Desa Tangkas Dirikan Patung Pangeran Tangkas - Bali Kini

Bali Kini

https://www.voaindonesia.com

Breaking News

Rabu, 08 Agustus 2018

Desa Tangkas Dirikan Patung Pangeran Tangkas

Klungkung,Balikini.Net - Keberadaan Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, ternyata tidak terlepas dari tokoh di zaman kerajaan Dalem Gelgel. Untuk tetap mengenang sejarah, Desa Tangkas mendirikan patung Pangeran Tangkas dipertigaan Desa Tangkas yang diresmikan langsung oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Rabu (08/08/2018).

Bendesa pekraman adat Tangkas, I Made Purnama mengungkapkan, bahwa masih banyak yang tidak mengetahui sejarah dari nama Desa Tangkas. Bahkan, banyak generasi muda di Desa Tangkas yang tidak tahu asal mula nama tersebut. Untuk tetap mengenang sejarah Desa Tangkas, Pihaknya pun telah menelusuri asal mula nama Desa Tangkas.  Made Purnama menjelaskan, sesuai badbad (data sejarah) yang didapat, sebelumnya Desa Tangkas ini bernama Desa Dapdapan. “Dulu desa ini bernama Desa Dapdapan dan kemudian namanya berubah menjadi Desa Tangkas,” Jelas Made Purnama.

Made Purnama mengatakan, Pangeran Tangkas yang menjadi nama Desa Tangkas ini merupakan putra dari arya kanuruhan yang mendapat tugas dari raja sebagai Rakryan Apatih. Karena kesetiaan Pangeran Tangkas terhadap raja, pangeran tangkas pun diberi mandat untuk memegang pucuk pemerintahan dan mendirikan sebuah tempat pemujaan tehadap leluhur (pura) yang letaknya disebelah barat desa tangkas, yang sekarang dikenal dengan nama Pura Tangkas Kori Agung. "Semenjak itu nama Desa Dapdapan berubah menjadi Desa Tangkas dan untuk mengenang sejarah itu kami di Desa berinisiatif mendirikan patung Pangeran Tangkas," Jelas Made Purnama.

Dengan didirikannya patung Pangeran Tangkas, Made Purnama berharap bisa membawa dampak positif bagi desa tangkas sendiri, terutama untuk menunjang Desa Tangkas menjadi desa wisata.  

Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengapresiasi Desa Tangkas yang sudah mempunyai catatan sejarah dengan mendirikan patung Pangeran Tangkas.  Pihaknya pun berharap dimasing-masing desa yang mempunyai sejarah harus dituangkan dalam bentuk patung atau mascot yang lainnya, sehingga nantinya generasi muda sebagai generasi penerus tidak lagi bertanya akan sajarah desa itu sendiri. “Ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Desa Tangkas, bahwa di Desa ini ada suatu sejarah yang bisa dilihat,” imbuh Buapti Suwirta.

Patung Pengeran Tangkas  didirikan dipertigaan Desa Tangkas menghadap ke barat. Patung ini menelan dana sebesar Rp 121 juta yang dianggarkan dari anggaran pendapatan dan belanja desa tahun 2018. (open/r5).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net