-->

Minggu, 24 Mei 2026

HUT KEJAKSAAN KE -75, Pemkab Karangasem Apresiasi Bazar Pelayanan Publik di CFD Amlapura

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan ke-75, Pemerintah Kabupaten Karangasem bersama Kejaksaan Negeri Karangasem menggelar Bazar Pelayanan Publik di area Car Free Day (CFD) Jalan Veteran, Amlapura, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut mendapat antusias tinggi dari masyarakat karena menghadirkan berbagai layanan administrasi secara langsung di ruang publik. Pelayanan yang dibuka meliputi pembuatan dan perpanjangan SIM, SKCK, hingga Samsat Keliling.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata mengatakan, pelayanan publik yang digelar bersamaan dengan CFD sangat membantu masyarakat karena prosesnya lebih mudah dan dekat dijangkau warga.

Menurutnya, konsep pelayanan seperti ini dinilai efektif karena masyarakat dapat mengurus administrasi sambil memanfaatkan kegiatan akhir pekan di pusat kota Amlapura.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Karangasem, Shinta Ayu Dewi menyebut kegiatan bazar pelayanan publik merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan seperti ini positif dalam pelayanan. Ini bagus karena tidak ada pungli sama sekali. Ke depan kita akan melihat dan mengevaluasi lagi apakah antusias masyarakat cukup besar. Jika memang tinggi, maka pelaksanaan selanjutnya akan dikembalikan lagi kepada pemerintah daerah bagaimana kegiatan ini bisa berjalan secara kontinyu,” ujarnya.

Dari pantauan di lokasi, warga tampak memadati sejumlah stan pelayanan sejak pagi hari. Tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, dan langsung menyentuh masyarakat masih sangat besar di Kabupaten Karangasem. (Ami)

PMI Karangasem Hadapi Tantangan Penuhi 6.000 Kantong Darah per Tahun

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini  – Kebutuhan darah di Kabupaten Karangasem setiap tahunnya mencapai sekitar 6.000 kantong. Di tengah tingginya kebutuhan tersebut, PMI Karangasem terus menggencarkan kegiatan donor darah untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar donor darah terbuka untuk umum bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalur 11, Jalan Veteran, Karangasem, Minggu pagi.

Ketua PMI Kabupaten Karangasem, I Gusti Setiawan atau yang akrab disapa Gus Sombie mengatakan, kebutuhan darah di Karangasem cukup tinggi dan PMI harus memastikan stok darah selalu tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kebutuhan darah di Karangasem rata-rata sekitar 6.000 kantong per tahun. Kondisinya memang tergantung jumlah pasien yang membutuhkan, tetapi PMI tetap harus siap menyediakan stok darah,” ujarnya.

Kondisi stok darah sendiri kerap mengalami gangguan terutama pada semester awal tahun. Hal itu disebabkan minimnya pelaksanaan kegiatan donor darah pada awal tahun, sementara sebagian besar kegiatan donor dari organisasi maupun instansi biasanya dipusatkan pada pertengahan hingga akhir tahun, seperti saat peringatan HUT Kemerdekaan RI maupun HUT Kota Karangasem.

Selain persoalan stok, PMI juga masih menghadapi tantangan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk mendonorkan darah. Tidak sedikit warga yang masih merasa takut atau ragu untuk menjadi pendonor. Untuk itu PMI terus melakukan edukasi dengan melibatkan relawan, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat agar pemahaman tentang pentingnya donor darah semakin meningkat.

“Edukasi terus kami lakukan bersama relawan dan komunitas agar masyarakat tidak takut donor darah, karena setetes darah sangat berarti bagi keselamatan orang lain,” tambah Gus Sombie.

Dalam kegiatan donor darah di CFD tersebut, PMI awalnya menargetkan pengumpulan 50 kantong darah. Namun tingginya antusiasme masyarakat membuat target itu terlampaui. Baru berlangsung sekitar 1,5 jam, jumlah darah yang terkumpul sudah mencapai lebih dari 70 kantong darah.

PMI berharap meningkatnya partisipasi masyarakat dalam donor darah dapat membantu menjaga kestabilan stok darah di Karangasem sehingga kebutuhan pasien dapat terpenuhi kapan saja diperlukan. (Ami)

Wakil Bupati Karangasem Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Jembrana Masa Bakti 2026–2030

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 
Jembrana, Bali Kini – Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, SH., MH., menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jembrana Masa Bakti 2026–2030 yang digelar pada Sabtu (23/5/2026) di Ballroom Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kabupaten Jembrana.

Kegiatan pelantikan tersebut dihadiri jajaran KONI Provinsi Bali, Ketua KONI Kabupaten/Kota se-Bali, unsur Forkopimda, pengurus cabang olahraga, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran Wakil Bupati Karangasem menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Karangasem terhadap penguatan sinergi dan pembinaan olahraga prestasi di Bali.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan dilanjutkan upacara pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Patriot Olahraga, pembacaan doa, pembacaan surat keputusan kepengurusan, pengucapan janji prasetya pengurus yang dilantik, hingga penyerahan bendera organisasi oleh KONI Provinsi Bali kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Jembrana. Acara juga dirangkaikan dengan penandatanganan naskah berita acara pelantikan dan penyematan PIN KONI kepada Ketua Umum KONI Jembrana yang baru dilantik.

Dalam kegiatan tersebut turut disampaikan sambutan dari Ketua Umum KONI Kabupaten Jembrana, Ketua Umum KONI Provinsi Bali yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan atlet dan penguatan organisasi olahraga daerah guna menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali.

Pelantikan kepengurusan baru KONI Jembrana ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar daerah dalam membangun prestasi olahraga di Bali. Dengan dukungan pemerintah daerah, insan olahraga, serta seluruh pemangku kepentingan, KONI diharapkan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. (Ami/rls)

Dampingi Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali​Ny. Mas Parwata Apresiasi Bantuan dan Gelorakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Karangasem

Laporan tim: Gusti Ayu Purnamiasih 

Karangasem, Bali Kini - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Karangasem, Nyonya Mas Parwata, menyambut hangat dan mendampingi langsung kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, beserta rombongan dalam rangka Aksi Sosial "Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Bergerak dan Berbagi" Tahun 2026.

Acara kemanusiaan yang menyasar langsung masyarakat rentan ini dipusatkan di Banjar Dinas Beluhu Kangin, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Jumat (22/5) kemarin.

​Selain Desa Tulamben di Kecamatan Kubu, aksi sosial yang membawa misi kepedulian antarsesama ini juga menyentuh masyarakat di dua wilayah lainnya di Kabupaten Karangasem, yakni Desa Ababi di Kecamatan Abang dan Kelurahan Subagan di Kecamatan Karangasem.

​Dalam laporannya, Ny. Mas Parwata menyampaikan rasa syukur, bahagia, sekaligus bangga atas dipilihnya Kabupaten Karangasem sebagai lokus pelaksanaan aksi sosial bergerak dan berbagi ini. Pihaknya menilai, kehadiran jajaran TP PKK Provinsi Bali menjadi pemacu semangat bagi kader-kader PKK di daerah untuk terus bergerak mengabdi kepada masyarakat.

​"Kami atas nama masyarakat Karangasem mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali beserta seluruh tim atas kehadiran, perhatian dan bantuan nyata yang diberikan kepada warga kami. Besar harapan kami, aksi sosial kemanusiaan yang sangat bermanfaat seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan di Karangasem," ujar Ny. Mas Parwata.

​Pada aksi sosial kali ini, tercatat sebanyak 150 warga yang terbagi di tiga lokasi menerima bantuan langsung. Bantuan diserahkan secara merata kepada lima klaster sasaran yang membutuhkan, dengan rincian masing-masing 30 orang penerima untuk kategori lansia, penyandang disabilitas, anak balita, ibu hamil, serta para kader PKK yang menjadi ujung tombak gerakan di tingkat desa/kelurahan.

Tak sekadar menyerahkan bantuan sosial, momentum berharga ini juga dimanfaatkan secara optimal oleh Ny. Mas Parwata untuk mengedukasi warga. Selaku Ketua TP PKK sekaligus Duta PSBS Kabupaten Karangasem, ia mengobarkan semangat masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan atau ibu pertiwi melalui aksi nyata di tingkat rumah tangga.

​Ia mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh program prioritas Pemerintah Provinsi Bali, khususnya terkait Pembatasan Pemakaian Plastik Sekali Pakai dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. "Mari kita mulai dari diri sendiri dan rumah tangga masing-masing dengan cara memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menyelesaikan pengelolaan sampah organik secara mandiri. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan metode Teba Modern ataupun komposter," tegasnya mengajak.

​Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas PMD, Dukcapil Provinsi Bali bersama Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali, Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Karangasem, Camat Kubu, Perbekel Tulamben, serta jajaran pengurus PKK dari tingkat kecamatan hingga desa. Acara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan ditutup dengan penuh rasa kekeluargaan. (Ami/rls)

Ny. Mas Parwata Beri Pembinaan Lomba HKG TP PKK di SMKN 1 Amlapura

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 
Karangasem, Bali Kini - Menjelang peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan pembinaan peserta lomba yang diberikan oleh Tim Pembina dari Provinsi Bali. Kunjungan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan kontingen Karangasem pada kategori lomba paduan suara, memasak, dan senam, Sabtu (23/5/2026).

Dalam arahannya, Ny. Mas Parwata menegaskan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan momentum yang sangat penting. Keterlibatan kader menjadi wujud partisipasi untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, kekompakan, disiplin, serta semangat kebersamaan.

“Kepada anak-anakku peserta lomba, tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, semangat, dan sportivitas,” ujar Ny. Mas Parwata saat memberikan motivasi.

Dalam tinjauan ke lokasi pembinaan Paduan Suara, Ny. Mas Parwata melihat langsung proses coaching dari tim provinsi. Para peserta mendapatkan arahan teknis mendalam mengenai kejelasan artikulasi, penyesuaian mimik wajah agar selaras dengan makna lagu, hingga teknik pemecahan suara untuk menghasilkan harmonisasi vokal yang indah.

Antusiasme tinggi juga terlihat pada sesi pembinaan lomba memasak. Para peserta tampak aktif berdiskusi dengan instruktur chef terkait standar penyajian makanan yang baik dan sesuai kriteria lomba. Diskusi teknis tersebut mencakup aturan gramasi (timbangan porsi), penghitungan takaran karbohidrat yang ideal, hingga detail gramasi untuk sajian penutup (dessert).

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Ny. Mas Parwata turut menyempatkan diri mencicipi langsung hidangan hasil olahan para peserta.

Sementara itu, untuk kategori lomba senam, Ketua TP PKK Karangasem juga memastikan seluruh peserta mendapatkan dukungan moril secara penuh. Mengingat koreografi dan gerakan senam bersifat rahasia sebagai bagian dari strategi kompetisi, proses pembinaannya dilakukan secara tertutup. Meski demikian, semangat para kader terpantau sangat tinggi dalam menyerap arahan teknis dari instruktur provinsi.

Mengakhiri tinjauannya, Ny. Mas Parwata mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran TP PKK Kabupaten Karangasem, pendamping, dan pelatih. Beliau berharap pembinaan dan masukan dari tim provinsi ini dapat menjadi motivasi tambahan agar kesiapan peserta semakin matang demi meraih hasil yang maksimal untuk Kabupaten Karangasem. (Ami/rls)

Jumat, 22 Mei 2026

Karena "Ikan" Dua Wanita Ini Mualaf di Rutan Kerobokan

Denpasar ,Bali Kini - Terdakwa Tresilya Piga (30) bersama Ni Ketut Ari Krismayanti (27) didakwa dalam berkas terpisah atas kepemilikan 10 butir ekstasi dan serbuk ekstasi dengan berat 3 gram bruto atau 2,4 gram netto. Menariknya kedua terdakwa dengan Agama yang berbeda ini, memutuskan untuk Mualaf setelah masuk di Rutan Kerobokan.
Itu terungkap dalam sidang Dakwaan di Pengadilan Negeri Denpasar. Di mana Ketua Majelis Hakim Wayan Sunarta, saat memeriksa berkas menanyakan keyakinan yang dianut keduanya. "Ini diberkas agamanya,..." Langsung dipotong terdakwa, "Saya Muslim yang mulia, mualaf setelah pindah di Rutan," aku terdakwa.
Sebagaimana yang dibacakan Jaksa Made Dipa Umbara dalam dakwaan, bahwa terdakwa diamankan dan ditangkap oleh Petugas Kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Bareskrim Polri hari Jumat tanggal 12 Desember 2025 sekitar pukul 16.00 Wita.
Kepolisian dari Mabes itu mengamankan awal Terdakwa Tresilya di Jl. Canggu Permai Gg. Jalak 16B, Desa Tibubeneng, Kuta Utara. Saat itu diamankan 1 botol plastik kecil yang berisikan 10 butir kapsul berwarna orange.
"Dan, yang di dalamnya juga berisikan serbuk ekstasi dengan berat 3 gram bruto atau 2,4 gram netto. Serta  sebuah alat hisap shabu," tertuang didakwaan.
Pil ekstasi itu oleh terdakwa Tresilya diakuinya dibeli dari terdakwa Ni Ketut Ari Krismayanti. Saat itu terdakwa menanyakan kepada Muh.Rajesh (DPO) untuk berencana membeli ineks dengan kode "IKAN" dalam transaksi. Rencananya barang tersebut akan mereka gunakan untuk acara pesta Tahun Baru, kemarin.
Dimana hal itu tertuang dalam percakapan keduanya lewat chat WA. "Jo gw ada di Bali. Amanlah ya," ... Barang adakah. Dijawab Muh.Rajesh hanya ada "ikan"..dan dibalas terdakwa “yaudah “ikan” (inex) aja jo, dan sekalian minta di booking-in bang”.
Kemudian dijawab oleh Muh.Rajesh “iya oke, emang mau pesan berapa”, lalu dijawab kembali terdakwa, menjawab “10”, dibalas “total semuanya, saya kasih harga Rp. 5.750.000,-” lalu Terdakwa menjawab “iya”.
Oleh JPU Kejati Bali dalam Dakwaan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jo. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Denpasar City Expo Hadirkan UKM/IKM Unggulan Komwil IV APEKSI

Ket. Foto : 
Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya saat mengunjungi stand UMKM Denpasar City Expo, Jumat (22/5).

Denpasar, Bali Kini - Gelaran Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 di Kota Denpasar menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya Denpasar City Expo yang digelar di kawasan Prama Sanur Beach Bali, Jumat (22/5). Kegiatan ini menjadi wadah promosi berbagai inovasi pelayanan publik sekaligus menampilkan produk unggulan UKM/IKM dari daerah peserta Komwil IV APEKSI.
 
Pelaksanaan Denpasar City Expo diikuti oleh pelaku UKM/IKM dari 13 kota peserta Rakerkomwil IV APEKSI, serta 12 UKM/IKM unggulan binaan Dekranasda Kota Denpasar. Berbagai produk kreatif dan unggulan dipamerkan, mulai dari fesyen, kriya, tenun, kuliner hingga produk berbasis kearifan lokal yang mencerminkan identitas budaya masing-masing daerah.
 
Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya mengatakan bahwa pelaksanaan Denpasar City Expo merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah agar semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
 
“Melalui Denpasar City Expo ini kami ingin memperkenalkan produk-produk UKM dan IKM lokal yang menjadi peserta Rakerkomwil IV APEKSI. Produk yang ditampilkan memiliki kualitas dan kreativitas yang sangat baik serta menjadi kebanggaan daerah masing-masing,” ujar Ayu Kristi.
 
Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi sekaligus mempertemukan para pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional. Dengan keterlibatan berbagai kota di wilayah Komwil IV APEKSI, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi antar daerah dalam mendukung kemajuan sektor UMKM dan industri kreatif.
 
“Kami berharap expo ini dapat menjadi wadah bagi pelaku UKM dan IKM untuk naik kelas, semakin dikenal masyarakat luas dan mampu menembus pasar regional. Tentu hal ini juga akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
 
Selain menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, Denpasar City Expo juga menghadirkan semangat kolaborasi antar pemerintah kota dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.
 
"Melalui kegiatan ini, Kota Denpasar ingin menunjukkan komitmennya sebagai kota kreatif yang terus mendorong pengembangan industri lokal berbasis budaya dan inovasi," ujarnya. (*)

Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari Suguhkan Kekayaan Seni dan Tradisi Budaya Bali Kepada Istri Kepala Daerah

Ket. Foto :Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI ke-21 

Denpasar, Bali Kini - Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, yang dibalut dalam kegiatan Ladies Program.

Belasan istri Kepala Daerah para anggota APEKSI Komwil IV ini, pada Jumat (22/5), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali, melalui belajar Tari Pendet dan juga membuat Gebogan yang biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali. 

Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya, menyampaikan, pada Ladies Program Rakerkomwil IV  APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama. 

Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini juga ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal oleh masyarakat secara luas.

"Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja oleh para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu Kepala Daerah juga mengetahui tentang seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,"  ungkap Sagung Antari.

Usai berkegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri Kepala Daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari, untuk melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar. 

Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program juga bukan tanpa alasan. Sagung Antari mengemukakan, berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar yang dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi untuk dipasarkan secara luas. Untuk itu, dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar. 

"Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar yang memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya," kata Sagung Antari.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan, pada setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib yang harus selalu ada. Selain sebagai ajang untuk mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini juga sekaligus menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan. 

"Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi oleh istri para kepala daerah. Tentu semangat ini yang kita usung, agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat," katanya.(Win)

Target Rampung 31 Mei, Bupati Jembrana instruksikan Penyaluran Bantuan CPP Pusat Terapkan Sistem Jemput BolaJembrana

Jembrana , Bali Kini – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) seberat 219,72 ton beras dan 43.944 liter minyak goreng di Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Jembrana, Rabu (20/5/2026). 

Bantuan dari Pemerintah Pusat melalui BULOG Bali alokasi periode Februari–Maret 2026 ini diserahkan langsung kepada 10.986 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat.

​Dalam arahannya, Bupati I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah situasi ekonomi yang menantang ini adalah untuk meringankan beban hidup masyarakat rentan.
​Setiap KPM menerima jatah untuk dua bulan sekaligus, dengan rincian 20 kg beras (10 kg per bulan) dan 4 liter minyak goreng. Bupati Kembang menilai jumlah tersebut sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.


​"Sekarang hidup berat, pemerintah hadir untuk memberikan bantuan. Dengan adanya bantuan beras dan minyak ini, uang yang Bapak/Ibu miliki bisa dialokasikan untuk kebutuhan penting lainnya. Gunakan uangnya untuk kepentingan pendidikan anak, seperti membeli pulpen, buku, dan alat tulis. Jangan sekali-kali dipakai untuk memasang togel (judi)," tegas Bupati Kembang di hadapan warga penerima manfaat.


​Bantuan pangan yang bersumber dari Data Terpadu Sejahtera Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI ini ditargetkan rampung disalurkan pada 31 Mei 2026. Kendati demikian, terdapat aturan batas waktu pengambilan selama 5 hari di tingkat desa/kelurahan sebelum bantuan dialihkan kepada warga lain yang membutuhkan.

​Mengantisipasi hal tersebut, Bupati Kembang menginstruksikan para Kepala Dusun (Kliang Banjar) untuk proaktif dan menerapkan sistem jemput bola agar bantuan tepat sasaran serta tepat waktu.


​"Saya harap kepada para Kliang Banjar, kalau ada warga yang belum mengambil bantuannya dalam batas waktu 5 hari, tolong antarkan langsung ke rumahnya. Jangan langsung diganti, utamakan dulu hak mereka yang sudah terdata," pungkasnya. ( * )

Pemkab Jembrana Gelar High Level Meeting​Percepat Diigitalisasi Peningkatan PAD

JEMBRANA , BALI KINI – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus berkomitmen meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transformasi digital. Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah dan Optimalisasi PAD Kabupaten Jembrana yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Jembrana pada Selasa, 19 Mei 2026.
Rapat krusial ini dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana, Wakil Bupati Jembrana, Kapolres Jembrana, Sekretaris Daerah (Sekda), perwakilan Kejaksaan Negeri, serta Ketua Bank BPD Bali Cabang Negara.
Dalam arahannya, Bupati Jembrana menekankan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak terjebak dalam rutinitas, melainkan aktif melahirkan inovasi guna mendongkrak pendapatan daerah. Selain itu, OPD diminta proaktif membangun jaringan di tingkat pusat demi mengamankan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang lebih besar.
Namun lanhkah ini diminta tetap bijak , tanpa beratkan masyarakat kecil . 

​"Inovasi digitalisasi adalah kunci. Namun, saya ingatkan kepada seluruh tim agar upaya peningkatan PAD ini dilakukan secara bijak. Jangan sampai langkah-langkah yang kita ambil justru memberatkan masyarakat kecil," tegas Bupati Jembrana.

​Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) telah mengimplementasikan sejumlah program strategis, di antaranya:
​1. Peningkatan SDM & Tata Kelola Pajak
• ​Pelatihan Aparatur: Mengirim ASN BPKAD untuk mengikuti pelatihan Kedinasan di bawah Kementerian Keuangan RI, meliputi Pelatihan Pemeriksa (Maret 2026) dan Pelatihan Penggalian Potensi Pajak & Retribusi Daerah (April 2026). Selanjutnya, Pelatihan Penilai Pajak dan Juru Sita akan dilaksanakan pada Agustus 2026.

• ​Kerjasama Kedinasan: Menjalin kerja sama pembibitan lulusan STAN untuk ditempatkan di Pemkab Jembrana.

• ​Perluasan Database Pajak: Menyusun Surat Edaran pendataan Wajib Pajak (WP) baru untuk berbagai sektor PBJT (Hotel, Makanan/Minuman, Hiburan, Parkir, Air Tanah, dan Reklame).

​2. Inovasi Digitalisasi & Sinergi Instansi
• ​Uji Coba EFD: Memasang Electronic Finance Device (EFD) pada WP Hotel dan Restoran, bekerja sama dengan CSR BPD Bali Cabang Negara dan PT Cartens.
• ​Gebyar PBB-P2: Menjemput bola melalui pembayaran PBB-P2 langsung di banjar-banjar se-Kabupaten Jembrana yang telah berjalan sejak awal April 2026.

• ​Sinergi Data dengan Polres: Merancang kerja sama dengan Polres Jembrana untuk sinkronisasi data kedatangan tamu asing di hotel/villa demi transparansi pajak.

• ​Optimalisasi Pajak Kendaraan: Bersama tim gabungan rutin menggelar operasi kendaraan (2 kali sebulan), Samsat Keliling, hingga penagihan door to door ke desa-desa. Termasuk melakukan pendataan kepemilikan kendaraan bagi seluruh ASN Pemkab Jembrana berdasarkan NIK dan NIP.

​3. Implementasi TP2DD (Elektronifikasi Transaksi)
• ​Penerapan e-retribusi parkir Manuver dan Parkir Terminal Penumpang Gilimanuk sejak Februari 2026.
• ​Realisasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) domestik pada beberapa OPD perintis (BPKAD, Dinas LHPKP, Dinas PUPR Perhubungan, Dinas PMPTSP, dan Dinas Koperasi, UKM, & Perdagangan) dengan total realisasi mencapai Rp44.415.832,- per Mei 2026. Proses aktivasi ke OPD lainnya terus dilakukan secara bertahap oleh BPD Bali.

​Menatap triwulan kedua tahun 2026, Pemkab Jembrana telah menyusun 6 agenda kerja cepat demi memperluas ekosistem digital:
Pertama , Menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) khusus yang berfokus pada evaluasi dan pengembangan e-Retribusi.
Kedua , Melakukan penyerahan KKP secara simbolis bagi OPD yang belum mengaktifkannya.
Ketiga , Meluncurkan rencana e-Retribusi di TPI Pengambengan.
Keempat , Mengimplementasikan e-Retribusi di sejumlah Puskesmas yang belum menerapkan sistem digital.
Kelima, Memperkuat peran LPD dan Bumdes sebagai penyedia jasa layanan pembayaran daerah berbasis e-link.

Terakhir dengan Menggencarkan sosialisasi pembayaran online melalui video edukasi, bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana.
" Melalui sinergi lintas sektor dan digitalisasi yang terintegrasi, Pemkab Jembrana optimis mampu menciptakan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, sekaligus mendorong kemandirian fiskal daerah tanpa membebani masyarakat," ujar Kepala BPKAD Jembrana I Gede Gusdiendi. (* )
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved