-->

Senin, 26 Juni 2023

Gerakan Pangan Murah Serentak


KLUNGKUNG -- Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Ayu Suwirta dan Forkompinda menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak Nasional di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Klungkung, Senin (26/6).

Kegiatan ini dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan menyediakan berbagai jenis sembako, seperti; beras, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, minyak goreng, gula pasir, daging dan telur ayam, serta sembako lainnya.

Bupati Suwirta mengatakan gerakan pasar murah ini tiada lain untuk menekan inflasi dengan harga yang terjangkau tentunya dengan kualitas pangan bergizi. "yakni ada bayam, daun kelor, telor, Beras Bulog berkapasitas 5 kilogram dengan harga (Rp 8.500 per kg), minyak goreng kemasan merek Minyakita Rp 13.500 per kg dan kebutuhan pokok lainya," ujar Bupati Suwirta

Pihaknya berharap kegiatan ini untuk membantu masyarakat agar dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau, di bawah harga pasar, serta menjaga ketersediaan bahan pangan.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi,mengatakan kabupaten/kota di Indonesia serentak menggelar GPM. Pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan Perum Bulog, ID Food, asosiasi pengusaha, dan gabungan kelompok tani untuk menggelar GPM. ”Kegiatan ini penting tidak hanya untuk menstabilkan harga pangan, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat,”Arief Prasetyo Adi.

"Petani sejahtera, pedagang untung, konsumen tersenyum, pangan kuat, Indonesia berdaulat"

Sukseskan Gerakan Pangan Murah ,Pemkab Jembrana gelar pasar UMKM dan kelompok tani


JEMBRANA -- Pemerintah Kabupaten Jembrana, melalui Dinas Pertanian dan Pangan melaksanakan Gerakan Pangan Murah di taman Pecangakan, depan Kantor Bupati Jembrana, Senin (26/6). 

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna didampingi para asisten serta Kadis Pertanian dan Pangan kabupaten Jembrana.

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan serentak secara nasional melalui Dinas yang membidangi pangan di masing-masing Kabupaten/Kota. Kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang hari raya Idul Adha 1444 Hijriah.

Bupati I Nengah Tamba mengatakan, komoditi yang disediakan dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan bahan pangan unggulan dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan. Salah satunya komoditi cabai yang secara gencar ditingkatkan oleh kabupaten Jembrana sejak tahun lalu.

"Apa yang disajikan sekarang, sebagai bahan produksi andalan kabupaten Jembrana merupakan bagian daripada intervensi dalam rangka penanganan penurunan inflasi yang ada di kabupaten Jembrana. Komoditi cabai yang disajikan juga salah satu intervensi pemerintah," kata Bupati Tamba.

Pihaknya menambahkan, apa yang telah diupayakan pemerintah kabupaten Jembrana telah berhasil menjaga stabilitas bahan pangan di pasaran. Ini pun, menurutnya memberikan dampak positif bagi petani dan masyarakat.

"Ini bukti apa yang kita lakukan untuk menurunkan inflasi daerah sudah kita buktikan hari ini, seperti harga cabai di pasar sudah bisa kita stabilkan dan saya rasa sudah menjadi win win solution antara petani dengan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Bupati Tamba juga selalu melibatkan UMKM dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Jembrana. Kehadiran UMKM ini menjadi motor penggerak pemanfaatan sumber bahan pangan menjadi produk-produk yang bernilai lebih tinggi.

"Ada produk UMKM hari ini yang kita sajikan bagian daripada aktivitas pemanfaatan sumber pangan yang ada di kabupaten Jembrana," tandasnya.

Sejumlah kebutuhan pokok terpantau dijual dengan harga cukup murah dibandingkan dengan di pasaran, diantaranya beras Medium dijual dengan harga Rp 42rb/5Kg sedangkan untuk beras kualitas premium dijual dengan harga Rp 59rb/5kg. Selain itu, untuk minyak goreng perliter dan gula pasir perKg masing-masing dijual mulai harga Rp 13.500,-. Dan untuk komoditi cabai sendiri dijual mulai harga Rp 5rb per 1/4 Kg.

Pada kesempatan itu juga, Kadis Pertanian dan Pangan kabupaten Jembrana, I Wayan Sutama menjelaskan selain karena menyambut hari raya Idul Adha, Gerakan Pangan Murah juga bertujuan untuk menekan laju inflasi daerah dan memudahkan masyarakat membeli pangan dengan harga yang lebih murah.

"Gerakan Pangan Murah ini dalam rangka mengantisipasi hari besar keagamaan Nasional. Karena menjelang Idul Adha, Gerakan Pangan Murah dilakukan oleh Pemerintah seluruh Indonesia dan untuk di kabupaten Jembrana kita laksanakan di taman Pecangakan ini untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat terutama dalam mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di masyarakat," ucapnya.

Sutama mengungkapkan dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, pihaknya melakukan kerjasama dengan berbagai sektor untuk menyediakan bahan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

"Gerakan Pangan Murah yang kita laksanakan hari ini diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jembrana terutama dinas Pertanian dan Pangan, Koperindag, Kominfo dan seluruh stakeholder lainnya termasuk Bulog, UMKM, Kelompok Wanita Tani, Penyuluh Pertanian, Kelompok Ternak dan lainnya," jelasnya. (Ngr/humas).

Dari Puncak HKG, PKK Kota Denpasar Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh


Denpasar - Tim Penggerak PKK Kota Denpasar memperingati  Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK  ke-51 tahun 2023 dengan mengambil tema “Bergerak bersama menuju keluarga sejahtera dan tangguh wujudkan Indonesia tumbuh” di Gedung Dharma Negara Alaya Denpasar Senin (26/6).  

Acara ini dibuka dengan sambutan dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari  Jaya Negara di dampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana. 

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengaku, peringatan puncak HKG yang  di peringati setiap tahun, merupakan sebuah bentuk momentum pergerakan PKK yang selalu menjadi mitra kerja pemerintah dalam membangun sumber daya manusia bangsa, melalui penguatan karakter keluarga.  

HKG PKK juga menjadi sebuah refleksi motivasi para pengurus PKK untuk terus bekerja dan mengabdikan diri sebagai pilar penguatan karakter bangsa melalui upaya penguatan keluarga menuju keluarga sehat dan sejahtera guna tercapainya Indonesia tumbuh.  

Menurutnya berbagai bentuk kegiatan yang mengimplementasikan 10 program pokok dalam rangkaian peringatan puncak HKG PKK telah dilaksanakan seperti bergerak bersama dalam kegiatan menyapa dan berbagai dengan turun secara langsung melihat dan membantu anak anak yang terindikasi  stunting. “Melaksanakan berbagai kegiatan yang kita padukan dengan peringatan bulan Bung Karno sebagai langkah menanamkan dan mengenalkan nilai kebangsaan dan semangat pahlawan sejak dini di masyarakat," ucap Ny. Sagung Antari Jaya Negara. 

Ny. Sagung Antari Jaya Negara menegaskan berbagai kegiatan itu bertujuan memberdayakan keluarga melalui peningkatan ekonomi keluarga. Gerakan aku Hatinya PKK juga terus digalakkan melalui kerjasama dengan pihak swasta, OPD terkait dalam menggerakan masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan  dengan berbagai tanaman yang membantu konsumsi pangan  keluarga walaupun masih berskala kecil.  Mewujudkan keluarga yang tangguh dan tanggap bencana, dimana isu pembangunan yang menjadi permasalahan pemerintahan adalah  stunting . “Mengatasi itu  kita terus lakukan edukasi keluarga bekerjasama dengan dinas DP3AP2KB, Dinas PMD dan Dinas kesehatan," ungkapnya.

Sebagai simbol kolaborasi, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana melakukan pemotongan tumpeng bersama. Tumpeng tersebut melambangkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera dan tangguh di Kota Denpasar.  

Lebih lanjut Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, melalui program gerakan deteksi cepat anak terindikasi stunting di layanan posyandu, persiapan calon pengganti yang sehat jasmani dan rohani dan pelaksanaan posyandu terpadu paripurna Tim Penggerak PKK Kota Denpasar sehingga kita di Kota Denpasar dapat terus menurunkan angka stunting di masyarakat.  Tema HKG ke 51 tahun  sangatlah  relevan dengan spirit pembangunan Kota Denpasar Vasudhaiva Kutumbakam yang sangat mengedepankan adanya kerjasama gotong royong melalui filosofi nilai menyama braya. Dharapkan para kader PKK dapat terus bergerak bersama sama dalam membangun Kota Denpasar melalui upaya penguatan karakter keluarga. 

 Sedangkan dalam upaya memperkuat kerjasama dengan sektor swasta, dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama  antara  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar dengan Astra Daihatsu Denpasar Cokroaminoto. Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memajukan pembangunan di Kota Denpasar.

Bulan Bung Karno V Tahun 2023, Kecamatan Denpasar Utara Gelar Lomba Poster Digital


Denpasar, Beragam kegiatan digelar Kecamatan Denpasar Utara dalam memeriahkan Bulan Bung Karno V Tahun 2023. Kegiatan tersebut mulai dari Lomba Poster Digital, Lomba Fotografi dan Serasehan yang digelar pada Sabtu (24/6). 

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, AA Gede Dharma Putra Atmaja, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Denpasar, I Gede Wirakusuma Wahyudi, Camat Denpasar Utara I Wayan Yusswara, Direktur Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma, IB Gede Arsana, Perbekel/Lurah se-Kecamatan Denpasar Utara dan para peserta lomba. 

Camat Denpasar Utara I Wayan Yusswara, saat dikonfirmasi menjelaskan, Bulan Juni saat ini diperingati sebagai Bulan Bung Karno. Pelaksanaan Bulan Bung Karno di Kecamatan Denpasar Utara mengacu kepada Peraturan Walikota Nomor 36 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Bulan Bung Karno di Kota Denpasar yang mana merupakan turunan dari Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno di Provinsi Bali. 

Lebih lanjut dijelaskan, pada pelaksanaan Bulan Bung Karno Tahun 2023 ini, Kecamatan Denpasar Utara menyelenggarakan 3 kegiatan antara lain Lomba Poster Digital, Lomba Fotografi dan Sarasehan dengan Tema “Desain, Digital dan Bung Karno”. Hal ini mengingat pada era saat ini ketertarikan generasi muda dalam mengikuti tiga lomba ini sangatlah tinggim 

"Pada era yang maju ini ketertarikan generasi muda terhadap poster digital dan fotografi dirasa sangat banyak, oleh sebab itu Kecamatan Denpasar Utara berusaha hadir dan memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada komunitas desain digital dan fotografi untuk berkompetisi secara sehat," ujarnya
 
Yusswara mengatakan, Lomba Poster Digital pada tahun ini adalah kali kedua yang sebelumnya telah dilaksanakan pada tahun 2022. Lomba Poster Digital tahun ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari mahasiswa, pelajar SMA/SMK yang berada di wilayah Kota Denpasar. Sedangkan Lomba Fotografi yang kali pertama diadakannya tahun ini diikuti oleh 38 peserta yang berasal dari berbagai kalangan yakni umum, mahasiswa dan pelajar SMA/SMK. 

Pihaknya menambahkan, tahapan pendaftaran dan pengumpulan karya dilaksanakan mulai tanggal 11 Mei 2023 sampai dengan 6 Juni 2023. Penjurian dilaksanakan pada tanggal 8 sampai dengan 9 Juni 2023 oleh Dewan Juri yang beranggotakan Made Gde “Jango “ Perama Artha, Ida Bagus “Monez” Ratu Antoni Putra, Dewa Gede “Raka Jana” Nuraga untuk Lomba Poster Digital dan Ida Bagus Andi Sucirta, I Made Bayu Pramana dan Kadek Wigunantara Eka Putra untuk Lomba Fotografi. 

"Semoga melalui kegiatan ini, selain memeriahkan Bulan Bung Karno, juga dapat memberikan ruang kreatifitas bagi seniman muda Denpasar, khususnya di bidang poster digital dan fotografi," ujarnya

Untukndiketahui, pada Lomba Poster Digital, Juara I diraih oleh Hans Budi Liemantara, Juara II diraih oleh Made Dwi Mulyawan, Juara III diraih oleh I Made Yoga Sanjaya dan Juara Favorit jatuh kepada Dewa Gede Ari Yoga, sedangkan pada Lomba Fotografi Juara I diraih oleh A.A. Ngurah Gede Yudiantara, Juara II diraih oleh Ida Bagus Revandra S., Juara III diraih oleh M. Abu Hasan dan Juara Favorit jatuh kepada Gede Darmawan. Pada perayaan Bulan Bung Karno tahun ini Kecamatan Denpasar Utara juga menyusun sebuah buku yang berisi karya peserta lomba serta antologi Puisi Bahasa Bali oleh Bunda Literasi se-Kecamatan Denpasar Utara yang diserahkan langsung kepada Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara, SE oleh Camat Denpasar Utara.

Sebagai penutup Bulan Bung Karno Tahun 2023, Kecamatan Denpasar Utara juga menggelar Pameran 10 Karya Terbaik Poster Digital Tahun 2022 dan 2023 serta 5 Karya Terbaik Fotografi Tahun 2023 di Ruang Pameran Gedung Dharma Negara Alaya. Selamat kepada para pemenang! Tetaplah berkreasi dan sampai jumpa tahun depan.

Pelajari Program Ekonomi Kreatif dan Kerajinan, Pemkot Tangsel Kunjungi Kota Denpasar


DENPASAR - Bermaksud mempelajari program seputar ekonomi kreatif dan juga sektor pengembangan kerajinan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang dipimpin Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), H. Pilar Saga Ichsan, melakukan kunjungan kerja ke Kota Denpasar. 

Rombongan tersebut  diterima oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Senin (26/6) di Ruang Praja Utama, Kantor Wali Kota Denpasar. 

Hadir pula mendampingi dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua Dekranasda Kota Tangerang Selatan, Ny. Raden Roro Truetami Ajeng Pilar Saga Ichsan, beserta jajaran Disperindag serta Dekranasda kedua kota tersebut. 
 
Maksud dan tujuan kunjungan kerja ini menurut Wawali Tangsel, H. Pilar Saga Ichsan untuk menggali pengetahuan mengenai berbagai program yang dimiliki Dekranasda Kota Denpasar dan juga pada sektor ekonomi kreatif. 

"Kami melihat Kota Denpasar memiliki sektor ekonomi kreatif dan juga program unggulan di Dekranasda. Hal inilah yang ingin kami pelajari serta diadopsi untuk kami bawa ke Kota Tangsel," ungkap H. Pilar Saga. 

Sebagai wilayah pemekaran dari Kabupaten Tangerang, dan pada usianya yang masih sangat muda, yakni 15 tahun, H. Pilar Saga mengatakan masih banyak hal yang harus dibenahi serta dipelajari oleh Kota Tangsel. Saat ini masih berupaya untuk mencari identitas, produk dan kerajinan apa yang bisa difokuskan serta diunggulkan untuk bisa mendongkrak sektor perekonomian masyarakat.

"Daerah kami ini multi etnis, dimana banyak terjadi kulturasi budaya. Selain itu,  usia yang masih muda juga menjadi faktor dimana kami hingga saat ini masih menentukan produk apa yang bisa kami fokuskan dan unggulkan. Sehingga kami berharap, lewat kunker ini kami bisa mendapat gambaran serta ilmu dari Kota Denpasar terkait hal itu," ucap H. Pilar Saga lagi. 

Di lain sisi, Wawali Kota Denpasar, Arya Wibawa mengatakan Kota Denpasar siap untuk berbagi ilmu dan juga melakukan kolaborasi dengan wilayah lainnya, tak terkecuali Kota Tangsel. 

Kota Denpasar imbuh Arya Wibawa saat ini masih terus berinovasi serta melakukan terobosan untuk semakin meningkatkan sektor ekonomi kreatif dan juga UMKM. 

"Dalam situasi seperti ini, sesuai arahan Bapak Wali Kota Denpasar, bentuk kolaborasi sangat diperlukan terutama di sektor ekonomi kreatif.  Kami siap untuk berbagi ilmu dan juga pengalaman seputar ekonomi kreatif dan program Dekranasda, serta berkolaborasi dengan wilayah lain dalam kaitannya dengan pengembangan sektor ekonomi kreatif dan juga kerajinan," papar Arya Wibawa. 

Ruang kreatifitas untuk anak anak muda serta pelaku kerajinan, lanjut Arya Wibawa terus diupayakan oleh Pemkot Denpasar. Salah satunya melalui pembangunan Gedung DNA yang seringkali digunakan sebagai tempat acara pertunjukan seni maupun pameran kerajinan.  

Di akhir pertemuan, kedua pihak menyempatkan diri untuk saling bertukar cinderamata yang merupakan kerajinan khas masing masing daerah.

Libatkan Petani Jual Langsung Hasil Pertanian, Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga


Karangasem,Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan  menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan yang juga merupakan rangkaian   HUT Kota Amlapura ke 383, Senin (26/6/2023) di Lapangan Budaya Candra Bhuana.

Dalam gerakan tersebut mengundang langsung para petani yang menghasilkan hasil tani dan menjajakan hasil pertaniannya untuk dibeli langsung oleh konsumen tanpa perantara, jadi masyarakat dijamin mendapat kebutuhan pokok dengan harga yang termurah. Untuk menjamin hal tersebut, pihak pemerintah juga bekerjasama dengan Bulog. 

"Gerakan pangan murah nasional melibatkan kelompok tani Karangasem, karena hasil pertanian seperti tumbuh-tumbuhan, beras cukup bagus, sehingga dapat masyarakat juga bisa mendapat harga yang lebih murah. Harga di sini bisa sampai 10 persen lebih murah, Sehingga otomatis barang jualan dari para petani akan cepat laku terjual karena masyarakat yang kurang mampu pasti banyak yang akan datang. Apalagi sehari sebelumnya sudah kita umumkan akan ada pangan murah hari ini," kata Bupati Karangasem I Gede Dana saat menghadiri langsung kegiatan pangan murah. 

Gerakan ini juga diharapkan dapat menekan inflasi perekonomian di kabupaten Karangasem dan  menjaga stabilitas harga kebutuhan bahan pokok di pasaran. (Ami)

Minggu, 25 Juni 2023

Wabup Kasta Hadiri 3 Ngaben Masal


KLUNGKUNG -- Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta bersama Ny, Sri Kasta menghadiri persiapan Upacara Pitra Yadnya/Ngaben Masal, Minggu (25/6). Wabup Kasta mendoakan agar yadnya yang digelar masyarakat (Krama) dapat berjalan lancar serta memberikan dukungan demi suksesnya seluruh rangkaian upacara ngaben massal.

Diawali dari Ngaben Masal di Banjar Suwitrayasa, Desa Ada Pesinggahan, Kecamatan Dawan, mengupacarai sebanyak 112 sawa dengan puncak ngaben tanggal 30Juni 2023. Sedangkan di Banjar Kangin, Desa Adat Jumpai, Klungkung mengupacarai sebanyak 47 sawa puncak ngaben pada tanggal 1 Juli 2023. Sementara di Desa Adat Sidayu Tojan, Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan, mengupacarai sebanyak dan puncak pada 30 Juni 2023 mendatang.

Kehadiran Wabupa Kasta juga untuk menunjukkan bahwa pemerintah peduli dan hadir ditengah masyarakat yang sedang melaksanakan upacara yadnya. "Upacara Ngaben Masal merupakan hutang yang harus dibayar untuk Sang Pitara (yang sudah meninggal). Upacara ini adalah yadnya suci yang harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan didasari hati yang tulus ikhlas dalam beryadnya,” Harapnya.

Dihari yang sama Wabup Kasta bersama Ny. Sri Kasta juga melayat ke rumah duka dan menyerahkan Pitra Bakti, berupa akta kematian dan santunan kematian Almarhum Ni Ketut Wati di Dusun Bingin, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. 


Denpasar- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Denpasar merayakan puncak International Nurses Day (IND) 2023 di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Denpasar, Minggu (25/6). 

Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, Perwakilan PPNI Provinsi Bali, Ketua PPNI Kota Denpasar I Ketut Sudiarta dan sejumlah tamu undangan lain.

Indonesia Nurse Day (IND) 2023, merupakan hari peringatan untuk perawat di seluruh dunia yang jatuh pada tanggal kelahiran Florence Nightingale, seorang pendiri keperawatan modern pada 12 Mei. Kegiatan tersebut  juga dirangkai dengan lomba serta penyerahan  nominasi terbaik DPK berprestasi tahun 2023. 

Ketua PPNI Kota Denpasar  I Ketut Sudiarta mengatakan setiap tanggal 12 Mei diperingati sebagai Hari Perawat Internasional atau sedunia. Hal ini merupakan momentum memperingati semangat pelopor keperawatan dunia. Dimana, semangat ini menjadi inspirasi bagi perawat seluruh dunia dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

Lebih lanjut dijelaskan, perawat merupakan salah satu profesi mulia di dunia. Karenanya perawat harus terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan tema Our Nurses, Our Future, diharapkan menjadi momentum untuk menetapkan visi keperawatan di masa depan untuk mengatasi tantangan kesehatan global dan meningkatkan kesehatan global untuk semua.

"Sekarang saatnya untuk melihat ke masa depan dan menunjukkan apa arti investasi ini bagi keperawatan dan perawatan kesehatan  sesuai dengan tema Nurses Day yaitu Our Nurses, Our Future," imbuhnya. 

Ditambahkan Sudiarta, peringatan hari Perawat Internasional atau Nurses Day tahun ini dikemas dengan pengabdian masyarakat, webinar dan workshop serta berbagai lomba. Dari 26 DPK yang mengikuti lomba, terdapat 3 nominasi terbaik dan diserahkan hadiah yakni Juara I DPK RSUP Prof IGNG Ngoerah, Juara II yakni DPK RS Surya Husadha dan Juara III yakni RS Dharma Yadnya. 

“Harapan kami untuk rekan-rekan yang belum mendapatkan juara tetap semangat, karena kedepan kita akan terus melaksanakan kegiatan semacam ini sehingga semangat kita untuk terus memaksimalkan pelayanan terus meningkat,"  katanya.

Sementara Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan para tenaga medis khususnya perawat atas pengabdian kepada masyarakat Kota Denpasar dan bersinergi dalam menangani pandemi Covid-19 di Kota Denpasar hingga saat ini sudah menjadi endemi. 

“Harapan kami PPNI Kota Denpasar akan menjadi organisasi profesi yang terus berkembang dan berdedikasi tinggi untuk men junjung kompetensi dan profesionalitas perawat, agar perawat di Kota Denpasar memiliki daya saing tidak hanya di tingkat nasional bahkan hingga internasional,” kata Arya Wibawa. 

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Arya Wibawa memberikan apresiasi dan  penghargaan berupa piala, sertifikat dan uang pembinaan kepada Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI berprestasi yakni  Juara I DPK RSUP Prof IGNG Ngoerah, Juara II yakni DPK RS Surya Husadha dan Juara III yakni RS Dharma Yadnya. (HumasDps)

Calon Pengantin Hindu di Denpasar Digembleng Keterampilan Ngayah Banjar


Denpasar, Calon Pengantin Hindu di Kota Denpasar digembleng praktik ketrampilan Ngayah Banjar. Hal tersebut dilaksanakan serangkaian Penutupan Workshop Praperkawinan Hindu Menuju Keluarga Sukhinah yang digelar Yayasan Sarwa Sukhinah Bhawantu bersama Kementrian Agama dan WHDI Kota Denpasar di Wantilan Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Denpasar, Minggu (25/6). 

Pelaksanaan hari ketiga sekaligus hari terkahir tersebut dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP. PKK Kota Denpasar sekaligus Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara sekaligus menutup kegiatan tersebut dengan pelepasan tanda pengenal. 

Sejak pagi hari, seluruh peserta pria langsung praktik ngulat kelangsah, ngilit sate, ngebet sate, dan ngelawar. Sementara peserta wanita turut praktik ngulat tipat, membuat Canang Sari dan membuat Sodaan.  Tak hanya itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa yang turut hadir tampak memimpin langsung praktik ngelawar dan ngadonin lawar. Usai ngadonin lawar, seluruh peserta bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana megibung bersama sebagai wujud pelestarian salah satu tradisi Bali.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh peserta sehingga kegiatan ini dapat berjalan. Dimana, pelaksanaan kegiatan ini memiliki banyak manfaat. Terlebih Kota Denpasar yang dikenal sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju. 

Workshop praperkawinan Hindu ini merupakan kegiatan penting untuk mempersiapkan calon pengantin Hindu. Hal ini mengingat, Bali yang identik dengan tradisi dan budayannya harus terus dilestarikan, terlebih budaya gotong royong, menyama braya dan ngayah banjar yang masih dijumpai saat ini. 

"Tentu yang pertama kami apresiasi kepada semua peserta, dimana kegiatan ini sangat positif untuk mempersiapkan calon pengantin yang mapan secara mental dan emosional, sehingga kedepan tetap kukuh menjaga tradisi dan benar-benar siap menjalani bahtera rumah tangga," ujarnya

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Mebat atau Ngelawar merupakan salah satu tradisi yang masih ajeg di Bali. Ngelawar identik kita jumpai saat penampahan galungan dan ngayah banjar. Sehingga melalui praktik ngelawar ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi calon pengantin kelak saat bersosialisasi di masyarakat. 

"Saya kira ini sangat bagus, laki-laki Bali hendaknya bisa ngelawar, tidak hanya itu, bidang lainya seperti ngulat kelangsah, ngilit sate, ngebek sate dan lainya juga penting untuk dipelajari sebagai jati diri orang Bali," ujarnya

Ketua WHDI Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, kegiatan ini merupakan hal positif yang perlu diapresiasi.

"Persiapan pernikahan tentunya meliputi banyak aspek di antaranya persiapan mental, sosial, finansial, dan sebagainya," ujar Sagung Antari yang juga istri Wali Kota Denpasar itu.

Menurut dia, sebagai hal bermanfaat bagi para calon pengantin untuk mendapatkan gambaran tentang perkawinan.

Ketua Yayasan Sarwa Sukhinah Bhawantu Ida Ayu Alit Maharatni menjelaskan, Workshop Praperkawinan Hindu Angkatan ketiga kembali diadakan di Kota Denpasar oleh Yayasan Sarwe Sukhinah Bhawantu. Kegiatan workshop ini diselenggarakan in house training mulai 23 hingga 24 Juni bertempat di Bron Urban Cafe. Kegiatan yang diikuti oleh 9 pasang calon pengantin Hindu dari empat kecamatan se-Kota Denpasar ini diberikan beragam materi.  Yakni materi psikologi perkawinan dan keluarga, kesiapan financial, pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas II Denbar, perkawinan dalam tinjauan hukum serta perkawinan sebagai pondasi keluarga dari sudut pandang agama. 

Selanjutnya di hari ketiga, kegiatan ditutup dengan workshop tedun ke banjar. Kegiatan tedun ke banjar untuk krama lanang atau peserta laki-laki diawali dengan ngulat klangsah, ngilit dan ngebet sate serta dilanjutkan dengan ngelawar. Sementara krama istri atau peserta perempuan mengawali dengan ngulat tipat nasi dan dampulan, membuat canang, kwangen serta diakhiri dengan metanding soda. 

Dayu Maharatni menyebutkan, kegiatan workshop praperkawinan Hindu merupakan kelanjutan dari sosialosasi pada tanggal 28 Mei 2023 lalu dan akan dilanjutankan dengan menyempurnakan modul untuk calon fasilitator yang akan bergerak bersama mengawal calon pengantin Hindu. 

"Kedepan dengan mengandeng Desa Adat, dinas terkait serta organisasi profesi, kegiatan ini diharapkan dapat terus mendukung serta melahirkan generasi muda yang Sukhinah Bhawantu, keluarga yang bahagia dan sejahtera serta terlahir anak  yang suputra, sehat mental dan fisik sehingga meninimalisir gangguan kesehatan seperti stunting," ujarnya. (Ags/HumasDps).

20 Tim Semarakkan Lomba Qasidah Rebana Bupati Jembrana Cup II


Jembrana - Bupati I Nengah Tamba membuka Lomba Qasidah Rebana Bupati Jembrana Cup II 2023, di Gedung Kesenian Dr. Ir Soekarno, Minggu (25/6).  Lomba qasidah rebana tersebut bertujuan untuk membangkitkan dan melestarikan seni budaya warisan leluhur. Dengan mengusung tema ‘Mari Lestarikan Kesenian Tradisional Menyambut Jembrana Emas 2026’

Lomba qosidah rebana tersebut diikuti oleh 20 peserta dari berbagai desa/kota di Jembrana. Perlombaan tersebut akan memperebutkan piala bergilir Bupati 2023. Pembukaan lomba tersebut ditandai dengan pemukulan rebana oleh Bupati I Nengah Tamba bersama Wabup IGN Patriana Krisna. 

Usai buka lomba qosidah, Bupati Tamba mengatakan sejatinya kabupaten Jembrana banyak memiliki jenis seni budaya tradisional yang ada di masyarakat. Akan tetapi seni kebudayaan tradisional  di masyarakat itu masih dipendam. 

“Ini merupakan yang ke dua kalinya. Kedepan kita lanjut yang ke tiga dengan hadiah yang lebih besar lagi. Bupati menyambut baik acara ini, terimakasih kepada panitia, karena sejatinya Jembrana ini banyak sekali memendam jenis kebudayaan seni tradisional yang ada di masyarakat JembranaJembrana, ” ujarnya. 

Bupati menjelaskan bahwa sebelumnya kegiatan seni budaya tradisional juga  sudah laksanakan di loloan. Dirinya pun minta agar daerah-daerah lain tidak kalah saing dengan loloan. 

 “Kemarin di loloan sudah dilaksanakan seni budaya ada kotekannya ada juga musik sahur dan yang akan datang lagi ini loloan jaman lame. Jadi jangan hanya loloan saja, coba daerah lain yang punya seperti cupel, pengambengan dan air kuning itu harus hidup semuanya ya, ” ungkapnya. 

Pihaknya jauga mengucapkan selamat berlomba untuk seluruh peserta. Menurutnya kegiatan ini selain untuk menampilkan seni juga sebagai ajang bersilaturahmi. 

“Selamat berlomba untuk seluruh peserta, semoga yang menang tidak terlalu berbangga akan tetapi berbangga juga, yang belum beruntung harus tetap semangat. Karena ini merupakan acara ibu-ibu bisa tampil dan bisa bersilaturahmi dengan teman-teman semua disini,” ucap Bupati Tamba.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Husnul Khotimah mengatakan bahwa lomba qosidah rebana tradisional Piala Bupati tahun 2023 diikuti 20 peserta. 

“Untuk tahun ini ada dua kategori pemenang yakni juara qosidah dari juara 1, 2, 3 dan favorit 1, 2 dan 3.  Ada juga juara yelyel Jembrana Emas 2026 dengan juara favorit 1,2,3 dan juara harapan 1, 2 dan 3,” terangnya.

Husnul Khotimah menjelaskan bahwa pada perlombaan qosidah rebana tradisional Piala Bupati 2023 kali ini untuk lomba yel-yel Jembrana Emas 2026 itu dari panitia tidak menekankan peserta dengan kata-kata, namun panitia membebaskan peserta untuk berkreasi sendiri. 

“Kami tidak mengarahkan kata-kata seperti ini itu tidak ada sama sekali. Jadi kami bikin aturan bebas berkreasi tidak ada tekanan apapun, ” tandasnya (Adi/Humas)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved