-->

Kamis, 12 Februari 2026

Walikota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya di Pura Sor Waringin Ulun Desa Padangsumbu

Ket. Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri
Puncak Karya di Pura Sor Waringin Ulun, Desa Padangsumbu, Kamis (12/2). 

Denpasar, Bali Kini - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Puncak Karya di Pura Sor Waringin Ulun, Desa Padangsumbu, Kecamatan Denpasar Barat, bertepatan dengan Wrespati Kliwon, Menail, Kamis (12/2). Kehadiran orang nomor satu di Kota Denpasar ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan tradisi, sekaligus penguatan nilai sradha bhakti masyarakat.

Puncak karya tersebut merupakan rangkaian Karya Ngenteg Linggih Pedudusan, Wrespati Kalpa Agung, Nyatur Mukti, serta Caru Walik Sumpah yang digelar dengan penuh khidmat. Turut hadir dalam kesempatan itu Anggota DPRD Kota Denpasar I Nyoman Tananjaya, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara, Camat Denpasar Barat Wayan Yusswara, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Badung.

Rangkaian yadnya dipuput secara Siwa Budha oleh Ida Pedanda Gede Swabawa Karang Adnyana dari Griya Buda Keling, didampingi Ida Pedanda Gede Wayahan Jelantik Dauh dari Griya Siangan Gianyar, serta Ida Pedanda Gede Sakti dari Griya Telabah Batubidak Kerobokan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan krama desa dalam menyukseskan upacara. Jaya Negara menegaskan bahwa upacara yadnya tidak hanya menjadi sarana spiritual, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan serta gotong royong masyarakat.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita berharap nilai-nilai kebersamaan terus terjaga, sekaligus memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujar Jaya Negara.

Sementara itu, Pamucuk Karya I Wayan Nik Selamat menjelaskan bahwa rangkaian upacara telah dimulai sejak 3 Januari 2026, diawali dengan pemelastian ke pantai dan nunas tirta, serta dilaksanakan sesuai dresta desa setempat. Upacara nyejer berlangsung selama lima hari, dilanjutkan rangkaian ngeremekin, nganyarin, maprani, dan nyenuk pada 17 Februari 2026. Penyineban karya dijadwalkan pada 29 Maret 2026.

“Atas nama krama pengempon, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Badung atas dukungan yang diberikan, sehingga seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Pelaksanaan puncak karya ini diakhiri dengan penyerahan punia, serta Walikota Jaya Negara juga berkesempatan meninjau pelawatan di pura setempat. (Pur)

Pedagingan di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas Desa Adat Renon.

Ket foto : 
Wawali Denpasar Arya Wibawa Mendem Pedagingan di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas Desa Adat Renon. 

Denpasar , Bali Kini - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti prosesi Mendem Pedagingan serangkaian Karya Melaspas lan Mecaru di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon bertepatan Rahina Wraspati Kliwon Menail, Kamis (12/2) pagi. 

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan tersebut menyambut baik pelaksanaan Karya Melaspas lan Mecaru Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon ini. 

"Kebersamaan dan rasa tulus ikhlas seluruh Pengempon Pura serta masyarakat sekitar, semoga dapat memberikan berkah bagi yang melaksanakannya, sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam," ujarnya. 

Ditambahkan Arya Wibawa, sinergi yang baik ini menjadi penting guna mendukung pelaksanaan Karya Melaspas lan Mecaru Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon. 

"Sinergi erat Pemerintah Kota Denpasar dengan masyarakat dalam mewujudkan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau rasa bergotong-royong mencapai tujuan yang bersama membingkai Kota Denpasar maju berlandaskan budaya," ujar Arya Wibawa. 

Sementara Ketua Panitia Karya, Wayan Sukertha saat ditemui menjelaskan bahwa Karya Melaspas lan Mecaru Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon dilaksanakan pasca pembenahan Pelinggih Pura sebanyak kurang lebih sembilan titik Pelinggih yang telah dimulai sejak beberapa bulan yang lalu. 

"Terimakasih kepada Pemkot Denpasar khususnya Bapak Wakil Wali Kota Denpasar yang telah hadir dan mengikuti prosesi Mendem Pedagingan Pelinggih Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon yang dilaksanakan oleh masyarakat kami ini. Semoga dengan lancarnya pelaksanaan Karya Yadnya ini dapat memberikan kebaikan bagi kita semua, " ungkapnya. ( esa-wahdodik)

Sekda Eddy Mulya Hadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah 2026

Ket. Foto :Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)  

Perkuat Kapasitas Pimpinan Daerah untuk Fiskal yang Sehat dan Berdampak

Jakarta, Bali Kini - Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)  di Aula Pusdiklat Pajak, Jakarta, Kamis (12/2). 


Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pimpinan pemerintah daerah dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan fiskal daerah yang sehat, berkualitas, dan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi.


Dalam sambutannya, Plt. Kepala BPPK Sudarto mengungkapkan meski workshop bagi level pimpinan ini pernah diadakan pada tahun 2024, kegiatan tersebut kembali diselenggarakan dengan harapan dapat menjadi pengingat mengenai tata kelola keuangan daerah yang perlu dijaga, kerjasama antar pusat dan daerah, serta mengevaluasi apa saja yang perlu diperbaiki sehingga apa yang direncanakan dapat berjalan lebih baik. 


Selebihnya, Sudarto juga menambahkan bahwa kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor penting keberhasilan pengelolaan keuangan daerah yang berdampak pada masyarakat. 


"Melalui workshop ini diharapkan dapat mengubah cara daerah memandang dan mengalokasikan anggaran untuk menjadi pemicu efisiensi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ujarnya. 


Sementara Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar, Ni Putu Kusumawati mengatakan workshop ini menjadi bagian dari upaya strategis Kementerian Keuangan dalam mendukung agenda nasional, termasuk harmonisasi kebijakan fiskal pusat dan daerah serta pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.

Perekonomian daerah dipandang sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga diperlukan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, dan berintegritas.


Materi workshop ini mencakup isu-isu strategis seperti integrasi perencanaan dan penganggaran, peran belanja daerah sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi, percepatan realisasi belanja dan manajemen kas daerah, penggalian potensi pajak dan retribusi daerah, optimalisasi pemanfaatan aset daerah, strategi pembiayaan dan investasi termasuk KPBU, serta penguatan integritas dan sistem pengendalian internal.


"Kegiatan ini juga sebagai pendukung program sertifikasi aparatur pengelola keuangan daerah sehingga bagi pemda yang mempunyai kapasitas dan kinerja pengelolaan keuangan meningkat, dapat diberikan insentif fiskal," ujarnya. (Eka)

Bangunan di Sempadan Pantai Bunutan Ditertibkan, Satpol PP Turunkan Alat Berat

Laporan reporter: Gusti Ayu Purnamiasih 

KARANGASEM, Bali Kini – Bangunan yang dinyatakan melanggar sempadan pantai di kawasan pesisir Banjar Dinas Lean, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, resmi dibongkar oleh Satpol PP Karangasem, Rabu (11/2/2026). Penertiban dilakukan setelah pemilik bangunan tidak mengindahkan sejumlah peringatan dari pemerintah.

Kasatpol PP Karangasem, Ida Bagus Eka Anata Wijaya, mengatakan pihaknya menjatuhkan sanksi administratif berupa pembongkaran sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2024 tentang Trantibumlinmas.

“Secara teknis, pelanggaran yang diatur yakni pelanggaran sempadan sebagaimana hasil kajian dari Dinas PU. Itu menjadi dasar kami melakukan penindakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tindakan tersebut juga berdasarkan aduan masyarakat serta rekomendasi DPRD Karangasem Komisi II yang sebelumnya telah melakukan pemantauan ke lokasi. Hasilnya, bangunan dinilai berpotensi melanggar aturan dan harus segera ditertibkan.

“Hari ini dilakukan pembongkaran untuk mengembalikan fungsi lahannya sebagai jurang dan kawasan bibir pantai,” jelasnya.

Bangunan tersebut diketahui berdiri menggunakan rangka baja dan dicor permanen, sehingga pembongkaran dilakukan dengan bantuan alat berat.

Eka Anata menegaskan, penertiban ini menjadi peringatan bagi masyarakat maupun pelaku usaha agar mematuhi aturan dalam menjalankan usaha di wilayah Karangasem.

“Ke depan kami akan terus mendata dan melakukan pengawasan terhadap bangunan yang berdiri tanpa izin atau tidak sesuai peruntukannya. Kami akan lakukan pengawasan lebih intens dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder,” tegasnya. (Ami)

Rabu, 11 Februari 2026

Pemkot Denpasar Tindak Lanjuti Koordinasi dengan Pihak BPJS Kesehatan 1.221 Peserta BPJS Telah Diaktifkan Kembali



Denpasar, Bali Kini - Menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan, Pemerintah Kota Denpasar akan mengaktifkan kembali sebanyak 23.180 jiwa masyarakat Kota Denpasar yang terdaftar pada kepesertaan BPJS  Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) JK.

Hal tersebut disampaikan saat Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat menerima Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Dr. Nyoman Wiwiek Yuliadewi di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (10/2).

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan Pemkot Denpasar telah menyiapkan dana APBD sebesar Rp.8.762.040.000 yang nantinya digunakan untuk pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan yang tadinya berjumlah 24.401 peserta, setelah dilakukan proses koordinasi, validasi dan verifikasi, 

sebanyak 1.221 peserta telah berhasil diaktifkan. Sedangkan sebanyak 23.180 peserta masih dalam tahap verifikasi. 

 "Melalui langkah cepat dan koordinasi lintas perangkat daerah, hingga hari ini jumlah tersebut telah berkurang menjadi 23.180 jiwa, yang berarti sebanyak 1.221 kepesertaan telah berhasil diaktifkan kembali," ujarnya.

Lebih lanjut Jaya Negara juga mengatakan untuk pengaktifan peserta BPJS Kesehatan ini pihaknya berkoordinasi dengan pihak BPJS agar sesegera mungkin dilakukan, sehingga masyarakat yang dinonaktifkan dapat menggunakan kembali layanan kesehatan di Kota Denpasar.

"Setelah melakukan pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan ini diharapkan agar seluruh masyarakat Kota Denpasar dapat menggunakan kembali layanan kesehatan. Dan juga diingatkan untuk masyarakat kurang mampu yang belum mengaktifkan BPJS Kesehatan agar melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Denpasar untuk mengaktifkan kepesertaan JKNnya," kata Jaya Negara.

Sementara Kacab BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, Dr. Nyoman Wiwiek Yuliadewi mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar atas komitmennya memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui pengaktifan kembali  kepesertaan BPJS Kesehatan PBI Pemda sebanyak 25.000 jiwa yang sebelumnya telah dinonaktifkan dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) oleh Kemensos RI.     

 "Per hari ini sudah aktif 1.221 peserta melalui Penerima Bantuan Iuran Pemda (PBI Pemda) melalui anggaran APBD," jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya juga berkomitmen akan segera mengaktifkan kembali data yang diberikan melalui Dinas Sosial Kota Denpasar sebanyak 23.180 jiwa kepesertaan BPJS Kesehatan PBI Pemda sehingga kedepannya tidak ada kendala dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan dasar di Kota Denpasar. 

"Tentu kami berharap seluruh masyarakat khususnya di Kota Denpasar dapat terlindungi melalui pelayanan kesehatan dasar terutama dalam hal ini masyarakat kurang mampu untuk seluruhnya sudah tercover BPJS  Kesehatan PBI Pemda," pungkas Wiwiek Yuliadewi. (Arm)

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya melaksanakan Sosialisasi Kulkul PKK dan Posyandu serta Kunjungi Tempat Pengolahan Sampah Plastik “Bali Harmoni” di Denbantas


Tabanan , Bali Kini  – Selain melaksanakan Sosialisasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang dirangkai dengan Sosialisasi Posyandu 6 SPM, serta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber melalui zoom meeting di Kantor Bupati Tabanan, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya juga melaksanakan kunjungan ke lokasi pengelolaan sampah berbasis sumber di Desa Denbantas, Tabanan, Rabu (11/2). Dalam Kegiatan tersebut, Bunda Rai turut didampingi Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan dan Jajaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, Perangkat Daerah terkait serta Perbekel Desa Denbantas.


Gerakan Kulkul yang merupakan program unggulan TP PKK Provinsi Bali dilaksanakan serentak setiap Minggu pertama setiap bulan pukul 06.00–08.00 WITA sebagai upaya menumbuhkan kembali semangat gotong-royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan menuju Bali Bersih Sampah. Dengan memanfaatkan kulkul berbahan bambu sebagai simbol komunikasi tradisional, masyarakat diberikan tanda persiapan dan tanda mulai kegiatan secara serentak untuk membersihkan halaman rumah, telajakan, serta fasilitas umum seperti balai banjar dan tempat suci.


Usai sosialisasi, Bunda Rai dan jajaran melanjutkan kunjungan meninjau langsung inovasi pengolahan sampah plastik yang digagas komunitas “Bali Harmoni” dengan semboyan “Mengubah Sampah Menjadi Berkah” di Desa Denbantas, Tabanan. Bunda Rai mengunjungi salah satu rumah tangga pelopor pengolahan sampah dari sumber, yang dikelola oleh Bapak Imam Kambali bersama tim inovasi, sekaligus menyampaikan apresiasi atas terobosan pengolahan sampah plastik melalui mesin pirolisis yang mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar seperti bensin, solar, dan minyak tanah.


“Pada hari ini saya mengunjungi salah satu rumah tangga yang mengolah sampah dari sumbernya. Ini merupakan inovasi yang sangat luar biasa dalam mengelola sampah, utamanya sampah plastik. Sampah plastik ini bisa diolah menjadi bensin, solar, dan minyak tanah. Tentu ini sangat bermanfaat bagi kehidupan kita,” ucap Bunda Rai di sela-sela kunjungannya.


Bunda Rai juga berharap, inovasi tersebut dapat ditularkan ke rumah tangga lainnya sebagai bagian dari penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber. Ditambahkannya persoalan sampah saat ini sudah menjadi isu serius yang harus ditangani bersama melalui langkah konkret dan berkelanjutan. Sehingga diperlukan komitmen dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah. Dengan langkah sederhana namun konsisten, diharapkan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dapat berkurang secara signifikan. 


“Pengelolaan sampah berbasis sumber seperti ini sangat membantu dalam upaya kita menanggulangi persoalan sampah. Tidak menutup kemungkinan inovasi luar biasa ini bisa kita tularkan ke rumah tangga lainnya,” imbuh Bunda Rai. Seraya menyampaikan Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.


Sementara itu, Imam selaku pemilik tempat menjelaskan bahwa dalam proses pengolahan plastik menggunakan mesin pirolisis, terdapat sejumlah kendala teknis, terutama saat musim penghujan. “Kendalanya kalau musim hujan, proses penjemuran jadi terhambat karena kurang panas. Padahal syarat utama sampah plastik bisa masuk ke mesin pirolisis adalah kondisinya boleh sedikit kotor, tapi harus benar-benar kering,” jelasnya.


Ia juga menjelaskan, bahwa hampir semua jenis plastik dapat diolah, kecuali tiga jenis tertentu, yakni PET (Polyethylene Terephthalate) seperti botol air mineral bening, PVC (Polyvinyl Chloride), dan PC (Polycarbonate). Plastik yang tidak dapat diolah melalui mesin pirolisis tersebut diarahkan ke industri daur ulang untuk dicetak ulang menjadi biji plastik. Menariknya, plastik kresek yang umumnya bernilai ekonomis rendah justru dapat diolah menjadi bahan bakar melalui teknologi tersebut.


Tidak hanya sampah plastik, pengelolaan sampah juga mencakup sampah organik melalui sistem sirkular. Sampah organik diolah menjadi pakan ikan, kemudian kotoran ikan dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman hortikultura seperti cabai dan pepaya. Dengan sistem ini, hampir seluruh sampah dapat dimanfaatkan, menyisakan residu sekitar 1–2 persen saja. Komunitas Bali Harmoni sendiri menggerakkan masyarakat untuk memilah sampah dari rumah. Setiap minggu, sampah yang telah dipilah dikumpulkan di satu titik untuk kemudian dijemput dan diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM).


Melihat sistem yang berjalan dan cukup baik, Bunda Rai memberikan apresiasi dan menilai inovasi tersebut sangat potensial menjadi role model bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Tabanan. Ia pun menyampaikan komitmennya dalam mendorong gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber sebagai bagian dari penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. “Inovasi ini sangat baik dan bisa menjadi contoh bagi tempat lain. Dari sampah organik saja bisa menghasilkan tanaman yang subur dan produktif. Ini bukti bahwa jika dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi berkah,” tegasnya. 

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2026

Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menjalani pendataan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2026, dirumah dinasnya, Rabu (11/2). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) kali ini diinsiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS). 

OJK Bali, I Gusti Bagus Wijaya menyampaikan bahwa pendataan lapangan dimulai dari 4 s/d 18 Februari 2026. Secara kebetulan keluarga Wabub Tjok Surya terpilih sebagai responden dan putri semata wayangnya selaku responden akhir. Survey bertujuan untuk mengukur tingkat literasi dan inklusi masyarakat. 

Literasi merupakan pemahamanan dan pengetahuan terhadap produk keuangan seperti Perbankan, Asuransi dan lain lain sedangkan inklusi merupakan tingkat penggunaan kepemilikan produk jasa keuangan seperti tabungan, deposito, giro dan lain lain.

Di Kabupaten Klungkung, Keluarga Wabup Tjok Surya menjadi salah satu responden bersama 210KK responden lainnya. 

"Demi keberhasilan program nasional ini saya berharapan kepada masyarakat supaya menerima petugas responden dengan baik, Mari kita sukseskan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2026," ujar Wabup Tjok Surya.

Akuatik Indonesia Kabupaten Klungkung Siap Gelar Kejurda Akuatik Indonesia Provinsi Bali Tahun 2026

Klungkung , Bali Kini - Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menerima audiensi dari jajaran pengurus Cabang Olahraga ( Cabor) Akuatik Indonesia Kabupaten Klungkung di ruang kerjanya, Rabu (11/2). Kehadiran rombongan yang dipimpin oleh Ketua Harian Akuatik Indonesia Kabupaten Klungkung Agus Pradnyana ini terkait pelaksanaan Kejurda Akuatik Indonesia Provinsi Bali Tahun 2026 di kolam renang Wisata Tirta Srinadi pada 14 dan 15 Pebruari 2026.


Dalam audiensi tersebut, Agus Ppradnyana yangbjuga selaku Ketua Panitia Kejurda menyampaikan berbagai persiapan yang telah dilakukan, termasuk kesiapan teknis penyelenggaraan, koordinasi dengan berbagai pihak, serta dukungan yang telah diterima dari stakeholder dan instansi terkait guna menyukseskan kegiatan tersebut.

Bapak Wakil Bupati Klungkung menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kejurda Akuatik ini. Beliau berharap melalui ajang Kejuaraan Daerah ini dapat lahir atlet-atlet renang terbaik yang nantinya mampu mewakili Bali pada ajang Kejuaraan Nasional mendatang. Selain itu, beliau juga mendorong agar para atlet Kabupaten Klungkung dapat memberikan prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah.
“Astungkara, jika tidak ada halangan saya akan hadir dalam pembukaan Kejurda tersebut,” pungkas Bapak Wakil Bupati Klungkung.

Wali Kota Denpasar Jaya Negara Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Narkotika, OHD dan KTB di Kajari Denpasar

Ket. Foto :
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara turut serta melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) tahun 2026, di halaman kantor Kejari Denpasar, Rabu (11/2). 

Denpasar, Bali Kini - Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Denpasar melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) tahun 2026, di halaman kantor Kejari Denpasar, Rabu (11/2). Hadir langsung sekaligus menjadi saksi dalam kegiatan pemusnahan tersebut, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. 


Pada kesempatan itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Kejaksaan Negeri Denpasar dan seluruh jajaran aparat hukum, atas segala upaya penegakan hukum di Kota Denpasar.

Jaya Negara kemudian melanjutkan, Pemerintah Kota Denpasar, juga berkomitmen untuk mendukung penegakan supremasi hukum khususnya yang ada di wilayah Kota Denpasar. Hal ini guna mewujudkan Kota Denpasar yang aman, nyaman dan tertib. 


"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Denpasar saya mengucapkan terima kasih kepada aparat penegak hukum khususnya Kejaksaan Negeri Denpasar yang telah membantu Pemerintah Kota Denpasar dalam memberantas pelaku kejahatan seperti peredaran narkoba, pencurian atau hal lain yang melanggar hukum. Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan kolaborasi guna mendukung upaya pencegahan maupun penindakan hukum di wilayah Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.

 Kepala Kejaksaan Negeri Kota Denpasar, Trimo, S.H, M.H pada kesempatan yang sama mengatakan, dari total keseluruhan perkara berkekuatan hukum tetap dan dimusnahkan pada hari ini, terdapat 4 perkara yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA), terdiri dari 3 WNA Amerika Serikat, dan 1 WNA Perancis.


Lebih jauh, Trimo menjelaskan, adapun jumlah BB yang dimusnahkan saat itu berasal dari 140 Tindak Pindak Narkotika, 31 Tindak Pidana Orang, Harta, dan Dokumen (OHD), dan 34 Tindak Pidana KTB. Secara terperinci, masing-masing BB itu terdiri dari, sabu seberat 7.641 gram, ekstasi sebanyak 5.049 butir, ganja seberat 6.737 gram, inex sebanyak 163 butir, kokain seberat 3 gram, dan obat-obatan sebanyak 2.047 buah. 

Selain itu, terdapat juga 81 buah telepon genggam, 1 buah tab, alat-alat narkotika, berbagai jenis pakaian, serta berbagai jenis tas yang biasanya digunakan sebagai alat dalam pelanggaran tindak pidana narkotika, pencurian, kekerasan dan sebagainya. Ada juga 7 buah senjata tajam berupa berbagai jenis pisau. 

"Pemusnahan BB ini menjadi salah satu bentuk integral dari tugas Kejaksaan sebagai aparat hukum. Dengan terlaksananya pemusnahan terhadap barang bukti hari ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan terhadap barang bukti," tutup Trimo. (Win)

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Sanggah Paibon Sentana Dalem Tarukan Pedungan.

Denpasar, Bali Kini - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Pedudusan Alit dan Caru Rsi Gana di Sanggah Paibon Sentana Dalem Tarukan, Banjar Sawah, Desa Pakraman Pedungan, Rabu (11/2). Kehadiran Wakil Wali Kota Arya Wibawa disambut para pengempon dan pratisentana setempat yang tengah melaksanakan puncak karya dengan khidmat. Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian yadnya yang bertujuan untuk menyucikan serta melinggihkan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya di tempat suci tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa mengatakan bahwa upacara Ngenteg Linggih merupakan prosesi sakral untuk melinggihkan Ida Sang Hyang Widhi Wasa pada stana-Nya.

“Upacara ini merupakan prosesi untuk melinggihkan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya di tempat suci. Serta memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar berkenan menetapkan stana-Nya (ngenteg), sehingga dapat memberikan perlindungan, keharmonisan, dan kesejahteraan bagi keluarga besar (pratisentana),” jelasnya.

Lebih lanjut Arya Wibawa mengapresiasi kekompakan krama pengempon yang secara gotong royong mempersiapkan dan melaksanakan karya tersebut. Ia berharap melalui pelaksanaan yadnya ini, seluruh sentana senantiasa dianugerahi kerahayuan dan kerukunan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Panitia Karya, I Nyoman Kariasa, menjelaskan bahwa rangkaian karya telah dimulai sejak 30 Januari lalu yang diawali dengan upacara Mapiuning, nuasen karya, dan nancep. Pada hari ini Buda Cemeng Menail
dilaksanakan puncak karya berupa pecaruan Rsi Gana, Puja Wali, serta Ilen-ilen Mangku yang dipuput oleh dua sulinggih, yakni Ida Pedanda Gerya Pemeregan dan Ida Pedanda Tegal Telaga.

“Selanjutnya pelaksanaan upacara Negara Gunung, Mebendu, dan Nyinep akan berlangsung pada 14 Februari mendatang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, karya Ngenteg Linggih terakhir kali dilaksanakan sekitar 15 tahun lalu. Mengingat telah cukup lama, maka kali ini sekaligus dilaksanakan upacara ngelinggihang 33 Dewa Pitra yang akan distanakan di sanggah tersebut.

Sanggah Paibon Sentana Dalem Tarukan ini diempon oleh 43 kepala keluarga dengan jumlah keseluruhan sekitar 250 jiwa. Melalui pelaksanaan karya ini, pihaknya berharap seluruh pratisentana senantiasa mendapatkan kerahayuan sareng sami serta limpahan anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa. (Ayu).
© Copyright 2021 BALIKINI.NET | BERIMBANG, OBYEKTIF, BERBUDAYA | All Right Reserved