Penglipuran Village Festival VI - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Senin, 17 Desember 2018

Penglipuran Village Festival VI

Bangli,Balikini.Net-Desa Wisata Penglipuran Bangli  kembali menggelar Penglipuran Village Festival  yang keVI tahun 2018. Kunjungan Wisatawan ke Desa Wisata Pengelipuran, Bangli  mengalami  kenaikan yang cukup signivikan disamping penghargaan kelas dunia banyak diperoleh . Diharapkan Vestifal Desa Pengelipuran (Penglipuran Valage Vestifal) bisa menjadi magnet yang bisa lebih meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pengelipuran khususnya dan Bangli umumnya.

Pembukaan yang dipusatkan  di Jaba Pura Puseh Desa Adat Penglipuran  Senin (17/12/2018) yang dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli  Ir Ida Bagus Gede Giri Putra,MM mewakili Bupati Bangli didampingi Kadis Pariwisata Propinsi Bali  A. A. Grde Yuniartha Putra,SH. M.hum,Forkompinda Bangli, juga dihadiri oleh Ketua Forum Komunikasi Desa Wisata se- Bali, Ketua Jejaring Kelompok Sadar Wisata dan Pimpinan OPD Bangli ditandai dengan pemukulan kentongan .

Bendesa Adat Penglipuran selaku Ketua Panitia I Wayan Supat dalam laporannya menyampaikan adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya Penglipuran Village Festival VI tahun 2018 ini yakni guna  melestarikan seni budaya, meningkatkan kompetensi kepariwisataan, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, meningkatkan kreatifitas pelaku pariwisata, pengembangkan pemasaran produk pendukung pariwisata, peningkatkan kolaborasi/ kerjasama, pelaku pariwisata, masyarakat dan pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan harapan  meningkatkan manajemen kepariwisataan desa wisata Penglipuran, meningkatkan peran serta dan kreatifitas masyarakat dan penguatan adat istiadatdalam rangka meningkatkan partisipasi dan kesejahteraan masyarakat dan secara tidak langsung akan memberikan manfaat dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Pemerintah Kabupaten Bangli. Berbagai jenis kegiatan dilaksanakan pada kegiatan Festival tersebut :Parada Ngelawang,parada busana tempo dulu,lomba penjor,merangkai janur,lomba Margapati, baris tunggal,lomba peragaan busana adat ke Pura,lomba karaoke lagu pop Bali,lomba jauh manis,mewarnai untuk anak-anak TK,masatua Bali tingkat SD, lomba tari condong dan pameran produk industri kecil / kerajinan. Pelaksanaan Penglipuran Village Festival VI tahun 2018 dari tanggal 17 -30 Desember 2018.

 Sementara itu Bupati Bangli dalam sambutan yang dibacakan Sekda Ida Bagus Gede Giri Putra mengatakan Desa Penglipuran sebagai sebuah dentinasi wisata desa terbaik di dunia dan dengan segudang prestasi lainnya yang sangat membanggakan bagi dunia kepariwisataan Kabupaten bangle,Bali, bahkan Indonesia.Desa  Adat penglipuran juga harus   berprestasi yang diraih dengan melibatkan seluruh stake holder.Dengan demikian berbagai upaya telah dilaksanakan,salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Penglipuran Village Festival sejak lima tahun yang lalu, dimana tahun ini telah memasuki tahun ke 6,untuk itu kami memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanaan event ini, mudah-mudahan memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan tentu saja daopat meningkatkan kesejahtraan masyarakat,sesuai dengan tema ini yakni “Kertaning Jagat” Sekain sebagai ajang promosi pariwisata,kegiatan ini juga merupakan sebuah upaya dalam pelestarian khasanah seni budaya daerah Bali,khususnya yang hidup dan berkembang di Desa Adat Penglipuran dan sekitarnya.Ini sejalan dengan upaya yang dilakukan dalam membangun  bidang kebudayaan dengan melibatkan seluruh komnponen masyarakat. Penglipuran Village Festival VI merupakan salah satu energi positif bagi pemerintah Kabupaten Bangli dalam rangkamenggali, melestarikan dan mengembangkan seni budaya Bali, terutama seni budaya yang berfungsi sebagai daya tarik wisata,diharapkan event ini bisa terlaksana berkelanjutan dan dijadikan agenda tetap atraksi wisata budaya.Disamping itu dapat menambah ruang bagi para seniman-seniwati untuk mempresentasikan kemampuannya berolah seni dan melahirkan karya-karya seni yang bermutu serta layak ditampilkan pada event budaya yang lebih tinggi”harapnya.

Dipihak lain Kadisparbud Bangli, I Wayan Adnyana mengatakan digelarnya vestifal adalah untuk mempromosikan kapariwisataan Bangli dan Desa Pengelipuran,bahwa Bangli sangat aman untuk dikunjungi. Selain itu untuk mempromosikan potensi-potensi yang ada.Dikatakan Bangli kaya dengan potensi kepariwisataan, baik wisata alam, adat dan budaya serta seni. Dikatakan pula vestifal itu digelar sebagai wahana bagi generasi muda untuk menunjukkan kreatifitas seni. Adnyana mengaharapkan vestifal ini bisa memberi kesan yang signifikan bagi wisatawan”pungkasnya.[ag/r5]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net