-->

Sabtu, 12 Agustus 2023

Walikota Jaya Negara Ngaturang Bhakti Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Ida Bhatara Nyejer Hingga 15 Agustus


Denpasar, Jajaran Pemkot Denpasar melaksanakan persembahyangan serangkaian Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (12/8) untuk selanjutnya Ida Bhatara nyejer hingga Selasa (15/8). Pelaksanaan bhakti pujawali dihadiri langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana dan Anggota DPRD Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra. 

Tampak hadir pula Panglingsir Puri Kesiman, AA Ngurah Gede Kusuma Wardana, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Widnyani Wiradana bersama pimpinan OPD serta masyarakat dan pemedek yang datang silih berganti sejak pagi hari untuk melaksanakan persembahyangan. Usai melaksanakan bhakti pujawali di Pura Dalem Sakenan, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara melaksanakan Bhakti Pujawali di Pura Dalem Susunan Wadon yang juga berlokasi di Kawasan Desa Adat Serangan. 

Diiringi suara kidung dan Gender Wayang Lemah, pelaksanaan upakara diawali dengan sesolahan Tari Topeng Wali, dilanjutkan dengan Tari Rejang Dewa, Tari Baris Gede dan diakhiri dengan Topeng Sidhakarya. Puncak Pujawali dilaksanakan dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Putra Telaga, Griya Telaga Sanur. 

Panglingsir Puri Kesiman, AA Ngurah Gede Kusuma Wardana didampingi IB Gede Pidada selaku Prawartaka Karya menjelaskan, pelaksanaan Pujawali di Pura Sakenan Kota Denpasar dilaksanakan setiap enam bulan sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan atau Hari Suci Kuningan. Dimana, pelaksanaan pujawali kali ini tetap berlangsung seperti biasa sesuai dengan tetap memegang teguh tattwa. 

“Secara tatwa pelaksanaan upakara tetap sama, dan untuk tahun ini tidak dilaksanakan pembatasan sebagaimana saat Covid-19, sehingga dalam pujawali Ida Bhatara Nyejer selama 3 hari,” ujarnya sembari mengimbau agar pemedek datang bergantian hingga upacara penyineban pada Selasa (15/8) mendatang. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Winawa usai persembahyangan mengatakan bahwa pelaksanaan Bhakti Piodalan ini dilaksanakan sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat. Karenanya sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, utamanya krama untuk menjadikan ini sebagai sebuah momentum dalam menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana

"Dengan pelaksanaan upacara ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara sembari mengucapkan Rahajeng Rahina Kuningan bagi umat se-Dharma dimanapun berada. 

Lurah Serangan, I Wayan Karma menambahkan, rangkaian Pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan telah dimulai pada Kamis, 10 Agustus 2023 lalu yang diawali dengan mareresik atau bersih-bersih, ngiyas dan mamenjor. Dilanjutkan pada Jumat, 11 Agustus 2023 akan dilaksanakan prosesi Ngelungan Ida Bhatara ke Pura Pesamuhan Agung sedangkan Puncak Pujawali dilaksanakan hari ini, Sabtu (12/8) bertepetan dengan Hari Suci Kuningan. Selanjutnya, bhakti penganyar dilaksanakan secara berturut pada 13 dan 14 Agustus 2023 serta upacara Penyineban dilaksanakan pada 15 Agustus 2023. 

Lebih lanjut dijelaskan, untuk mengantisipasi membludaknya pemedek yang tangkil, pihaknya mengimbau agar masyarakat yang hendak tangkil dapat memanfatkan waktu bhakti penganyar. Dimana, selama tiga hari Ida Bhatara Nyejer masyarakat dapat melaksanakan persembahyangan pujawali. Tak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan dua titik sebagai kantong parkir untuk mengantisipasi krodit lalu lintas, keduanya yakni Parkir di Kawasan Jembatan Serangan dan Parkir di Kawasan Lapangan I Wayan Bulit Serangan. 

“Jadi kami mengimbau masyarakat untuk tidak fokus ke satu hari saja untuk tangkil, bisa memanfaatkan saat bhakti penganyar, dan untuk parkir agar dapat menuju dua titik yang disediakan oleh panitia untuk menghindari kemacetan lalu lintas disekitar pura,” ujarnya. 

Walikota Jaya Negara Hadiri Karya di Pura Dalem Pinatih, Padangsambian


Denpasar - Walikota Denpasar, I.G.N Jaya Negara menghadiri Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Pujawali, Wrespati Kalpa, Mupuk Pedagingan, Mecaru Rsi Gana, dan Mecaru Panca Mustika Meyama Raja di Pura Dalem Pinatih, Banjar Pagutan, Desa Pakraman Padangsambian, bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu, (12/8). 

Pada kesempatan itu, Walikota Denpasar, I.G.N Jaya Negara, didampingi Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), I Made Arka, tampak mengikuti prosesi persembahyangan hingga akhir.

Walikota Denpasar, I.G.N Jaya Negara mengatakan, Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Pujawali, Wrespati Kalpa, Mupuk Pedagingan, Mecaru Rsi Gana, dan Mecaru Panca Mustika Meyama Raja di Pura Dalem Pinatih, Banjar Pagutan, Desa Pakraman Padangsambian ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat, khususnya pangempon pura untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Sehingga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Pujawali, Wrespati Kalpa, Mupuk Pedagingan, Mecaru Rsi Gana, dan Mecaru Panca Mustika Meyama Raja di Pura Dalem Pinatih, Banjar Pagutan, Desa Pakraman Padangsambian ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Jaya Negara

Ida Rsi Agung Yoga Sidi Bang Pinatih, selaku Yajemana Karya berharap, pelaksanaan Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit, Pujawali, Wrespati Kalpa, Mupuk Pedagingan, Mecaru Rsi Gana, dan Mecaru Panca Mustika Meyama Raja di Pura Dalem Pinatih ini dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana. Sehingga kedepan melalui bhakti kepada Ida Bhatara Sesuhunan dapat memberikan kesehatan dan kesejahteraan bagi semua umat. 

"Terimakasih atas dukungan semua pihak kepada kami dalam melaksanakan yadnya ini, kami mohon doa restu, semoga karya ini berjalan lancar dan penuh makna, dan semoga kita semua dianugrahi kesehatan dan kesejahteraan, sekali lagi terimakasih," ujarnya. 

Jumat, 11 Agustus 2023

Dandim Pimpin Sidang Pankar dan Jabatan Personel Kodim 1710/Mimika


Timika - Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi memimpin sidang Pangkat dan Karier (Pankar) Usul Kenaikan Pangkat (UKP) periode 01-04-2024 dan Sidang usul jabatan bagi Bintara dan Tamtama di Ruang Data Kodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga no 04 Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Kab. Mimika. Jumat (11/08/2023).

Kenaikan pangkat merupakan suatu kehormatan dan kebanggan tersendiri bagi seorang prajurit. Bahkan hal ini suatu kesejahteraan. Kendati demikian, kenaikan pangkat ini tidak serta merta, namun tentunya melalui sejumlah tahapan yang harus dilalui oleh prajurit yang diusulkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.

Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi mengatakan, sejumlah persyaratan baik administrasi, kesehatan maupun kesegaran jasmani harus terpenuhi. Setelah persyaratan ini terpenuhi, kemudian para prajurit yang berhak dan sudah eligible diusulkan seleksi KP ini dibahas dalam Sidang Pankar.

Sidang Pankar ini harus digelar oleh satuan sebelum daftar nama prajurit yang diusulkan KP dikirim ke Komando Atas. Ini prosedur dan mekanisme baku yang harus dilalui. “Di sini dilakukan pembahasan dan penilaian secara objektif dengan tetap memperhatikan saran dan pertimbangan para Danramil dan staf fungsional”, tandasnya.

Sementara itu, Perwira Seksi Personel (Pasipers) Kodim 1710/Mimika Kapten Inf Gertaim Pakpahan,  menambahkan, untuk prajurit Kodim 1710/Mimika yang diusulkan kenaikan pangkat reguler periode 01-04-2024 sejumlah 16 personel, terdiri dari 2 Perwira, 13 Bintara dan 1 Tamtama.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Staf Kodim 1710/Mimika Mayor Inf Abdul Munir, seluruh Danramil dan para Perwira Staf Kodim 1710/Mimika.

 

Pemkot Denpasar Gandeng Polresta Gelar Jumat Curhat Bersama Kelompok Nelayan Sari Segara Kekal


DENPASAR -- Pemerintah Kota Denpasar bersama Polresta Denpasar menggelar kegiatan jumat curhat bersama para nelayan yang berlokasi di Posko Kelompok Nelayan Sari Segara Kekal pada Jumat (11/8). Kegiatan ini merupakan program Kapolri yang pelaksanaannya dilakukan oleh Polresta Denpasar dan Polsek Dentim guna menyeral aspirasi dan kendala di masyarakat. Pada kesempatan kali ini, pelaksanaan Jumat Curhat ini dihadiri oleh 15 orang nelayan.

Hadir pada kegiatan tersebut yakni Kasat Binmas Polresta Denpasar, Kompol Cokorda Arim Mahaputra, Kasat Polair, Raka Sugita, Kasat Intel Kompol, Wayan Sudita, serta Kapolsek Dentim, Kompol Nyoman Darsana.

Kasat Binmas Polresta Denpasar, Kompol Cokorda Arim Mahaputra mengungkapkan bahwa kegiatan jumat curhat adalah program dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan sekaligus memperkenalkan aplikasi Polisi Banjar sebagai sarana untuk melaporkan permasalahan-permasalahan masyarakat

"Kegiatan ini merupakan program dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan sekaligus memperkenalkan aplikasi Polisi Banjar bagi masyarakat agar melaporkan permasalahan, sehingga kepolisian bisa cepat turun tangan menangani permasalahan tersebut," ungkapnya. 

Ketua Kelompok Nelayan Sari Segara, I Made Bagus Mahayana mengatakan untuk bisa difasilitasi alat bantu dalam melakukan penyelamatan orang hanyut.

"Karena pengalaman kita dulu pernah menyelamatkan orang hanyut dengan alat seadanya," tuturnya. 

Diakhir kegiatan, juga dilaksanakan pembagian paket sembako dan pelepasan tukik bersama masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Nelayan dan Kelompok Konservasi Penyu Sari Segara.

Optimalkan Pengolahan Sampah Bupati Suwirta Motivasi Pegawai Dinas LHP


KLUNGKUNG -- Meskipun di hari libur yang bertepatan dengan Hari Raya Penampahan Kuningan, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyempatkan diri untuk meninjau Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jumat (11/8). 

Tujuan tinjaunya tersebut guna memberikan arahan dan motivasi kepada Plt Kadis LHP, I Ketut Suadnyana dan jajaran yang baru dilantik agar nantinya terus bekerja berkesinambungan dan penuh dengan semangat yang tinggi sehingga pengolahan sampah di TOSS Center ini terus berjalan maksimal. 

"Nah, dengan pergantian petugas ini saya harapkan tidak terjadi penurunan kinerja tetapi spirit dan semangat untuk bekerja harus terus dilakukan sehingga di TOSS Center ini terus bis berjalan maksimal," ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga menambahkan untuk sampah-sampah hari ini akan diambil sore oleh petugas. Pengolahan sampah ini harus terus dilakukan ke desa-desa. Terkait kesediaan pupuk organik saat ini sudah ada sebanyak 50 ton lebih yang nantinya akan dibagikan secara gratis kepada para petani setelah hari raya Kuningan. 

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini dapat memberikan manfaat bagi para petani,” harap Bupati Suwirta.

Sementara terkait pembangunan TOSS Center yang diisi penataan jalan, taman, jalur jogging dan penambahan tempat sel sampah Bupati Suwirta menugaskan Plt Kadis LHP agar menambah tenaga agar nantinya pekerjaan bisa berjalan maksimal dan selesai tepat pada waktu tanpa mengurangi kualitas. 

“Jika pembangunan ini sudah selesai TOSS Center ini akan sangat indah yang didalamnya ada tempat rekreasi, tempat jogging yang akan memberikan kenyaman dan tempat menyenangkan bagi tamu yang berkunjung sehingga ilmu-ilmu tentang cara pengolahan sampah juga bisa dipelajari disini,” imbuhnya.

Dipusatkan di Tabanan, Bupati Sanjaya Atensi dan Dukung Pagelaran Lomba Barong Bangkung se-Bali


Tabanan - Barong Bangkung adalah salah satu jenis tari Barong yang merupakan bagian penting dari budaya dan tradisi Bali. Untuk melestarikan budaya dan tradisi Bali serta mempromosikan seni pertunjukan unik ini kepada wisatawan dan masyarakat luas, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dukung penuh pagelaran lomba Barong Bangkung se-Bali yang digelar di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Sanjaya Tabanan, Jumat, (11/10).

Dukungan tersebut ditunjukan orang nomor satu di Tabanan dengan menghadiri langsung kegiatan lomba yang dimulai dari pukul 13.00 Wita tersebut hingga usai. Bupati yang saat itu didampingi anggota Komisi IV DPR RI, Ketua DPRD Bali, Ketua DPRD Tabanan beserta beberapa anggotanya, Tjokorda Anglurah Tabanan, dan Kepala OPD terkait, menikmati pertunjukan tari Barong Bangkung yang dipentaskan oleh puluhan Sekaa Barong Bangkung yang sangat energik dan atraktif.

Sebanyak 12 Sekaa Barong Bangkung yang mengikuti perlombaan, baik dari Tabanan maupun luar Tabanan, dimana dari sekian Sekaa tersebut didominasi oleh para generasi muda usia belasan tahun. Lomba ini juga dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat dan pendidikan bagi generasi muda tentang warisan budaya Bali. Terbukti, pertunjukan itu mampu mengundang decak kagum serta mendapat apresiasi dari ribuan penonton yang memadati area GWS saat itu. 

Selaku pemerintah, Bupati Sanjaya mengaku sangat bangga dan bersyukur memiliki generasi muda yang penuh kreasi dan inovasi, terlebih, mampu berkontribusi dalam pelestarian tradisi dan budaya adiluhung Bali. "Ketika melihat Barong Bangkung, saya selalu teringat, bahwa Barong Bangkung ini kita pentaskan pertama kali di Tabanan tahun 2002 yang saat itu Bapak Adi Wiryatama sebagai Bupati. Saya waktu itu audiensi dengan beliau minta dilaksanakan festival Barong Bangkung pertama di Bali, ada di Tabanan, Tahun 2002. Sudah 21 tahun yang lalu," kenang Sanjaya. 

Hal ini dikatakan Sanjaya tiada lain agar lebih mudah mengorganisir para sekaa yang terdiri dari banyak komunitas. "Harus ada wadah atau lembaga, sehingga Pemerintah gampang membantu dan tidak tumpang tindih. Seperti sekarang ini membuat kegiatan festival ini, sehingga kedepan bisa membuat festival-festival serupa secara bergantian dan nampak bagus. Astungkara kedepan ada forum yang mewadahi sekaa Barong di Tabanan atas inisiasi Pemkab Tabanan melalui Dinas Kebudayaan," imbuh Sanjaya. 

Begitu perhatiannya terhadap tradisi dan budaya adiluhung Bali, Bupati Sanjaya menginisiasi kegiatan tersebut hingga menjadi seperti sekarang. Apalagi Tabanan merupakan salah satu Kabupaten di Bali yang memiliki begitu banyak maestro seni, sehingga kegiatan seni dalam rangka pelestarian tradisi dan budaya yang ada, akan selalu mendapat dukungan dari Bupati dan jajaran. Pihaknya juga berharap agar seluruh sekaa Barong di Tabanan membentuk suatu organisasi maupun Forum yang menyatukan para sekaa. 

Salah satu peserta lomba, I Putu Gede Dharma Utama dari Sekaa Demen Menawaratna Kapal, mengatakan sangat berbahagia bisa turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Tujuan tiang ikut festival ini adalah turut berpartisipasi karena tergugah akan bangkitnya kesenian Bali. Harapan kedepannya, semoga masyarakat Bali selalu melestarikan tradisi Ngelawang ini, karena dengan adanya ngelawang ini, hari raya galungan dan kuningan yang utama itu menjadi lebih ramai, lebih meriah. Kalau tidak ada barong, suasana itu terasa kurang," pungkasnya. 

Demikian juga halnya seperti yang dituturkan oleh I Gede Agustina Yoga Putra selaku Panitia, selain ditujukan sebagai wahana adu bakat antar Sekaa Barong serta pelestarian budaya dan tradisi Bali, lomba ini juga ditujukan untuk menyemarakan hari raya Galungan dan Kuningan serta memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-78 Tahun 2023, juga Hari Ulang Tahun Komunitas Seni Bangkal Ganas. Pihaknya juga berharap, kegiatan ini mampu meningkatkan euforia untuk meningkatkan kesenian di Tabanan, khususnya Barong Bangkung semoga semakin hebat dan jaya. 

Final Kerjurprov Bolavoli, BMBJ Klungkung Kalahkan Tuan Rumah, SDC Denpasar Bantai Habis SBV Manik Tabanan


Karangasem Bali Kini - Pertandingan Final Kejurprov Bolavoli antar club se-Bali 2023 diadakan di GOR Gunung Agung, Karangasem, Bali pada Kamis (10/8/2023) malam. Dimana malam tersebut merupakan penentuan juara 1, 2 dan 3. 

Dalam perebutan juara 3 antara Portuna Karangasem dengan BMBJ Klungkung menjadi pertarungan sengit. Di season pertama, Portuna yang merupakan tuan rumah awalnya menguasai pertandingan. Di season selanjutnya, BMBJ Klungkung berhasil mengimbangi skor yakni 2:2. Di season terakhir, pertandingan semakin memanas, namun akhirnya BMBJ Klungkung berhasil mengalahkan Portuna Karangasem di detik-detik terakhir dengan perolehan point tipis dengan skor 3:2.

Sementara, pada perebutan juara 1 dan juara 2, SBV Manik Tabanan melawan SDC Denpasar. Dalam pertandingan 3 season tersebut, SDC Denpasar berhasil membantai habis SBV Manik Tabanan dari awal hingga akhir. 

Dalam perlawanannya diseason pertama, pemain nomor 12 SBV Manik Tabanan sempat alami cedera tangan sehingga harus digantikan dengan pemain nomor 11. Season pertama, SDC Denpasar memperoleh skor 1:0 hingga di season terakhir tanpa ampun, SDC Denpasar berhasil menguasai pertandingan hingga mencapai skor 3:0 dan ditentukan sebagai juara satu atas kemenangan mutlaknya melawan SBV Manik Tabanan. Sementara SBV Manik Tabanan ditentukan sebagai juara kedua dalam Kejurprov Bolavoli Bali.

Diakhir pertandingan, Bupati Karangasem I Gede Dana pada media mengatakan jika pihaknya akan terus membina atlet dan terus mengembangkan bibit-bibit baru didaerahnya. "Kami akan terus membina agar nantinya ada bibit-bibit baru, dengan mengadakan pertandingan tingkat kecamatan, Bupati Cup hingga terus lolos ke tahap-tahap selanjutnya," kata Gede Dana.

Sementara, Ketua KONI Bali Kerjurprov I Gusti Ngurah Oka Darmawan yang menyaksikan langsung pertandingan mengapresiasi pengadaan pertandingan Bola Voli di Kabupaten Karangasem. "Saya kira pertandingan yang diadakan di Karangasem ini sangat-sangat luar biasa dilihat dari antusias masyarakatnya di Karangasem sangat bergengsi untuk Bola Voli maka ini akan menjadikan kebangkitan dari Kejurprov," katanya. 

Ketua Umum Pengprov PBVSI Bali Nyoman Sukanada mengatakan jika pertandingan ini merupakan ajang seleksi ketat untuk para atlet yang akan melaju ke tingkat Kejurnas. "Ini kan nanti skrup nya Bali, dan akan dilanjutkan di Kejurnas. Semangat dari PBVSI Karangasem saya acungi jempol, bagaimanapun ini merupakan suatu ajang seleksi untuk masa depan dan antusias masyarakat juga saya apresiasi," katanya. (Ami)

Kamis, 10 Agustus 2023

Perkuat Mitigasi, Jembrana Miliki Dokumen Kontingensi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami


JEMBRANA -- Sebagai daerah yang rawan akan bencana , Kabupaten Jembrana telah memperkuat langkah langkah dalam mitigasi bencana alam.

Salah satunya melalui penyusunan dokumen Dokumen Rencana Kontingensi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami.

Dokumen itu disosialisasikan dan dihadiri langsung Bupati Jembrana I Nengah Tamba  bertempat di Hotel Jimbarwana, Kamis (10/8). Turut ditandatangani Komitmen bersama dan penyerahan dokumen Renkon Gempa Bumi dan Tsunami sebagai bentuk kesiapan serta komitmen tanggap darurat akan bencana.

Bupati I Nengah Tamba mengatakan dokumen ini penting bagi daerah sehingga diperlukan komitmen untuk menjalankannya.

Ia juga mengingatkan  letak geografis Kabupaten Jembrana terdiri dari pegunungan, perbukitan, dan pantai sehingga sangat beresiko akan  ancaman dan memiliki potensi bencana yang tinggi. 

Terlebih dari   indeks resiko bencana, Kabupaten Jembrana sendiri menempati nomor satu di Provinsi Bali. 

"Setelah kita susun dokumen ini, komitmen bersama tiap OPD dan stakeholder terkait menjadi penting, karena hasil kegunaannya untuk kita sebagai acuan dalam menanggulangi jika sewaktu-waktu terjadi bencana gempa bumi dan tsunami, ucapnya. 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan akan menindaklanjuti hasil renkon ini agar menjadi dasar ketetapan bagi OPD terkait dalam pelaksanaan penanganan bencana. 

"Akan ditetapkan dalam bentuk keputusan Bupati sehingga menjadi satu pegangan bagi pemkab agar dapat dilaksanakan sesuai aturan," tutupnya. 

Sementara Dyah Rusmiasih yang mewakili Direktorat Kesiapsiagaan BNPB menyampaikan bahwa renkon ini merupakan salah satu bentuk dukungan BNPB kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengahadapi keadaan darurat. Sehingga jika terjadi bencana maka respon dapat dilakukan secara cepat dan efisien.

"Kami memfasilitasi pemda untuk menyusun dokumen rencana kontingensi, yang tujuannya adalah mempersiapkan masyarakat dan pemda untuk lebih siap menghadapi potensi bencana yang bisa kapan saja terjadi. Dan khusus di Jembrana yakni gempa bumi dan tsunami, " jelasnya.

Kedepannya Ia mendorong renkon ini untuk diuji dalam bentuk simulasi koordinasi, TTX dan gladi serta dimutakhirkan secara berkala untuk mendapatkan hasil yang faktual.  "Harapannya dokumen ini dapat diuji dan diupdate secara berkala karena renkon merupakan salah satu acuan dalam penyusunan rencana operasi jika bencana terjadi," ungkap Dyah. ( Hms)

Duta Anti Rokok Antarkan Nakes Jembrana Teladan Ditingkat Nasional

 

Jembrana - Nuri Musfiriyah tenaga kesehatan (nakes) asal kelurahan loloan timur Kecamatan Jembrana, lolos dalam seleksi nakes teladan tingkat nasional. 

Nuri merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di RSU Negara.  Ia menerima penghargaan tenaga kesehatan teladan katagori Tenaga Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit Umum Daerah dan dijadwalkan menerima penghargaan di Istana Negara pada HUT RI ke 78. 

Penghargaan itu melalui  beberapa tahap seleksi mulai administrasi dari kementerian kesehatan, seleksi di Kabupaten hingga seleksi di provinsi.

Saat bertemu dengan Bupati Jembrana I Nengah Tamba, kamis (10/8), Nuri menceritakan tahapan seleksi tenaga kesehatan teladan  dimulai pada bulan maret 2023.
Dari tahapan  seleksi administrasi  kementerian kesehatan serta  diwajibkan mengirim  karya ilmiah singkat .

Lolos ditingkat kabupaten, dirinya harus bersaing dengan sembilan tenaga kesehatan lainnya ditingkat provinsi. Dari seleksi itu , sembilan nama kemudian dikerucutkan menjadi lima orang . Hingga hanya dirinyalah yang terpilih mewakili Bali mendapat penghargaan tingkat nasional  kategori tenaga kesehatan masyarakat. Seluruh tahapan seleksi itu memakan waktu hingga  lima bulan termasuk seleksi akhir tingkat nasional setelah mempresentasikan essay inovasi dihadapan juri dari kementerian kesehatan.

" Ada 6 tenaga kesehatan  dari rumah sakit dan 3 dari puskesmas .  Seleksi ditingkat provinsi itu hanya 5 orang saja yang lolos itupun semuanya dari RSU Negara. Setelah itu kita presentasi karya ilmiah secara langsung di Dinas Kesehatan provinsi. Kemudian   dari lima orang itu,  hanya 2 orang saja terpilih  ,saya sendiri dan tenaga apoteker. Hingga ditingkat nasional saya sendiri terpilih sebagai nakes teladan kategori kesehatan masyarakat rumah sakit umum daerah,"  terang Nuri. 

Nuri menuturkan, Inovasi yang diangkatnya berdasarkan kegiatan  inovasi unik yang ada di RSU Negara  tempatnya bertugas.  Inovasi yang diangkat yakni permasalahan rokok dan berlangsung selama kurun waktu 5 bulan hingga mendapatkan hasilnya.

“Untuk ditingkat nasional itu kita presentasi mengenai essay dan juga inovasi. Inovasi saya itu duta Kopemesra  semacam duta anti rokok di rumah sakit yang menangani masalah rokok di rumah sakit, kegiatannya kita itu memberikan edukasi kepada masyarakat di rumah sakit serta penyuluhan," jelasnya.

 Upaya memberikan sosialisasi kemasyarakat, Nuri menceritakan telah  menggunakan beberapa saluran media baik  secara langsung maupun tidak langsung.
Ia  juga memanfaatkan media publik seperti radio , termasuk menginformasikan adanya layanan konseling berhenti merokok.

"  Jadi ini adalah layanan konseling merokok satu-satunya di kabupaten Jembrana di RSU yang kita buat bukan hanya layanan konseling secara langsung saja namun juga bisa melalui online atau whatsapp, ”tuturnya. 

Sementara itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengapresiasi atas apa yang sudah didapat oleh tenaga nakes tersebut dan diharapkan bisa diimplementasikan sehari-hari termasuk memberikan ilmu tersebut sebagai contoh kepada tenaga nakes lainnya. 

“Ini merupakan kabar baik buat kita semua, Kado prestasi yang sangat luar biasa ini  sebagai hadiah kita juga saat HUT kota negara dan HUT RI, semoga kabar baik ini juga menjadi wadah untuk para nakes lainnya,” ujar Bupati Tamba

Selain itu, Bupati Tamba berpesan kepada tenaga nakes yang akan berangkat menuju keJakarta agar selalu menjaga relasinya saat bertemu dengan nakes lainnya. 

“Mohon jalin relasi dijakarta ketika ketemu orang banyak, sharing pengalaman disana,” tandasnya.  (Adi/Humas)

Libur Galungan dan Kuningan, Siswa SMP di Denpasar Digemleng Adat Budaya Lewat Pasraman di Sekolah


Denpasar -- Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Denpasar digembleng ilmu tentang adat, budaya dan tradisi selama Libur Hari Suci Galungan dan Kuningan. Hal tersebut guna mengisi hari libur dengan kegiatan positif dan mengantisipasi hal-hal negatif yang dilakukan oleh siswa. Kegiatan ini diikuti oleh semua SMP baik Negeri maupun swasta di Kota Denpasar di sekolah masing-masing.

Kepala Disdikpora Kota Denpasar Anak Agung Gde Wiratama saat dikonfirmasi Kamis (10/8), pasraman tersebut digelar mulai tanggal 7-10 Agustus 2023. Hal ini sesuai imbauan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar.Kegiatan ini diisi dengan berbagai kegiatan dari membuat bahan upakara maupun semacam dharma wacana. Tak hanya bagi siswa beragam Hindu, siswa yang beragama lain seperti Islam juga ikut belajar baca Alquran dan sejenisnya.

"Pelaksanaan pasraman sekolah ini digelar untuk mengisi hari libur Galungan dan Kuningan. Dimana selama masa liburan mereka agar diisi dengan kegiatan yang positif," ujar Wiratama

Pihaknya mengaku tidak memaksakan sekolah untuk menggelar kegiatan tersebut. Dimana, Disdikpora hanya memberikan imbauan kepada semua SMP negeri maupun swasta agar bisa melaksanakan kegiatan tersebut. Hal ini berkaca dari kenakalan remaja yang sempat heboh yakni bajing kids tidak lagi terjadi di Kota Denpasar. 

"Berkaca pada kejadian kelompok bajing kids kemarin. Jadi kita serahkan ke masing-masing sekolah untuk menggelar pasraman sekolah untuk membuat kegiatan yang positif. Selain kenakalan remaja juga bisa mengurangi siswa fokus bermain gadget," katanya.

Wiratama menuturkan, waktu pelaksanaan pasraman sekolah ini ditentukan masing-masing sekolah. Ada yang melaksanakan selama dua hari ada juga yang melaksanakan secara penuh selama 4 hari. Selama pelaksanaan pasraman, siswa tidak dipungut biaya karena semua ditanggung pihak sekolah yang dapat menggunakan alokasi dana BOS.

Dikatakannya, kegiatan dalam pelaksanaan pasraman sekolah tersebut dikemas dengan membuat berbagai bahan upakara. Seperti membuat kelatkat, membuat ancak, membuat kulit ketupat hingga belajar membuat canang.

"Selain itu ada juga sosialisasi alat reproduksi, belajar menulis aksara Bali. Kalau yang muslim itu diajarkan untuk membaca Alquran, begitu juga yang konghucu maupun yang Kristen juga diajarkan sesuai dengan Agama mereka," imbuhnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMPN 1 Denpasar, I Wayan Murah menyambut baik pelaksanaan kegiatan pasraman ini. Dimana, khusus SMPN 1 Denpasar, pasraman ini dikemas apik dengan mengambil tema ‘Melalui Pasraman Kilat THK, Kita Wujudkan Generasi yg Beriman dan Bertakwa, Bertanggungjawab, dan Berbudaya Lingkungan’. Dimana, selain menindaklanjuti imbauan Disdikpora Kota Denpasar, kegiatan ini juga untuk mengenalkan siswa lebih dekat dengan nilai-nilai budaya dan agama yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membiasakan pola hidup dengan konsep Tri Hita Karana untuk mendukung lingkungan belajar yang nyaman dalam mewujudkan sekolah Adiwiyata. 

“Dengan pelaksanaan pasraman kilat ini diharapkan dapat mengurangi perilaku negatif di kalangan remaja sebagai dampak dari lingkungan dan media sosial, selain itu siswa diharapkan semakin menghargai adat dan budaya serta mencintai diri sendiri dengan pergaulan yg positif sebagai generasi cerdas berkarakter,” ujarnya. (Ags/HDps).

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved