 15 peserta. Dihadiri pula oleh Ketua PHDI Kabupaten Karangasem, Ketua MDA ,Perbekel dan Bendesa se-kecamatan Selat dan disaksikan oleh 5 Sulinggih. 

"Astungkara, berjalan lancar dimulai jam 02.00 dini hari diawali dengan upacara metatah," Kata Ketua PHDI Kecamatan Selat, Jro Mangku Gede Wayan Sudana pada Minggu (18/12/2022). 

Setelah sukses melaksanakan Manusa Yadnya Massal secara gratis, Jro Mangku Gede Wayan Sudana mengatakan akan melaksanakan hal serupa nanti di 6 bulan mendatang. 

"Rencana upacara seperti ini dilaksanakan secara rutin, kinembulan (6 bulan sekali). Mudah-mudahan dapat terlaksana disetiap tahunnya. Dan ini gratis untuk seluruh umat Hindu Sedharma, dari segala Kalangan atau segala klen," Tukasnya. Peserta tak hanya terbatas yang berdomisili di Kabupaten Karangasem saja, namun boleh dari luar Kabupaten. 

"Ini untuk membantu masyarakat yang belum bisa melaksanakan acara tersebut. Untuk peserta tidak dikenakan biaya, Cuma jika ingin mepunia seiklasnya. Namun jika tidak mepuniapun tidak apa-apa, tidak dipaksakan, "Sambung Jro Mangku Gede Wayan Sudana.(ami)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved