Sabtu, 20 Mei 2023
BaliKini.Net
Pastikan Sanur Tetap Bersih, DLHK Kota Denpasar Gerak Cepat Tangani Sampah Kiriman
BaliKini.Net
Hadiri Pemlaspasan Parahyangan SMPN 6 Tabanan, Bupati Sanjaya Harapkan Pendidikan Menciptakan Generasi Unggul Tabanan
BaliKini.Net
Bupati Sedana Arta Buka Pameran Nasional Bonsai di Alun Alun Bangli
Jumat, 19 Mei 2023
BaliKini.Net
Jalur Zonasi Dampak Covid-19 Dihapus, Pendaftaran SD Mulai 12 Juni dan SMP Mulai 19 Juni
BaliKini.Net
Di Tengah Sawah Subak Gubug, Bupati Sanjaya dan Walikota Malang Tanam Kedelai dan Teken MOU
BaliKini.Net
Bupati Sanjaya Apresiasi Karya Atiwa-tiwa Krama Banjar Adat Koripan
Tabanan , Bali Kini - Cerminan komitmen mewujudkan pembangunan menyeluruh secara sekala niskala bersama krama atau masyarakat terus diperlihatkan oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM. Kali ini, Jumat, (19/5), Bupati Sanjaya mengapresiasi rangkaian Karya Atiwa-tiwa Pengabenan Bersama yang dilaksanakan oleh krama Banjar Adat Koripan, Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan.
Bersama anggota DPR RI I Made Urip dan didampingi oleh Anggota DPRD Bali, Dyah Srikandi, juga beberapa anggota DPRD Tabanan, Sekda, Asisten II dan OPD terkait, Bupati Sanjaya menghadiri langsung upacara yang dipusatkan di Balai Banjar Adat Koripan Kaja. Nampak juga saat itu, Sekcam dan unsur Forkopimcam Kecamatan Kediri, Perbekel, Bendesa Adat dan ratusan masyarakat setempat.
Sesuai data di lapangan, Karya Atiwa-tiwa Pengabenan Bersama ini dirangkaikan dengan upacara Metatah dan Telu Bulanan Bersama. Dimana, ada sekitar 32 Sawa Ngaben, 17 Ngelungah, 57 Memukur, 45 orang Metatah dan 38 orang Tiga Bulanan, dengan biaya masing-masing 3 Juta Rupiah, 1,5 juta rupiah, 3 juta rupiah, serta 600 ribu rupiah. Khusus untuk krama diluar Banjar Adat yang turut serta dalam kegiatan Memukur, dikenakan biaya 4 juta rupiah.
Dihadapan masyarakat, Bupati Sanjaya mengaku sangat bangga dan sangat berterimakasih diberikan kehormatan bertatap muka langsung dengan krama Koripan. Apalagi sesuai penuturan Ketua Panitia setempat, bahwa karya ini digelar sesuai dengan Perarem Adat setempat, dimana hal ini sangat sejalan dengan visi Pemkab dalam bidang Atma Kerthi, yakni dalam rangka pelestarian tradisi, seni, adat dan budaya, khususnya di Tabanan.
"Apa yang telah dilaksanakan oleh masyarakat dengan visi pemerintah sudah sejalan, apalagi akhir-akhir ini semarak masyarakat Tabanan membangun Karya sangat luar biasa. Apresiasi buat tokoh-tokoh kita, masyarakat yang membangun yadnya dengan rasa gotong-royong. Saya di pemerintah sangat berbangga, apalagi kegiatan memiliki tujuan yang sangat mulia, yakni meringankan beban masyarakat," ujar Sanjaya.
Untuk itu, selaku Pemerintah, Sanjaya sangat mengapresiasi inisiasi dari krama. Apalagi sesuai paradigma terdahulu, bahwa menggelar karya serupa memerlukan biaya yang tidak sedikit. Namun dengan adanya kebersamaan dilandasi semangat gotong-royong, seperti dalam rangkaian Pengabenan Bersama ini bisa sangat efisien, efektif dan sangat-sangat meringankan beban masyarakat dari segi biaya dan pekerjaan.
"Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan siap mendukung gerakan-gerakan yang sifatnya gotong-royong, bukan hanya dalam kegiatan Yadnya, namun kegiatan pembangunan lainnya. Selaku Kepala Daerah, saya sangat berkomitmen mendukung pembangunan positif yang dilakukan masyarakat guna mempercepat terwujudnya visi menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM)," tegas Sanjaya.
Disamping itu, cerminan keseriusan komitmen, Pemerintah mempunyai inisisasi untuk menyelaraskan perarem maupun awig-awig Desa Adat dengan program pemerintah, sehingga bisa menganggarkan kegiatan-kegiatan yang sudah dijadwalkan oleh Desa Adat setempat, baik dalam perarem maupun awig-awig setempat guna mewujudkan pelestarian tradisi, seni, adat dan budaya.
"Ngiring tetep guyub, tetep bersatu, itu harapan tiang. Kalau sudah seperti sekarang, begitu sibuknya hari ini karena ada kunjungan dari Walikota Malang ke Tabanan. Tapi, karena dukungan masyarakat disini sangat luar biasa, di sela-sela kesibukan bagaimanapun titiang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang saya cintai, tiada lain guna memberikan doa restu dan dukungan agar karya berjalan dengan lancar," imbuh Sanjaya.
Senada dengan Bupati Sanjaya, Gusti Ketut Widiana selaku Ketua Panitia Karya dan mewakili seluruh masyarakat, mengatakan akan selalu berupaya terus bersatu dan selalu mendukung program pemerintah. Begitu juga Ia mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan jajaran yang telah hadir dalam kegiatan. "Sekali lagi, saya menghaturkan terimakasih karena Bupati telah mendukung kegiatan kami, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar," pungkasnya. [rls]
BaliKini.Net
Walikota Denpasar Jaya Negara hadiri prosesi Nebas dan Mintelin Pelawatan Ida Bhatara Sesuhunan Pura Maha Widya Mandira UNHI.
Ket. Foto : Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menghadiri prosesi Nebas dan Mintelin Pelawatan Ida Bhatara Sesuhunan Pura Maha Widya Mandira UNHI pada Rahina Tilem Jiyestha, Jumat (19/5)
Denpasar ,Bali Kini - Bertepatan dengan rahina Tilem Jiyestha, Jumat (19/5), Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara turut menghadiri prosesi Nebas dan Mintelin Pelawatan Ida Bhatara Sesuhunan Pura Maha Widya Mandira, Universitas Hindu Indonesia, Denpasar.
Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara hadir bersama Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa. Hadir pula sejumlah Penglingsir Puri diantaranya Penglingsir Puri Kesiman, AAN. Kusuma Wardhana, Rektor UNHI, Dr. drh. I Made Damriyasa, MS ,sejumlah undangan lainnya serta seluruh jajaran dan Civitas Akademika UNHI.
Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara mengatakan berjalannya aktivitas adat dan keagamaan di Kota Denpasar sebagai kota berbudaya dilandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau bergotong - royong.
"Upacara Nebas dan Mintelin Pelawatan Ida Bhatara Sesuhunan Pura Maha Widya Mandira, Universitas Hindu Indonesia ini dapat menjadi momentum bagi seluruh Civitas Akademika kampus UNHI bersinergi dengan masyarakat untuk senantiasa menjaga keharmonisan antara Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan sebagai implementasi Tri Hita Karana dalam berkehidupan.
“Mari kita selalu tingkatkan sradha bhakti guna memperkuat diri dan bersinergi mendukung pembangunan di Kota Denpasar,” ujar Walikota Jaya Negara.
Sementara, Ketua Panitia Karya, Dr. Cokorda Gde Bayu Putera, SE, M.Si menjelaskan rangkaian upacara Nebas dan Mintelin Pelawatan Ida Bhatara Sesuhunan di Pura Maha Widya Mandira, Universitas Hindu Indonesia ini akan langsung dilanjutkan prosesi Ngodakin Pelawatan Sesuhunan. Ini merupakan awal dari rangkaian prosesi Masupati Pelawatan Ida Bhatara Sesuhunan di Pura Maha Widya Mandira yang rencananya akan digelar bertepatan dengan Rahina Sugihan Bali, 28 Juli 2023 mendatang.
"Selanjutnya akan dilaksanakan Piodalan Pura Maha Widya Mandira, Universitas Hindu Indonesia, Denpasar ini bertepatan dengan Rahina Purnama Kapat pada Bulan Oktober mendatang. Semoga rangkaian upacara yang kami laksanakan ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan vibrasi positif dan daya dukung yang baik terhadap pembangunan Kota Denpasar berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam," katanya. (esa)
BaliKini.Net
Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba
BaliKini.Net









FOLLOW THE BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram