-->

Kamis, 02 Maret 2023

Bupati Suwirta Bantu Rehab Rumah Ni Nengah Ngirim

 

BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Ni Nengah Ngirim, warga Dusun Pasekan, Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, mendapatkan bantuan rehab rumah dari Bupati Klungkung. Hal ini terlihat saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Kadis Sosial P3A Kungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Camat Dawan, Perbekel Dawan Kaler mengawali proses pembongkaran, Kamis (2/3).

Ni Nengah Ngirim merupakan tulang punggung keluarga yang tinggal bersama satu anaknya, setelah kepergiaan sang suami Almarhum. Dirinya memperoleh bantuan rehab rumah, lantaran beberapa rangka atap yang terbuat dari kayu dan bambu sudah lapuk, serta tembok dinding sudah pada retak.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwita menyampaikan bahwa bantuan ini dalam rangka menyelamatkan generasi penerus agar kedepan dapat tumbuh berkembang dengan baik. Bupati Suwirta mengharapkan bantuan rehab rumah dapat membantu memberikan tempat tinggal yang layak dan meningkatkan kesejahteraan bagi keluarga Ni Nengah Ngirim. "Dalam pelaksanaan rehab rumah ini bersinergi dan berkolaborasi dengan TNI Kodim 1610 Klungkung," ujar Bupati Suwirta

Ni Nengah Ngirim menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Bupati Klungkung. “Terimakasih atas bantuan yang diberikan Bapak Bupati Kepada Keluarga saya," ucapnya.

Bentengi Siswa Dari Ancaman Narkoba, Bupati Suwirta Minta Guru Perkuat Pendidikan Karakter


BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menjadi Narasumber Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan
 di Hotel Wyndham Tanamsari Jivva Resort Bali, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Kamis (2/3). Turut hadir Kadisdikpora, I Ketut Sujana.

Bupati Suwirta dalam materinya menyampaikan pendidikan karakter diperkuat guna membentengi anak didik dari pengaruh jahat narkoba. "Pencegahan yang dapat dilakukan lebih mengarah pada pendidikan karakter anak dengan cara mengenalkan bahaya dan dampak buruk narkoba secara langsung kepada anak melalui pendidikan karakter," ujar Bupati Suwirta

Pihaknya juga meminta untuk memaksimalkan peran tenaga pendidik dalam membentengi siswa dari masalah narkoba. 

"Miliki anak-anak kita seutuhnya dengan pondasi dasar. Mari para pendidik berkomitmen Bersama perang melawan Narkoba demi menjaga generasi penerus bangsa yang bebas dari pengaruh jahat narkoba agar terwujudnya bangsa yang Bersinar," ajak Bupati asal Nusa Ceningan ini.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Klungkung, I Komang Setiawan M.Si, menjelaskan Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan yang melibatkan 20 orang Kepala Sekolah Dasar (SD). "Acara ini bertujuan untuk membangun komunikasi, jejaring kerja dan kepedulian stakeholder di lingkungan pendidikan untuk melakukan penanggulangan masalah narkoba dan Partisipasi Pendidik dalam P4GN," ujar Komang Setiawan

Data Jenis Kelamin Penting untuk Hasilkan Data Gender


BALIKINI.NET | DENPASAR Pemilahan data berdasarkan jenis kelamin sangat penting untuk menghasilkan data gender. Dalam perspektif gender, penyediaan data, analisis, dan pelaporan menurut jenis kelamin dimaksudkan untuk menyajikan data dan informasi tentang pengalaman khusus dalam kehidupan sebagai perempuan dan laki-laki.

Untuk mewujudkan kesetaraan gender pemilahan data berdasarkan jenis kelamin sangat penting untuk menghasilkan data gender. Dalam perspektif gender, penyediaan data, analisis, dan pelaporan menurut jenis kelamin dimaksudkan untuk menyajikan data dan informasi tentang pengalaman khusus dalam kehidupan sebagai perempuan dan laki-laki. "Data terpilah berdasarkan jenis kelamin ini menjadi inti dalam menghasilkan data gender, yaitu informasi yang mengandung isu gender, termasuk di dalamnya isu anak," ujar Ni Made Puspitasari, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar (P3AP2KB) mewakili Kepala Dinas I Gusti Agung Sri Wetrawati di acara Bimbingan Teknis Penyusunan Data Terpilah pada Perangkat Daerah se-Kota Denpasar di ruang pertemuan BKPSDM Kota Denpasar, Kamis (2/3).

Lebih lanjut Ni Made Puspitasari menyampaikan dengan adanya data terpilah diharapkan tidak adanya kesenjangan gender untuk proses perencanaan pembangunan. Sesuai Instruksi Presiden No. 9 tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender. Dimana mengamanatkan semua kementerian dan lembaga, pemerintah daerah melakukan pengarusutamaan gender sehingga seluruh proses penyusunan perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi kebijakan program mempertimbangkan aspek gender. Lebih lanjut Ni Made Puspitasari mengatakan, data gender akan menjadi elemen pokok dalam pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak di berbagai bidang pembangunan agar responsif gender dan pemenuhan hak anak. "Dengan data yang terpilah berdasarkan jenis kelamin, maka akan dijadikan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut," kata dia.

Lebih lanjut Ni Made Puspitasari memastikan bahwa data akan menjadi dasar dalam proses pembangunan sehingga dibutuhkan data setiap tahapannya, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi. Data gender juga penting mengingat status kesetaraan gender masih timpang. Data terpilah yang telah dibuat kemanfaatannya sangat besar diantaranya mempersempit ruang pemecahan masalah, sebagai alat analisis gender dan sebagai evaluasi atas dampak kebijakan gender. Disamping itu adanya data terpilah membuka wawasan tentang kesenjangan gender. Dan pemilahan gender juga dapat menunjukkan status dan peran kondisi masyarakat laki dan perempuan di bidang pembangunan.

Salah seorang narasumber kegiatan A.A. Rai Kartini menyampaikan pentingnya data terpilah untuk menyukseskan pembangunan yang direncanakan. Dengan demikian arah setiap pembangunan yang direncanakan lebih tepat sasaran. Sehingga dengan adanya terpilah tidak terjadi lagi kesenjangan sosial dalam pembangunan. "Tata kelola satu data mempunyai peran penting bagi perencanaan pembangunan di Kota Denpasar. Kami harapkan semua perangkat daerah mempu mengidentifikasi data dimasing-masing perangkat daerah," ujarnya. (I Gusti Ketut Sudiatmika-Analis Kebijakan Ahli Muda)

Sambangi Kediaman Pasien ODGJ, Puskesmas I Densel Fokuskan Periksa Kesehatan Fisik


BALIKINI.NET | DENPASAR — Kesehatan  para pasien ODGJ di Kota Denpasar terus mendapatkan atensi khusus dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Melalui Puskesmas I Denpasar Selatan, pemeriksaan kesehatan fisik dan mental tersebut dilakukan tim medis  dengan mendatangi langsung kediaman para pasien ODGJ di seputaran Jalan Tukad Citarum dan juga Jalan Tukad Petanu. 

Kepala UPTD Puskesmas I Densel dr. Ni Komang Wulan Putri Tjatera, mengatakan tindakan jemput bola ini sebagai sebuah kegiatan evaluasi perkembangan kondisi pasien yang selama ini dipantau. 

"Kami dibantu oleh tim residen jiwa dari RSUP Prof. Ngoerah untuk melakukan pemeriksaan langsung di kediaman para pasien. Pantauan ini kami lakukan rutin untuk membantu mempercepat pemulihan pasien," jelasnya. 

dr. Wulan mengungkapkan, selama melakukan tindakan pantauan ini, tim medis memberikan terapi obat, seraya mengedukasi pasien agar bisa beraktifitas secara mandiri. 

"Target kami, para pasien ini nantinya akan dapat kembali beraktifitas seperti biasa kembali. Kami memastikan juga soal kepatuhan konsumsi obat, efek samping obat itu sendiri, dan juga kemandirian pasien," lanjut dr. Wulan. 

Memberikan pemahaman kepada pihak keluarga pasien ODGJ juga menjadi salah satu hal yang dilaksanakan oleh tim medis. Para keluarga diharapkan agar terus memberikan dukungan agar pemulihan pasien segera dapat terwujud.

Antisipasi Demam Berdarah, Banjar Karang Suwung Lakukan PSN


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dalam upaya menurunkan terjadinya angka kasus demam berdarah, tim pelaksana foging  dari Dinas Kesehatan Kota melakukan kegiatan PSN dan Larvasida di Banjar Karang  Suwung, Kamis (2/3).

Kepala Puskesmas IV Denpasar Selatan Dokter Made Saraswati Rahayu mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberantas sarang nyamuk dan memutus mata rantai perkembangan nyamuk.

Kegiatan ini melibatkan jajaran kesehatan seperti dari Puskesmas, jumantik dan koordinator jumantik yang selalu bekerja sama dengan petugas Dinas Kesehatan Kota Denpasar, pelaksana program demam berdarah dan aparat banjar maupun kelurahan.

“Kegiatan lainnya yang dapat kami laksanakan setiap hari adalah membagi tugas para jumantik untuk melakukan PSN di masing masing banjar dan sekali waktu PSN akan di pusatkan di banjar tertentu,” tambahnya. 

Selain itu, kata Saraswati pihaknya dalam menghadapi meningkatnya kasus DBD dengan lebih meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai DBD serta 3M+ serta menghimbau masyarakat untuk selalu melaksanakan kegiatan 3M+.

"Kami menghimbau masing-masing lingkungan untuk selalu gotong royong melakukan kebersihan lingkungan karena daerah yg terdeteksi jentik nyamuk khusus di Kelurahan Pedungan hampir merata di setiap Banjar, terutama di musim hujan ini,” katanya. 

Menghadapi tingkat kasus penyakit demam berdarah, puskesmas dan dinas kesehatan mengoptimalkan peran dari juru pemantau jentik atau jumantik agar lebih waspada untuk memantau tempat-tempat penampungan air yg berpotensi menjadi sarang nyamuk dan melakukan pembubuhan larvasida pada tempat-tempat penampungan air tersebut. 

"Tindakan siaga yang dapat dilakukan dengan melakukan abatisasi langsung guna pembunuh jentik nyamuk," tutupnya.

Rabu, 01 Maret 2023

Miliki Kemiripan Latar Budaya, Pemkot Denpasar Jajaki Rencana Kolaborasi Dengan Pemerintah India


BALIKINI.NET | DENPASAR — Adanya kemiripan latar budaya dan mayoritas pemeluk agamanya yang beragama Hindu, menjadikan masyarakat Bali dan India mempunyai keterikatan emosional tersendiri. Hal ini melatari rencana penjajakan kolaborasi dan kerjasama di berbagai bidang antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Pemerintah India, yang dibahas dalam pertemuan antara Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dengan Konsul Jenderal India di Bali,  Neeharika Singh, pada Rabu (1/3) di Kantor Walikota Denpasar.

Dalam pertemuan tersebut kedua pihak banyak berbicara mengenai  rencana kolaborasi, terutama pada bidang sosial budaya. 

Konjen India di Bali, Neeharika Singh menyempatkan diri mengucapkan selamat atas perayaan HUT ke 235 Kota Denpasar pada 27 Februari lalu. Dia menilai, sebagai sebuah ibukota Provinsi Bali, Kota Denpasar telah banyak memberikan kenyamanan bagi warga masyarakat untuk ditinggali. 

"Beberapa waktu lalu, saya sempat bertemu dengan komunitas India yang tinggal di Denpasar. Mewakili para warga India yang tinggal di Denpasar saya berterimakasih atas segala kenyamanan yang telah diberikan oleh jajaran Pemkot Denpasar," katanya. 

Neeharika Singh juga mengapresiasi kultur sosial budaya yang ada di Kota Denpasar. Untuk itu, dia mengharapkan ke depannya pihak Pemerintah India dapat berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar, terutama dalam bidang sosial dan budaya. Salah satunya adalah dengan memperenalkan, karya seni Madhubani. 

"Kami memiliki karya seni Madhubani atau Mithila. Karya ini adalah lukisan yang berasal dari wilayah Madhubani di Bihar dan merupakan salah satu gaya lukisan rakyat paling populer di India. Keindahan Madhubani terletak pada penggambaran budaya dan tradisinya yang sederhana dan emosional. Kami berharap, karya ini nantinya dapat dikenalkan dan ditampilkan di Kota Denpasar," harapnya. 

Sementara Wali Kota Jaya Negara menyambut baik kedatangan Konjen India untuk Bali dan berharap agar kedepannya realisasi kerja sama Pemkot Denpasar dengan Pemerintah Indonesia dapat terlaksana. 

"Kami menyambut baik kunjungan Mrs. Neeharika Singh sebagai sebuah awal yang baik dalam konteks kerja sama dan kolaborasi antara Pemkot Denpasar dengan Pemerintah India. Semangat Vasudhaiva Kutumbhakam yang kami adopsi dari Bahasa Sansekerta ini sangat mengilhami kami dengan tangan terbuka untuk berkolaborasi dengan Pemerintah India kedepanya," kata Jaya Negara.

Dalam keterkaitan rencana kolaborasi dengan Pemerintah India terutama bidang sosial budaya, Jaya Negara mengemukakan pihaknya akan menindaklanjutinya

"Kami memiliki rencana pembangunan inkubator bisnis di Denpasar, yakni salah satunya area pelaku IKM di area Pasar Kumbasari. Kita akan berikan ruang kolaborasi dengan Pemerintah India ini,  salah satunya dengan memberikan ruang untuk seniman membubuhkan karya Mithila / Madhubani painting di  sana," imbuhnya.

Pertemuan itu juga membahas soal rencana penjajakan kerja sama kedua pihak di berbagai sektor. Antara lain, pada sektor ekonomi perdagangan, pendidikan, infrastruktur serta bidang lainnya.

Bupati Suwirta Berharap PNS Baru Diangkat Dapat Menjadi Pinter



BALIKINI.NET | KLUNGKUNG — Hadiri Pengangkatan PNS Tahun 2021 Bupati Suwirta harap PNS yang baru diangkat dapat menjadi pinter, fleksibel, tahan banting serta inovatif.

"Anda harus menjadi orang pinter, fleksibel, tahan banting serta inovatif," harap Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika menghadiri Penyerahan SK Pengangkatan PNS Formasi Tahun 2021,  Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/3).

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya mengingatkan para CPNS Formasi 2021 yang baru diangkat menjadi PNS agar dapat berpikir dengan cermat terlebih dahulu sebelum melaksanakan pekerjaan dan menumbuhkan konsep memiliki Kabupaten Klungkung dalam dirinya masing-masing. 

"Jangan main-main, lakukan pekerjaan dengan baik serta cintai Kabupaten Klungkung tempat kalian bekerja," ujar Bupati Suwirta. 

Adapun jumlah PNS yang mendapatkan SK berjumlah 206 orang, terdiri dari :  Tenaga kesehatan sejumlah 146 dan Tenaga teknis sejumlah 60. Untuk pengambilan Sumpah'/Janji PNS diikuti oleh 217 PNS, terdiri dari : 206 orang PNS dari formasi CPNS Tahun 2021, 6 orang PNS dari lulusan STAN (Sekolah Tinggi Akutansi Negara) yang telah diserahkan pada bulan Januari 2023, 3 orang PNS dari lulusan STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat) yang telah diserahkan pada bulan Pebruari 2023 dan 2 orang PNS dari lulusan IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri). Untuk pelantikan PNS dalam jabatan fungsional berjumlah 181 PNS.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung Anak Agung Gde Anom, Asisten Administrasi Umum Setda Klungkung Dewa Gde Darmawan selaku Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemkab Klungkung dan Kepala OPD Dilingkungan Pemkab Klungkung serta instansi lainnya. 

Bupati Tamba Hadiri Upacara "Manusa Yadnya" Massal di Banjar Munduk Anggrek


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri kegiatan ritual Metelu Bulan, Mapetik dan Matatah (potong gigi) secara massal Yayasan Giri Amertha Santhi. Rabu (1/3) di Jalan Nakula, Banjar Munduk Anggrek, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo.

Ritual Metelu Bulan, Mapetik dan Matatah (potong gigi) secara massal tidak dipungut biaya alias gratis, diikuti sebanyak 53 pemedek dari Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan, ditutup atau dipuput oleh Sulinggih Ida Pandita Empu Nabe Rastra Prabu Wibawa Diwiya asal Griya Giri Anggrek Amerta Munduk Anggrek.

Bupati Tamba mengatakan mendukung penuh kegiatan umat hindu di Jembrana dalam rangka melestarikan tradisi leluhur hindu Bali, Matelu Bulan, Mapetik dan Matatah merupakan bagian dari Manusa Yadnya.

"Pemerintah selalu mendukung kegiatan adat di Jembrana dalam rangka melestarikan seni, adat, agama dan budaya, Tyang ingin sekali ada lebih banyak yayasan seperti ini di Jembrana, ini akan membantu meringankan umat kita," kata Bupati Tamba dalam sambutannya.

Dalam kegiatan itu I Nengah Tamba menyerahkan punia senilai Rp. 5 Juta kepada Ketua Yayasan Giri Amertha Santhi.
"Kegiatan ini sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa," ujar Tamba.

Lanjut, Pihaknya mengapreasi kegiatan yang dianggapnya sangat luar biasa, menurutnya yayasan sangat membantu masyarakat juga sekaligus membatu pemerintah daerah.

"Tityang Matur Suksma Ring Ida Empu, Pemerintah Daerah baru bisa melaksanakan kegiatan ngaben masal di kecamatan, napi sane keicen ida mangkin untuk masyarakat semoga dibalas, mogi-mogi Hyang Widi Wasa Ngicen kesehatan, kerahayuan lan rejeki kepada Ida Empu melalui doa masayarakat sami," kata Bupati Tamba.

Sementara, Ketua Yayasan Giri Amerta Santhi I Dewa Putu Eka Subita asal Banjar Munduk Anggrek, Desa Yehembang Kauh, mengatakan ini adalah kegiatan pertama Yayasan Giri Amertha Santhi yang baru saja berdiri pada tahun 2022.

"Pendirian Yayasan diprakarsai oleh Desa Adat Yehembang Kauh, Kegiatan ini adalah kegiatan pertama yang dilaksanakan semenjak Yayasan berdiri tahun 2022, yaitu upacara Matelu bulan, Mapetik dan Metatah secara Masal," katanya.

Pihaknya menjelaskan kegiatan tidak membenbankan biaya kepada para peserta, ada sebanyak 53 orang dari Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan yang mengikuti ritual Manusa Yadnya tersebut.

"Yang mengikuti upacara sebanyak 53 pemedek, mereka tidak dipungut biaya, namun peserta berinisiatif untuk menghaturkan punia kepada yayasan dengan besaran Rp. 200.000 dari masing-masing peserta, hal itu adalah kesepakatan dari para peserta sendiri, minimnya keikutsertaan karena kurangnya sosialisasi di masyarakat," tutupnya.

Selain Bupati Jembrana hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Jembrana, Camat Mendoyo dan Pengurus PHDI Kabupaten Jembrana

Kota Denpasar Raih Penghargaan Ketahanan Pangan Peringkat I Nasional


BALIKINI.NET | DENPASAR — Kota Denpasar kembali meraih penghargaan di awal tahun 2023. Kali ini, ibukota Provinsi Bali ini sukses meraih Penghargaan Indeks Ketahanan Pangan Terbaik I Nasional Tahun 2022 dengan nilai 91,82. Kota Denpasar mnejadi yang terbaik diatas Kota Balikpapan, Kota Salatiga, Kota Semarang dan Kota Bekasi. 

Sementara Kepala Badan Pangan Nasional dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Utama Bapanas Dr. Sarwo Edy mengungkapkan, bahwa sistem informasi pangan dalam kondisi krisis pangan global saat ini sangat penting. Terutama untuk mendeteksi kerawanan pangan di suatu negara. Saat ini masih terdapat 74 daerah yg tergolong rawan pangan yg akan digarap oleh pemerintah. 

“Kualitas konsumsi pangan masyarakat sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan suatu daerah. Apabila skor pola pangan harapan meningkat maka indeks ketahanan pangan juga akan meningkat,” paparnya.

Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB Mayun Suryawangsa didampingi Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Ni Made Suparmi mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar Tahun 2022 memperoleh penghargaan sebagai apresiasi terhadap perolehan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Terbaik, dari 5 Kota yang mendapat penghargaan. Dimana, Pemkot Denpasar Peringkat I Kota Denpasar dengan IKP 91,82.

Lebih lanjut dijelaskan, perhitungan IKP  Tahun 2022 berdasarkan 8 indikator untuk wilayah Kota yang mencerminkan tiga aspek Ketahanan Pangan. Sehingga mampu memberikan gembaran  peringkat (ranking) pencapaian ketahanan pangan suatu wilayah dibandingkan wilayah lainnya.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa strategi, program dan inovasi Pemkot Denpasar dalam bidang ketahanan pangan diakui secara nasional, kami berharap upaya ini memberikan kemanfaatan optimal bagi masyarakat, serta menjadi cambuk untuk jajaran agar terus bekerja optimal menjawab tantangan di masyarakat,” ujarnya. (

Puskesmas IV Densel Jemput Bola Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Pasien ODGJ Dengan Jemput Bola


BALIKINI.NET | DENPASAR —  Dinas Kesehatan Kota Denpasar melalui UPTD Puskesmas IV Denpasar Selatan terus secara intensif berfokus memberikan pelayanan kepada 14 orang pasien ODGJ di wilayahnya. Dilakukan secara jemput bola, para petugas medis mengunjungi kediaman para pasien tersebut untuk melakukan terapy sekaligus mengecek kesehatan mereka. 

Kepala UPTD Puskesmas IV Densel, drg. Made Saraswati saat dihubungi menjelaskan, adapun jenis pelayanan kesehatan yang diberikan bagi para pasien adalah melalui terapy suntikan serta pemberian obat minum. 

"Pantauan kesehatan ini kami fokuskan pada kesehatan mental dan juga fisik para pasien. Tindakan kami ini merujuk pada instruksi terapi yang diberikan oleh dokter penanggung jawab kesehatan jiwa," urainya. 

Dia menambahkan, kunjungan yang dilakukan ini juga dibantu oleh para dokter residen jiwa dari RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. 

"Dengan dibantu teman teman dokter residen jiwa, tim kami melakukan monitoring pada pasien ODGJ ini rutin setiap bulan. Ini adalah agenda rutin yang kami terus upayakan dapat terlaksana," ucapnya 

drg. Saraswasti mengungkapan, target dari pemeriksaan rutin ini adalah kondisi pasien akan semakin membaik sehingga dapat beraktifitas kembali layaknya orang lain.


© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved