-->

Kamis, 21 September 2023

Tertunduk Lesu Tujuh Pelaku Pengeroyokan Bapak Kos


Denpasar - Para pelaku pengeroyokan terhadap pemilik rumah di Jalan Gunung Talang, Padangsambian, Denbar tidak terlihat segarang saat brutal mengroyok AA.Putu Cipta Wiadnyana. Saat didudukan sebagai terdakwa nampak tertunduk lesu dalam sidang di PN Denpasar.

Para terdakwa ini, Arnol Ana Meha (23), Timotius Dawa (23), Yohanes Mahemba (25), Imanuel Jako Laki (22), Imanuel Mahemba (22), Ardi Lesana Meha (25), dan Valen Mohe (19). Sementara ada tiga lagi diduga ikut terlibat dan masih buron, yaitu Darmo, Adi Putra, Polce dan Alfred.

Sebagaimana dituangkan dalam dakwaan JPU I Made Lovi Pusnawan, Kamis (20/09) di ruang Tirta bahwa peristiwa keribuatan itu terjadi pada Senin dini hari (03/07) sekitar pukul 01.00 di rumah kos korban.

Saat itu, Timotius Dawa yang ngekos di lokasi merayakan ulang tahun dan mengundang para terdakwa lainnya yang seluruhnya berasal dari Sumba, NTB. Berawal saat itu terjadi keributan adu mulut antara Adi Putra dengan Darmo Randa ( keduanya DPO).

Karna suasana gaduh, pemilik kos AA.Putu Cipta Wiadnyana, menegur mereka yang sedang dalam keadaan pengaruh alkohol. Sambil membawa sajam  AA.Putu Cipta meminta mereka bubar. "Jangan kalian bikin ribut di sini, ini wilayah saya. Bubar !!" tegurnya sambil mengacungkan pisau.

Pengakuan terdakwa Arnol saat itu mereka sudah diam, namun tersinggung karena diacungkan pisau. Sehingga Arnol berusaha untuk merebut pisau dari saksi korban dan menyerangnya.

Saat itu terdakwa Timotius turut serta membantu Arnol, menyerang saksi korban dengan menggunakan parang yang diambil di kamar kosnya. Kejadian itu memicu para terdakwa lainnya yang merupakan buruh bangunan di Canggu, turut serta membantu menyerang saksi korban. 

Melihat kejadian itu, anak korban menghubungi seorang anggota polisi bernama Gede Sandiasa, yang tinggal di belakang tempat kejadian perkara (TKP). Namun remaja asal Sumba ini makin kalap.

Korban lari dan dikejar oleh para terdakwa dan pelaku yang masih buron. Hingga di depan rumah milik anak perempuan korban bernama Anak Agung Ketut Yuliani, Arnol menebas pinggang kanan korban. 

Timotius ikut lanjut menyerang tuan kosnya sampai menyebabkan luka lagi pada bagian lengan. Sedangkan, Imanuel Mahemba mengambil pecahan batako dan melemparnya, hingga mengenai hidung korban. Beruntung korban diselamatkan oleh anak dari Yuliani dengan dibawa ke dalam rumahnya dan dikunci.

"Para terdakwa ini secara bersama sama melempari jendela dan genteng rumah anak korban secara membabi buta dan juga merusak kendaraan yang ada. Kemudian seluruh secara bersama sama kabur meninggalkan lokasi," tertuang dalam dakwaan.

Seluruh terdakwa yang berhasil diamankan petugas saat itu hanya tujuh orang dan hingga sampai persidangan sisanya masih buron. 

Arnol dan Timotius ditangkap di Jalan Pantai Cengorak, Uluwatu. Imanuel Mahemba, Jako Laki, Yohanes dan Valen Mohe di Jalan Hasanudin Tabanan. Kemudian Ardi diciduk di Jalan Raya Kuta. 

Atas perbuatannya, para terdakwa disangkakan Pasal 170  ayat (2) ke-1 KUHP yaitu secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan barang yang berakibat luka berat dengan diancam hukuman penjara selama-lamanya sembilan tahun.

Rabu, 20 September 2023

TMMD Dorong Percepatan Pembangunan Desa


Jembrana - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-  118 dibuka secara langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba ditandai dengan pemukulan gong bertempat di Lapangan Nuris, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Rabu (20/9). TMMD yang digelar tiap setahun sekali ini merupakan sinergi dan  program terpadu TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

Pelaksanaan TMMD tahun ini yang secara khusus menyasar wilayah desa Banyubiru, mengerjakan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1413,30 meter dengan lebar 2,60 meter, dan dinding penahan tanah panjang 80 meter  dan tinggi 1,5 meter serta plat deker panjang 7meter, lebar 0,6 meter, tinggi 0,6 meter. 

Dandim 16/17 Jembrana, Letkol Inf Teguh Dwi Raharja menjelaskan pelaksanaan TMMD untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya didaerah pedesaan melalui pembangunan fisik maupun non fisik serta memantapkan kemanunggalan TNI rakyat guna menciptakan ruang dan kondisi ruang yang tangguh. 

“Adapun sasaran kegiatan, sasaran fisik, sasaran pokok, pembuatan jalan rabat beton di desa banyubiru dengan panjang 1413,30 meter dan lebar 2,60 meter. Dinding penahan tanah panjang 80 meter  dan tinggi 1,5 meter serta Plat deker panjang 7meter, lebar 0,6 meter, tinggi 0,6 meter,”jelasnya.

Disamping itu juga terdapat sasaran non fisik berupa penyuluhan, pelayanan kesehatan hingga pasar murah.

“Ada juga sasaran non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan (SMA Pirdaus, Penyuluhan Pertanian Perkebunan (Balai Br Dinas Anakan) hingga Penyuluhan percepatan penurunan stunting, posyandu dan posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular) ( Balai Br. Dinas Banyubiru),”sambungnya.

Sementara Bupati I Nengah Tamba mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam acara manunggal pembangunan desa, khususnya TNI. Meski disampaikan dari sisi anggaran mengalami defisit, akan tetapi khusus untuk dianggaran manunggal membangun desa tetap kami pertahankan. 

“Karena kami sangat ingin di desa pebuahan ini bisa membantu fasilitas percepatan daripada akselerasi hasil-hasil laut  dan hasil-hasil bumi yang ada di daerah ini (pebuahan),”ungkapnya.

Khusus untuk masyarakat desa pebuahan, Bupati mengatakan bahwa abrasi desa pebuahan akan segera ditangani di tahun depan. 

“Kita mendapatkan kabar baik dari kementerian PUPR di tahun 2024 abrasi yang melanda pantai pebuahan akan segera mendapat penanganan,”ucapnya.

Disisi lain, Bupati meminta kepada masyarakat sekitar, khususnya masyarakat pebuahan agar saling bahu membahu dalam program TMMD.

“Mohon berpartisipasi juga. Tunjukan bahwa masyarakat Jembrana santun ikut tolong menolong, karena ini bukan untuk mereka tapi untuk bapak ibu yang ada di sini (pebuahan) sebagai penerima manfaat,” ujarnya (Adi/Humas).

Lewat kegiatan Jebolan, Disdukcapil Jembrana Sasar Pemula Ke Sekolah


Jembrana - Pemkab Jembrana melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus meningkatkan pelayanan masyarakat untuk perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Kali ini Disdukcapil jemput bola pelayanan rekam e-KTP ke SMA 1 Melaya, Rabu (20/9). 

Kegiatan perekaman e-KTP tersebut dihadiri Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Kadis Dukcapil, I Wayan Sudana, Camat Melaya, dan 
warga sekolah SMA Negeri 1 Melaya.

Kadis Dukcapil, I Wayan Sudana menuturkan bahwa kegiatan JEBOLAN (Jemput Bola Perekaman E-KTP) bagi pemula ini bukan yang pertama kali dilakukan, namun sudah berjalan beberapa kali di sekolah-sekolah yang ada di Jembrana.

"Melalui jemput bola perekaman e-KTP ini, Saya berharap seluruh masyarakat bisa melaksanakan perekaman, khususnya bagi yang sudah wajib memiliki e-KTP berumur 17 tahun ke atas. Dan untuk siswa yang sudah berusia 17 Tahun, KTP akan langsung dicetak setelah melakukan perekaman, sedangkan yang berusia 16 tahun KTP akan dicetak saat mereka genap berusia 17 tahun," ucapnya.

Lebih lanjut Sudana, Disdukcapil Jembrana mempunyai inovasi yaitu JEBOLAN atau jemput pelayanan pelajar langsung dan perekaman otentik dokumen identitas penduduk. “Atas arahan dan dorongan Bapak Bupati, Dispendukcapil jemput bola ke sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Jembrana,” katanya. 

Sementara itu, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan pentingnya kebutuhan tentang perekaman kependudukan itu untuk semua generasi. Hal itu merupakan bagian sistem administrasi di Indonesia, yang dilaksanakan guna mempercepat layanan kepada masyarakat.

"Perlunya administrasi penduduk ini tentunya banyak hal baik yang dibutuhkan. Seperti untuk melanjutkan sekolah, bekerja, maupun dalam memberikan hak pilihnya di Pemilu 2024 mendatang," ungkapnya.

Tamba juga ingin, kegiatan seperti program jemput bola ini kepada masyarakat, harus terus dilakukan. Agar lebih mempermudah masyarakat, sehingga tidak perlu datang jauh-jauh lagi ke kantor Disdukcapil.

"Kita harus memberikan pelayanan dengan datang mengunjungi masyarakat secara bersama-sama. Dan hal ini perlu keterlibatan semua pihak. Untuk itu saya berharap, progam ini terus ditingkatkan, dan bukan hanya hari ini saja. Tapi terus menerus dilakukan, terutama sasaran kita adalah anak-anak sekolah," pungkasnya. (Ari/Humas).

Pemkot Denpasar Gandeng UNIQLO Indonesia Gelar Workhsop Pengembangan Bisnis


DENPASAR - Pemerintah Kota Denpasar melalaui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan juga Dekranasda, berkolaborasi dengan pihak UNIQLO Indonesia menggelar Workshop bertajuk "Uniqlo Neighborhood Collaboration Project" bagi pelaku IKM / UKM Kota  Denpasar, di Gedung Wanita Santi Graha, Rabu (20/9). Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan dan pelatihan guna meningkatkan keterampilan IKM/ UKM lokal, untuk bertumbuh dan berkembang lebih baik.

Pelaksanaan kegiatan ini dibuka oleh Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Director of Corporate Affairs Uniqlo Indonesia, Irma Yunita Ardhiyati. 

Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari dalam kesempatan tersebut mengatakan, workshop ini diikuti sebanyak 50 orang yang berasal dari IKM / UKM Kota Denpasar yang telah tergabung dalam pengembangan usaha melalui program Showcase Uniqlo di MBG, Level 21 dan juga Living World Mall. Ada juga beberapa peserta yang belum lolos kurasi Showcase Uniqlo yang ikut serta dalam kegiatan ini. 

"Pemkot Denpasar memiliki perhatian dan konsentrasi yang besar terhadap pertumbuhan sektor IKM / UKM lokal Kota Denpasar. Banyak pelaku usaha yang memiliki potensi serta peluang yang strategis untuk menjadikan produknya sebagai produk unggulan di Kota Denpasar. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Uniqlo Indonesia atas terselenggaraya acara ini," kata Sri Utari. 

Pemberdayaan serta peningkatan IKM/UKM, lanjut Sri Utari menjadi bagian penting dalam upaya  menggerakkan geliat perekonomian masyarakat Kota Denpasar dan masyarakat Bali pada umumnya. Sehingga secara berkelanjutan dapat mendukung pertumbuhan perekonomian Denpasar. 

"Saat ini selain pariwisata, sektor IKM/UKM dan ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus penggerak perekonomian di Kota Denpasar. Untuk itu, bentuk workshop dari Uniqlo Indonesia seperti ini tentu akan memberikan warna baru bagi teman-teman UKM," tutur Sri Utari lagi. 
 
Director of Corporate Affairs Uniqlo Indonesia, Irma Yunita Ardhiyati, mengemukakan, melalui Uniqlo Neighborhood Collaboration Project, pihaknya ingin memastikan bahwa bentuk kolaborasi dengan pemerintah daerah tidak hanya mengenai fasilitas tempat, namun juga soal peningkatan kualitas IKM/UKM lokal. 

"Kami dari Uniqlo Indonesia, tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat di gerai - gerai Uniqlo saja. Namun juga soal pemberian pengetahuan bagi para pelaku IKM / UKM lokal. Sehingga harapannya, secara kualitas dan kompetensi dapat bersaing secara luas," papar Irma Yunita. 

Dalam kegiatan workshop ini, hadir sebagai pembicara Dyah Ekarini Ratnaningtyas yang memaparkan mengenai Materi Pengantar Pengembangan Bisnis. Selain itu, ada pula  Mohammad Iskandar Zulkarnaen yang membawakan Materi Harga Pokok Produksi, serta Norman Yachya yang menyampaikan materi seputar Pengantar Modul Pemasaran. 
 

Pemkot Denpasar Jajaki Kerjasama dengan Komunitas Sungai Watch

 

Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menjajaki kesepakatan kerjasama dengan Komunitas Sungai Watch dalam mendukung penanganan sampah berkelanjutan. Penjajakan tersebut dilaksanakan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat bertemu dengan Perwakilam Komunitas Sungai Watch, Gary Bencheghib di Denpasar, Rabu (20/9). Hal ini tak lepas dari komitmen Pemkot Denpasar untuk memaksimalkan penanganan sampah dari hulu ke hilir.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Kadis Kadis DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Bagus Airawata, para Camat se-Kota Denpasar, serta Pembina Komunitas Peduli Sungai (KPS) Denpasar, I Gusti Rai Ari Temaja.

"Kami berterima kasih dari gerakan yang telah dilakukan oleh komunitas Sungai Wacth dalam penanganan sampah di sungai, ini sebagai evaluasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam melaksanakan penanganan sampah di Kota Denpasar," ujar Walikota Jaya Negara. 

Lebih lanjut Jaya Negara menyampaikan komitmen dalam penanganan sampah di Kota Denpasar dengan menggandeng komunitas Sungai Wacth akan disepakati dalam nota kesepakan kerjasama. Dari kerjasama ini diharapkan dapat mendukung penanganan sampah dari hulu hingga hilir.

Disamping itu kata Jaya Negara, keberadaan komunitas Sungai Watch yang konsen dalam penanaganan sampah di sungai dapat bekerjasama dalam penentuan penyebaran titik penanganan sampah. Hal ini dapat dilaksanakan dengan pemasangan jaring, pengangkutan, hingga pengolahan sampah.  

"Dari kerjasama ini kita dapat melakukan penetapan titik pemasangan jaring, pengangkutan, pengolahan sampah hingga melakukan edukasi kepada masyarakat, karena kebersihan memberikan dampak pada tingkat kebahagian dan kesehatan masyarakat," ujarnya. 

Lebih lanjut Jaya Negara menjelaskan, saat ini Pemkot Denpasar telah memiliki 3 TPST yang didukung oleh pemerintah pusat, serta memiliki 23 TPS3R. Penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber juga akan kita lakukan dengan menggandeng desa adat dalam pembuatan perarem serta memberikan solusi kepada masyarakat untuk tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah. 

"Terima kasih atas masukan yang telah diberikan dari pihak Sungai Watch dan menjadi solusi, dan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian bersama dalam kebersihan lingkungan," ujar Jaya Negara. 

Sementara salah satu perwakilan Komunitas Sungai Watch, Gary Bencheghib menyampaikan, gerakan awal dilakukan pihaknya pada Tahun 2021 yang menyasar kawasan manggrove dan sungai Badung. Dalam dua tahun terakhir aksi di Kota Denpasar telah dilaksanakan dengan memasang 400 jaring sampah yang dipasang dibeberapa titik sungai di Kota Denpasar.  Dari aksi ini kita telah berhasil menjaring hingga 400 ton sampah di Kota Denpasar.  

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas respon cepat dalam penanganan sampah di sungai," ujarnya

"Kami berharap kolaborasi dengan Pemkot Denpasar dapat melakukan oenanganan sampah di sungai serta tidak ada lagi sampah yang mencemari laut di Bali," imbuhnya.

WHDI Kabupaten Tabanan Gelar Sosialisasi Etika Berbusana Adat ke Pura


Tabanan - Dalam rangka menyambut HUT ke-35, Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Tabanan menggelar acara Sosialisasi Etika Berbusana Adat ke Pura yang bertempat di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan, Rabu, (20/9). Yang mana, sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh anggota WHDI Kabupaten Tabanan, terutama pengurus di Kecamatan dan Desa.

Ketua WHDI Kabupaten Tabanan Ny. Suryani Kotio, menyampaiakan saat membuka kegiatan, bahwa sosialisasi etika berbusana adat ke Pura sangat penting dilakukan agar masyarakat, khususnya anggota WHDI Kecamatan dan Desa mengetahui Pakem tata cara busana adat ke Pura. Sekaligus, anggota WHDI dapat ikut mensosialisasikan etika berbusana adat ke Pura kepada masyarakat.

"Kegiatan yang dilaksanakan WHDI Kabupaten Tabanan bersinergi dengan visi Kabupaten Tabanan yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). Semoga acara sosialisasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua," imbuh Ketua WHDI Kabupaten Tabanan.

Terkait digelarnya sosialisasi etika berbusana adat ke Pura ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Kebudayaan menyampaikan apresiasi. Melalui Kabid Adat Dinas Kebudayaan, disampaikan, bahwa hal ini adalah momentum untuk menghadapi tantangan di setiap kegiatan dan kehidupan berorganisasi kedepan. Apalagi, tantangan sekarang adalah perempuan berdaya mewujudkan generasi bebas stunting.

Selain itu disampaikannya, bahwa WHDI sebagai sebuah organisasi hendaknya mampu menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas dan tempat untuk melestarikan tradisi, seni, adat, agama dan budaya yang ada. Begitu juga memiliki peran besar sebagai penggerak program pembangunan yang selalu aktif, kreatif dan inovatif.

"WHDI hendaknya selalu berpartisipasi aktif, saling bersinergi dalam menjalankan segala jenis kegiatan positif, karena WHDI yang mempunyai keterampilan, kreativitas, semangat dan budi pekerti adiluhung dapat meningkatkan pembangunan di Kabupaten Tabanan," tegasnya. 

Wabup Kasta Pimpin Pelaksanaan Monev Pemerintahan


KLUNGKUNG - "Monev Pemerintah Desa bukan sekedar pemeriksaan dan evaluasi semata, tetapi juga berisi pembinaan-pembinaan dalam penyelenggaraan regulasi-regulasi yang ada di Pemerintahan Desa," ujar Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat melaksanakan Monitoring dan Evaluasi pada Desa Kutampi dan Desa Batununggul di Kecamatan Nusa Penida, Rabu (20/9).

Wabup Kasta dalam sambutannya menyampaikan tim monev akan melakukan monitoring dari sisi pelaksanaan regulasi-regulasi yang ada di Desa dan mengevaluasi hasil pelaksanaan tersebut, apakah sudah sesuai dari penganggaran, perencanaan, pelaksanaan dan hasilnya. Manfaatkan pelaksanaan Monev ini untuk bertanya kepada tim, apabila masih terdapat keraguan mengenai regulasi pada Pemerintahan Desa.

"Jaga kekompakan, Jangan sampai ada ketidakcocokan antar perangkat desa dan jangan sampai ada perangkat desa yang tersangkut dengan permasalahan hukum, serta  jangan sampai ada perencanaan tetapi pelaksanaan tidak ada dan begitu pula sebaliknya," pesan Wabup Kasta. 

Wabup Kasta menambahkan supaya arahan dari Tim Monev Pemerintahan Desa dapat dilaksanakan dengan baik oleh perangkat Desa. Apapun kegiatan yang dilakukan, harus didasari dengan regulasi, berita acara dan dokumentasi. 

Dalam pelaksanaannya, Tim melakukan monitoring dan Pembinaan pada empat bidang, yakni Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Bidang Kemasyarakatan, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa dan Bidang Pemberdayaan Desa. Rapat evaluasi Pelaksanaan Monev Pemerintahan Desa di Kecamatan Nusa Penida dilaksanakan di UPT Kecamatan Nusa Penida. 

Turut mendampingi Wabup Kasta dalam pelaksanaan Monev Pemerintah Desa di Kecamatan Nusa Penida yakni Asisten I Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klungkung Ida Bagus Ketut Mas Ananda dan Camat Nusa Penida Kadek Yoga Kusuma. 

Jelang Hari Pariwisata Dunia, Dispar Bali Bersih-bersih di Pantai Kuta

 

DENPASAR - Sebagai daya tarik wisata internasional, Pantai Kuta sering tertimpa isu sampah atau pantai yang kurang bersih. Menyikapi hal tersebut Rabu (20/9) pagi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali bersama seluruh jajaran, asosiasi pariwisata, masyarakat sekitar pantaiKuta, komunitas dan para pedagang   berkumpul di Pantai Kuta lengkap dengan bekal kaping dan sepit panjang. Dinas Pariwisata Provinsi Bali menggandeng semua komponen pariwisata Pantai Kuta, untuk ikut acara bersih-bersih di pantai. 

kegiatan kali Ini dilakukan dalam rangka menyambut hari pariwisata dunia yang jatuh pada tanggal 27 September 2023.

Selama hampir dua setengah jam, dari pukul 6.30 - 8.00 Wita, mereka tampak berjalan menyusuri pantai. Berburu sampah yang ada di Pantai Kuta ini.

Syukurnya, pantai ini terlihat bersih. Kendati demikian, setidaknya kurang dari 10 kaping sampah berhasil dikumpulkan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi para stakeholder dalam aksi bersih-bersih serangkaian peringatan Hari Pariwisata Dunia.

Tjok Bagus menyampaikan, Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia, sudah sepatutnya menyajikan kebersihan, kenyamanan, dan keamanan bagi wisatawan.

Untuk itu, pihaknya mengajak agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, sehingga Bali tetap menjadi pilihan favorit wisatawan dunia.

Dalam kesempatan itu, Tjok Bagus juga menyampaikan terima kasih kepada pedagang dan seluruh komponen masyarakat yang ada di Pantai Kuta ini. Karena telah menjaga kebersihan lingkungan pantai.

"Tadi saya lihat langsung, para pedagang yang ada di Pantai Kuta secara sadar melakukan bersih-bersih setiap pagi sebelum mereka melakukan aktivitasnya," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Tjok Bagus menyampaikan kepada para wisatawan agar tidak perlu khawatir untuk datang ke Pantai Kuta karena adanya isu sampah. 
Dikatakan, pengelola dan masyarakat yang ada di pantai ini memiliki tanggung jawab yang tinggi untuk menjaga kebersihan pantai.  
“Setiap hari dilakukan pembersihan. Bahkan, setiap ada sampah yang timbul, tenaga kebersihan sudah siap,” ujarnya. 
“Kalaupun suatu hari ada sampah, itu sifatnya sementara, akibat arus laut dan musim penghujan di mana kedatangan sampah sangat sulit dicegah, akan tetapi setiap ada sampah akan ditangani dengan cepat, sehingga Pantai Kuta akan kembali bersih,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Satgas Pantai Kuta Wayan Sirna menuturkan, sampah kiriman di pantai ini terjadi saat musim angin barat.

"Biasanya terjadi saat bulan Desember. Sampah kiriman memenuhi pantai," ungkapnya.

Menurutnya, sampah kiriman itu terjadi selama 4 - 5 bulan. Yakni Desember sampai dengan Mei.

"Kami menerjunkan 40 tenaga kebersihan bersinergi dengan pedagang yang ada untuk membersihkan pantai," pungkasnya.

Pj. Gubernur Bali Lantik I Dewa Tagel Wirasa Jadi Pj. Bupati Gianyar


DENPASAR - Penjabat (Pj.) Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya melantik secara resmi I Dewa Tagel Wirasa menjadi Penjabat Bupati Gianyar, di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (20/9).

I Dewa Tagel Wirasa dilantik menjadi Pj. Bupati Gianyar untuk mengisi kekosongan Bupati Gianyar yang ditinggalkan Bupati Gianyar dan Wakil Bupati Gianyar Periode 2018-2023, I Made Agus Mahayastra dan A.A. Gde Mayun yang habis masa jabatannya per 20 September 2023. 

Pelantikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.33745 Tahun 2023 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Gianyar Provinsi Bali.  

Pj. Gubernur Bali dalam sambutannya mengingatkan tugas sebagai Pj. Bupati Gianyar sangat kompleks dan kewenangannya tidak jauh berbeda dengan bupati definitif dan terkait hal tersebut, terdapat beberapa hal yang  harus dilakukan  dengan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri. 

Ditambahkannya,secara garis besar tugas Pj. Bupati Gianyar yang harus mendapat perhatian yaitu menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik serta melanjutkan program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh kepala daerah sebelumnya dengan berpedoman pada ketentuan perundang undangan, menjaga stabilitas politik pemerintahan dan keamanan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung dengan baik sehingga mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan mendukung program-program prioritas nasional khususnya apa yang telah menjadi atensi dari Bapak Presiden Republik Indonesia. 

Pj.Gubernur Mahendra Jaya menambahkan beberapa catatan untuk Kabupaten Gianyar, tingkat persentase kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gianyar berada  di angka 1.38%  sedangkan kemiskinan ekstrem di Provinsi Bali di angka 0.54%, dimana artinya kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gianyar lebih tinggi daripada rata-rata Provinsi Bali. Tidak hanya itu tingkat kemiskinan di Kabupaten Gianyar berada di angka 4.7% dimana tingkat kemiskinan Bali di angka 4.5%, yang juga berarti  kemiskinan di Kabupaten Gianyar lebih tinggi dari rata-rata kemiskinan di Provinsi Bali. Demikian pula dengan angka stunting di Kabupaten Gianyar mengalami peningkatan dari Tahun 2021 di angka 5.1% naik menjadi 6.3% di Tahun 2022. 

“Tingkat kemiskinan ekstrem dan angka stunting ini, saya harap  menjadi atensi dan perhatian  dari bapak penjabat bupati  di samping peningkatan penggunaan produk dalam negeri, pengendalian inflasi daerah serta investasi di Kabupaten Gianyar,” imbuhnya. 

Dalam sambutannya, Pj. Mahendra Jaya juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Gianyar Tahun 2018-2023 serta Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar atas dedikasinya memimpin Kabupaten Gianyar.
 
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Bali, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya atas dedikasi memimpin Gianyar. Saya pribadi melihat Bapak Mahayastra sebagai sosok pemimpin yang visioner, konseptual dan bukan hanya di belakang meja tetapi juga pemimpin lapangan yang sangat detail,” ungkapnya. 

Acara pelantikan Pj. Bupati Gianyar juga dirangkai dengan Pelantikan Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Widiastuti Wirasa oleh Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya. Dalam kesempatan tersebut, Ny. Ida Mahendra Jaya mengapresiasi pengabdian, kerja keras serta pergerakan TP PKK Kabupaten Gianyar yang telah dihantarkan oleh Ny. Ida Ayu Suryani Adnyani Mahayastra sehingga capaian pelaksanaan gerakan TP PKK menunjukkan hasil yang maksimal dan dapat dirasakan oleh seluruh komponen masyarakat Gianyar. Sementara itu kepada Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar yang baru saja dilantik, Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali berharap agar 10 program pokok PKK dilaksanakan secara tepat sasaran dan mampu memberi kontribusi nyata terhadap kinerja pembangunan daerah Kabupaten Gianyar sehingga mampu mendukung pergerakan PKK daerah dan pusat menuju Indonesia maju. 

Acara pelantikan Pj. Bupati Gianyar dan Pj. Ketua TP PKK Gianyar pada pagi hari ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Jajaran Forkopimda Provinsi Bali, Bupati/Walikota se-Bali, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar.

Stadion Debes Memerah, Tabanan Ungguli Karangasem di Babak Penyisihan Liga Kampung Sepak Bola PDI Perjuangan


Tabanan - Liga Kampung Sepak Bola PDI Perjuangan U-17 tahun 2023 yang mempertemukan Tim Sepak Bola Tabanan U-17 kontra Tim Sepak Bola Karangasem U-17 berlangsung meriah. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Debes, Selasa, (19/9) sore, semakin bertambah kemeriahannya dengan kehadiran Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, yang turut menyaksikan laga dari awal sampai akhir. 

Stadion Debes pun memerah, jelas saja pada kesempatan tersebut, Ketua DPC Sanjaya kompak hadir bersama para Pengurus DPC Perjuangan di Kabupaten Tabanan hingga Anak Ranting. Hingga ribuan elemen masyarakat Tabanan kompak hadir memadati Stadion kebanggaan Tabanan untuk memberikan dukungan kepada Tim Sepak Bola U-17 Tabanan. 

Bahkan, pada saat babak pertama usai yang berkesudahan dengan skor 0-0, Ketua DPC Sanjaya ikut duduk santai dalam kumpulan pemain yang istirahat. Dukungan Sanjaya begitu besarnya kepada tim Tabanan dan diharapkan mampu meningkatkan semangat dan motivasi dari para pemain. "Ayo cetak gol, perkuat lini depan, siapa tau ada blunder dari pemain lawan. Oke, semangat ya, kita harus menang," tegasnya.

Benar saja, tampil lebih menekan sejak awal laga, tim sepak bola Tabanan U-17 akhirnya mampu unggul di menit ke-47 babak kedua yang dicetak melaui penalti oleh nomor punggung 12. Dengan gol tersebut, sontak Ketua DPC Sanjaya yang setia menonton di tribun bersama jajaran, memperlihatkan ekspresi kegembiraan. Ia pun menyatakan kebanggaannya melihat perjuangan para pemain Tabanan dalam laga. 

Namun skor 1-0 tidak berlangsung lama, tim Karangasem mampu menyamakan kedudukan 1-1 lewat open play melalui pemain nomor punggung 19. Setelah itu pertandingan berlangsung ketat dan seru. Nampak supporter Tabanan menabuh genderang dengan keras dan tanpa henti untuk menyemangati tim. Alhasil, para pemain semakin semangat, hingga akhir laga mampu menjungkalkan Karangasem dengan skor 2-1.

Atas kemenangan ini, Kerua DPC PDI Perjuangan Tabanan, Sanjaya menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada tim sepak bola Tabanan U-17, Ketua PSSI Tabanan, para oficial, supporter dan pihak terkait lainnya. "Tabanan mampu unggul 2-1 dari Karangasem dengan kerjasama dan semangat juang yang tinggi serta memegang teguh nilai-nilai sportivitas dan fair play. Hal ini patut menjadi kebanggaan kita semua dalam ajang ini," imbuh Sanjaya. 

Dari awal memulai kick off, hingga wasit meniup peluit panjang, Sanjaya mengaku sangat terhibur melihat permainan kedua tim, khususnya Tabanan. Jujur ketika Karangasem sempat menyamakan kedudukan, Sanjaya khawatir Tabanan gagal memenangi laga. Namun melihat permainan tim, Ia sangat percaya akan tampil sebagai pemenang dan terbukti mampu menjungkalkan Karangasem U-17 dengan susah payah. 

Usai pertandingan, Sanjaya dan seluruh undangan yang hadir, kembali memberikan aplaus kepada para pemain atas kemenangan ini. Sontak, Ia turun dari tribun menyalami para pemain dan oficcial Tabanan dan juga meminta maaf kepada para pemain dan oficcial tim Karangasem apabila ada yang tidak berkenan."Perjuangannya mantap dan semoga di babak selanjutnya kita bisa menang lagi," imbuhnya kemudian melakukan poto bersama dengan para pemain dan oficial Tabanan U-17. 

© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved