-->

Senin, 31 Juli 2023

MPP Kota Denpasar Tutup Saat Libur Hari Suci Galungan dan Kuningan


Denpasar, Berkenaan dengan Libur Hari Suci Galungan dan Kuningan, Mal Pelayanan Publik (MPP) Sewaka Dharma Kota Denpasar turut libur atau tutup pada hari Selasa (1/8) saat Penampahan Galungan, Rabu (2/8) saat Galungan dan Kamis (3/8) saat Umanis Galungan. 

Sementara pada Jumat (4/8) kembali buka dan memberikan pelayanan sesuai dengan ketentuan. selanjutnya pada Jumat (11/8) bertepatan dengan Hari Penampahan Kuningan, MPP kembali tutup dan memberikan pelayanan normal kembali pada 14 Agustus 2023. 

Kepala DPMPTSP Kota Denpasar, Ida Bagus Benny Pidada Rurus saat dikonfirmasi Senin (31/7) mengatakan, penetapan libur MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar mempedomani  Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 422.3/15315/PK/BKPSDM Tanggal 20 Oktober 2022 Tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suci di Bali Tahun 2023.

“Dalam rangka Hari Suci Galungan dan Kuningan, MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar libur selama 4 hari dari 1, 2, 3 dan 11 Agustus 2023,” ujarnya

Lebih lanjut pihaknya memohon permakluman masyarakat terkait pelaksanaan Libur Hari Suci Galungan dan Kuningan ini. Pihaknya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kembali pelayanan di MPP pada Jumat (4/8) mendatang. 

“Kami mohon permakluman masyarakat Kota Denpasar, dan kami mengajak untuk memanfaatkan pelayanan kembali diluar jadwal libur tersebut,” jelasnya

Hal senada disampaikan Kadisukcapil Kota Denpasar, I Dewa Gde Juli Artabrata, pihaknya mengatakan bahwa Disdukcapil Kota Denpasar melaksanakan pelayanan mengikuti pelayanan di MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar.

“Jadi sama dengan MPP, sesuai SE Gubernur Bali kami mengikuti untuk tutup selama jadwal libur diatas, masyarakat Kota Denpasar kami harapkan permaklumanya.” pungkasnya. (WAY)

Terbanyak di Bali , 150 Produk Jembrana Terima Sertifikat Halal


Jembrana - Sebanyak 150 produk dari UMKM / produsen  kabupaten Jembrana menerima sertifikat halal yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama melalui Satgas Halal Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali pada tahun 2023 . Penyerahan sertifikat halal tersebut dilaksanakan secara langsung di kantor PLUT KUMKM ( koperasi usaha mikro kecil menengah )  Jembrana, Senin (31/7).

Di Provinsi Bali, Jembrana menjadi penerima sertifikat halal terbanyak. Dari 186 usulan dari Jembrana , sebanyak 150 diantaranya  telah mendapatkan sertifikat halal . Sisanya masih dalam proses. Hal tersebut dikatakan BP H Aminullah, anggota satgas halal Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali usai penyerahan sertifikat halal kepada para pelaku UMKM.

"Target pemerintah pusat adalah satu juta sertifikat halal yang sifatnya gratis, yang paling banyak di Jembrana ini. Tentu saja ini atas peran semua pihak dari pemerintah daerah termasuk PLUT, dinas terkait dan pendamping halal," ucap Aminullah.

Pihaknya mengungkapkan sertifikasi halal di Jembrana memberikan jaminan produk sehingga dapat diterima oleh semua masyarakat. Hal tersebut juga berujung pada meningkatnya pendapatan produsen produk-produk tersebut.

"Hari ini kegiatan penyerahan sertifikat halal  sebagai  awal yang baik agar semua produk yang ada di kabupaten Jembrana mendapat jaminan yang lebih baik dan bernilai tambah dan juga berdampak pada daerah karena semua masyarakat yang memiliki produk sudah tersertifikasi," ujarnya.

Dengan adanya program satu juta sertifikat halal gratis, pihaknya berharap dapat dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat yang mempunyai produk usaha. Ia pun optimis kabupaten Jembrana dapat mencapai target sertifikasi halal yang telah ditentukan karena dukungan berbagai pihak dalam memfasilitasi pelaku usaha.

"Jembrana paling aktif, paling banyak dan memiliki respon yang baik karena dari PLUT dan dinas mensosialisasikan dengan acuan Undang-undang sehingga dapat tersosialisasi dengan baik," ungkapnya.

Pihaknya mengaku, Jembrana bisa menjadi contoh dalam mensukseskan penyelenggaraan program sertifikat halal gratis ini. Tidak hanya menjadi contoh di Bali bahkan bisa menjadi secara nasional. 

"Ini bukan hanya ranahnya agama tapi menjadi program nasional yang sudah diundang-undangkan yang targetnya di bulan Oktober tahun 2024, syukur-syukur Jembrana menjadi piloting dalam hal mensukseskan sertifikasi halal itu. Ini perlu saya sampaikan secara nasional bahwa di kabupaten Jembrana sangat luar biasa dalam hal mensupport sertifikasi halal itu," tutupnya.

Disisi lain , Kepala Dinas  Koperindag kabupaten Jembrana, I Komang Agus Adinata mengungkapkan banyak pedagang makanan di Jembrana sebenarnya sudah membuat produk secara halal, namun produk-produk yang memiliki sertifikat halal masih sangat terbatas.

"Yang mengusulkan sertifikat halal baru produk makanan yang dikemas, tapi makanan yang siap saji lain seperti di warung makan, pasar senggol dan pedagang makanan ada di sepanjang jalan masih belum," ujarnya.

Dirinya mengajak semua pelaku UMKM untuk mendaftar produknya agar memperoleh sertifikat halal. Hal ini juga dalam rangka menyambut Jembrana Emas tahun 2026, dimana diyakini nantinya akan banyak wisatawan yang berkunjung ke Jembrana.

"Kita akan kembangkan lagi, pelaku UMKM yang memiliki produk-produk baru untuk didaftarkan lagi. Sehingga semua produk kita benar-benar bersertifikat halal dan memenuhi syarat BPOM dan siap untuk menyambut Jembrana Emas tahun 2026," ucapnya.

Dengan semua produk telah tersertifikasi halal, pihaknya mengatakan hal tersebut akan memperluas target pemasaran yang dapat diterima oleh semua kalangan sehingga meningkatkan kesejahteraan bagi produsen itu sendiri.

"Tujuan mencari sertifikat halal adalah untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan pendapat pelaku UMKM," pungkasnya. (*)

Wawali Arya Wibawa Terima Kunjungan Studi Komparasi Bupati Kabupaten Solok Selatan


Denpasar -- Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan Bupati Kabupaten Solok Selatan, H. Khairunas di Kantor Walikota Denpasar pada Senin (31/7) pagi. Kunjungan Bupati Kabupaten Solok Selatan ini dalam rangka studi komparasi terkait pengembangan pariwisata, ekonomi dan pemberdayaan UMKM. 

Hadir pula mendampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara dan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Solok Selatan, Pamil Ruskamdani. 

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat datang kepada Bupati Kabupaten Solok Selatan, H. Khairunas  dan rombongan di Kota Denpasar.  Dimana, pengembangan pariwisata pasca pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Denpasar tidak hanya berfokus pada objek wisata, melainkan juga melakukan pengembangan terhadap atraksi budaya dan masyarakat yang ada di sekitar kawasan pariwisata.

“Kota Denpasar dalam melakukan pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada jumlah turis yang datang melainkan pada quality tourism, kami ingin budaya kami menjadi daya tarik untuk mereka,” ujarnya

Sementara itu Bupati Kabupaten Solok Selatan, H. Khairunas  menyatakan Bali khususnya Denpasar telah berhasil melakukan pemulihan ekonomi pasca pandemi dengan kembalinya aktifitas ekonomi dibidang pariwisata. 

“Keberhasilan ini harus kami pelajari dan terapkan di Kabupaten Solok untuk kembali meningkatkan kunjungan wisatawan melalui pengembangan budaya,” ujarnya. (esa-tbl/dps) 

Minggu, 30 Juli 2023

Street Parade Drumband Meriahkan Tahun Baru Islam di Jembrana


JEMBRANA -- Peringatan tahun baru Islam 1445 Hijriah  dimeriahkan dengan event Street Parade Drumband dari anak anak Madrasah Ibtidaiyah (MI )se Kabupaten Jembrana .

Acara terselenggara oleh  Kantor Kementerian Agama kabupaten Jembrana diikuti 20 peserta , dilepas langsung oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama, I Gede Sumarawan di depan Kantor Kementerian Agama kabupaten Jembrana, Minggu (30/7).

Parade Drumband yang mengambil rute dari depan Kantor Kementerian Agama kabupaten Jembrana hingga finish di lapangan Dauhwaru, berhasil menarik animo masyarakat untuk menyaksikan kepiawaian siswa-siswi MI dalam memainkan instrumen musik.

Bupati Tamba mengatakan lomba Street Parade Drumband dan Irama Musik Islami Madrasah Ibtidaiyah memberikan nuansa baru saat peringatan tahun baru Islam dan menjadi ajang untuk menyalurkan kreativitas para siswa-siswi.

"Parade drum band ini memberikan suasana berbeda pada peringatan tahun baru Islam 1445 Hijriah, mudah-mudahan semua mendapat berkah," ucapnya.

Pihaknya berkeinginan kegiatan parade tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan saja, tetapi bagaimana melalui kegiatan tersebut dapat menumbuhkan perilaku yang baik dan menjadi momentum untuk saling bersilaturahmi.

"Saya harapkan agar kegiatan lomba ini tidak hanya dijadikan ajang untuk meraih juara saja oleh para pesertanya, tapi yang lebih penting bagaimana sikap perilaku peserta untuk bisa meningkatkan iman dan silahturahmi serta menjadi teladan bagi umat lainnya," ujar Bupati Tamba.

Dilain sisi, ketua panitia Dinar Gandana melaporkan bahwa perlombaan drumband dan irama musik Islami yang dikemas menjadi sebuah parade ini melibatkan ratusan peserta.

"Peserta dari 20 MI, dimana dari 7 MI Negeri dan 13 dari MI Swasta. Jumlah siswa untuk drumband sebanyak 630 orang, peserta irama musik Islami sebanyak 60 orang serta official sebanyak 167 orang. Total keseluruhan 857 orang," jelasnya.

Dinar berharap, juara dalam perlombaan ini dapat  ditampilkan  pada parade budaya serangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kota Negara yang akan berlangsung bulan Agustus ini.

"Harapan kami, untuk drumband yang juara nantinya dapat diikutsertakan dalam kegiatan ulang tahun kota Negara tahun ini," tutupnya. (Ngr/)

Walikota Jaya Negara Tinjau Pelaksanaan Pasar Murah di Banjar Kertasari Kelurahan Peguyangan


Denpasar – Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah yang  di gelar di Balai Banjar Kertasari, Kelurahan Peguyangan, Minggu (30/7). Pasar Murah ini digelar guna memberika kemudahan masyarakat untuk memperoleh bahan pokok serta piranti pendukung Hari Suci Galungan dan Kuningan dengan harga terjangkau. 

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara mengapresiasi Pasar Murah yang digelar Banjar Kertasari, mengingat masyarakat mendapatkan bahan pokok yang terjangkau jelang Hari Suci Galungan dan Kuningan.  

"Kami sangat apresiasi pasar murah ini, kalau semua banjar bisa mandiri seperti ini tentunya menjadi hal baik untuk kesejahteraan masyarakat,"ujarnya. 

Pelaksanaan pasar murah tersebut menjadi special karena dikelola langsung banjar setempat. Adapun dalam pasar murah yang digelar melibatkan UMKM setempat dan diberi subsidi langsung dari banjar. 

"Warga banjar diberi kupon gratis dan subsidi yang diambil dari kas banjar, ini tentunya menjadi contoh yang sangat baik untuk kedepan diadopsi banjar lain sehingga dapat mensejahterakan masyarakat melalui perkumpulan dalam hal ini banjar," ujarnya. 

Selain itu Jaya Negara mengapresiasi pengelolaan banjar Kertasari yang sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam yakni menyama braya. 

"Kami melihat disini suasana kebersamaan bisa terbangun, kalau semua banjar bisa seperti ini Pemerintah pastinya sangat bahagia, hal ini tentu akan menjadi pilot project untuk kedepan diadopsi banjar lain," harapnya. 

Sementara Kelian Banjar Kertasari, I Gusti Ngurah Sardula mengatakan kegiatan ini rutin diadakan menjelang galungan. Dalam kegiatan ini melibatkan UMKM dan masyarakat banjar setempat. 

"Kegiatan ini kita biayai dari kas banjar, memberi subsidi untuk masyarakat dan setiap KK kita beri kupon gratis sebesar 20 ribu untuk bisa ditukarkan di pasar murah,"ujarnya. 

Pihaknya mengaku kegiatan pasar murah bersubsidi Banjar Kertasari ini ingin berkontribusi untuk warga masyarakat banjar. Adapun yang dijual seperti bunga, alat-alat penjor, buah serta makanan dan juga keperluan hari raya. 

" Tidak ada uang keluar, semua yang berbelanja dan yang menjual adalah masyarakat banjar. Semua yang berbelanja kita subsidi 10 persen dan semua murni dari kas banjar. Seperti itu kontribusi kita ke masyarakat agar bisa mengurangi beban masyarakat apalagi menjelang hari raya," jelasnya. (HumasDps)

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved