sponsor

Breaking News

Bali Kini

Bali Nu Ada

Kabar Nasional

Kabar Internasional

Budaya

Technology

» » Kampanye Imunisasi Japanes Encephalitis (JE) Resmi Dibuka di Karangasem

Karangasem,Balikini.Net - Pencanangan Kampanye Imunisasi Japanes Encephalitis (JE) di Kabupaten Karangasem resmi dibuka  di Gedung UKM Center Amlapura, Senin (5/3/2018).


Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi. Dihadiri  Kepala OPD terkait, Kepala Puskesmas Se-Kab. Karangasem dan para siswa SD dan SMP di Kab. Karangasem.


Kepala Dinas Kesehatan, Ida Bagus Putra Pertama melaporkan, yang melatarbelakangi kegiatan ini

dikarenakan Bali termasuk daerah endemis penyakit JE. Di Indonesia tercatat kasus positif JE, diantaranya 17 kasus dilaporkan terdapat di Bali, belum ada obat untuk radang untuk virus JE, tingkat kematian dan kecelakaan akibat virus JE cukup tinggi dan yang terakhir pencegahan yang paling efektif untuk virus JE adalah imunisasi.


Pertama mengatakan,  tujuan kampanye imunisasi JE adalah untuk memutus rantai penularan penyakit JE di Provinsi Bali pada umumnya, di Kabupaten Karangasem pada khusunya. Sasaran pada pelaksanaan kampanye Imunisasi JE diberikan pada umur 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun , karena 89% kasus JE di Indonesia, terdapat pada kelompok umur kurang dari 15 tahun. Jumlah sasaran kampanye Imunisasi JE di Kabupaten Karangasem sebanyak 105.174 orang.


Ia menyampaikan, secara teknis pelaksanaan kampanye JE diantaranya Imunisasi diberikan dengan cara penyuntikan dengan dosis pemberian adalah 0,5 ml vaksin JE kepada sasaran yang sehat saat pelaksanaan oleh petugas kesehatan. Jadwal pelaksanaan disusun oleh Puskesmas berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Kepala Lingkungan. Pelaporan akan dilakukan setiap hari secara berjenjang dari Puskesmas ke Kabupaten dan dari Kabupaten Ke Provinsi dan dari Provinsi ke Pusat. Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan akan dilaksanakan oleh Tim Pokja Kampanye JE Kabupaten, Provinsi dan Pusat serta dari WHO dan target cakupan imunisasi JE minimal 95%.


Sementara itu,  Bupati Karangasem Mas Sumatri dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kab. Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, menegaskan, keberhasilan suatu negara untuk bersaing di dunia Internasional sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, salah satu yang penting adalah SDM tersebut harus sehat, bermutu, produktif dan berdaya-saing. 


Untuk itu, upaya ini harus dimulai dengan menjaga kesehatan sejak bayi dalam kandungan, dilanjutkan setelah bayi lahir, masa kanak-kanak, hingga masa dewasa. Salah satu cara efektif dalam mencegah penyakit adalah dengan memberikan imunisasi pada masa bayi, kanak-kanak, dan dewasa. Penyakit JE merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. 


Provinsi Bali termasuk daerah endemis JE, dimana 43 kasus positif yang dilaporkan positif JE di Indonesia, 17 kasus terdapat di Bali diantaranya ada yang berasal dari Kabupaten Karangasem. Dari Kasus yang terlaporkan 85% kasus JE terdapat pada kelompok umur kurang dari 15 tahun. Penyakit JE dapat menimbulkan kematian, gejala sisa berat termasuk kelumpuhan dan keterbelakangan mental. Sampai saat ini belum ada obat untuk infeksi Virus JE, dan imunisasi adalah satu-satunya cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit JE pada manusia. 


Oleh karena itu, diperlukan upaya sungguh-sungguh untuk mensukseskan Kampanye lmunisasi JE ini. Kampanye imunisasi JE akan dilaksanakan di seluruh Provinsi Bali termasuk di Kabupaten Karangasem mulai bulan Maret sampai dengan April 2018. Bila kampanye sukses dan mencapai cakupan di atas 95%, maka kasus radang otak karena virus JE dapat menurun.


Agar cakupan kampanye lmunisasi JE dapat mencapai di atas 95% seperti yang ditargetkan, perlu ada upaya dan dukungan dari berbagai pihak. Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan adalah partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan Kampanye lmunisasi JE ini. 


"Pada kesempatan ini, sesuai arahan Bupati,  saya minta kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah, dapat menggerakan masyarakat agar semua anak di Kabupaten Karangadem datang ke Pos Pelayanan Imunisasi tersekat untuk memperoleh imunisasi JE, " tegasnya. 


Kampanye lmunisasi JE ini, merupakan bagian dari perjuangan besar para ahli dibidang kesehatan dan pemerintah untuk mengendalikan penyakit JE. Dengan imunisasi JE kita menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas yang bebas dari sakit maupun cacat tubuh karena penyakit JE. (Krisna/Anie)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net