BPBD Buka Diklat Peningkatan Kapasitas FRPRB - Bali Kini

Bali Kini

Bali Kini, Portal Berita Bali

Breaking News

Rabu, 18 September 2019

BPBD Buka Diklat Peningkatan Kapasitas FRPRB

Jembrana,BaliKini.Net - Di Lantai II Gedung Kesenian, DR. Ir Soekarno, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Selasa (17/9) telah dilaksanakan kegiatan Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Forum Relawan Pengurangan Resiko Bencana (FRPRB) BPBD Kabupaten Jembrana, yang dibuka oleh Bupati Jembrana, I Putu Artha, SE.MM yang diwakili Kepala Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kakan BPBD) Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila, M.Si.

Adapun Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Tangguh dan Doa.

Berikut dalam laporannya, Ketua Panitia pada intinya menyampaikan bahwa dipandang perlu mengadakan bimbingan teknis peningkatan kapasitas relawan pengurangan risiko bencana guna melakukan pengurangan risiko bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana dalam rangka peningkatan kualitas kinerja yang bermuara pada kualitas pelayanan tanggap darurat.


 "Tujuan diklat tujuan diadakan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada forum relawan pengurangan risiko bencana tentang manajemen penanggulangan bencana untuk meningkatkan semangat serta kinerja anggota yang ditugaskan pada forum relawan pengurangan resiko bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana untuk meningkatkan mutu pelayanan pada Masyarakat khususnya masyarakat yang terdampak bencana bentuk kegiatan kegiatan utama ini terdiri dari penyampaian materi dalam ruangan berbentuk workshop dan diskusi selama satu hari dan dilanjutkan dengan praktek dan simulasi lapangan peserta terdiri dari 120 orang peserta pengurangan resiko bencana serta karyawan-karyawati BPBD Kabupaten Jembrana, BPBD provinsi Bali, Basarnas BMKG, TNI dan Polri. Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan peningkatan kapasitas pengurangan risiko bencana dilaksanakan di Kabupaten Jembrana selama tiga hari, mulai hari ini hingga Kamis (19/9) yaitu melaksanakan materi yang dilaksanakan di dalam ruangan selama satu hari bertempat di gedung kesenian Ir. Soekarno dan dua hari praktek lapangan dan simulasi yang dilaksanakan di Kantor Pos Jembrana dan di Pantai Candikusuma, Kecamatan Melaya hasil kegiatan dengan diselenggarakannya bimbingan teknis peningkatan kapasitas pengurangan risiko bencana BPBD Kabupaten Jembrana didapatkan hasil dimana semua peserta memahami dan mengetahui landasan hukum prosedur kerja serta memahami tugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah khususnya relawan pengurangan risiko bencana sehingga mampu melaksanakan tugas dalam bidang penanganan bencana berfoto badan penanggulangan bencana daerah kabupaten Jembrana", jelasnya Ketua Panitia.

Sementara itu, Sambutan Bupati Jembrana, I Putu Artha, SE.MM yang dibacakan oleh Kakan BPBD Kab. Jembrana, I Ketut Eko Susila, M.Si diawali memanjatkan Puji syukur kehapan Tuhan Yang Maha Esa/Ida Yang Widhi Wasa atas berkatnya kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk hadir bersama-sama di ruangan ini dalam acara pembukaan bimbingan teknis peningkatan kapasitas forum relawan pengurangan risiko bencana BPBD Kabupaten Jembrana. "Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa ancaman bencana setiap tahunnya terus meningkat baik bencana yang disebabkan oleh alam maupun non alam yang dapat mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat dan pembangunan yang sedang kita laksanakan Kabupaten Jembrana sebagai bagian integral yang tak terpisahkan dari NKRI memiliki peran yang sama pentingnya untuk menjaga keutuhan dan eksistensi NKRI agar tetap berdiri tegak dan tangguh khususnya dari ancaman dan bencana guna meningkatkan kewaspadaan dan reaksi cepat terhadap penanggulangan bencana. Pada hari ini pemerintah Kabupaten Jembrana melalui BPBD Kabupaten Jembrana melaksanakan bimbingan teknis peningkatan kapasitas forum relawan pengurangan risiko bencana atau yang disingkat FRPRB dimana bimbingan teknis ini dimaksudkan untuk menyiapkan sumber daya manusia atau aparatur yang membidangi bencana dapat menambah wawasan dan pengetahuannya sehingga dapat memberikan pelayanan yang semakin prima kepada masyarakat yang terdampak bencana khususnya melalui penanggulangan bencana secara cepat baik pengkajian dampak bencana pencarian pertolongan penyelamatan dan evakuasi korban bencana. Bagi peserta yang terpilih dalam FRPRB yang mendapat tugas dan tanggung jawab moral yang tidak ringan dengan demikian saya minta kepada saudara-saudara para relawan untuk dapat mengikuti kegiatan teknis ini dengan penuh perhatian dan sungguh-sungguh serta bertanggung jawab pemerintah Kabupaten Jembrana melalui terkait telah menyiapkan anggaran instruktur serta narasumber yang akan melatih saudara-saudara menjadikan para petugas penanggulangan bencana yang handal dan tangguh untuk itu saya selaku pimpinan daerah mengucapkan terima kasih kepada para instruktur dan narasumber atas kerjasamanya dan saya minta saudara-saudara dapat menyiapkan peserta bimtek menjadi petugas yang tanggap tangkas tangguh", jelasnya.

Selaniutnya, Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Forum Relawan Pengurangan Resiko Bencana (FRPRB) BPBD Kab. Jembrana dibuka secara resmi oleh Bupati Jembrana yang diwakili oleh Kakan BPBD Kab. Jembrana dengan ditandai pengalungan tanda peserta Bintek.

Selama acara Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Forum Relawan Pengurangan Resiko Bencana (FRPRB) BPBD Kab. Jembrana selesai dalam keadaan tertib, lancar dan aman.

Seusai pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemberian materi oleh para Narasumber diantaranya, Pasilog Kodim 1617/Jembrana (Kapten Inf Adwan) tentang Membangun Ideologi Kebangsaan, KBO Sat Intelkam Polres Jembrana (Iptu I Gusti Salya) tentang Wawasan Kebangsaan, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Bali, I Made Teja tentang Pengantar Management Bencana dan Peran Relawan Dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Kasi Opsservasi dan Informasi BMKG Kabupaten Jembrana Agit Setiyoko, ST, M.Si tentang Pengetahuan Iklim dan Cuaca, hingga selesai dilaksanakan selama tiga hari dari hari ini sampai Kamis (19/9) baik teori maupun praktek di lapangan. (Suar/r6)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Redaksi Balikini.net menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan di Balikini.net . Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi Balikini.net akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.

Terimakasih
www.balikini.net