-->

Senin, 05 Januari 2026

Pedagang Jalan Ngurah Rai Nyatakan Siap direlokasi, dukung penataan wajah kota di Jembrana

Jembrana .Bali Kini - Pemerintah Kabupaten Jembrana telah menyiapkan lahan bagi para pedagang kaki lima (PKL) sebagai bagian dari upaya penataan kawasan kota yang tertib.

Sejumlah PKL yang berada pinggir jalan ngurah rai sekitar Lapangan Dauhwaru, Kabupaten Jembrana, menyatakan siap pindah dan menempati lokasi baru yang telah disediakan tersebut.

Diketahui lahan itu merupakan milik Kementrian Keuangan yang telah difalisitasi dengan Perjanjian Pinjam Pakai antar Kemenkeu dan Pemkab Jembrana. Lahan tersebut masih berada diarea sekitaran para PKL berjualan sebelumnya. 

Ada dua lahan yang disiapkan pemkab Jembrana hntuk relokasi . Selain tanah milik kementerian keuangan, satu lagi disisi baratnya milik Pemprov Bali. 

Kesiapan pedagang ini disampaikan saat dialog bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan saat meninjau lahan relokasi tersebut, Senin (5/1).

Para PKL menilai langkah tersebut sebagai solusi yang saling menguntungkan, baik bagi pedagang maupun pemerintah, khususnya dalam menjaga ketertiban lalu lintas diareal tersebut.

“Pada prinsipnya kami siap pindah, tempatnya juga tidak jauh, disebrangnya,” ujar salah satu pedagang.

Sementara itu, Bupati I Made Kembang Hartawan menyampaikan pemda memastikan lahan relokasi telah disiapkan dengan mempertimbangkan aksesibilitas, kenyamanan, serta potensi ekonomi bagi pedagang. 

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen menyediakan sarana pendukung seperti penerangan, air bersih, dan pengelolaan kebersihan.

"Kebijakan relokasi ini diharapkan dapat menciptakan ketertiban kota tanpa mematikan mata pencaharian para PKL," ungkapnya.

Disamping meninjau lahan relokasi PKL, Bupati Kembang juga meninjau perbaikan fasilitas publik lainnya seperti fasilitas jogging track dan lainnya berada diareal Gedung Ir. Soeakrno.

"Selama ini banyak masukan dari warga terkait fasilitas joging track yang rusak, khususnya pembatas antar track dan kolam, nah itu sekarang sudah kita perbaiki. termasuk pembatas yang didalam juga sudah kita perbaiki semua," ucapnya.

Termasuk penataaan wajah depan areal Kebun Raya Jembrana, khususnya pada tulisannya agar diperjelas sehingga memudahkan warga saat melihat tulisan Kebun Raya Jembrana. 

Pj. Sekda Eddy Mulya Pimpin Apel Disiplin,

Ket foto : Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya memimpin apel disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekretariat Daerah Kota Denpasar yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Denpasar, pada Senin (5/1) pagi.  

Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat Sebagai Resolusi Tahun 2026. 

Denpasar , Bali Kini - Pj. Sekretaris Daerah Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya memimpin apel disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Sekretariat Daerah Kota Denpasar yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Denpasar, pada Senin (5/1) pagi. Apel rutin ini digelar untuk meningkatkan kedisiplinan serta memotivasi para pegawai yang dilaksanakan secara rutin setiap Senin pagi dan diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Pj. Sekda Denpasar, Eddy Mulya dalam arahannya menekankan kepada seluruh pegawai untuk lebih meningkatkan disiplin, kinerja serta pelayanan yang berdasarkan spirit Vasudhaiva Kutumbakam serta Motto Sewakadharma. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai atas kinerja dan dedikasinya di Tahun 2025. Eddy Mulya juga mengajak seluruh pegawai untuk melakukan resolusi di dalam meningkatkan kinerja di Tahun 2026 ini. 

"Kita telah tuntaskan APBD 2025 dengan baik, mari kedepan kita terus berbenah dan meningkatkan kinerja demi pelayanan terbaik untuk masyarakat, "ujarnya. 

Lebih lanjut Eddy Mulya juga menyampaikan agar para pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar agar tidak hentinya untuk meningkatkan kualitas diri dan kinerja agar selalu dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Pihaknya juga mendorong para pegawai untuk selalu bersinergi dan berkolaborasi. 

"Dalam hal ini saya berharap dan mengingatkan kepada seluruh rekan-rekan semua untuk terus meningkatkan kualitas diri dan melakukan yang terbaik dalam mengemban tugas masing-masing," pungkas Eddy Mulya. (Eka)

TP. PKK Kota Denpasar Mulai Sosialisasikan Program Kulkul PKK dan Posyandu,

Ket foto : Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Sekretaris I TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa serta Kadis DPMD Kota Denpasar, I Wayan Budha saat melaksanakan sosialisasi Program Kulkul PKK dan Posyandu yang dilaksanakan di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar, Senin (5/1).


Siap Bersinergi Olah Sampah Berbasis Sumber Dengan Semangat Gotong Royong. 

Denpasar, Bali Kini - Tim Penggerak (TP) PKK dan Posyandu Kota Denpasar mulai mensosialisasikan Program Kulkul PKK dan Posyandu yang dilaksanakan di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar, Senin (5/1). Kegiatan yang merupakan inisiasi PKK Provinsi Bali ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan penanganan sampah berbasis sumber yang terintegrasi. 

Hadir langsung Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Sekretaris I TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Kadis DPMD Kota Denpasar, I Wayan Budha, Ketua TP. PKK dan Posyandu Kecamatan hingga Ketua TP. PKK dan Posyandu Desa/Lurah se-Kota Denpasar, serta undangan lainya. 

Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dalam sambutanya menjelaskan bahwa Tim Penggerak PKK secara berjenjang, akan melaksanakan Gerakan serentak bersih-bersih lingkungan melalui Gerakan Kulkul PKK dan POSYANDU. Gerakan yang diinisiasi oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, adalah salah satu implementasi gerakan PKK dan Posyandu 6 SPM khususnya pada aspek gotong royong, kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Lebih lanjut dijelaskan, Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya menguatkan kembali nilai luhur budaya bangsa yakni semangat Gotong Royong. Dengan mengambil filosofi Kulkul Bali yang menjadi alat komunikasi tradisional dengan kekuatan nilai kebersamaan, diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong di masyarakat.

"Kami berharap kita sebagai tim penggerak, dapat berkontribusi bersama, bergerak secara berjenjang melaksanakan gerakan bersih-bersih disetiap lingkungan kita. Gerakan Kulkuk ini diharapkan dapat terlaksana, sehingga kedepannya kita mampu mewujudkan Kota Denpasar yang Bersih dan Nyaman," ujarnya. 

Sagung Antari juga menyampaikan bahwa Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, sangat berterima kasih atas segala dukungan Tim Penggerak PKK secara berjenjang dalam pelaksanaan kegiatan 10 Program Pokok PKK di masyarakat, selanjutnya melalui gerakan ini juga mengharapkan dukungan serta sinergitas kita bersama.

"Mari bergerak bersama, bergandengan tangan menuju PKK jaya, berdaya dan berguna menuju Denpasar Maju," ujarnya. 

Sekretaris Dinas PMD Kota Denpasar, Tresna Yasa selaku narasumber menjelaskan bahwa program Kulkul PKK dan Posyandu ini merupakan implementasi dari 10 Program Pokok PKK dan Posyandu 6 SPM. Hal ini dilaksanakan guna mewujudkan Bali bebas sampah dan Kota Denpasar clean and green. 

Secara teknis, Tresna Yasa mengatakan bahwa Kulkul PKK dilaksanakan pada hari minggu pertama setiap bulannya. Dimana, aksi gotong royong kebersihan dimulai dari halaman rumah, telajakan, hingga tempat suci dan fasilitas umum. 

"Melalui program Kulkul PKK dan Posyandu ini diharapkan dapat mendorong dan menumbuhkan kembali kesadaran serta semangat gotong royong dalam pebgelolaan kebersihan lingkungan," ujarnya. (Ags).

Biaya Hidup di Denpasar Capai Rp21 Juta Per Tahun

Laporan Reporter : Jero Ari 

Denpasar , Bali Kini - Biaya hidup di Metro Kota Denpasar menduduki posisi ke-tiga se Indonesia, mencapai Rp21.185.000 per kapita per tahun pada 2025. Angka tersebut cukup tinggi yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai dengan pendapatan masyarakatnya. 
Ketua Tim Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS kota Denpasar I Dewa Made Agus Sudarmawan, SE.,M.Agb mengatakan, Denpasar yang juga menjadi tujuan pariwisata dengan pendapatan di sektor tersier membuat pengeluaran per kapita masyarakatnya cukup tinggi. 
Namun hal tersebut juga didorong oleh pendapatan yang tinggi. Pendapatan per kapita sering digunakan untuk mengukur standar hidup suatu wilayah. "Wilayah dengan pendapatan per kapita yang tinggi umumnya memiliki standar hidup yang lebih baik, dengan akses yang lebih besar terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang memadai. Sebaliknya, wilayah dengan pendapatan per kapita rendah cenderung memiliki akses terbatas terhadap layanan dasar tersebut," ungakpnya. 
Jika dilihat UMK Denpasar yang tahun 2026 ini mencapai Rp3.499.878,78 per bulan dikali 12 bulan akan mencapai Rp41.998.545,3. Jika dalam satu keluarga terdiri dari 4 anggota dan 2 diantaranya sebagai pekerja maka total pendapatan jika mengacu UMK sebesar Rp83.997.090,72 per tahun. Dan jika ada 4 anggota keluarga dalam setahun biaya hidup yang dikeluarkan sebesar Rp85.140.000 dalam satu keluarga. "Biasanya UMK diperuntukan untuk pekerja lajang dengan masa kerja nol tahun," kata Dewa Sudarmawan.
Dia menekankan pendapatan perkapita, sebenarnya adalah rata-rata pengeluaran rill yang dikeluarkan oleh masyarakat perkapita dalam setahun. Perhitungan kebutuhan per kapita juga berdasarkan pertimbangan perbedaan harga dan daya beli di setiap daerah. 
Disinggung terkait vidio viral di media sosial terkait kebutuhan hidup layak di Kota Denpasar mencapai Rp20 juta per bulan, dia mengatakan, itu data 2024 dan angka yang dimaksud adalah per tahun bukan per bulan. "Data terbaru yakni 2025 itu perhitungan biaya hidup layak per tahun mencapai Rp21.185.000 per kapita. Kalau per bulan itu Rp1.765.000 per kapita," ungkapnya meluruskan.

Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Kapolres Karangasem Tekankan Profesionalitas dan Pelayanan Prima

Laporan tim: Gusti Ayu Purnamiasih

KARANGASEM, Bali Kini – Kapolres Karangasem, AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek di lingkungan Polres Karangasem. Upacara yang berlangsung khidmat ini digelar pada hari Senin, 5 Januari 2026.

Kegiatan ini menindaklanjuti Surat Telegram Kapolda Bali tertanggal 23 Desember 2025 mengenai pemberitahuan pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Bali.

Daftar Pejabat yang Serah Terima Jabatan, terdapat beberapa posisi strategis yang mengalami rotasi kepemimpinan, antara lain:

1. Kabagops Polres Karangasem: Dari Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, S.Sos., S.H., M.A.P. kepada Kompol I Nyoman Widiarsana, S.H. (sebelumnya Kanit 1 Subdit Ditreskrimum Polda Bali).
2. Kabag SDM Polres Karangasem: Dari Kompol Made Mustiada, S.H. kepada AKP I Made Sudihartama, S.H.
3. Kasat Samapta Polres Karangasem: Jabatan yang ditinggalkan AKP I Made Sudihartama kini diisi oleh AKP I Nengah Gede (sebelumnya PS. Ka Siaga 3 SPKT Polda Bali).
4. Kasat Polairud Polres Karangasem: Dari AKP I Gusti Ngurah Bagus Suastawan, S.H., M.H. kepada AKP I Gede Murdana, S.H., M.H.
5. Kapolsek Bebandem: Terjadi pertukaran posisi di mana AKP I Gusti Ngurah Bagus Suastawan, S.H., M.H. kini menjabat sebagai Kapolsek Bebandem menggantikan AKP I Gede Murdana.

Dalam arahannya, AKBP Joseph Edward Purba menyampaikan bahwa mutasi jabatan adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, dan peningkatan kinerja.

"Jabatan adalah amanah sekaligus kepercayaan yang mengandung konsekuensi tidak ringan. Setiap pejabat dituntut menampilkan kinerja terbaik untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik," tegas Kapolres dalam amanatnya.

Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pejabat lama atas dedikasi serta loyalitasnya selama bertugas di Polres Karangasem. Kepada para pejabat baru, Kapolres mengucapkan selamat datang dan meminta mereka untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru.

"Saya berharap pejabat baru mampu memberikan pelayanan prima yang PRESISI (Cepat, Tepat Sasaran, Akurat, Humanis, dan Berbasis Teknologi) demi kepuasan masyarakat Karangasem yang kita cintai," pungkasnya.

Upacara tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Karangasem, Ketua Bhayangkari Cabang Karangasem beserta pengurus, para PJU, Kapolsek jajaran, serta personel perwira dan bintara Polres Karangasem. (Ami/rls)

Sabtu, 03 Januari 2026

TERSERET ARUS SAAT MEMANCING, TIM SAR LAKUKAN PENCARIAN DI ALIRAN TUKAD BADUNG

DENPASAR  , BALI KINI  - Seorang laki-laki 37 tahun dikabarkan terseret arus di aliran Tukad Badung, Jalan Hasanudin saat sedang memancing, Jumat (2/1/2025) malam, sekitar pukul 19.00 Wita. Saat kejadian ada seorang saksi mata yang melihat, dan melakukan pencarian namun tidak mendapatkan hasil. 

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar baru mendapatkan informasi siang hari ini pada pukul 11.00 Wita dari Ditsamapta Polda Bali. Diketahui identitas korban atas nama Surya Fajar Irawan, beralamat di Kehen Kesiman Petilan, Denpasar Timur.

Setelah menerima informasi digerakkan personel sebanyak 10 orang dan didukung juga dari unsur SAR terkait. Kurang lebih 1 jam perjalanan, mereka tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan tim lainnya yang telah ada di lokasi kejadian. Tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 SRU, dimana melakukan penyisiran dari lokasi kejadian menuju Pulau Buru, Taman Pancing hingga Dam Buagan. Area penyisiran kira-kira sejauh 4 KM. Sampai dengan saat ini upaya pencarian masih berlangsung.

Unsur SAR yang terlibat diantaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Kodim1611 Denpasar, Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, Potensi SAR 115, Balawista Denpasar, TRC BPBD Denapsar, Yayasan Bali Emergency, Arjuna Rescue, Bali Ranger Community, Bima Sakti Rescue, Indonesia Escoting Ambulance dan Nanggala Medica Respon selanjutnya serta masyarakat setempat. (ay/krs)

Wali Kota Jaya Negara Pimpin Pitenget Tumpek Krulut di Kota Denpasar.

Wujud Rahina Tresna Asih atau Kasih Sayang dalam Agama Hindu.
Laporan Reporter : Esa-Wahdodi
Denpasar, Bali Kini -  Pitenget Tumpek Krulut Kota Denpasar Tahun 2026 dipusatkan di Kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, pada Sabtu (3/1) petang. Acara ini dihadiri langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa dan Pj. Sekda Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya. 

Hadir pula Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar, I Wayan Sutama, Bendesa Madya Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar, Jro Mangku Wisna (JMW), 
perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, OPD Pemkot Denpasar beserta jajaran lainnya. 

Sebagai hari suci yang juga merupakan piodalan Sang Hyang Aji Gurnita, upacara identik dengan tetangguran atau gambelan. Rangkaian upacara diawali dengan sesolahan Gender Wayang Sekehe Taman Suci Padangsambian dilanjutkan Palegongan Desa Sidakarya, dan selanjutnya diisi penampilan Angklung Wanita Kerthiyasa Suwung Batankendal. Acara kemudian dilanjutkan dengan Rindik (Joged Bumbung) Sekar Rahayu Banjar Pondok Paguyangan, dan Semarapegulingan Wanita Srikandi Metu Swara Banjar Pagan Kelod.

Selain itu, terdapat pula persembahan Gong Gede Wahana Gurnita Denpasar Selonding Kembang Gringsing, Gandrung Pura Majapahit Monang - Maning dilanjutkan Gong Kebyar Wanita Gita Maheswari Banjar Wangaya Kelod, Bebarongan Tirta Udiyana Sari Sanur dan Selonding Swstika Dharma Budaya Banjar Tegal Kuwalon. Ada pula sesolahan Rejang Dewa SMPN 1 Denpasar diiringi Sekehe Gong Gede dan Rejang Sari dari WHDI dan PHDI Kota Denpasar. 

Seluruh rangkaian tadi dipuncaki dengan persembahyangan bersama yang dipuput Ida Pedanda Gede Ketut Peling Griya Puniawati Banjar Bengkel, Sumerta. 

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, peringatan Rahina Tumpek Krulut setiap tahunnya dilaksanakan dengan pagelaran tetangguran serta persembahyangan bersama. Dimana, upacara ini sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Sang Hyang Widi Wasa. 

Lebih lanjut dijelaskan, secara filosofis makna perayaan Tumpek Krulut adalah memuliakan Dewa Keindahan atau Sang Hyang Aji Gurnita dalam diri manusia. Sehingga manusia senantiasa diberikan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan. Keindahan/Lango banyak terdapat dalam karya seni, seperti gamelan atau musik.

"Sebagaimana tersurat dalam Lontar Prakempa dan Aji Gurnita, hari yang baik atau Dewasa Ayu untuk mengupacarai Sarwa Tetangguran atau Gamelan adalah Rahina Tumpek Krulut. Pada Rahina Tumpek Krulut kita memuja Dewa Iswara atau Kawiswara sebagai Dewa Keindahan, memohon waranugraha agar manusia terus menerus diberi kebahagiaan Sekala-Niskala, dalam konsep Satyam, Siwam, Sundaram," jelasnya. 

Jaya Negara berharap, perayaan Rahina Tumpek Krulut patut disyukuri sebagai anugerah Hyang Widhi Wasa yang telah memberikan kebahagiaan Niskala dan Sekala kepada Manusia.

"Mari syukuri anugerah kebahagiaan dengan selalu mengedepankan kebersamaan, saling asah asih asuh, salunglung sabayantaka. Dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam menjaga keharmonisan antara alam, manusia, dan kebudayaan Bali meliputi tradisi, seni, budaya, hingga kearifan lokal menjadi pondasi dalam mewujudkan tujuan pembangunan di Kota Denpasar," ujar Jaya Negara. 

Sementara, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara mengatakan, dalam rangka Upacara Rahina Tumpek Krulut, Pemerintah Kota Denpasar melalui Bagian Kesra melaksanakan pagelaran tetangguran dan persembahyangan bersama. 
"Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap tahunnya,". 

Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Merajan Agung Puri Pemecutan Ukiran Badung

Laporan Reporter : Pur 
Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih dan Pedudusan Alit di Merajan Agung Puri Pemecutan Ukiran Badung, Sabtu (3/1). Upacara yang berlangsung khidmat ini bertepatan dengan rahina Tumpek Krulut dan Purnama Kapitu.

Pelaksanaan upacara tersebut turut dihadiri Penglingsir Agung Puri Agung Denpasar, Ida Penglingsir Agung Putra Jambe Pemecutan, Jro Bendesa Adat Denpasar Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, serta para undangan dan pasemetonan puri.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara bersama penglingsir puri menandatangani prasasti sebagai simbol doa restu, sekaligus mengikuti prosesi Mendem Pedagingan di Pelinggih Taksu. Walikota Jaya Negara disela-sela kegiatan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara Dewa Yadnya yang berjalan dengan penuh sradha bhakti dan kebersamaan. Jaya Negara berharap, melalui upacara ini, kerahayuan senantiasa menyertai pasemetonan puri dalam menjalankan swadarma masing-masing.

Sementara itu, Manggala Karya Anak Agung Ngurah Darma Putra menjelaskan bahwa rangkaian upacara dilaksanakan seiring selesainya renovasi wewangunan Merajan Agung Puri Pemecutan Ukiran Badung. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran Walikota Denpasar, penglingsir puri, serta seluruh undangan yang telah memberikan doa restu sehingga karya dapat berjalan dengan baik.

“Rangkaian upacara telah diawali sejak 19 Desember 2025 dengan upacara Nuasen Karya dan Nyukat Genah, dengan Yajamana Karya Ida Pedanda Made Taman Dwija Putra,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, bertepatan dengan Purnama Kapitu pada Sabtu, 3 Januari 2026, dilaksanakan upacara Mecaru Rsi Gana, Manca Kelud, Melaspas, serta Mendem Pedagingan. Seluruh rangkaian upacara ini merupakan wujud bhakti dan rasa syukur pasemetonan Puri Pemecutan Ukiran Badung, dengan harapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa melimpahkan kerahayuan dan keharmonisan bagi seluruh umat. 

Jumat, 02 Januari 2026

Awali Tahun 2026, Pemkab Tabanan Gelar Upacara Ngemijiang Nugtugan Karya Ngenteg Linggih Kantor Bupati Tabanan


Laporan Reporter : Tim Lpt 

Tabanan , Bali Kini  – Pemerintah Kabupaten Tabanan, mengawali Tahun Baru 2026 menggelar Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih yang berlangsung di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan, Jumat (2/1). Rangkaian upacara sakral ini ditandai dengan melaksanakan upacara Ngemijiang yang juga merupakan lanjutan dari pelaksanaan Karya Tawur Panca Wali Krama yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 7 Januari 2025 lalu di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan.

Pelaksanaan upacara dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Wakil Bupati, I Made Dirga beserta istri Ny. Budiasih Dirga, Sekda beserta istri, para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Instansi Vertikal dan BUMD, serta seluruh Pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan. Hadir pula para Sulinggih, Pemangku (PSN), dan Prawartaka karya yang dengan penuh semangat ngaturang ayah sejak awal hingga seluruh rangkaian prosesi terlaksana.

Rangkaian upacara dimulai dari tahapan persiapan, Nedunang Ida Bhatara Kelinggihan Ring Ampilan, prosesi Ngemejiang Ida Betara, Ida Betara Rauh Saking Ngemejiang, hingga Ngelinggihang dan persembahyangan bersama. Prosesi ini berlangsung di Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan serta Beji Pura Dalem Desa Adat Kota Tabanan, kemudian dilanjutkan dengan Manjahan Banten Piodalan Jelih dan Pemekemitan pada malam hari nanti. 

Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih ini dilaksanakan selama dua hari, dengan puncak karya yang jatuh pada Sabtu, 3 Januari 2026. Seluruh rangkaian upacara dilaksanakan dengan penuh khidmat sebagai wujud bhakti dan rasa syukur, sekaligus memohon kerahayuan bagi jalannya roda pemerintahan dan pembangunan untuk masyarakat Kabupaten Tabanan di tahun 2026 ini.

Usai persembahyangan, Bupati Sanjaya menyampaikan, pelaksanaan upacara ini menjadi momentum spiritual dalam menyambut awal tahun. Ia menegaskan, bahwa persembahyangan bersama ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus permohonan restu agar seluruh tugas pemerintahan dapat berjalan dengan baik. “Ini adalah ritual persembahyangan yang luar biasa. Kita semua terlibat dan patut bersyukur, serta bersama-sama mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” tegasnya. 

Lebih lanjut, Sanjaya mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk menjadikan momentum Pujawali Jelih ini sebagai landasan spiritual dalam bekerja dan mengabdi. Ia juga berharap, dengan tuntunan dan restu Ida Bhatara/Tuhan Yang Maha Esa, visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani dapat benar-benar diwujudkan bersama demi kesejahteraan seluruh krama/masyarakat Kabupaten Tabanan.

Cetak Rekor Tertinggi Wisman ke Bali, Pemerintah Pusat Apresiasi Gubernur Koster

Puri Agung Ubud Harap Kekuatan dan Ketegasan Gubernur Koster Bisa Pertahankan Bali sebagai Pariwisata Budaya

LAPORAN : TIM LPT 

GIANYAR , BALI KINI  – Gubernur Bali, Wayan Koster mendapatkan apresiasi oleh Pemerintah Pusat melalui Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, karena jumlah kunjungan Wisatawan Asing (Wisman) ke Bali di tahun 2025 mencapai rekor tertinggi 7,1 juta lebih.

Gubernur Wayan Koster bersama Penglingsir Puri Agung Ubud, Tjokorda Gde Putra Sukawati, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan Tjokorda Gde Raka Sukawati yang mendampingi Menpar RI berkunjung ke Puri Agung Ubud, Gianyar secara langsung melihat betapa antusiasnya Wisman dan Wisatawan Nusantara (Wisnus) berlibur di Ubud. Hal ini kemudian menegaskan isu Bali sepi di media sosial terbantahkan.

Berdasarkan data Angkasa Pura sampai 31 Desember 2025, Gubernur Koster secara rinci menyatakan jumlah Wisman ke Bali di tahun 2025 mencapai 7.050.000 orang lebih. Kalau dibanding pada tahun 2024 yang lewat udara itu hanya mencapai 6,3 juta Wisman. Jadi pada tahun 2025 kunjungan Wisman meningkat 750 ribu orang atau 11,3 persen dan ini angka tertinggi yang pernah dicapai. 

“Rekor ini. Sebelum Covid-19, tahun 2019 Wisman ke Bali hanya 6,27 juta, sebelum itu lebih rendah lagi. Rupanya Bali tetap menjadi daya tarik masyarakat dunia, apapun isu-nya Wisman tetap pilih Bali,” tegas Koster, Kamis 1 Januari 2026.

Untuk kedatangan Wisman ke Bali melalui cruise/laut berdasarkan informasi Pelabuhan Benoa, jumlahnya mencapai 71 ribu orang. Kalau dibandingkan pada tahun 2024 itu kunjungannya hanya 53 ribu Wisman. 

“Jadi kalau kedatangan Wisman dari udara ini ditambah dengan kedatangan dari laut itu jumlahnya menjadi 7,1 juta lebih. Nah ini kita tidak hitung dengan yang di darat,” jelas Gubernur Bali.

Kemudian kedatangan Wisatawan Nusantara (Wisnus) pada tahun 2025 mencapai 9,28 juta, sedangkan di tahun 2024 jumlahnya 10,1 juta orang ke Bali. Jadi kunjungan Wisnus di tahun ini turun kira – kira 700 ribu lebih. 

“Kalau ditotal kedatangan Wisman dan Wisnus di tahun 2025 ke Bali mencapai sekitar 16,38 juta orang atau menurun dibandingkan pada tahun 2024, yang mana jumlah total kunjungannya berada di angka 16,4 juta,” ungkap Koster sembari menyatakan kunjungan wisatawan di tahun 2025 turun sekitar 121 ribu atau 0,7 persen, penyebabnya karena kedatangan wisatawan domestik ke Bali menurun.

Karena itu, apa yang selama ini menjadi isu Bali sepi di media sosial sudah dibantah. Ibu Menteri pasti sudah meninjau Bandara Ngurah Rai, Mall, meninjau destinasi wisata, salah satunya Ubud, ternyata tidak sepi dan di jalan macet.

 “Data sudah membantah bahwa Bali tidak sepi, kedatangan Wisman ke Bali malah mencapai rekor tertinggi,” kata Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini seraya melaporkan keamanan Bali sangat aman dan kondusif.

Mendengar penjelasan Gubernur Wayan Koster, Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa Bali adalah prioritas Pemerintah Pusat. Ketika Bapak Presiden RI menginstruksikan semua Menteri untuk berkunjung ke seluruh Indonesia, Kemenpar nomor satu utamakan Bali. Jadi selalu di support industri pariwisata Bali.

“Bali adalah destinasi yang sangat penting bagi Indonesia, World Bank juga sudah melakukan kajian terkait apa saja isu – isu Bali dan bagaimana quality tourism di Bali bisa dibangun yang sesuai dengan Perda Provinsi Bali tentang Pariwisata Bali yang berkualitas,” kata Menpar RI seraya menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Bali atas atensinya.

Sementara itu, keluarga besar Puri Agung Ubud melalui Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengucapkan selamat datang kepada Menteri Pariwisata RI di Puri Agung Ubud. Puri Ubud dikatakannya adalah salah satu Puri di Bali yang dibangun pada awal abad ke-18 dan menjadi saksi bisu lahir, tumbuh, dan berkembangnya pariwisata di Bali, yang diinisiasi oleh dua bersaudara, yaitu Tjokorda Raka Sukawati selaku Presiden Negara Indonesia Timur di zaman Indonesia menganut Undang Undang Republik Indonesia Serikat, dan Tjokorda Gde Agung Sukawati.

Mengenai pariwisata, Tjok Ace berharap Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster dengan kekuatan dan ketegasannya bisa mempertahankan Bali sebagai pariwisata budaya. 

“Beliau (Wayan Koster,red) sangat konsern untuk menjaga budaya Bali. Mudah-mudahan ketegasannya, Bali masih bisa bertahan untuk 100 tahun kedepan, harap Penglingsir Puri Agung Ubud Tjok Ace.(*)
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved