-->

Selasa, 20 Juni 2023

Ny. Candrawati Tamba Bersama PKK Jembrana Kembali Salurkan Bantuan Sembako


Jembrana - Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jembrana, Ny. Candrawati Tamba membagikan sembako kepada para lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang telah lanjut usia dan warga disabilitas di kecamatan Mendoyo, Selasa (20/6).

Dimulai dari Desa Pohsanten, pembagian sembako berlanjut ke Desa Penyaringan kemudian Desa Yehembang Kangin. "Kita awali aksi sosial ini di Kecamatan Mendoyo, tentu nanti secara roadshow seluruh wilayan di Kabupaten Jembrana," ungkap Candrawati seraya mendoakan agar warga lansia dan disabilitas semua senantiasa dalam keadaan sehat.

Pihaknya juga mengatakan atas apa yang diberikan ini, jangan dilihat dari besar kecilnya, melainkan kepedulian dan rasa kemanusian terhadap sesama khususnya warga lansia dan disabilitas.

"Mereka yang kita berikan paket sembako hari ini, memang dipilih yang benar-benar membutuhkan guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,. Dan kedepannya hal-hal seperti ini akan terus kami lakukan khususnya lewat organisasi PKK Kabupaten Jembrana” ujarnya.

Lebih lanjut, Candrawati juga mengajak kepada seluruh warga senantiasa mendukung kepemimpinan Bupati I Nengah Tamba dan Wabup IGN Patriana Krisna. Apalagi saat ini Jembrana mempunyai tagline Jembrana Emas 2026. 

Jembrana Emas 2026 sendiri banyak indikatornya, salah satunya yakni dengan dibangunnya jalan Tol Jagat Kerthi Bali. Menyusul itu, akan banyak investasi yang masuk ke Jembrana, tentu diharapkan dapat memajukan kabupaten Jembrana dan yang terpenting masyarakatnya sejahtera dan bahagia.

"Untuk itu, Tityang  dalam setiap kunjungan ke masyarakat senantiasa memohon doa agar apa yang dilakukan Bapak Bupati dan Wakil Bupati dapat berjalan dengan lancar demi kemajuan di Jembrana," pungkasnya.

Adapun jumlah penerima bantuan, masing-masing kecamatan se-Kabupaten Jembrana sebanyak 100 orang dengan menerima bantuan berupa 10 kg beras dan 1 krat telor. (Ari/Humas)

Disel ; Penetapan Tersangka Tidak Sah dan Cacat Hukum


Denpasar - Penetapan Tersangka terhadap Bendesa Adat Ungasan, I Wayan Disel Astawa, dikatakan tidak sah dan cacat hukum. Hal itu diutarakan di depan sidang PN Denpasar, Selasa (20/06) melalui kuasa hukumnya. 

Disel Astawa melalui kuasa hukumnya I Made Parwata dan I Wayan Adi Aryanta di hadapan hakim Yogi Rachmawan dan termohon dari Polda Bali, menegaskan bahwa Disel yang juga anggota DPRD Provinsi Bali, dalam kapasitasnya adalah selaku Jro Bendesa Adat Ungasan tidak pernah melakukan reklamasi. 

Bahkan pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi untuk melakukan reklamasi tersebut. "Tidak ada memberikan rekomendasi reklamasi dalam bentuk apapun dan kepada siapa pun," jelasnya. 

Lanjut dia, soal pengelolaan pesisir pantai, diakui Disel Astawa, pihaknya tidak punya hak untuk melakukan pengelolaan. Namun yang berhak, kata Parwata adalah desa adat melalui prajuru desa adat. Dan selama ini, yang dilakukan Disel adalah sebagai Jro Bendesa berdasarkan paruman krama adat. 

"Jadi segala tindakannya adalah bersifat kolektif kolegial. Mekanisme itu sudah ditempuh melalui paruman, " urainya kembali. 

Diakui untuk wilayah pesisir ada rekomendasi untuk kelompok nelayan yang berdasarkan atas paruman. "Dan itu bukanlah reklamasi, bukan juga pengurukan" tegasnya. "Itu adalah budi daya ikan untuk kelompok nelayan dan kelompok nelayan itu adalah warga masyarakat di sana," sambungnya. 

Disampaikannya bahwa dalam hal itu sudah menjadi kewajiban untuk mengembangkan perekonomian nelayan. Jadi tidak hanya desa adat, pemerintah wajib menyediakan fasilitas tersebut.

Ny Putri Koster Ajak Kaum Ibu Energik dan Bersemangat Demi Kemajuan NKRI


Lovina - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster mengajak kaum ibu, untuk tetap energik dan bersemangat dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. "Luar biasa, ibu-ibu yang energik di Buleleng. Saya harap ibu-ibu tetap energik dan bersemangat karena jika perempuan maju NKRI maju. Perempuan akan melahirkan generasi muda yang tangguh untuk Indonesia," kata Ny Putri Koster saat menghadiri dan membuka Acara Senam Bersama Sunset Sporty Akbar Serangkaian Bulan Bung Karno Tahun 2023 Kabupaten Buleleng bertempat di  Pantai Binaria Lovina, Desa Kalibukbuk, Buleleng pada Senin (19/6) sore.

Ny Putri Koster mengatakan, kaum Ibu sejatinya dianugerahi kemampuan luar biasa untuk memecahkan berbagai masalah dalam waktu yang sama atau yang sering disebut multitasking. "Ibu- ibu ini bisa kerjakan berbagai tugas rumah tangga, sekaligus bertindak sebagai bendahara keluarga yang menuju keluarga sejahtera, luar biasa," katanya. 

Karena itu, pendamping orang nomor satu di Bali tersebut mengajak kaum ibu untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan berolahraga secara rutin. "Men sana in corpore Sano, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Hal ini merupakan implementasi Atma Kerthi. Saya ingin lihat ibu-ibu kita sehat. Bergerak menggunakan power kita, perempuan itu 'sakti'," ujarnya di hadapan lebih dari 500 peserta yang hadir.

Terlebih melihat Buleleng dan kawasan Lovina yang berkembang sebagai daerah pariwisata, Ny Putri Koster mengingatkan kaum perempuan khususnya untuk turut menjaga keberlangsungan kawasan. "Kita bersihkan diri kita, lingkungan kita. Boleh kita ramah tapi jangan sampai diremehkan orang yang ingin berwisata," katanya. "Lihat pantai apakah sudah bersih, lihat wisatawan sudahkah menghormati adat istiadat. Kita perlu wisatawan tapi perlu yang berkualitas dan bermartabat," tandas seniman serba bisa ini. 

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IX I Ketut Kariyasa Adnyana yang turut hadir mengungkapkan rasa Terimakasih atas kedatangan Ny Putri Suastini Koster. "Bunda (sapaan akrab Ny Putri Koster,red) hadir dalam momen luar biasa. Menyaksikan sunset sambil berolahraga," katanya.

"Saya juga ucapkan terima kasih. Ibu-ibu mengorganisir diri untuk menyehatkan kita semua. Sehat harganya mahal," imbuhnya.

Pria asal Buleleng ini juga mengatakan Bali sangat tergantung pada kesehatan karena pariwisata sangat tergantung dengan isu keamanan dan kesehatan. "Terbukti saat covid yang masalah kesehatan malah anjlok. Kesehatan penting artinya sesuai pula. Dengan visi Nangun sat kerthi loka Bali, implementasi pada Atma Kerthi maka badan sehat jiwa sehat, maka kita akan produktif memberikan buah pikiran untuk keluarga daerah dan bangsa," tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kariasa juga memuji kepimpinan Gubernur Bali Wayan Koster yang tak hanya membangun jiwa dan adat budaya Bali, tapi juga sangat konsen dalam pembangunan infrastruktur yang berjalan masif dalam masa pemerintahannya. " Contohnya di Buleleng ada shortcut, ada turyapada tower yang akan mengatasi blind spot hingga pembangunan fasilitas Besakih yang luar biasa. Ini baru terjadi pad pemerintah Pak Gubernur Koster," pujinya.

Sementara itu Ketua Panitia acara sekaligus Pembina Kelompok Perempuan Srikandi Bhakti Pertiwi Kadek Turkini, mengatakan acara tersebut terselenggara lewat kolaborasi 
Srikandi Bhakti Pertiwi dan Ikatan Instruktur Senam Bali Kabupaten Buleleng . Hari ini hari pertama Srikandi Bhakti Pertiwi berkumpul dalam jumlah banyak setelah pandemi. Tercatat  hadir 530 peserta saat ini," kata Turkini.

Anggota DPRD Buleleng ini juga mengharapkan Semoga kedepannya bisa berkumpul dalam jumlah yang banyak lagi sehingga yang belum hadir bisa bersama lagi seperti sebelum covid. 

" Kegiatan ini terselenggara serangkaian Bulan Bung Karno lewat adanya Pergub nomor 19 tahun 2019 guna terus mengimplementasikan ajaran bung Karno di Bali. Juga mengambil landasan visi Nangun sat kerthi loka Bali, yang  Bersumber nilai-nilai sad kertih khususnya Atma Kerthi, " jelas Turkini. " Penyucian jiwa Atma Kerthi harus Diimbangi olahraga untuk kesehatan secara sekala. Semoga kegiatan ini bisa lebih banyak lagi dan dicintai  di Buleleng. Terimakasih pula pada bunda Putri Koster yang hadir dan mensupport kami, Pungkas Turkini.

Senam massal yang menghadirkan instruktur senam profesional tersebut antara lain menampilkan senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, senam Zumba dan sejumlah senam kreasi lain.

Nampak pula dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Buleleng, I Gede Supriatna dan sejumlah Perbekel dan Bendesa adat setempat.

Rapat Paripurna DPRD Karangasem Bersama Eksekutif, Seluruh Fraksi Setujui Raperda Dengan Beberapa Catatan


Karangasem, Bali Kini – Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Karangasem adakan rapat Paripurna bersama pihak Eksekutif untuk membahas terkait Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA. 2022, Selasa (20/6/2023).

Pada intinya seluruh Fraksi menyetujui Raperda yang telah dibahas dan disepakati bersama rapat kerja gabungan beberapa waktu lalu, namun para fraksi juga meninggalkan catatan sebagai berikut:

Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA. 2022 dapat disepakati dan diterima sesuai Rancangan yang diajukan dengan rincian realisasi anggaran Pendapatan Tahun Anggaran 2022 mencapai Rp. 1.577.410.438.958,88. Realisasi Anggaran Belanja Tahun Anggaran 2022 mencapai Rp. 1.548.907.880.948,46. Antara realisasi Pendapatan Tahun Anggaran 2022 dikurangi realisasi Belanja terjadi surplus Anggaran sebesar Rp. 28.502.558.010,42. Selanjutnya realiassi Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp. 118.187.586.745,82. Sedangkan realisasi Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp. 2.500.000.000,00. Pembiayaan Neto sebesar Rp. 109.908.336.480,88. Sisa Lebih pembiayaan anggaran tahun berkenan yang dituangkan dalam Laporan Realisasi Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah sejumlah Rp. 144.190.144.766,24.

Anggota DPRD Karangasem, I Gede Parwatha membacakan catatan dari para fraksi-fraksi tersebut. Dari Fraksi PDI-Perjuangan meminta untuk meminimalisir temuan baik dari inspektorat maupun BPK diharapkan setiap pelaksanaan kegiatan harus mengacu pada peraturan  maupun perundang-undangan yang berlaku. Serta pemerintah diharapkan mampu mensosialisasikan perda tersebut ke seluruh lapisan masyarakat.

Sementara, Fraksi Catur Warna Karangasem mendorong agar setiap pembahasan ranperda pemerintah daerah harus meningkatkan koordinasi antara eksekutif dan legislatif  demi terwujudnya kegiatan yang tepatguna dan tepat sasaran. Pemerintah daerah juga diminta agar memperihatinkan anggaran di bidang seni, budaya dan olahraga, penting karena agar mampu bersaing ke tingkat yang lebih tinggi.

Fraksi Gerindra meminta agar program air bersih Telaga Waja mampu diatasi pemerintah, dan jadikan program prioritas demi keadilan, karena di wilayah Kecamatan Kubu khususnya, sangat membutuhkan air bersih.

"Lakukan pembangunan secara merata sesuai aspirasi masyarakat dan jangan tebang pilih. Dalam hal ini, kami fraksi Partai Gerindra mengoreksi Opd-Opd yang mempunyai mobil operasional, untuk dievaluasi karena biaya pemeliharaan yang cukup tinggi dan ini sangat membebani APBD. Karena setahu kami banyak mobil-mobil yang keberadaannya mubazir, seperti di DPRD ada mobil yang sudah tua sudah tidak layak pakai, di Dinas Perhubungan ada Bus tetapi tidak ada sopirnya, buat apa dipertahankan lebih baik di lelang saja," tandas Gede Parwatha saat membacakan catatan dari Fraksi Gerindra.

Sementara itu, Fraksi Nawa Satya Partai NasDem juga memberikan beberapa catatan salah satunya ialah di bidang pendidikan. "Dinas Pendidikan tahun ini sudah terbangun prasarana yang sangat luar biasa untuk kedepannya, mengingat hal itu perlu adanya keseimbangan terkait SDM yang berkualitas, dan kami Fraksi Nasdem mendorong agar pemerintah daerah menyiapkan sarana pendidikan tercukupi di Kabupaten Karangasem seperti pengangkatan guru-guru yang dirasa hari ini masih banyak terdapat kekurangan," katanya.

Selanjutnya, Fraksi Partai Golkar berharap agar pemerintah khususnya Bupati Karangasem mempunyai visioner untuk memajukan SDM Karangasem. "Kedepan bisa bersaing diera globalisasi, tentu perlu kerja keras baik tenaga, pikiran  dan financial. Untuk merealisasikan hal tersebut semoga  bapak bupati tidak terjebak membuat program-program dalam APBD yang sifatnya pragmatise jangka pendek dan mercusuar. Saran dan masukan Fraksi Golkar untuk membangun SDM yang handal salah satunya adalah melakukan intervensi  untuk mempercepat penurunan angka Stunting. Intervensi tersebut ada 2  yaitu intervensi sensitif dan intervensi spesifik. (Ami)

Senin, 19 Juni 2023

Menhan Prabowo Saksikan Penandatanganan Framework Kerja Sama Pendidikan antara Unhan RI dan Kedubes Palestina


Jakarta , Bali Kini 
– Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan framework kerja sama pendidikan antara Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) dengan Kedubes Palestina di Gedung Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kemhan, Jakarta, Senin (19/6/2023).

Penandatangan dilakukan oleh Rektor Unhan RI Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia H.E. Dr. Zuhair Al-Shun mewakili Menteri Pendidikan Tinggi Palestina. Sebelum penandatanganan, didahului courtesy call Dubes Palestina kepada Rektor Unhan RI. Kerja sama ini merupakan realisasi dari surat Dubes Palestina kepada Menhan RI tentang permohonan penyampaian informasi terkait program beasiswa yang ditawarkan Unhan RI kepada pelajar Palestina.

“Baru saja kita menyaksikan bersama tandatangan kerja sama antara Rektor Unhan dengan Palestina. Dimana kerja sama ini meliputi beasiswa bagi pemuda-pemudi Palestina, untuk menjadi kadet siswa di Universitas Pertahanan. Programnya tahun ini untuk 22 pemuda pemudi Palestina yang akan diseleksi oleh Palestina dengan Universitas Pertahanan di bidang Kedokteran, Farmasi, Teknik, dan MIPA, yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan sebagainya,” kata Menhan Prabowo.

Penandatanganan framework kerja sama ini dihadiri Wamenhan, Sekjen Kemhan, Irjen Kemhan, Warek I Unhan, Warek IV Unhan, berserta Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemhan dan perwakilan dari Kementerian Luar Negeri. (Setjen Kemhan RI)

Bupati Bangli Terima Kunjungan Menteri PPPA di Pasraman Gurukula


Bangli , Bali Kini -
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menerima kunjungan kerja  dan kegiatan layanan psikososial Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga di Kabupaten Bangli.


Kunjungan dipusatkan di Pesraman Gurukula Bangli, pada Senin (19/6/2023) yang juga dihadiri oleh  Rektor Universitas Warmadewa, I Gede Suranaya Pandit, Kordinator Tata Pelayanan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Denpasar, I Nyoman Suardana, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani, Pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Pendiri Yayasan Gurukula I Nengah Arnawa, Ketua Yayasan Pasraman Gurukula, serta undangan lainnya.


Kegiatan juga dirangkaikan dengan dialog  interaktif Menteri PPPA bersama anak- anak Yayasan Gurukula serta penyerahan bantuan berupa  sembako, paket ikan segar dan peralatan sekolah dari Kementerian PPPA dan BKIPM Denpasar  kepada 60 orang siswa Pesraman Gurukula.


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap keberadaan pesraman Gurukula di Kabupaten Bangli, yang telah berperan aktif dalam perlindungan dan pengembangan pendidikan kepada anak-anak kurang mampu, bukan hanya kepada anak-anak dari Bangli saja tetapi juga kepada anak-anak kurang mampu dari luar Bangli bahkan anak-anak dari luar pulau Bali.


Kehadiran Menteri PPPA di  Pasraman Gurukula Bangli tidak terlepas dari pemunuhan hak anak, hak untuk hidup, hak untuk tumbuh berkembang, hak untuk mendapat perlindungan dan hak partisipasi yang merupakan tanggung jawab kita bersama. Tidak  hanya menjadi tanggung jawab orang tuanya saja tetapi juga tanggung jawab kita bersama, karena semua anak adalah anak kita, semua anak adalah anak Indonesia. Maka  konsep dari Pesraman Gurukula ini sangat luar biasa. Untuk kedepan pihaknya akan selalu berkordinasi serta bersinesrgi untuk mencari pola bagaimana konsep yang luar biasa ini betul- betul bisa dikembangkan dengan baik.


Sementara itu Bupati BanglinSang Nyoman Sedana Arta dalam kesempatan tersebut  mengucapkan terimakasih atas kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Menteri PPPA di Pesraman Gurukula Bangli. 


Pihaknya mengatakan, Pelaksanaan Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Bangli telah berjalan dengan baik,  Pemerintah dan seluruh jajaran di Daerah Kabupaten Bangli mempunyai komitmen yang kuat agar Hak- Hak Perempuan dan Anak dapat dipenuhi dan dilindungi sesuai dengan Undang- Undang dan Peraturan yang ada. Di Kabupaten Bangli juga telah terbentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang bertugas memberikan layanan bagi Anak yang mengalami  permasalahan. 



Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri atas Bantuan dari Kementerian berupa Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Perlindungan Perempuan dan Anak untuk tahun anggaran 2023, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih optimal bagi perempuan dan anak yang mengalami permasalahan khususnya di Kabupaten Bangli. 


Bupati menambahkan  Dari hasil assessment terkait Pasraman Gurukula, dapat disampaiakan bahwa Pasraman Gurukula memberikan pelayanan bagi anak tidak hanya dari dalam wilayah Kabupaten Bangli tetapi juga dari luar Kabupaten Bangli bahkan dari luar Provinsi Bali. Dengan upaya kita bersama untuk kedepannya  Pasraman Gurukula dapat berjalan lebih optimal dalam memberikan layanan yang komprehensif dan berkelanjutan.(*)

Lepas Kontingen Porsenijar Jembrana, Bupati Tamba: Bertanding dengan Maksimal


Jembrana - Sebanyak 380 orang kontingen kabupaten Jembrana akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) 2023 tingkat provinsi Bali. Seluruh kontingen dilepas Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang ditandai dengan penyerahan bendera kepada Ketua Kontingen Porsenijar Kabupaten Jembrana, Senin (19/6) bertempat di Gedung Kesenian Bung Karno. Turut hadir Wakil Bupati I GDN Patriana Krisna, Forkopimda serta pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana.

Ketua Kontingen Porsenijar  yang juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Jembrana  I Gusti Putu Anom Saputra menjelaskan kontingen Jembrana akan mengikuti pelaksanaan Porsenijar Provinsi Bali selama 8 hari (20-27 Juni) di Kabupaten Badung dan kota Denpasar. 

"Dari total 380 orang kontingen Jembrana, ada 298 orang atlet, 68 orang pelatih dan 16 orang official,"ucapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan peserta Porsenijar terdiri dari atlet dan seniman putra/putri tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se kabupaten Jembrana. 

"Mereka seluruhnya akan mengikuti 26 cabang olahraga dan 7 cabang olahraga eksebisi. Termasuk berlomba dalam 3 bidang seni,"ucapnya.

Usai melepas kontingen Bupati I Nengah Tamba memberikan pesan yang tegas kepada para atlet untuk bertanding dengan maksimal. "Kalian semua ini adalah atlet - atlet porsenijar yang membawa nama baik kabupaten Jembrana. Berikan yang terbaik dalam setiap pertandingan, menunjukkan semangat juang yang tinggi, dan menjunjung tinggi sportivitas,"tegasnya.

Dirinya juga berharap para atlet Porsenijar dapat memberikan prestasi gemilang yang membanggakan bagi Jembrana serta menginspirasi generasi muda untuk berprestasi dalam bidang olahraga. "Selamat bertanding ikuti dengan disiplin, tertib, serta menjaga nama baik Kabupaten Jembrana,"pungkasnya.(yogi/hmsj)

Bupati Jembrana Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban 2022


JEMBRANA -- Bupati Jembrana, I Nengah Tamba  sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022, pada Rapat Paripurna DPRD Jembrana, Senin (19/6).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, dihadiri unsur pimpinan lainnya dan anggota. Juga hadir dalam rapat Wakil Bupati Jembrana, IGN Patriana Krisna, Forkompinda dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.

Bupati Nengah Tamba mengatakan, penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD merupakan tugas dan tanggung jawab kepala daerah, sesuai yang diamanatkan UU Nomor: 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Di mana kepala daerah wajib menyampaikan pertanggungjawaban kepada masyarakat, pemerintah pusat dan kepada DPRD. “Hari ini saya sampaikan pertanggungjawaban kepada DPRD,” ujarnya.

Dalam laporan katanya, semua uraian dari proses proses pendapatan dan belanja. Juga disampaikan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Bali, yang diserahkan bulan Mei lalu. Dan Jembrana memperoleh opini wajar tanpa pengecualian(WTP).

"Prestasi ini mampu diraih tentunya berkat kerja keras dan dedikasi dari rekan-rekan anggota DPRD Kabupaten Jembrana, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jembrana, serta dukungan dari masyarakat Jembrana," ungkapnya.

Adapun Pendapatan tahun 2022 ditargetkan sebesar Rp. 159.147.495.549,00 terealisasi sebesar Rp. 175.992.613.179,63  atau atau mencapai 110,58 %. Pendapatan Transfer ditargetkan sebesar Rp. 963.101.939.495,00 terealisasi sebesar Rp. 919.698.952.459,00  atau mencapai 95.49 persen.

Sedangkan dari sisi belanja tahun 2022 sebesar Rp. 1.250.004.182.070,00 dengan realisasi Rp. 1.131.655.987.519,93 atau 90.53 persen. Belanja operasi direncanakan sebesar Rp. 968.443.569.920,00 dengan realisasi sebesar Rp. 877.968.599.857.16 atau sebesar 90,66 % persen. 

Kemudian, Belanja Modal dianggarkan sebesar Rp. 153.266.313.085,00, terealisasi sebesar Rp. 128.377.652.063.77 atau 83.76 persen. Belanja Tak Terduga dianggarkan sebesar Rp. 6.280.562.505,00 terealisasi sebesar Rp. 3.495.999.039  atau 55.66 persen. 

Dan untuk Transfer dianggarkan sebesar Rp. 122.013.736.560,00, terealisasi sebesar Rp. 121.813.736.560,00 atau mencapai 99,84 persen. (Komang/Humas)

Pemkab Tabanan Sayangkan Ulah Dua Remaja yang Panjat GWS


Tabanan – Aksi yang dilakukan sepasang muda mudi yang duduk di bagian atas Panggung Terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS) mendapat atensi penuh dari Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/6) mengatakan akan menindak tegas dan mengecam pelaku karena dianggap telah mencoreng serta melanggar ketertiban umum di salah satu fasilitas umum yang menjadi menjadi kebanggaan warga Tabanan.

Menurut Bupati Sanjaya, Garuda Wisnu Serasi merupakan tempat umum yang biasa digunakan warga untuk rekreasi dan melakukan kegiatan-kegiatan, baik kegiatan oleh pemerintah maupun masyarakat. 

Karena itu, pihaknya berharap masyarakat bisa menjaga keamanan, ketertiban serta  kenyamanannya, bukan sebaliknya.

“Pemerintah dan masyarakat harus bersatu, bergotong royong, menjaga seluruh fasilitas umum yang ada, bukan sebaliknya malah menggunakannya untuk hal-hak yang negatif. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan mengecam keras tindakan pelaku karena ini sangat tidak etis,” ungkapnya. 

Ditambahkan, kasus ini akan segera ditindaklanjuti sebagai salah satu upaya untuk memberikan efek jera serta tidak terulang lagi di kemudian hari.
Namun, Bupati Sanjaya juga tidak menampik bahwa pengamanan terhadap fasilitas umum belum bisa dilakukan secara maksimal dan tentunya kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk semua pihak agar ke depan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap berbagai fasilitas umum yang ada.

“Kami tidak menampik bahwa fasilitas umum yang kami miliki belum memiliki pengamanan secara maksimal seperti rambu-rambu larangan, kamera CCTV juga belum maksimal, hal ini sebagai pembelajaran semoga ke depan seluruh pihak terkait agar lebih maksimal melakukan pengawasan dan pengamanan,” imbuhnya.

Sementara, dalam rapat yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tabanan  I Made Agus Artha Wiguna bersama jajaran dari Inspektur Kabupaten Tabanan, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tabanan serta Kepala Bagian Prokopim menyampaikan bahwa rapat yang dilakukan merupakan tindak lanjut perintah Bupati Tabanan. 

Berdasarkan hasil rapat disimpulkan bahwa akan dilakukan penyelesaian secara internal karena kejadian ini dianggap sudah melanggar ketertiban umum melalui Satpol PP Kabupaten Tabanan. Selain itu, akan dilakukan langkah-langkah penanganan untuk pencegahan seperti memasang tanda/rambu-rambu larangan, UPTD Taman Budaya akan segera memasang CCTV tambahan serta berkoordinasi dengan Bendesa Adat Kota Tabanan agar melakukan pengawasan yang lebih ketat.

“Kami mengapresiasi warga yang telah ikut berkontribusi serta memberikan perhatian dan kepedulian dengan memposting video yang menjadi viral saat ini. Kami berharap ke depan warga Tabanan atau siapapun yang berkunjung ke Tabanan agar ikut bersama menjaga dan merawat fasilitas umum yang dimiliki, jangan sampai merusak karena kalau sampai merusak akan diberikan tindakan tegas,” tegasnya. 

Ditambahkan, terkait keberadaan pelaku saat ini masih dilacak untuk dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban. Pemkab Tabanan sangat menyayangkan kejadian ini karena dianggap telah melanggar ketertiban umum serta berpotensi menimbulkan kerusakan.

“Keberadaan pelaku masih kami lacak untuk seterusnya dimintai klarifikasi dan pertanggung jawaban. Semoga tidak ada kejadian seperti ini lagi ke depannya,” tandasnya. 

Kripika Masuk 12 Besar Kerti Bali Swacita, Brida Provinsi Bali Sambangi Kripika Laksanakan Penilaian


Karangasem Bali Kini - Tim penilai dari Brida (Badan Riset dan Inovasi Daerah) Provinsi Bali yang dipimpin oleh Kabid Pengembangan Inovasi, dr I Ketut Raka Armaja, SE., MMA didampingi Kadis Bepelitbangda Karangasem, I Nyoman Sutirtayasa sambangi rumah sekaligus tempat usaha UMKM dari Kripika (Kripik Inovasi Karangasem) milik I Dewa Gede Juniantara, Senin (19/6/2023).

UMKM Kripika merupakan salah satu peserta yang lolos seleksi dari puluhan peserta lomba Kerti Bali Swacita yang digagas oleh Provinsi Bali. Usaha ini lolos seleksi 12 besar kategori Inovasi Teknologi Bidang Industri, IKM, UMKM dan Koperasi yang bersaing dengan UMKM di seluruh Kabupaten lainnya. Kripika sendiri memproduksi kripik berbahan dasar sayur pare yang terkenal pahit, kemudian diolah menjadi kripik yang renyah dan enak tanpa rasa pahit.

"Penilaian ini merupakan penilaian lanjutan dari peserta telah lolos di Provinsi kemarin, di Brida ini kami tak hanya melakukan penilaian tapi juga memberikan inovasi, inovasi tersebut berupa award atau anugrah. Untuk mendukung program Gubernur terkait dengan UMKM di Bali ini. Penganugrahan ini kami berikan khusus untuk mendukung segala inovasi yang ada di masyarakat dan mencari para inovator terbaik yang tidak ada ditempat lain," kata Kabid Pengembangan Inovasi, I Ketut Raka Armaja.

Dengan adanya penghargaan ini diharapkan dapat melahirkan kreatifitas masyarakat untuk berinovasi. "Di masyarakat kita hadir mmberikan suatu apresiasi dorongan dan semangat sehingga timbul kreator-kreator baru dan juga inovasi-inovasi baru, ini penting untuk kemajuan negara karena tanpa adanya inovasi kita susah bersaing dengan global. Dengan inovasi kita bisa berkolaborasi bersama OPD lain, lembaga ataupun perguruan tinggi," tandasnya.

Sementara, Kadis Bapelitbangda Nyoman Sutirtayasa mengatakan jika pihaknya akan mengawal masyarakat dalam mengembangkan ide-ide kreatif. "Kita  di Karangasem tidak boleh berdiam diri, peran kami selaku pemerintah akan selalu mendampingi masyarakat berkolaborasi dengan perangkat daerah terkait seperti Disperindag, Camat maupun Perbekel dan lainnya semua harus memberikan motivasi kepada masyarakat tentunya yang bisa melahirkan inovasi dan bersaing ke provinsi, nanti akan kita kawal dan kita dampingi," katanya.

Diharapkan, inovasi yang lahir dari UMKM tersebut berdampak baik untuk lingkungan sekitar, untuk pendidikan juga untuk ekonomi serta sosial, misalnya menambah lahan pekerjaan. (Ami)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved