-->

Senin, 25 September 2023

Pj. Gubernur Mahendra Jaya Ajak BPD Bali 'Ngrombo' Kemiskinan Ekstrem


DENPASAR - Penjabat (Pj) Gubernur S.M. Mahendra Jaya mengajak Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali 'ngrombo' (gotong royong, red) kemiskinan ekstrem agar bisa tuntas di tahun 2024. Ajakan itu disampaikannya saat menerima Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma di Ruang Tamu Gubernur Bali, Senin (Soma Wage Tambir) 25 September 2023. Pada pertemuan itu, Dirut Nyoman Sudharma hadir bersama seluruh jajaran Komisaris dan Direksi BPD Bali.

Dalam paparannya, Sudharma menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan perkembangan BPD Bali. Dijelaskan olehnya, untuk permodalan, saat ini Pemkab Badung tercatat sebagai pemegang saham terbesar yaitu Rp. 850 milyar lebih, disusul Pemprov Bali pada urutan kedua dengan jumlah saham Rp. 719 milyar lebih. "Pemprov tetap masuk sebagai pengendali karena penyertaan modal sebesar minimal 25 persen telah terpenuhi,” ujarnya.
 
Lebih jauh ia menambahkan, sebagai lembaga keuangan yang sahamnya bersumber dari pemerintah daerah, BPD Bali punya tanggung jawab untuk turut berperan aktif dalam pembangunan. Sejauh ini, BPD Bali banyak mengalokasikan dana CSR untuk penguatan desa adat. Sejalan dengan itu, tanggung jawab membangun Bali juga diimplementasikan dalam program lain seperti bedah rumah, penguatan UMKM dan penyaluran KUR. “Kami baru ‘ngrombo’ pembangunan 284 bedah rumah di Buleleng. Satu bedah rumah menghabiskan dana Rp. 20 juta dan BPD Bali membantu 30 persen,” cetusnya. Dalam penguatan usaha kecil dan menengah, berkolaborasi dengan Dekranasda, BPD Bali membina 48 UMKM. Mengakhiri paparannya, Sudharma mohon arahan dan masukan Pj. Gubernur Mahendra Jaya terkait program kerja BPD Bali selanjutnya.

Pj. Gubernur Mahendra Jaya menyampaikan terima kasih atas informasi yang disampaikan Dirut BPD Nyoman Sudarma. Terlebih, di sela-sela kesibukan Sudharma beserta seluruh jajaran Komisaris dan Direksi BPD meluangkan waktu untuk menemuinya. “Ini sebuah kehormatan bagi saja yang baru ditugaskan di Bali,” ujarnya. Sebagai Pj. Gubernur, ia sangat membutuhkan informasi yang pastinya akan sangat membantunya dalam menentukan langkah ke depan. Dari paparan yang disampaikan Sudharma, ia menilai program BPD Bali selama ini sudah nyambung dengan pemerintah daerah. “Salah satu contoh adalah atensi pada kemiskinan ekstrem yang ditargetkan bisa tuntas pada tahun 2024. Tak hanya yang masuk kategori ekstrem, saya ingin kemiskinan secara keseluruhan bisa segera dituntaskan. Caranya ya dengan gerakan ‘ngrombo’,” bebernya. Dengan gerakan ini, ia optimis kemiskinan ekstrem sebesar 0,54 persen akan bisa secepatnya dituntaskan. 

Selain program pengentasan kemiskinan ekstrem, Mahendra Jaya juga mengharapkan BPD Bali membantu permodalan generasi milenial yang ingin terjun dalam dunia kewirausahaan. Menjawab harapan Pj. Gubernur, Sudharma menyampaikan bahwa BPD Bali punya program Mesari yang khusus diarahkan membantu permodalan kalangan milenial yang ingin menekuni dunia usaha.

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari Dirut BPD Bali kepada Pj. Gubernur Mahendra Jaya. Dalam pertemuan itu, Pj. Gubernur Mahendra Jaya didampingi sejumlah pimpinan OPD yaitu Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Bali I Wayan Serinah, Kepala Biro Umum dan Protokol I Wayan Budiasa, Sekretaris BPKAD dan Bapenda Bali.

Pemred Barometerbali Laporkan Pemilik Akun FB Info Jagat Maya Ke Polda Bali


Denpasar – Merasa jadi korban “doxing” atau pembunuhan karakter pribadi di media sosial, Pemimpin Redaksi (Pemred) media online barometerbali .com dan wacanabali .com, I Gusti Ngurah Dibia melaporkan akun FB Info Jagat Maya dan Opini Bali ke Polda Bali dengan surat tanda penerimaan laporan No. Reg: STPL/1037/IX/2023/SPKT/Polda Bali, Kamis (21/9/2023).

Kuasa hukum Pelapor, Jro Komang Sutrisna SH, mengaku heran bagaimana pelaku mengambil foto kliennya (Ngurah Dibia, red), dikatakan sebagai pengelola akun FB Global Bali Dewata (GBD) dan menyebarkan fitnah lewat akun Facebook (FB) Info Jagat Maya dan Opini Bali. Ia mencurigai ada tiga nama, tapi pada pemeriksaan berikutnya jika cukup bukti, akan disampaikan ke penyidik.

“Kami mencurigai ada tiga nama. Bagaimana klien kami ini kompetensinya wartawan utama dan nama baiknya dicemarkan. Selain sekarang sebagai Pemred wacanabali .com juga menjadi Sekretaris terpilih Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali,” ungkap Jro Komang Sutrisna usai pelaporan ke Ditreskrimsus Subdit V Unit Cyber Crime dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, Kamis (21/9/2023)

Ia mengatakan, KUHP Pasal 310 ayat 3 dijadikan alternatif dasar jerat hukumnya. Yang berbunyi, ‘jika hal itu dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan, dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum, maka diancam karena pencemaran tertulis dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah’.

“Media sosial telah menjadi ranah publik. Ketika pencemaran itu dimuat di media sosial, pasal ini cukup bisa menjerat perbuatannya,” jelasnya.

Sementara dalam UU ITE, selain dalam KUHP juga dapat merujuk pada Pasal 27 ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3) UU 19/2016 yang mengatur setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik dipidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda paling banyak Rp750 juta.

Jika didekatkan dengan perbuatan Doxing yang lagi populer saat ini, dimana Doxing berasal dari kata “dox” singkatan dari dokumen adalah sebuah tindakan berbasis internet untuk meneliti dan menyebarluaskan informasi pribadi secara publik (termasuk data pribadi) terhadap seseorang individu atau organisasi. Doxing memiliki akses negatif, jika diniatkan untuk menyebarkan dengan cara fitnah, menyerang kehormatan dan nama baik seseorang.

“Kami buktikan, perbuatan melawan hukum sudah dilakukan. Untuk itu, kami melaporkan dua akun ini. Supaya ada pembelajaran ke yang lain. Jangan gunakan media sosial untuk hal-hal yang tidak benar dan melawan hukum,” tegasnya didampingi pengacara Komang Suasmara, SH, MH.

Lebih lanjut dijelaskan, selama ini instrumen perlindungan terhadap profesi wartawan telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Dalam UU Pers Pasal 1 ayat (8), perlindungan sebagai sebuah entitas.

“Instrumen perlindungan wartawan secara detail sudah ada dalam UU Pers. Di sini sudah ada definisi yang jelas, termasuk doxing,” ungkap pengacara yang juga mantan reporter di Radio Global FM Bali, Kelompok Media Bali Post.

UU Pers no 40 tahun 1999 juga menjamin kemerdekan pers sebagai hak asasi warga negara dalam menjalankan pekerjaannya. “Pasal 4 ayat (2), tertulis perlindungan terhadap wartawan. Karena itu, tidak boleh ada larangan atau ancaman bagi wartawan,” tutup Jro Komang Sutrisna.

Minggu, 24 September 2023

Walikota Jaya Negara Serahkan Penghargaan Juara Lomba Bapang Barong Ket


Denpasar - Lomba Bapang Barong Ket dan Mekendang Tunggal Remaja Kota Denpasar Tahun 2023 berlangsung sukses. Ajang tahunan pencarian bibit seniman Bapang Barong dan Mekendang Tunggal ini sukses menetapkan para juaranya yang diumumkan langsung usai pelaksanaan lomba di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Jumat (22/9). 

Tak ketinggalan, setelah menonton seluruh penampilan pada hari pertama, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gustu Ngurah Gede dan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana kompak hadir berbaur dengan masyarakat menyaksikan kembali pementasan di hari kedua. Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan Piala, Piagam dan Uang Pembinaan bagi pemenang lomba. 

Adapun untuk Lomba Bapang Barong Ket Juara I diraih Pasangan I Made Adi Wiguna dan I Wayan Dewangga Mardheya, Juara II diraih I Komang Agastya Nandha  dan I Kadek Satya Sastra Weda, Juara III diraih I Ketut Satuedi dan I Putu Gede Ary Hendrawan, sedangkan Juara Harapan I diraih I Putu Saskara Juniartha Putra dan I Gede Dana Suwandita. 

Selanjutnya untuk Juara I Lomba Mekendang Tunggal diraih I Wayan Agus Hery Wahyudi, Juara II diraih I Komang Wahyu Nugraha Dewata, Juara III diraih I Nyoman Adi Swarna, dan Juara Harapan I diraih Dwi Marta Adi Suryantara

Usai pelaksanaan lomba, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, Pemerintah Kota Denpasar menggelar Lomba Tari Bapang Barong Ket dan Mekendang Tunggal Remaja ini sebagai upaya memberikan pembinaan dan pengembangan sekaligus pelestarian sebuah kesenian sakral khususnya tari barong yang ada di Kota Denpasar. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada para generasi muda menujukkan tehniknya serta memanfaatkan olah kreativitas tangan dalam permainan kendang. 

Jaya Negara juga mengapresiasi antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Dimana, secara umum seluruh peserta telah memberikan penampilan terbaiknya. Ia juga mengingatkan seluruh seniman muda agar memperhatikan teknik Ngunda Bayu. Sehingga penari tidak tergesa-gesa menjalang akhir pementasan lantaran kehabisan tenaga dan waktu saat pementasan. Keberhasilan lomba ini setiap tahunya menjadi angin segar dalam mendukung kemajuan seni di Kota Denpasar, khususnya kesenian Barong Ket. 

"Sebagai Kota yang heterogen, lomba ini diikuti oleh peserta yang lumayan banyak, nantinya pemenang lomba akan terus dilaksanakan pembinaan untuk disiapkan sebagai Duta Kota Denpasar, kami bangga melihat anak-anak muda tetap berkreatifitas dan tidak kehilangan jati diri," ujar Jaya Negara.

Pihaknya menjelaskan, nantinya para pemenang lomba, utamanya tiga besar terbaik akan diberikan pembinaan lanjutan. Hal ini dalam rangka mempersiapkan seniman muda Kota Denpasar untuk menjadi Duta Kota Denpasar pada gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) serta kompetisi lainya.

“Bapang Barong ini jika diibaratkan olahraga kita sedang mempersiapkan atlet, dalam bidang seni kami mempersiapkan agar bisa tampil d PKB tahun depan, Juara I, II dan III ini akan kita latih dan bina sehingga dapat optimal nantinya menjadi Duta Kota Denpasar dan event atau kompetisi lainya,” ujarnya

Walikota Jaya Negara juga mengajak seluruh peserta yang belum mendapatkan juara agar tidak patah semangat. Hal ini lantaran kegiatan serupa akan digelar secara berkelanjutan untuk memberikan wadah kreatifitas bagi seniman muda Kota Denpasar.

“Yang belum juara jangan patah semangat, harus terus belajar dan berlatih, kedepan masih bisa terus berkompetisi yang utamanya untuk melestarikan seni dan budaya Bali,” ujarnya. 

Sementara itu, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Puwantara didampingi Kabid Kesenian, I Wayan Narta mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya Lomba Bapang Barong Ket dan Mekendang Tunggal Remaja Kota Denpasar Tahun 2023. Dimana, evaluasi dan masukan akan menjadi poin penting dalam pelaksanaan kegiatan di tahun berikutnya. 

"Selamat kepada pemenang, yang belum menjadi juara tetap semangat, kekurangan dan evaluasi akan kami jadikan acuan dalam  mendukung pelaksanaan kegiatan yang lebih baik di tahun mendatang," ujarnya. (Ags)

Walikota Jaya Negara Berkomitmen Majukan Pertanian Yang Mensejahterakan Petani


Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk memajukan sektor pertanian yang memberikan kesejahteraan bagi petani di Kota Denpasar. Hal tersebut dikemas dalam berbagai inovasi dan terobosan, mulai dari pemberian jaminan sosial hingga menggandeng Perumda Pasar Sewakadarma untuk membeli hasil panen. Demikian diungkapkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Temu Wirasa Pekaseh dan Pangliman Kota Denpasar di Sekretariat Majelis Madya Subak Kota Denpasar, Jalan Trenggana Penatih, Sabtu (23/9). 

Dalam temu wirasa tersebut turut dilaksanakan Penandatanganan MoU Kerjasama anatara Majelis Madya Subak Kota Denpasar dan Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar dalan mendukung serapan pasar hasil panen petani. Selain itu juga turut dilaksanakan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan dan penyerahan sembako kepada seluruh pekaseh dan pangliman di Kota Denpasar. 

Hadir dalam kesempatan terebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, Kadis Pertanian Kota Denapasar, AA Gde Bayu Brahmasta, Kepala Bappeda Kota Denpasar, Putu Wisnu Wijaya Kusuma, Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, Kabid Kepesertaan dan Progran Khusus, Fadly Maulana, Bendesa Adat Penatih Puri, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Bendesa Adat Penatih, I Wayan Eka Putra, serta undangan lainya. 

Dalan laporannya, Ketua Majelis Madya Subak Kota Denpasar, I Wayan Jelantik mengatakan, Temu Wirasa ini merupakan agenda rutin tahunan dalam menjalin komunikasi serta menginventarisasi permasalahan pekaseh, pangliman dan petani di Kota Denpasar. Sehingga secara berjelanjutan dapat diciptakan solusi guna mendukung keberlangsungan pertanian di Kota Denpasar. 

Lebih lanjut dijelaskan, Temu Wirasa kali ini mengusung tema Digitalisasi Subag Era Baru  Mewujudkan Inovasi Usaha Berbasis Budaya Panga Lokal. Dimana, tema tersebut telah sesuai dengan situasi dan perkembangan zaman saat ini yang mengamanatkan agar teknologi hadir dalam upaya menarik minat generasi muda untuk bertani. 

"Kita ketahui bersama, potensi Subak saat ini dapat dimanfaatkan generasi muda dalam menggali potensi untuk memberikan dampak terhadap perekonomian yang bermuara pada kesejahteraan," ujarnya

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas pelaksanaan Temu Wirasa ini. Tentunya ajang ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendengarkan langsung masukan dan saran dari pekaseh, pangliman dan petani dalam mendukung kelestarian pertanian di Kota Denpasar. 

Dikatakan Jaya Negara, dalam mendukung kelestarian pertanian saat ini telah ditetapkan kebijakan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Kebijakan ini diharapkan mampu melindungi lahan pertanian produktif di Kota Denpasar. Sehingga mampu mengatasi permasalahan alih fungsi lahan pertanian. 

Lebih lanjut dijelaskan, dalam menciptakan kemajuan pertanian yang memberikan kesejahteraan bagi petani dan masyarakat, pihaknya telah merancang beragam kebijakan strategis dalam bidang pertanian. Hal ini mulai dari membangun pola pertanian yang holistik dari hulu ke hilir, peningkatan penghasilan pekaseh dan pangliman, dan pembelian hasil panen petani Denpasar oleh Perumda Pasar Sewakadarma serta Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM). 

"Kemajuan pertanian itu harus disertai dengan pola, dari pembibitan kita sudah bantu prosesnya, ketersediaan pupuk hingga pembelian hasil panen petani yang sesuai dengan harga pasaran, pembelian akan dilaksanakan oleh Perumda Pasar dan LUPM yang akan dibentuk di empat kecamatan," ujarnya

"Selain itu juga, jaminan sosial baik BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan juga penting untuk menjamin para petani saat bekerja, hal ini tentu akan menambah semangat petani untuk terus produktif, selain juga tambahan penghasilan pekaseh dan pangliman yang secara bertahap akan kami tingkatkan," imbuhnya

Sementara, Pekaseh Subak Mergaya, I Nyoman Ariyanta mengucapkan terimakasih atas kepedulian Pemerintah Kota Denpasar yang dalam hal ini Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara terhadap kemajuan pertanian di Kota Denpasar. Hal ini tentu menjadi angin segar dalam mengugah semangat petani agar terus produktif. 

"Terimakasih atas kepedulian Pak Walikota terhadap kami para petani, ini tentu menjadi sentuhan semangat bagi petani untuk terus produktif," ujarnya. (Ags/Prokopim).

Bupati Suwirta Serahkan Hibah Mobil Toyota Kepada Desa Adat Sangkanbuana


KLUNGKUNG -  Usai menyerahkan dua bidang hibah tanah di Nusa Penida, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta lanjut menyerahkan Hibah Mobil berupa Kijang Toyota DK 1140 kepada Desa Adat Sangkanbuana, Kecamatan Klungkung, Minggu (24/9). Turut hadir Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Klungkung I Dewa Putu Griawan dan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, I Ketut Suadnyana.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta menyampaikan tugas pemerintah adalah membantu masyarakat, dalam hal ini Pemkab Klungkung memberikan hibah mobil kijang toyota dengan hibah kendaraan ini Bupati berharap dapat mempermudah segala macam kegiatan di desa adat. “Mudah-mudahan dengan adanya hibah mobil ini nantinya dapat meringankan beban masyarakat. Hal yang paling penting tolong jaga dan rawat mobil ini dengan sebaik-baiknya,” pinta Bupati Suwirta.

Sementara Bendesa Adat Sangkanbuana, I Wayan Sudiana Urip mengucapkan terimakasih kepada Bupati Suwirta dan jajaran terkait yang telah menghibahkan sebuah kendaraan roda empat. Pihaknya juga mengaku akan sangat terbantu dengan hibah tersebut di setiap ada kegiatan adat yang diselenggarakan di Desa Adat, dan akan merawat kendaraan tersebut dengan sebaik-baiknya.(humasklk/puspa).

Bupati Suwirta Serahkan Dua Bidang Hibah Tanah di Nusa Penida

 

KLUNGKUNG - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyerahkan hibah tanah seluas 19 are yang digunakan untuk membangun Pura Puseh lan Bale Agung di Desa Adat Mastulan, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, Minggu (24/9). Penyerahan tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Bupati Klungkung dengan Bendesa Adat Mastulan. Selain itu, Bupati juga menyerahkan Hibah Tanah seluas 4 are bekas SD Negeri 3 Batumadeg yang akan digunakan untuk membangun Kantor Desa Batumadeg.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta menyampaikan bahwa terkait bantuan hibah ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan desa secara maksimal. Hal ini pun juga tidak terlepas dari sebelumnya kita sering turun bersama OPD seperti melakukan kegiatan Bedah Desa sehingga mengetahui secara nyata kondisi dilapangan. Terkait pembangunan Kantor Desa Batumadeg, Bupati meminta perangkat desa agar berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait sehingga proses pembangunannya nanti berjalan lancar.

“Mudah-mudahan dengan bantuan hibah tanah ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya. Hal yang paling terpenting mari kuatkan koordinasi dan komunikasi antara Desa Adat dengan Desa Dinas untuk membangun Desa ini kedepannya,” harap Bupati Suwirta.

Bendesa Desa Adat Mastulan, I Made Pedoman mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Suwirta dan jajaran dinas terkait yang sudah memberikan bantuan hibah tanah ini kepada Desa Adat Mastulan. “Terimakasih Bapak Bupati dan jajaran Dinas Kabupaten Klungkung yang telah memfasilitasi sehingga bantuan hibah ini,” ucapnya.

Turut hadir Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Klungkung I Dewa Putu Griawan, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, I Ketut Suadnyana dan Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Klungkung, I Made Sumiarta.(humasklk/puspa).

Bupati Sanjaya Hadiri Persembahyangan Bersama Parajuru Desa Adat Batungsel


Tabanan - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. menghadiri undangan persembahyangan bersama Prajuru Desa Adat dalam rangka upacara Ngenteg Linggih di Pura Luhur Pucak Kedaton, serta Karya Agung Saba Gede di Pura Tri Kahyangan Desa Adat Batungsel. Persembahyangan bersama tersebut digelar di Pura Bale Agung Desa Adat Batungsel, Pupuan, Minggu, (24/9).

Turut hadir pada persembahyangan itu, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan dan salah satu anggotanya, Sekda, para Asisten dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Kepala Bagian di lingkungan Setda Kabupaten Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam Pupuan, Penglingsir Jero Subamia, Perbekel, Bendesa Adat serta Prajuru Adat, dan juga masyarakat setempat yang sangat antusias menyambut kegiatan.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh krama Batungsel sebagai salah satu pencapaian dalam bidang pelestarian tradisi, seni, adat, agama dan budaya yang ada. Dimana hal ini sangat selaras dengan visi Pemkab Tabanan, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, (AUM).

"Bahagia sekali perasaan titiang bisa hadir di tengah-tengah krama Batungsel. Luar biasa Ngenteg Linggih yang di set up oleh krama disini, apalagi dari dulu tiang sudah tahu, bahwa krama Batungsel memiliki tatanan budaya, perarem, awig-awig yang khusus dan tidak dimiliki Desa Adat kebanyakan di kabupaten Tabanan. Sampai hari ini tetap dijaga dan tetap dilestarikan, ini patut mendapat apresiasi," ujar Sanjaya.

Selaku Kepala Daerah, Sanjaya juga menyampaikan, bahwa sudah merupakan kewajiban seorang Bupati hadir bersama jajaran untuk mendukung serta membantu pembangunan yang dilakukan krama. Hal ini juga dikatakannya sebagai bentuk perwujudan bhakti terhadap krama atas sinergi yang telah ditunjukan dalam membangun Tabanan. Untuk itu, Sanjaya meminta agar kekompakan dan semangat gotong royong serta sinergi ini tetap dijaga untuk mewujudkan pembangunan kedepan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Karya menyampaikan terimakasih atas apresiasi dan perhatian dari Bupati beserta jajaran dalam persembahyangan ini. Pihaknya juga menyampaikan kebanggaannya karena Bupati Tabanan dengan bersama jajaran, hadir memenuhi keingginan krama/masyarakat, nyaksiang Karya yang dilakukan oleh pihaknya. Dimana kehadiran Bupati beserta jajaran juga dikatakannya menambah semangat dan motivasi masyarakat yang merupakan sejarah baru karya pihaknya dihadiri murdaning jagat.

"Tiang mewakili seluruh Desa Adat, Penglingsir dan juga masyarakat Batungsel, menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya dan semoga Bupati beserta jajaran selalu diberikan kerahayuan serta selamat sentausa dalam menjalankan tugas," ujarnya sekaligus pada kesempatan itu pihaknya menyampaikan uraian upacara/upakara dari pelaksanaan Karya yang dilaksanaka krama Batungsel kepada seluruh hadirin. 

Dukung Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, Kecamatan Denpasar Barat Gelar Kegiatan Belajar Bersama


Denpasar - Kegiatan belajar bersama Bunda PAUD Kecamatan Denpasar Barat, Ida Ayu Alit Maharatni di Gugus SD Kompyang Sujana digelar di SDN 9 Padangsambian pada Minggu (24/9). Mengangkat tema "Penguatan Transisi Paud ke SD se-Gugus Kompyang Sujana" ini bertujuan untuk mendukung transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. 

Bunda Paud Kecamatan Denpasar Barat, Ida Ayu Alit Maharatni mengatakan, dalam penguatan transisi PAUD ke SD para guru berkumpul bersama saling berdiskusi bersama. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter guru menjadi semakin inspiratif semakin memahami pembelajaran yang tepat untuk anak anak sd khususnya yang duduk di kelas 1, 2 dan 3 SD. 

Lebih lanjut dijelaskan, para guru sangat antusias dan semangat dalam mengikuti kegiatan tersebut. Dimana, sejak awal kegiatan para guru melakukan aktivitas  senam bersama dan game teamwork capacity building yang bertujuan untuk membangun kapasitas dan kemampuan para guru, selain itu ada pelatihan yang tujuannya menyudahi sistem drilling yang selama ini terjadi selama proses transisi PAUD ke SD

"Para guru yang hadir sangat antusias dan semangat mengikuti kegiatan ini bersama-sama, dimana ada kegiatan senam dan game teamwork, selain itu juga ada pelatihan yang tujuannya menyudahi sistem drilling yang selama ini terjadi selama proses transisi PAUD ke SD", ungkapnya. 

Sementara Ketua Gugus Kompyang Sujana yang juga selaku Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Denpasar Barat, I Ketut Budiarsa mengatakan, kegiatan belajar bersama bunda PAUD Menjadi Guru Inspiratif sangat berkesan dan bermakna karena dikemas dengan aktivitas menyenangkan. Kegiatan kolaboratif ini menumbuhkan kesadaran pentingnya positive feeling, agar tercipta motivasi dan semangat untuk pembelajaran anak didiknya. 

“Kegiatan seperti ini mesti dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membangun kapasitas pendidik yang memerdekakan belajar, tentunya dengan harapan terciptanya wellbeing ekosistem di satuan pendidikan. Dengan pendekatan seperti ini maka penguatan transisi PAUD SD yang menyenangkan menjadi tanggungjawab kita bersama untuk menyukseskannya,” pungkasnya. (HDps/Indah)

Sabtu, 23 September 2023

Bunda Literasi Kota Denpasar Tinjau Gebyar Literasi Kecamatan Denpasar Timur


Denpasar - Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara meninjau sekaligus membuka acara gebyar literasi Kecamatan Denpasar Timur. Kegiatan gebyar literasi yang mengusung tema "Budayakan Literasi Majukan Generasi" bertempat di Aula SPNF SKB Kota Denpasar pada Sabtu (23/9). 

Hadir pula pada kesempatan ini Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta Bunda Literasi Kecamatan Denpasar Timur, Ni Made Wardani. 

Ny. Sagung Antari Jaya Negara dalam kesempatan tersebut mengaku bangga lantaran hampir semua wilayah Kota Denpasar telah mampu melaksanakan berbagai kegiatan dalam meningkatkan budaya literasi. Hal ini dilaksanakan dalam upaya mewujudkan masyarakat yang literat atau berpengetahuan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk kemajuan generasi bangsa.

"Saya sangat bangga karena hampir seluruh wilayah Kota Denpasar telah melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan masyarakat yang literat melalui kolaborasi berbagai pihak," ungkapnya. 

Disisi lain, sebagai Bunda Literasi Kecamatan Denpasar Timur, Ni Made Wardani menuturkan bahwa upaya dan kegiatan literasi oleh para bunda literasi se-Kecamatan Denpasar Timur dilakukan melalui pendampingan dalam upaya peningkatan minat baca. Hal ini dilaksanakan oleh pegiat literasi di satuan pendidikan dan masyarakat sebagai langkah mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Dikatakannya, peserta yang hadir sejumlah 150 orang yang terbagi menjadi tiga kelompok bagian yakni 50 orang dari mesatua bali, 50 orang dari kelas aksara bali, dan 50 orang dari kelas membaca indah. 

"Gelaran ini sebagai upaya peningkatan minat baca di wilayah Denpasar Timur yang diselenggarakan oleh pegiat literasi di satuan pendidikan dan masyarakat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," tuturnya.

Jaya Negara Buka Uma Palak Festival Kelurahan Peguyangan, Sekaligus Resmikan Inovasi “SIUMA”



Denpasar, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menbuka secara resmi Uma Palak Festival Tahun 2023 yang ditandai dengan pelepasan burung merpati di Kawasan Ekowisata Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Sabtu (22/9). Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan Hari Tani Nasional Tahun 2023, ini turut diresmikan Inovasi Suplai Energi Manajemen Irigrasi Uma Palak (SIUMA) yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan penekanan tombol pemutaran mesin irigrasi.

Tampak hadir dalam kesempatan ini, Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, Wayan Sutama, Executive General Manager Regional Jatimbalinus, Dwi Puja Ariestya, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yusswara, Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana beserta unsur terkait lainya.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan selaku walikota saya mengapresiasi sebesar-besarnya kepada PT. Pertamina karena sudah mensuport subak kami yakni Subak Uma Palak sebagai pelestari budaya khususnya di hari lingkungan melalui inovasi SIUMA”, demikian disampaikan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat ditemui disela-sela kegiatan.

Lebih lanjut dikatakan, seperti yang dilihat sepanjang jogging track ini, manfaat SIUMA dengan membantu aliran listrik untuk penerangannya dengan tenaga surya dan juga masih dioptimalkan program pengembalian air yang terbuang apabila air itu dibutuhkan oleh para petani disaat musim-musim kering. Melalui inovasi ini memungkinkan para petani saat musim kering tetap bercocok tanam, sebab air akan dialirkan ke sawah-sawah yang ada di sepanjang Subak Uma Palak ini, sehingga uktibilitas hasil pertaniannya itu masih bisa maksimal.

Sementara Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana mengatakan, Kelurahan Peguyangan melalui Komunitas Uma Palak Lestari yang bekerjasama dengan PT. Pertamina Patra Niaga DPPU Ngurah Rai menyelenggarakan Uma Palak Festival yang berfokus pada kegiatan pertanian khusus di Kelurahan Peguyangan yang memiliki Ekowisata Subak Sembung. 

Uma Palak Festival ini kata Sudi Arcana lebih berfokus pada kegiatan pertanian khusus di Kelurahan Peguyangan yang memiliki Ekowisata Subak Sembung. Dimana kegiatan Fetival ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal, 22 sampe 23 September 2023 dengan tajuk “Budaya Lestari Petani Berseri".

Kegiatan  ini juga melibatkan unsur Sekaa Teruna dan tentunya pengenalan pada unsur anak-anak dengan beberapa Lomba-Lomba yang akan diadakan seperti Lomba Fotografi kategori Umum, Lomba Bikin Lelakut (orang-orangan sawah) antar Remaja/STT se-Peguyangan, Lomba Fashion Show kategori SD & SMP, Lomba Tari Condong & Tari Baris kategori SD, Lomba Tari Margapati kategori SMP, Lomba Melukis tingkat SD & SMP, Lomba Mewarnai tingkat PAUD & TK, Lomba Memancing Ikan Lele dan Lomba Tangkap Belut.

Selain itu juga dimeriahkan dengan beberapa kegiatan diantaranya, Pameran Adenium, Talkshow (Pelestarian Subak dengan Konsep Wisata), Jalan Santai, Donor Darah serta Stand-stand UMKM, Produk Pertanian. (ays/pps).
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved