-->

Kamis, 15 Juni 2023

Sekda Alit Wiradana Hadiri Pelepasan Siswa Kelas VI SD Cipta Dharma Denpasar


BALIKINI.NET | DENPASAR — Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana menghadiri pelepasan siswa-siswi kelas VI SD Cipta Dharma sekaligus memberikan selamat kepada siswa-siswi SD Cipta Dharma di Hongkong Garden Restaurant, Rabu (15/6).

SD Cipta Dharma merupakan salah satu SD yang berada di Kota Denpasar, dimana dari tahun ke tahun senantiasa menorehkan prestasi akademis yang luar biasa dan banyak prestasi lainya di bidang non akademis yang telah diraih. Pada tahun ajaran 2022/2023  ini SD Cipta Dharma  meluluskan 165 siswa – siswi kelas VI , dimana sebanyak 94 siswa laki-laki dan 71 perempuan. 

Kepala Sekolah SD Cipta Dharma N. Mulyathi  mengatakan, keluarga Besar SD Cipta Dharma sangat senang karena putra-putri didiknya telah dapat menyelesaikan dengan sangat baik masa pendidikan di Sekolah Dasar. Dimana ini merupakan hasil kerja keras dari siswa-siswi itu sendiri dibawah bimbingan orang tua dan guru-guru di SD Cipta Dharma. 

Ketua Yayasan SD Cipta Dharma dr. Bagus Darmayasa dalam kesempatan tersebut menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Kota Denpasar yang dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar telah menjalin kerja sama yang sangat baik dan bimbingan yang terus menerus sehingga SD Cipta Dharma senantiasa bisa menjalankan kegiatan kependidikan secara benar di dalam koridor sistem Pendidikan Nasional.

Sementara Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana  dalam sekapur sirihnya mengatakan sangat mengapresiasi atas pencapaian siswa-siswi SD Cipta Dharma dalam semua prestasi yang diraih, terlebih lagi selalu mengharumkan nama sekolah serta Kota Denpasar di kancah Nasional serta International. 

Alit Wiradana juga berharap agar seluruh guru di SD Cipta Dharma mempertahankan pencapaian ini dan menjaga kuat karakter dari para guru tersebut. Karena dengan karakter dari guru-guru inilah SD Cipta Dharma semakin di kenal sebagai sekolah dengan prestasi yang baik.

Bupati Tamba Salurkan Bantuan Beras Cadangan Pemerintah Tahap ke Dua

 

BALIKINI.NET | JEMBRANA — Pemerintah Kabupaten Jembrana melanjutkan upaya distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahap II tahun 2023 di wilayah kabupaten Jembrana.

Bantuan berupa beras 10 kg per kepala keluarga (KK) kurang mampu tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi istri serta OPD terkait, Kamis (15/6) yang diawali dari kecamatan Negara. 

Penyaluran beras CPP ini merupakan program prioritas pemerintah dalam upaya meringankan beban masyarakat . Selain itu guna memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat kurang mampu.

Usai menyerahkan bantuan, Bupati Jembrana berharap   bantuan Cadangan Pangan Pemerintah dapat   menopang kebutuhan pokok bagi masyarakat kurang mampu.

“CPP ini berupa beras, ini merupakan tahap yana ke 2 kami berikan. Di seluruh desa dan kelurahan yang ada di kabupaten Jembrana dengan nilai perolehan 1 warga mendapatkan 10 kilo beras. Kita berterima kepada pemerintah pusat, tentu dalam rangka membantu meringankan beban daripada warga masyarakat Jembrana yang terdaftar didata di TKS, ” ujarnya

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jembrana Dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) ini kembali disalurkan pada Tahap II kepada 17.247 masyarakat Jembrana yang termasuk dalam KK miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan bantuan sejumlah 172,47 ton beras.

Dengan rincian, 4.123 kg di Kecamatan Melaya, Negara 5.624 kg, Jembrana 3.523 kg, Mendoyo 3.362 kg dan Pekutatan 975 kg. Adapun bantuan yang diserahkan berupa beras dari Bulog Wilayah Regional Bali sebanyak 10 kg untuk masing masing KK.

“Sebelumnya pemerintah sudah menyalurkan bantuan CPP ini pada tahap I di bulan April dengan jumlah yang sama dan hari ini disalurkan kembali di tahap II. Selanjutnya pemerintah juga akan menyalurkan bantuan tersebut pada tahap III di bulan berikutnya,”jelasnya.

Sementara salah satu warga penerima  bantuan mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang telah diterimanya. 

“Bantuan niki wenten tyang pakai sehari-hari, dan sangat meringankan untuk tambahan, kedepannya semoga bantuan ini dapat berlanjut, ” ungkap Nyoman Sarka

Bunda Literasi Kota Denpasar Ajak Siswa SDN 5 Saraswati Wisata Literasi di Hutan Manggrove Batu Lumbang


BALIKINI.NET | DENPASAR — Dalam rangka mengisi libur sekolah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar bekerja sama dengan Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, melaksanakan kegiatan wisata literasi yang melibatkan anak-anak SDN 5 Saraswati Kamis (15/6).  Destinasi wisata literasi kali ini adalah Hutan Manggrove Batu Lumbang yang terletak di Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Dalam perjalanan menuju Hutan Manggrove Batu Lumbang, Bunda Literasi Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan anak-anak SD 5 Saraswati menggunakan bus sekolah. Rasa antusiasme dan keceriaan terpancar dari wajah anak-anak saat mereka tiba di lokasi wisata literasi.

Sesampai di Hutan Manggrove Batu Lumbang, Ny. Antari Jaya Negara mengajak anak-anak untuk menyelusuri hutan manggrove sambil belajar mengenal lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, Bunda Literasi memberikan penekanan tentang pentingnya menjaga hutan manggrove sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem sungai yang ada di sekitar wilayah tersebut.

"Anak-anak, kebetulan kita kan mau wisata literasi ke hutan mangrove, selain menjaga hutan mangrove, menyebar benih ikan ini juga penting lho untuk menjaga ekosistem sungai. Kita sebar benih ikan dulu yuk," ujar Bunda Literasi Ny. Sagung Antari Jaya Negara sambil memberikan arahan kepada anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kelompok KUB Segara Guna Batu Lumbang, Wayan Kona Antara, turut memberikan penjelasan tentang luas hutang manggrove dan 55  jenis manggrove  serta manfaat ekonomi untuk kehidupan. Selain itu dalam kegiatan ini Kona juga menjelaskan pentingnya manggrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Ia menjelaskan tentang peran manggrove dalam mengurangi abrasi pantai, menyediakan habitat bagi berbagai jenis satwa, serta mempertahankan kualitas air dan lingkungan sekitar.

Anak-anak SDN 5 Saraswati tampak sangat antusias mendengarkan penjelasan dari Wayan Kona Antara. Mereka juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan memperluas pengetahuan mereka mengenai lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Menurutnya kegiatan seperti ini yang diharapkan karena pihaknya akan mengembangkan hutan manggrove sebagai tempat wisata edukasi lingkungan. Sehingga kita bisa menjaga pelestarian lingkungan dari sejak dini. Dengan demikian kedepan manggrove bisa bebas dari sampah dan ekositem terjaga dengan baik. 

Tidak hanya itu kegiatan wisata literasi ini Kona juga berharap   dapat memberikan pengalaman berharga kepada anak-anak dalam memahami pentingnya menjaga lingkungan sekitar. “Semoga Pemerintah  bersama Bunda Literasi berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa guna meningkatkan minat baca anak-anak serta kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup,” harap Kona.
 

Salah satu siswa Made Arya Suastika Putra Pinatih  mengucapkan terima kasih kepada Bunda Literasi Kota Denpasar karena telah mengajak jalan-jalan menyelusuri hutan manggrove. “Melalui kegiatan ini saya bisa mengetahui tentang pentingnya hutan manggrove terhadap lingkungan,” ungkap Arya. (ayu)

Pemkot Denpasar Ziarah Tabur Bunga di Tugu Pahlawan Semara Loka


BALIKINI.NET | DENPASAR — Serangkaian Bulan Bung Karno ke-5 yang diperingati di bulan Juni 2023, Pemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Kesra Setda Kota Denpasar bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Denpasar dan LVRI Bali melakukan ziarah dan tabur bunga di Tugu Pahlawan Semara Loka Klungkung dilanjutkan Tirta Yatra di Pura Penataran Agung Besakih pada Kamis (15/6). 

Ikut serta dalam rombongan yakni Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, I.B Alit Surya Antara beserta jajaran. Hadir pula Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LVRI Kota Denpasar, Djero Wiladja bersama Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LVRI Bali, I Gusti Bagus Saputera dan 70 orang Veteran anggota LVRI Kota Denpasar. 

Di lokasi, rombongan diterima langsung perwakilan LVRI Kabupaten Klungkung beserta jajarannya. 

Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, I.B Alit Surya Antara mengatakan kegiatan ziarah dan tabur bunga ini merupakan program rutin Pemkot Denpasar melalui Bagian Kesra bersama LVRI dalam memperingati hari - hari bersejarah secara rutin. "Selain untuk mengenang jasa pahlawan terdahulu, kegiatan ini juga sebagai upaya Pemerintah Kota Denpasar untuk terus menggaungkan semangat perjuangan para pahlawan kepada generasi muda" ucapnya.

Sementara Dewan Pimpinan Cabang LVRI Kota Denpasar, Djero Wiladja sangat berharap melalui program rutin ziarah dan tabur bunga tiap hari - hari bersejarah ini mampu menggugah generasi muda untuk bersama meneruskan semangat patriotik pahlawan terdahulu. "Apapun nanti profesi yang ditekuni, hendaknya generasi muda dapat menerapkan semangat kepahlawanan dalam melanjutkan dan mendukung pembangunan utamanya di Kota Denpasar" ujar Djero Wiladja. (esa)

Rabu, 14 Juni 2023

Pemkab Tabanan Gelar Pertemuan dan Sosialisasi Terkait Tatanan Baru Wisatawan Mancanegara di Bali


Tabanan – Memperhatikan Kabupaten Tabanan, yang tak hanya sebagai lumbung pangannya Bali, tetapi juga sebagai daerah yang kaya akan daya tarik wisata, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M yang dalam hal ini diwakili oleh Sekda Dr. I Gede Susila.,S.Sos.,M.Si melakukan pertemuan secara hybrid melalui zoom meeting, sebagai langkah tindaklanjut dari Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2023, tentang Tatanan Baru Bagi Wisatawan Mancanegara selama berada di Bali, Rabu (14/6). 

 

Bertempat di Tabanan Command Centre (TCC) Pertemuan ini dihadiri oleh Asisten 2, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kebudayaan, Para Kepala bidang dan OPD terkait di lingkungan Setda Tabanan secara langsung dan secara online oleh para Camat, Perbekel dan Jro Bendesa Adat di Tabanan. 

 

Pertemuan ini juga sebagai salah satu langkah sosialisasi dalam menyamakan persepsi tentang pelaksanaan di lapangan, terkait tatanan baru bagi wisatawan mancanegara selama berada di Bali. Hal tersebut selain didasari oleh surat edaran juga melalui beberapa pertimbangan – pertimbangan yang mendasari, salah satunya yaitu UU RI no 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, tentang mata uang, penguatan sektor sampai pada peraturan daerah nomor 5 tahun 2010 tentang standar penyelenggaraan kepariwisataan budaya.

 

Hal ini juga memperhatikan wilayah Bali secara umum dan Tabanan secara khusus yang memiliki nilai adat istiadat yang tinggi, sehingga para wisatawan sudah sepatutnya memperhatikan dan menghormati segala aturan yang berlaku di masing-masing daerah. Apalagi, wilayah daya tarik wisata yang disucikan dan bernilai spiritual tinggi. 

 

Membacakan arahan dari Bupati Tabanan, Sekda Susila, dalam pertemuan ini menyampaikan point-point yang menjadi kewajiban bagi para wisatawan mancanegara di wilayah Bali termasuk di Tabanan, seperti : kewajiban wisatawan mancanegara untuk memuliakan kesucian Pura, Pratima, dan simbol-simbol keagamaan yang disucikan. Serta kewajiban para wisatawan untuk bersungguh-sungguh menghormati adat istiadat, tradisi seni dan budaya serta kearifan lokal masyarakat Bali dalam kegiatan prosesi upacara dan upakara yang sedang dilaksanakan. 

 

“Para wisatawan wajib memakai busana yang sopan, wajar dan pantas pada saat berkunjung ke kawasan tempat suci daya tarik wisata, tempat umum dan selama melakukan aktifitas di Bali, berkelakuan yang sopan di kawasan suci, kawasan wisata, restoran, tempat perbelanjaan, jalan raya dan tempat umum” paparnya siang itu. 

 

Lebih lanjut yakni, agar para wisatawan selalu didampingi pemandu wisata yang memiliki izin/berlisensi, melakukan penukaran mata uang asing di KUPVA resmi, melakukan pembayaran dengan menggunakan QR Standar Indonesia dan melakukan transaksi dengan menggunakan mata uang rupiah. Selain itu, para wisatawan juga diwajibkan untuk berkendara dengan menaati perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, menggunakan alat transportasi laik pakai,  tinggal dan menginap di tempat usaha yang memiliki izin dan wajib menaati segala ketentuan dan aturan khusus yang berlaku di masing-masing daya tarik wisata.

 

“Mudah-mudahan nanti, semuanya bisa membantu secara kerjasama dengan baik, atas turunnya edaran ini, Tabanan selain sebagai lumbung pangannya Bali tidak boleh melakukan pembiaran terhadap hal-hal yang kita ketahui, sama-sama bergotong-royong mengamankan Tabanan terhadap wisatawan yang melanggar, disamping itu juga kita berharap banyak wisatawan yang datang ke Tabanan tentunya dengan perilaku yang sesuai dengan aturan yang berlaku” lanjut Susila. 

 

“Seperti yang telah dijelaskan Bapak Bupati melalui Bapak Sekda, Tabanan akan berkomitmen untuk terus melakukan sosialiasi dan akan melakukan penegakan hukum yang tegas atas segala pelanggaran yang dilakukan, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur” Ujar A.A.Ngh. Agung Satria Tenaya, S.Sos.,M.Si selaku Kepala Dinas Pariwisata, yang saat itu sebagai leading sektor sekaligus membuka dan menutup pertemuan. Kabupaten Tabanan menyatakan akan mensosialisasikan SE Nomor 4 Tahun 2023 ini, serta membentuk Tim Satgas tata Kelola pariwisata, melakukan pembinaan dan pengawasan secara rutin di daya tarik wisata hingga menindak tegas terhadap segala jenis pelanggaran fatal, sesuai tindakan hukum yang berlaku di Indonesia sebagai bagian dari tindak lanjut dan rencana aksi. 

Walikota Jaya Negara Tinjau Korban Kebakaran di Dusun Wanasari


Denpasar, Pemkot Denpasar mengambil langkah cepat guna membantu Korban Kebakaran yang melanda warga di  RT 05 Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja pada Selasa (13/6) pagi kemarin. Bahkan, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turun langsung meninjau lokasi kebakaran tersebut dan bertemu langsung dengan korban kebakaran pada Rabu (14/6). Peninjauan ini serangkaian tindaklanjut lapangan atas Rapat Kordinasi Penanganan Musibah Kebakaran RT 5 Dusun Wanasari yang sebelumnya telah digelar di Kantor Walikota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, berbagai langkah strategis turut ditawarkan Pemerintah Kota Denpasar. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, OPD terkait serta Tagana Denpasar.

Dihadapan warga RT 05 Dusun Wanasari, Walikota Jaya Negara menyampaikan rasa prihatin  mendalam atas musibah kebakaran yang melanda RT 05 Dusun Wanasari. Dimana, saat ini diharapkan seluruh elemen baik masyarakat dan pemerintah bahu-membahu untuk menangani pemulihan pasca kebakaran ini. 

“Harapan kami semua elemen bergotong royong bersama saling bantu untuk pemulihan pasca musibah ini,” ujar Jaya Negara 

Dalam kesempatan tersebut pihaknya mengaku tidak ingin melihat warga RT 05 Dusun Wanasari yang merupakan warga ber KTP Denpasar tidur di bawah tenda pengungsian. Sehingga, bersama perusahaan melalui program CSR/TJSL telah dirancang tempat tinggal sementara dengan memanfaatkan kos-kosan yang dekat dengan lokasi musibah kebakaran. 

“Jadi begini, kita tidak ingin masyarakat kita di Kota Denpasar yang terkena musibah itu tidur di pengungsian, sehingga dirancang tempat tinggal sementara dengan memanfaatkan kos-kosan, ini bantuan dari CSR, minimal masyarakat mudah untuk akses toilet dan lainya, jadi satu keluarga satu kamar kos,” jelasnya 

Walikota Jaya Negara berharap, evakuasi dan pemindahan korban dapat segera dilakukan. Sehingga untuk sementara waktu aktivitas masyarakat korban kebakaran dapat berangsur pulih. 

"Perbekel dan Kepala Kewilayahan setempat agar segera mendata dan mencarikan tempat kos untuk tempat tinggal sementara dan untuk anggaran mendapatkan dukungan dari Bank BPD Bali," ujar Jaya Negara.

Pihaknya juga telah menugaskan Dinas Sosial Denpasar untuk membantu dapur umum memberikan makanan kepada korban kebakaran. Disamping itu pakaian layak pakai juga segera didistribuskan kepada para korban kebakaran di RT. 05 Dusun Wanasari. 

Untuk jangka menengah Jaya Negara telah merancang bantuan perbaikan rumah layak huni kepada korban kebakaran RT.05 Dusun Wanasari. Dimana, bantuan tersebut dirancang dengan bantuan maksimal sebesar Rp. 50 Juta dalam bentuk perbaikan rumah, dan untuk pemberian bantuan ini melalui tahapan verifikasi dari Tim Teknis yang terdiri dari Dinas PUPR, Dinas Perkim dan BPBD. Sehingga besaran bantuan yang akan diberikan tergantung dari hasil verifikasi. 

"Jika misalnya kebutuhan perbaikan hanya memerlukan biaya 30 juta, yang akan dicairkan juga senilai 30 juta. Jadi nilai bantuan perbaikan rumah ini tergantung dari hasil tim verifikasi," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara juga memberikan perhatian kepada anak korban kebakaran yang masih sekolah untuk mendapatkan keringanan biaya sekolah. Sehingga dapat segera dilakukan pendataan untuk selanjutnya dikordinasikan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Denpasar bersama sekolah terkait. 

"Beberapa langkah program untuk membantu korban dengan OPD terkait, serta memastikan para korban telah berada dalam situasi aman yang sudah memenuhi kebutuhan dasar seperti akses air bersih, makan dan minuman. Diharapkan dengan dukungan dan kolaborasi bersama ini sesuai spirit Vasudaiva Kutumbakam  dapat membantu korban memulihkan kehidupan mereka," ujar Jaya Negara. 

Sebelumnya, Pemkot Denpasar bersama relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah menyerahkan bantuan 60 paket Family Kit yang berisi selimut, sarung, handuk dan juga tikar BNPB kepada para korban musibah kebakaran.

Sementara itu, Ketua RT 5 Dusun Wanasari, Haji Budi mengucapkan terimakasih atas bantuan dan kepedulian Pemkot Denpasar terhadap musibah kebakaran yang melanda RT 05 Dusun Wanasari. Terlebih bantuan tempat tinggal sementara, fasilitasi makanan, pendidikan dan dalam jangka panjang perbaikan rumah layak huni yang akan diterapkan. Tentunya segala bentuk bantuan ini sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat RT 05 Dusun Wanasari. 

Mantan Kadis Perkim Denpasar, I Nyoman Gde Narendra Berpulang


Denpasar, Jajaran Pemkot Denpasar berduka cita. Mantan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, Ir. I Nyoman Gde Narendra meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif. Narendra dinyatakan meninggal dunia pada Senin (12/6) siang akibat sakit yang dideritannya. 

Pemkot Denpasar menyampaikan dukacita yang mendalam. Hal tersebut terungkap saat Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede dan Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana melayat di Rumah Duka Alm. I Nyoman Gde Narendra, Banjar Kayumas Denpasar, Rabu (14/6). 

Walikota Jaya Negara menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Mantan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, Ir. I Nyoman Gde Narendra. Dimana, semasa bertugas Narendra dikenal sebagai sosok disiplin  dan bertanggung jawab. 

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami menyampaikan Dukacita mendalam, semoga amal dan baktinya diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Jaya Negara

Putra ketiga, Alm. I Nyoman Gde Narendra, yakni Bagus Nandya Putra Narendra mengatakan, sebelum meninggal dunia, sang ayah sempah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Namun demikian, takdir berkata lain, sang ayah telah dinyatakan meninggal dunia pada Senin (12/6) siang. 

Nandya mengatakan, Upacara Pengabenan sang ayah akan dilaksanakan pada Kamis (14/6). dimana, almarhum meninggalkan tiga orang anak. Yakni dua orang anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Sedangkan, hingga kini Narendra telah memiliki tiga orang cucu. Dimana, sebelum menjadi kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, Alm. I Nyoman Gde Narendra juga sempat menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil Kota Denpasar. 

Dimata rekan sejawat, Alm. I Nyoman Gde Narendra dikenal sebagai sosok yang gigih, tegas dan tidak neko-neko dalam menjalankan tugas. Namun demikian, beliau dikenal sebagai pembimbing yang baik. Dimana, sosoknya dikenal tidak pelit untuk meneruskan dan berbagi ilmu kepada rekan kerja yang lain. 

“Sosok yang tegas, senang berbagi ilmu, sering membimbing dalam pekerjaan, dan suasana kekeluargaan yang dibangun membuat setiap orang senang belajar dengan pak Narendra, semoga tenang di keabadian untuk alm. Pak Narendra,” ujar Dewa Juli.

Wali Kota Jaya Negara Serahkan Bantuan Alkes dan Paket Sembako Untuk Warga Kota Denpasar


DENPASAR - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara melakukan penyerahan secara simbolis  puluhan alat kesehatan (Alkes) dan juga paket sembako kepada sejumlah warga Kota Denpasar, pada Rabu (14/6).

Alat kesehatan yang dimaksud adalah 25 kursi roda, 6 alat bantu dengar dan 1 tongkat adaptif untuk tuna netra. Alkes ini merupakan bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui UPT Sentra Mahatmia, Bali. 

Adapun paket sembako yang diberikan berjumlah 352 buah untuk para anak yatim / piatu / yatim piatu. Paket senilai Rp 300 ribu itu, 
berisikan beras, gula, mie instant, madu dan juga makanan kaleng. 

Wali Kota Jaya Negara berharap bantuan yang diberikan kali ini dapat membantu masyarakat Kota Denpasar pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial dan juga para anak yatim / piatu / yatim piatu. 

"Terima kasih kepada Kemensos untuk bantuan alkes yang diberikan kepada warga Kota Denpasar. Saya berharap, bantuan ini dapat  bermanfaat maksimal, sehingga bisa membantu aktifitas kehidupan sehari-hari,’’ kata Jaya Negara. 

Sementara kepada anak yatim/piatu/yatim piatu, Wali Kota Jaya Negara berpesan, kendati dalam kondisi apapun dan keterbatasan ia mengingatkan agar mereka tetap giat belajar dan bersemangat dalam menjalani kehidupan.

"Karena dengan memiliki ilmu, akan memberi derajat kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Untuk itu, adik adik agar tetap semangat dan terus belajar," lanjut Wali Kota Jaya Negara. 

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, Laxmy Saraswaty di kesempatan yang sama menambahkan, sebelumnya kepada para penerima bantuan telah dilakukan asesmen.

"Kami sebelumnya melakukan pendataan dan asesmen terhadap para warga yang akan menerima bantuan. Sehingga, ada  sekitar 352 paket bantuan sembako untuk anak yatim/piatu/yatim piatu serta puluhan alkes bantuan Sentra Mahatmia Kemensos RI, untuk para warga Kota Denpasar yang disalurkanjzcois0
," jelas Laxmy Saraswaty.

Universitas PGRI Mahadewa Indonesia akan Melaksanakan Bhakti Sosial di Desa Angabaya


Denpasar,  Universitas PGRI Mahadewa Indonesia  akan melaksanakan kegiatan bhakti sosial dalam rangka mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Desa Angabaya, Kelurahan Penatih Kecamatan Denpasar Utara. 

Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 9 Juli mendatang.
"Kami mengharapkan kehadiran Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, untuk membuka acara tersebut," ungkap Rektor Universitas PGRI Mahadewa Indonesia   Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum saat audensi dengan Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di Kantor Wali Kota Denpasar Rabu (14/6).

Lebih lanjut Prof  Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum mengungkapkan bahwa kegiatan bhakti sosial ini merupakan bagian dari upaya universitas dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam pengabdian kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa terdapat beberapa program yang akan dilaksanakan dalam kegiatan ini, antara lain penghijauan dan kebersihan tempat umum dan  pura, bakti sosial dalam bidang kesehatan, pembinaan olahraga bagi generasi muda, pemanfaatan teknologi informasi, pemanfaatan bahasa Indonesia dalam penulisan, serta pembinaan bahasa resmi dalam persuratan.

"Kami berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekitar, dan melalui kegiatan bhakti sosial ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi warga Desa Angabaya dan sekitarnya," ungkap Prof. Dr. Drs. I Made Suarta S.H., M.Hum

Dalam program penghijauan dan kebersihan tempat umum, akan melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk membersihkan dan mempercantik lingkungan sekitar desa. 

Pembinaan olahraga akan dilakukan melalui pelatihan dan workshop bagi generasi muda desa, dengan tujuan mengembangkan potensi mereka di bidang olahraga. Sementara itu, program pemanfaatan teknologi informasi akan memberikan pelatihan dan pengetahuan tentang penggunaan teknologi kepada masyarakat setempat.

Selain itu, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia   juga akan melaksanakan kegiatan dalam bidang pengembangan bahasa Indonesia. Dalam hal ini, universitas akan memberikan pelatihan dan pembinaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam penulisan, serta penggunaan bahasa resmi dalam persuratan.

Diharapkan dengan adanya kegiatan bhakti sosial ini,Universitas PGRI Mahadewa Indonesia  dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Desa Angabaya dan sekitarnya. Universitas berharap bahwa melalui pengabdian ini, hubungan antara universitas dan masyarakat dapat semakin erat dan saling mendukung

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, mengucapkan terima kasih kepada Universitas PGRI Mahadewa Indonesia atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membantu masyarakat. Jaya Negara juga menyatakan dukungannya terhadap upaya-upaya pengembangan yang dilakukan oleh perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Jaya Negara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan sosial. Selain itu kegiatan ini juga diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat yang nyata dari peran perguruan tinggi dalam pengembangan dan peningkatan kualitas hidup mereka.

" Kegiatan ini kami harapkan masyarakat dapat merasakan Bhakti Sosial Universitas PGRI Mahadewa Indonesia," harap Jaya Negara.

Kekompakan , Modal Desa Ekasari bersaing tiga besar Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali


BALIKINI.NET | JEMBRANA — Desa Ekasari, Kecamatan Melaya didapuk mewakili  Kabupaten Jembrana untuk mengikuti lomba Desa Tingkat Provinsi Bali. Terpilihnya Desa Ekasari, berdasarkan hasil penilaian Perlombaan Desa Tingkat Kabupaten Jembrana Tahun 2023, dimana Desa Ekasari memperoleh juara pertama.

Rangkaian penilaian lomba desa tingkat Provinsi Bali sendiri dilaksanakan pada, Selasa (13/6) dan Desa Ekasari menjadi yang pertama kalinya untuk dilakukan penilaian. Disambut oleh Sekretaris Daerah Jembrana, I Made Budiasa bersama Ketua TP PKK, Ny. Candrawati Tamba, Kepala OPD terkait, serta Camat dan Prebekel, tim penilai lomba desa dipimpin Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD  Provinsi Bali, Si Ngurah Made Arya Astawa.

Prebekel Desa Ekasari, I Gede Puja dalam sambutan awal mengungkapkan rasa bangga serta ucapan terimakasih atas kepercayaan.  Yakni karena Desa Ekasari telah dipercaya untuk mewakili Kabupaten Jembrana ketingkat Provinsi Bali dalam penilaian lomba desa.

"Ya, tentunya ini menjadi suatu motivasi kita untuk memberikan yang terbaik bagi Desa, Kecamatan dan Kabupaten Jembrana. Dengan persiapan yang matang, kita optimis akan mendapatkan hasil yang baik bahkan memperoleh juara pertama," ungkapnya.

Sementara itu, Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Bali, Si Ngurah Made Arya Astawa menyampaikan, tahap penilaian hari ini merupakan klarifikasi dari penyampaian materi yang sebelumnya telah dipaparkan kepada tim penilai.

"Ini menjadi tahapaan kesekian dari penilaian lomba desa tingkat provinsi. Dan yang luar biasanya untuk tahun ini, Desa Ekasari masuk 3 besar. Jadi akan bersaing dengan Desa  Gubug dari Kabupaten Tabanan dan Desa Tegal Arum dari Kota Denpasar," ucapnya.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa kekompakan dalam membangun desa adalah prinsip wajib. "Karena membangun desa tidak bisa dikelola sendiri, tetapi harus melibatkan peran serta semua pihak seperti lintas sektoral, pemerintah kecamatan, dinas terkait di tingkat kabupaten,"ujarnya.

Arya Astawa juga berharap kedepannya Desa Ekasari menjadi pilot proyek bagi desa lain untuk lebih maju dalam pelayanan dan mencetuskan ide atau gagasan membangun daerah.

Disisi lain, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dalam sambutan yang dibacakan Sekda I Made Budiasa mengatakan pelaksanaan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan tertuang berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 81 Tahun 2015.

Menurutnya, apa yang dilakukan di Desa Ekasari hari ini sekiranya membawa berkah menuju juara pertama di tingkat provinsi. Gelaran lomba desa melalui tahap berjenjang, mulai tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, regional hingga tingkat nasional. 

"Oleh karena itu, Kita semua berharap Desa Ekasari menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Bali sehingga menjadi contoh bagi desa lain sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat," pungkasnya. (Ari/Humas)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved